Articles
ANALISIS HASIL ASESMEN DIAGNOSTIK PADA MATA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN ALAM DAN SOSIAL KELAS IV SEKOLAH DASAR
Nur Laela Dewi;
Sukamto;
Dina Prasetyowati
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 2 (2023): Volume 09 No 02, Juni 2023
Publisher : STKIP Subang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36989/didaktik.v9i2.1127
Pembelajaran di Sekolah Dasar selama ini masih terpaku langsung pada penyampaian materi yang diberikan oleh guru. Selama pembelajaran guru belum mengetahui kemampuan awal peserta didik dalam menguasai materi yang akan diajarkan. Jadi ketika peserta didik diberikan soal oleh guru masih ada beberapa peserta didik yang masih belum menguasai materi tersebut. Untuk mengatasi masalah tersebut guru harus memberikan asesmen diagnostik terlebih dahulu untuk mengetahui kemampuan awal peserta didik pada materi yang akan diajarkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apakah asesmen diagnostik yang diberikan kepada peserta didik dapat memenuhi ketercapaian tujuan pembelajaran, mendeskripsikan proses tindak lanjut yang tepat untuk peserta didik yang tidak memenuhi ketercapaian tujuan pembelajaran setelah memperoleh pembelajaran, serta mendeskripsikan analisis hasil asesmen diagnostik pada mata pelajaran IPAS di kelas IV. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengambilan data pada penelitian ini yaitu observasi dan soal asesmen diagnostik kognitif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa setelah diberikan asesmen diagnostik dapat diketahui jika peserta didik kelas IV memiliki kesiapan belajar pada kemampuan awal yang berbeda-beda. Pemberian asesmen diagnostik sangat penting dilakukan oleh guru, terutama guru profesional. Hal ini dilakukan untuk mengetahui kesiapan belajar peserta didik. Perbedaan ini nantinya akan dijadikan acuan oleh guru dalam menyusun pembelajaran agar berlangsung dengan baik dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
PENGARUH PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS SISWA KELAS III SEKOLAH DASAR
Isti Zulfa Nida;
Sukamto;
Veryliana Purnamasari
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 2 (2023): Volume 09 No 02, Juni 2023
Publisher : STKIP Subang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36989/didaktik.v9i2.1142
Critical thinking skills are one of the competencies that need to be developed in today's digital era. In the 21st century, students are required to be able to develop life skills and soft skills including critical thinking skills. Problem Based Learning is a learning model that encourages students to learn and work in groups to solve problems, think critically and analytically. The purpose of this study was to analyze the effect of the Problem Based Learning learning model on mathematical critical thinking skills. The research method used in this research is quantitative. This type of research is an experiment with a Pre-experimental design type of Pretest-Postest One-Group Design. The data collection technique in this study is in the form of a description test which refers to indicators of critical thinking skills. Data analysis was carried out using the normality test to obtain a Sig value of 0.143 which indicates that the data is normally distributed. While testing the hypothesis using the paired sample t-test formula obtained a value of Sig. (2-tailed) of 0.002 is less than the value of 0.050 so that it can be concluded that there is an influence of the Problem Based Learning learning model on the mathematical critical thinking skills of third grade elementary school students.
ANALISIS METODE DISKUSI KELOMPOK TERHADAP KETERAMPILAN MENGEMUKAKAN PENDAPAT PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR
Dyah Ayu Dwi Astuti;
Sukamto;
Iin Purnamasari
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 2 (2023): Volume 09 No 02, Juni 2023
Publisher : STKIP Subang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36989/didaktik.v9i2.1150
ABSTRAK Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan di kelas selama pelaksanaan pembelajaran, guru aktif dalam memberikan pertanyaan pemantik bagi peserta didik sebelum pelaksanaan pembelajaran, namun peserta didik butuh waktu untuk menjawab pertanyaan dari guru. Sebagai upaya dalam peningkatkan kualitas pembelajaran guna meningkatkan kemampuan mengemukakan pendapat bagi peserta didik dapat dilaksanakan sebuah metode diskusi kelompok.Peneliti menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah dengan penerapan metode diskusi kelompok dapat memberikan dampak positif terhadap ketrampilan mengemukakan pendapat peserta didik terlihat dalam aspek kerjasama, percaya diri, pilihan kata yang baik dan komunikatif. Metode diskusi kelompok ini dapat digunakan oleh guru untuk meningkatkan ketrampilan mengemukakan pendapat bagi peserta didik dan didukung dengan inovasi guru agar pelaksanaan pembelajaran tetap berpusat kepada peserta didik Kata Kunci: diskusi kelompok, mengemukakan pendapat, metode pembelajaran, metode diskusi
PENERAPAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KOGNITIF PESERTA DIDIK KELAS III SD
Bashrul Muna;
Sukamto;
Agnita Siska Pramasdyahsari
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 2 (2023): Volume 09 No 02, Juni 2023
Publisher : STKIP Subang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36989/didaktik.v9i2.1151
ABSTRAK Berdasarkan pada temuan di kelas III SD, guru dalam mengajar masih secara konvensional yang menyebabkan rendahnya hasil belajar kognitif peserta didik. Maka dari itu, penelitian ini dilaksanakan bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar kognitif peserta didik Kelas III SD dengan menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Jenis penilitian ini ialah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan sebanyak 2 siklus. Terdapat 4 tahapan disetiap siklusnya yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refeksi. Hasil penelitian ini peserta didik yang hasil belajar kognitif mencapai KKM atau tuntas pada prasiklus berjumlah 12 atau 40% ketuntasan klasikalnya, pada siklus I berjumlah 20 atau 67%, dan pada siklus II 23 atau 77%. Berdasarkan data tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berhasil meningkatkan hasil belajar kognitif peserta didik kelas III SD. Kata Kunci: Problem Based Learning (PBL), Hasil Belajar Kognitif
PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING DI SEKOLAH DASAR
Dewi Indah Prasetiani;
Sukamto;
Duwi Nuvitalia
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 2 (2023): Volume 09 No 02, Juni 2023
Publisher : STKIP Subang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36989/didaktik.v9i2.1156
ABSTRAK Abstrak: Latar belakang penelitian ini dikarenakan rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematika peserta didik di sekolah dasar. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika peserta didik di sekolah dasar menggunakan model problem based learning. Peneltian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan menggunakan desain Kemmis dan Mc Taggart. Hasil penelitian ini menunjukan adanya peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika pada peserta didik di sekolah dasar dengan menggunakan model problem based learning. Implikasi penelitian dapat dijadikan acuan dalam mengembangkan kemampuan pemecahan masalah matematika peserta didik di sekolah dasar. Kata Kunci: kemampuan pemecahan masalah, problem based learning
PROBLEM BASED LEARNING MENGGUNAKAN MEDIA AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN IPAS KELAS IV B SD ISLAM AL MADINA SEMARANG
Fitri Mulia;
Veryliana Purnamasari;
Sukamto
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 2 (2023): Volume 09 No 02, Juni 2023
Publisher : STKIP Subang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36989/didaktik.v9i2.1281
This study aims to determine the PBL (Problem-Based Learning) learning model using audio-visual media to improve student learning outcomes in class IV B Science Science at SD Islam Al Madina, Semarang. This study used a pre-experimental type of research, namely one group pretest-posttest design using saturated sampling techniques and the instruments used in this study were instruments in the form of pretest and posttest questions. The population of this study was all students in class IV B at Al Madina Islamic Elementary School, Semarang. The data used are interview observations and tests. The results showed that the pretest average score was 48.57 and the posttest average score was 82.85, meaning that the learning outcomes of students had increased, the average gain test was 67.38 which was classified as a fairly effective criterion, and the results of the paired sample test shows 0.000 <0.05 then H0 is rejected and Ha is accepted. So it was concluded that problem-based learning using audio-visual media can improve student learning outcomes in class IV B Islamic Al Madina Islamic Elementary School Semarang City.
ANALISIS IMPLEMENTASI KECAKAPAN HIDUP MELALUI PROGRAM IMTAQ SISWA KELAS III B SD ISLAM AL MADINA
Ilma Ludvitasari;
Ngurah Ayu Nyoman Murniati;
Sukamto
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 2 (2023): Volume 09 No 02, Juni 2023
Publisher : STKIP Subang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36989/didaktik.v9i2.1284
The aims of this study was to determine the implementation of life skills that are oriented towards the IMTAQ program for third grade students at SD Islam Al Madina Semarang. The type of research used is descriptive qualitative research which obtains data from interviews, observations, and documentation. The data that has been collected is processed using a triangulation technique and explained using a descriptive method written according to the source of the data obtained in the field. The results of this study indicate that the application of IMTAQ-oriented student life skills implemented at Al Madina Islamic Elementary School has been carried out according to very good habits, with an average score of 91%. So it can be concluded that the implementation of life skills for class III B students at SD Islam Al Madina is running with a high percentage of very good categories.
Keefektifan Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Muatan Pelajaran Matematika Materi Satuan Waktu di Kelas III SD
Mayaratih Mayaratih;
Sukamto Sukamto;
Arfilia Wijayanti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penerapan pembelajaran matematika di SD sangat erat kaitannya dengan kehidupan sehari-hari merupakan landasan yang dimiliki setiap anak untuk mengetahui, memahami dan menerapkan konsep materi sesuai dengan kebutuhan anak. Saat ini sedang belajar berpusat pada guru, penggunaan model pembelajaran yang kurang tepat, masih digunakan model pembelajaran yang aktif, kreatif dan inovatif sehingga belum semua siswa berpartisipasi langsung dalam proses belajar mengajar, kurangnya perhatian siswa tentang materi pelajaran, siswa tidak berani bertanya tentang materi pelajaran tidak jelas apa yang menyebabkan kurangnya hasil belajar siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui keefektifan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) hasil pembelajaran materi satuan waktu untuk siswa kelas III SD Semester II tahun ajaran 2022/2023. Metode penelitian yang digunakan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan menggunakan model One Group Pretest. Penelitian ini menggunakan alat penelitian berupa tes. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pengajaran kontekstual dan pembelajaran Problem Based Learning (PBL) meningkatkan hasil belajar siswa kelas III pada materi satuan waktu di salah satu SDN di Kota Semarang. Selain itu, siswa diharapkan untuk mengikuti pembelajaran yang aktif dan inovatif sehingga tujuan pembelajaran tercapai paling banyak.
Pengembangan Instrumen Soal IPA Berbasis STEM untuk Siswa Kelas IV Materi Kemagnetan dan Gaya Pada Fase B di Sekolah Dasar
Fajar Setya Wibowo;
Siti Patonah;
Sukamto Sukamto
Jurnal Basicedu Vol 7, No 3 (2023): June
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v7i3.4975
Pengembangan instrumen soal berbasis STEM masih jarang ditemukan dalam kurikulum merdeka ini, dengan ini menambah pilihan bagi guru untuk pelaksanaan menilai hasil melajar melalui assesment. Pentingnya assesment awal sebelum merancang pembelajaran dalam kurikulum merdeka. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen assesment awal untuk mengetahui kesiapan siswa fase B mengikuti pembelajaran IPAS materi kemagnetan dan gaya berbasis STEM. Penelitian ini merupakan modifikasi dari model penelitian dan pengembangan (R&D )Brog and Gall. Penelitian dilaksanakan di SDN Kalisari 3 Sayung demak, sebanyak 133 siswa terdiri dari 72 siswa laki laki dan 61 siswa perempuan menggunakan konvenien sampling. Soal yang diberikan berupa pilihan ganda sebanyak 14 butir soal materi kemagnetan dan gaya. Teknik analisis validasi dan reliabilitas butir soal menggunakan Indeks Aiken dan Rasch Model dengan menggunakan software winstep 3.73. Hasil penelitian menunjukan seluruh butir soal memiliki kategori validitas sedang s.d. tinggi untuk indeks Aiken (0.76 s.d. 0.8). Sedangkan berdasarkan analisis Rasch Model, nilai Measure(-1.88s.d.2.20), nilai Model SE (0.20s.d.0.30) nilai Outfit MNSQ (0.67s.d.1.30), nilai Outfit ZSTD , nilai Pt mean core(0.20 s.d. 0.61), reliabilitas item dan person (0.94 dan 0.50) sedangkan Cronbach Alpha (0.62) . Kesimpulan butir soal dapat digunakan sebagai assement awal mata pelajaran IPAS.Kata Kunci: Instrumen Assement Awal, STEM, Kurikulum merdeka, Rasch model
Validation of Sience, Technology, Engineering, and Matemathic Based Diagnostik Assessment on Natural Resource Material for Phase B Elementary School Students using Rasch Model
Jihan Nadhifa Dewi;
Siti Patonah*;
Sukamto Sukamto
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 11, No 3 (2023): JULY 2023
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24815/jpsi.v11i3.31165
One of the ways to design learning the implementation of the independent curriculum is assessment diagnostic. This study aims to develop STEM-based questions to measure students' critical thinking skills. The questions are used for the initial assessment of science subject material "Natural Resources" phase B elementary school. The type of research used is research and development (RD) with the ADDIE development model, consisting of the analysis, design, developmen, implementation, and evaluation stages. The school students in the city of Semarang with a total of 258 students consisting of 126 male students and 132 female students, using convenience sampling. The items' validation and reliability analysis techniques used the Aiken index and the RASCH model. The results showed that all items had a high validity category based on the following aspects: Outfit items, measure, test difficulty level, person and item reliability. There are several phase bias items, where students in phase C benefit more than students in phase B. The average respon ability is above the averange item difficulty level. The conclusion is that the items developed can be used as initial assessments in science subjects