Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis pemasaran lobster mutiara (Panulirus ornatus) di Kabupaten Lombok Timur Ahmadi, Fadlika; Husni, Syarif; Nursan, Muhammad
Jurnal Agrotek Ummat Vol 9, No 2 (2022): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jau.v9i2.8293

Abstract

East Lombok Regency is one of the priority areas in the development of pearl lobster, so it has received government attention with the construction of a lobster village in the Jukung Bay Area as the foundation for the construction of a lobster estate in the region. One of the important goals of this development is the creation of information and market access that is open to cultivators so that they no longer depend on the price of pearl lobsters from suppliers. The concept of an efficient supply chain needs to be carried out to determine the distribution of pearl lobster commodities from producers to consumers which can result in satisfaction between both parties. This study aims to determine the marketing channels of pearl lobster in East Lombok Regency and analyze the efficiency of these marketing channels. The method used in this research is descriptive quantitative and qualitative methods with data collection techniques using interviews. Pearl lobster marketing analysis was carried out using descriptive methods while marketing efficiency analysis was carried out using producer shares and marketing margins. The results show that there are two kinds of pearl lobster marketing channels in East Lombok Regency, namely marketing channel I with the scheme of cultivators collectors wholesalers (exporters)/consumers and marketing channel II with cultivator consumer schemes. The value of the producer's share in marketing channel 1 is 89.49% with a marketing margin of Rp. 82,000 while the share value of producers in marketing channel II is 100% so the marketing of pearl lobster in East Lombok Regency is efficient because it has a producer share value of ≥60%. Based on these results, it can be concluded that there are two marketing channels for pearl lobster in East Lombok Regency, where these marketing channels are classified as efficient.
PRINSIP-PRINSIP PENGEMBANGAN MASYARAKAT (Studi Kasus Pemberdayaan Masyarakat Pesisir melalui Pengelolaan Daerah Perlindungan Laut (DPL) dan Mata Pencaharian Alternatif Secara Berkelanjutan di Desa Batu Nampar Selatan Kabupaten Lombok Timur) Husni, Syarif; Hayati, Hayati
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 35 No 2 (2025): Jurnal Agroteksos Agustus 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v35i2.1523

Abstract

Pendekatan utama dalam konsep pemberdayaan adalah bahwa masyarakat tidak dijadikan obyek dari berbagai proyek pembangunan, tetapi merupakan subyek dari upaya pembangunannya sendiri. Tujuan penelitian adalah menganalisis prinsip-prinsip pengembangan masyarakat pada program pemberdayaan masyarakat melalui pembentukan Daerah Perlindungan Laut (DPL) dan mata pencaharian alternatif di Desa Batu Nampar Selatan Kabupaten lombok Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan data sekunder yang diperoleh melalui studi literatur dan artikel. Hasil penelitian menunjukkan Pemberdayaan nelayan dan wanita nelayan melalui pembentukan Daerah Perlindungan Laut (DPL) dan mata pencaharian alternatif di Desa Batu Nampar Selatan telah memenuhi prinsip-prinsip pengembangan masyarakat. Pemberdayaan yang sukses akan mendorong masyarakat untuk lebih aktif dalam pembangunan, mampu mengidentifikasi masalah, dan merencanakan kegiatan untuk meningkatkan kesejahteraan.
ANALISIS PERILAKU KONSUMEN DALAM MEMILIH KEDAI KOPI DI KECAMATAN SELAPARANG KOTA MATARAM Silcylia, Aura; Amiruddin, Amiruddin; Husni, Syarif
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 35 No 3 (2025): Jurnal Agroteksos Desember 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v35i3.1042

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengidentifikasi karakteristik konsumen kedai kopi di Kecamatan Selaparang Kota Mataram; dan (2) menganalisis perilaku konsumen dalam memilih kedai kopi di Kecamatan Selaparang Kota Mataram. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Unit analisis dalam penelitian ini adalah konsumen yang datang dan membeli produk di kedai kopi Kecamatan Selaparang Kota Mataram. Penentuan lokasi penelitian ditentukan dengan teknik purposive sampling pada empat kedai kopi di Kecamatan Selaparang Kota Mataram yang sebelumnya telah disurvei dengan beberapa kriteria yaitu kedai kopi lokal, memiliki bangunan permanen, mengolah biji kopi secara modern dengan mesin kopi. Kedai kopi yang dipilih yaitu: Nyaman Coffee, Acibara, Toko Kopi Manis, dan Kinta Coffeee. Dari empat kedai kopi yang telah terpilih tersebut, peneliti menetapkan jumlah responden sebanyak 40 orang. Dengan mengambil 10 responden di setiap kedai kopi. Dalam penelitian ini, untuk menentukan responden menggunakan teknik accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan (1) Konsumen kedai kopi di Kecamatan Selaparang didominasi usia 16–25 tahun (80%), sebagian besar laki-laki (55%), berpendidikan terakhir SMA (48%), berstatus mahasiswa (45%), berpendapatan Rp2.500.001–Rp4.000.000 (30%), serta mayoritas belum menikah (85%). (2) Perilaku pemilihan kedai kopi menunjukkan kecenderungan positif untuk kembali memilih kedai yang sama (nilai sikap 3,96 dan norma subjektif 3,53). Keputusan konsumen dalam memilih kedai kopi didasari oleh diri sendiri, terutama dipengaruhi kualitas produk sebagai atribut terpenting.