Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Upaya Guru dalam Bimbingan Belajar Baca Tulis Al-Qur’an Kelas VII Pada Mata Pelajaran Al-Qur’an Hadits di MTSN 01 Solok Azanni Siska; Muhiddinur Kamal; Darul Ilmi; Nurhasnah Nurhasnah
Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Vol. 3 No. 4 (2023): Desember : Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/khatulistiwa.v3i4.2327

Abstract

Researchers conducted research at MTsN 01 Solok against the background of the current many complaints from educators regarding the teaching of Al-Qur'an Hadith material, especially in terms of reading the Al-Qur'an. This research aims to find out how many students still do not read the Al-Qur'an fluently and the efforts made by teachers to overcome this problem at MTsN 01 Solok. These problems are researched using descriptive qualitative research methods which are aimed at describing and analyzing phenomena and events, social activities, attitudes, beliefs, thoughts of people individually and in groups using field research. To analyze the data, researchers grouped it based on existing problems. Based on the findings of research conducted by researchers, it shows that several obstacles faced by students at MTsN 01 Solok regarding Tutoring for Learning to Read and Write Al-Qur'an, one of which is that many of the students are not correct in pronouncing Makhorijul letters, fluency in reading Al-Qur'an. -Qur'an, provisions on recitation and methods in writing the Koran. The efforts made by the teacher in tutoring to read and write the Al-Qur'an before starting learning are that the teacher applies before starting the first 10 minutes of learning, students are asked to read the Al-Qur'an in turns and other students listen before learning begins.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Contextual Teaching And Learning (CTL) Terhadap Hasil Belajar Fikih Di MTs Alwashiliyah Perdagangan Siti Nur Zana; Arifmiboy Arifmiboy; Salmi Wati; Muhiddinur Kamal
JURNAL PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL (JUPENDIS) Vol. 1 No. 4 (2023): OKTOBER : JURNAL PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54066/jupendis.v1i4.941

Abstract

This research aims to evaluate the influence of the Contextual Teaching and Learning (CTL) learning model on learning outcomes in the Fiqh subject at MTs Al-Washiliyah Commerce. The research background includes a mismatch between the learning models used by teachers and students' learning needs, low intelligence levels, low learning motivation, irregular study habits, lack of parental attention to children's education, and the influence of the social environment. This research uses a quantitative research design with the approach "The Static Group Comparison: Randomized Control-Group Only Design." The sample was selected based on the students' UTS test results in the Jurisprudence subject. Previously, student learning outcome data was collected to test the normality and homogeneity of data distribution using the Liliefors test. The research results show that the application of the Contextual Teaching and Learning (CTL) learning model has a significant influence on Fiqh learning outcomes. The significance value (Sig.) for the experimental class is 0.000, which is smaller than the research alpha significance level of 0.05. The results of the analysis also show significant differences in Fiqh learning outcomes between the use of the CTL model and the conventional model. Previously, the average pretest score was 74.73, while after implementing the CTL model, the average posttest score increased to 79.33. Thus, this research concludes that the use of the Contextual Teaching and Learning (CTL) learning model is more effective than the direct learning model in improving learning outcomes in Fiqh subjects at MTs Al-Washiliyah Commerce, especially in class VIII.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF LEARNING TIPE JIGSAW OLEH GURU PAI DI SMK NEGERI 1 KOTO BARU DHARMASRAYA Mesi Dewi Wanti; Salmi Wati; Muhiddinur Kamal; Afrinaldi Afrinaldi
Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia Vol. 1 No. 1 (2023): Februari: Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jbpi.v1i1.1015

Abstract

Model pembelajaran kooperatif learning tipe jigsaw merupakan model pembelajaran kooperatif, siswa belajar dalam kelompok kecil yang terdiri dari 5 sampai 6 orang satu kelompok dengan memperhatikan keheterogenan kelompok, berkerjasama positif dan setiap anggota bertanggung jawab untuk mempelajari masalah tertentu dari materi yang diberikan dan menyampaikan materi tersebut kepada anggota kelompok yang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui langkah-langkah penerapan model pembelajaran kooperatif learning tipe jigsaw di kelas XI Multi 1 SMK Negeri 1 Koto Baru serta untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat model pembelajaran model pembelajaran kooperatif learning tipe jigsaw. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan ialah menggunakan observasi langsung ke sekolah dengan cara melihat langkah-langkah model pembelajaran kooperatif learning tipe jigsaw di kelas XI Multi 1, wawancara dengan guru PAI dan siswa kelas XI Multi 1 serta dokumentasi seperti RPP. Berdasarkan hasil penelitian, menunjukkan bahwa langkah-langkah pengembangan yang diterapkan kurang sesuai dengan teori yang telah dijabarkan oleh Rusman seperti guru membagi kelompok dengan cara berhitung yang membuat kelompok kurang heterogen yang mana salah satu ciri khas kooperatif adalah kelompok yang berbentuk heterogen, lalu di dalam kelompok ada yang beranggota 6 orang yang disebab kan oleh kondisi atau jumlah siswa yang berlebih. Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi, setelah persentasi guru mengevaluasi dengan memberikan tugas latihan secara individu dan selesai mengerjakan latihan guru memberikan penjelasan materi yang masih diragukan lalu guru menutup pembelajaran. Selain itu ditemukan faktor penghambat dan faktor pendukung dalam penerapan model pembelajaran kooperatif learning tipe jigsaw, faktor penghambat yaitu saat penempatan kelompok membutuh kan lebih banyak waktu, siswa kurang serius dalam berdiskusi sehingga membuat anggota kelompok lain terganggu, dan ada juga siswa kurang percaya diri saat berdiskusi. Faktor pendukung dalam penerapan model pembelajaran kooperatif learning tipe jigsaw yaitu memicu siswa lebih aktif serta bebas mengemukakan pendapat saat diskusi, meningkatkan daya ingat siswa, meningkatkan hasil belajar, membuat siswa lebih percaya diri, dan meningkatkan keterampilan kerja sama dalam kelompok saat berdiskusi.
Pengaruh Layanan Bimbingan Kelompok Teknik Sosiodrama Terhadap Kemampuan Hubungan Interpersonal Di Panti Asuhan Al-Ghasyiyah Bathin Solapan Duri Riau Nisa Ullya; Dodi Pasila Putra; Muhiddinur Kamal; Fadhilla Yusri
Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia Vol. 1 No. 2 (2023): Mei: Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jubpi.v1i2.1365

Abstract

This research departs from the phenomenon of interpersonal relationships that are owned by the children of the Al-Ghasyiyah Orphanage which are still low and medium, this is marked by the orphans who do not know each other closely, do not understand each other's personal characteristics, are not familiar, lack of cooperation, orphans they still lack the courage to express their ideas or opinions, there are still social conflicts between them, they close themselves off because they lack confidence in getting along with other orphans, they lack a sense of initiative in making friends and working together. Researchers try to provide group guidance services with sociodrama techniques to orphanages to improve interpersonal relationships, the goal to be achieved in this study is to find out whether or not there are significant differences in the interpersonal relationships of orphanage children before and after being given sociodrama technique group guidance services, as well as effective whether or not the sociodrama technique group guidance services to improve the interpersonal relations skills of orphans at the Al-Ghasyiyah Bathin Solapan Duri Orphanage, Riau. This research is classified as a pre-experimental study using a one group pretest posttest design. The population in this study was the adolescent children of the Al-Ghasyiyah Bathin Solapan Duri Orphanage, Riau. The population is young women at the Al-Ghasyiyah Bathin Solapan Duri Riau Orphanage, totaling 20 people. The sample is adolescents who are indicated to have a poor level of interpersonal relations, namely 8 people, sampling based on purposive sampling technique. The instrument used was a Likert scale questionnaire. Data analysis used non-parametric statistical tests using the Wilcoxon signed rank test method with the help of Statistical Product and Service Solutions (SPSS) version 20.00. pretest and posttest. From the results of the Wilcoxon test calculation, a significant p-value of 0.011 < α (α = 0.05) is obtained, which means that Ha is accepted and Ho is rejected. From the results of the calculation of the Wilcoxon test, it can be interpreted that the interpersonal relationship skills of the orphans increased after being given treatment, namely the sociodrama technique Group Guidance Service.
POLA KECERDASAN EMOSIONAL SISWA DAN BUDAYA SEKOLAH DALAM MENGHAFAL AL-QUR’AN DI MTsS FASTABIQUL KHAIRAT NAGARI GUNUNG MALINTANG KEC. PANGKALAN KOTO BARU Wulan Say; Muhiddinur Kamal; Arman Husni; Charles
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 01 (2025): Volume 10 Nomor 1, Maret 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i01.23027

Abstract

The background of this research is based on the observations results with teachers and students have a very important role, because students are the main target objects in learning, especially in reading and memorizing the Al-Qur'an. This is quite important because reading and memorizing the Al-Qur'an has a great influence on the personality of each individual. Students are children who are entering puberty, they are still very sensitive emotionally so it is not surprising that various problems arise. The problem that students often face is that some find it difficult to memorize and give up easily. The students still have minimal knowledge about memorizing the Qur'an, memorizing it, and how to continuously carry out and manage memorization. program and there is no tahfidz teacher to help students memorize it. Type of this research is descriptive qualitative research, which is the most basic form of research, aimed at describing or illustrating phenomena that exist or occur in the field. In this research the author describes the Pattern of Students' Emotional Intelligence and School Culture in Memorizing the Al-Qur'an at MTsS Fastabiqul Khairat Kenagarian Gunung Malintang. Based on the research results it can be, concluded that: Patterns of emotional intelligence and school culture in memorizing the Al-Qur'an or tahfizhul Qur'an at MTsS Fastabiqul Khairat Kenagarian Gunung Malintang. The coaching patterns carried out are tahsin coaching, recitation coaching, group coaching, and tahfiz coaching. The science of tajwid, makhorijul letters, siifatul letters, and songs or tones in reading the Al-Qur'an. Then the supporting factors in developing Qur'an learning are as follows: Strong motivation from within the students, the last MTsS Fastabiqul Khairat environmental factor is the educator and supervisor factor. And the inhibiting factors are the condition of students including laziness, sleepiness, weakening of enthusiasm and lack of human resources and limited time.
Adab Siswa Mengikuti Program Tahfidzul Qur’an Di MTsN 5 Agam Wenita Saputri; Charles Charles; Afrinaldi Afrinaldi; Muhiddinur Kamal
PUSTAKA: Jurnal Bahasa dan Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2023): April : Jurnal Bahasa dan Pendidikan
Publisher : BADAN PENERBIT STIEPARI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56910/pustaka.v3i2.480

Abstract

The background of this research is that some students who memorize the Qur'an are people who have good manners, because adab can affect the character and attitude of students whose learning of the Koran already reflects people who are very meaningful with regard to aspects of behavior. a person both personally and in relation to his social aspects. This type of research is a descriptive qualitative research that describes the adab of students participating in the Tahfidzhul Qur'an Program at MTsN 5 Agam. In collecting data researchers used observation techniques, interviews and documentation. Meanwhile, to analyze it, the researcher uses data reduction, data presentation and conclusion drawing. Based on the research results to data processing, it was found that the etiquette of students who took part in the Tahfidzhul Qur'an activity program already reflected students who had good manners. Students always remember Allah SWT and never forget it, always obey and never do things that are prohibited by Allah SWT, and also always pay attention to Allah. Students always reflect someone who has good manners. It can also be seen that students always make their intentions sincere only because of Allah SWT., and also have an attitude that reflects someone who memorizes the Qur'an who is always polite, polite and respectful to his teacher.
KREATIVITAS GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN SAAT NEW NORMAL DI SMPN 3 BONJOL Suciani Seprita; Muhiddinur Kamal; Charles Charles; Arifmiboy Arifmiboy
PUSTAKA: Jurnal Bahasa dan Pendidikan Vol. 3 No. 3 (2023): Juli : Jurnal Bahasa dan Pendidikan
Publisher : BADAN PENERBIT STIEPARI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56910/pustaka.v3i3.618

Abstract

Alasan penulis mengangkat permasalahan ini menjadi karya ilmiah berbentuk skripsi karena penulis menemukan bahwa dalam penggunaan media pembelajaran saat new normal guru Pendidikan Agama Islam sudah kreatif namun masih ada kendala-kendala yang dihadapi guru dalam mengembangkan kreativitas tersebut. Adapun permasalah yang penulis teliti adalah bagaimana kreativitas guru pendidikan agama islam dalam penggunaan media pemelajaran saat new normal di SMPN 3 Bonjol. Dan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kreativitas guru Pendidikan Agama Islam dalam penggunaan media pembelajaran saat new normal di SMPN 3 Bonjol. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (field research) dengan jenis penelitian kualitatif deskriptif (qualitatife descriptive) yaitu penelitian yang ditujukan untuk mendeskripsikan dan menganalisis fenomena peristiwa, aktifitas sosial, sikap, kepercayaan, pemikiran orang secara individual maupun kelompok. Penelitian ini menggunakan dua informan yaitu yang menjadi informan kunci adalah guru Pendidikan Agama Islam 3 Bonjol, dan informan pendukung adalah siswa SMPN 3 Bonjol. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah observasi dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, penulis menemukan bahwa guru pendidikan agama islam di SMPN 3 Bonjol sudah kreatif dalam menggunakan media pembelajaran saat new normal. Karena guru tersebut sudah menggunakan media pembelajaran lebih dari satu, seperti audio, visual, dan media berbasis online (whatsapp group).
PERAN WALI KELAS DAN ORANG TUA DALAM MENGATASI KESULITAN BELAJAR PADA SISWA KELAS 2 DI SDN 01 TAEH BARUAH KECAMATAN PAYAKUMBUH Rika Rahim; Muhiddinur Kamal; Darul Ilmi; Fadhilla Yusri
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.10037

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian lapangan (Field Research) yang bersifat deskriptif kualitatif yaitu menggambarkan kejadian dilapangan sesuai dengan kenyataan dan teori yang dilakukan di SDN 01 Taeh Baruah Kecamatan Payakumbuh. Teknik sampling yang digunakan adalah Purposive Sampling. Informan kunci adalah 1 wali kelas dan 5 orang tua siswa serta informan pendukung 5 siswa kelas 2 SDN 01 Taeh Baruah. Teknik pengumpulan dengan cara obsevasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data digunakan adalah reduksi data, penyajian data, verifikasi data, menarik kesimpulan. Teknik keabsahan data yaitu trigulasi data. Data diperoleh berdasarkan hasil observasi penulis dan wawancara dengan wali kelas pada bulan November 2023 di SDN 01 Taeh Baruah Kecamatan Payakumbuh. Dalam pengamatan penulis di dalam kelas siswa kelas 2 ada 5 orang siswa termenung, berdiam diri, suka cerita ketika guru menerangkan, ada yang ditanya guru tidak mau menjawab, lambat dalam membuat tugas sehingga sering ketinggalan dalam mengumpulkan tugas. Pada saat penulis melakukan wawancara dengan wali kelas apa yang penulis amati memang seperti itu adanya siswa ketika belajar ujar wali kelas, motivasi siswa kelas 2 ini kurang motivasi dalam belajar dan rasa ketertarikan siswa pada materi pelajaran kurang. Hasil penelitian ini adalah bentuk peran wali kelas dan orang tua dalam mengatasi kesulitan belajar siswa kelas 2 lebih memberikan data siswa dari wali kelas berupa data tertulis dan kebiasaan yang terlihat disetiap proses belajar. Dapat disimpulkan bahwa bentuk peran wali kelas dan orang tua belum sepenuhnya dilakukan terhadap siswa kelas 2. Meskipun wali kelas dan orang tua sudah menjalankan perannya tetapi siswa masih saja belum bisa mengatasi kesulitan yang dihadapinya ketika belajar. Adapun saran penulis berikan adalah hendaknya wali kelas dan orang tua saling berkerja sama dan komunikasi secara terbuka sehingga tercapai upaya dalam mengatasi kesulitan belajar pada siswa.