Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

CLASSIFICATION OF BEEF FRESHNESS LEVELS BASED ON IMAGE USING CONVOLUTIONAL NEURAL NETWORK Anshori, M Subhan; Putra, Fatra Nonggala; Lestariningsih, Lestariningsih
JIKO (Jurnal Informatika dan Komputer) Vol 8, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jiko.v8i1.9519

Abstract

Beef is an essential food commodity with high economic value and a primary source of protein for society. The quality of beef affects consumer preferences, pricing, and market competitiveness. Quality assessment is generally conducted manually through visual inspection and smell, but this method is subjective and time-consuming and requires trained experts. This study aims to design and develop a beef quality classification system using a Convolutional Neural Network (CNN) model based on digital imagery. The dataset used consists of three beef quality categories: Grade 1 (fresh beef), Grade 2 (beef stored at room temperature for 7-14 hours), and Grade 3 (beef stored at room temperature for more than 14 hours). The dataset includes 180 images processed using cropping, resizing, and data augmentation techniques to enhance model variation and accuracy. The CNN architecture employs four convolutional layers with max pooling, followed by dropout and fully connected layers. The model was trained using the Adam optimizer, with a training-to-test data ratio of 80:20. Evaluation results demonstrated the model achieved an accuracy of 97.22%, with precision, recall, and f1-score values of 97.44%, 97.22%, and 97.22%, respectively. These findings suggest that the developed system has the potential to be used as an automatic tool for objective, fast, and accurate beef quality assessment.
Rancang Bangun Sistem Informasi Praktek Kerja Lapangan Universitas Nahdlatul Ulama Blitar Jofan Rifano, Edoardo; Nonggala Putra, Fatra; Sekar Ajeng Ananingtyas, Ratika
Journal Automation Computer Information System Vol. 2 No. 2 (2022): November
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jacis.v2i02.47

Abstract

Teknologi informasi saat,,ini dianggap,,sebagai bagian,,terintegrasi,,dari,,sebuah,,sistem informasi. Banyak,,perguruan,,tinggi telah,,memanfaatkan,,sistem informasi untuk,,mendukung layanannya kepada mahasiswa. Sistem informasi tersebut harus diintegrasikan secara baik. Rancang,,Bangun,,Sistem Informasi,,Praktek Kerja,,Lapangan Pada Universitas Nahdlatul Ulama Blitar Menggunakan Metode,,Waterfall”. Waterfall dipilih sebagai alat bantu atau tools pada rancang bangun sistem informasi PKL ini karena memilik keunggulan,,mulai dari expositions yang urut, mulai,,dari analisa hingga,,support, setiap,,compositions memiliki spesifikasinya,,sendiri, sehingga sebuah,,sistem dapat,,dikembangkan sesuai dengan,,apa,,yang dikehendaki. Berdasarkan hasil pengujian secara blackbox semua fungsionalitas dari sistem sudah mampu bekerja dengan baik terbukti dengan tidak adanya output yang error dan tidak sesuai dengan harapan. Selain itu dari sisi keefektifan penggunaan, sistem ini mampu mendapatkan respon yang baik dari user yang dibuktikan dengan 89,9% responden setuju bahwa sistem ini dapat memudahkan proses pelaksaanaan PKL dilingkungan Program Studi Ilmu Komputer Fakultas Ilmu Eksakta Universitas Nahdlatul Ulama Blitar
CLASSIFICATION OF BEEF FRESHNESS LEVELS BASED ON IMAGE USING CONVOLUTIONAL NEURAL NETWORK Anshori, M Subhan; Putra, Fatra Nonggala; Lestariningsih, Lestariningsih
JIKO (Jurnal Informatika dan Komputer) Vol 8, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jiko.v8i1.9519

Abstract

Beef is an essential food commodity with high economic value and a primary source of protein for society. The quality of beef affects consumer preferences, pricing, and market competitiveness. Quality assessment is generally conducted manually through visual inspection and smell, but this method is subjective and time-consuming and requires trained experts. This study aims to design and develop a beef quality classification system using a Convolutional Neural Network (CNN) model based on digital imagery. The dataset used consists of three beef quality categories: Grade 1 (fresh beef), Grade 2 (beef stored at room temperature for 7-14 hours), and Grade 3 (beef stored at room temperature for more than 14 hours). The dataset includes 180 images processed using cropping, resizing, and data augmentation techniques to enhance model variation and accuracy. The CNN architecture employs four convolutional layers with max pooling, followed by dropout and fully connected layers. The model was trained using the Adam optimizer, with a training-to-test data ratio of 80:20. Evaluation results demonstrated the model achieved an accuracy of 97.22%, with precision, recall, and f1-score values of 97.44%, 97.22%, and 97.22%, respectively. These findings suggest that the developed system has the potential to be used as an automatic tool for objective, fast, and accurate beef quality assessment.
Perancangan Sistem Informasi Sanggar Seni Kirana Budaya Berbasis Website Menggunakan Metode Agile Development Maharani, Ayu Pramesti; Prabowo, Tito; Putra, Fatra Nonggala
Journal of Information System Research (JOSH) Vol 6 No 4 (2025): Juli 2025
Publisher : Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi (FKPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47065/josh.v6i4.7874

Abstract

The Kirana Budaya Art Studio is an institution engaged in the preservation of arts and culture through various activities such as dance training and costume rental. However, the manual administration management causes various challenges, such as time efficiency, data accuracy, and limitations in conveying information to the wider community. To overcome these problems, a website-based information system was developed that was designed to support the studio's operational needs. This system was built using the Agile Development method, which allows the development process to be carried out iteratively by involving input from end users on an ongoing basis. This approach ensures that the resulting system can adapt to the dynamic needs of the studio. The main features developed include class registration, schedule management and activity classes, and costume rental. The purpose of this research is to produce a website-based information system using the Agile Development method that can disseminate information as well as become a medium for renting art products and services to the wider community in an easily accessible manner. The results of the implementation of this system show increased efficiency in data management, more effective delivery of information to users or customers, and optimization of promotions through digital media. With this website-based information system, the Kirana Budaya Art Studio can improve the quality of services and support efforts to preserve arts and culture in a more professional and modern manner.
PENINGKATAN KUALITAS INTRINSIK TELUR DENGAN LAMA PERENDAMAN MENGGUNAKAN EKSTRAK BAWANG PUTIH (Alium Sativum): Improvement of Intrinsic Quality of Eggs with a Long Soaking Time Using Garlic Extract (Alium sativum) Lestariningsih; Putra, Fatra Nonggala; Saifudin, Ahmad; Lestari, Arum Ayu; Fauzi, Moh Mimbar
Wahana Peternakan Vol. 9 No. 2 (2025): Wahana Peternakan
Publisher : Faculty of Animal Science, University of Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jwputb.v9i2.2236

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meneliti bagaimana lama perendaman dalam ekstrak bawang putih memengaruhi kualitas internal telur. Kualitas intrinsik telur menjadi perhatian penting karena mempengaruhi nilai gizi dan fungsionalitasnya. Bawang putih (Allium sativum) diketahui memiliki senyawa aktif yang berpotensi meningkatkan kualitas telur. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 7 perlakuan dan 5 kali ulangan untuk berbagai lama perendaman dalam ekstrak bawang putih. Analisis data kualitas intrinsik telur, yang meliputi persentase penyusutan bobot telur, HU telur, IPT, dan IKT, dilakukan dengan menggunakan ANOVA satu arah dan uji lanjut Duncan. Penelitian menunjukkan bahwa perendaman telur dalam ekstrak bawang putih selama 25 menit secara signifikan meningkatkan kualitas internal telur. Peningkatan ini diduga terkait dengan aktivitas senyawa aktif dalam bawang putih yang memengaruhi komposisi telur. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ekstrak bawang putih berpotensi menjadi larutan perendam alami untuk meningkatkan kualitas telur dengan perendaman selama 25 menit dan penyimpanan pada suhu ruang selama 12 hari. Penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi pada pengembangan produk telur yang lebih berkualitas dan bernilai gizi tinggi.   Kata kunci: Bawang putih, Ekstrak bawang putih, Kualitas intrinsik, Lama perendaman, Telur
Frekuensi Pemberian Pupuk Organik Cair (POC) Urin Kambing Terhadap Produktivitas Fodder Jagung Hitam (Zea mays black aztec L.) Imam Muchlisin, Mochammad; Lestariningsih, Lestariningsih; Putra, Fatra Nonggala
Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia
Publisher : Universitas Islam Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32503/fillia.v10i1.5491

Abstract

Limbah urin kambing dari peternakan memiliki kandungan unsur hara yang cukup untuk dijadikan pupuk organik cair. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pengaruh frekuensi pemberian pupuk organik cair urin kambing terhadap produktivitas tanaman fodder jagung hitam (Zea mays black aztec L.) pada usia 14 hari, dengan mengukur tinggi tanaman, jumlah daun, dan berat tanaman. Penelitian dilakukan menggunakan metode eksperimental dengan desain Rancangan Acak Lengkap (RAL). Variabel yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, dan berat tanaman. Analisis data menggunakan ANOVA dan uji jarak berganda Duncan’s. Hasil penelitian menunjukkan bahwa frekuensi pemberian pupuk organik cair urin kambing tidak berpengaruh signifikan (P>0,05) terhadap tinggi tanaman dan jumlah daun, namun berpengaruh sangat signifikan (P<0,01) terhadap berat tanaman. Tinggi tanaman tertinggi tercatat pada perlakuan P3 (15,0 cm), jumlah daun tertinggi pada P5 (37 helai), dan berat tanaman tertinggi pada P5 (27,5 gram). Dapat disimpulkan bahwa pemberian pupuk organik cair urin kambing sebanyak 5 kali/hari memberikan hasil terbaik untuk tinggi tanaman, jumlah daun, dan berat tanaman fodder jagung hitam (Zea mays black aztec L.).
Substitusi Tepung Terigu Dengan Tepung Millet Kuning (Panicum milliaceim L. ) Terhadap Kualitas Fisik Nugget Ayam Lestari, Indah Dewi; Lestariningsih, lestariningsih; Putra, Fatra Nonggala
Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia
Publisher : Universitas Islam Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32503/fillia.v10i1.5492

Abstract

Penelitian subsitusi tepung terigu dengan tepung millet kuning (Panicum milliaceim L.) terhadap kualitas fisik nugget ayam ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari tepung millet kuning sebagai subtitusi tepung terigu terhadap kualitas fisik nugget ayam. Rancangan percobaaan yang dilakukan dalam penelitian ini yakni Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan 4 kali ulangan yang terdiri dari P0: 100% tepung terigu tanpa pemberian tepung millet kuning, P1: 25% tepung millet kuning 75% tepung terigu, P2: 50% tepung millet kuning 50% tepung terigu, P3: 75% tepung millet kuning 25%tepung terigu, dan terakhir P4: 100% tepung millet kuning tanpa pemberian tepung terigu. Subsitusi yang diberikan tidak memberikan berpengaruh pada semua pengujian (P>0,05). Rasa nugget ayam yang paling disukai adalah pemberian 25% tepung millet kuning 75% tepung terigu. Aroma yang paling disukai adalah pemberian tepung 25% tepung millet kuning 75% tepung terigu. Sedangkan Tekstur dan warna yang paling disukai pemberian 100% tepung terigu tanpa pemberian tepung millet kuning. Semakin tinggi konsentrasi subsitusi tepung millet kuning maka berpengaruh pada penurunan skor kesukaan secara keseluruhan pengujian nugget
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Arduino pada Pembelajaran STEM dalam Meningkatkan Literasi Sains dan Digital Ananingtyas, Ratika Sekar Ajeng; Sakti, Ragil Ellang; Hakim, Muhammad Helmi; Putra, Fatra Nonggala
BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual Vol 7 No 1 (2022): Volume 7 Nomor 1, Februari 2022
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.002 KB) | DOI: 10.28926/briliant.v7i1.795

Abstract

Salah satu prinsip pembelajaran STEM adalah proses inkuiri dimana pemahaman konsep dapat dilakukan melalui kegiatan menggunakan media/alat peraga. Melalui pembelajaran STEM, literasi sains dan digital untuk menghadapi revolusi industri 4.0 dan society 5.0 bisa dikembangkan. Tujuan dari penelitian ini adalah  mengembangkan alat peraga berbasis arduino untuk mendukung pembelajaran STEM dalam meningkatkan literasi sains dan digital. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang mengadaptasi desain Dick and Carey. Alat peraga yang dikembangkan adalah PLTB sederhana yang output dayanya akan terbaca melalui LCD yang dihubungkan dengan arduino. Data dalam penelitian ini adalah hasil angket tentang kelayakan media yang diberikan pada ahli materi, ahli media dan pengguna. Data angket dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Dari hasil analisis data diperoleh kesimpulan bahwa alat peraga PLTB sederhana berbasis arduino sangat layak digunakan dalam pembelajaran STEM.
Sistem Grading Kualitas Telur Ayam Konsumsi berdasarkan Citra Kerabang Menggunakan Convolutional Neural Putra, Fatra Nonggala; Lestariningsih, Lestariningsih; Tricahyo, Vion Age; Lestari, Febbi Senna
BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual Vol 9 No 3 (2024): Volume 9 Nomor 3, Agustus 2024
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/briliant.v9i3.2014

Abstract

Chicken egg grading is identifying and grouping or classifying chicken eggs for consumption based on specific criteria. In SNI 3926:2008, the grade/class of consumption eggs is divided into 3 (three): Grades I, II, and III. Eggs with grade I have a higher selling value than grade II. Likewise, grade II eggs have a higher selling value than grade III. With these criteria, it is necessary to carry out a grading process that is still carried out by manual observation, so it requires extra time and energy with less uniform results because it depends on the individual observing. Based on these problems, it is necessary to have an egg quality grading system based on shell images that can identify egg quality according to its grade. In the study, there are several stages of research, namely: 1) Literature Study, 2) Data Collection, 3) System Design, 4) System Testing, 5) Results Analysis, and 6) Publication and Reporting. The CNN algorithm is used to classify based on shell images. The study's results showed that the performance of the CNN model had an accuracy value of 92.19%, precision of 92.78%, recall of 92.62%, and f1-score of 92.42%. This shows that the CNN model can well classify the quality of chicken eggs for consumption based on shell images.
Pengaruh Level Pemberian POC JAKABA Terhadap Produktivitas Bibit Indigofera zollingeriana Atallah, Mukhammad Tsafiq; Lestariningsih, Lestariningsih; Putra, Fatra Nonggala
Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia Vol 10 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia
Publisher : Universitas Islam Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32503/fillia.v10i2.5515

Abstract

Produktivitas bibit Indigofera zollingeriana sebagai hijauan pakan ternak merupakan salah satu alternatif hijauan pakan yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan pakan sapi potong di wilayah Blitar. Penggunaan Pupuk Organik Cair (POC) Jamur Keberuntungan Abadi (JAKABA) pada bibit indigofera untuk memberikan solusi akan keterbatasan produksi hijauan. Tujuan dari penelitian ini untuk meningkatkan produktivitas Indigofera zollingeriana dengan menggunakan POC JAKABA yang meliputi panjang daun terpanjang, tinggi tanaman, akar, batang, dan banyak daun. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental dengan menggunakan rancangan percobaan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Variabel yang diamati pada penelitian ini adalah tinggi tanaman, banyak daun, panjang daun terpanjang, panjang akar dan panjang batang. Analisis yang digunakan adalah analisis ragam (ANOVA) jika terdapat pengaruh maka dilanjutkan dengan uji jarak berganda Duncan’s. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan POC JAKABA memberikan pengaruh sangat nyata (P<0,01) pada banyak daun, kemudian pengaruh yang nyata (P<0,05) pada tinggi batang dan pengaruh tidak nyata (P>0,05)pada tinggi tanaman, panjang daun terpanjang dan panjang akar. Kesimpulan yang dapat diambil yaitu level pemberian POC JAKABA terhadap bibit Indigofera zollingeriana sangat berpengaruh terhadap produktivitas daun dan batang.