Claim Missing Document
Check
Articles

Optimalisasi Prestasi Lari Sprint Melalui Strategi Latihan Akselerasi dan Instruksi Verbal dalam Meningkatkan Kecepatan Maksimal Nasution, Alwi Fahruzy; Tarigan, Fatin Nadifa
Jurnal Ilmiah STOK Bina Guna Medan Vol 13 No 2 (2025): JURNAL ILMIAH STOK BINA GUNA MEDAN
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jsbg.v13i2.3861

Abstract

Latihan akselerasi merupakan salah satu metode yang efektif dalam meningkatkan prestasi lari sprint, terutama dalam mencapai kecepatan maksimal dalam waktu singkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan prestasi lari sprint melalui strategi latihan akselerasi dan instruksi verbal dalam meningkatkan kecepatan maksimal. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Partisipan dalam penelitian ini adalah siswa SD yang berjumlah 28 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi latihan akselerasi yang didukung dengan instruksi verbal secara efektif meningkatkan kecepatan maksimal atlet sprint. Pada setiap siklus, terjadi peningkatan signifikan dalam catatan waktu sprint dan efisiensi gerakan atlet. Instruksi verbal membantu atlet dalam memperbaiki postur tubuh, pola langkah, serta koordinasi gerakan, yang berkontribusi pada akselerasi yang lebih optimal. Selain itu, latihan akselerasi juga membantu meningkatkan koordinasi gerakan, teknik start, serta efisiensi langkah dalam sprint. Kesimpulannya, kombinasi strategi latihan akselerasi dan instruksi verbal terbukti efektif dalam meningkatkan kecepatan maksimal dalam lari sprint. Temuan ini merekomendasikan bahwa guru dapat mengintegrasikan komunikasi instruktif yang lebih terarah dalam program latihan untuk meningkatkan performa atlet secara signifikan.
Program Peningkatan Kemampuan Public Speaking dan Mental Leadership bagi Siswa Sekolah Menengah : Speak to Lead Tarigan, Fatin Nadifa; Nasution, Alwi Fahruzy; Ismayani; Siregar, Epi Supriyani; Fauzi, Fikriyah Iftinan
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEK Vol. 5 No. 2 (2025): Edisi Juli 2025
Publisher : STMIK Triguna Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53513/abdi.v5i2.11193

Abstract

Program "Speak to Lead" merupakan pengembangan soft skills yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan public speaking dan mental leadership siswa sekolah menengah. Tujuan utama dari program ini adalah membentuk siswa yang mampu berkomunikasi secara efektif, percaya diri saat berbicara di depan umum, serta memiliki ketangguhan mental dalam memimpin dan mengambil keputusan. Metode yang digunakan meliputi pelatihan berbasis praktik, diskusi kelompok, role-play kepemimpinan, serta sesi refleksi diri. Program ini dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif yang menekankan pembelajaran aktif dan pengalaman langsung. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada aspek keberanian berbicara di depan umum, artikulasi dan intonasi bicara, serta kemampuan mengambil peran kepemimpinan dalam situasi kelompok. Selain itu, peserta juga menunjukkan perkembangan positif dalam hal empati, pengambilan keputusan, dan manajemen emosi. Dengan demikian, Speak to Lead efektif dalam membekali siswa dengan keterampilan komunikasi dan kepemimpinan yang relevan untuk menghadapi tantangan global di masa depan.
Socialization of Application Digital Media for Hybrid Learning Tarigan, Fatin Nadifa; Nasution, Alwi Fahruzy; Hidayati, Taufika; Priono, Joko; Siregar, Epi Supriyani
Journal of Community Research and Service Vol. 6 No. 1: January 2022
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jcrs.v6i1.32984

Abstract

The unstable condition of Covid-19 pandemic caused teachers be innovative in combining both online learning and face to face learning. Nevertheless, the application of digital media during hybrid learning is still a big issue for teachers in SD Adhyaksa, Medan City, North Sumatra Province. In consequence, it is necessary to hold community service by means of socialization of application digital media for hybrid learning. This service aims to socialize and offer training related to the use of online study through Google Classroom and Google Form to teachers and employees at Elementary School. The methods used to carry out this service activity were lecturing method and direct practice. It started from providing material introduction and direct practice of using Google Classroom and Google Form for teachers. With a variety of features it has, Google Classroom can be used to demonstrate or visualize concept of lessons with no face to face needed. From this service activity the teachers who tried Google Classroom and Google Form got good results. They understood how to apply digital media either in online learning or in offline learning. After getting materials and practices for applying digital media, Google Classroom and Google Form, teachers are accustomed to use these online media for hybrid learning.
Socialization of Integrative Thematic Model: Sports Education in Learning English Vocabulary Nasution, Alwi Fahruzy; Parinduri, Ramadha Yanti; Hasibuan, Siti Aminah; Tarigan, Fatin Nadifa; Ismayani, Ismayani
Journal of Community Research and Service Vol. 7 No. 2: July 2023
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jcrs.v7i2.47461

Abstract

The right learning model is one of the keys to success in learning. The integrative thematic learning model is a model that combines two subjects where in this service activity was carried out the preparation of physical subjects for language teaching, especially foreign languages such as English. This service activity was carried out with the aim of introducing an integrative thematic learning model of physical education in learning English vocabulary so that students can improve their mastery of the language. Located at SD Adhyaksa Medan as an activity partner, assisting in learning English through sports education. The participants in this activity were students who were at the elementary level and carried out using an integrative thematic learning model. Before and after the implementation of the activity, interviews were conducted and the results showed an increase in the participants' interest in learning English vocabulary after being combined with physical activity. Furthermore, the results of the evaluation include the expectation that teachers can develop this learning model in other subjects for variations in teaching.
PUBLIC SPEAKING LEARNING ASSISTANCE TO INCREASE STUDENTS' CONFIDENCE Tarigan, Fatin Nadifa; Nasution, Alwi Fahruzy; Hasibuan, Siti Aminah; Nurmayana, Nurmayana; Siregar, Epi Supriyani
Journal of Community Research and Service Vol. 8 No. 2: July 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jcrs.v8i2.55437

Abstract

Public speaking is a skill that everyone, including students, should have to increase their self-confidence. Public speaking cannot be avoided since basically humans often have to do it with various purposes. However, many students feel unable to speak in public because they lack confidence, don't master the material, or don't understand how to do it. This community service activity aims to do learning assistance for public speaking to increase the self-confidence of students at Gajah Mada Middle School, Medan. The methods used were direct lecturer, simulations and interactive discussions regarding the basics of public speaking, effective and good communication techniques, and various tips for developing yourself, especially in terms of public speaking. During the learning assistance, participants received basic material and public speaking techniques as well as direct practice. Meanwhile, the research used qualitative method for collecting data. As for the research results, the community service recommends the following: 1) Add extra hours to improve students™ English speaking, 2) Add contest that can motivate students to increase their confidence in public speaking, especially in English language.
MENDORONG GENERASI MUDA SEHAT : EDUKASI GAYA HIDUP AKTIF DAN POLA HIDUP SEHAT BERKELANJUTAN Tarigan , Fatin Nadifa; Nasution, Alwi Fahruzy; Ismayani; Cut Sah Kha Mei Zsazsa; Yochi Elanda; Ainur Rizki
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2026): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v8i1.19176

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya gaya hidup aktif dan pola hidup sehat berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan di Desa Simpang Empat, Kecamatan Merbau, dengan melibatkan 30 peserta berusia 15–22 tahun. Metode yang digunakan meliputi seminar edukatif, penyuluhan interaktif, dan demonstrasi aktivitas fisik sederhana. Materi mencakup pentingnya aktivitas fisik, pola makan seimbang, manajemen stres, serta pentingnya tidur yang cukup. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta mengenai manfaat gaya hidup sehat dan munculnya komitmen untuk menerapkan aktivitas fisik rutin dalam kehidupan sehari-hari. Sekitar 85% peserta yang sebelumnya tidak rutin berolahraga mulai berencana untuk beraktivitas fisik minimal 30 menit per hari, sementara 50% peserta menyatakan akan mengurangi konsumsi makanan cepat saji. Kegiatan ini terbukti efektif dalam menumbuhkan kesadaran awal dan motivasi perubahan perilaku, meskipun keberlanjutan masih memerlukan dukungan lingkungan dan program tindak lanjut.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Sprint Melalui Media Rintangan Pada Siswa Kelas X SMK Methodist Tanjung Morawa Candra Harahap; Alwi Fahruzy Nasution; Imanuddin Siregar
Unimuda Sport Journal : Jurnal Pendidikan Jasmani Vol. 6 No. 2 (2025): Unimuda Sport Journal : Jurnal Pendidikan Jasmani
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

tujuan penelitian ini adalah untu meningkatkan hasil belajar lari sprint melalui media rintangan pada siswa kelas X SMK Methodist Tanjung Morawa tahun pelajaran 2025/2026. Subjek berjumlah 37 Siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Hasil post-test I diatas dapat dilihat bahwa hasil belajar siswa dalam pembelajaran lari sprint dalam pembelajaran atletik ternyata dari 37 siswa terdapat 23 siswa (62,16%) yang telah mencapai tingkat ketuntasan belajar, sedangkan 14 siswa (37,84%) belum mencapai tingkat ketuntasan belajar dalam pembelajaran lari sprint. Dengan nilai rata-rata yang diperoleh pada siklus I ini mencapai 75,23. Dari data hasil belajar siklus II yang didapat terlihat kemampuan siswa dalam melakukan test hasil belajar lari sprint dalam pembelajaran atletik secara klasikal sudah meningkat. Dari 37 siswa terdapat 34 siswa (91,89%) yang telah mencapai ketuntasan belajar. Sedangkan 3 siswa (8,11%) belum mencapai ketuntasan belajar dengan nilai rata-rata hasil belajar siswa 79,73. Dalam siklus II ini proses belajar mengajar berjalan dengan baik jika dibandingkan dengan siklus I. Kesimpulannya yaitu “Terjadi Peningkatan Hasil Belajar Lari Sprint Melalui Penerapan Media Rintangan Pada Siswa Kelas X SMK Methodist Tanjung Morawa Tahun Pelajaran 2025/2026.
Optimalisasi Pembelajaran PJOK Berbasis Digital melalui Aplikasi Analisis Gerak di SMK Negeri 14 Medan Aprial. M, Benny; Alhumary, Farid M; Nasution, Alwi Fahruzy; Siregar, Imanuddin; Repiyasa, I Wayan; Rahman, Arief; Gunawan, Andi; Gulo, Syukur Putra Abadi; Zlukhu, Anuarman
Jurnal Inovasi Olahraga Vol. 5 No. 02 (2026): July Issue, 2026
Publisher : Pusat Pengembangan Olahraga Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53905/jiojurnal.v5i02.23

Abstract

The digital transformation in education requires the integration of technology into learning processes, including Physical Education. However, conventional Physical Education learning still relies on subjective observation methods with limited accuracy in analyzing students’ movements. This community service program aimed to optimize digital-based Physical Education learning through motion analysis applications at SMK Negeri 14 Medan. The method used was the ORPAER model (Observe, Reflect, Plan, Action, Evaluate, Reflect), implemented in four cycles: pre-service, training, field implementation, and evaluation. Data were collected through observation, interviews, and documentation, then analyzed using descriptive percentage techniques. The results showed an increase in teachers’ competence from 33% to 86% (161% improvement), as well as improved learning quality with a score of 3.6 (good category). The program also enhanced student engagement and self-directed learning. Therefore, the ORPAER model effectively improves teachers’ technological pedagogical competence and digital-based Physical Education learning quality.
Pengaruh Model Aktivitas Pembelajaran Olahraga Tradisional Terhadap Peningkatan Partisipasi Aktif Siswa Dalam Pembelajaran Pendidikan Jasmani Dedi Nofrizal; Benny Aprial M; Alwi Fahruzy Nasution; Farid M Alhumary; Agung Nugroho; Zulbahri Zulbahri
Jurnal Ilmiah STOK Bina Guna Medan Vol 14 No 2 (2026): JURNAL ILMIAH STOK BINA GUNA MEDAN (IN-PRESS)
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jsbg.v14i2.6016

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran olahraga tradisional terhadap peningkatan partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran pendidikan jasmani. Permasalahan yang diangkat adalah rendahnya tingkat partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran pendidikan jasmani yang disebabkan oleh monotonnya aktivitas pembelajaran yang hanya berfokus pada olahraga modern, sehingga mengakibatkan menurunnya motivasi dan keterlibatan siswa secara optimal. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen kuantitatif dengan desain pre-test post-test control group design. Sampel penelitian berjumlah 60 siswa kelas VIII SMP yang terbagi menjadi kelompok eksperimen (n=30) dan kelompok kontrol (n=30) dengan teknik purposive sampling. Kelompok eksperimen diberikan perlakuan model pembelajaran olahraga tradisional (gobak sodor, benteng, dan kasti) selama 8 minggu dengan 16 pertemuan, sedangkan kelompok kontrol menggunakan pembelajaran konvensional. Instrumen pengukuran partisipasi aktif meliputi lembar observasi partisipasi fisik, angket motivasi belajar, dan skala keterlibatan siswa yang telah divalidasi dengan nilai Content Validity Index (CVI) > 0,85 dan reliabilitas Cronbach’s Alpha = 0,91. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan signifikan pada kelompok eksperimen dengan nilai signifikansi p < 0,05 pada semua indikator partisipasi aktif. Rata-rata peningkatan skor partisipasi fisik kelompok eksperimen sebesar 32,5% dibandingkan kelompok kontrol 8,2%, peningkatan motivasi belajar sebesar 28,7% dibandingkan kelompok kontrol 6,4%, dan peningkatan keterlibatan siswa sebesar 35,2% dibandingkan kelompok kontrol 9,8%. Effect size menggunakan Cohen’s d menunjukkan nilai > 1,3 pada semua variabel, yang mengindikasikan efek perlakuan yang besar. Penelitian ini merekomendasikan model pembelajaran olahraga tradisional sebagai alternatif pembelajaran pendidikan jasmani yang efektif untuk meningkatkan partisipasi aktif siswa
Simulation-Based Learning Enhances Sport Massage Competence in Physical Education Students: A Quasi-Experimental Study Alwi Fahruzy Nasution; Retha Foret
INSPIREE: Indonesian Sport Innovation Review Vol. 7 No. 02 (2026): Contemporary Innovations in Sport Science and Physical Education
Publisher : INSPIRETECH GLOBAL INSIGHT & DPE Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53905/inspiree.v7i02.170

Abstract

The  purpose  of  the study. This study aimed to examine the effectiveness of simulation-based learning (SBL) in improving sport massage competencies among Physical Education students, with particular emphasis on psychomotor skill development and applied performance outcomes. Materials and methods. A quasi-experimental one-group pretest–posttest design was employed. Thirty undergraduate Physical Education students (18 males, 12 females) enrolled in a Sport Massage course participated in the study. The intervention consisted of four simulation-based learning sessions designed to replicate authentic sport massage scenarios. Sport massage competence was assessed using a validated observation rubric covering massage technique, procedure sequence, pressure and rhythm control, and therapeutic communication. Data were analyzed using descriptive statistics, paired-sample t-tests, Cohen’s d effect size, and normalized gain (N-Gain) analysis at a significance level of α = .05. Results. The results demonstrated a statistically significant improvement in overall sport massage competence following the SBL intervention (t(29) = −12.46, p < .001). The mean score increased from 68.40 (SD = 6.32) at pretest to 84.27 (SD = 5.41) at posttest, yielding a large effect size (Cohen’s d = 2.28). Component-level analysis revealed significant gains across all assessed skills (p < .001), with the largest improvements observed in pressure and rhythm control and massage technique. The overall N-Gain score was 0.70, indicating high learning effectiveness, with 96.67% of participants achieving moderate-to-high learning gains. Conclusions. Simulation-based learning is a highly effective instructional approach for enhancing sport massage competencies among Physical Education students. By providing realistic, structured, and repetitive practice opportunities, SBL facilitates meaningful psychomotor skill acquisition, improves performance consistency, and supports professional readiness. The integration of simulation-based strategies is strongly recommended for sport massage instruction in higher education physical education programs.