Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Cair (POC) Limbah Cair Tahu Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Sawi (Brassica juncea L.) Nika Pranggana Aranda; Bambang Budi Santoso; Irwan Muthahanas; Sri Rahayu
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v2i1.2289

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk organik cair (POC) limbah cair tahu terhadap pertunbuhan dan hasil tanaman sawi (Brassica juncea L.). Penelitian dilakukan pada bulan Juni 2022 sampai Agustus 2022 di Jempong Baru, Pegesangan Barat, Kecamatan Mataram. Dalam penelitan ini terdapat 5 perlakuan, yaitu 0, 40, 80, 120, dan 160 ml. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap yang diulang 5 kali dan dibuat seri sebanyak 3 unit, sehingga di peroleh 75 tanaman. Data hasil penelitian yang diperoleh dianalisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) pada taraf 5%, dan perlakuan yang berbeda nyat diuji lanjut dengan BNJ pada taraf 5%. dilakukan dengan Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pupuk organik cair (POC) limbah cair tahu berpengaruh terhadap pertumbuahan dan hasil tanaman sawi. Pemberian pupuk organik cair (POC) limbah cair tahu dengan perlakuan 160 ml merupakan hasil terbaik pada semua parameter tinggi tanaman, laju pertumbuhan tinggi tanaman, jumlah daun, laju pertumbuhan jumlah daun, luas daun, laju pertumbuhan luas daun, bobot basah tanaman, dan bobot kering tanaman.
Pengaruh Pemberian Pupuk Anorganik dan Pupuk Organik Cair (POC) Limbah Air Cucian Beras Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Sawi (Brassica juncea L.) Nur Amalia; Bambang Budi Santoso; Nihla Farida; Sri Rahayu
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v2i1.2290

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk anorganik dan Pupuk organik cair (POC) limbah air cucian beras terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sawi (Brassica juncea L.). Penelitian dilakukan pada bulan Juni 2022 sampai Agustus 2022, di Jempong Baru, Pegesangan Barat, Kecamatan Mataram. Penelitian disusun menurut rancangan Acak Lengkap faktorial dengan dua faktor, pertama dosis pupuk anorganik urea, SP36, dan KCl dan kedua volume POC. Faktor pertama terdiri atas tiga taraf perlakuan yaitu: tanpa pupuk, 50% dosis rekomendasi, 100% dosis rekomendasi, sedangkan faktor kedua terdiri atas lima taraf yaitu: 0, 100, 150, 200, 250 ml/tanaman. Kombinasi perlakuan diulang tiga kali sehingga didapatkan 45 tanaman (polybag), setiap unit percobaan terdapat 2 tanaman sehingga diperoleh 90 tanaman. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis ragam taraf 5% dan parameter yang signifikan diuji lanjut dengan Uji Beda Nyata Terkecil taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi kedua faktor pupuk anorganik dan POC berpengaruh tidak nyata terhadap seluruh parameter pengamatan. Faktor mandiri masing-masing pemberian pupuk anorganik 100% dosis rekomendasi maupun POC volume 250 ml/tanaman memberikan hasil tertinggi pada parameter pengamatan.
Respon Pertumbuhan Dua Varietas Bawang Merah pada Awal Musim Hujan setelah Pemberian Pupuk Cair Bio-Extrim Yiyin Yulistyani Fitri; I Ketut Ngawit; Bambang Budi Santoso; Sri Rahayu
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v2i1.2333

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dua varietas bawang merah pada berbagai konsentrasi pupuk cair Bio-Extrim yang ditanam pada awal musim hujan. Penelitian dilaksanakan di Dusun Mertak, Desa Kawo, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah pada bulan September sampai November 2021. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Petak Terbagi (Split Plot Design) dengan dua faktor. Faktor pertama adalah varietas bawang merah (v) terdiri atas dua aras yaitu varietas Maserati (v1) dan varietas Lokananta (v2). Faktor kedua adalah konsentrasi pupuk cair Bio-Extrim (e) terdiri atas enam aras yaitu (e0): kontrol (tanpa Bio-Extrim), (e1): disemprot Bio-Extrim 5 ml/L air, (e2): 10 ml/L air, (e3): 15 ml/L air, (e4): 20 ml/L air, (e5): 25 ml/L air pada umur tanaman 2, 4, dan 6 MST. Seluruh kombinasi perlakuan yang diulang enam kali sehingga didapatkan 36 unit percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak adanya interaksi antara varietas dan pupuk Bio-Extrim terhadap semua parameter pertumbuhan. Demikian pula halnya dengan masing-masing perlakuan, berpengaruh tidak nyata terhadap pertumbuhan bawang merah.
Pengaruh Beberapa Konsentrai Pupuk Organik Cair Super Bionik Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Pakcoy (Brassica rapa L.) Eqtika Susila Dewi; I Ketut Ngawit; Bambang Budi Santoso
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v2i1.2342

Abstract

Sawi pakcoy (Brassica rapa L.) merupakan salah satu sayuran daun yang memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Pakcoy selain sebagai sayuran juga dapat bermanfaat bagi kesehatan manusia, terutama jika dikonsumsi secara rutin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi pupuk organik cair Super Bionik (PSBN) terhadap pertumbuhan tanaman dan hasil tanaman pakcoy (Brassica rapa L.). Penelitian dilaksanakan di Desa Terong Tawah, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat pada bulan Juli sampai September 2022. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yaitu pemberian konsentrasi pupuk organik cair Super Bionik yang terdiri dari 6 taraf perlakuan, yaitu p0 : 0 cc (tanpa pemberian pupuk); p1 : 1,5 cc/l air; p2 : 2 cc/l air; p3 : 3 cc/l air; p4 : 4,5 cc/l air; p5 : 5 cc/l air. Perlakuan tersebut diulang sebanyak empat kali, sehingga secara keseluruhan perlakuan berjumlah 24 percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pemberian pupuk organik cair Super Bionik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman pakcoy (Brassica rapa L.). Pemberian pupuk organik cair Super Bionik 1,5 cc/l air dan 2 cc/l air merupakan perlakuan terbaik bagi pertumbuhan jumlah daun. Pemberian POC Super bionik 4,5 cc/l air merupakan perlakuan terbaik bagi tinggi tanaman, luas daun, dan bobot kering tanaman pakcoy. Pemberian POC Super bionik 5 cc/l air merupakan perlakuan terbaik bagi bobot basah tanaman.
Teknik Budidaya Tanaman Nanas (Ananas comosus (L.) Merr.) di Japan Agricultural (JA) Okinawa Laelatul Azomah; Bambang Budi Santoso; Uyek Malik Yakop
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v2i2.2628

Abstract

Sebagai negara tropis, Indonesia sangat berpotensi untuk pengembangan buah nanas. Jika dibudidayakan dengan baik, akan memberikan keuntungan yang cukup besar. Harga jual nanas saat ini di masyarakat tergolong sangat murah sebanding dengan kualitasnya yang kurang bagus akibat teknik budidaya yang kurang optimal. Berbeda dengan yang didapatkan di daerah Okinawa Jepang, teknik budidaya nanas sudah intensif sehingga kualitas hasilnya lebih tinggi. Tulisan ini bertujuan untuk memberikan informasi dan pembelajaran mengenai teknik budidaya nanas yang dilakukan di JA Okinawa (Japan Agricultural Cooperatives Okinawa) Prefektur Okinawa, Jepang. Metode yang digunakan yaitu deskripsi kualitatif. Teknik pengumpulan data berupa observasi, dokumentasi dan data-data dari lembaga koperasi yang terkait. Analisis data berupa analisis deskripsi kejadian. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa teknik budidaya nanas yang dilakukan di JA Okinawa dapat dikatakan sudah termasuk teknik budidaya yang maju, mulai dari pembibitan hingga penanganan pascapanen telah menggunakan peralatan modern dengan penanganan yang teliti dan intensif. Selain itu, produk olahan nanas JA Okinawa telah memenuhi standar JAS (Japanese Agricultural Standard).
Pengaruh Media Tanam Campuran Dalam Polybag Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Ciplukan (Physalis angulata L.) I Ketut Ngawit; Bambang Budi Santoso; Nurul Qomariyah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v2i3.3076

Abstract

Penelitian eksperimental ini bertujuan untuk mendapatkan campuran media tanam yang mampu mendukung pertumbuhan dan hasil tanaman ciplukan yang ditanam dalam polybag. Percobaan dirancang dengan rancangan acak lengkap dengan 6 perlakuan, yaitu campuran media tanam tanah; tanah + pupuk organik + sekam; tanah + pupuk organik + kompos; tanah + pupuk organik +abu sekam; tanah + pupuk organik + arang sekam; dan tanah + pupuk organik + mass. Parameter yang diamati adalah, tinggi tanaman, jumlah cabang, jumlah daun, berat biomassa segar tanaman, berat biomassa kering tanaman, total jumlah bunga, persentase bunga jadi buah, total jumlah buah, total berat buah dan rata-rata berat buah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa campuran media tanam berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman ciplukan yang ditanam dalam polybag. Hasil buah ciplukan tertinggi diperoleh pada perlakuan media tanah + pupuk organik + kompos (F2) dengan total jumlah buah tanaman-1 23,7 buah dan total bobot buah tanaman-1 97,0 g. Sedangkan hasil paling rendah diperoleh pada perlakuan media tanah (F0) dengan total jumlah buah sebanyak 3,3 buah tanaman-1 dengan total bobot buah tanaman-1 hanya 8,0 g. Kualitas buah ciplukan yang terbaik yang diukur dengan berat rata-rata buah tanaman-1 didapatkan pada campuran media tanam F2 dengan bobot 4,413 g dan yang terendah pada campuran media tanam F0 dan F1 dengan bobot masing-masing 2,410 g dan 2,633 g. Jika melakukan menanaman ciplukan di dalam pot atau polybag disarankan untuk menggunakan media tanam dengan campuran tanah halus + pupuk organik + kompos dengan formula 2 : 1 : 1 (v/v).
Efektifitas Tanaman Refugia Kacang-Kacangan Menangkal Intensitas Serangan Hama Ulat Grayak (spodoptera exigua Hubner.) Pada Bawang Merah: Effectiveness of Bean Refugia to Prevent Intensity Attacks of Armyworm Pests (Spodoptera exigua Hubner.) On Shallots I Ketut Ngawit; Bambang Budi Santoso; Hary Haryanto
JURNAL SAINS TEKNOLOGI & LINGKUNGAN Vol. 9 No. 4 (2023): JURNAL SAINS TEKNOLOGI & LINGKUNGAN
Publisher : LPPM Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jstl.v9i4.556

Abstract

This experimental research aims to obtain the type of legume refugia plant that is most effective in preventing invasion, colonization and intensity of attack by the Spodoptera exigua Hubner pest on shallot. The experiment was designed with a randomized block design consisting of six treatments of various refugia plants, namely shallot plants without refugia treatment (Ro), shallot plants with refugia treatment peanuts (R1), soybeans (R2), green beans (R3), red beans (R4) and cowpeas (R5), which are planted in two rows on the side of the bund at a distance of 10 cm from the outermost row of shallot plants. Observation parameters were egg population, larvae, intensity of S. exigua pest attack and weight of fresh shallot bulbs. The variety of refugia plants from the legume group influences invasion, colonization and the intensity of Spodoptera exigua Hubner pest attacks. on red onions. Peanut and cowpea refugia plants planted in two rows on the sides of the shallot mounds, are very effective in preventing invasion, colonization and the intensity of Spodoptera exigua Hubner pest attacks, so that the shallot plants experience very light disturbance with an attack intensity of 2,522% – 4,432 %, which is in the very low category. As a result, the yield of fresh shallot tubers obtained was significantly higher compared to shallot plants without refugia plants and with refugia plants of soybeans, green beans and red beans. Soybean, green bean and red bean refugia plants are not effective in preventing Spodoptera exigua Hubner pest attacks on shallots because the plants experience attack intensity from the age of 49 HST – 63 HST of 21.86% - 23.34% with the attack intensity being in the medium category.
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TOMAT (Lycopersicum Esculentum Mill.) YANG DITANAM DI LUAR MUSIM TERHADAP PERLAKUAN SUPLEMEN PUPUK DAUN Mantika, Niha Hidayati; Jaya, I Komang Damar; Santoso, Bambang Budi
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 34 No 1 (2024): Jurnal Agroteksos April 2024
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v34i1.951

Abstract

Dua pendekatan digunakan untuk mengatasi rendahnya hasil tanaman tomat (Lycopersicum esculentum Mill.) di musim hujan akibat gugur bunga. Pertama adalah memilih varietas yang tahan dan kedua memperkaya unsur penambah bunga (fosfat) dan unsur memperkuat bunga (kalium). Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari respon pertumbuhan dan hasil dua varietas tomat yang ditanam di lahan kering pada musim hujan terhadap perlakuan pupuk daun. Satu percobaan dilaksanakan mulai bulan Oktober 2022 hingga Februari 2023 di Dusun Amor-Amor, Desa Gumantar, Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara. Perlakuan yang diuji adalah dua varietas tomat hybrida komersial, Servo dan Tymoti dan dua pupuk daun, Provit Merah (kaya fosfat) dan Provit Orange (kaya kalium) ditambah perlakuan tanpa pupuk daun. Provit Merah mengandung 30% fosfat dan Provit Orange mengandung 39% kalium. Perlakuan dirancang menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan tiga ulangan. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat interaksi antara dua faktor yang diuji. Persentase kerontokan bunga pada kedua varietas tidak dipengaruhi oleh perlakuan pupuk daun. Pertumbuhan dan hasil kedua varietas tanaman tomat relatif sama namun ada kecenderungan varietas Servo hasilnya lebih tinggi. Pertumbuhan tanaman tomat merespon secara sama terhadap perlakuan jenis pupuk daun namun hasil tanaman, berat buah per petak, merespon secara berbeda. Hasil yang lebih tinggi dihasilkan dari perlakuan Provit Merah. Perlu kajian lebih lanjut untuk menguji pengaruh kombinasi pupuk daun yang kaya fosfat dan kaya kalium terhadap hasil tanaman tomat di musim hujan.
Pengenalan Pertanian Cerdas Iklim Melalui Demplot Diversifikasi Tanaman di Lahan Kering Desa Gumantar Kabupaten Lombok Utara I Komang Damar Jaya; Bambang Budi Santoso; Jayaputra
Jurnal SIAR ILMUWAN TANI Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Siar Ilmuwan Tani
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jsit.v4i2.106

Abstract

Perubahan iklim mengakibatkan variabilitas curah hujan yang telah mengancam usahatani masyarakat Desa Gumantar. Oleh karena itu, petani membutuhkan pengetahuan dan keterampilan berusahatani yang adaptif terhadap perubahan iklim atau yang dikenal dengan istilah Pertanian Cerdas Iklim (Climate-Smart Agriculture = CSA). Salah satu praktik budidaya tanaman yang mendukung CSA adalah diversifikasi tanaman. Penyuluhan ini bertujuan untuk membuat petani di lahan kering Desa Gumantar dapat menerapkan praktik pertanian cerdas iklim sehingga mereka lebih sejahtera dan tangguh dalam menghadapi dampak dari perubahan iklim. Metode yang digunakan adalah dengan demplot, pertemuan dan diskusi. Evaluasi hasil kegiatan dilakukan dengan metode ex ante dan summative. Ukuran luas lahan demplot diversifikasi tanaman adalah 386 m2 yang ditanami jagung, tanaman cabai rawit dan kacang hijau secara berturut-turut 50, 20 dan 30%. Hasil evaluasi demplot menunjukkan bahwa diversifikasi tanaman menghasilkan sekitar 45% lebih tinggi jika dibandingkan dengan menanam jagung secara monokultur. Peserta sangat puas melihat tampilan tanaman pada demonstrasi plot dan penjelasan yang diperoleh pada saat penyampaian materi.
Pengaruh Pupuk Tambahan Terhadap Hasil dan Komponen Hasil Dua Varietas Tanaman Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.) yang Ditanam di Luar Musim Yusnia Herpiani; I Komang Damar Jaya; Bambang Budi Santoso
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v3i2.5190

Abstract

Budidaya tanaman cabai di musim hujan atau di luar musim tanam merupakan upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pendapatan serta untuk memenuhi kebutuhan pasar. Penelitian ini bertujuan untuk menpelajari hasil dan komponen hasil dua varietas tanaman cabai rawit yang ditanam di luar musim yang diberikan beberapa jenis pupuk tambahan. Varietas yang diuji adalah varietas Bara dan varietas Dewata 43. Sementara itu, pupuk tambahan yang diberikan adalah pupuk kandang ayam, pupuk daun Provit Orange dan Gromore. Semua perlakuan ditata menggunakan Rancangan Acak Kelompok factorial dengan tiga ulangan. Tanaman cabai yang diuji diberikan pupuk anorganik NPK (15-15-15) Phonska dengan total 1200 kg/ha dan diaplikasikan sebanyak tiga kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa varietas Dewata 43 memberikan hasil (berat buah per petak= 4,3 kg/5 m2) yang terbaik jika diperlakukan dengan pupuk kandang ayam dan Provit Orange, namun tidak pada perlakuan pupuk Growmore, yang justru menunjukkan hasil rendah. Varietas dan pupuk tambahan tidak mengakibatkan perbedaan yang nyata pada komponen hasil tanaman, seperti pada jumlah buah dan berat buah per tanaman.
Co-Authors , Hariyadi , Hasnam , Kisman AA Sudharmawan, AA Abdul Jafar Maring Agus Purbathin Hadi Ahsani Taqwim Alfian Pujian Hadi Aluh Nikmatullah Aluh Nikmatullah Aluh Nikmatullah Aluh Nikmatullah Anjar Pranggawan Azhari Ari Hernawan Aris Budianto Ayu, Candra Baiq Eliza Prizma Mahardhika Baiq Novianti Dili Hairunnisa Baiq Parasmita Tri Anjani Bambang Hari Kusumo Bambang Sapta Purwoko Bq Tri Khairina Ilhami Dwi Noorma Putri Dwi Noorma Putri Dwi Ratna Anugrahwati Eka Sunarwidhi Prasedya Eqtika Susila Dewi Femi Dwi Astuti Fina Ameliana Haji Sunarpi Haji Sunarpi Halimatul Ulfa Ru’ya Hary Haryanto Hasriani Rizki Haq Hery Haryanto I Dewa Gede Jaya Negara I Gede Putu Wirarama Wedashwara Wirawan I Gst. Md. Arya Parwata I Gst. Pt. Muliarta Aryana I Gusti Made Arya Parwata I Gusti Made Arya Parwata I Gusti Made Arya Parwata I Gusti Made Arya Parwata I Gusti Made Kusnarta I Gusti Putu Muliarta Aryana I Ketut Ngawit I Ketut Ngawit I Ketut Ngawit I Ketut Ngawit I Ketut Ngawit I Ketut Ngawit, I Ketut I Komang Damar Jaya I Komang Damar Jaya I Komang Damar Jaya I Komang Damar Jaya I Komang Damar Jaya I Komang Damar Jaya I Komang Damar Jaya I Komang Damar Jaya I Komang Damar Jaya I Komang Damarjaya I Nym. Soemeinaboedhy I Nyoman Soemeinaboedhy I Nyoman Soemeinaboedhy I Nyoman Soemeinaboedhy S I Wayan Suadnya I Wayan Sudika I.D.P. MULIARTA ARYANA IGM Arya Parwata IGM Arya Parwata IGM Arya Parwata IGM Arya Parwata IGP Muliarta Aryana Ika Kasturi Indah Sari Indri Sulmayani Irwan Muthahanas Jayaputra Jayaputra Jayaputra Jayaputra Jayaputra Jayaputra Jayaputra Jayaputra Jayaputra Jayaputra Jayaputra Jayaputra Jayaputra Jayaputra Jayaputra Jayaputra Jayaputra Jayaputra Jayaputra Jayaputra Jayaputra Jayaputra Jayaputra Jayaputra Jayaputra Jayaputra Jayaputra Jayaputra Jayaputra Jayaputra Jayaputra Jayaputra Jayaputra Jayaputra Jayaputra, Jayaputra Joko Priyono Ketut Sudarmawan, Anak Agung Kisman Komang Damar Jaya L. Mukhtar Atmawinata Laelatul Azomah Lalu Wahyu Ardis Pandya Liana Suryaningsih B. Lili Supriatin Linda Oktavian Lolita Endang Susilowati Made Sriasih Malayani Mansur Ma’shum Mantika, Niha Hidayati Miftahul Jannah Mohamad Taufik Fauzi Muhammad Sukri Muktasam Nanda Rohimawati Ni Wayan Riyani Martyasari Nia Hidayatul Aini Nihla Farida Nika Pranggana Aranda Novia Rizki Warismayati Novita Hidayatun Nufus Nur Amalia Nurfadiansih Nurrachman Nurrachman Nurrachman Nurrachman Nurrachman Nurrachman Nurul Qomariyah Ogy Farenza Ilham Pita Erika Putri Rahmatul Ummah Rasmani Rasmani Rinda Insani Safta, Laila Sahrul Alim Samsul Hilal Satrijo Saloko Sawaludin Sawaludin Slamet Susanto SRI RAHAYU Sri Rahayu Sudirman Sudirman Sukartono Sumarjan Sumarjan Sumarjan Sunarwidhi, Anggit Listyacahyani Tajidan, Tajidan Toni Hermawan Uyek Malik Yakop Uyek Malik Yakop Uyek Malik Yakop Wahyu Astiko Wahyu Risna Rianto Wayan Wangiyana Windi Irawati Yiyin Yulistyani Fitri Yogi Ambana Yuliani Ahmad Yusnia Herpiani Zahrawana Putri Yodita