Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Mading Digital Sebagai Media Pembelajaran Berbasis Aplikasi Canva Suyitno, Suyitno; Ngatmini, Ngatmini; Handayani, Pipit Mugi; Prayogi, Icuk
Journal of Digital Community Services Vol. 1 No. 2 (2024): July
Publisher : Institute Of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/dcs.v1i2.10

Abstract

Dengan berkembangnya teknologi, media pembelajaran tradisional mulai beralih ke digital, sehingga perlu adanya pengembangan media pembelajaran yang lebih baik. Mengingat majalah dinding digital merupakan peralihan dari majalah dinding fisik (board magazine) ke majalah dinding digital, maka potensi majalah dinding perlu dimanfaatkan dengan mengembangkan majalah digital berbasis aplikasi Canva. Canva merupakan aplikasi visual yang dapat digunakan siapa saja dengan akses penuh. Proposal ini bertujuan untuk mengembangkan media digital sebagai media pembelajaran bagi guru di MDTA 32 Darul Hasan dengan menggunakan aplikasi Canva. Permasalahannya adalah kurangnya inovasi gaya belajar guru, khususnya pemanfaatan teknologi untuk memperkaya metode guruan. Solusi yang diusulkan adalah mengembangkan media digital yang interaktif dan menarik menggunakan aplikasi Canva.Media digital ini akan memuat berbagai materi pembelajaran yang berkaitan dengan kurikulum di MDTA 32 Darul Hasan. Selain itu, majalah ini juga akan memiliki fitur interaktif, seperti video, audio dan link web, untuk meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran.Target hasil yang ingin dicapai antara lain, membangun media digital yang interaktif dan menarik untuk setiap mata pelajaran di MDTA 32 Darul Hasan. Melatih guru menggunakan media digital dan aplikasi Canva dalam pembelajaran.Memanfaatkan media digital dalam proses pembelajaran di MDTA 32 Darul Hasan dengan menggunaan aplikasi Canva.Dengan dikembangkannya media digital sebagai sarana pembelajaran diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran di MDTA 32 Darul Hasan dan memperkaya pengalaman belajar guru dan siswa melalui pemanfaatan teknologi.
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA KELAS V SDN 2 KEPOH KECAMATAN JATI KABUPATEN BLORA Hanifa Nurul Putriana; Khusnul Fajriyah; Suyitno
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 5 (2023): Volume 09 No. 05 Desember 2023
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v9i5.2024

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemecahan masalah siswa, khususnya siswa Sekolah Dasar. Hal ini dibuktikan dengan siswa akan menjawab pertanyaan hanya berdasarkan contoh langkah yang diberikan oleh guru. Tujuan pada penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana pengaruh penerapan model pembelajaran problem based learning terhadap peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika kelas V SDN 2 Kepoh Kecamatan Jati Kabupaten Blora. Metode penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif. Penelitian kuantitatif merupakan penelitian yang menggunakan angka dalam penyajian data, dan analisis yang menggunakan uji statistik. Hasil penelitian ini yaitu ( 1 ) hasil uji N-Gain pada kelas eksperimen rata-rata nilai yang diperoleh siswa sebelum mendapatkan perlakuan 78,1, dan setelah mendapat perlakuan, rata-rata yang diperoleh 78,1. ( 2 ) pada kelas kontrol, rata-rata nilai yang diperoleh 23,5 dan hasil posttest rata-rata yang diperoleh 41,3. Kesimpulan model PBL dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika. Kata Kunci: Kemampuan Pemecahan Masalaah, Problem Based Learning
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBANTUAN MEDIA POP-UP BOK TERHADAP KEMAMPUAN BERNALAR KRITIS SISWA KELAS 5 SD NEGERI BRUMBUNG Putri Eka Rahmayati Putri; Duwi Nuvitalia; Suyitno
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 5 (2023): Volume 09 No. 05 Desember 2023
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v9i5.2057

Abstract

One of the 21st century skills that students must have is the ability to reason critically. Critical reasoning can be defined as a cognitive process that involves a systematic and analytical examination of a problem. The aim of this research is to determine the effect of the Problem Based Learning learning model assisted by Pop-Up Book media on the critical reasoning abilities of fifth grade students in science subjects at Brumbung State Elementary School. This type of research is Quantitative using the Problem Based Learning model assisted by Pop-Up Book media. The science and science subject is a combination of 2 science and social studies subjects. Science and science learning needs to present a context that is relevant to the natural conditions and environment around students (Tim, 2021). The population in this study was class V students with a total of 30 students and the research sample was class V A and class V B students totaling 60 students. The sampling technique is the experimental class and the control class is with class A as the experimental class, class B as the control class. The research instrument used was questions in the form of descriptions. The results of hypothesis testing using the t-test formula are ????h???????????????????? = 16,000 >???????????????????????? = 2.042 with α = 0.05. This means that there is an influence of the Problem Based Learning learning model assisted by Pop-Up Book media on the critical reasoning abilities of fifth grade students at SD Negeri Brumbung.
ANALISIS IMPLEMENTASI PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA SEKOLAH DASAR NEGERI 01 PENYANGKRINGAN KECAMATAN WELERI KABUPATEN KENDAL Dimas Rinaldi Kusuma; Suyitno; Filia Prima Artharina
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024 In Progress.
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i04.4868

Abstract

Latar belakang penelitian ini ialah Pentingnya pembentukan profil pelajar yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila di tingkat Sekolah Dasar, Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kurikulum dan implementasi di Sekolah Dasar 01 Penyangkringan, Kecamatan Weleri, Kabupaten Kendal. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa sekolah telah berhasil mengembangkan dan menerapkan lima komponen utama dalam proyek ini, dengan tingkat efektivitas keseluruhan sebesar 95%, yang dikategorikan sangat baik. Kendala yang dihadapi antara lain adalah keterbatasan sumber daya dan dukungan dari pihak luar. Berdasarkan hasil penelitian ini, menunjukkan bahwa SD 01 Penyangkringan berhasil mengimplementasikan proyek penguatan profil pelajar pancasila dengan pencapaian sebesar 95%. Keberhasilan ini menegaskan efektivitas pendekatan yang diterapkan dalam kurikulum, peneliti merekomendasikan untuk meningkatkan sumber daya serta evaluasi berkelanjutan untuk memastikan nilai pancasila dalam pendidikan secara konsisten dan adaptif terhadap tantangan yang ada.
KEEFEKTIFAN METODE STRUKTURAL ANALITIK SINTETIK BERBANTU MEDIA KARTU TERHADAP KOMPETENSI MEMBACA KOSAKATA SISWA KELAS 1 SD NEGERI MRANGGEN 2 Cindy Silvianti; Suyitno; Rofian
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 03 (2025): Volume 11 No. 03 September 2025 In Build
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i03.7253

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan Metode Struktural Analitik Sintetik berbantu media kartu terhadap kompetensi membaca kosakata siswa kelas 1 SD Negeri Mranggen 2. Latar belakang penelitian adalah rendahnya hasil belajar siswa akibat pembelajaran yang masih berpusat pada guru dan kurangnya penggunaan model serta media pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain One-Group Pretest-Posttest. Sampel penelitian berjumlah 25 siswa. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, tes, dan angket. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata dari pretest (55,52) ke posttest (85,41), serta peningkatan ketuntasan klasikal dari 17% menjadi 88%. Uji normalitas menunjukkan data berdistribusi normal. Dengan demikian, metode ini efektif dalam meningkatkan kompetensi membaca kosakata siswa.
ANALISIS MINAT BACA TEKS NARASI PADA SISWA KELAS IV DI SD NEGERI MOJOAGUNG 01 KABUPATEN PATI Asfiyatul Mustafidah; Suyitno; Filia Prima Artharina, S. Pd., M. Pd.
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 03 (2025): Volume 11 No. 03 September 2025 In Build
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i03.7726

Abstract

This research is motivated by the fact that students' interest in reading narrative texts is still relatively low. Low here means not having one's own awareness in reading books, low attention in reading books both at school and at home, not showing pleasure in reading books and low frequency of reading books. In this context, there needs to be greater attention from all parties, including parents, to increase students' interest in reading. This study aims to analyze the interest in reading narrative texts in fourth-grade students at Mojoagung 01 Elementary School, Pati Regency and to determine the supporting factors and inhibiting factors that influence the interest in reading narrative texts in fourth-grade students at Mojoagung 01 Elementary School, Pati Regency. This research uses a qualitative research type with a descriptive analysis approach. The data sources in this study were the fourth-grade teachers, the principal, and fourth-grade students of SDN Mojoagung 01, Pati Regency. The data collection techniques used in this study were interviews and questionnaires. The data analysis method in this study consists of data reduction, data presentation and drawing conclusions. Based on the research results and discussions that have been described, it can be concluded that 7 fourth- grade students (43.75%) showed a high interest in reading narrative texts. 8 students (50%) were classified as having sufficient interest in reading. 1 student (6.25%) was included in the category of not interested in reading. Therefore, students showed an interest in reading narrative texts in the "sufficient" to "good" category.
ANALISIS KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS II SD NEGERI MOJOAGUNG 01 KABUPATEN PATI Merlita; Drs. Suyitno, M. Pd; Filia Prima Artharina, S. Pd., M. Pd
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 03 (2025): Volume 11 No. 03 September 2025 In Build
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i03.7748

Abstract

Researchers found that there were still several second grade students at Mojoagung 01 Elementary School who had low reading abilities, such as difficulty recognizing letters, stringing together syllables/words, spelling words and reading sentences well and fluently. Furthermore, there have been no literacy studies or research related to reading skills at the school. This research is also motivated by the importance of reading skills for student success. Good reading skills have a big influence on understanding the concepts and theories studied at school. Conversely, poor reading skills can be a hindering factor in students educational success. This research uses a qualitative research type. Data collection in this study was carried out using interview and questionnaire methods with class II teachers and class II students of Mojoagung 01 Elementary School, Pati Regency. The results of this study indicate that the initial reading ability of grade II students of Mojoagung 01 Elementary School, Pati Regency, There are 15 students (71.43%) of whom are fluent in reading correctly and there are 6 students (28.57%) of whom are not yet fluent in reading.
PENGEMBANGAN MEDIA KARTU AKSARA LEPASAN BAGI PEMBELAJARAN BAHASA JAWA DI FASE B Dinda Yesi Anggreyani; Suyitno; Singgih Adhi Prasetyo
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9820

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya minat dan hasil belajar siswa kelas 3 pada materi aksara Jawa yang disebabkan oleh pembelajaran yang masih monoton serta kurangnya penggunaan media yang menarik dan sesuai dengan tahap perkebangan siswa. Kondisi tersebut membuat siswa mengalami kesulitan dalam mengenali dan menyusun aksara Jawa, sehingga diperlukan pengembangan media pembelajaran yang interaktif dan mudah digunakan. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang terdiri atas tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian ini adalah 16 siswa kelas 3 SDN Rejosari 02. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, angket, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Kartu Aksara Lepasan dinyatakan sangat layak digunakan, dengan persentase validasi ahli materi sebesar dan ahli media sebesar 100%. Respon guru terhadap media mencapai 89,33% dan respon siswa sebesar 93,75%. Media ini terbukti membantu siswa lebih mudah mengenali, menyusun, dan memahami aksara Jawa serta meningkatkan aktivitas belajar. Dengan demikian, media Kartu Aksara Lepasan layak digunakan sebagai media pembelajaran Bahasa Jawa di fase B dan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran disekolah dasar
Fostering Effective Teaching Practices: An Analysis of Classroom Implementation Among Pre-Service Indonesian Language Teachers Ngatmini Ngatmini; Suyitno Suyitno
Indonesian Language Education and Literature Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v11i1.20006

Abstract

Teacher competency plays a crucial role in enhancing educational quality, yet many Indonesian pre-service teachers struggle to translate pedagogical theory into effective classroom practice. This study analyzed classroom implementation among pre-service Indonesian language teachers participating in the Teacher Professional Education Program (PPG). Using a descriptive-qualitative design during the 2024 PPG performance test (UKIN) in Central Java, data were collected from lesson plans and classroom observations of 18 participants aged 21–25. Teaching performance was evaluated using a validated rubric covering seven competencies: greeting and rapport, lesson setting, activating prior knowledge, engagement and motivation, creating a positive environment, introducing new concepts, and managing time and pacing. Results indicate strong performance in creating positive learning environments (77.8%) and setting lessons (72.2%), while activating prior knowledge (44.4%) and time management were the weakest. The findings reveal a persistent gap between theoretical knowledge and practice. Theoretically, the study reinforces microteaching and classroom management frameworks by illustrating how pre-service teachers operationalize basic teaching competencies. Practically, it provides evidence-based implications for improving PPG training through targeted exercises in knowledge activation, pacing, and student-centered pedagogy, helping teacher educators design more responsive and practice-oriented preparation models.Menciptakan Praktik Pengajaran yang Efektif: Analisis Implementasi di Kelas pada Guru Prajabatan Bahasa IndonesiaKompetensi guru memainkan peran penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan, namun banyak guru prajabatan di Indonesia kesulitan menerjemahkan teori pedagogis ke dalam praktik kelas yang efektif. Studi ini menganalisis implementasi di kelas di antara guru bahasa Indonesia prasekolah yang berpartisipasi dalam Program Pendidikan Profesi Guru (PPG).  Menggunakan desain deskriptif-kualitatif selama uji kinerja PPG (UKIN) tahun 2024 di Jawa Tengah, data dikumpulkan dari rencana pembelajaran dan observasi kelas 18 peserta berusia 21–25 tahun.  Kinerja mengajar dievaluasi menggunakan rubrik yang divalidasi yang mencakup tujuh kompetensi: sapaan dan hubungan, pengaturan pelajaran, mengaktifkan pengetahuan sebelumnya, keterlibatan dan motivasi, menciptakan lingkungan positif, memperkenalkan konsep baru, serta manajemen waktu dan kecepatan.  Hasil menunjukkan kinerja yang kuat dalam menciptakan lingkungan belajar positif (77,8%) dan mengatur pelajaran (72,2%), sementara mengaktifkan pengetahuan sebelumnya (44,4%) dan manajemen waktu adalah yang terlemah.  Temuan ini mengungkapkan kesenjangan yang persisten antara pengetahuan teoretis dan praktik.  Secara teoretis, penelitian ini memperkuat kerangka kerja mikro-pengajaran dan manajemen kelas dengan mengilustrasikan bagaimana guru pra-jabatan mengoperasionalkan kompetensi dasar mengajar.  Secara praktis, ini memberikan implikasi berbasis bukti untuk meningkatkan pelatihan PPG melalui latihan yang ditargetkan dalam aktivasi pengetahuan, pengaturan kecepatan, dan pedagogi berpusat pada siswa, membantu pendidik guru merancang model persiapan yang lebih responsif dan berorientasi pada praktik.
Designing an IPAS lesson plan with understanding by design approach for grade v elementary school Vigo Pratama Saputra; Iin Purnamasari; Suyitno
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 14 No. 5 (2025): October
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpfkip.v14i5.p659-670

Abstract

This study presents the feasibility and validity of IPAS learning planning using the Understanding by Design (UbD) approach in a fifth-grade elementary school. This study uses a research and development (R&D) methodology that adopts the ADDIE model (Analyse, Design, Development, Implementation, and Evaluation). The data collection instruments were expert lecturer validity, teacher feasibility questionnaires, and student feasibility questionnaires, developed based on the review of the supervising lecturer and expert assessment. The implementation stage involved applying the developed learning plan to fifth-grade students at Karangsono 02 Public Elementary School. The trials at this stage included product validity and feasibility tests conducted by expert lecturers, classroom teachers, and fifth-grade students. The results show that the subject matter experts scored 91% in the excellent category, the learning planning experts scored 81% in the good category, and the teacher and student questionnaires were rated very feasible (93% and 87%). The evaluation stage included evaluations conducted at each stage of the ADDIE model. Data analysis techniques used triangulation. The results demonstrate that the IPAS learning plan, developed using the UbD approach, was valid and feasible for use in elementary schools, offering a valuable and innovative learning experience for teachers and students.