Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

PENGEMBANGAN MODUL PROJEK BERBASIS KEARIFAN LOKAL NIAS UNTUK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA FASE D (KELAS 7) Kasih Kristina Waruwu; Sadieli Telaumbanua; Wahyu Ningsih
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 01 (2025): Volume 10, Nomor 01 Maret 2025 in progress
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i01.23543

Abstract

Pengembangan modul ajar P5 Projek Penguatan Profil Pelajar pancasila berbasis kearifan lokal Nias merupakan topik utama pembahasan dalam penelitian ini. Kekayaan kearifan lokal budaya menjadi sumber ilmu untuk dikaji dan dikembangkan menjadi sumber ilmu pengetahuan, dan modul ajar P5. Penelitian pengembangan ini dibangun menggunakan metode Reflective, Recursive Design and Development R2D2 dan dipadukan dengan penyusunan modul ajar versi kemendikbudristek. Pengembangan modul ajar ini menghasilkan satu produk modul yang telah diuji oleh ahli materi dan media serta uji kelompok kecil dan uji kelompok besar. Berdasarkan perolehan data, validasi ahli materi mendapatkan perolehan pada angka 93,96% dan validasi media 90,32% dengan kategori “Sangat Layak” lebih lanjut uji kelompok kecil dan besar dilaksanakan di SMP negeri 1 lahewa. Pada uji kelompok kecil berdasarkan wawancara peneliti pada 6 orang siswa modul ajar dapat dipelajari, sedangkan pada uji kelompok besar dari respon siswa terhadap pengembangan modul mendapatkan 88% dengan kategori “Sangat Layak”. Peneliti menarik kesimpulan bahwa pengembangan modul ajar P5 layak dan dapat dipergunakan sebagai bahan ajar P5 kearifan lokal.
PENANAMAN NILAI NASIONALISME MELALUI PARAFRASE BIOGRAFI LETNAN JENDERAL JAMIN GINTING PADA SISWA SMP NEGERI 3 KABANJAHE KABUPATEN KARO Ginting, Pivi Turbana Br; Teguh Trianton; Wahyu Ningsih
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10, Nomor 02 Juni 2025 t
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.30944

Abstract

This study aims to Cultivate the Value of Nationalism Through Paraphrasing the Biography of General Lieutenant Jamin Ginting in class IX students of SMP Negeri 3 Kabanjahe. The method of paraphrasing the biography of Lieutenant General Jamin Ginting to improve students' writing skills can increase students' insight into the biography of national heroes applied in Indonesian language learning. The population in this study were Indonesian language teachers and ninth grade students of SMP Negeri 3 Kabanjahe from class IX-1. The total population was 30 students. This qualitative data is obtained from observation, interview and documentation data. The results of the study found that efforts to increase insight into the biography of Lieutenant General Jamin Ginting in students and improve writing skills by paraphrasing the biography of Lieutenant General Jamin Ginting. Suggestions to foster a strong sense of nationalism among the younger generation. Paraphrasing biographies of struggle figures can be an effective means of strengthening love for the country and introducing national values to students.
Ironi Dan Humor Konten Youtube “Lapor Pak!” Dalam Perspektif Tindak Tutur Nurul Iqlimah Faradiba; Abd. Rahman Rahim; Wahyu Ningsih
Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Vol. 5 No. 4 (2025): Desember : Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/khatulistiwa.v5i4.7707

Abstract

Overall, the primary aim of this study is to explain the types of irony and humor found in the YouTube content Lapor Pak! using the perspective of speech act theory. Specifically, the research seeks to identify the types of locutionary, illocutionary, and perlocutionary acts that form ironic and humorous utterances. This study also aims to contribute to the understanding of pragmatics, particularly within the context of digital communication. This research employs a qualitative approach using descriptive methods. The data source consists of utterance transcripts from several episodes of Lapor Pak! as aired on the Trans7 YouTube channel. Data collection techniques include observation, documentation, and noting utterances that contain elements of humor and irony. The collected data is then analyzed based on speech act theory to determine how irony and humor are constructed in the conversation. The results show that out of 20 utterances analyzed, 19 contained humorous elements and 5 contained irony, with some utterances featuring both simultaneously. The most dominant types found were verbal humor and verbal irony. From the perspective of speech acts, expressive acts were the most frequently used to construct both irony and humor, followed by representative and directive acts. This study concludes that the utterances in Lapor Pak! often use humor as a medium to convey messages through an expressive approach. Humor is not only intended to entertain but also functions as a subtle means of delivering social criticism, making the message more acceptable to the audience. Thus, this study highlights that speech acts in digital contexts like YouTube can serve as both effective and entertaining forms of communication.
Efektivitas Model Pembelajaran Tutor Sebaya (Peer Tutoring) pada Pembelajaran Menulis Teks Laporan Observasi Siswa Kelas VIII SMP Negeri 39 Bulukumba Wahyu Ningsih; Nurcaya, Nurcaya
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i2.3493

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk membuktikan efektivitas model pembelajaran Tutor Sebaya (Peer tutoring) dalam pembelajaran menulis teks laporan observasi siswa Kelas VIII SMP 39 Kabupaten Bulukumba. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pre eksperimen yang melibatkan satu kelas sebagai kelas eksperimen. Variabel yang diselidiki ada dua, yaitu variabel bebas dan variabel terikat. Model pembelajaran Tutor Sebaya (Peer tutoring) sebagai variabel bebas sedangkan menulis teks laporan observasi siswa sebagai variabel terikat. Penelitian ini menggunakan desain The One Shot Case Study, yaitu sebuah eksperimen yang dilaksanakan tanpa adanya kelompok pembanding (kontrol) dan juga tanpa tes awal. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 39 Bulukumba tahun pelajaran 2023/2024. Sampel dalam penelitian ini diambil secara random sampling. Adapun sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIIIc SMP Negeri 39 Bulukumba yang berjumlah 37 siswa. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif. Merujuk pada hasil penelitian ditemukan bahwa skor rata-rata hasil belajar siswa menulis teks laporan observasi sebesar 75,43 dikonversi ke dalam lima kategori, maka siswa Kelas VIIIc SMP Negeri 39 Kabupaten Bulukumba setelah menggunakan model pembelajaran Tutor Sebaya (Peer Tutoring) berada dalam kategori sedang. Analisis data hasil belajar menulis teks laporan observasi siswa menunjukkan bahwa 89,18% siswa mencapai ketuntasan individu (skor minimal 65), sedangkan siswa yang tidak mencapai ketuntasan minimal atau individu sebanyak 10,81%. Hal ini berarti bahwa model pembelajaran Tutor Sebaya (Peer Tutoring) dapat membantu siswa untuk mencapai ketuntasan klasikal. Dengan indikator ketuntasan hasil belajar siswa maka dapat disimpulkan bahwa hasil belajar menulis teks laporan observasi siswa Kelas VIIIc SMP Negeri 39 Kabupaten Bulukumba setelah diterapkan model pembelajaran Tutor Sebaya (Peer Tutoring) telah memenuhi indikator ketuntasan hasil belajar secara klasikal.
Representasi Lingkungan dalam Cerita Pendek Sumur Karya Eka Kurniawan dan Relevansinya terhadap Pembelajaran Sastra di SMP Nurcaya, Nurcaya; Siti Hasriyati Anies; Miftahul Syamsi; Wahyu Ningsih
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.4792

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan representasi lingkungan dalam cerita pendek "Sumur" karya Eka Kurniawan dan relevansinya terhadap pembelajaran sastra di SMP. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, dengan data yang diambil dari kalimat-kalimat dalam cerita pendek tersebut yang mencerminkan aspek representasi lingkungan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat lima aspek representasi lingkungan dalam cerpen "Sumur", yaitu aspek pencemaran, hutan belantara, bencana, tempat tinggal, dan bumi. Representasi lingkungan yang ditemukan dapat digunakan sebagai referensi pembelajaran pada KD 4.16, yang mencakup mendata bagian isi yang akan ditanggapi, penggunaan bahasa, unsur intrinsik cerita, dan bagian-bagian buku fiksi, khususnya representasi lingkungan dalam cerita pendek.
Pelatihan Pendistribusian Sampah Organik dan Anorganik Siswa SMPN 1 Sanrobone Nurannisa; Isda Lestari; Wahyu Ningsih; Eka Kartika Ningsi
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 10 (2025): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Oktober 2025
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v4i10.1770

Abstract

Persoalan sampah di lingkungan sekolah, khususnya di SMP Negeri 1 Sanrobone, karena rendahnya kesadaran siswa dalam pemilahan sampah, yang berisiko menciptakan lingkungan kotor dan masalah kesehatan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Kuliah Kerja Nyata ini bertujuan mengukur efektivitas penyuluhan dan pendistribusian tempat sampah dalam meningkatkan pengetahuan siswa tentang pemilahan sampah organik dan anorganik. Dilaksanakan di SMP Negeri 1 Sanrobone dengan 20 siswa sebagai subjek, metode penyuluhan interaktif diikuti dengan evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan yang sangat signifikan; total jawaban benar meningkat dari 51 menjadi 144, menegaskan keberhasilan metode edukasi dalam mentransfer informasi. Peningkatan ini menjadi landasan penting dalam membentuk kebiasaan memilah sampah, namun memerlukan tindak lanjut berupa penyediaan fasilitas yang memadai dan pemantauan perilaku untuk mencapai perubahan sikap dan kebiasaan yang berkelanjutan demi menciptakan lingkungan sekolah yang bersih dan sehat.
STRATEGI KEPEMIMPINAN DALAM MANAJEMEN KINERJA ORGANISASI DI ORGANISASI PELAJAR PONDOK PESANTREN MODERN SAIFULLAH AN-NAHDLIYAH (OP3M) Suci Rahmaida Sihombing; Riska Alfani; Sukriani Hasibuan; Abdul Halim Siregar; Wahyu Ningsih
Jurnal Kajian dan Penalaran Ilmu Manajemen Vol. 1 No. 1 (2023): Januari : Jurnal Kajian dan Penalaran Ilmu Manajemen
Publisher : CV. Aksara Global Akademia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59031/jkpim.v1i1.54

Abstract

Manajemen kinerja amat penting dan dibutuhkan dalam suatu organisasi baik dalam sektor publik maupun privat dalam upaya untuk pencapaian suatu tujuan. Kinerja Organisasi Pelajar Pondok Pesantren Modern Saifullah An-Nahdliyah (OP3M) tidak akan lepas dari peran individu dalam melaksanakan tugas pekerjaannya sebagai motor penggerak jalannya organisasi. Dengan demikian kemajuan Organisasi Pelajar Pondok Pesantren Modern Saifullah An-Nahdliyah (OP3M) tidak luput dari pengaruh kualitas pengurus yang memiliki prestasi kerja. Prestasi kerja pengurusmerupakan penampilan kerja seorang pengurus dan potensinya dalam upaya mengembangkan diri demi kepentinganpada Organisasi Pelajar Pondok Pesantren Modern Saifullah An-Nahdliyah (OP3M).Manajemen kinerja pada Organisasi Pelajar Pondok Pesantren Modern Saifullah An-Nahdliyah (OP3M)memegang peran sangat penting dalam suatu organisasi. Manajemen kinerja sering disamakan dengan evaluasi kinerja, padahal evaluasi kinerja merupakan bagian dari sistem manajemen kinerja. Manajemen kinerja adalah proses komunikasi yang berlangsung terus-menerus, yang dilaksanakan berdasarkan kemitraan, antara seorang karyawan dengan penyelia langsungnya.
Peran Transendensi dalam Pendidikan Profetik Terhadap Kehidupan Kontemporer Wahyu Ningsih; Lasmanah Lasmanah; Fitria Khoirunnisa
Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia Vol. 2 No. 1 (2024): Februari: Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jubpi.v2i1.2724

Abstract

Prophetic education is a process of transferring knowledge and values ​​which aims to get closer to God and nature while understanding them to build an ideal social community (khaira ummah). The pillar of transcendence is an important milestone for building oneself to strengthen one's faith (tu'minu billah) in Allah SWT. The goal of transcendence is to cleanse oneself from the flow of hedonism and restore human nature to return to God. This research method uses a qualitative method, namely in the form of data described through words, not through numbers. Meanwhile, the technical data analysis used is the literature study method or literature study. Recognition of the existence of a transcendental structure interprets the reality of the existence of pure ideas, the source of which is outside the human self, has far and wide implications for life.
Faktor Penyebab Mahasiswi Merokok Dikalangan Fis Universitas Negeri Jakarta Wahyu Ningsih; Abdul Haris F.; Nova Scorviana H.
SOSIAL : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPS Vol 2 No 2 (2024): SOSIAL: Jurnal Ilmiah Pendidikan IPS
Publisher : Asosiasi Peneliti Dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/sosial.v2i2.113

Abstract

This study aims to obtain data on smoking behavior among female students of FIS State University Jakarta. To get a clear picture of smoking behavior and the factors that cause female students to smoke at the Faculty of Social Sciences, State University of Jakarta, researchers used a descriptive approach. Several data collection techniques were carried out with semi-structured interviews, participant observation, document analysis and field notes. This research was conducted for five months from January to June 2024. The results of the study concluded that there are two factors behind the behavior of female students to smoke. Internal factors are from within oneself and from the family. Relieving stress is the reason from within them to smoke. While the family is their support for smoking because family members who smoke encourage students to smoke. External factors also influence female students to smoke, namely from friends and cigarette advertisements themselves. Then there is a deviation of differential association because the process of female students to learn to smoke comes from family and friends, which proves that deviation can be done from the learning process.
ANALISIS CAMPUR KODE PADA FILM NGERI NGERI SEDAP DAN IMPLIKASINYA PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA nanifauzi; Wahyu Ningsih; Hesi Ikesia Br Ginting; Gresselly Margareta Simarmata
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10 No. 02 Juni 2025 In Progres
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.25314

Abstract

The purpose of this study was to determine the words included in code mixing in the Ngeri-Ngeri Sedap film by Bene Dion. This film is set in Batak culture and uses the original Batak language because it was recorded in an area that is still heavily influenced by Batak culture, especially the area around Lake Toba. The research method used in this study is descriptive qualitative. The free listening method and data recording procedures using speech from the Ngeri-Ngeri Sedap film were used to collect data for this study. The results of this study found 16 words included in code mixing and there were 3 slogans from the Ngeri-ngeri sedap film. Code mixing in the Ngeri-Ngeri Sedap film became the source of research data. Recording and listening techniques were used to collect data. Learning slogans to improve language comprehension and proficiency is one way to learn Indonesian that has consequences.