Claim Missing Document
Check
Articles

Peningkatan Kapasitas Petani Melalui Pengolahan Sawi Hijau di Desa Pejarakan Karya Kecamatan Ampenan Widiyanti, Ni Made Nike Zeamita Widiyanti; Yusuf, M.; Husni, Syarif; Nursan, Muhammad; Hidayanti, Anna Apriana
LOYALITAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2024): Mei 2024
Publisher : IAI Darussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/loyalitas.v7i1.2994

Abstract

Green mustard is a vegetable that is generally used by the community as food to be processed into vegetables. Besides having benefits for the health of the body, green mustard also has economic value that can be processed into various kinds of processed products, one of which is green mustard noodles. Fresh green mustard has a fairly short shelf life, so farmers must sell it immediately after harvest. If the vegetables are not sold in the market, the mustard greens will wither and spoil. Based on this problem, it is necessary to hold training on green mustard processing to extend the shelf life of mustard and increase farmers' income through added value of green mustard processing.   The method of implementing the service was carried out using the lesson study method. This method consists of 2 stages, namely: the planning stage and the implementation stage. This green mustard processing training has increased the knowledge and skills of the participants in processing green mustard into noodles. This activity processes green mustard into noodles which can be used as another business opportunity for participants. In general, this service activity was rated very well by the participants.
EUCHEUMA COTTONI SEAWEED AGRIBUSINESS DEVELOPMENT STRATEGY IN EAST LOMBOK REGENCY Widiyanti, Ni Made Nike Zeamita; Yusuf, M; Husni, Syarif; Sari, Ni Made Wirastika; Suparyana, Pande Komang
JURNAL AGRIMANSION Vol 24 No 2 (2023): Jurnal Agrimansion Agustus 2023
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agrimansion.v24i2.1543

Abstract

Seaweed has many benefits for the food and non-food industries. This commodity is worth developing to increase farmers' income, but until now the seaweed agribusiness still has many obstacles. The purpose of this study was to analyze alternative strategies for developing seaweed agribusiness in Jerowaru District, East Lombok Regency. Respondents in this study were Eucheuma Cottoni seaweed farmers, academics, extension workers/chairmen of Gapoktan, and the Department of Maritime Affairs and Fisheries of East Lombok Regency. Data analysis using SWOT analysis. Based on the results of the analysis there are several alternative strategies for developing seaweed agribusiness in Jerowaru District, East Lombok Regency, namely: SO strategies; (1) The availability of potential land that is still widely available can be utilized to increase seaweed production, (2) Development of post-harvest activities, and (3) Developing post-harvest training activities, WO strategies; (1) Creating access between farmers and capital institutions with government assistance, (2) Increasing the role of government and extension workers to provide market information, and (3) Seaweed price policies to protect farmers, ST strategies; (1) Developing environmentally friendly seaweed cultivation for example with pipes, (2) Improving infrastructure, and (3) Creating healthy cooperation between middlemen and farmers, WT strategies; (1) Running farm management to be efficient and effective and (2) Creating healthy cooperation between middlemen and farmers.
KETAHANAN PANGAN RUMAH TANGGA NELAYAN DI PULAU-PULAU KECIL (STUDI KASUS PULAU MEDANG KABUPATEN SUMBAWA PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT) Husni, Syarif; Yusuf, M; Nursan, Muhammad; Widiyanti, Ni Made Nike Zeamita; Guswulandari, Guswulandari
JURNAL AGRIMANSION Vol 24 No 3 (2023): Jurnal Agrimansion Desember 2023
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agrimansion.v24i3.1562

Abstract

Salah satu karakteristik pulau-pulau kecil adalah memiliki keunikan ekologis dengan potensi sumber daya alam antar pulau yang bervariasi dan pekerjaan utama yang dominan adalah nelayan. Aktivitas sebagai nelayan yang tidak menentu karena dipengaruhi oleh musim teknologi alat dan armada tangkap, Tingkat penghasilan yang tidak pasti tersebut turut mempengaruhi tingkat ketahanan pangan rumah tangga nelayan. Tujuan penelitian ini adalah: 1) mengkaji pendapatan rumah tangga nelayan 2) mengkaji pengeluaran rumahtangga nelayan dan 3) menganalisis tingkat ketahanan pangan rumah tangga nelayan di Pulau Medang Kabupaten Sumbawa. Pengumpulan data menggunakan teknik survey dan menggunakan studi kasus, yaitu meto. Dipilih sebanyak 41 rumah tangga nelayan, terdiri dari 18 rumahtangga nelayan besar, 11 rumah tangga nelayan kecil dan 12 rumah tangga nelayan buruh secara Stratified Proportional Random Sampling. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Rata-rata pendapatan rumah tangga nelayan Rp. 132.052.936/tahun meliputi rumah tangga nelayan besar Rp. 210.512.421 rumah tangga nelayan kecil Rp. 73.643.157, dan rumah tangga nelayan buruh Rp. 67.420.272/tahun, 2) Rata-rata pengeluaran rumah tangga nelayan Rp. 45.629.561/tahun meliputi pengeluaran rumah tangga nelayan besar Rp. 50.036.333, rumahtangga nelayan kecil Rp. 43.270.909 dan pengeluaran rumahtangga nelayan buruh Rp. 41.181.500/tahun 3) Secara keseluruhan rumahtangga nelayan di Pulau Medang termasuk kriteria “tahan pangan” 92,68 % dan “ rawan pangan” 7,32%.
STUDI AGRIBISNIS USAHA KERUPUK KULIT SAPI DI KOTA MATARAM Safitri, Diana Eka; Husni, Syarif
JURNAL AGRIMANSION Vol 24 No 3 (2023): Jurnal Agrimansion Desember 2023
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agrimansion.v24i3.1565

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis biaya dan pendapatan usaha kerupuk kulit di Kota Mataram; (2) menganalisis nilai tambah usaha kerupuk kulit di Kota Mataram; (3) mengetahui efisiensi pemasaran usaha kerupuk Kulit di Kota Mataram.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Unit analisis dalam penelitian ini adalah usaha kerupuk kulit di Kota Mataram. Pengambilan lokasi penelitian dilakukan secara purposive sampling yaitu Kecamatan Mataram dan Kecamatan Cakranegara karena sebagai sentra produksi kerupuk kulit. Kemudian dari 2 kecamatan tersebut dipilih 3 kelurahan yaitu Pagesangan Barat mewakili Kecamatan Mataram, Kelurahan Cakranegara Selatan dan Kelurahan Cakranegara Selatan Baru mewakili Kecamatan Cakranegara. Responden dalam peneitian ini adalah pengusaha kerupuk kulit. Jenis data yang digunakan adalah data kualitatif dan data kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan teknik wawancara dengan responden berpedoman daftar pertanyaan yang sudah disiapkan. Analisis data yang digunakan adalah: aliran proses; analisis biaya dan penerimaan; Metode hayami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Rata-rata pendapatan usaha kerupuk kulit di Kota Mataram sebesar Rp 1.211.055,- per proses produksi; (2) Rasio nilai tambah 55,31%; (3) Saluran pemasaran kerupuk kulit di Kota Mataram melalui 3 (tiga) saluran pemasaran, yaitu: Saluran Pemasaran-1 (Produsen → Pedagang Pengepul Kecamatan → Pedagang Pengecer → Konsumen Akhir) sebanyak 50,55% dari seluruh produknya; 25,28% melalui Saluran Pemasaran-II (Produsen → Pr → KA); dan 9,10% melalui Saluran Pemasaran-III (Produsen → KA); Saluran pemasara-III (Produsen → KA) lebih efisien dibandingkan saluran pemasaran-I (Produsen → PPK → Pr → KA) dan saluran pemasaran-II (Produsen → Pr → KA) karena tidak memiliki margin pemasaran, sementara itu margin pemasaran pada saluran pemasaran-I dan II sebesar Rp 25.000/kg; Share produsen pada saluran pemasaran-I dan saluran pemasaran-II adalah 80% > 60%, yang berarti pemasaran kerupuk kulit di Kota Mataram efisien; Distribusi keuntungan pada saluran pemasaran-I (Produsen → PPK → Pr → KA) sebesar 0,16 < 0,5 yang berarti pemasaran kerupuk kulit di Kota Mataram melalui saluran pemasaran-I dapat dikatakan tidak efisien dimana keuntungan pemasaran tidak terdistribusi secara adil diantara lembaga pemasaran yang terlibat (PPK dan Pr). Nilai ratio keuntungan dengan biaya pemasaran (∏/C) pada pedagang pengepul (PPK) adalah 19,67 lebih besar dibandingkan nilai ratio keuntungan dengan biaya pemasaran (∏/C) pada pedagang pengecer (Pr) adalah 3,24, artinya pedagang pengepul menerima keuntungan lebih besar dibandingkan pedagang pengecer dan biaya pemasaran yang dikeluarkan
ANALISIS PENDAPATAN DAN NILAI TAMBAH AGROINDUSTRI GULA AREN DI DESA KARANG BAYAN KECAMATAN LINGSAR KABUPATEN LOMBOK BARAT Hartanti, Adzra Dwi; Husni, Syarif; Anwar, Anwar
JURNAL AGRIMANSION Vol 25 No 1 (2024): Jurnal Agrimansion April 2024
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agrimansion.v25i1.1653

Abstract

Pohon aren sudah lama dimanfaatkan oleh penduduk Indonesia, salah satunya adalah pengolahan agroindustri gula aren yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menganalisis pendapatan yang diperoleh petani dari agroindustri gula aren di Desa Karang Bayan Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat; (2) Menganalisis nilai tambah yang diperoleh petani dari agroindustri pengolahan nira aren menjadi gula aren di Desa Karang Bayan Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat; dan (3) Menganalisis hambatan yang dihadapi produsen agroindustri gula aren di Desa Karang Bayan Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif denganunit analisis pengusaha agroindustri gula aren.Daerah penelitian ditentukan secara purposive sampling.Hasil penelitian menunjukkan bahwa:(1) Rata-rata pendapatan yang diperoleh pengusaha gula aren di Desa Karang Bayan Kecamatan Lingsar sebesar Rp 226.805 per proses produksi; (2) Nilai tambah yang diperoleh oleh pengusaha agroindustri gula aren di Desa Karang Bayan Kecamatan Lingsar adalah sebesar Rp 6.103 per liter bahan baku dengan rasio nilai tambah sebesar 49,65%. Artinya bahwa dalam pengolahan nira aren menjadi produk gula aren akan memberikan nilai tambah sebesar 49,65% dari nilai produk; dan (3) Hambatan atau kendala yang dihadapi dalam pengusaha agroindustri gula aren di Desa Karang Bayan Kecamatan Lingsaryaitu terbatasnya modal yang digunakan, fluktuasi harga gula aren, ketersediaan bahan baku yang tidak kontinu, dan pengaruh pergantian musim/cuaca.
ANALISIS NILAI TAMBAH DAN STRATEGI PENGEMBANGAN PRODUK AGROINDUSTRI ROTI DI KECAMATAN SANDUBAYA KOTA MATARAM Isnaini, Dewi Nur; Ayu, Candra; Husni, Syarif
JURNAL AGRIMANSION Vol 25 No 1 (2024): Jurnal Agrimansion April 2024
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agrimansion.v25i1.1655

Abstract

Roti merupakan produk makanan dari tepung terigu yang difermentasikan dengan ragi roti, air dan atau tanpa penambahan bahan lain kemudian diolah dengan cara dipanggang. Roti berfungsi sebagai Roti berfungsi sebagai substitusi makanan pokok (beras) masyarakat Indonesia. Salah satu sentra agroindustri roti terletak di Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat. Salah satu sentra agroindustri roti di Kota Mataram terletak di Kecamatan Sandubaya. Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Menganalisis besarnya nilai tambah yang dihasilkan dari produk agroindustri roti di Kecamatan Sandubaya Kota Mataram, dan (2) Mengetahui strategi pengembangan produk agroindustri roti di Kecamatan Sandubaya Kota Mataram. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : (1) Besarnya nilai tambah yang diperoleh untuk produk agroindustri roti sebesar Rp. 5.428,80,-/KgBB dengan keuntungan sebesar Rp. 3.208,24,-/KgBB. (2) Hasil analisis SWOT agroindustri roti di kecamatan Sandubaya Kota Mataram menunjukkan faktor-faktor kekuatan dan peluang yang lebih kuat sehingga strategi pemasaran yang diperlukan untuk meningkatkan kekuatan dan peluang yang ada yaitu meningkatkan dan memperbanyak varian produk sesuai tren yang berkembang di masyarakat, meningkatkan kualitas serta mutu produk agar dapat menjaga citra yang baik di mata konsumen dan ketersediaan bahan baku yang melimpah akan memperlancar proses produksi roti.
ANALISIS KEUNTUNGAN DAN PROFITABILITAS USAHATANI RUMPUT LAUT DI KECAMATAN JEROWARU KABUPATEN LOMBOK TIMUR Widiyanti, Ni Made Nike Zeamita; Nursan, Muhammad; Yusuf, M; Husni, Syarif; FR, Aeko Fria Utama; Fadli, Fadli
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 33 No 2 (2023): Jurnal Agroteksos Agustus 2023
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v33i2.891

Abstract

Improving community livelihoods can be done through employment in the marine and fisheries sector. One of the strategic commodities to be developed is seaweed. Seaweed is widely used as a processed ingredient for food, cosmetics, and medicine. East Lombok Regency is one of the largest seaweed development areas in West Nusa Tenggara, even one of its areas is called Seaweed Village. The method of determining the location using purposive sampling and the method of determining the sample with incidental sampling. This study aims to determine the benefits and profitability of seaweed farming in Jerowaru District, East Lombok Regency. Based on the results of the study, the average profit obtained was Rp 55,283,003 per long line per year, where the average total revenue was Rp 65,630,000 per long line per year and the average total cost was Rp 10,676,582 per long line per year. Then the profitability analysis is calculated with NPM (Net Profit Margin) and ROI (Return Of Invesment), where the NPM value is 534.29% and the ROI value is 83.23%, meaning that seaweed farming is feasible. Keywords: Profit, Profitability, Seaweed
ANALISIS PROFITABILITAS USAHA PEMBEKUAN IKAN (COLD STORAGE) DI KOTA MATARAM Utami, Tresnani Maulidia; Amiruddin, Amiruddin; Husni, Syarif
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 34 No 1 (2024): Jurnal Agroteksos April 2024
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v34i1.1043

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Menganalisis biaya produksi dan keuntungan usaha pembekuan ikan (cold storage) di Kota Mataram; (2) Mengetahui profitabilitas usaha pembekuan ikan (cold storage) di Kota Mataram; (3) Mengetahui kendala-kendala yang dihadapi oleh pengusaha dalam pembekuan ikan (cold storage) di Kota Mataram. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Deskriptif, sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara langsung. Unit analisis dalam penelitian ini adalah pengusaha pembekuan ikan (cold storage) di Kota Mataram. Jenis data yang digunakan adalah data kualitatif dan kuantitatif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Total biaya produksi yang dikeluarkan pengusaha pembekuan ikan (cold storage) sebanyak Rp 467.883.028/proses produksi, dengan total keuntungan usaha pembekuan ikan (cold storage) sebanyak Rp 54.846.972/proses produksi. (2) Tingkat profitabilitas usaha pembekuan ikan (cold storage) adalah 12% per bulan, sehingga lebih besar dari bunga bank yang telah ditetapkan secara umum yaitu 1% per bulan. Artinya bahwa dengan tingkat profitabilitas 12% mampu membayar bunga bank yang berlaku atas penggunaan modal dan sudah mampu menghasilkan keuntungan. (3) Kendala – kendala yang dihadapi dalam usaha pembekuan ikan (cold storage) meliputi : kelangkaan ikan, tenaga kerja, dan penjualan.
STRATEGI PENGEMBANGAN KOMODITAS UNGGULAN PERIKANAN BUDIDAYA DI KAWASAN EKONOMI KHUSUS (KEK) MANDALIKA KABUPATEN LOMBOK TENGAH Nursan, Muhammad; Husni, Syarif; Yusuf, M; Widiyanti, Ni Made Nike Zeamita; Rakhman, Amry
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 34 No 1 (2024): Jurnal Agroteksos April 2024
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v34i1.1093

Abstract

Salah satu wilayah ekonomi khusus Indonesia berada di Kabupaten Lombok Tengah yaitu Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika. KEK Mandalika ini selain sebagai kawasan industri dan pariwisata juga sebagai wilayah pengembangan untuk komoditas-komoditas perikanan budidaya di Provinsi NTB. meskipun demikian pengembangan komoditas perikanan budidaya di KEK Mandalika belum dilakukan berdasarkan prioritas keunggulan wilayah masing-masing selain itu, strategi pengembangan komoditas belum komperehensif sehingga produktivitas usaha perikanan budidaya masih rendah dan belum maksimal. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui faktor internal dan eksternal pengembangan komoditas unggulan perikanan budidaya, 2) merumuskan strategi pengembangan komoditas unggulan perikanan budidaya di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika Kabupaten Lombok Tengah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan penelitian kuantitatif dan kualitatif (mixed method). Data yang terkumpul dianalisis menggunakan analisis SWOT. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat beberapa faktor internal pengembangan komoditas unggulan perikanan budidaya yaitu 5 kekuatan dan 4 kelemahan. Faktor eksternal meliputi 4 peluang dan 3 ancaman. Alternatif strategi pengembangan komoditas unggulan perikanan budidaya di KEK Mandalika Kabupaten Lombok Tengah meliputi strategi SO, ST, WO, dan WT.
MANGROVE FOREST ECOTOURISM MANAGEMENT AND DEVELOPMENT EFFORTS IN SOUTH LEMBAR VILLAGE, WEST LOMBOK REGENCY Widiyanti, Ni Made Nike Zeamita; Husni, Syarif; Yusuf, M.; Nursan, Muhammad
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 34 No 2 (2024): Jurnal Agroteksos Agustus 2024
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v34i2.1175

Abstract

The existence of mangrove forest ecotourism has a positive impact on the development of Lembar Selatan Village. Therefore, it is necessary to make efforts to manage and develop ecotourism so that the resources owned can be maximally utilized by the surrounding community. This utilization certainly aims to preserve nature and improve the welfare of the community. The purpose of this study was to determine the management and development efforts that have been carried out by the community and the government in the mangrove forest ecotourism area in Lembar Selatan Village. The research method was carried out with a descriptive qualitative approach. The sampling method was carried out purposively and the number of respondents was 4 respondents. The results showed that the community and related governments have made several management efforts including hygiene management, asset management, financial management and promotional activities. While development efforts made include: development of area, infrastructure, and ecotourism management.