Claim Missing Document
Check
Articles

PENINGKATAN KETERAMPILAN BAHASA INGGRIS MAHASISWA PGSD FKIP UMS MELALUI PELATIHAN TIPS CARA CEPAT DAN TEPAT PENYELESAIAN TEST TOEP Honest Ummi Kaltsum; Muhamad Taufik Hidayat; Minsih; Ratnasari Diah Utami
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol 4 No 3 (2023)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v4i3.2254

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilatarbelakangi oleh kenyataan di lapangan yakni skor test TOEP yang diperoleh sebagian besar mahasiswa UMS umumnya dan PGSD khususnya, masih di bawah 400. TOEP singkatan dari Test of English Proficiency. Materi yang diujikan terdiri dari keterampilan reseptif berbahasa yaitu Listening dan Reading. Mahasiswa dapat mengajukan proposal skripsi jika mahasiswa memperoleh skor TOEP minimal 400. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan keterampilan bahasa Inggris mahasiswa. Mitra dari pengabdian masyarakat ini adalah mahasiswa semester akhir yang akan mengukuti mata kuliah skripsi. Adapun Metode yang dipakai dalam pengabdian masyarakat ini adalah metode pelatihan yang terdiri dari tahapan Perencanaan (pengamatan), Penerapan (ceramah dan dialog), dan Evaluasi. Peserta memperoleh keterampilan baru dalam menyelesaikan latihan soal TOEP, mulai dari analisis per kata hingga kalimat. Berdasarkan hasil kegiatan pendampingan diketahui mahasiswa mempunyai minat dan rasa percaya diri yang tinggi sehingga merubah kebiasaan belajar yang semula pasif menjadi aktif. Dari monitoring kegiatan yang dilakukan, hasil dari pengabdian masyarakat ini adalah mahasiwa menjadi lebih memahami bagaimana cara cepat menyelesaikan test TOEP dengan cara yang tepat dan benar sehingga perolehan skor TOEP menjadi meningkat sehingga dapat disimpulkan kegiatan pendampingan ini berhasil.
PENINGKATAN KETERAMPILAN BAHASA INGGRIS MAHASISWA PGSD FKIP UMS MELALUI PELATIHAN TIPS CARA CEPAT DAN TEPAT PENYELESAIAN TEST TOEP Honest Ummi Kaltsum; Muhamad Taufik Hidayat; Minsih; Ratnasari Diah Utami
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v4i3.2254

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilatarbelakangi oleh kenyataan di lapangan yakni skor test TOEP yang diperoleh sebagian besar mahasiswa UMS umumnya dan PGSD khususnya, masih di bawah 400. TOEP singkatan dari Test of English Proficiency. Materi yang diujikan terdiri dari keterampilan reseptif berbahasa yaitu Listening dan Reading. Mahasiswa dapat mengajukan proposal skripsi jika mahasiswa memperoleh skor TOEP minimal 400. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan keterampilan bahasa Inggris mahasiswa. Mitra dari pengabdian masyarakat ini adalah mahasiswa semester akhir yang akan mengukuti mata kuliah skripsi. Adapun Metode yang dipakai dalam pengabdian masyarakat ini adalah metode pelatihan yang terdiri dari tahapan Perencanaan (pengamatan), Penerapan (ceramah dan dialog), dan Evaluasi. Peserta memperoleh keterampilan baru dalam menyelesaikan latihan soal TOEP, mulai dari analisis per kata hingga kalimat. Berdasarkan hasil kegiatan pendampingan diketahui mahasiswa mempunyai minat dan rasa percaya diri yang tinggi sehingga merubah kebiasaan belajar yang semula pasif menjadi aktif. Dari monitoring kegiatan yang dilakukan, hasil dari pengabdian masyarakat ini adalah mahasiwa menjadi lebih memahami bagaimana cara cepat menyelesaikan test TOEP dengan cara yang tepat dan benar sehingga perolehan skor TOEP menjadi meningkat sehingga dapat disimpulkan kegiatan pendampingan ini berhasil.
Analisis Faktor Kesulitan Siswa dalam Menentukan Ide Pokok Paragraf: Studi di Kelas VI Sekolah Dasar Vina Vindya Sari Affandi; Honest Ummi Kaltsum
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 2 (2024): Didaktika Mei 2024
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.576

Abstract

Kesulitan Belajar adalah Keadaan di mana siswa menghadapi kesulitan dalam memenuhi tuntutan pembelajaran yang diperlukan, sehingga hasilnya belum memuaskan, merupakan tantangan tersendiri bagi guru. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan faktor yang menjadi penyebab siswa SD 2 Terkesi mengalami kesulitan belajar menentukan ide pokok dan Untuk mengetahui kesulitan siswa SD 2 Terkesi dalam menentukan ide pokok. Pendekatan kualitatif dipilih karena tujuannya adalah untuk mengembangkan pemahaman mendalam tentang gambaran kejadian secara nyata, logis dan akurat. Data didapat melalui analisis yang kemudian dideskripsikan dengan kejadian dan memiliki tujuan utama untuk menyusun deskripsi yang sesuai, logis, dan akurat mengenai fakta yang ada. Pendekatan kualitatif diambil dalam penelitian ini untuk kegiatan yang berfokus pada siswa kelas 6 dalam menyelesaikan soal Bahasa Indonesia tentang menentukan ide pokok paragraf, dimana peneliti dapat memberikan makna dari proses yang diteliti dan objek penelitian dibatasi dengan data – data yang factual yang dapat digali peneliti. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif karena peneliti mengamati dan memberikan penjelasan terperinci mengenai semua aspek yang terjadi dalam suatu kegiatan atau situasi tertentu, sehingga perbandingan yang teliti dapat memberikan wawasan yang bermanfaat untuk pengembangan solusi atau tindakan yang tepat. Metode penelitian kualitatif ini juga diterapkan untuk mendapatkan informasi dari partisipan, peneliti menggunakan tes, observasi, wawancara dan dokumentasi dalam hal ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa beberapa siswa VI SD 2 Terkesi yang mengalami kesulitan dalam menentukan ide pokok pada pembelajaran bahasa, karena kurangnya kreatifitas pendidik terhadap teknik pembelajaran yang diajarkan.
Pendampingan Kurikulum Modifikatif bagi Guru di Sekolah Dasar Inklusi Minsih, Minsih; Rusnilawati, Rusnilawati; Mujahid, Imam; Kaltsum, Honest Ummi; Tadzkiroh, Ummi; Raisia, Alifah; Uslan, Uslan; Triwahyuni, Endang
Buletin KKN Pendidikan Vol. 6, No. 1, Juni 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v6i1.23453

Abstract

Pendidikan segregatif atau sering dikenal sebagai sekolah khusus adalah lembaga pendidikan formal yang disediakan oleh pemerintah untuk anak-anak yang mengalami hambatan pertumbuhan dan perkembangan baik dari segi fisik, kognitif, sosial, maupun dari segi bahasa dan fisiologi, atau lebih dipahami oleh masyarakat umum sebagai sekolah yang sepenuhnya mengakomodasi anak-anak dengan kebutuhan khusus yang ingin mendapatkan pendidikan. Jumlah sekolah khusus yang terbatas dan peningkatan jumlah anak-anak berkebutuhan khusus di setiap wilayah mendorong pemerintah untuk memenuhi kebutuhan anak-anak berkebutuhan khusus. Keberadaan sekolah inklusif menjadi angin segar bagi keluarga anak-anak berkebutuhan khusus. Di Distrik Kartasura, beberapa sekolah telah menerapkan kurikulum inklusif untuk anak-anak berkebutuhan khusus yang ingin belajar di sana. Tujuan layanan ini adalah memberikan bantuan kepada beberapa sekolah yang ingin menerapkan kurikulum inklusif yang mengarah pada kurikulum modifikasi di SD dan MI di kecamatan Kartasura. Tahap layanan dilakukan secara bertahap: Sosialisasi program, Pengiriman konsep dan implementasinya, lokakarya dengan model MERDEKA: M: dimulai dari diri sendiri, E: Eksplorasi konsep, R: ruang kolaborasi, D: demonstrasi kontekstual, E: elaborasi pemahaman, K: koneksi antar materi, A: tindakan nyata. Pada tahap Tindakan Nyata, peserta diharuskan membuat presentasi dan menyebarkan hasil kerja kelompok mereka dalam menyusun kurikulum adaptif/modifikasi.
Peran Guru sebagai Pelaksana Layanan Bimbingan dan Konseling dalam Menanamkan Kedisiplinan Bagi Peserta Didik di Sekolah Dasar Amala, Adimas Khoirul; Kaltsum, Honest Ummi
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1579

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan: 1) Program bimbingan dan konseling yang dilaksanakan oleh guru kelas V dalam menanamkan kedisiplinan; 2) Peran guru kelas V sebagai pelaksana bimbingan dan konseling dalam menanamkan kedisiplinan; 3) Kendala guru kelas V sebagai pelaksana bimbingan dan konseling dalam menanamkan kedisiplinan; 4) Solusi guru kelas V sebagai  pelaksana bimbingan dan konseling dalam menanamkan kedisiplinan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan desain fenomenologi. Penelitian dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi serta validitas data dilakukan dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasilnpenelitian ini menunjukkan: 1) Program bimbingan dan konseling oleh guru kelas V dalam menanamkan kedisiplinan sudah sesuai dengan tujuan yaitu dengan menerapkan jurnal kejadian sehari-hari, spiritual dan religius tujuan yang akan dicapai; 2) Guru kelas berperan sebagai pendidik, manajer kegiatan pendidikan karakter, konsultan, teladan/contoh, perancang kegiatan, problem solver; 3) Kendala yang dihadapi guru kelas V yaitu kompetensi guru kelas sebagai pembimbing belum mumpuni, kurang berpengalaman dan profesional, manajemen bimbingan konseling yang belum terorganisir serta kurangnya komunikasi dengan tenaga ahli dan wali murid; 4) Solusi yang diperoleh guru kelas V yaitu peningkatan kemampuan guru kelas sebagai pembimbing, perbaikan manajemen bimbingan dan konseling, melakukan sosialisasi dengan tenaga ahli dan komunikasi dengan wali murid tentang perkembangan anak.
Sarana dan Prasarana Pembelajaran Daring pada Masa Pandemi Covid-19 di Sekolah Dasar Irmawati, Ika; Kaltsum, Honest Ummi
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.1629

Abstract

Sarana dan prasarana berperan penting terhadap berlangsungnya pembelajaran daring. Keterbatasan sarana dan prasarana menjadi hambatan baru dalam pembelajaran daring. Tujuan dari penelitian ini yaitu mendeskripsikan : 1) ketersediaan sarana dan prasarana pembelajaran daring pada masa pandemi Covid-19 di kelas V SD Negeri Kenconorejo  02,  2)  hambatan  sarana  dan  prasarana pembelajaran  daring  pada masa pandemi Covid-19 di kelas V SD Negeri Kenconorejo 02, 3) solusi dari hambatan sarana dan prasarana pembelajaran daring pada masa pandemi Covid-19 di  kelas  V  SD  Negeri  Kenconorejo  02.  Jenis  penelitian  ini  penelitian kualitatif dengan desain penelitian fenomenologi. Hasil penelitian ini yaitu: 1) peserta didik kelas V SD Kenconorejo 02 memiliki sarana dan prasarana pembelajaran daring yang cukup, 2) Hambatan yang muncul terkait terbatasnya ketersediaan handphone yang mendukung dan kuota internet, 3) solusi yang diberikan oleh pihak sekolah adalah dengan mengkombinasikan pembelajaran daring dan luring secara homeschooling.
Implementasi Metode Pembelajaran Blended Learning dengan Bantuan Platform Liveworksheet Oleh Guru pada Siswa Sekolah Dasar Kharismawati, Aulia; Kaltsum, Honest Ummi
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2870

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan pembelajaran dengan metode pembelajaran blended learning, mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran blended learning dengan bantuan platform liveworksheet oleh guru dan mendeskripsikan penilaian hasil belajar dengan menggunakan metode pembelajaran blended learning dengan bantuan platform liveworksheet. Penelitian ini merupakan penelitian dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus data diperoleh dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Data dalam penelitian ini berupa deskripsi tentang implementasi metode pembelajaran blended learning dengan bantuan platform liveworksheet oleh guru pada peserta didik sekolah dasar. Dengan subjek penelitian kepala sekolah, guru kelas IV, dan perwakilan peserta didik kelas IV. Setelah dilakukan pengumpulan data, kemudian peneliti melakukan analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi metode pembelajaran blended learning dengan bantuan platform liveworksheet oleh guru pada sekolah dasar pada masa pandemi covid 19 sudah terlaksana dengan baik dimulai dari perencanaan pembelajaran yang disusun oleh guru mulai dari perangkat pembelajaran, menyusun jadwal pembelajaran tatap muka dan online dan platform yang digunakan untuk pembelajaran blended learning. Perencanaan pembelajaran sudah sesuai dengan komponen utama dan kurikulum pandemi. Hasil penilaian pembelajaran blended learning meliputi sikap, pengetahuan dan keterampilan yang diamati guru pada saat proses pembelajaran tatap muka dan online.
Penggunaan Teknik Jumping Rabbit oleh Guru pada Penjumlahan dan Pengurangan dalam Mengembangkan Keterampilan Berhitung Angraini, Galuh Karmilia; Kaltsum, Honest Ummi
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2952

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan teknik jumping rabbit oleh guru pada penjumlahan dan pengurangan dalam mengembangkan keterampilan berhitung. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan desain penelitian studi kasus. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri Wirun 5 yang terletak di Jl. Durno no 22, Dukuh Pabrik, Desa Gendengan, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo. Subjek yang digunakan dalam penelitian terdiri dari guru dan siswa kelas II SD Negeri Wirun 5. Hasil penelitian didapatkan bahwa penggunaan teknik jumping rabbit mampu memberikan kemudahan siswa dalam mengembangkan keterampilan berhitung dan dapat menumbuhkan sikap aktif terhadap pembelajaran khususnya matematika. Peningkatan kemampuan berhitung dapat dilihat dari peningkatan persentase ketuntasan belajar siswa kelas II di SDN Wirun 5. Sebelum penerapan teknik jumping rabbit persentase ketuntasan belajar 25% atau hanya 4 siswa, kemudian setelah dilakukan pembelajaran pada tahap pertama meningkat menjadi 6 siswa dengan persentase sebesar 37,5%. Pada tahap II sebanyak 13 siswa tuntas hasil belajar yang diterapkan, ketuntasan hasil belajar meningkat menjadi 81,25%. Persentase tersebut mampu memenuhi persyaratan tuntas dari hasil belajar siswa.
Efektifitas Media Pembelajaran Multiply Card dalam Pembelajaran Perkalian terhadap Hasil Belajar Matematika pada Siswa Sekolah Dasar Kusumaningrum, Novia; Kaltsum, Honest Ummi
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2962

Abstract

Permasalahan utama dalam eksperimen ini yakni untuk mengetahui apakah terdapat dampak media multily card pada pembelajaran matematika khususnya perkalian terhadap hasil belajar siswa kelas IV SD N Kahuman Ngawen Klaten. Jenis penelitian ini ialah penelitian eksperimen menggunakan desain one class pretest dan post test design  atau pre-ekperimental yang melibatkan 30 peserta didik kelas IV, dimana bertujuan sebagai saraan untuk mengetahui apakah adanya dampak media multiply card dalam pembelajaran perkalian terhadap hasil belajar peserta didik. Pengumpulan data dari penelitian yang dilakukan dengan menggunakan perangkat berupa test isian untuk mengukur kemampuan operasi hitung perkalian. Hasil yang diperoleh selanjutnya dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistika dekriptif dengan rata rata pre test yakn 5,6 dan post test 7,9. Hasil pengujian hipotesis selelah diperoleh dengan membandingkan dengan  thitung -2,571 < - ttabel -2,002 < ttabel 2,002 Berdasarkan penjelasan tersebut dapat disimpulkan bahwa hal tersebut berpengaruh terhadap pembelajaran matematika khususnya penggunaan media multiply card pada siswa kelas IV SD N Kahuman Ngawen Klaten.
Penggunaan Metode SAS (Struktural Analitik Sintetik) dalam Pembelajaran Keterampilan Membaca Siswa Sekolah Dasar Nursuci, Ayu Krisma; Kaltsum, Honest Ummi
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3118

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah: (1) mendeskripsikan tahap penggunaan metode SAS dalam pembelajaran keterampilan membaca; dan (2) mendeskripsikan keterampilan siswa dalam membaca menggunakan metode SAS. Dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini terdiri dari tiga teknik yaitu observasi, dokumentasi, dan wawancara. Hasil penelitian menjelaskan bahwa metode SAS dalam keterampilan membaca permulaan dapat mendukung kemampuan membaca permulaan pada siswa kelas II di SDN Karangjati 02. Keberhasilan proses penggunaan metode SAS oleh guru dilakukan secara bertahap dengan rutin dan dengan cara menerapkan pembelajaran membaca permulaan tanpa buku. Adapun langkah-langkah penerapan metode SAS dalam penelitian ini terdiri dari menyiapkan media pembelajaran membaca permulaan, menampilkan gambar cerita, membaca berdasarkan gambar, membaca gambar menggunakan kartu kalimat, proses structural (S), proses analitik (A), proses sintetik (S). Dalam proses penerapan metode SAS ini, seluruh siswa berkesempatan dibimbing satu persatu oleh guru secara bergilir untuk membaca gambar kartu kalimat. Dari proses bergilir tersebut didapatkan bahwa siswa masih sering tertukar dalam membedakan suku kata, kata, dan kalimat.
Co-Authors Adimas Khoirul Amala Afrin Puspasari Alfia Nailis Sa’adah Amala, Adimas Khoirul Anatri Desstya Andina Widhayanti Angraini, Galuh Karmilia Aulia Kharismawati Ayu Krisma Nursuci Ayu Putri Ivana Ayu, Dinda Puspita Azani, Azzahra Putri Azmil, Isna Amalia CHOIRUN NISA Diaz, Alfina Mutiara Dika Adi Krisnawan Dika Adi Krisnawan, Dika Adi Dina Mutlifah Doni Ferdiansyah Endang Triwahyuni Ericha Oktaviani Fadillah, Retno Faiza Alvi Millati Farida Kurnia Utami Faridatun Nashiroh Fauzy, Ibrahim Fidyastuti, Nita Fillia, Ayu Firyal Naufali Muttaqin Fitri Puji Rahmawati Fristayana, Lollita Galuh Karmilia Angraini Gita Ulfi Noorachman Hartanto, Nizar Haryanti, Yanti Hasti Arum Nastiti Heru Setyawan Heru Setyawan Ika Candra Sayekti Ika Irmawati Imam Mujahid Irma Arifah Irmawati, Ika Kamila, Shafa Joyce Putri Kharismawati, Aulia Khotimah, Nur Ahlul Mahya, Yogi Muthohir Zuhad Meyda Rohaniah Minsih Muh Jauhar Navis Muhamad Taufik Hidayat Mutlifah, Dina Nilung Arum Kinanti Ningrum, Zahra Puspita Novia Kusumaningrum Novia Kusumaningrum Noviana Wijayanti Noviana Wijayanti, Noviana Nursuci, Ayu Krisma Pinasthika, Rentah Puguh Puspasari, Afrin Qaulan Syadida Qonita, Farra Risti Rahayu, Resta Indah Raisia, Alifah Ratnasari Diah Utami Rentah Puguh Pinasthika Rusnilawati Saputri, Ayunda Nadea Siti Nur Rohmah Syadida, Qaulan Tadzkiroh, Ummi Tansa Giri Asmaniah Titisari, Alifah Dian Uslan Utami, Farida Kurnia Vina Vindya Sari Affandi Widhayanti, Andina Wili Astuti Wulandari, Alfiah Sri Murni Yanti Haryanti Yanuar Presti Wahyu Puspitaningtyas Yulia Maftuhah Hidayati