Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

MEMBIMBING DISKUSI DALAM MICRO TEACHING Lasman Azis; Nurkhairi Lubis; Sriwardona Sriwardona
Jurnal Al-Karim : Jurnal Pendidikan, Psikologi dan Studi Islam Vol. 8 No. 1 (2023): Jurnal Al Karim : Maret 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Institut Agama Islam YAPTIP Chadijah Ismail Pasaman Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.24 KB) | DOI: 10.70820/staiyaptippasamanbarat.v8i1.197

Abstract

Keterampilan membimbing diskusi kelompok kecil yang dilakukan oleh guru pada pembelajaran abad sekarang, menggunakan metode deskriptif dalam penelitian kualitatif. Metode deskriptif dalam penelitian merupakan penelitian untuk tujuan menjelaskan atau mendeskripsikan peristiwa, objek, keadaan, atau variabel-variabelnya yang dijelaskan menggunakan angka-angka dan kata-kata. Jenis metode deskriptif dalam penelitian kualitatif adalah jenis studi pustaka (library research) dari literatur dokumen dari berbagai sumber terkait dengan keterampilan membimbing diskusi kelompok kecil yang dilakukan oleh guru pada pembelajaran abad sekarang. Keterampilan membimbing diskusi kelompok kecil yang dilakukan oleh guru merupakan keterampilan teacher trainee Dalam kegiatan mengajar ada kalanya melakukan kegiatan diskusi kelompok. Kegiatan diskusi melibatkan aktivitas mental dan emosional yang dapat meningkatkan kemampuan hubungan antar perseorangan. Sehingga keterampilan guru dalam membimbing diskusi kelompok kecil sangat dibutuhkan untuk menjamin keberlangsungan diskusi secara efektif. Pada pembelajaran ini, suasana belajar dikembangkan untuk..keterampilan berpikir kritis dan pemecahan masalah, kolaborasi, dan komunikasi, kreativitas dan inovasi. Keterampilan ini antara lain keterampilan abad sekarang.
Efektivitas Penerapan Cooperative Learning Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Ridho Kurnia; Sriwardona
Jurnal Al-Karim : Jurnal Pendidikan, Psikologi dan Studi Islam Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Al Karim Edisi Maret 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Institut Agama Islam YAPTIP Chadijah Ismail Pasaman Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70820/staiyaptippasamanbarat.v10i1.508

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan Cooperative Learning dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif (mixed method). Subjek penelitian adalah siswa kelas V di SD N 05 Padang Rajo. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan tes hasil belajar, observasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Cooperative Learning dapat meningkatkan partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran, meningkatkan pemahaman materi, serta meningkatkan hasil belajar dengan peningkatan nilai rata-rata sebesar 20% dari siklus pertama ke siklus kedua. Selain itu, metode ini juga meningkatkan keterampilan sosial siswa dalam bekerja sama dan berkomunikasi. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan Cooperative Learning dapat menjadi strategi efektif dalam pembelajaran untuk meningkatkan keterlibatan siswa serta hasil akademik mereka. Oleh karena itu, guru disarankan untuk menerapkan model pembelajaran ini secara lebih luas dalam berbagai mata pelajaran guna menciptakan lingkungan belajar yang lebih interaktif dan kolaboratif
Implementasi Pendidikan Karakter dalam Membina Akhlakul Karimah Siswa Pecandu Game Online di SDN 21 Pasaman Novita Fajar; Sriwardona; Iswandi
Al-Kahfi: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 8 No. 1 (2022): January
Publisher : STAI YAPTIP Simpang Empat Pasaman Barat Indonesia in collaboration with International Islamic Studies Development and Research Center (IISDRC)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70820/al-kahfi.v7i1.4

Abstract

Penelitian yang penulis lakukan bertujuan untuk mengetahui bentuk implementasi pendidikan karakter di SDN 21 Pasaman dalam membina akhlakul karimah siswa pecandu game online. Pendidikan karakter merupakan bentuk pelaksanaan pendidikan dengan mengintegrasikan nilai-nilai pendidikan karakter terhadap tiap program yang dilaksanakan sekolah. Karakter mencakup didalamnya berbagai budi pekerti, moral dan juga akhlak seseorang. Pendidikan sebagai agen perubahan yang berupaya mengembangkan berbagai potensi yang dimiliki seseorang termasuk juga akhlak, perlu diimplementasikan dan dimanajemen dengan baik. Implementasi pendidikan karakter terhadap pembinaan akhlakul karimah siswa  dapat dilihat dari bentuk perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pmebelajaran,evaluasi yang dilakukan dan faktor yang menjadi penghambat dan pendukung pelaksanaannya. Berdasarkan analisis penulis perencanaan pendidikan karakter telah dilakukan dengan baik, namun pada pelaksanaan dan evaluasi yang dilakukan masih perlu pengoptimalan.
Ketahanan Surau sebagai Lembaga Pendidikan Islam di Sumatera Barat Sriwardona
Al-Kahfi: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 8 No. 1 (2022): January
Publisher : STAI YAPTIP Simpang Empat Pasaman Barat Indonesia in collaboration with International Islamic Studies Development and Research Center (IISDRC)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70820/al-kahfi.v7i1.13

Abstract

Surau lembaga primadona di Minangkabau yang eksistensinya dipercaya sebagai lembaga pendidikan Islam. Surau yang awalnya lembaga pendidikan nonformal terjadi pembaharuan menjadi lembaga formal yang modern disebut pesantren dan madrasah di Minangkabau. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang alasan surau masih eksis sampai sekarang melalui penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Pengumpulan data penelitian melalui wawancara, observasi dan dokumentasi, analisis data dilakukan melalui tiga langkah diantaranya reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan, terakhir pengujian keabsahan data melalui triangulasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa surau masih eksis sekarang karena 1) madrasah dan pesantren memiliki sistem surau dalam pelaksanaan pendidikan, 2) surau wadah pendidikan Islam dan budaya Minangkabau, 3) pendidikannya terfokus pada tafaqquh fiddin, 4) pengkaderan yang tersistem dan berkesinambungan.
Tanggungjawab Dosen Pada Perguruan Tinggi Sriwardona
Al-Kahfi: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 8 No. 2 (2022): July
Publisher : STAI YAPTIP Simpang Empat Pasaman Barat Indonesia in collaboration with International Islamic Studies Development and Research Center (IISDRC)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70820/al-kahfi.v7i2.14

Abstract

Dosen merupakan tombak keberhasilan mahasiswa dan tumpuan dalam rangka mencetak generasi guru yang professional. Dosen yang dimaksudkan mempunyai eksistensi yang penting pada perguruan tinggi dalam melaksanakan tanggungjawabnya secara professional. Dosen idealnya melaksanakan pendidikan, penelitian dan pengabdian secara berkala dan menyebarluaskannya melalui karya tulisnya. Karya tulis dosen yang terpublikasi cenderung berkaitan erat dengan pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat.
Pelaksanaan Model Pembelajaran Student Teams Achievement Divisions (STAD) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Yona Afnoria Fitri; Sriwardona; Novi Susanti
Al-Kahfi: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 7 No. 1 (2021): January
Publisher : STAI YAPTIP Simpang Empat Pasaman Barat Indonesia in collaboration with International Islamic Studies Development and Research Center (IISDRC)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70820/al-kahfi.v6i1.33

Abstract

Model pembelajaran Student Teams Achievement Division (STAD) merupakan model yang digunakan guru Sejarah Kebudayaan Islam di MAN 1 Pasaman Barat yang dapat memberi motivasi dan keaktifan dalam proses pembelajaran terbukti dapat meningkatkan hasil belajar siswa, sehingga mendorong penulis untuk meneliti model pembelajaran Student Teams Achievement Division (STAD). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan, faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan model pembelajaran Student Teams Achievement Division (STAD) dalam pembelajaran mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam yang dilakukan guru. Jenis penelitian ini field research atau penelitian lapangan, dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan model pembelajaran Student Teams Achievement Division (STAD) diantaranya persiapan yang matang oleh guru Sejarah Kebudayaan Islam, pelaksanaan proses pembelajaran sesuai dengan langkah-langkah model pembelajaran Student Teams Achievement Division (STAD) yang didukung oleh kemampuan guru sehingga siswa antusias mengikutinya. Faktor pendukung terlaksanya adalah guru Sejarah Kebudayaan Islam yang bagus dalam pengelolaan kelas, siswa kelas XI yang memiliki antusias yang tinggi, media yang mudah didapat dan diaplikasikan, serta sarana prasarana yang memadai. Sedangkan faktor penghambatnya adalah kurangnya minat baca siswa, waktu pembelajaran yang singkat, serta media yang kurang memadai.
Pendidikan Karakter Berbasis Multikultural Di Pondok Pesantren Darussalam Pinagar Pasaman Barat Sriwardona; Abdul Wahid
Al-Kahfi: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 7 No. 1 (2021): January
Publisher : STAI YAPTIP Simpang Empat Pasaman Barat Indonesia in collaboration with International Islamic Studies Development and Research Center (IISDRC)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70820/al-kahfi.v6i1.34

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi karena peserta didik berasal dari berbagai budaya yang berbeda seperti Minang, Mandailing dan Jawa, keterbatasan pengetahuan santri/santiwati tentang karakter dan kebiasaan masing-masing suku yang berpeluang menimbulkan perpecahan, masalah yang cukup besar, dan untuk melihat pendidikan karakter yang diberikan kepada santri/santriwati di Pondok Pesantren Darussalam Pinagar Pasaman Barat. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan yang bersifat deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah guru, siswa,kepala sekolah,wakil kepala sekolah, buku dan dokumen. Untuk mencapai tujuan ini, penulis menggunakan metode pengumpulan data dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisa data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Berdasarkan data lapangan dan analisa penelitian, dapat dideskripsikan bahwa Dasar-dasar dikembangkannya Pendidikan Karakter Berbasis Multikultural di Pondok Pesantren Darussalam Pinagar (PPDP) adalah karena peserta didik berasal dari beragam suku, bahasa, kebiasaan dan tingkat pendidikan, dan PPDP merupakan lembaga pendidikan yang bertanggungjawab atas pendidikan karakter peserta didiknya.Tujuan Pendidikan Karakter Berbasis Multikultural di Pondok Pesantren Darussalam Pinagar adalah mengembangkan potensi kalbu/nurani afektif peserta didik sebagai manusia,mengembangkan kebiasaan dan perilaku peserta didik yang terpuji dan sejalan dengan nilai universal tentang religisitas, menanamkan kepemimpinan dan tanggungjawab, mengembangkan kemampuan peserta didik menjadi manusia yang mandiri, kreatif dan berwawasan, dan mengembangkan lingkungan sekolah sebagai lingkungan belajar yang nyaman, jujur, penuh kreatifitas dan persahabatan dan kebangsaan yang tinggi.Metode Pendidikan Karakter Berbasis Multikultural di Pondok Pesantren Darussalam Pinagar adalah keteladanan, pembiasaan, memberi nasehat, motivasi dan intimidasi, kisah. Kompetensi tenaga pengajar dalam mengembangkan Pendidikan Karakter Berbasis Multikultural adalah kompetensi kepribadian guru, kompetensi paedagogik guru, kompetensi social, kompetensi profesional guru.
Manajemen Pendidikan Akhlak Menurut Hadis Sriwardona
Al-Kahfi: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 7 No. 2 (2021): July
Publisher : STAI YAPTIP Simpang Empat Pasaman Barat Indonesia in collaboration with International Islamic Studies Development and Research Center (IISDRC)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70820/al-kahfi.v6i2.42

Abstract

Pendidikan akhlak urgen ditanamkan terhadap anak sejak dini dalam rangka menghindari perilaku tidak baik menurut ajaran Islam dan norma yang berlaku seperti narkoba, pergaulan bebas, prostitusi dan krisis akhlak lainnya. Pendidikan akhlak menurut hadis adalah memberikan binaan agar anak berakhlak mulia seperti Rasulullah. Akhlak mulia menjadi pondasi dalam pembinaan kepribadian manusia. Pendidikan akhlak yang dilakukan sejak dini menghasilkan kepribadian mulia dalam diri anak hingga dewasa melalui manajemen.
Lima Langkah Sukses Kepala Sekolah Dalam Membina Akhlak Siswa Di Sekolah Menengah Pertama Kota Solok Sriwardona, Sriwardona; Yumna
Al-Kahfi: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 9 No. 2 (2023): July
Publisher : STAI YAPTIP Simpang Empat Pasaman Barat Indonesia in collaboration with International Islamic Studies Development and Research Center (IISDRC)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70820/al-kahfi.v9i2.353

Abstract

Junior High School students in Solok City are directed to participate in prospering the mosque in their neighborhood by participating in religious activities managed jointly by the Regional Government, Education Office, Ministry of Religious Affairs, Religious Teachers, Preachers, Mosque Administrators and parents. In order to make this activity a success, the principal's management is needed, especially in fostering students' morals. The purpose of this study was to analyze the steps taken by schools in fostering the morals of Junior High School students in Solok City. This study used a qualitative method with a case study approach that began with data collection through interviews, observations, and document analysis, then the data was analyzed. The results of the research analysis showed five successful steps for the principal in fostering students' morals: 1) the principal planned the development of students' morals by instructing all teachers to foster morals and including moral development in the learning implementation plan. 2) The principal organizes moral development starting from level 1 moral development carried out by educators and education staff by providing exemplary examples, moral development carried out by the homeroom teacher for the students under his supervision, level 2 moral development carried out by guidance and counseling teachers who cannot be handled by the homeroom teacher, level 3 development of homeroom teachers and guidance and counseling teachers, level 4 moral development of students through collaboration with parents. 3) The principal carries out moral development of students a) directly such as providing exemplary examples, advising and reprimanding undisciplined teachers and b) indirectly moral development carried out by all educators, establishing cooperation with various parties in developing morals of students such as cooperation between Islamic religious education teachers and general study teachers. 4) The principal controls the development of morals of students through all teaching teachers. Teachers have the responsibility to guide, foster and direct students to have good morals. In this case, the teacher conveys the results of his development to the principal through the student representative. 5) The principal evaluates students' moral development by administering punishments or sanctions in collaboration with the students' parents. The implications of this research can provide principals and educators with insights into how to foster students' moral development. This research can serve as a foundation for other researchers to conduct further research in different contexts and on different issues.
Pembinaan Kelancaran Bacaan Al-Qur’an Anak melalui Model Talaqqi: Studi di TPA Al-Hidayah Anam Koto Selatan: Pengabdian Zahra Safitri; Syabiroh Syabiroh; Sriwardona Sriwardona; Rohmaini Rohmaini; Ikhsan Candra Suhada; Nurfayanti Nurfayanti; Habibul Hakim; Zakiah Zakiah; Widya Putri; Triananda Bella Safira; Yeni Aisyah
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.5944

Abstract

Pengabdian ini bertujuan mendeskripsikan kemampuan awal bacaan Al-Qur’an anak serta menganalisis efektivitas model talaqqi dalam meningkatkan kelancaran bacaan di TPA Al-Hidayah Anam Koto Selatan. Pengabdian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi pustaka yang didukung observasi lapangan. Hasil menunjukkan kemampuan awal bacaan anak masih beragam, ditandai kesalahan makhraj, kurang lancar membaca, serta belum konsisten menerapkan tajwid dan tartil. Model talaqqi diterapkan melalui pemberian contoh oleh guru, peniruan siswa, koreksi langsung, dan pengulangan bacaan hingga benar. Hasil menunjukkan metode ini efektif meningkatkan ketepatan makhraj, kelancaran membaca, penerapan tajwid, dan kemampuan membaca secara tartil. Dengan penekanan pada interaksi langsung, koreksi berkelanjutan, dan pembiasaan membaca yang benar, model talaqqi direkomendasikan untuk pembinaan bacaan Al-Qur’an di TPA maupun lembaga pendidikan Islam lainnya.