Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

A Place-Based Approach to Urban Policy: Reflections from the Prodamas Program in Kediri, Indonesia Tauran, T.; Latip, Abdul Rahman Abdul
The Journal of Society and Media Vol. 9 No. 1 (2025): Social Media Bridged the Gap
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jsm.v9n1.p320-341

Abstract

In the context of rising urban inequality, this article explores the potential of place-based approaches to urban development, using the Prodamas program in Kediri, Indonesia, as a case study. Prodamas is a city-funded initiative that allocates direct funding to neighborhood units (RT) to enable communities to plan and implement development projects tailored to their specific socio-spatial contexts. This study analyzes policy documents and empirical research on Prodamas, illustrating how it applies place-based principles within a decentralized governance framework in the Global South. It offers insights into how this hyperlocal policy mechanism operates effectively, emphasizing the roles of participatory mechanisms, administrative coordination, and institutional adaptation. Prodamas helps people get involved in their community, encourages cooperation between different sectors, and supports local ideas for urban development. This empowers the community in shaping their urban environment. However, it faces governance challenges like limited community capacity, regulatory rigidity, and political vulnerability.. This paper argues that long-term and scalable place-based initiatives require financial commitment and an institutional ecosystem that fosters adaptive learning and power sharing. It deepens the theoretical and practical discourse on how place-based strategies can advance effective and equitable urban governance in complex and decentralized situations.  
PELATIHAN PERANCANGAN PROGRAM DI DESA ALASGUNG KECAMATAN SUGIHWARAS KABUPATEN BOJONEGORO Hidayat, Melda Fadiyah; Rahaju , Tjitjik; Tauran, Tauran; Aktiva Oktariyanda, Trenda; Kurniawan, Badrudin; Agustyas Putri, Novia; Shafinaz Sukardi, Salsa Izza
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.24721

Abstract

Berdasarkan Renstra Kementerian Desa, Transmigrasi, dan Daerah Tertinggal menyatakan bahwa isu strategis yang masih menjadi permasalahan salah satunya adalah kurangnya kapasitas sumberdaya manusia perdesaan yang unggul. Selain itu, Diantara potensi sumberdaya manusia pedesaan adalah kelompok perempuan. Hal ini sejalan dengan sasaran rencana pembangunan yang terdapat dalam dalam RPJM 2005-2025 adalah meningkatkan kualitas sumber daya manusia termasuk peran perempuan dalam pembangunan. Permasalahan yang ada adalah lemahnya partisipasi perempuan yang kurang di dalam kebijakan publik khusunya dalam perencanaan pembangunan desa. Minimnya peran kelompok perempuan dalam kebijakan publik terlihat mulai dari proses perencanaan hingga proses evaluasi kebijakan. Metode yang diterapkan dalam Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah dalam bentuk pemberian pelatihan yang bersifat teori dan praktek kepada kelompok perempuan dan aparatur pemerintah Desa Alasagung, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Pemberian pelatihan bersifat teori di lakukan dengan metode ceramah. Berdasarkan hasil pretest dan post test yang didapatkan jika , Nilai mean, minimum, maksimum, dan modus mengalami peningkatan. Pertama mean, rata-rata nilai partisipan naik dari 43 menjadi 55. Kedua minimum, nilai minimum partisipan naik dari 15 menjadi 25. Ketiga maksimum, nilai maksimum partisipan naik dari 60 menjadi 70. Dan Keempat adalah modus, nilai paling banyak muncul sebelum pretes adalah 45 sedangkan saat ini adalah 65. Melalui pengukuran mean, min, maks, modus, terlihat bahwa tingkat kemampuan partisipan meningkat. Partisipan memahami materi-materi yang sudah disampaikan oleh pemateri.
PEMBENTUKAN PROVINSI MADURA DALAM PERSPEKTIF KEBIJAKAN PUBLIK Tauran, Tauran; Rahaju, Tjitjik; Raditya, Ardhie; Pradana, Galih W.
Cakrawala Vol. 11 No. 1: Juni 2017
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32781/cakrawala.v11i1.9

Abstract

Kajian ini bertujuan mengidentifikasi dan mendeskripsikan wacana pembentukan Provinsi Madura berdasarkan pendekatan kebijakan publik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan studi dokumentasi. Para informan penelitian meliputi para kepala daerah dan jajaran pimpinan di bawahnya, tokoh agama, kalangan akademisi dari dua kampus ternama di Madura (Universitas Trunojoyo Madura dan Universitas Madura), dan Panitia Persiapan Pembentukan Provinsi Madura (P4M). Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan teknik analisis data interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa wacana pembentukan provinsi Madura belum memenuhi berbagai persyaratan secara memadai. Baik persyaratan material kewilayahan, potensi anggaran, sumber daya manusia, dan pengelolaan sumber daya alamnya. Selain itu, komitmen kelompok elit baik pemerintah dan tokoh masyarakat menindaklanjuti wacana provinsi Madura masih belum solid dan massif hingga menyentuh akar rumput. Sementara, pemerintah Jawa Timur yang dapat melakukan langkah normatifguna mendorong terbentuknya provinsi Madura masih menunggu berbagai persyaratan pembentukan daerah baru dilengkapi terlebih dahulu. Berbagai kondisi ini membuat pembentukan provinsi Madura tampaknya sulit diwujudkan dalam waktu dekat, kecuali terdapat gerakan terobosan dari berbagai pihak yang berkepentingan bagi masa depan Madura.
Analisis Formulasi Kebijakan Program Revitalisasi Pasar Besar Kota Pasuruan Tahun 2022 Mariana Irbach Khonsa R; Tauran Tauran; Indah Prabawati; Ahmad Nizar Hilmi
Jurnal Hukum, Administrasi Publik dan Negara Vol. 3 No. 1 (2026): Januari: Jurnal Hukum, Administrasi Publik dan Negara
Publisher : Asosiasi Peneliti Dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/hukum.v3i1.919

Abstract

This study aims to analyze the policy formulation process for the Pasar Besar revitalization program in Pasuruan City, focusing on the stages involved in policy formulation. This study uses a descriptive qualitative approach with interviews with informants and documentation. The results of the study reveal that the Pasar Besar revitalization policy formulation process does not fully conform to the four ideal stages. Of the four stages that should be followed: problem formulation, agenda process, alternative formulation, and policy determination, only two stages were carried out by policy makers in policy formulation, namely problem definition and policy determination. The results of the study reveal that at the problem definition stage, the Department of Industry and Trade defines the main problem as damage and unsuitability of market facilities and infrastructure, which has reached 70 percent, thus not complying with the Indonesian National Standard (SNI) for traditional markets. At the policy-making stage, the program is established and implemented through the 2022 Regional Work Plan (RKPD) of the Department of Industry and Trade, with funding provided through financial assistance to the provincial government. Several issues related to the market revitalization program policy formulation process include: the need to expand policy alternatives into several alternative options, such as considering partial or total market revitalization, and the need for alternative marking, such as gradual revitalization or making small but consistent improvements.
Implementasi Kebijakan Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Kota Mojokerto Ramadhan, Rizky Bagus; T, Tauran; Prabawati, Indah; Hilmi, Ahmad Nizar
Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Vol 3, No 7 (2026): February 2026
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18433169

Abstract

Digital Population Identity (Identitas Kependudukan Digital/IKD) is a national policy aimed at supporting the digital transformation of population administration to improve the quality of public services. This study aims to analyze the implementation of the IKD policy in Mojokerto City using the policy implementation framework of Van Meter and Van Horn. This research employs a qualitative descriptive approach, with data collected through observation, interviews, and documentation, and analyzed using the Miles and Huberman model. The results indicate that the implementation of IKD has been carried out but has not yet been optimal. Policy standards and objectives have been clearly established; however, the achievement of IKD activation targets has not met the predetermined goals. Human resources and infrastructure are relatively adequate, but technical problems in the application and low levels of digital literacy among the community remain challenges. Policy socialization has not reached all segments of society evenly. These findings suggest that the success of IKD implementation is influenced not only by clear standards and sufficient resources, but also by implementers’ disposition and the social readiness of the target community.
Implementasi Program Penyediaan dan Pengembangan Sarana dan Prasarana Pertanian di Desa Sukodadi Kecamatan Sukodadi Kabupaten Lamongan Salsa Izza Shafinaz Sukardi; Tauran Tauran; Tjitjik Rahaju; Indah Prabawati
RISOMA : Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): Januari: RISOMA : Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan
Publisher : Asosiasi Ilmuwan Pendidikan, Sosial, dan Humaniora Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/risoma.v4i1.1507

Abstract

The agricultural sector is a vital pillar in maintaining food security and enhancing the livelihoods of rural communities. In an effort to improve agricultural productivity, the Government of Lamongan Regency, through the Food Security and Agriculture Agency (DKPP), has implemented the Agricultural Facilities and Infrastructure Provision and Development Program. This program is designed to strengthen agricultural production capacity by supporting the availability of farming machinery, improving irrigation networks, and developing farm access roads. Despite its strategic importance, the program’s implementation continues to encounter various obstacles, including constrained budget availability, unequal distribution of agricultural facilities, reliance on rain-fed irrigation systems, substandard farm road infrastructure, and limited intensity of agricultural extension services. This research aims to examine the implementation of the Agricultural Facilities and Infrastructure Provision and Development Program in Sukodadi Village, Sukodadi District, Lamongan Regency. The study adopts a qualitative descriptive approach, utilizing data collected through in-depth interviews, direct field observations, and document review. Analysis is conducted using the Van Meter and Van Horn policy implementation framework, which emphasizes six key variables: policy standards and objectives, resource adequacy, characteristics of implementing organizations, inter-organizational communication, implementer disposition, and social, economic, and political conditions. The results reveal that although policy standards and objectives are well defined, program execution remains suboptimal due to limited resources and insufficient institutional support at the operational level. Consequently, stronger coordination among implementing actors and improved resource optimization are necessary to achieve more effective and sustainable agricultural development outcomes.
Evaluasi Program Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) Astrella Vanindya Sheren; Annisa Hangesti Prihaningrum; Beryl Shira Filiandri; Risma Tria Syahrani; Tauran Tauran; Wilda Sumarsyah
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v7i3.916

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan Program Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) di Universitas Negeri Surabaya menggunakan kriteria evaluasi OECD Development Assistance Committee (OECD-DAC) yang meliputi enam dimensi: relevansi, koherensi, efektivitas, efisiensi, dampak, dan keberlanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis evaluasi on-going, yang dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi non-partisipatif, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari pengelola program KIP-K di tingkat universitas serta mahasiswa penerima bantuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program KIP-K memiliki relevansi yang tinggi terhadap kebutuhan mahasiswa dari keluarga kurang mampu, dibuktikan dengan besarnya jumlah pengusul bantuan dibandingkan kuota yang tersedia. Program ini juga selaras dengan kebijakan pemerintah dalam memperluas akses pendidikan tinggi dan mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan. Meskipun demikian, implementasi program masih menghadapi sejumlah kendala, antara lain ketidaktepatan sasaran penerima yang mencapai sekitar 30%, keterlambatan pencairan bantuan, belum terintegrasinya sistem informasi antara unit pengelola, serta keterbatasan sumber daya manusia. Program ini terbukti memberikan dampak positif terhadap keberlangsungan studi, motivasi akademik, dan kondisi sosial mahasiswa penerima, namun keberlanjutannya masih memerlukan penguatan pada aspek tata kelola, validasi data, transparansi informasi, dan koordinasi dengan pemerintah pusat. Penelitian ini merekomendasikan penguatan sistem verifikasi data, penyederhanaan prosedur administrasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia pengelola program, serta evaluasi program secara berkala dan menyeluruh.
Evaluasi Program Bus Wisata Heritage Bandar Grissee Dalam Mendukung Pengembangan Wisata Heritage Gresik Nurhayati Nurhayati; Ahmad Zaki; Oktavia Kurnia Ramadhani; Nia Nur Qur’any Agustin; Tauran Tauran; Wilda Sumarsyah
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.9212

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi Program Bus Wisata Heritage Bandar Grissee dalam mendukung pengembangan destinasi wisata warisan di Kabupaten Gresik. Program ini disusun sebagai inovasi dalam layanan publik untuk meningkatkan aksesibilitas di antara destinasi wisata heritage yang terdapat di wilayah Bandar Grissee. Penelitian ini menggunakan pendekatan evaluasi resmi dengan jenis evaluasi formatif serta merujuk pada enam kriteria evaluasi kebijakan yang diajukan oleh William N. Dunn, yaitu efektivitas, efisiensi, kecukupan, pemerataan, responsivitas, dan akurasi. Metode penelitian yang diterapkan adalah kualitatif deskriptif dengan menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa program tersebut telah membawa dampak positif terhadap kenaikan jumlah pengunjung dan kemudahan akses layanan wisata. Namun, pelaksanaan program masih mengalami berbagai tantangan, seperti jumlah armada yang terbatas, digitalisasi layanan yang belum maksimal, efisiensi operasional yang rendah, serta aksesibilitas yang belum merata untuk kelompok rentan dan lokasi dengan infrastruktur jalan yang sempit. Secara keseluruhan, Program Bus Wisata Heritage Bandar Grissee dianggap efektif dan relevan sebagai solusi transportasi wisata heritage, namun masih membutuhkan pengembangan dalam aspek integrasi layanan, peningkatan kapasitas armada, penerapan sistem digital, dan penguatan konsep mobilitas wisata yang inklusif serta berkelanjutan agar tujuan pengembangan pariwisata lokal dapat dicapai secara optimal.  
EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN BLENDED LEARNING MENGGUNAKAN APLIKASI KIPIN DI SMA LABSCHOOL UNESA 1 SURABAYA Nabila Rizky Ananda; Eka Putri Aryanti; Nesa Indira Putri; Dhea Ananta Sindi Fabila; Ferdian Satria Eka Permana; Ardiansyah Ardiansyah; Tauran Tauran
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v6i3.11366

Abstract

This study aims to evaluate the effectiveness of the blended learning method utilizing the KIPIN application at SMA Labschool Unesa 1 Surabaya. The research method used was descriptive qualitative, with data collection through observation, interviews, questionnaires, and documentation. The findings indicate that the use of KIPIN-based blended learning has a positive impact on the teaching and learning process, particularly in improving material accessibility, student learning independence, and efficiency in terms of time and costs. Students can access materials anytime and anywhere and have the opportunity to review learning independently. However, the effectiveness of this application is not evenly distributed among all students, due to obstacles such as differences in digital literacy skills, learning motivation, and student discipline. The role of educators remains a key element in the success of the learning process, particularly in providing guidance, encouragement, and reinforcement of understanding. Therefore, optimizing the use of educational technology requires support from various aspects, including human resource readiness and appropriate learning strategies. ABSTRAK Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi keefektifan metode pembelajaran blended learning yang mengandalkan aplikasi KIPIN di SMA Labschool Unesa 1 Surabaya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan cara pengumpulan data melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan blended learning berbasis KIPIN memiliki pengaruh positif terhadap proses belajar mengajar, terutama dalam meningkatkan aksesibilitas materi, kemandirian belajar peserta didik, serta efisiensi dalam waktu dan biaya kegiatan belajar. Siswa dapat mengakses materi kapan pun dan di mana pun, serta memiliki peluang untuk mengulang pembelajaran secara mandiri. Namun, efektivitas aplikasi ini belum merata di antara semua siswa, karena terdapat kendala seperti perbedaan kemampuan literasi digital, motivasi belajar, dan disiplin siswa. Peran pendidik tetap menjadi elemen kunci dalam keberhasilan proses belajar, terutama dalam memberikan panduan, dorongan, dan penguatan pemahaman. Oleh karena itu, pengoptimalan pemanfaatan teknologi pendidikan memerlukan dukungan dari berbagai aspek, baik dalam kesiapan sumber daya manusia maupun strategi pembelajaran yang sesuai.   
Evaluasi Program Padat Karya Produksi Paving Dalam Pengentasan Kemiskinan: Studi Di Kelurahan Siwalankerto Oktavia Rahmadani; Latifatil Auniyah; Afida Ayu Azalia; Tauran Tauran; Sumarsyah Sumarsyah
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.705

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menilai pelaksanaan Program Padat Karya Produksi Paving dalam upaya pengurangan kemiskinan di Kelurahan Siwalankerto, Kota Surabaya. Program ini adalah salah satu usaha pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan menciptakan lapangan kerja serta memberdayakan ekonomi yang berbasis pada tenaga kerja lokal. Penelitian ini mengaplikasikan pendekatan kualitatif dengan tipe penelitian evaluasi formal, serta merujuk pada enam kriteria evaluasi OECD, yaitu relevansi, konsistensi, efektivitas, efisiensi, dampak, dan keberlanjutan. Informasi didapatkan melalui pengamatan, interaksi, dan arsip. Temuan penelitian menunjukkan bahwa program ini sesuai dengan kebutuhan masyarakat, sejalan dengan kebijakan pemerintah, serta cukup efisien dan efektif dalam mencapai tujuan program. Selain itu, program ini memiliki efek positif dalam meningkatkan pendapatan dan menyerap tenaga kerja. Akan tetapi, dalam hal keberlanjutan, program masih menemui tantangan berupa ketergantungan pada pemerintah dan terbatasnya sarana produksi. Oleh sebab itu, dibutuhkan usaha untuk memperkuat kemandirian program, meningkatkan mutu sarana dan prasarana, serta memperluas jaringan pemasaran agar program dapat beroperasi lebih optimal dan berkelanjutan.
Co-Authors Afida Ayu Azalia Agustyas Putri, Novia Ahmad Nizar Hilmi Ahmad Nizar Hilmi Ahmad Zaki Amalia, Ikhlasul Anggita Nanda Ayu Kusuma Annisa Hangesti Prihaningrum ARDHIE RADITYA Ardiansyah Ardiansyah Astrella Vanindya Sheren Auryn Rifa Yasa Badrudin Kurniawan Beryl Shira Filiandri deby febriyan eprilianto Deby Febriyan Eprilianto Dhea Ananta Sindi Fabila Eka Putri Aryanti eva hany fanida Febriani, Alycia Putri Ferdian Satria Eka Permana Ferlita Salsabila Dwiyanti Firre An Suprapto Fitrotun Niswah Fitrotun Niswah Galih W. Pradana Galuh Refal Tianta Hanna Tabita Hasianna Silitonga HERU PURNAWAN Hilman Rizkillah Sya'bi Hilmi, Ahmad Nizar Ikmila Syafah Putri Fananiyah Indah Prabawati INDAH PRABAWATI Indah Prabawati Indah Prabawati Intan Nacwa ‘Ainauz Zahro’ Karina Putri Wahyudin Kharisma Ilmi Alawy Wahbiyah Latifatil Auniyah Latip, Abdul Rahman Abdul Levina Linadi Lianna, Irma Luci Fransiska M. Faikul Imam M. Faiqul Ashfa M. Noer Falaq Al Amin Mariana Irbach Khonsa R Martintje Maria Hukubun Meirinawati Meirinawati Melanika Netta Anggraini Melda Fadiyah Hidayat, Melda Fadiyah Mufidah, Nabila Haninda Muhammad Daffa Radja Perkasa Nabila Rizky Ananda Naila Afilliya Nesa Indira Putri Nia Nur Qur’any Agustin Noviyanto, Hernowo Nuraini, Diana Alfi Nurhayati Nurhayati Oktavia Kurnia Ramadhani Oktavia Rahmadani Prabawati, Indah Pradana, Galih W. Purba, Iman Pasu Purba, Iman Pasu Marganda Hadiarto Putri Nendi Kirani Rahaju , Tjitjik Ramadhan, Rizky Bagus Ratnasari Dewi Faradilla Rayshya Chauliya Nadina Putri Risma Tria Syahrani Robi’atul Adawiyah Sahiddna As Shidiq Putri Argananto Salsa Izza Shafinaz Sukardi Shafinaz Sukardi, Salsa Izza Sintya Pramitasari Suci Megawati suci megawati Suci Megawati Suci Megawati Sumarsyah Sumarsyah Tjitjik Rahaju Tjitjik Rahaju Trenda Aktiva Oktariyanda Trenda Aktiva Oktariyanda Wardhana, Muhammad Fiqih Samudera Widianti, Alifia Wijaya, Ade Naufit Wilda Sumarsyah Wilda Sumarsyah Yoan Wandan Sari Zharfan, Qays Atsila Zidni Muntaha Ridho