Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

KELANGSUNGAN HIDUP UMKM DI TENGAH DAN PASCA PANDEMI COVID-19: DIGITAL MARKETING STRATEGY Totoh Tauhidin Abas; Ridwansyah Ridwansyah; KMT Lasmiatun; Achmad Alfian; Zunan Setiawan
JURNAL ILMIAH EDUNOMIKA Vol 8, No 1 (2024): EDUNOMIKA
Publisher : ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jie.v8i1.10598

Abstract

Penelitian ini mengkaji analisis strategi bisnis UMKM dengan digital, khususnya pada digital marketing pada saat dan pasca pandemic covid-19. Penelotian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan bersifat deskriptif. Dalam mengumupulkan data peneliti menggunakan instrument observasi, wawancara dan dokumentasi yang dilakukan di daerah Cikarang Timur, Bekasi. Lalu data di Analisa dengan Teknik Interaktif model. Hasil dari penelitin ini adalah UMKM menghadapi persoalan baru yang lebih serius, antara lain produksi yang terbatas, kesulitan menganalisis kebutuhan pasar, pesaing yang melek digital, penjualan dan produksi yang menurun, serta distribusi yang terbatas. Akhirnya, UMKM harus memahami dan menerapkan digital untuk mengatasi masalah ini. Pemasaran digital menargetkan berbagai wilayah dan negara (ekspor). UMKM harus tangguh beradaptasi dengan permasalahan digital. Analisis SWOT membantu UMKM menerapkan dan mengintegrasikan penggunaan digital untuk bisnis mereka mereka. Kata kunci: UMKM, Pasca Pandemic dan Pemasaran Digital
The Influence of Internet of Things (IoT), Digital Payment Systems, and 24/7 Customer Support Services on Improving Tourist Experience at Tourism Destinations in Bali, Indonesia Zunan Setiawan; Afen Prana Utama Sembiring; Arnes Yuli Vandika; I Wayan Adi Pratama; Ni Desak Made Santi Diwyarthi
West Science Social and Humanities Studies Vol. 2 No. 09 (2024): West Science Social and Humanities Studies
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsshs.v2i09.1293

Abstract

This study investigates the influence of Internet of Things (IoT), digital payment systems, and 24/7 customer support services on improving travelers' experiences in tourism destinations in Bali, Indonesia. Using a quantitative approach, data were collected from 200 respondents through a structured Likert scale questionnaire, with analysis conducted using Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS 3). The results show that all three factors positively and significantly contribute to enhancing tourists' experiences, with 24/7 customer support services having the strongest impact, followed by digital payment systems and IoT. The findings highlight the importance of continuous customer support, secure and convenient digital transactions, and seamless IoT-enabled services in creating a positive tourism experience. These insights provide practical implications for tourism operators and policymakers in Bali, underscoring the need for technological investments to meet modern travelers' expectations.
Training in Making Tempeh in Character Molds to Increase Elementary School Students' Interest in Consuming Tempeh Ihwana As’ad; Martriwati; Satriya Nugraha; Ariyani Muljo; Ika Purnama Sari; Hanrezi Dhania; Yuliana Mose; Zunan Setiawan; Jasiah; Nuris Kushayati
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/xtyfkb47

Abstract

Tempeh, a traditional Indonesian fermented soybean product, is highly nutritious but under-consumed by children due to its bland appearance and unfamiliar texture. This community service program aimed to enhance elementary school students’ interest in consuming tempeh through a participatory training that introduced character molds into the tempeh-making process. Conducted with 20 students aged 9–11 years, the intervention employed a pretest-posttest design to assess changes in tempeh preferences, knowledge, and willingness to consume and prepare tempeh. Results indicated significant improvements across all indicators: students’ liking of tempeh increased from 35% to 85%, their perception of its visual appeal rose from 25% to 90%, and willingness to try character-shaped tempeh reached 95%. The program not only improved students’ understanding of tempeh’s nutritional benefits but also engaged them in creative, hands-on food preparation that enhanced motivation and enjoyment. The findings support the use of experiential learning and visual food design in child nutrition education. This initiative effectively combined cultural food preservation with innovative teaching strategies. It demonstrates that integrating fun and creativity into traditional food education can promote healthier eating habits and strengthen local food identity among young learners. Future programs should consider scaling up and incorporating family and school-level involvement to achieve a broader and more sustainable impact.
Strategi Transformasi Digital dalam Membangun Keberlanjutan Bisnis Lembaga Keuangan Syariah: Studi Kasus Kualitatif tentang Integrasi Model Bisnis Digital, Inovasi Produk, dan Kewirausahaan Strategis pada BPRS Barokah Dana Sejahtera. Daerah Istimewa Yogyakarta. Indonesia Tabah Indra Gunawan; Purwoko Purwoko; Zunan Setiawan
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.12638

Abstract

Transformasi digital menjadi faktor strategis bagi keberlanjutan bisnis lembaga keuangan syariah dalam menghadapi perubahan perilaku nasabah, perkembangan teknologi finansial, dan meningkatnya tuntutan efisiensi operasional. Namun, penelitian mengenai digitalisasi pada sektor perbankan syariah masih banyak berfokus pada aspek adopsi teknologi dan belum mendalam menjelaskan proses integrasi antara model bisnis digital, inovasi produk, dan kewirausahaan strategis dalam membangun keberlanjutan organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi transformasi digital keberlanjutan bisnis pada BPRS Barokah Dana Sejahtera Yogyakarta melalui perspektif integrasi model bisnis digital, inovasi produk, dan kewirausahaan strategis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data penelitian diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap informan kunci yang terdiri atas pimpinan, manajemen operasional, bagian teknologi informasi, dan pihak yang terlibat dalam pengembangan layanan digital BPRS. Analisis data dilakukan menggunakan perangkat lunak NVivo 15 melalui tahapan pengkodean terbuka, pengelompokan kategori, analisis tema, dan visualisasi hubungan antar konsep. Hasil pengolahan NVivo 15 menunjukkan terbentuknya empat tema utama, yaitu kapabilitas digital organisasi, transformasi model bisnis, inovasi produk berbasis kebutuhan nasabah, dan orientasi kewirausahaan strategis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberlanjutan bisnis BPRS dibangun melalui kemampuan organisasi dalam mengintegrasikan teknologi digital dengan strategi inovasi dan pengkreasian nilai berbasis kebutuhan pelanggan. Penelitian ini menghasilkan model konseptual transformasi digital berkelanjutan pada lembaga keuangan syariah yang menempatkan kapabilitas digital sebagai penggerak utama perubahan organisasi.
Strategi Transformasi Green Supply Chain Management melalui Praktik Circular Economy dalam Membangun Keberlanjutan Agribisnis Peternakan Domba: Studi Kasus Kualitatif pada Wedhusqu Farm Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Indonesia Hasib Sunarso; Zunan Setiawan; purwoko Purwoko
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.12640

Abstract

Transformasi keberlanjutan pada sektor agribisnis peternakan menghadapi tantangan dalam mengintegrasikan praktik rantai pasok hijau dengan prinsip ekonomi sirkular untuk mengkreasikan nilai ekonomi, lingkungan, dan sosial berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi transformasi Green Supply Chain Management melalui praktik Circular Economy dalam membangun keberlanjutan agribisnis peternakan domba pada Wedhusqu Farm Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data penelitian diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap pemilik usaha, pengelola operasional, pekerja peternakan, pemasok, dan mitra pengolahan hasil samping peternakan, dan didukung oleh observasi lapangan dan dokumentasi perusahaan. Analisis data dilakukan menggunakan perangkat lunak NVivo 15 melalui tahapan coding, kategorisasi tema, analisis hubungan antar konsep, dan visualisasi jaringan tematik. Hasil simulasi analisis menunjukkan bahwa strategi keberlanjutan Wedhusqu Farm terbentuk melalui lima tema utama, yaitu pengadaan hijau, efisiensi penggunaan sumber daya, pengelolaan limbah berbasis sirkular, inovasi proses agribisnis, dan kolaborasi rantai pasok. Praktik ekonomi sirkular berperan sebagai mekanisme transformasi yang mengubah limbah peternakan menjadi sumber daya bernilai tambah melalui pemanfaatan kembali bahan organik, optimalisasi pakan, dan pengembangan hubungan kemitraan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan transformasi rantai pasok hijau pada agribisnis peternakan domba dipengaruhi oleh kemampuan kewirausahaan hijau dalam mengintegrasikan inovasi lingkungan, orientasi keberlanjutan, dan strategi bisnis adaptif. Temuan penelitian memberikan implikasi bagi pengembangan model keberlanjutan agribisnis berbasis ekonomi sirkular pada sektor peternakan lokal.  
Model Strategic Sales Performance Berbasis Integrasi Digital Marketing Capability, Customer Relationship Management, dan Sales Innovation melalui Peran Mediasi Sales Effectiveness pada PT Lancar Laju Barokah. Daerah Istimewa Yogyakarta. Indonesia Dita Zulfadin Dahlan; Zunan Setiawan; Purwoko Purwoko
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.12641

Abstract

Perubahan lingkungan bisnis digital mendorong perusahaan untuk mengembangkan strategi penjualan yang berorientasi pada pencapaian transaksi, kemampuan organisasi dalam memanfaatkan teknologi digital, membangun hubungan pelanggan, dan mengkreasikan inovasi proses penjualan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model strategic sales performance berbasis integrasi digital marketing capability, customer relationship management, dan sales innovation melalui peran mediasi sales effectiveness pada PT Lancar Laju Barokah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 220 responden yang terdiri dari tenaga penjualan, manajemen pemasaran, dan pelanggan perusahaan. Analisis data dilakukan menggunakan pendekatan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui perangkat lunak SmartPLS 5.0. Hasil pengujian menunjukkan bahwa digital marketing capability berpengaruh positif dan signifikan terhadap sales effectiveness (β = 0,312; p < 0,001), customer relationship management berpengaruh positif terhadap sales effectiveness (β = 0,356; p < 0,001), dan sales innovation berpengaruh positif terhadap sales effectiveness (β = 0,281; p < 0,001). Selanjutnya, sales effectiveness terbukti berpengaruh signifikan terhadap sales performance (β = 0,527; p < 0,001) dan memediasi hubungan antara variabel strategis pemasaran terhadap sales performance.. Model penelitian mampu menjelaskan 61,4% variasi sales performance. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan sales performance perusahaan dapat dicapai melalui integrasi kemampuan digital marketing, customer relationship management, dan sales innovation yang diarahkan melalui sales effectiveness.
Transformasi dan Hubungan Pemasaran dalam Membangun Keberlanjutan Usaha Salon Kecantikan: Studi Kasus Kualitatif pada Industri Jasa Kecantikan di Tenggarong, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Indonesia Ondi Prawiradinata; Fitroh Adhilla; Zunan Setiawan
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.12754

Abstract

Industri jasa kecantikan mengalami perubahan lingkungan bisnis yang semakin kompetitif seiring dengan perkembangan teknologi digital, perubahan perilaku konsumen, dan meningkatnya tuntutan terhadap pengalaman pelanggan yang lebih personal, interaktif, dan berkelanjutan. Usaha salon kecantikan bergantung pada kualitas layanan teknis, membutuhkan kemampuan dalam membangun hubungan pelanggan, mengelola komunikasi digital, menghasilkan pengalaman emosional, dan mengembangkan strategi pemasaran adaptif untuk mempertahankan keberlanjutan bisnis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi transformasi pemasaran dan hubungan pelanggan dalam membangun keberlanjutan usaha salon kecantikan pada industri jasa kecantikan di Tenggarong, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus untuk memahami proses transformasi bisnis, pengalaman pelanggan, dan mekanisme pengelolaan hubungan pemasaran dalam konteks usaha jasa kecantikan. Data penelitian diperoleh melalui wawancara mendalam dengan pemilik usaha, karyawan, dan pelanggan salon kecantikan, didukung oleh observasi aktivitas pemasaran dan dokumentasi digital perusahaan. Analisis data dilakukan menggunakan perangkat lunak NVivo 15 melalui tahapan pengkodean terbuka, pengelompokan kategori, analisis tema, dan visualisasi hubungan antar konsep. Hasil pengolahan data NVivo 15 menunjukkan lima tema utama, yaitu transformasi pemasaran digital, pengalaman pelanggan, hubungan emosional pelanggan, inovasi layanan, dan keberlanjutan usaha. Temuan penelitian menunjukkan bahwa keberlanjutan usaha salon kecantikan dibangun melalui integrasi kemampuan pemasaran digital dan strategi hubungan pelanggan yang berorientasi pada kepercayaan, personalisasi layanan, komunikasi berkelanjutan, dan keterlibatan pelanggan. Penelitian ini menghasilkan model konseptual pemasaran kreatif berbasis pengalaman pelanggan yang menjelaskan mekanisme transformasi usaha jasa kecantikan dalam menghadapi perubahan lingkungan bisnis digital dan memberikan implikasi bagi pengembangan usaha mikro dan kecil berbasis layanan.  
Transformasi Green Marketing melalui Keterlibatan Virtual Influencer: Studi Kualitatif tentang Kepercayaan Konsumen, Komunikasi Keberlanjutan, dan Perilaku Ramah Lingkungan di Era Digital Widyasworo Pamungkas Buwono; Fitroh Adhilla; Zunan Setiawan
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.12774

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong perubahan paradigma green marketing dari pendekatan komunikasi lingkungan yang bersifat konvensional menuju strategi pemasaran berbasis pengalaman digital yang melibatkan aktor virtual sebagai penghubung antara merek dan konsumen. Kehadiran virtual influencer sebagai representasi digital berbasis kecerdasan buatan mengkreasi peluang strategis bagi perusahaan dalam menyampaikan pesan keberlanjutan, membangun kepercayaan konsumen, memperkuat keterlibatan emosional, dan mendorong perubahan perilaku konsumsi ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana keterlibatan virtual influencer mentransformasikan praktik green marketing melalui perspektif kredibilitas influencer digital, komunikasi keberlanjutan, kepercayaan konsumen, dan perilaku lingkungan di era digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus untuk memahami pengalaman, persepsi, dan interpretasi konsumen terhadap komunikasi pemasaran hijau yang menggunakan virtual influencer pada platform media sosial. Data penelitian diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi aktivitas digital, dan dokumentasi komunikasi merek terkait kampanye keberlanjutan. Analisis data dilakukan menggunakan perangkat lunak NVivo 15 melalui tahapan open coding, pengembangan kategori, analisis tema, pemetaan hubungan antar konsep, dan pembentukan model konseptual. Hasil pengolahan data NVivo 15 menunjukkan bahwa tiga tema utama, yaitu virtual influencer credibility, perceived authenticity, dan sustainability message quality, menjadi faktor pembentuk utama consumer trust. Kepercayaan konsumen selanjutnya berperan dalam meningkatkan keterlibatan emosional, kesadaran lingkungan, dan kecenderungan perilaku konsumsi berkelanjutan. Penelitian ini menghasilkan model konseptual transformasi green marketing berbasis virtual influencer yang menunjukkan bahwa aktor digital berfungsi sebagai media komunikasi promosi, instrumen strategis dalam membangun ekosistem pemasaran hijau berbasis hubungan, nilai keberlanjutan, dan pengalaman konsumen.
Analisis Preferensi Konsumen terhadap Atribut Kualitas Eksternal Jeruk Mandarin di Kota-Kota Besar Indonesia: Bukti Empiris dari Eksperimen Pilihan Diskret Wahyu Ari Wibowo; Zunan Setiawan; Fitroh Adilla
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.12788

Abstract

Jeruk mandarin merupakan salah satu komoditas hortikultura yang banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia karena memiliki cita rasa yang khas, kandungan gizi yang baik, dan mudah ditemukan di berbagai saluran pemasaran modern maupun tradisional. Dalam proses pembelian, konsumen sering kali menjadikan atribut kualitas eksternal sebagai dasar penilaian awal sebelum memutuskan untuk membeli suatu produk. Atribut tersebut meliputi ukuran buah, warna kulit, tingkat kesegaran, kebersihan permukaan, dan harga yang ditawarkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis preferensi konsumen terhadap atribut kualitas eksternal jeruk mandarin di kota-kota besar Indonesia dan mengidentifikasi atribut yang paling memengaruhi keputusan pembelian konsumen. Penelitian menggunakan metode Discrete Choice Experiment (DCE) yang dirancang untuk mengukur pilihan konsumen terhadap berbagai kombinasi atribut produk. Data dikumpulkan melalui survei terhadap konsumen di beberapa kota besar Indonesia, yaitu Jakarta, Surabaya, Bandung, Medan, dan Yogyakarta. Analisis data dilakukan menggunakan model pilihan diskret untuk mengestimasi tingkat kepentingan masing-masing atribut dan kecenderungan konsumen dalam memilih produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa warna kulit yang cerah, ukuran buah yang seragam, tingkat kesegaran yang tinggi, dan harga yang kompetitif merupakan atribut yang paling diperhatikan oleh konsumen dalam memilih jeruk mandarin. Di antara seluruh atribut yang dianalisis, kesegaran dan warna kulit memiliki pengaruh paling besar terhadap preferensi konsumen. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas visual produk dan pemeliharaan kesegaran buah dapat menjadi strategi yang efektif bagi produsen, distributor, dan pelaku ritel dalam meningkatkan daya saing jeruk mandarin di pasar perkotaan Indonesia.  
Pengaruh Lencana Ramah Lingkungan terhadap Niat Beli Daring: Peran Persepsi Diagnostik Informasi, Kredibilitas Label Dan Implikasinya Pada Skeptisisme Konsumen Terhadap Greenwashing Opan Kristiawan Kristiawan; Zunan Setiawan; Fitroh Adilla Adilla
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.12790

Abstract

Perkembangan perdagangan elektronik mendorong perusahaan semakin intensif menggunakan lencana ramah lingkungan (eco-badges) sebagai sarana komunikasi keberlanjutan untuk memengaruhi keputusan pembelian konsumen. Namun, meningkatnya praktik greenwashing menyebabkan konsumen menjadi lebih kritis terhadap berbagai klaim lingkungan yang disampaikan oleh perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lencana ramah lingkungan terhadap niat beli daring dengan menguji peran persepsi diagnostik informasi (perceived diagnosticity) dan kredibilitas label sebagai mekanisme yang membentuk evaluasi konsumen, dan mengkaji implikasinya terhadap skeptisisme konsumen terhadap greenwashing. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan desain survei terhadap konsumen yang pernah melakukan pembelian produk secara daring dan memiliki pengalaman dalam memperhatikan informasi keberlanjutan produk. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Squares (PLS-SEM) untuk menguji hubungan langsung maupun tidak langsung antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lencana ramah lingkungan mampu meningkatkan niat beli daring melalui peningkatan persepsi diagnostik informasi dan kredibilitas label yang dirasakan konsumen. Persepsi diagnostik yang tinggi membantu konsumen memahami kualitas informasi lingkungan yang tersedia, sedangkan kredibilitas label memperkuat keyakinan terhadap keandalan klaim keberlanjutan produk. Selain itu, kredibilitas label yang kuat terbukti mampu menekan tingkat skeptisisme konsumen terhadap potensi greenwashing. Temuan penelitian memberikan kontribusi teoritis dalam pengembangan literatur perilaku konsumen hijau, implikasi praktis bagi perusahaan dalam merancang strategi komunikasi keberlanjutan yang transparan, kredibel, dan mampu membangun kepercayaan konsumen pada lingkungan digital.  
Co-Authors Abd. Rasyid Syamsuri Abdul Choliq Hidayat Abdurohim Abdurohim Abrar Hiswara Achmad Alfian Afen Prana Utama Sembiring Afifah, Zainiyatul Agus Siswanto Alim Hardiansyah Ariyani Muljo Arnes Yuli Vandika Arnold Sultantio Hutabarat Bahtiar Efendi Betty Rahayu Chevy Herli Sumerli Dedi Sorongan, Yuliana Mose, Reonaldy A Berikang Dhuhani, Elfridawati Mai Dicky Jhon Anderson Butarbutar Dita Zulfadin Dahlan Djoko Widagdo Donny Dharmawan Dwi Setyo Aji Errie Margery Eva Yuniarti Utami Evi Sirait Evi Susilawati Fitroh Adhilla Fitroh Adilla Fitroh Adilla Adilla Frans Sudirjo Hanifah Nurul Muthmainah Hanrezi Dhania Hasib Sunarso Hayu Lusianawati Hendri Khuan Heny Herawati Hommy Dorthy Ellyany Sinaga I Wayan Adi Pratama Ihwana As’ad Ika Purnama Sari Indra Iryanto Nur Hidayat Ira Ningrum Resmawa, Ira Ningrum Ita Nurcholifah Ivonne Ayesha Jasiah Khil Wailmi KMT Lasmiatun Lalang Saksono Loso Judijanto M. Huanza Martriwati Mohammad Gifari Sono Muhammad Rajab Musran Munizu Muthmainnah Muthmainnah Nayang Permata Charity Ayudia Nenden Hendayani Ni Desak Made Santi Diwyarthi Nuris Kushayati NYI Dewi Puspitasari Ondi Prawiradinata Opan Kristiawan Kristiawan Purwoko, Purwoko Ratih Pratiwi Ridwansyah Ridwansyah Rivaldo Kurniawan Iryanto Roy Setiawan Rubait Dasururi Saifuddin Zuhri Salamatun Asakdiyah Sarwo Eddy Wibowo Satriya Nugraha Silvia Ekasari sintesa, nika Suci Sulistyawati Sunday Ade Sitorus Suparman Suryani Sutanto, Aftoni Syamsu Rijal Syamsulaiman Syamsulaiman Tabah Indra Gunawan Totoh Tauhidin Abas Wahyu Ari Wibowo Widyasworo Pamungkas Buwono Yusriah Yusriah ZA, Saida Zainurossalamia