Alwi Fahruzy Nasution
Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan Dan Rekreasi, Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan, Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia

Published : 44 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

PUBLIC SPEAKING LEARNING ASSISTANCE TO INCREASE STUDENTS' CONFIDENCE Tarigan, Fatin Nadifa; Nasution, Alwi Fahruzy; Hasibuan, Siti Aminah; Nurmayana, Nurmayana; Siregar, Epi Supriyani
Journal of Community Research and Service Vol 8, No 2: JULY 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jcrs.v8i2.55437

Abstract

Public speaking is a skill that everyone, including students, should have to increase their self-confidence. Public speaking cannot be avoided since basically humans often have to do it with various purposes. However, many students feel unable to speak in public because they lack confidence, don't master the material, or don't understand how to do it. This community service activity aims to do learning assistance for public speaking to increase the self-confidence of students at Gajah Mada Middle School, Medan. The methods used were direct lecturer, simulations and interactive discussions regarding the basics of public speaking, effective and good communication techniques, and various tips for developing yourself, especially in terms of public speaking. During the learning assistance, participants received basic material and public speaking techniques as well as direct practice. Meanwhile, the research used qualitative method for collecting data. As for the research results, the community service recommends the following: 1) Add extra hours to improve students’ English speaking, 2) Add contest that can motivate students to increase their confidence in public speaking, especially in English language.
Socialization of Application Digital Media for Hybrid Learning Tarigan, Fatin Nadifa; Nasution, Alwi Fahruzy; Hidayati, Taufika; Priono, Joko; Siregar, Epi Supriyani
Journal of Community Research and Service Vol 6, No 1: January 2022
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jcrs.v6i1.32984

Abstract

The unstable condition of Covid-19 pandemic caused teachers be innovative in combining both online learning and face to face learning. Nevertheless, the application of digital media during hybrid learning is still a big issue for teachers in SD Adhyaksa, Medan City, North Sumatra Province. In consequence, it is necessary to hold community service by means of socialization of application digital media for hybrid learning. This service aims to socialize and offer training related to the use of online study through Google Classroom and Google Form to teachers and employees at Elementary School. The methods used to carry out this service activity were lecturing method and direct practice. It started from providing material introduction and direct practice of using Google Classroom and Google Form for teachers. With a variety of features it has, Google Classroom can be used to demonstrate or visualize concept of lessons with no face to face needed. From this service activity the teachers who tried Google Classroom and Google Form got good results. They understood how to apply digital media either in online learning or in offline learning. After getting materials and practices for applying digital media, Google Classroom and Google Form, teachers are accustomed to use these online media for hybrid learning.
Analisis Kebutuhan Pembelajaran Bahasa Inggris Khusus (ESP) dalam Konteks Pendidikan Olahraga Alwi Fahruzy Nasution; Fatin Nadifa Tarigan
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 4 No 4 (2024): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v4i4.2233

Abstract

Pembelajaran dan pengajaran bahasa Inggris dengan ESP hakikatnya ditujukan untuk membantu mahasiswa berkomunikasi dengan bidang akademik yang mereka minati. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kebutuhan Bahasa Inggris khusus bagi mahasiswa program studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR) di Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia Medan. Instrument pengumpulan data yang digunakan yaitu kuesioner terhadap 45 mahasiswa yang sudah pernah mengikuti mata kuliah umum Bahasa Inggris dan wawancara langsung terhadap dosen bahasa Inggris dan dosen PJKR. Data dikumpulkan dan kemudian diolah secara kualitatif. Hasil analisis menunjukkan pentingnya pembelajaran bahasa Inggris untuk meningkatkan dan menguasai bahasa komunikasi mahasiswa program studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR). Materi bahasa Inggris khusus (ESP) yang penting untuk ditekankan yaitu istilah-istilah bahasa Inggris yang relevan dengan pembelajaran olahraga. Materi-materi lain yang bersifat aplikatif dalam peningkatan keterampilan menyimak dan berbicara juga menjadi prioritas pembelajaran. Hasil penelitian diharapkan menjadi referensi untuk pengembangan kurikulum mata kuliah bahasa Inggris pada program studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR).
SOCIAL MEDIA ASSISTED LANGUAGE LEARNING (SMALL) FOR READING CLASSROOM : EFL LEARNERS’ PERCEPTION Tarigan, Fatin Nadifa; Hasibuan, Siti Aminah; Nasution, Alwi Fahruzy
Lexeme : Journal of Linguistics and Applied Linguistics Vol. 4 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/ljlal.v4i2.21406

Abstract

Addressing the issue of the dynamics of social media as tool for learning, the present study aims at investigating the perception of English language learners  towards  the use of social media  in  the  teaching learning activities especially for reading classroom. By using qualitative  research,  this  study  focuses on  learner’s perceptions towards social media assisted for language  learning  (SMALL) in reading classroom.  A total of   72 English language education learners  at  Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia participated in this study  through 5 point Likert scale survey  and interview. As the result, social media got positive perceptions from the learners. The dominant social media platform used was Instagram then following Youtube, Tiktok and Whatsapp. These learners believed that social media could be used as a tool for language learning that enhance  learners'  language skills especially reading and  engage  them  better  with lecturers and classmates in learning activities.
Peningkatan Hasil Belajar Guling Depan Melalui Metode Resiprokal dan Permainan Ular Tangga di Sekolah Dasar Alwi Fahruzy Nasution; Arief Rahman; Fatin Nadifa Tarigan; Aulia Ramadanisti
Journal Physical Health Recreation (JPHR) Vol 5 No 1 (2024): Journal Physical Health Recreation (JPHR)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jphr.v5i1.2629

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi kurang efektifnya penggunaan metode belajar dalam pembelajaran senam lantai guling depan. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan hasil belajar dalam mengikuti pembelajaran senam lantai guling depan melalui permainan ular tangga dan metode mengajar resiprokal pada siswa kelas V SD Negeri 106830 Sidodadi Ramunia. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK), menggunakan desain pembelajaran model Kurt Lewin terdiri dari II Siklus : perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Kemudian dilakukan tes ujuk kerja pada tiap-tiap siklus, pengamatan terhadap proses pembelajaran selama kegiatan penelitian berlangsung yang dilaksanakan mulai tanggal 01 Agustus sampai 31 Agustus 2023. Populasi dalam penelitian ini adalah kelas V yang berjumlah 60 siswa, dan sample berjumlah 30 siswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa pembelajaran senam lantai guling depan melalui permainan ular tangga dan metode resiprokal di kelas V berdampak positif, hal ini terlihat pada hasil ketuntasan belajar siswa melebihi KKM yang telah ditetapkan yaitu 75 mengalami peningkatan yaitu pada siklus I ketuntasan belajar siswa mencapai KKM yakni 22 orang atau sebanyak 73,33%, sedangkan siklus II ketuntasan belajar siswa mencapai KKM ada 27 orang yaitu sebanyak 90%.
Edukasi Literasi Digital dan Keterampilan Penulisan Karya Ilmiah bagi Mahasiswa Tarigan, Fatin Nadifa; Nasution, Alwi Fahruzy; Elanda, Yochi; Rizki, Ainur; Ismayani; Lestari, Dewi Ayu
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEK Vol. 5 No. 1 (2025): Edisi Januari 2025
Publisher : STMIK Triguna Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53513/abdi.v5i1.10570

Abstract

Era digital telah membawa kemudahan dalam mengakses informasi, namun tantangan baru muncul dalam memastikan kualitas literasi akademik di kalangan mahasiswa. Banyak mahasiswa mengalami kesulitan dalam memahami, mengelola, dan menulis karya ilmiah secara efektif, terutama di tengah tingginya jumlah informasi yang tersedia secara daring. Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi informasi dan keterampilan penulisan karya ilmiah bagi mahasiswa melalui edukasi berbasis lokakarya dan pendampingan intensif. Kegiatan dilaksanakan melalui pelatihan teknik pencarian literatur, evaluasi sumber, penulisan akademik, serta etika publikasi secara digital. Hasil kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman mahasiswa terkait literasi digital dan kemampuan menulis akademik yang lebih terstruktur. Program ini diharapkan dapat memperkuat keterampilan akademik mahasiswa serta meningkatkan kontribusi mereka dalam dunia ilmiah.
DEVELOPMENT OF BLENDED LEARNING ON ENGLISH LEARNING OUTCOMES IN PJKR STUDY PROGRAM Siregar, Epi Supriyani; Hariati, Puji; Nasution, Alwi Fahruzy; Daulay, Dicky Edwar; Rahman, Arief
Language Literacy: Journal of Linguistics, Literature, and Language Teaching Vol 7, No 1: June 2023
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara (UISU)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/ll.v7i1.7079

Abstract

The study aims to determine the development of blended learning based on the results of learning English in the PJKR study program. The method used in this research is quasi-experimental. The quasi-experimental method is different from the actual experiment. In the quasi-experimental method, there is a control group. The sampling technique used in this research is cluster sampling, also called group sampling. Data collection is the most important part of research. Effective and complete data determine the quality of the researchers. In this study, the researchers used the learning achievement test technique, test, observation, and documentation. Based on the results of the research that had been done, the size of the concentration and distribution of the pretest result data for the experimental group were: the largest score was 75 and the smallest score was 36, the mean (mean) was 51.67, the median was 52, the mode was 40.5 and the standard deviation was 11.91. While the post-test data results, the highest score was 91 and the lowest score was 45, the mean (mean) was 72.8, the median was 76.9, the mode was 77.6, and the standard deviation was 15.58. So, the objectives to be achieved in the learning design have been implemented, and the blended learning model is able to influence student learning outcomes in English.
Optimalisasi Prestasi Lari Sprint Melalui Strategi Latihan Akselerasi dan Instruksi Verbal dalam Meningkatkan Kecepatan Maksimal Nasution, Alwi Fahruzy; Tarigan, Fatin Nadifa
Jurnal Ilmiah STOK Bina Guna Medan Vol 13 No 2 (2025): JURNAL ILMIAH STOK BINA GUNA MEDAN
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jsbg.v13i2.3861

Abstract

Latihan akselerasi merupakan salah satu metode yang efektif dalam meningkatkan prestasi lari sprint, terutama dalam mencapai kecepatan maksimal dalam waktu singkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan prestasi lari sprint melalui strategi latihan akselerasi dan instruksi verbal dalam meningkatkan kecepatan maksimal. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Partisipan dalam penelitian ini adalah siswa SD yang berjumlah 28 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi latihan akselerasi yang didukung dengan instruksi verbal secara efektif meningkatkan kecepatan maksimal atlet sprint. Pada setiap siklus, terjadi peningkatan signifikan dalam catatan waktu sprint dan efisiensi gerakan atlet. Instruksi verbal membantu atlet dalam memperbaiki postur tubuh, pola langkah, serta koordinasi gerakan, yang berkontribusi pada akselerasi yang lebih optimal. Selain itu, latihan akselerasi juga membantu meningkatkan koordinasi gerakan, teknik start, serta efisiensi langkah dalam sprint. Kesimpulannya, kombinasi strategi latihan akselerasi dan instruksi verbal terbukti efektif dalam meningkatkan kecepatan maksimal dalam lari sprint. Temuan ini merekomendasikan bahwa guru dapat mengintegrasikan komunikasi instruktif yang lebih terarah dalam program latihan untuk meningkatkan performa atlet secara signifikan.
Program Peningkatan Kemampuan Public Speaking dan Mental Leadership bagi Siswa Sekolah Menengah : Speak to Lead Tarigan, Fatin Nadifa; Nasution, Alwi Fahruzy; Ismayani; Siregar, Epi Supriyani; Fauzi, Fikriyah Iftinan
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEK Vol. 5 No. 2 (2025): Edisi Juli 2025
Publisher : STMIK Triguna Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53513/abdi.v5i2.11193

Abstract

Program "Speak to Lead" merupakan pengembangan soft skills yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan public speaking dan mental leadership siswa sekolah menengah. Tujuan utama dari program ini adalah membentuk siswa yang mampu berkomunikasi secara efektif, percaya diri saat berbicara di depan umum, serta memiliki ketangguhan mental dalam memimpin dan mengambil keputusan. Metode yang digunakan meliputi pelatihan berbasis praktik, diskusi kelompok, role-play kepemimpinan, serta sesi refleksi diri. Program ini dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif yang menekankan pembelajaran aktif dan pengalaman langsung. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada aspek keberanian berbicara di depan umum, artikulasi dan intonasi bicara, serta kemampuan mengambil peran kepemimpinan dalam situasi kelompok. Selain itu, peserta juga menunjukkan perkembangan positif dalam hal empati, pengambilan keputusan, dan manajemen emosi. Dengan demikian, Speak to Lead efektif dalam membekali siswa dengan keterampilan komunikasi dan kepemimpinan yang relevan untuk menghadapi tantangan global di masa depan.
Socialization of Application Digital Media for Hybrid Learning Tarigan, Fatin Nadifa; Nasution, Alwi Fahruzy; Hidayati, Taufika; Priono, Joko; Siregar, Epi Supriyani
Journal of Community Research and Service Vol. 6 No. 1: January 2022
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jcrs.v6i1.32984

Abstract

The unstable condition of Covid-19 pandemic caused teachers be innovative in combining both online learning and face to face learning. Nevertheless, the application of digital media during hybrid learning is still a big issue for teachers in SD Adhyaksa, Medan City, North Sumatra Province. In consequence, it is necessary to hold community service by means of socialization of application digital media for hybrid learning. This service aims to socialize and offer training related to the use of online study through Google Classroom and Google Form to teachers and employees at Elementary School. The methods used to carry out this service activity were lecturing method and direct practice. It started from providing material introduction and direct practice of using Google Classroom and Google Form for teachers. With a variety of features it has, Google Classroom can be used to demonstrate or visualize concept of lessons with no face to face needed. From this service activity the teachers who tried Google Classroom and Google Form got good results. They understood how to apply digital media either in online learning or in offline learning. After getting materials and practices for applying digital media, Google Classroom and Google Form, teachers are accustomed to use these online media for hybrid learning.