Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Pandangan Pengasuh Pondok Pesantren terhadap Pemahaman Nusyuz Suami dan Istri: Studi Kasus Pondok Pesantren Di Wilayah Kecamatan Botolinggo Kabupaten Bondowoso Ananta, Luluk; Ainur Rofiq
Al-Qawaid : Journal of Islamic Family Law Vol 1 No 2 Juli 2023
Publisher : Al-Qawaid Research Centre of the Department of Islamic Family Law

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52491/qowaid.v1i2.93

Abstract

Pertikaian dalam hubungan rumah tangga merupakan hal lumrah terjadi, jika di tinjau leih lanjut dapat menjadi sebuah jembatan historisitas antar pasangan yang menyebabkan semakin erat-nya sebuah hubungan atau melonggar. Pertikaian tersebut dapat berupa perkara nusyuz yang terjadi antar pasangan. Bagaimana dunia ketahui bahwasanya dalam Islam terdapat berbagai macam solusi, solusi mengenai nusyuz-pun juga mempunyai solusi yang ditawarkan. Berbagai macam pandangan mengenai nusyuz banyak bertebaran di berbagai macam media, lantas bagaimana pandangan pengasuh pondok pesantren mengenai permasalahan nusyuz tersebut. Penelitian ini mencoba untuk membahas nusyuz dari sudut pandang pengasuh pondok pesantren dengan mengambil sample beberapa pengasuh pondok pesantren yang ada Kecamatan Botolinggo kabupaten Bondowoso. Jenis penelitian yang digunakan oleh peneliti dalam penelitian ini mengenai pandangan pengasuh pondok pesantren terhadap pemahaman nusyus suami dan istri, yaitu menggunakan jenis penelitian empiris. Sedangkan pendekatan yang dilakukan oleh peneliti dalam melakukan penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis sosiologis. Penelitian ini menyatakn bahwa terjadinya perilaku nusyuz antara suami dan istri di wilayah di Kecamatan Botolinggo secara garis besarnya dikarenakan 4 (empat) penyebab. Pertama,Ketidak siapan dalam menjalin bahtera rumah tangga.Kedua, Kurangnya kesadaran dalm menjalankan ilmu syari;at. Ketiga, Kebutuhan ekonomi istri dan keluarga tidak terpenuhi secara syari;at. Keempat, Salah satu dari pasutri tersebut melakukan hubungan terlarang / perselingkuhan. Perilaku nusyuz itu di klasifikasikan sebagai pembangkangan, ketidak patuhan, Perselisihan, percekcokan yang dilakukan oleh istri terhadap suami atau sebaliknya suami terhadap istri dan buruknya akhlaq (su’il khuluq). Kata kunci: Nusyuz, Pendangan Pengasuh pondok pesantren
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK PERSPEKTIF UNDANG - UNDANG NO 23 TAHUN 2002 JO UNDANG-UNDANG NO 35 TAHUN 2014 TENTANG PERLINDUNGAN ANAK Dwi Dasa Suryantoro; Ainur Rofiq
Al-Qawaid : Journal of Islamic Family Law Vol 2 No 2 Juli 2024
Publisher : Al-Qawaid Research Centre of the Department of Islamic Family Law

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52491/qowaid.vi.116

Abstract

Perlindungan anak adalah segala kegiatan untuk mejamin dan melindungi anak serta hak-haknya agar dapat hidup, tumbuh, berkembang berpastisipasi secara optimal sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan serta meSndapat perlindungan dari diskriminasi. Namun dalam perkembangannya, banyak anak-anak yang menjadi korban kekerasan ekploitasi, dan penganiayaan, baik di rumah, sekolah, madrasah, maupun dipesantren. Sehingga, banyak anak yang tidak lagi merasa aman dan belajar karena selalu berada dalam tekanan dan ancaman. Dalam upaya memberikan perlindungan anak dan untuk mengurangi kekerasan terhadap anak, maka dibtuhkan payung hukum yakni dengan adanya Undang Nomor 23 Tahun 2002 jo Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 atas perubahan Undang- Tentang Perlindungan Anak di Indonesia bertujuan untuk menjamin hak-hak anak dan menjamin kesejahteraannya.
THE ROLE OF TRANSACTIONAL LEADERSHIP STYLE IN ENHANCING EMPLOYEE WORK MOTIVATION: A CASE STUDY OF EMPLOYEES IN THE KUR BUSINESS UNIT AT PT BANK X KC PROBOLINGGO Ony Ratri Suradinata Mandala; Achmad Sudiro; Ainur Rofiq
International Journal of Economic, Business, Accounting, Agriculture Management and Sharia Administration (IJEBAS) Vol. 4 No. 1 (2024): February
Publisher : CV. Radja Publika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/ijebas.v4i1.1415

Abstract

The primary objective of this research is to uncover and understand the role of the transactional leadership style and to determine the outcomes of implementing the transactional leadership style by the leader of PT Bank X Branch Probolinggo in enhancing employee work motivation. This study employs a qualitative approach with a case study method. Data were obtained through interviews with employees in the KUR business unit of PT. Bank X Branch Probolinggo. Data collection techniques include observation, interviews, and documentation. Data analysis utilizes the Miles and Huberman model. The findings of this research indicate (1) The implementation of the transactional leadership style in this study has proven to motivate employees by the leader of PT Bank X Branch Probolinggo, namely through contingent rewards, (2) The implementation of the transactional leadership style in improving employee performance is effective, as evidenced by active management by exception and passive management by exception.
PENINGKATAN EKONOMI MASYARAKAT DI TENGAH PANDEMI COVID 19 MELALUI HOME INDUSTRI DENGAN MEMANFAATKAN KAIN PERCA DI DESA KRANJI PACIRAN LAMONGAN Muslih; Abd Hadi; Ahmad Afan Zaini; Ainur rofiq
Keris: Journal of Community Engagement Vol. 1 No. 1 (2021): Juni : KERIS : Journal of Community Engagement
Publisher : Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55352/keris.v1i1.55

Abstract

Maksimalisasi sebuah aset yang dimiliki oleh suatu desa, merupakan sebuah hal yang masih jarang dilakukan. Oleh karena itu pendampingan ini dilakukan dalam upaya untuk menjadikan potensi yang ada di suatu daerah lebih maksimal, dari benda yang dianggap sudah tidak bermanfaat menjadi benda yang lebih bernilai ekonomis. Sehingga potensi tersebut bisa menjadikan masyarakat sekitarnya menjadi lebih mapan dan sejahtera secara ekonomi. Pendampingan penyadagunaan aset ini dilakukan dengan pendekatan ABCD (Asset Base Community Development) dengan beberapa tahapan antara lain: Preparing; Discovery; Dream; Define; Design; dan Destiny. Adapun langkah-langkah yang dilakukan dalam upaya meningkatkan ekonomi masyarakat Desa Kranji Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan melalui Home industri dengan aset kain Perca, yaitu: kegiatan sosialisasi dan koordinasi; kegiatan wawancara; membentuk forum diskusi; pendampingan produksi; pendampingan pemasaran/marketing; dan pendampingan pemodalan. Hasil produk dari bahan kain Perca sangat bermacam-macam. Misalnya: kotak spidol; kotak pensil; keset; aneka hiasan dan media pembelajaran. Dengan program dampingan ini, diharapkan masyarakat akan selalu tergerak untuk lebih berinovasi memanfaatkan peluang dan aset lokal yang dimiliki sehingga ada sumbangsih ekonomi bagi masyarakat demi masa depan yang lebih sejahtera.
PENDAMPINGAN PENGELOLAAN SUMBER BELAJAR DI ASRAMA PUTRI PONDOK PESANTREN SUNAN DRAJAT LAMONGAN Pusvyta Sari; Ainur Rofiq; Sutopo
Keris: Journal of Community Engagement Vol. 1 No. 1 (2021): Juni : KERIS : Journal of Community Engagement
Publisher : Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55352/keris.v1i1.60

Abstract

Pengelolaan sumber belajar penting dilakukan. Pengelolaan sumber belajar yang baik dapat membantu pembelajar untuk menggunakan sumber belajar dengan mudah dan mencapai tujuan belajarnya. Artikel ini menjelaskan proses pendampingan komunitas pengurus asrama dalam mengelola sumber belajar di Asrama Putri Pesantren Sunan Drajat Lamongan. Di pesantren ini tersedia perpustakaan dan mengizinkan mahasiswa menggunakan gadget dalam waktu terbatas. Pengelolaan sumber belajar dapat membantu mereka menggunakan sumber belajar digital dan non- digital secara efektif. Pendampingan ini menggunakan pendekatan Asset- Based Community Development (ABCD). Kegiatan pendampingan meliputi: komunikasi awal, identifikasi mimpi, merancang langkah, menentukan tujuan dan implementasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa identifikasi aset mendorong anggota komunitas menyadari kekuatan aset. Mereka punya mimpi. Mereka dapat membuat rencana dan merancang prosedur untuk mencapainya. Mereka menetapkan tujuan dan mulai memberdayakan komunitas. Mereka siap menjadi fasilitator dan motivator sebaya untuk mengoptimalkan pengelolaan sumber belajar di pesantren. Pendampingan ini bisa menjadi kegiatan pengembangan berkelanjutan dan melibatkan lebih banyak anggota komunitas.
PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI NON AKADEMIK SISWA OLIMPIADE PAI: THE ROLE OF ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION TEACHERS TO IMPROVE NON ACADEMIC ACHIEVEMENT OF PAI OLYMPIC STUDENTS Rishta Umu Habibah; Ainur Rofiq
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 3 (2024): JUNI - JULI 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The objective of this research is to understand the role and the factors influencing the improvement of students' non-academic achievements at MA Permata Mojokerto. This study aims to gain an in-depth understanding of the role of Islamic Education teachers and the factors that influence the improvement of students' non-academic achievements in the Islamic Education Olympiad at MA Permata. This type of research is qualitative, using natural and unbiased field data collection methods. The informants in this study are the vice principal of curriculum, Islamic education subject teachers, Olympiad coaches, and students who participate in the Islamic Education Olympiad. The findings indicate that teachers play multiple roles: as educators and instructors, as mediators and facilitators, as mentors, and finally as motivators. The factors include student interest, specific expectations, environment, facilities and infrastructure, and coaches.
PENDIDIKAN HOLISTIK BERBASIS KARAKTER (PHBK) DALAM PENGUATAN KARAKTER SISWA PASCA PANDEMI DI RA MAMBAUL HUDA BOJONEGORO Eko Winarti; Ainur Rofiq
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 5 (2024): OKTOBER-NOVEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi COVID-19 telah mengubah dinamika dunia pendidikan secara mendalam. Perubahan besar dalam metode pembelajaran dan interaksi sosial mempengaruhi perkembangan karakter siswa, terutama di tingkat pendidikan awal. Kondisi ini mengharuskan lembaga pendidikan untuk mengadaptasi pendekatan baru yang mampu mengatasi tantangan tersebut. Dalam konteks ini, pendidikan holistik berbasis karakter (PHBK) muncul sebagai alternatif yang menjanjikan dalam penguatan karakter siswa, pasca pandemi. Tujuan daripada penelitian ini ialah: Pertama, untuk menganalisis Pendidikan Holistik Berbaris Karakter di RA Mambaul Huda Desa Ngraseh Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro. Kedua, Untuk menganalisis upaya penguatan karakter siswa pasca pandemi di RA Mambaul Desa Ngraseh Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen terkait kurikulum serta kegiatan pendidikan karakter di RA Mambaul Huda. Analisis data dilakukan dengan pendekatan tematik untuk mengidentifikasi dampak pendidikan holistik berbasis karakter dalam menguatkan karakter siswa di tengah tantangan pasca pandemi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Pendidikan Holistik Berbasis Karakter yang dicetuskan oleh Ibu Ratna Megawanti dari yayasan IHF (Indonesia Haretage Foundation) adalah model pendidikan yang sangat tepat dalam penanaman karakter siswa khususnya jenjang PAUD. Kondisi pembelajaran Daring (dalam jaringan) di masa pendemi berakibat penurunan karakter siswa di RA Mambaul Huda. Akibat dari pembelajaran yang tidak langsung mengakibatkan penanaman karakter tidak maksimal. 2) Upaya Kepala dan guru RA Mambaul Huda dalam penguatan karakter di pasca pandemi adalah dengan menerapkan Model Pendidikan Holistik Berbasis Karakter menghasilkan dampak yang positif. Dampak positif dari upaya guru RA Mambaul Huda terlihat kembali menguatnya karakter siswa terealisasi dengan baik, dan kerjasama orang tua wali murid juga sangat mendukung keberhasilan guru dalam menanamkan karakter islami siswa.
Pengaruh Motivasi Ekstrinsik Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Kelas VIII Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Dan Budi Pekerti DI SMPN 1 JATIREJO Yolanda Monica Rista Devi; Ainur Rofiq
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 6 (2024): Desember 2024 - Januari 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Motivasi belajar pada peserta didik tidak sama kuatnya, ada peserta didik yang motivasinya bersifat intrinsik dimana kemauan belajarnya lebih kuat dan tidak tergantung pada faktor di luar dirinya. Pada kenyataannya motivasi ekstrinsik inilah yang banyak terjadi, terutama pada anak-anak dan remaja dalam proses belajar. Ketercapaian hasil belajar secara maksimal suatu tujuan utama kegiatan pembelajaran yang dipengaruhi oleh berbagai macam faktor yang salah satunya adalah motivasi belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi ekstrinsik terhadap hasil belajar peserta didik kelas VIII pada mata pelajaran pendidikan agama islam dan budi perkerti di SMPN 1 Jatirejo. penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan survei, yang terdiri dari dua variabel yakni motivasi ekstrinsik (X) dan hasil belajar (Y). Metode pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi, instrumen yang digunakan adalah angket dengan daftar 27 poin dengan mengangambil populasi peseta didik kelas VIII di SMPN 1 Jatirejo. Jumlah sampel sebesar 136 orang peserta didik dengan teknik simple random sampling di kelas VIII untuk mendapatkan data yang diolah dengan bantuan SPSS versi 25. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa terdapat pengaruh antara motivasi ekstrinsik dan hasil belajar peserta didik kelas VIII. Hal ini terbukti bahwa t hitung sebesar 3,889 > t tabel 1,978, koefisien regresi (b) sebesar 0,437 dan signifikansi 0,010 < 0,05. Bersarnya konstibusi motiivasi ekstrinsik terhadap hasil belajar ditujukkan koefisien determinasi atau R squere dengan hasil 28,6 %, sedangkan sisanya 71,4% dipengaruhi variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.  
Konseling Shalat Dhuha Dalam Membentuk Akhlak Ainur Rofiq
Conseils : Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam Vol. 5 No. 1 (2025): April : Jurnal CONSEILS: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam
Publisher : Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55352/bki.v5i1.2302

Abstract

This study aims is to determine and describe the implementation of dhuha prayer, as a form of moral development and describe the implementation of dhuha prayer as a form of moral development. Dhuha prayer is one type of prayer that is highly recommended to be done consistently by Muslims, dhuha prayer offers many privileges, advantages for Muslims who are consistent in doing it, one of the privileges of this worship is that it can make it easier to get sustenance. This method is a qualitative method, this is a study used to examine objects by providing examples directly, providing examples with slow, moderating reading, and giving examples and attention. Based on the results of this study, it can be concluded that: The application of counseling techniques through Dhuha Prayer can form morals that are embedded in a person so important to realize. In addition to providing teaching in the community, there are activities as habits that are routinely carried out to improve self-quality, personality, and behavior. In carrying out coaching there are inhibiting factors. Supporting factors. Inhibiting factors are divided into external factors and internal factors. External factors from outside such as, rain in the morning and others. Internal factors are factors within a person such as someone is bored in following the implementation, lying and others. In overcoming obstacles all members have worked together well. The method used in following up is adjusted to the obstacles and problems that occur in a person himself. While the influence of carrying out the Dhuha Prayer on a personality that contains moral values, such as being able to create a sense of peace, increase cooperation, respect differences, and strengthen the attitude of istiqomah in a person.