Claim Missing Document
Check
Articles

RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TOMAT (Lycopersicum Esculentum Mill.) YANG DITANAM DI LUAR MUSIM TERHADAP PERLAKUAN SUPLEMEN PUPUK DAUN Mantika, Niha Hidayati; Jaya, I Komang Damar; Santoso, Bambang Budi
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 34 No 1 (2024): Jurnal Agroteksos April 2024
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v34i1.951

Abstract

Dua pendekatan digunakan untuk mengatasi rendahnya hasil tanaman tomat (Lycopersicum esculentum Mill.) di musim hujan akibat gugur bunga. Pertama adalah memilih varietas yang tahan dan kedua memperkaya unsur penambah bunga (fosfat) dan unsur memperkuat bunga (kalium). Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari respon pertumbuhan dan hasil dua varietas tomat yang ditanam di lahan kering pada musim hujan terhadap perlakuan pupuk daun. Satu percobaan dilaksanakan mulai bulan Oktober 2022 hingga Februari 2023 di Dusun Amor-Amor, Desa Gumantar, Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara. Perlakuan yang diuji adalah dua varietas tomat hybrida komersial, Servo dan Tymoti dan dua pupuk daun, Provit Merah (kaya fosfat) dan Provit Orange (kaya kalium) ditambah perlakuan tanpa pupuk daun. Provit Merah mengandung 30% fosfat dan Provit Orange mengandung 39% kalium. Perlakuan dirancang menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan tiga ulangan. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat interaksi antara dua faktor yang diuji. Persentase kerontokan bunga pada kedua varietas tidak dipengaruhi oleh perlakuan pupuk daun. Pertumbuhan dan hasil kedua varietas tanaman tomat relatif sama namun ada kecenderungan varietas Servo hasilnya lebih tinggi. Pertumbuhan tanaman tomat merespon secara sama terhadap perlakuan jenis pupuk daun namun hasil tanaman, berat buah per petak, merespon secara berbeda. Hasil yang lebih tinggi dihasilkan dari perlakuan Provit Merah. Perlu kajian lebih lanjut untuk menguji pengaruh kombinasi pupuk daun yang kaya fosfat dan kaya kalium terhadap hasil tanaman tomat di musim hujan.
Pengenalan Pertanian Cerdas Iklim Melalui Demplot Diversifikasi Tanaman di Lahan Kering Desa Gumantar Kabupaten Lombok Utara I Komang Damar Jaya; Bambang Budi Santoso; Jayaputra
Jurnal SIAR ILMUWAN TANI Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Siar Ilmuwan Tani
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jsit.v4i2.106

Abstract

Perubahan iklim mengakibatkan variabilitas curah hujan yang telah mengancam usahatani masyarakat Desa Gumantar. Oleh karena itu, petani membutuhkan pengetahuan dan keterampilan berusahatani yang adaptif terhadap perubahan iklim atau yang dikenal dengan istilah Pertanian Cerdas Iklim (Climate-Smart Agriculture = CSA). Salah satu praktik budidaya tanaman yang mendukung CSA adalah diversifikasi tanaman. Penyuluhan ini bertujuan untuk membuat petani di lahan kering Desa Gumantar dapat menerapkan praktik pertanian cerdas iklim sehingga mereka lebih sejahtera dan tangguh dalam menghadapi dampak dari perubahan iklim. Metode yang digunakan adalah dengan demplot, pertemuan dan diskusi. Evaluasi hasil kegiatan dilakukan dengan metode ex ante dan summative. Ukuran luas lahan demplot diversifikasi tanaman adalah 386 m2 yang ditanami jagung, tanaman cabai rawit dan kacang hijau secara berturut-turut 50, 20 dan 30%. Hasil evaluasi demplot menunjukkan bahwa diversifikasi tanaman menghasilkan sekitar 45% lebih tinggi jika dibandingkan dengan menanam jagung secara monokultur. Peserta sangat puas melihat tampilan tanaman pada demonstrasi plot dan penjelasan yang diperoleh pada saat penyampaian materi.
Pengaruh Pupuk Tambahan Terhadap Hasil dan Komponen Hasil Dua Varietas Tanaman Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.) yang Ditanam di Luar Musim Yusnia Herpiani; I Komang Damar Jaya; Bambang Budi Santoso
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v3i2.5190

Abstract

Budidaya tanaman cabai di musim hujan atau di luar musim tanam merupakan upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pendapatan serta untuk memenuhi kebutuhan pasar. Penelitian ini bertujuan untuk menpelajari hasil dan komponen hasil dua varietas tanaman cabai rawit yang ditanam di luar musim yang diberikan beberapa jenis pupuk tambahan. Varietas yang diuji adalah varietas Bara dan varietas Dewata 43. Sementara itu, pupuk tambahan yang diberikan adalah pupuk kandang ayam, pupuk daun Provit Orange dan Gromore. Semua perlakuan ditata menggunakan Rancangan Acak Kelompok factorial dengan tiga ulangan. Tanaman cabai yang diuji diberikan pupuk anorganik NPK (15-15-15) Phonska dengan total 1200 kg/ha dan diaplikasikan sebanyak tiga kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa varietas Dewata 43 memberikan hasil (berat buah per petak= 4,3 kg/5 m2) yang terbaik jika diperlakukan dengan pupuk kandang ayam dan Provit Orange, namun tidak pada perlakuan pupuk Growmore, yang justru menunjukkan hasil rendah. Varietas dan pupuk tambahan tidak mengakibatkan perbedaan yang nyata pada komponen hasil tanaman, seperti pada jumlah buah dan berat buah per tanaman.
Pengaruh Pemberian Berbagai Konsentrasi Pupuk Silikat Cair Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah (Allium cepa L.) Pada Musim Penghujan Fina Ameliana; Aluh Nikmatullah; Bambang Budi Santoso
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v3i2.5197

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh beberapa konsentrasi pupuk silikat cair terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah (Allium cepa L.) pada musim penghujan. Penelitian ini dilaksanakan di Kebon Ayu pada bulan Oktober sampai dengan bulan Desember tahun 2022. Rancangan percobaan yang digunakan pada percobaan ini yaitu Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan perlakuan kosentrasi pupuk silikat cair yaitu k0 (tanpa pupuk silikat cair), k1 (konsentrasi 0,6 ml/l), k2 (konsentrasi 0,9 ml/l), k3 (konsentrasi 1,2 ml/l), k4 (konsentrasi 1,5 ml/l), dan k5 (konsentrasi 1,8 ml/l). Data hasil pengamatan dianalisis dengan menggunakan analisis keragaman Anova pada taraf nyata 5% dilanjutkan dengan uji lanjut BNJ pada taraf 5% untuk variabel yang berbeda nyata pada uji anova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi pupuk silikat cair berpengaruh terhadap jumlah umbi per rumpun, bobot basah umbi per rumpun, bobot kering umbi per rumpun, bobot basah tanaman per rumpun, bobot kering tanaman per rumpun, hasil umbi per m2, persentase umbi besar per petak dan persentase umbi kecil per petak, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman dan jumlah daun pada umur 14 HST, 28 HST, 42 HST, dan 56 HST. Konsentrasi pupuk silikat cair yang menghasilkan pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah terbaik pada musim penghujan adalah konsentrasi 1,2 ml/l.
Teknik Pengolahan Pasca Panen Nanas (Ananas comosus (L) Merr.) di Pabrik Japan Agriculture Cooperative (JA) Prefektur Okinawa Jepang Rinda Insani; Bambang Budi Santoso; I Komang Damar Jaya
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v3i3.5649

Abstract

Tingkat kehilangan pasca panen tanaman nanas dari tingkat petani hingga ke konsumen masih tinggi. Salah satu cara untuk mengurangi tingkat kehilangan tersebut adalah dengan teknik pengolahan pasca panen yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis teknik pengolahan pasca panen nanas di pabrik JA Okinawa, Jepang. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan memanfaatkan data primer, sekunder dan dokumentasi. Hasil pengamatan menunjukan bahwa nanas diolah oleh pabrik JA Okinawa dengan melalui tahapan proses pasca panen dan pengolahan. Proses pascapanen nanas terdiri dari pengumpulan buah dari petani dan grading. Buah nanas diolah menjadi produk primary processing, yaitu nanas kaleng dan secondary processing, yaitu selai nanas. Proses pengolahan terdiri dari pengupasan, pembersihan, pemotongan, sortasi, pengemasan, sterilisasi, pelabelan, penyimpanan dan distribusi. Pengolahan pasca panen nanas yang dilakukan JA Okinawa hampir sama dengan pengolahan nanas oleh perusahaan di Indonesia. JA Okinawa tidak melakukan proses pre-cooling atau pendinginan, berbeda dengan yang diterapkan oleh Inter-American Institute for Cooperation on Agriculture (IICA). Perbedaan tersebut disebabkan karena IICA menjual buah nanas dalam bentuk segar, sedangkan buah nanas di JA Okinawa diolah menjadi produk olahan seperti nanas kaleng dan selai nanas.
Pengaruh Kombinasi Dosis Kompos Magot dan Kascing terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Zucchini (Cucurbita pepo L.) Nia Hidayatul Aini; Novita Hidayatun Nufus; Bambang Budi Santoso
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v3i3.5733

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi dosis kompos magot dan kascing serta interaksinya terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman zucchini (Cucurbita pepo L.). Penelitian dilaksanakan di Desa Karang Sidemen, Kecamatan Batukliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah yang dimulai pada bulan Mei 2024 sampai dengan bulan Agustus 2024. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimental dengan rancangan percobaan berupa Rancanagan Acak Kelompok (RAK) dengan perlakuan faktor tunggal berupa kombinasi kompos magot dan kascing, yaitu A (kontrol, tanpa pemberian kompos), B( 0 g magot + 100 g kascing/tanaman), C (0 g magot + 200 g kascing/tanaman), D (0 g magot + 300 g kascing/tanaman), E (100 g magot + 0 gram/tanaman), F (100 g magot + 100 g kascing/tanaman), G (100 g magot + 200 g kascing/tanaman), H (100 g magot + 300 g kascing/tanaman), I (200 g magot + 0 g kascing/tanaman), J (200 g magot + 100 g kascing/tanaman), K (200 g magot + 200 g kascing/tanaman), L (200 g magot + 300 g kascing/tanaman).
Pengaruh Media Tanam Campuran dan Dosis Pupuk Npk 16:16:16 terhadap Pertumbuhan Bibit Kelor (Moringa oleifera Lam.) Zahrawana Putri Yodita; Liana Suryaningsih B.; Bambang Budi Santoso
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v3i3.5742

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh campuran media tanam dan pemberian pupuk NPK 16:16:16 terhadap pertumbuhan bibit tanaman Kelor (Moringa oleifera Lam). Metode penelitian menggunakan metode eksperimental dengan rancangan acak lengkap (RAL) faktorial yaitu faktor pertama media tanam dengan 2 aras perlakuan tanah dan tanah + arang sekam, dan faktor kedua Pupuk NPK 16:16:16 dengan 4 aras perlakuan yaitu dosis 8, 10, 12, 14 g/polybag kombinasi perlakuan diulang sebanyak 5 kali sehingga diperoleh 40 unit percobaan, dilaksanakan di Green house Fakultas pertanian Universitas Mataram dari bulan Mei sampai Juni 2024. Parameter pengamatan yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, bobot basah tajuk, bobot kering tajuk, bobot segar akar dan bobot kering akar. Hasil penelitian menunjukkan media tanam berpengaruh nyata (significant) terhadap parameter bobot kering tajuk, namun tidak berbeda nyata (non significant) terhadap parameter tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, bobot segar tajuk, bobot segar akar, dan bobot kering akar. Faktor perlakuan pupuk NPK 16:16:16 berpengaruh nyata terhadap parameter tinggi tanaman umur 2 MST dan 8 MST, tetapi tidak berbeda nyata terhadap tinggi tanaman umur 4 MST dan 6 MST, jumlah daun, diameter batang, bobot segar tajuk, bobot kering tajuk, bobot segar akar, dan bobot kering akar. Pada percobaan ini, interaksi antara faktor media tanam dan pupuk NPK tidak berpengaruh nyata terhadap semua parameter pengamatan.
Studi Awal Perbanyakan Cacao (Theobroma cacao L.) Asal Kebun Rakyat Lombok Utara: Pertumbuhan Bibit pada Media Tanah dengan Pupuk Kandang Sapi Santoso, Bambang Budi; Ngawit, I Ketut; Jayaputra, Jayaputra
JURNAL SAINS TEKNOLOGI & LINGKUNGAN Vol. 10 No. 4 (2024): JURNAL SAINS TEKNOLOGI & LINGKUNGAN
Publisher : LPPM Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jstl.v10i4.752

Abstract

Cocoa (Theobroma cacao L.) is an economically valuable crop, especially in the chocolate industry. However, cocoa seedling productivity in Indonesia faces challenges such as low-quality seedlings and suboptimal cultivation practices. This study aimed to evaluate the effect of cow manure on the growth of cocoa seedlings from smallholder farms in North Lombok, focusing on its potential as a sustainable nursery management practice. The experiment was conducted using a randomized complete block design with five treatments involving different ratios of cow manure and standard nursery media (topsoil and sand). Seedling growth parameters such as germination rate, seedling height, stem diameter, leaf number, and biomass accumulation were measured at 30, 60, and 90 days after planting. The results showed significant improvements in all growth parameters with the application of cow manure compared to the control. The best performance was observed at 300 g of cow manure per polybag, resulting in a maximum seedling height of 35.2 cm, 14.2 leaves per seedling, and a dry biomass of 34.7 g. The cow manure enhanced soil fertility, improved water retention, and supported microbial activity, contributing to better seedling vigor. In conclusion, cow manure is a viable organic amendment for cocoa seedling production, especially in resource-constrained farming systems
Pengaruh Komposisi Media Tanam dan Dosis Pupuk NPK (16-16-16) terhadap Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Nurfadiansih; Bambang Budi Santoso; Liana Suryaningsih B.
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v4i1.6204

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komposisi media tanam dan dosis pupuk NPK (16-16-16) terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah (Allium ascalonicum L.). Percobaan ini dilaksanakan pada bulan Oktober sampai Desember 2023, di Rumah Kaca, Fakultas Pertanian, Universitas Mataram, Kota Mataram. Metode penelitian yang digunakan dalam percobaan ini adalah motode eksperimental menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari dua faktor, faktor pertama yaitu komposisi media tanam (m) terdiri dari 3 taraf perlakuan yaitu m1= tanah + pupuk kandang sapi, m2= tanah + arang sekam, dan m3= tanah + pupuk kandang sapi+ arang sekam. Sedangkan faktor kedua yaitu dosis pupuk NPK (p) yang terdiri dari 3 taraf perlakuan yaitu p1= 200 kg/ha, p2= 250 kg/ha, dan p3= 300 kg/ha. Kemudian dari kedua faktor didapatkan 9 kombinasi yang diulang sebanyak 3 kali, yaitu m1p1, m1p2, m1p3, m2p1, m2p2, m2p3, m3p1, m3p2, m3p3. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan komposisi media tanam berpengaruh nyata terhadap semua parameter pengamatan. Dosis pupuk NPK berpengaruh nyata hanya pada tinggi tanaman dan bobot kering umbi bawang merah. Tidak terjadi interaksi antara perlakuan komposisi media tanam dan perlakuan dosis pupuk NPK (16-16-16) pada semua parameter pengamatan. Hasil tanaman pada bobot segar, bobot kering dan bobot umbi bawang merah tertinggi diperoleh pada penggunaan komposisi media tanah + arang sekam.
Pengaruh Penggunaan Kompos Ampas Kelapa dan Poc Kulit Pisang terhadap Hasil Tanaman Pakcoy (Brassica rapa L.) Linda Oktavian; Novita Hidayatun Nufus; Bambang Budi Santoso
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v4i1.6208

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan kompos ampas kelapa dan POC kulit pisang terhadap pertumbuhan tanaman pakcoy (Brassica rapa L.). Penelitian ini dilakukan di Desa Aik Bukan, Kecamatan Batukliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah yang dimulai pada bulan Mei 2024 sampai dengan bulan Agustus 2024. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimental dengan rancangan percobaan berupa Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial. Faktor yang diuji adalah dosis kompos ampas kelapa yang terdiri dari 2 perlakuan yaitu k0 (tanpa kompos ampas kelapa) dan k1(100gram/ tanaman) dan faktor POC kulit pisang yang terdiri dari 3 perlakuan yaitu p0 (tanpa POC kulit pisang), p1 (30ml/ liter air POC kulit pisang), dan p2(60ml/ liter air POC kulit pisang). Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi kompos ampas kelapa dan POC kulit pisang berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman pada umur 14 dan 30 Hst dan jumlah daun pada umur 7 dan 14 Hst. Dan interaksi kompos amaps kelapa dan POC kulit pisang berpengaruh tidak nyata terhadap berat berangkasan segar, berat segar pucuk dan berat segar akar tanaman pakcoy.
Co-Authors , Hariyadi , Hasnam , Kisman AA Sudharmawan, AA Agus Purbathin Hadi Ahsani Taqwim Alfian Pujian Hadi Aluh Nikmatullah Aluh Nikmatullah Aluh Nikmatullah Aluh Nikmatullah Anjar Pranggawan Azhari Ari Hernawan Ayu, Candra Baiq Novianti Dili Hairunnisa Bambang Hari Kusumo Bambang Sapta Purwoko Bq Tri Khairina Ilhami Dwi Noorma Putri Eka Sunarwidhi Prasedya Femi Dwi Astuti Fina Ameliana Haji Sunarpi Haji Sunarpi Halimatul Ulfa Ru’ya Hery Haryanto I Dewa Gede Jaya Negara I Gst. Md. Arya Parwata I Gst. Pt. Muliarta Aryana I Gusti Made Arya Parwata I Gusti Made Arya Parwata I Gusti Made Arya Parwata I Gusti Made Arya Parwata I Gusti Made Kusnarta I Gusti Putu Muliarta Aryana I Ketut Ngawit I Ketut Ngawit I Ketut Ngawit I Ketut Ngawit, I Ketut I Komang Damar Jaya I Komang Damar Jaya I Komang Damar Jaya I Komang Damar Jaya I Komang Damarjaya I Nym. Soemeinaboedhy I Nyoman Soemeinaboedhy I Nyoman Soemeinaboedhy S I Wayan Suadnya I Wayan Sudika IGM Arya Parwata IGM Arya Parwata IGP Muliarta Aryana Indri Sulmayani Irwan Muthahanas Jayaputra Jayaputra Jayaputra Jayaputra Jayaputra Jayaputra Jayaputra Jayaputra Jayaputra Jayaputra Jayaputra Jayaputra Jayaputra Jayaputra Jayaputra Jayaputra Jayaputra Jayaputra Jayaputra Jayaputra Jayaputra Jayaputra Jayaputra Jayaputra Jayaputra Jayaputra, Jayaputra Joko Priyono Ketut Sudarmawan, Anak Agung Kisman Komang Damar Jaya L. Mukhtar Atmawinata Liana Suryaningsih B. Lili Supriatin Linda Oktavian Lolita Endang Susilowati Mahardhika, Baiq Eliza Prizma Mantika, Niha Hidayati Mohamad Taufik Fauzi Muhammad Sukri Muktasam Nanda Rohimawati Ni Wayan Riyani Martyasari Nia Hidayatul Aini Novia Rizki Warismayati Novita Hidayatun Nufus Nurfadiansih Nurrachman Nurrachman Nurrachman Nurrachman Nurrachman Nurrachman Ogy Farenza Ilham Pandya, Lalu Wahyu Ardis Pita Erika Putri Rahmatul Ummah Rasmani Rasmani Rinda Insani Safta, Laila Sahrul Alim Samsul Hilal Satrijo Saloko Sawaludin Sawaludin Slamet Susanto Sri Rahayu Sudirman Sukartono Sumarjan Sumarjan Sunarwidhi, Anggit Listyacahyani Tajidan, Tajidan Toni Hermawan Wahyu Astiko Wahyu Risna Rianto Wayan Wangiyana Windi Irawati Wirawan, I Gede Putu Wirarama Wedashwara Yiyin Yulistyani Fitri Yogi Ambana Yuliani Ahmad Yusnia Herpiani Zahrawana Putri Yodita