p-Index From 2021 - 2026
5.719
P-Index
This Author published in this journals
All Journal J@TI (TEKNIK INDUSTRI) PRISMA FISIKA Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK) Interest : Jurnal Ilmu Kesehatan MAGISTRA Jurnal Kajian Akuntansi JURNAL MANAJEMEN DAN PELAYANAN FARMASI (Journal of Management and Pharmacy Practice) International Journal of Islamic Economics and Finance (IJIEF) JURIDIKDAS (Jurnal Riset Pendidikan Dasar) JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) CYCLOTRON JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Basicedu Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar BIOSFER : Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Wiyata Dharma: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Jurnal Ilmiah Medicamento These proceedings represent the work of researchers participating in The International Conference on Elementary Education (ICEE) which is being hosted by the Elementary Education Study Programme School of Postgraduate Studies, Universitas Pendidikan Journal of the Community Development in Asia Jurnal Basicedu Prosiding University Research Colloquium Borobudur Educational Review JURNAL JAMU KUSUMA Jurnal Pendidikan Islam Al-Affan Jurnal Keperawatan 'Aisyiyah Al-Irsyad Journal of Mathematics Education Jurnal Pelita Manajemen TOFEDU: The Future of Education Journal EKMAN JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Iqtishodiah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah IERA, Islamic Education and Research Academy Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Journal of Visionary Sharia Economy (JOVISHE) Jarow: Journal of Ar-Raniry on Social Work Pedagogi: Jurnal Pendidikan Dasar
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : CYCLOTRON

Analisis Pengaruh Suhu Terhadap Daya Output pada Panel Surya Monocrystalline dan Polycrystalline 50 Wp atikah, nur; Pramono Jati, Budi; Nugroho, Dedi
CYCLOTRON Vol 7 No 02 (2024): CYCLOTRON
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/cl.v7i02.21822

Abstract

Ada 2 jenis panel surya yaitu jenis monocrystalline dan jenis polycrystalline. Permasalahan dalam panel surya adalah perbedaan pengaruh suhu terhadap efisiensi dan karakteristik dalam konversi energi daya output pada panel surya monocrystalline dan polycrystalline. Untuk mengetahui perbedaannya maka dilakukan pengukuran produksi energi pada PV monocrystalline 50W dan polycrystalline 50W masing-masing dengan cara didinginkan dan tidak didinginkan dengan air, untuk mempertahankan suhu menjadi normal. Paper ini membahas tentang pengaruh suhu terhadap daya output pada panel surya monocrystalline dan polycristaline. Tujuannya adalah dengan menurunkan suhu pada panel surya akan menghasilkan efisiensi yang lebih tinggi. Metode yang digunakan dengan metode air pendingin dan tanpa air pendingin. Parameter yang digunakan dengan metode adalah suhu permukaan panel, sudut terhadap posisi matahari, tegangan, arus dan daya output pada panel, pengambilan data dilakukan dari jam 07.00-17.00 WIB, dengan waktu pengukuran diambil 4 kali setiap 30 menit. Hasil dari penelitiann ini adalah pada puncak tertinggi output daya panel di jam 12.00 WIB, dengan hasil tertinggi pada panel surya monocrystalline. Bahwa ketika panel surya dengan air pendingin didapat hasil lebih efisien dan didapat hasil pada panel surya monocrystalline lebih bagus dibandingkan polycrystalline. Dari hasil penelitian didapat hasil yang terbaik adalah pada saat panel surya monocrystalline dengan air pendingin pada jam 12.00 WIB dengan suhu 26 °C, arus 1,69A, tegangan 18,8V, dan daya 31,772W. Hasil yang kedua panel surya monocrystalline tanpa air pendingin pada jam 12.00 WIB dengan suhu 50 °C, arus 1,67A, tegangan 16,9V, dan daya 28,223 W. Hasil yang ketiga panel surya polycrystalline dengan air pendingin pada jam 11.30 WIB dengan suhu 30 °C, arus 1,56A, tegangan 16,5V, dan daya 25,74 W. Hasil yang empat panel surya polycrystlaline tanpa air pendingin pada jam 12.00 WIB dengan suhu 52 °C, arus 1,62A, tegangan 15,4V, dan daya 24,948W. Kata kunci: Monocrystalline, polycrystalline, Tegangan, Arus, Suhu, Daya.