Claim Missing Document
Check
Articles

Penyuluhan Pendidikan: Membangun Keterampilan Abad 21 Berbasis Al-Qur’an & Kearifan Lokal Bagi Santri I-Generation Sittika, Achmad Junaedi; Kejora, Muhamad Taufik Bintang; Syahid, Ahmad
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.661 KB)

Abstract

Saat ini penguasaan keterampilan abad 21 menjadi kecakapan mutlak yang harus dimiliki oleh para santri sebagai generasi muda bangsa khususnya generasi Z atau lebih dikenal i-Generation. Disisi lain kemajuan teknologi internet dan informasi berpeluang memberi dampak negatif apabila mereka jauh dari nilai-nilai Al-Qur’an bahkan mendegradasi nilai-nilai kearifan lokal debagai warisan luhur budaya bangsa. Untuk itu dilaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan melakukan edukasi kepada santri agar mampu membangun keterampilan abad 21 berbasis Al-Qur’an dan kearifan lokal. Metode pengabdian dilaksanakan berupa penyuluhan yang diikuti oleh 32 santri Pondok Pesantren Al-Hidayah Purwakarta. Penyuluhan dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan. Materi yang disampaikan mengenai: Islam dan Pendidikan Abad 2, Keterampilan abad 21 dan Generasi Z (I-Generation), dan Urgensi kearifan lokal berbasis Al-Qur’an dalam membangun keterampilan abad 21. Penyampaian materi disampaikan secara sistematis sesuai dengan kebutuhan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan peserta. Selain itu aktivitas penyuluhan terlaksana secara aktif, interaktif dan menyenangkan. Peserta penyuluhan diberikan kesempatan untuk bertanya dan para penyaji menjawab sesuai dengan kepakaran masing-masing. Pihak mitra dan para peserta mengharapkan adanya tindak lanjut yang mengarah pada hardskill seperti pelatihan menulis artikel online atau pelatihan membuat konten video untuk berdakwah di media sosial.
Local Potential Development (Local Genius) in Community Empowerment Hidayat, Dayat; Syahid, Ahmad
Journal of Nonformal Education Vol 5, No 1 (2019): February 2019
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jne.v5i1.18343

Abstract

Community entrepreneurship training is one of strategies to improve community economic empowerment. Entrepreneurship training is carried out to improve the ability of the learners to develop their business. This program was carried out because the community's entrepreneurial ability in the CLC Assolahiyah in Karawang regency was still deficient. The aim of this research is to describe the identification of local resources in the development of entrepreneurship for community empowerment through training and mentoring the community entrepreneurship. The approach in this research is qualitative. Research method used is case study to describe local potential development in community empowerment. Data collection techniques used are observation, interview, and documentation study. Data analysis techniques are interactive models, through the stages of data collection, data reduction, display data, conclusions, and verification. The result concludes that the development strategy of community entrepreneurial program begins with the identification of local potential resources, both natural resources and human resources. The results of the entrepreneurship training are the growth and development of productive skills, technical skills, physical skills, social skills, managerial skills, and intellectual skills of the learner’s entrepreneurship. The impact of developing local potentials in implementing entrepreneurship programs is increasing the empowerment of community entrepreneurship. The indicator is the increase of independence, community empowerment and economic income generation.
Teknik Identifikasi Program Paket C dalam Meningkatkan Keterampilan Fungsional Warga Belajar Syahid, Ahmad
Journal of Nonformal Education and Community Empowerment Volume 1, No 1 (2017): Juni 2017
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/pls.v1i1.14792

Abstract

Tujuan penelitian ini menganalisis tentang teknik identifikasi kebutuhan belajar program Paket C, dan peningkatan keterampilan fungsional warga belajar Paket C di PKBM Buana Mekar. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus untuk mendeskripsikan pembelajaran kewirausahaan untuk pemberdayaan kelompok pemuda produktif. Subyek penelitiannya satu orang pengelola PKBM, satu orang tutor dan tiga orang warga belajar Paket C. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara mendalam, dan analisis dokumentasi. Tahapan penelitian melalui tahap: orientasi, eksplorasi, dan member check. Analisis data menggunakan model interaktif melalui langkah-langkah: koleksi data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menyimpulkan tujuan identifikasi program Paket C untuk menyusun kebutuhan belajar, perencanaan, proses, penentuan waktu, penyediaan sarana, dan media pembelajaran. Teknik identifikasi menggunakan Kartu SKBM, wawancara, angket, observasi, pertemuan kelompok, dan teknik indikator sosial. Hasil pembelajaran Paket C berbasis keterampilan fungsional menekankan pada pengembangan pengetahuan, sikap dan keterampilan kewirausahaan.
Pelatihan Kewirausahaan Budidaya Burung Puyuh pada Kelompok Belajar Usaha Citra Mandiri di Kabupaten Karawang Puspitasari, Vita Oktaviani; Syahid, Ahmad
Journal of Nonformal Education and Community Empowerment Volume 2, No 1 (2018): Juni 2018
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/pls.v2i1.23448

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis proses, hasil, faktor pendukung dan faktor penghambat pelatihan kewirausahaan budidaya burung puyuh di KBU Citra Mandiri Desa Bengle. Pendekatan penelitian digunakan dengan metode studi kasus. Penelitian ini dilakukan di KBU Citra Mandiri dengan menentukan lima orang subyek penelitian yang terdiri dari satu orang penyelenggara, satu orang instruktur dan 3 orang warga belajar. Instrument penelitian menggunakan teknik observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Tahap pada penelitian ini, yaitu: tahap orientasi, tahap eksplorasi, dan tahap member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pelatihan kewirausahaan budidaya burung puyuh dilatarbelakangi oleh upaya meningkatkan kemampuan dan sumber daya manusia, khususnya para pemuda pengangguran di Desa Bengle. Materi pelatihan tentang penyediaan sarana dan peralatan, pengadaan bibit, pemeliharaan puyuh, perawatan dan panen serta pemasaran. Metode yang digunakan ceramah, demonstrasi, tanya jawab, diskusi dan praktek. Dana pelatihan didapat dari desa dan dari iuran para pengurus sera warga belajar. Cara penilaian dengan tes tulis, tes lisan dan praktek. Hasil pelatihan kewirausahaan budidaya burung puyuh menunjukkan, minimal warga belajar mampu membudidayakan burung puyuh dari proses beternak sampai pemasaran.
Konsep Epistemologi Keilmuan Islam Muhammad Abid Al-Jabiri Ahmad Syahid
Aqlania: Jurnal Filsafat dan Teologi Islam Vol 12 No 1 (2021): June
Publisher : Jurusan Aqidah dan Filsafat Islam Fakultas Ushuluddin dan Adab UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/aqlania.v12i1.3950

Abstract

Kondisi nalar Arab mengalami stagnasi yang cukup akut. Akibatnya, dunia Arab mengalami ketertinggalan dibanding dengan nalar modern yang semakin berkembang. Problem mendasar tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi M. Abid al-Jabiri untuk membangkitkan nalar Arab dari tidur panjang. Al-Jabiri berpendapat bahwa dunia Arab dan Islam tidak harus menutup mata dari perkembangan dunia Barat, justru harus terjadi dialog kritis dan dialog peradaban. Metode yang digunakan dalam tulisan ini adalah deskriptif analisis. Dilihat dari jenisnya penelitian ini termasuk riset kepustakaan (library research). Sumber pengambilan data yang digunakan adalah beberapa pustaka dari buku dan jurnal yang memaparkan tentang “Epistemologi Keilmuan Islam al-Jabiri”. Hasil dari tulisan ini menjelaskan bahwa al-Jabiri sangat menekankan epistemologi pemikiran Arab kontemporer sebagai jalan untuk menghadapi modernitas. Dalam upaya merekostruksi nalar Arab kontemporer, al-Jabiri membagi tiga nalar epistemologi yaitu bayani, burhani dan irfani. Apabila sinergitas ketiga paradigma epistemologi tersebut dilakukan maka teks atau naṣ keagamaan tidak lagi gamang berdialog dengan isu-isu kontemporer, karena teks tersebut sebenarnya sudah membawa pesan universal tentang kemanusiaan (humanity), keadilan (justice), dan kesetaraan (equality).
PERAN ORANG TUA DAN GURU DALAM PEMBELAJARAN DARING DI TK SATAP INPRES 1 BALUASE KECAMATAN DOLO SELATAN KABUPATEN SIGI Sri Alfianti; Ahmad Syahid; M. Ikhsan Kahar
Ana' Bulava: Jurnal Pendidikan Anak Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini (PIAUD), Instutut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/abulava.Vol2.Iss2.38

Abstract

Penelitian ini membahasa tentang peran orang tua dan guru terhadap anak pada pembelajaran daring di TK Satap Inpres 1 Baluase Kecamatan Dolo Selatan Kabupaten Sigi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh bahwa peran orang tua dan guru terhadap anak pada pembelajaran daring di TK Satap Inpres 1 Baluase Kecamatan Dolo Selatan Kabupaten Sigi tidak lepas dari peran dan tanggung jawab orang tua apalagi pada masa pandemi saat ini yang mengharuskan anak untuk belajar di rumah dengan didampingi oleh orang tua. Selain orang tua, guru juga sangat berperan penting dalam melakukan upaya tertentu agar pembelajaran daring dapat bermanfaat dan tentunya menyenangkan, guru juga harus menciptakan suasana belajar jadi lebih menyenangkan bagi anak didik agar anak tidak mudah bosan. Pembelajaran daring dapat berjalan dengan lancar, bermakna, serta tercapai hasil belajar yang baik harus didukung oleh kemampuan guru terhadap penguasaan komputer dan internet.
Implementation of Mastery Learning in Improving Student's Understanding of Islamic Religious Education Subjects at SMA Negeri 2 Sigi Bahdar Bahdar; Juraid Juraid; Ahmad Syahid
International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) Vol. 4 No. 2 (2022): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/ijhess.v4i2.2350

Abstract

Background: This research is an educator-centered learning method implemented in Islamic religious education learning, which some education experts consider in the country as the cause of not achieving the learning objectives as a whole. New educator-centered understanding can realize one learning goal: the knowledge aspect, while the spiritual, social, and skill aspects are still neglected. The learning method that can recognize all learning objectives is mastery learning. To get a clear picture of mastery learning will be presented in this study. Objective: This study aims to determine the implementation of mastery learning in improving students' understanding can also be considered a learning method that can be implemented to complement the shortcomings of Islamic religious education learning methods so far. Methods: This research approach is descriptive with data collection methods using observation, interviews, and documentation research—the location of this research is SMA Negeri 2 Sigi. Then the data analysis technique used by the researcher is through data reduction, data presentation, data verification, and checking the validity of the data. Results: It is known that the implementation of mastery learning in SMA Negeri 2 Sigi through preparatory steps before the teacher teaches, implementation of knowledge, evaluation, enrichment, and remedial learning. It is also known that mastery learning can improve students' understanding of Islamic religious education subjects. Conclusion: This study concludes that three main things support the implementation of mastery learning in SMA Negeri 2 Sigi. The first is a quality-based curriculum. Local government policies and money. Both human resources and technology. Third, the cooperation of all learning elements by implementing the competitive work method with appropriate rewards.
Implementasi Planning, Organizing, Leading, Controlling (POLC) Program Pelatihan Pengelasan Untuk Meningkatkan Kesiapan Kerja Peserta Didik Lembaga Kursus dan Pelatihan Nusa Citra Indonesia Fatmawati Fatmawati; Andrie Chaerul; Ahmad Syahid
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 19 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.15 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.7162783

Abstract

This study aims to describe the implementation of Planning, Organizing, Leading, Controlling (POLC) in the welding training program to improve the work readiness of students at the Nusa Citra Indonesia course and training institution. This welding training program is organized based on the experience of LKP Nusa Citra Indonesia and the local community's need for training programs that are able to provide expertise or skills that can improve job readiness. This research approach is descriptive qualitative. Data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The research subjects consisted of one leader, one manager, one instructor, one student and one graduate of the welding training program of the Nusa Citra Indonesia training and training institute. The analysis of the research obtained shows that (1) the planning of the welding training program is carried out on the basis of identifying community needs to improve work readiness and expertise; (2) the organization is adjusted to the expertise required by the institution; (3) the role of the owner of the institution as a leader to lead and motivate his employees so that the plans that have been prepared run according to the direction and achieve the goals of the institution; (4) supervision is carried out by observing directly or indirectly as well as viewing daily reports on lessons that have been implemented; (5) there are inhibiting factors that hinder students in understanding welding training materials and there are supporting factors that can increase students' work readiness.
UPAYA PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN TIGA DIMENSI DALAM PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA Abdul Hamid, Ahmad Syahid, Mirnawati
IBTIDAI'Y DATOKARAMA: JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/ibtidaiy.Vol3.Iss1.37

Abstract

Abstrak: Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah bagaimana upaya pemanfaatan media pembelajaran tiga dimensi pada pelajaran matematika dan yang kedua apa faktor pendukung dan penghambat dalam memanfaatkan media pembelajaran tiga dimensi pada pelajaran matematika di kelas IV Madrasah Ibtidaiyah Negeri 1 Toli-Toli. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peserta didik lebih mudah memahami materi pelajaran matematika khususnya pada materi bangun ruang. Pemanfaatan media pembelajaran tiga dimensi sebagai sumber pengajaran dapat membantu peningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran matematika, pemanfaatan media pembelajaran tiga dimensi sebagai alat bantu mengajar sangat memudahkan peserta didik dalam mencapai tujuan pembelajaran yang ingin dicapai. Pemanfaatan media pembelajaran tiga dimensi dapat mempermudah seorang guru dalam menyampaikan materi yang diajarkan dan membuat peserta didik menjadi lebih aktif dan peserta didik tidak bingung terkait dengan materi yang dipelajarinya. dalam hal ini bahwa pemanfaatan media tersebut sebagai sumber pengajaran dapat memberikan dampak yang positif bagi peserta didik. Faktor pendukung dalam pemanfaatan media pembelajaran tiga dimensi sebagai sumber pengajaran yaitu lengkapnya media pembelajaran tersebut di sekolah. Kesesuaian antara materi yang ingin diajarkan dengan media pembelajaran yang ingin dimanfaatkan sebagai sumber pengajaran dan media tersebut dapat dibuat sendiri oleh seorang guru. Faktor penghambatnya yaitu proses pembuatan media pembelajatan tersebut memerlukan waktu yang cukup lama. Implikasi penelitian adalah sebaiknya guru dapat terus menerus memanfaatkan media pembelajaran tiga dimensi sebagai sumber pengajaran pada materi-materi yang memang memerlukan media sebagai alat bantu mengajar karena dengan dimanfaatkannya media tersebut peserta didik menjadi lebih mudah memahami materi dan peserta didik menghayal dengan materi-materi yang disampaikan.
Analysis of Islamic Religious Education Teacher’s Strategy in Forming Students' Learning Culture at State Senior High School 4 Palu Sagaf S. Pettalongi; Badrin Badrin; Ahmad Syahid; Saepudin Mashuri
INTERNATIONAL JOURNAL OF CONTEMPORARY ISLAMIC EDUCATION Vol 4 No 2 (2022)
Publisher : Department of Islamic Education, Postgraduate Program State Institute for Islamic Studies Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.988 KB) | DOI: 10.24239/ijcied.Vol4.Iss2.52

Abstract

A learning culture makes a considerable contribution in welcoming the new millennium era because the abilities developed through a learning culture are physical and spiritual abilities. The development of these physical and spiritual abilities includes: in terms of knowledge, skills, prowess, life values, attitude, dedication, and discipline. Therefore, our learning culture is an effort to answer challenges to problems that arise. Therefore, the learning culture must be carried out optimally. This research used qualitative research, with data data collection techniques includes observation, interviews, and documentation, while the data analysis techniques used are data reduction, data presentation, and concluding. The study results show that in forming a learning culture at a State Senior High School, such curricular activities include: Instilling religious and disciplinary character in preliminary activities, instilling religious and disciplinary character in core activities, and Instilling a religious and disciplined learning culture in closing activities. Cultivating a culture of religious learning and discipline through habituation in daily activities, namely: getting used to time discipline, habituation of congregational noon prayers at school, increasing a sense of care and courtesy, as well as in extracurricular activities. Learning culture is a good habit that is tried to be done as habituation, and then it will become a habit that continues to be carried out daily. In this case, the teacher applies it in two ways, namely when learning takes place and extracurricular so that the culture of religious learning and discipline sticks and is integrated into student behavior.
Co-Authors Abdul Qahar Abdullah, Sartika Achmad Junaedi Sitika Adawiyah Pettalongi Akbar, Ghufran Almira, Rifa Kayla Andi Anirah Andi Ardiansyah Andrie Chaerul Arief Sah, Moh. Askar Askar, Askar Awaludin Awaludin, Awaludin Badrin Badrin Bahdar Bahdar BK, Muhamad Taufik Chaerul, Andrie Chatarina Umbul Wahyuni Colle Said, Colle Dayat Hidayat Dewi Sadiah, Dewi Dianti, Misbala Fandi Nur Cahyo Santoso Fatmawati Fatmawati Gusnarib Hamka Hamka, Hamka Hasan Basri Hasnirwana, Hasnirwana Hatta Fakhrurrozi Herdiana, Prafita Syifa Husni Husni Irpan Hilmi Jamiah, Ririn Juraid Juraid kadir, surni Kejora, Muhamad Taufik Bintang Khairunnisa Khairunnisa M. Ikhsan Kahar Mardatillah Mardatillah Mariana, Siska Megantara, Zulham Meilya, Ika Rizqi Misbahudin Mohamad Erihadiana, Mohamad Mohammad Djamil M Nur Muh. Aril Widi Saputra Muhamad Farid Rifai Iskandar Muhammad Arwani Muhammad Arwani Mustamin Normawati Normawati, Normawati Nur Afni Nur Asmawati Nur Intan Nurdin Nurdin Nurdin Nurdin Nurfaizah, Andi Palufi, Ayi Nutfi Pambek, Kumaeni Pangesti, Aulia Tri Puspitasari, Vita Oktaviani Puspitasari, Vita Oktaviani Ratika Nengsi Ratna Sari Dewi Rifa'i, Irpan Riskiana, Riskiana Rosmayanti Rosmayanti, Rosmayanti Ruslin, Ruslin Rusmin Rusmin Rustina Rustina S. Abajia, Hasran Saepudin Mashuri Sagaf S. Pettalongi Salam, Mochamad Fadlani Shakti, Tendri Sanna Sri Alfianti Supiani Supiani Suryaningrat, Gamal Syam, Hijrah Syamsul Bahri Tamrin, Mukrim Thuratham, Wadinlada Toonao, Zulkifli Ubadah Ubadah, Ubadah Umaira, Umaira Uus Ruswandi Wijayanti, Lusiana Yuliasari, Alfiyana