Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Instrumen Soal IPA SD Berbasis STEM Materi Pola Sebab Akibat Siswa Fase A Sukamto Sukamto; Siti Patonah; Lia Fitriani
DIKDAS MATAPPA: Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Vol 6, No 3 (2023): September
Publisher : STKIP Andi Matappa Pangkep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/dikdas.v6i3.3044

Abstract

In a learning activity, it is necessary to have an initial assessment as a measuring tool in describing the initial conditions of students. The reality in the field is that teachers have not made STEM-based initial instruments to determine students' initial conditions, so it is necessary to develop initial instruments so that teachers can find out students' initial conditions so that the material provided is in accordance with students' needs. The purpose of this study was to develop initial instruments to determine the readiness of students in the learning activities of phase A students in science learning material on STEM-based causal patterns. The research method used is the R&D research method consisting of: 1) Analysis, 2) Design, 3) Development, 4) Implementation, 5) Evaluation. The results of the study can be concluded that the STEM-based STEM-based primary science instrument for phase A students is 0.73-0.84 (moderate to high) for the Aiken index.
Analisis Kemampuan Komunikasi Matematis Materi Operasi Hitung Perkalian dan Pembagian Siswa SDN 2 Karangmulyo Amalinda Enggarwanti; Kartinah Kartinah; Sukamto Sukamto
DIKDAS MATAPPA: Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Vol 6, No 3 (2023): September
Publisher : STKIP Andi Matappa Pangkep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/dikdas.v6i3.3035

Abstract

Mathematical communication ability is an ability that must be possessed by students in mathematics because mathematics is a communication tool that is closely related to everyday life. This study aims to analyze the mathematical communication skills of students, especially the material for multiplication and division arithmetic operations. This study uses a descriptive qualitative approach by collecting data through tests, interviews, and documentation. The results of the analysis show that students at have a moderate level of mathematical communication, this is in accordance with the 6 subjects who get the same category. The level of mathematical communication that is classified as moderate has communication that almost fulfills most of the indicators of mathematical communication, most of them write down the answers, it's just that the answers are incomplete, the answers from the 6 subjects do not write conclusions at all, besides that students are not careful and thorough in work on the problem so that it affects the results of the value obtained.
Faktor-Faktor Penyebab Kesulitan Membaca Permulaan di Kelas 1 SD Negeri Sampangan 02 Arief Syaiful Rachman; Iin Purnamasari; Sukamto Sukamto; Puput Sulistyowati Lestari
DIKDAS MATAPPA: Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Vol 6, No 3 (2023): September
Publisher : STKIP Andi Matappa Pangkep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/dikdas.v6i3.3028

Abstract

This study aims to find out what factors hinder students from having difficulty with beginning reading and solutions to overcome the problems of students with initial reading difficulties in grade 1B of SD Negeri Sampangan 02. The type of research used is descriptive qualitative research. Collecting data in this study is by observation method using guiding indicators to determine the difficulty of beginning reading, interviews, and documentation. The instrument used was a non-test instrument in the form of a questionnaire regarding initial reading difficulties. After the researcher received the data, the data was analyzed using the Milles and Huberman model. The results of this study show 1. the causative factors of early reading difficulties are lazy learning, lack of interest and motivation to learn, power, students get bored easily, lack of parental guidance and attention to education. 2. The solution for beginning reading difficulties is that the teacher provides additional hours for students learning to read beginning, paying special attention to students who have difficulty reading beginning, parental concern for their child's education, the teacher must be creative when guiding students learning to read beginning.
PENGEMBANGAN INSTRUMEN AWAL IPA SD BERBASIS STEM PADA MATERI SIKLUS AIR SISWA FASE B Amalia Putri Kustadi; Sukamto; Siti Patonah
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 2 (2023): Volume 09 No 02, Juni 2023
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v9i2.1261

Abstract

Salah satu permasalahan yang dihadapi dalam konteks pembelajaran IPA di Sekolah Dasar adalah kurangnya instrumen yang tepat untuk mengukur pemahaman siswa terhadap materi siklus air. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengevaluasi instrumen soal berbasis STEM dalam materi siklus air untuk siswa Sekolah Dasar. Metode penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (R&D) dengan subjek penelitian sebanyak 124 siswa di Sekolah Dasar Kota Semarang. Proses pengembangan instrumen melibatkan validasi oleh ahli menggunakan indeks Aiken dan analisis Rasch Model dengan menggunakan program Winsteps. Validasi ahli menunjukkan butir soal yang dikembangkan memenuhi kriteria validitas dalam aspek materi, konstruksi, dan bahasa dengan rentang validitas antara 0,75 hingga 0,95. Reliabilitas instrumen juga ditemukan sedang dengan nilai alpha Cronbach sebesar 0,63. Hasil analisis Rasch Model menunjukkan instrumen ini memenuhi kriteria fit dengan rentang hasil outfit MNSQ antara +0,64 hingga +1,73. Hasil reliabilitas item mencapai 0,93, sementara reliabilitas individu mencapai 0,49. Dapat disimpulkan instrumen soal IPA SD berbasis STEM pada materi siklus air yang dikembangkan memiliki kualitas baik. Implikasinya adalah instrumen ini dapat digunakan secara efektif dalam mengukur pemahaman siswa terhadap materi siklus air di Sekolah Dasar.
PENGEMBANGAN INSTRUMEN SOAL IPA SD BERBASIS STEM MATERI SISTEM ORGAN MAKHLUK HIDUP PADA SISWA FASE C Ika Puji Lestari; Sukamto; Siti Patonah
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 2 (2023): Volume 09 No 02, Juni 2023
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v9i2.1334

Abstract

Penelitian ini dilakukan dalam assesmen awal menggunakan kurikulum merdeka dalam pembelajaran. Pentingnya tujuan penelitian untuk siswa adalah siswa mempunyai literasi STEM, menguasai kompetensi abad 21, terlibat aktif dalam proses pembelajaran dan mengetahaui langkah pengembangan instrumen soal IPA yang berbasis STEM materi sistem organ makhluk hidup pada siswa fase C dalam pengembangan instrumen soal IPA SD yang berupa pilihan ganda pada setiap butir soal. Metode penelitian ini yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian pengembangan R&D (Research & Development ) dengan model ADDIE dengan tahapan penelitian yang meliputi analysis, design, development, implementation, evaluation. Penelitian ini dilaksanakan di Sekolah Dasar dengan subjek penelitian siswa kelas V dan VI yang berjumlah 133 siswa yang terdiri dari 72 laki – laki dan 61 perempuan. Hasil penelitian , kesimpulan dan rekomendasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 14 butir soal yang telah dikembangkan memiliki kategori sedang s.d tinggi melalui perhingan Indeks Aiken (0,77 s.d 0,86).Berdasarkan analisis RASCH Model, diperoleh nilai Measure (-1,09 s.d 1,72), nilai Model S.E (0,20 s.d 0,27), nilai Outfit MNSQ (0,74 s.d 1,47), nilai Outfit ZSTD (-0,9 s.d 3,2), nilai Pt Mean Correlation (0,21 s.d 0,54), reabilitas item dan person (0,92 dan 0,57) sedangkan Alpha Cronbach (0,69). Kesimpulan dari hasil penelitian yaitu 14 butir soal yang dikembangkan valid dan layak dgunakan sebagai assesmen awal IPA SD pada fase C. Diharapkan untuk penelitian selanjutnya dapat meningkatkan kesukaran butir soal. Bagi peneliti selanjutnya dapat menemukan apakah terdapat daya beda selain faktor gender. Kata kunci:IPA SD1, STEM2, Sistem Organ Makhluk Hidup3
PENGARUH BUDAYA KERJA, MOTIVASI KERJA, DAN SUPERVISI AKADEMIK TERHADAP KINERJA GURU SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN SWASTA SE KABUPATEN KUDUS Sukamto; Ngasbun Egar; Nurkholis
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 3 (2023): Volume 09 No. 03 Juli 2023
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v9i3.1348

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah: 1) untuk mengetahui pengaruh budaya kerja terhadap kinerja guru Sekolah Menengah Kejuruan swasta. 2) untuk mengetahui pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja guru Sekolah Menengah Kejuruan swasta. 3) untuk mengetahui pengaruh supervisi akademik terhadap kinerja guru Sekolah Menengah Kejuruan swasta. 4) untuk mengetahui pengaruh budaya kerja, motivasi kerja dan supervisi akademik secara bersama sama terhadap kinerja guru Sekolah Menengah Kejuruan swasta se Kabupaten Kudus. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif kausalitas. Penelitian ini dilakukan di SMK Swasta Kabupaten Kudus dalam kurun waktu 6 bulan mulai Februari – Juli 2023. Populasi penelitian adalah semua guru yang mengajar di SMK Swasta se Kabupaten Kudus berjumlah 242 orang. Peneliti mengambil teknik proporsional random sampling sehingga hasil sampel sebesar 151. Instrumen penelitian yang digunakan adalah angket, teknik analisis data dengan menggunakan regresi linier. Hasil penelitian: 1) terdapat pengaruh budaya kerja terhadap kinerja Guru di Sekolah Menengah Kejuruan Swasta berdasarkan nilai F hitung dari budaya kerja sebesar 1441,396 sedangkan F tabel sebesar 3,90 (1441,396 > 3,90) dengan nilai Sig sebesar 0,000 < 0,05. 2) terdapat pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja guru di Sekolah Menengah Kejuruan Swasta berdasarkan nilai F hitung dari motivasi kerja sebesar 1543,494 sedangkan F tabel sebesar 3,90 (1543,494 > 3,90) dengan nilai Sig sebesar 0,000 < 0,05. 3) terdapat pengaruh supervisi akademik terhadap kinerja guru di Sekolah Menengah Kejuruan Swasta berdasarkan nilai F hitung dari supervisi akademik sebesar 1809,322 sedangkan F tabel sebesar 3,90 (1809,322 > 3,90) dengan nilai Sig sebesar 0,000 < 0,05. 4) terdapat pengaruh budaya kerja, motivasi kerja dan supervisi akademik secara bersama-sama terhadap kinerja guru di Sekolah Menengah Kejuruan Swasta berdasarkan nilai F Hitung 757,913 sedangkan F tabel sebesar 3,90 dengan nilai Sig sebesar 0,000 < 0,05.
Validation of Sience, Technology, Engineering, and Matemathic Based Diagnostik Assessment on Natural Resource Material for Phase B Elementary School Students using Rasch Model Jihan Nadhifa Dewi; Siti Patonah*; Sukamto Sukamto
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 11, No 3 (2023): JULY 2023
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jpsi.v11i3.31165

Abstract

One of the ways to design learning the implementation of the independent curriculum is assessment diagnostic. This study aims to develop STEM-based questions to measure students' critical thinking skills. The questions are used for the initial assessment of science subject material "Natural Resources" phase B elementary school. The type of research used is research and development (RD) with the ADDIE development model, consisting of the analysis, design, developmen, implementation, and evaluation stages. The school students in the city of Semarang with a total of 258 students consisting of 126 male students and 132 female students, using convenience sampling. The items' validation and reliability analysis techniques used the Aiken index and the RASCH model. The results showed that all items had a high validity category based on the following aspects: Outfit items, measure, test difficulty level, person and item reliability. There  are several phase bias items, where students in phase C benefit more than students in phase B. The average respon ability is above the averange item difficulty level. The conclusion is that the items developed can be used as initial assessments in science subjects 
PENGEMBANGAN MODUL AJAR IPAS BERBASIS PENDEKATAN STEM MATERI PANCAINDRA UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWA KELAS II DI SDN 3 BELOR Muchlas Abrar Susanto; Siti Patonah; Sukamto
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 09 No. 2 Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i2.13177

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum adanya pengembangan modul ajar IPAS berbasis STEM (Science, Technology, Engineering and Mathematics) dikelas II dan masih rendahnya kreativitas peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan modul ajar IPAS berbasis STEM kelas II di SDN 2 Belor yang valid, praktis dan efektif untuk meningkatkan kreativitas. Jenis penelitian adalah penelitian pengembangan R&D (Research & Development). Model pengembangan yang digunakan merupakan model ADDIE. Penelitian ini dilakukan pada SDN 3 Belor dengan target Fase A kelas II. Data uji validitas didapatkan melalui lembar validasi para ahli. Data efektivitas didapatkan melalui observasi siswa. Sedangkan data kepraktisan didapatakan melalui angket respon guru. Berdasarkan hasil uji coba validitas dari lima orang validator yang sudah diolah menggunakan indeks aikens memperoleh skor komponen modul ajar 0,98 dengan kategori tinggi, materi 0,98 dengan kategori tinggi, bahasa 0,97 dengan kategori tinggi, media augmented reality 0,98 dengan kategori tinggi dan media konkrit 0,97 dengan kategori tinggi sehingga rata-rata hasil validasi indeks aiken yaitu 0,97 dengan kategori tinggi/ sangat valid. Hasil data efektivitas modul ajar mendapatkan skor 97,2 % dengan ketegori efektif karena adanya peningkatan kreatifitas 36,9%. Sedangkan kepraktisan modul mendapatkan skor 96,8% dengan kategori sangat praktis. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa pengembangan modul ajar IPAS berbasis STEM materi pancaidra untuk meningkatkan kreativitas siswa kelas II di SDN 3 Belor yang dikembangkan dapat dinyatakan valid, efektif dan praktis.
Keefektifan Model Somatic Auditory Visualization Intellectualy Berbantu Media Konkret terhadap Keterampilan Proses Sains Desy Erviana; Sukamto Sukamto; Arfilia Wijayanti
DIKDAS MATAPPA: Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Vol 6 No 1 (2023): Maret
Publisher : STKIP Andi Matappa Pangkep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/dikdas.v6i1.2460

Abstract

The background that prompted this research was because the students lacked science process skills, the percentage of test results was still low on the science process skills indicator, and the teacher did not use interesting learning media. The aim of the research is to know the effectiveness of somatic auditory visualization intellectualy assisted by concrete media to be effective on the science process skills of V students at SD Negeri 01 Karangasem. The method used is a quantitative method. The results of non-parametric statistical analysis using the Wilcoxon sign test analysis technique were 10,716 and ttable was obtained at 2.009 at a significant level of 5%, meaning tcount (10,716) > ttable (2,009), it can be concluded that the somatic auditory visual intellectual model assisted by concrete media is effective for improvement of science process skills for class V SD Negeri 01 Karangasem. 
Analisis Kesulitan Belajar Pada Materi Bangun Ruang Bagi Siswa Kelas 2A SD N Sampangan 2 Maula Hanifah; Mei Fita Asri Untari; Sukamto Sukamto; Maslinda Maslinda
DIKDAS MATAPPA: Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Vol 6 No 2 (2023): Juni
Publisher : STKIP Andi Matappa Pangkep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/dikdas.v6i2.2749

Abstract

The purpose of this study was to find out the learning difficulties in geometric material and the factors that caused class 2A students at Sampangan 2 Elementary School to have difficulty understanding the geometric concept. The research method used is a qualitative research method with a descriptive approach. The subjects of this study were class 2A students at SDN Sampangan 2, which consisted of 14 male students and 14 female students. The techniques used in collecting data in this study are observation, interviews and documentation. From the research results, information was obtained that class 2A students at SDN Sampangan 2 had learning difficulties as follows: 1) class 2A students had difficulty distinguishing the various geometric shapes, 2) class 2A students had difficulty understanding the concepts of ribs, sides, corner points in a geometric shape. Following are some of the causes for class 2A students having learning difficulties; 1) the teacher only uses the lecture method so students get bored easily, 2) the teacher has not used learning media and concrete objects, 3) students do not understand basic geometric terms such as ribs, sides, points, corners. 
Co-Authors Agnita Siska Pramasdyahsari Aji Kartiko Akhsin Amrulloh Amalia Putri Kustadi Amalinda Enggarwanti Arfilia Wijayanti Arief Syaiful Rachman Aries Tika Damayani Asep Ardiyanto Astari Hanifah AWANG BUDI SETYAWAN Badi’atul Azizah Bagus Ardi Saputro Bashrul Muna Carolina Hidayah Citra Ningrum Choirul Huda Dedyikhza Hafidz Dessy Indah Saputri Desy Erviana Dewi Indah Prasetiani Dewi Retno Iswarii Diah Ayu Rahmawatiningsih Diah Fitri Handayani Dian Maharani Ambar Pradini Dikha Suryandari Dina Prasetyowati Duwi Nuvitalia Dyah Ayu Dwi Astuti Effendi Isnuryantono Eka Sari Setianingsih Elsa Eri Asmara Ervina Eka Subekti Ety Arfiana Kurniasari Fajar Cahyadi Fajar Setiawan Fajar Setya Wibowo Ferina Agustini Fillia Prima Artharina Fine Reffiane Fitri Mulia Henry Januar Saputra Hery Widijanto Husni Wakhyudin Husnul Hadi Iin Purnamasari Iin Purnamasari Ika Apriliya Karuni Hafidhah Ika Puji Lestari Ikha Listyarini IKHA LISTYARINI Ilma Ludvitasari Intan Rahmawati Isti Zulfa Nida Ita Laila Puji R Jihan Nadhifa Dewi Jinan Nada Joko Siswanto Kartika Selvi Sekartanjung Kartinah Kartinah, Kartinah Khusnul Fajriah Kiswoyo Kiswoyo Kiswoyo Kiswoyo Lia Fitriani M. Haris Adianto M. Risco Indra Riawan M. Yusuf Setia Wardana Maslinda Maslinda Maslinda Maula Hanifah Mayaratih Mayaratih Mei Fita Asri Untari Miranda Ramadhani Moh. Aniq KHB Mohamad Haris Tantoko Aji Muchlas Abrar Susanto Mudzanatun Mudzanatun Mudzanatun Mudzanatun Nahdia Ahya Putri Ngasbun Egar Ngurah Ayu Nyoman Murniati Nikmah Hidayah Nora Wahyu Kusuma Dewi Norma Shinta Andari Fitriani Novi Setianingsih Nunuk Badriyah Nur Laela Dewi Nur Puji Fitriana Nurkholis Pipit Nabila Fitri Puput Sulistyowati Lestari Qoriati Mushafanah Rani Dina Listari Ratna Yuni Asih Rina Fandayani Riris Setyo Sundari Riska Safitri Rizal Efendi Rizal Efendi Tarmuji Rizky Dwi Destari Rizqi Fauziah Siti Khuluqul Khasanah Siti Kusniati Siti Masithoh Siti Patonah Sri Hartini Sri Mariyatun Sri Mariyatun Sri Suneki Sriyani Sriyani Sugiman Sugiman Sugiyanti Sugiyanti Sunan Baedowi Tia Pramesti Titik Nurhidayati Titis Suci Widyowati Tri Indah Noor Oktavia Tsaqib Hilmi Perdana Ulin Nafiah Ulin Nihlah Umi Malikhatun Veryliana Purnamasari Veryliana Purnamasari Wawan Priyanto Wijonarko Wijonarko Wisnu Iskandar Wulandari Yuni Dwi Sri Handayani Zulfa Daril Maghfiroh