Articles
Pengembangan Hypothetical Learning Trajectory Berbasis Realistics Mathematics Education Geometri Transformasi pada Topik Rotasi
Rafki Nasuha Ismail;
Ahmad Fauzan;
Made Arnawa;
Armiati Armiati
Lattice Journal : Journal of Mathematics Education and Applied Vol 1, No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Rumah Jurnal IAIN Bukittinggi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1003.823 KB)
|
DOI: 10.30983/lattice.v1i1.4651
The purpose of this research is to produce a Hypothetical Learning Trajectory for geometric transformation material on the topic of rotation using the context of batik motifs and the Ferris wheel game. The research method used is design research. The learning approach used is Realistic Mathematics Education Indonesia (RME). Hypothetical Learning Trajectory (HLT) was developed from learning activities using the context of batik motifs and the Ferris wheel game. The research subjects were three students of class IX SMPN 7 Bukittinggi. Theoretical development was carried out through designing learning activities with HLT design at the preliminary stage, carrying out one to one activities in teaching experiments and retrospective analysis. Data was collected by observation, interviews, and documentation. After the observations were made, the results of the LKPD work were collected which were given to students, interviewed students. The results obtained from the interview process, students can use the HLT design that was developed because it has a systematic guide sequence to teach the topic of geometric transformation about rotation in the one to one implementation. what is predicted and what is anticipated. So the results of the HLT design for geometric transformation materials on the topic of rotation using the context of batik motifs and the Ferris wheel game are obtained.Tujuan penelitian menghasilkan Hypothetical Learning Trajectory materi transformasi geometri pada topik rotasi menggunakan konteks motif batik dan permainan bianglala. Metode penelitian yang digunakan adalah design research Pendekatan pembelajaran yang digunakan adalah Realisticcs Mathematics Education Indonesia (RME). Hypothetical Learning Trajectory (HLT) dikembangkan dari aktivitas pembelajaran menggunakan konteks motif batik dan permainan bianglala. Subjek penelitian adalah tiga peserta didik kelas IX SMPN 7 Bukittinggi, Pengembangan secara teoritis dilaksanakan melalui perancangan aktivitas pembelajaran dengan desain HLT pada tahap preliminary, melaksanakan kegiatan one to one pada teaching experiment dan restrospective analysis. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Setelah observasi dilakukan maka dikumpulkan hasil pengerjaan LKPD yang diberikan pada peserta didik, mewawancarai peserta didik. Hasil penelitian diperoleh proses wawancara, peserta didik dapat menggunakan desain HLT yang dikembangkan karena memiliki urutan panduan yang sistematis untuk mengajarkan topik transformasi geometri tentang Rotasi pada pelaksanaan one to one menunjukkan bahwa penggunaan konteks motif batik dan permainan bianglala pada desain HLT transformasi geometri tentang Rotasi sesuai antara apa yang diprediksi dan antipasi yang dilakukan. Jadi diperoleh hasil rancangan HLT materi transformasi geometri pada topik rotasi menggunakan konteks motif batik dan permainan bianglala.
PENGEMBANGAN DESAIN PEMBELAJARAN STATISTIKA BERBASIS REALISTIC MATHEMATIC EDUCATION (RME)
Silvia Silvia;
Ahmad Fauzan;
Edwin Musdi;
Elita Zusti Jamaan
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 10, No 4 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (443.569 KB)
|
DOI: 10.24127/ajpm.v10i4.4362
Statistika merupakan ilmu yang banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari, namun peserta didik masih mengalami kesulitan dalam memahami materi statistika. Peserta didik lebih cenderung dikenalkan dengan penggunaan rumus tanpa melibatkan penemuan konsep dari pengalaman peserta didik sehari-hari. Hal tersebut berdampak pada kemampuan penalaran matematis peserta didik yang masih rendah. Kemampuan penalaran matematis merupakan kemampuan yang harus dimiliki peserta didik dalam belajar matematika. Upaya yang harus dilakukan untuk memaksimalkan pembelajaran di sekolah dengan mendesain pembelajaran berbasis Realistic Mathematics Education (RME) yang diimplementasikan dalam buku guru dan buku siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah mendesain alur belajar statistika berbasis RME pada kelas VIII SMP yang valid dan praktis. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode Design Research dengan menggunakan dua model pengembangan yaitu model pengembangan Gravemeijer and Cobb dan model Plomp. Model pengembangan Plomp memiliki tiga fase yaitu preliminary, protopyping, dan assesment yang dikombinasikan dengan tiga fase Gravemeijer & Cobb yaitu preparing for the experiment, conducting the experiment, and retrospective analysis. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII SMPN 2 Siak. Teknik analisis data dalam penelitian ini, data kuantitatif didapatkan melalui angket, sedangkan data kualitatif dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan catatan lapangan serta soal tes akhir. Hasil dari penelitian ini adalah peserta didik mampu menemukan konsep statistika dari buku peserta didik berbasis RME. Hasil penelitian menenjukkan desain pembelajaran statistika berbasis RME untuk meningkatkan kemampuan penalaran matematis sudah valid dan praktis.
The Effect of Realistic Mathematics Education Approach on Mathematical Problem Solving Ability
Reri Seprina Anggraini;
Ahmad Fauzan
Edumatika : Jurnal Riset Pendidikan Matematika Vol. 3 No. 2 (2020): November 2020, Edumatika : Jurnal Riset Pendidikan Matematika
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Kerinci
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (198.23 KB)
|
DOI: 10.32939/ejrpm.v3i2.595
Abstract. The improvement of mathematical problem-solving ability was the aim of this study through the application of the Realistic Mathematics Education approach compared to conventional learning according to the students' self-efficacy level. This study used a quasi-experimental study with a static group design conducted in eighth-grade students at SMP Negeri 1 Kerinci and SMP Negeri 5 Kerinci. Data collected through the questionnaire to determine students’ self-efficacy level and the test of students’ mathematical problem-solving abilities. The hypothesizes was tested using a t-test. The results showed that students’ mathematical problem-solving abilities who learned using the RME approach were higher than students’ abilities who learned using conventional learning. In addition, the mathematical problem-solving abilities of students who have low self-efficacy who learned using the RME approach were higher than those who learned using conventional learning. Abstrak. Peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis menjadi tujuan penelitian ini melalui penerapan pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) yang dibandingkan dengan kelas yang menerapkan pembelajaran konvensional menurut tingkat self-efficacy siswa. Penelitian ini menggunakan penelitian kuasi eksperimen dengan desain static group design yang dilaksanakan di kelas VIII pada SMP Negeri 1 Kerinci dan SMP Negeri 5 Kerinci. Data dikumpulkan melalui angket untuk menentukan tingkat self-efficacy dan tes kemampuan pemecahan masalah matematis. Hipotesis diuji dengan menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang belajar menggunakan pendekatan RME lebih tinggi daripada siswa yang belajar menggunakan pembelajaran konvensional, dan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang memiliki self-efficacy rendah yang belajar dengan menggunakan pendekatan RME lebih tinggi daripada yang belajar dengan menggunakan pembelajaran konvensional.
The Development of Learning Device Based on Cognitive Conflict to Improve Mathematics Problem Solving Skills for Students in Madrasah Tsanawiyah
Silvia Rahayu;
Ahmad Fauzan;
Yerizon Yerizon;
I Made Arnawa
Jurnal Gantang Vol 7 No 1 (2022): Jurnal Gantang
Publisher : Universitas Maritim Raja Ali Haji
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (330.404 KB)
|
DOI: 10.31629/jg.v7i1.4416
According to the National Council of Mathematics Teachers (NCTM) 2005, Mathematics is a means of problem-solving. NCTM also emphasizes that problem solving cannot be separated from learning Mathematics because problem-solving is an integral part of learning Mathematics. This study aims to improve the mathematical problem-solving ability of students in the Madrasah Tsanawiyah by using a cognitive conflict-based learning model. The subjects of this study were students of class VII Madrasah Tsanawiyah. This type of research is development research. Data collection was carried out in 3 stages, the investigation stage, the prototype phase, and the assessment phase as the level of implementation and achievement in using the cognitive conflict-based learning model. The instruments used in this study were in the form of interview guidelines, questionnaires, and observation sheets. The data analysis carried out is the analysis of data on the validity, practicality, and effectiveness of learning tools. The results of problem-solving abilities can be seen from the results of students' final tests in each meeting which always increase. Based on the study's results, it can be concluded that Cognitive Conflict-based mathematics learning tools can improve students' mathematical problem-solving abilities.
Analisis Kemampuan Penalaran Numerik Siswa dalam Menyelesaikan Soal Berbasis Mathematical Cognition di Sekolah Dasar
Arrum Meirisa;
Ahmad Fauzan;
Hendra Syarifuddin;
Yanti Fitria
Jurnal Basicedu Vol 5, No 4 (2021): August Pages 1683- 3000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i4.1240
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan penalaran numerik siswa kelas III SD Negeri 25 Padang dalam menjawab soal yang berbasis mathematical cognition. Subjek peneilitan ini adalah SD Negeri 25 Parupuk Tabing Padang kelas III yang terdiri dari 16 siswa. Instrumen yang digunakan berupa tes dan wawancara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Berdasarkan analisis data dapat disimpulkan bahwa kemampuan penalaran numerik siswa masih rendah dalam menyelesaikan soal berbasis mathematical cognition. Siswa tidak mampu memahami angka dan memberikan alasan mengenai hubungan antar angka.
Pengembangan Hypothectial Learning Trajectory Topik Pola Bilangan Berbasis Realistic Mathematic Education
Eka Pasca Suryabayu;
Ahmad Fauzan;
Armiati Armiati
Lattice Journal : Journal of Mathematics Education and Applied Vol 1, No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30983/lattice.v1i1.4634
This study aims to produce a Hypothetical Learning Trajectory (HLT) in helping students understand the concept of number patterns. The research method used is design research. The research is focused on designing HLT which is validated, revised and tested one-to-one for students. Research data were collected through observation, interviews, and analysis of student answers. The instruments used are HLT and student worksheets using the Realistic Mathematics Education (RME) approach through literature study. The collected data were collected and analyzed qualitatively. This research was conducted at the Non-Formal Education Program Package A level 2, involving 3 students with high, medium and low ability levels. The results of the analysis show that students with medium and high abilities can understand the material quite well, while students with low abilities have difficulty understanding the problems given. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan Hypothetical Learning Trajectory (HLT) dalam membantu peserta didik dalam memahami konsep pola bilangan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian desain. Penelitian difokuskan untuk merancang HLT yang divalidasi, direvisi dan diujicobakan secara one-to-one kepada peserta didik. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan analisis jawaban peserta didik. Instrument yang digunakan berupa HLT dan lembar kerja peserta didik dengan menggunakan pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) melalui studi literature. Data yang dikumpulkan dikumpulkan dianalisis secara kualitatif. Penelitian ini dilakukan pada Pendidikan Non Formal Program Paket A tingkat 2, dengan melibatkan 3 orang peserta didik dengan tingkat kemampuan tinggi, sedang dan rendah. Hasil analisis menunjukkan bahwa peserta didik dengan kemampuan sedang dan tinggi dapat memahami materi cukup baik, sedangkan peserta didik kemampuan rendah mengalami kesulitan dalam memahami masalah yang diberikan.
Pengembangan Hypothetical Learning Trajectory Berbasis Realistics Mathematics Education Geometri Transformasi pada Topik Rotasi
Rafki Nasuha Ismail;
Ahmad Fauzan;
Made Arnawa;
Armiati Armiati
Lattice Journal : Journal of Mathematics Education and Applied Vol 1, No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30983/lattice.v1i1.4651
The purpose of this research is to produce a Hypothetical Learning Trajectory for geometric transformation material on the topic of rotation using the context of batik motifs and the Ferris wheel game. The research method used is design research. The learning approach used is Realistic Mathematics Education Indonesia (RME). Hypothetical Learning Trajectory (HLT) was developed from learning activities using the context of batik motifs and the Ferris wheel game. The research subjects were three students of class IX SMPN 7 Bukittinggi. Theoretical development was carried out through designing learning activities with HLT design at the preliminary stage, carrying out one to one activities in teaching experiments and retrospective analysis. Data was collected by observation, interviews, and documentation. After the observations were made, the results of the LKPD work were collected which were given to students, interviewed students. The results obtained from the interview process, students can use the HLT design that was developed because it has a systematic guide sequence to teach the topic of geometric transformation about rotation in the one to one implementation. what is predicted and what is anticipated. So the results of the HLT design for geometric transformation materials on the topic of rotation using the context of batik motifs and the Ferris wheel game are obtained.Tujuan penelitian menghasilkan Hypothetical Learning Trajectory materi transformasi geometri pada topik rotasi menggunakan konteks motif batik dan permainan bianglala. Metode penelitian yang digunakan adalah design research Pendekatan pembelajaran yang digunakan adalah Realisticcs Mathematics Education Indonesia (RME). Hypothetical Learning Trajectory (HLT) dikembangkan dari aktivitas pembelajaran menggunakan konteks motif batik dan permainan bianglala. Subjek penelitian adalah tiga peserta didik kelas IX SMPN 7 Bukittinggi, Pengembangan secara teoritis dilaksanakan melalui perancangan aktivitas pembelajaran dengan desain HLT pada tahap preliminary, melaksanakan kegiatan one to one pada teaching experiment dan restrospective analysis. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Setelah observasi dilakukan maka dikumpulkan hasil pengerjaan LKPD yang diberikan pada peserta didik, mewawancarai peserta didik. Hasil penelitian diperoleh proses wawancara, peserta didik dapat menggunakan desain HLT yang dikembangkan karena memiliki urutan panduan yang sistematis untuk mengajarkan topik transformasi geometri tentang Rotasi pada pelaksanaan one to one menunjukkan bahwa penggunaan konteks motif batik dan permainan bianglala pada desain HLT transformasi geometri tentang Rotasi sesuai antara apa yang diprediksi dan antipasi yang dilakukan. Jadi diperoleh hasil rancangan HLT materi transformasi geometri pada topik rotasi menggunakan konteks motif batik dan permainan bianglala.
Pengaruh kemampuan Membaca dan Motivasi Belajar terhadap Pemecahan Soal Matematika di Sekolah Dasar
Mutiara Kumalasari;
Solfema Solfema;
Ahmad Fauzan
Jurnal Basicedu Vol 5, No 2 (2021): April Pages 446-1111
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i2.818
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya motivasi siswa dalam mengikuti pembelajaran dikelas khususnya pada materi matematika dan siswa lebih banyak sibuk dengan aktivitas sendiri saat belajar matematika dikelas. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan aktivitas belajar dan kemampuan berpikir kritis serta hasil belajar siswa kelas V. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan tujuan untuk mendeskripsikan objek penelitian ataupun hasil penelitian. Subjek penelitian ini populasinya adalah seluruh siswa kelas V di SDgugus 2 kecamatan 2 x 11 Kayutanam tahun ajaran 2020/2021. Hasil Uji linieritas menunjukan nilai Fhitung = 1,421 lebih kecil dari Ftabel = 3,06 , dengan sign = 0,120 lebih besar dari 0,05, dengan demikian hipotesis nol diterima dan bentuk regresi dapat dinyatakan linear pada taraf nyata = 0,05, artinya bentuk regresi yang digunakan untuk variabel kemampuan membaca (X1), Motivasi belajar (X2), terhadap Kemampuan Pemecahan soal cerita matematika (Y) dikategorikan linear. Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh kemampuan membaca terhadap kemampuan pemecahan soal cerita matematika siswa, terdapat pengaruh motivasi belajar terhadap kemampuan pemecahan soal cerita matematika siswa, terdapat pengaruh kemampuan membaca dan motivasi belajar terhadap kemampuan pemecahan soal cerita matematika siswa.
PENERAPAN LOCAL INSTRUCTIONAL THEORY MENGGUNAKAN PENDEKATAN RME UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DI SEKOLAH DASAR
Erni Hastuti;
Ahmad Fauzan
Jurnal Basicedu Vol 3, No 2 (2019): April Pages 263- 849
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v3i2.2
Penelitian ini dilakukan berdasarkan masalah yang penulis temukan dilapangan yaitu dimana pembelajaran matematika lebih cendrung diajarkan dengan teacher center tanpa siswa dapat menemukan sendiri konsep matematika yang dipelajari. Tujuan diadakan penelitian yaitu untuk melihat peningkatan hasil belajar siswa dengan menggunakan Local Intructional Theory (LIT) yang dirancang menggunakan pendekatan RME pada materi keliling persegi panjang sehingga guru bisa mencoba bagaimana mengajarkan siswa agar dapat menemukan konsep sendiri pada pembelajaran matematika. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan subjek siswa kelas IV SDN 13 Simpang Haru Kota Padang. Penelitian ini dilakukan dalam tiga tahap, yaitu melakukan eksperimen, bereksperimen di kelas, dan melakukan analisis retrospektif. Data dikumpulkan dengan menggunakan analisis dokumen, observasi, wawancara, catatan lapangan, tes, dan angket. Data yang terkumpul dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa LIT yang dirancang menggunakan pendekatan RME pada materi keliling persegi panjang dapat meningkatkan hasil belajar siswa di kelas IV SDN 13 Simpang Haru.
Efektivitas Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Course Review Horay dalam Peningkatan Aktivitas dan Hasil Belajar Matematika Siswa Sekolah Dasar
Ellya Novera;
Daharnis Daharnis;
Yeni Erita;
Ahmad Fauzan
Jurnal Basicedu Vol 5, No 6 (2021): December Pages 5001-6500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1723
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas dan hasil belajar siswa menggunakan model kooperatif tipe course review horay. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran kooperatif course review horay pada aktivitas dan hasil belajar matematika siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif bentuk quasy eksperimental design. Populasi dalam penelitian ini merupakan seluruh siswa kelas IV Gugus Bina Budaya Durian Tinggi. Pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling dan pengumpulan data berupa lembar observasi aktivitas siswa dan tes hasil belajar siswa. Adapun uji data aktivitas belajar dianalisis menggunakan chi kuadrat dan dari data hasil belajar siswa berdistribusi normal dan homogen menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan aktivitas siswa dan hasil belajar siswa yang diajar dengan menggunakan model course review horay dengan aktivitas dan hasil belajar siswa yang diajar dengan metode konvensional pada pembelajaran matematika kelas IV SD dengan taraf signifikan 0,05. Berdasarkan hasil penelitian ini disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe course review horay efektif untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas IV SD.