Articles
Local Instructional Theory Topik Dua Tipe Kesalahan dalam Pengujian Hipotesis
Syafriandi Syafriandi;
Ahmad Fauzan;
Lufri Lufri;
Armiati Armiati
JURNAL EKSAKTA PENDIDIKAN (JEP) Vol 5 No 2 (2021): JEP (Jurnal Eksakta Pendidikan)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/jep/vol5-iss2/612
Two types of errors are one of the important topics in hypothesis testing. Studying the two types of errors is not only studying how the procedure determines the probability of making an error, but it is very important to study the theoretical concepts of the two types of errors. To achieve this goal, a learning design is needed that can facilitate students to construct their own concepts of the two types of errors. The learning design developed is local instructional theory resulting from the cyclic process of hypothetical learning trajectory. The type of research used is design research using the model developed by Gravemeijer and Cobb. The test subjects used in this study were students of the Ma thematics Education Study Program, FMIPA UNP who took the Elementary Statistics Course in the July – December 2019 semester. This research resulted in a very practical local instructional theory used to facilitate students in carrying out horizontal and vertical mathematization processes, so that students are able to construct their own concepts of two types of errors in hypothesis testing.
Pengembangan Media Pembelajaran Matematika Interaktif Berbasis Problem Based Learning di Kelas V SDN 22 Duku Kecamatan Koto XI Tarusan
Syafni Gustina Sari;
Ahmad Fauzan;
Armiati Armiati;
Yerizon Yerizon
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5 No 2 (2021): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika: Volume 5 Nomor 2, In press
Publisher : Mathematics Education Study Program
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cendekia.v5i2.771
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum tersedianya media pembelajaran matematika yang interaktif yang bisa digunakan baik secara online maupun secara offline . Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran matematika interaktif berbasis Problem Based Learning di Kelas V SDN 22 Duku Kecamatan Koto XI Tarusan. Jenis penelitian adalah penelitian pengembangan atau Research and Development (R & D) dengan model pengembangannya adalah model pengembangan plomp. Tahapan yang dilakukan pada penelitian ini adalah fase studi pendahuluan, fase pengembangan atau pembuatan prototype dan fase penilaian. Instrumen penelitian ini meliputi lembar validasi yang divalidasi oleh 2 orang ahli dan lembar praktikalitas respon siswa kelas IV SD Negeri 22 Duku sebanyak 21 orang. Berdasarkan hasil penelitian pengembangan media pembelajaran matematika interaktif berbasis berbasis Problem Based Learning di Kelas V SDN 22 Duku Kecamatan Koto XI Tarusan, maka dihasilkan media pembelajaran yang memenuhi kriteria valid dengan persentase 93.7% dan memenuhi kriteria praktis dengan persentase 88.07%. Hal ini menunjukkan media pembelajaran matematika interaktif berbasis berbasis Problem Based Learning di Kelas V SDN 22 Duku Kecamatan Koto XI Tarusan valid dan praktis untuk digunakan dalam pembelajaran matematika khususnya materi hubungan antar satuan panjang untuk siswa kelas IV.
Pengembangan Modul Statistika Berbasis Project Based Learning
Hafizah Delyana;
Ahmad Fauzan;
Armiati Armiati;
Nurhizrah Gistituati;
Ali Asmar
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5 No 3 (2021): Volume 5 Nomor 3 Tahun 2021
Publisher : Mathematics Education Study Program
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cendekia.v5i3.772
Berdasarkan pengalaman peneliti yang telah mengajar statistika selama 4 tahun, diketahui bahwa materi yang digunakan selama ini berupa buku teks yang sulit dipahami. Kemudian hasil wawancara dengan 9 mahasiswa juga diperoleh informasi, secara umum mereka menyatakan kesulitan dalam memahami materi yang ada di buku ajar. Pembelajaran ini menunjukkan bahwa buku ajar yang ada belum efektif dan efisien, serta berdampak pada hasil belajar yang diperoleh siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul statistik berbasis PjBL. Model pengembangan yang digunakan adalah model Plomp. Penelitian ini sampai tahap prototyping phase. Pada fase preliminary research yang dilakukan adalah menganalisis silabus, buku ajar, karakter mahasiswa, dan wawancara dengan dosen mata kuliah statistika. Sedangkan, fase prototyping, merancang bahan ajar dan divalidasi oleh dua validator. Teknik analisis yang digunakan adalah menghitung persentase produk yang dikembangkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata persentase bahan ajar yang dikembangkan pada aspek didaktis, aspek isi, aspek kebahasaan dan aspek tampilan memiliki kriteria sangat valid. Sehingga dapat disimpulkan bahwa bahan ajar yang dihasilkan dalam penelitian ini adalah valid.
Analisis Kemampuan Penalaran Numerik Siswa dalam Menyelesaikan Soal Berbasis Mathematical Cognition di Sekolah Dasar
Arrum Meirisa;
Ahmad Fauzan;
Hendra Syarifuddin;
Yanti Fitria
Jurnal Basicedu Vol 5, No 4 (2021): August Pages 1683- 3000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i4.1240
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan penalaran numerik siswa kelas III SD Negeri 25 Padang dalam menjawab soal yang berbasis mathematical cognition. Subjek peneilitan ini adalah SD Negeri 25 Parupuk Tabing Padang kelas III yang terdiri dari 16 siswa. Instrumen yang digunakan berupa tes dan wawancara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Berdasarkan analisis data dapat disimpulkan bahwa kemampuan penalaran numerik siswa masih rendah dalam menyelesaikan soal berbasis mathematical cognition. Siswa tidak mampu memahami angka dan memberikan alasan mengenai hubungan antar angka.
Pengaruh kemampuan Membaca dan Motivasi Belajar terhadap Pemecahan Soal Matematika di Sekolah Dasar
Mutiara Kumalasari;
Solfema Solfema;
Ahmad Fauzan
Jurnal Basicedu Vol 5, No 2 (2021): April Pages 446-1111
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i2.818
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya motivasi siswa dalam mengikuti pembelajaran dikelas khususnya pada materi matematika dan siswa lebih banyak sibuk dengan aktivitas sendiri saat belajar matematika dikelas. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan aktivitas belajar dan kemampuan berpikir kritis serta hasil belajar siswa kelas V. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan tujuan untuk mendeskripsikan objek penelitian ataupun hasil penelitian. Subjek penelitian ini populasinya adalah seluruh siswa kelas V di SDgugus 2 kecamatan 2 x 11 Kayutanam tahun ajaran 2020/2021. Hasil Uji linieritas menunjukan nilai Fhitung = 1,421 lebih kecil dari Ftabel = 3,06 , dengan sign = 0,120 lebih besar dari 0,05, dengan demikian hipotesis nol diterima dan bentuk regresi dapat dinyatakan linear pada taraf nyata = 0,05, artinya bentuk regresi yang digunakan untuk variabel kemampuan membaca (X1), Motivasi belajar (X2), terhadap Kemampuan Pemecahan soal cerita matematika (Y) dikategorikan linear. Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh kemampuan membaca terhadap kemampuan pemecahan soal cerita matematika siswa, terdapat pengaruh motivasi belajar terhadap kemampuan pemecahan soal cerita matematika siswa, terdapat pengaruh kemampuan membaca dan motivasi belajar terhadap kemampuan pemecahan soal cerita matematika siswa.
Efektivitas Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Course Review Horay dalam Peningkatan Aktivitas dan Hasil Belajar Matematika Siswa Sekolah Dasar
Ellya Novera;
Daharnis Daharnis;
Yeni Erita;
Ahmad Fauzan
Jurnal Basicedu Vol 5, No 6 (2021): December Pages 5001-6500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1723
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas dan hasil belajar siswa menggunakan model kooperatif tipe course review horay. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran kooperatif course review horay pada aktivitas dan hasil belajar matematika siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif bentuk quasy eksperimental design. Populasi dalam penelitian ini merupakan seluruh siswa kelas IV Gugus Bina Budaya Durian Tinggi. Pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling dan pengumpulan data berupa lembar observasi aktivitas siswa dan tes hasil belajar siswa. Adapun uji data aktivitas belajar dianalisis menggunakan chi kuadrat dan dari data hasil belajar siswa berdistribusi normal dan homogen menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan aktivitas siswa dan hasil belajar siswa yang diajar dengan menggunakan model course review horay dengan aktivitas dan hasil belajar siswa yang diajar dengan metode konvensional pada pembelajaran matematika kelas IV SD dengan taraf signifikan 0,05. Berdasarkan hasil penelitian ini disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe course review horay efektif untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas IV SD.
PENERAPAN LOCAL INSTRUCTIONAL THEORY MENGGUNAKAN PENDEKATAN RME UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DI SEKOLAH DASAR
Erni Hastuti;
Ahmad Fauzan
Jurnal Basicedu Vol 3, No 2 (2019): April Pages 263- 849
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (402.161 KB)
|
DOI: 10.31004/basicedu.v3i2.2
Penelitian ini dilakukan berdasarkan masalah yang penulis temukan dilapangan yaitu dimana pembelajaran matematika lebih cendrung diajarkan dengan teacher center tanpa siswa dapat menemukan sendiri konsep matematika yang dipelajari. Tujuan diadakan penelitian yaitu untuk melihat peningkatan hasil belajar siswa dengan menggunakan Local Intructional Theory (LIT) yang dirancang menggunakan pendekatan RME pada materi keliling persegi panjang sehingga guru bisa mencoba bagaimana mengajarkan siswa agar dapat menemukan konsep sendiri pada pembelajaran matematika. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan subjek siswa kelas IV SDN 13 Simpang Haru Kota Padang. Penelitian ini dilakukan dalam tiga tahap, yaitu melakukan eksperimen, bereksperimen di kelas, dan melakukan analisis retrospektif. Data dikumpulkan dengan menggunakan analisis dokumen, observasi, wawancara, catatan lapangan, tes, dan angket. Data yang terkumpul dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa LIT yang dirancang menggunakan pendekatan RME pada materi keliling persegi panjang dapat meningkatkan hasil belajar siswa di kelas IV SDN 13 Simpang Haru.
Pengaruh Pendekatan Realistic Mathematic Education terhadap Pemahaman Konsep dan Disposisi Matematis Siswa Sekolah Dasar
Mardiah Mardiah;
Ahmad Fauzan;
Yanti Fitria;
Hendra Syarifuddin;
Farida F;
Desyandri Desyandri
Jurnal Basicedu Vol 4, No 2 (2020): April, Pages 228-521
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v4i2.340
Artikel ini dilatarbelakangi oleh pembelajaran didominasi oleh guru, sehingga siswa cenderung pasif dan kegiatan menjadi kurang bermakna serta kurang bervariasi. Siswa hanya menerima materi pelajaran dari guru, serta menyelesaikan soal-soal yang diberikan guru. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menggunakan pembelajaran melalui pendekatan RME. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan RME terhadap pemahaman konsep dan disposisi matematis siswa berdasarkan kemampuan awal pada siswa kelas IV Sekolah Dasar. Data penelitian diperoleh dari hasil tes kemampuan awal dan tes akhir berupa soal pemahanan konsep matematis serta angket disposisi matematis. Berdasarkan hasil analisis data uji anova dua arah dan pembahasan yang dilakukan, diperoleh bahwa pemahaman konsep matematika siswa yang memiliki kemampuan awal tinggi berbeda secara signifikan dengan pemahaman konsep matematika siswa yang memiliki kemampuan awal rendah. Pemahaman konsep matematika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan RME berbeda secara signifikan dengan pemahaman konsep matematika siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Tidak terdapat interaksi antara pendekatan RME dan kemampuan awal dalam mempengaruhi pemahaman konsep matematis siswa. Disposisi matematis siswa yang memiliki kemampuan awal tinggi berbeda secara signifikan dengan disposisi matematis siswa yang memiliki kemampuan awal rendah. Disposisi matematis siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan RME berbeda secara signifikan dengan disposisi matematis siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Selain itu, tidak terdapat interaksi antara pendekatan pembelajaran dan kemampuan awal dalam mempengaruhi disposisi matematis siswa.
Pengaruh Pendekatan Open Ended dan Gaya Belajar Siswa terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis
Widya Wanelly;
Ahmad Fauzan
Jurnal Basicedu Vol 4, No 3 (2020): July, Pages 523-774
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v4i3.388
Kemampuan berpikir kreatif siswa kelas IV SD Gugus II Kecamatan Lubuk Basung masih rendah. Hal ini terjadi karena siswa belum terbiasa menyelesaikan permasalahan dengan cara mereka sendiri. Mereka terfokus terhadap penyelesaian yang diberikan oleh guru sehingga siswa sulit untuk mengembangkan ide-ide kreatif dalam menyelesaikan masalah dengan banyak cara. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan pendekatan open ended. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas IV SD gugus II Kecamatan Lubuk Basung Tahun Pelajaran 2019/2020. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas IV di SDN 38 Lubuk Sao sebagai kelas eksperimen dan siswa Kelas IV.a di SDN 63 Surabayo sebagai kelas kontrol. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan diperoleh beberapa kesimpulan, yaitu: kemampuan berpikir kreatif siswa yang diajar dengan pendekatan open ended lebih baik daripada siswa yang diajar dengan pembelajaran konvensional. Kemampuan berpikir kreatif siswa yang bergaya belajar auditorial, visual dan kinestetik yang diajar dengan pendekatan open ended lebih baik dari siswa yang bergaya belajar auditorial, visual dan kinestetik yang diajar dengan pembelajaran konvensional. Tidak terdapat perbedaan kemampuan berpikir kreatif antara gaya belajar auditorial, visual dan kinestetik. Dan tidak terdapat interaksi antara pendekatan pembelajaran dan gaya belajar dalam mempengaruhi kemampuan berpikir kreatif siswa
Desain Pembelajaran Berbasis Mathematical Cognition Topik Mengenal Bilangan untuk Siswa Lamban Belajar di Sekolah Dasar
Wita Tri Yanti;
Ahmad Fauzan
Jurnal Basicedu Vol 5, No 6 (2021): December Pages 5001-6500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1728
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh beberapa permasalaha yang ditemui pada awal penelitian. Hasil studi literatur dan studi pendahuluan menyatakan bahwa, Pembelajaran matematika di SD sangatlah peting terutama toping mengenal bilangan. Ditemukan adanya siswa SD yang dikategorikan lamban belajar kemampuan kepakaan bilangan masih rendah. Oleh sebab itu dirancanglah LIT berbasis Mathematical Cognition yang valid, praktis dan efektif. Jenis penelitian yang digunakan developmental research approach dengan menggunakan Design research yang dikemukakan Gravemeijer & Cobb.subjek uji coba yaitu siswa lamban belajar di Sekolah Dasar 06/III Ambai Atas. Penelitian didukung dengan teknik pengumpulan data berupa analisis dokumen, observasi, wawancara, angket, dan tes. Analisis data dilakukan statistik deskritif. Hasil validi HLT menunjukkan LIT valid yang terlihat dari aspek isi, bahasa didaktik dan penyajian yang sesuai dengan dengan prinsip yang terlihat dari segi kemudahan dalam penggunaan. Keterbacaan siswa dan ketersediaan waktu sehingga siswa lamban belajar dapat melakukan serangkaian aktivitas belajar LIT. LIT berdampak pada kemampuan kepekaan siswa terhadap bilangan. Hal ini terlihat dari kemampuan awal siswa sebelum diberikan intervensi setelah siswa mendapatkan intervensi terlihat adanya perubahan.