Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Adab Siswa Mengikuti Program Tahfidzul Qur’an Di MTsN 5 Agam Wenita Saputri; Charles Charles; Afrinaldi Afrinaldi; Muhiddinur Kamal
PUSTAKA: Jurnal Bahasa dan Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2023): April : Jurnal Bahasa dan Pendidikan
Publisher : BADAN PENERBIT STIEPARI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56910/pustaka.v3i2.480

Abstract

The background of this research is that some students who memorize the Qur'an are people who have good manners, because adab can affect the character and attitude of students whose learning of the Koran already reflects people who are very meaningful with regard to aspects of behavior. a person both personally and in relation to his social aspects. This type of research is a descriptive qualitative research that describes the adab of students participating in the Tahfidzhul Qur'an Program at MTsN 5 Agam. In collecting data researchers used observation techniques, interviews and documentation. Meanwhile, to analyze it, the researcher uses data reduction, data presentation and conclusion drawing. Based on the research results to data processing, it was found that the etiquette of students who took part in the Tahfidzhul Qur'an activity program already reflected students who had good manners. Students always remember Allah SWT and never forget it, always obey and never do things that are prohibited by Allah SWT, and also always pay attention to Allah. Students always reflect someone who has good manners. It can also be seen that students always make their intentions sincere only because of Allah SWT., and also have an attitude that reflects someone who memorizes the Qur'an who is always polite, polite and respectful to his teacher.
KREATIVITAS GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN SAAT NEW NORMAL DI SMPN 3 BONJOL Suciani Seprita; Muhiddinur Kamal; Charles Charles; Arifmiboy Arifmiboy
PUSTAKA: Jurnal Bahasa dan Pendidikan Vol. 3 No. 3 (2023): Juli : Jurnal Bahasa dan Pendidikan
Publisher : BADAN PENERBIT STIEPARI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56910/pustaka.v3i3.618

Abstract

Alasan penulis mengangkat permasalahan ini menjadi karya ilmiah berbentuk skripsi karena penulis menemukan bahwa dalam penggunaan media pembelajaran saat new normal guru Pendidikan Agama Islam sudah kreatif namun masih ada kendala-kendala yang dihadapi guru dalam mengembangkan kreativitas tersebut. Adapun permasalah yang penulis teliti adalah bagaimana kreativitas guru pendidikan agama islam dalam penggunaan media pemelajaran saat new normal di SMPN 3 Bonjol. Dan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kreativitas guru Pendidikan Agama Islam dalam penggunaan media pembelajaran saat new normal di SMPN 3 Bonjol. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (field research) dengan jenis penelitian kualitatif deskriptif (qualitatife descriptive) yaitu penelitian yang ditujukan untuk mendeskripsikan dan menganalisis fenomena peristiwa, aktifitas sosial, sikap, kepercayaan, pemikiran orang secara individual maupun kelompok. Penelitian ini menggunakan dua informan yaitu yang menjadi informan kunci adalah guru Pendidikan Agama Islam 3 Bonjol, dan informan pendukung adalah siswa SMPN 3 Bonjol. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah observasi dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, penulis menemukan bahwa guru pendidikan agama islam di SMPN 3 Bonjol sudah kreatif dalam menggunakan media pembelajaran saat new normal. Karena guru tersebut sudah menggunakan media pembelajaran lebih dari satu, seperti audio, visual, dan media berbasis online (whatsapp group).
PERAN WALI KELAS DAN ORANG TUA DALAM MENGATASI KESULITAN BELAJAR PADA SISWA KELAS 2 DI SDN 01 TAEH BARUAH KECAMATAN PAYAKUMBUH Rika Rahim; Muhiddinur Kamal; Darul Ilmi; Fadhilla Yusri
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.10037

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian lapangan (Field Research) yang bersifat deskriptif kualitatif yaitu menggambarkan kejadian dilapangan sesuai dengan kenyataan dan teori yang dilakukan di SDN 01 Taeh Baruah Kecamatan Payakumbuh. Teknik sampling yang digunakan adalah Purposive Sampling. Informan kunci adalah 1 wali kelas dan 5 orang tua siswa serta informan pendukung 5 siswa kelas 2 SDN 01 Taeh Baruah. Teknik pengumpulan dengan cara obsevasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data digunakan adalah reduksi data, penyajian data, verifikasi data, menarik kesimpulan. Teknik keabsahan data yaitu trigulasi data. Data diperoleh berdasarkan hasil observasi penulis dan wawancara dengan wali kelas pada bulan November 2023 di SDN 01 Taeh Baruah Kecamatan Payakumbuh. Dalam pengamatan penulis di dalam kelas siswa kelas 2 ada 5 orang siswa termenung, berdiam diri, suka cerita ketika guru menerangkan, ada yang ditanya guru tidak mau menjawab, lambat dalam membuat tugas sehingga sering ketinggalan dalam mengumpulkan tugas. Pada saat penulis melakukan wawancara dengan wali kelas apa yang penulis amati memang seperti itu adanya siswa ketika belajar ujar wali kelas, motivasi siswa kelas 2 ini kurang motivasi dalam belajar dan rasa ketertarikan siswa pada materi pelajaran kurang. Hasil penelitian ini adalah bentuk peran wali kelas dan orang tua dalam mengatasi kesulitan belajar siswa kelas 2 lebih memberikan data siswa dari wali kelas berupa data tertulis dan kebiasaan yang terlihat disetiap proses belajar. Dapat disimpulkan bahwa bentuk peran wali kelas dan orang tua belum sepenuhnya dilakukan terhadap siswa kelas 2. Meskipun wali kelas dan orang tua sudah menjalankan perannya tetapi siswa masih saja belum bisa mengatasi kesulitan yang dihadapinya ketika belajar. Adapun saran penulis berikan adalah hendaknya wali kelas dan orang tua saling berkerja sama dan komunikasi secara terbuka sehingga tercapai upaya dalam mengatasi kesulitan belajar pada siswa.