Claim Missing Document
Check
Articles

The Principal's Leadership Role in Implementation of the Independent Curriculum in Elementary School Fitria Desy Dwi Kisardi Putri; Honest Ummi Kalstum
Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Vol 6 No 4 (2022): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jisd.v6i4.55897

Abstract

The government's policy of an independent curriculum still needs to be revised for every education staff, especially in elementary schools. Therefore it is essential that the leadership role of a school principal is to carry it out. This study aims to analyze the principal's leadership role in implementing the independent curriculum at Harjowinangun 2 Public Elementary School. This research uses a descriptive qualitative approach with a phenomenological design. Data collection techniques in this study are interviews, observation, and documentation. They are testing the validity of using triangulation techniques of data sources and methods. The data analysis used is Miles and Huberman's interactive model. The results of this study show that the principal acts as a leader in program implementation and a manager in managing and is responsible for program collaboration that will be carried out both from the learning aspect and the project to strengthen the Pancasila student profile. The principal is the most significant motivator who can influence and encourage teachers and students to improve their intellect and skills through good role models to implement the independent curriculum successfully. The implementation of the independent curriculum can be successful through the leadership and role of the principal and good cooperation with teachers and other stakeholders.
Habituation of the Character of Enjoying Reading Through the School Literacy Movement Program in the Lower Grades of Elementary Schools Ericha Oktaviani; Honest Ummi Kaltsum
Jurnal Paedagogy Vol 10, No 2: Jurnal Paedagogy (April 2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jp.v10i2.7337

Abstract

This study aims to describe the implementation of character education fond of reading through the school literacy program for students at SDIT Muhammadiyah Al Kautsar, Kartasura. This study used a descriptive qualitative method with a phenomenological approach. The research subjects were the grade II teacher, the Library Division, and the Vice Principal for Student Affairs. This research instrument used Human Instrument, where this qualitative research determined the focus of research, selected information as data sources, conducts data collection, assessed qualitative data, analyzes data, interpreted data, and made conclusion based on its findings. In qualitative research, besides acting as the main instrument, researchers also used data collection techniques, including observation, interviews, and documentation. The results of this study showed that the application of the character of fond of reading in the School Literacy Movement program was carried out every day during school hours by reading books for 10-15 minutes of reading, then making a core of the task read after that telling or presenting it back. To support school literacy activities, facilities, and infrastructure in the form of reading corners located in classrooms, as well as literacy cards to record the results of students' independent reading, were provided. Meanwhile, students' reading interest at SDIT Muhammadiyah Al Kautsar Kartasura was known through the Literacy Card for student visits to the library. The implementation of literacy classes was related to increasing students' interest in reading because students can take the time to read a little to fulfill literacy cards. If the application of this love of reading can run well and regularly, the student's interest in reading will also increase.
The Impact of Teachers' Mastery of Information and Communication Technology on Student Learning Motivation During Pandemic Qaulan Syadida; Honest Ummi Kaltsum
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 12, No 02 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i02.3241

Abstract

This study aimed to determine whether teachers' mastery of ICT influenced students' motivation to learn during this pandemic time. This study employs a quantitative research design with a correlational research design. The participants in this study were 30 fourth-grade students from SDN Karangasem 02 Surakarta. Because every member of the population was sampled, the sampling strategy used in this study was a saturated sampling strategy. A questionnaire was used to collect data on ICT mastery and learning motivation. The Product Moment Correlation is used to test the validity of each item statement, and Cronbach Alpha is used to test the reliability. The normality test employs the Liliefors method, the homogeneity test employs the Harley method, and the hypothesis test employs the t-test. The results of this study indicate that there is an influence of teachers' ICT mastery on students' learning motivation during the pandemic. The teacher's level of ICT mastery could have had a 38% impact on the motivation of students to learn during the pandemic. The findings of this study provide elementary school teachers and school administrators with information about the impact of teachers' ICT mastery in online learning during the pandemic on students' learning motivation. 
PENINGKATAN KETERAMPILAN BAHASA INGGRIS MAHASISWA PGSD FKIP UMS MELALUI PELATIHAN TIPS CARA CEPAT DAN TEPAT PENYELESAIAN TEST TOEP Honest Ummi Kaltsum; Muhamad Taufik Hidayat; Minsih; Ratnasari Diah Utami
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol 4 No 3 (2023)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v4i3.2254

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilatarbelakangi oleh kenyataan di lapangan yakni skor test TOEP yang diperoleh sebagian besar mahasiswa UMS umumnya dan PGSD khususnya, masih di bawah 400. TOEP singkatan dari Test of English Proficiency. Materi yang diujikan terdiri dari keterampilan reseptif berbahasa yaitu Listening dan Reading. Mahasiswa dapat mengajukan proposal skripsi jika mahasiswa memperoleh skor TOEP minimal 400. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan keterampilan bahasa Inggris mahasiswa. Mitra dari pengabdian masyarakat ini adalah mahasiswa semester akhir yang akan mengukuti mata kuliah skripsi. Adapun Metode yang dipakai dalam pengabdian masyarakat ini adalah metode pelatihan yang terdiri dari tahapan Perencanaan (pengamatan), Penerapan (ceramah dan dialog), dan Evaluasi. Peserta memperoleh keterampilan baru dalam menyelesaikan latihan soal TOEP, mulai dari analisis per kata hingga kalimat. Berdasarkan hasil kegiatan pendampingan diketahui mahasiswa mempunyai minat dan rasa percaya diri yang tinggi sehingga merubah kebiasaan belajar yang semula pasif menjadi aktif. Dari monitoring kegiatan yang dilakukan, hasil dari pengabdian masyarakat ini adalah mahasiwa menjadi lebih memahami bagaimana cara cepat menyelesaikan test TOEP dengan cara yang tepat dan benar sehingga perolehan skor TOEP menjadi meningkat sehingga dapat disimpulkan kegiatan pendampingan ini berhasil.
PENINGKATAN KETERAMPILAN BAHASA INGGRIS MAHASISWA PGSD FKIP UMS MELALUI PELATIHAN TIPS CARA CEPAT DAN TEPAT PENYELESAIAN TEST TOEP Honest Ummi Kaltsum; Muhamad Taufik Hidayat; Minsih; Ratnasari Diah Utami
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v4i3.2254

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilatarbelakangi oleh kenyataan di lapangan yakni skor test TOEP yang diperoleh sebagian besar mahasiswa UMS umumnya dan PGSD khususnya, masih di bawah 400. TOEP singkatan dari Test of English Proficiency. Materi yang diujikan terdiri dari keterampilan reseptif berbahasa yaitu Listening dan Reading. Mahasiswa dapat mengajukan proposal skripsi jika mahasiswa memperoleh skor TOEP minimal 400. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan keterampilan bahasa Inggris mahasiswa. Mitra dari pengabdian masyarakat ini adalah mahasiswa semester akhir yang akan mengukuti mata kuliah skripsi. Adapun Metode yang dipakai dalam pengabdian masyarakat ini adalah metode pelatihan yang terdiri dari tahapan Perencanaan (pengamatan), Penerapan (ceramah dan dialog), dan Evaluasi. Peserta memperoleh keterampilan baru dalam menyelesaikan latihan soal TOEP, mulai dari analisis per kata hingga kalimat. Berdasarkan hasil kegiatan pendampingan diketahui mahasiswa mempunyai minat dan rasa percaya diri yang tinggi sehingga merubah kebiasaan belajar yang semula pasif menjadi aktif. Dari monitoring kegiatan yang dilakukan, hasil dari pengabdian masyarakat ini adalah mahasiwa menjadi lebih memahami bagaimana cara cepat menyelesaikan test TOEP dengan cara yang tepat dan benar sehingga perolehan skor TOEP menjadi meningkat sehingga dapat disimpulkan kegiatan pendampingan ini berhasil.
Analisis Faktor Kesulitan Siswa dalam Menentukan Ide Pokok Paragraf: Studi di Kelas VI Sekolah Dasar Vina Vindya Sari Affandi; Honest Ummi Kaltsum
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 2 Mei (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.576

Abstract

Kesulitan Belajar adalah Keadaan di mana siswa menghadapi kesulitan dalam memenuhi tuntutan pembelajaran yang diperlukan, sehingga hasilnya belum memuaskan, merupakan tantangan tersendiri bagi guru. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan faktor yang menjadi penyebab siswa SD 2 Terkesi mengalami kesulitan belajar menentukan ide pokok dan Untuk mengetahui kesulitan siswa SD 2 Terkesi dalam menentukan ide pokok. Pendekatan kualitatif dipilih karena tujuannya adalah untuk mengembangkan pemahaman mendalam tentang gambaran kejadian secara nyata, logis dan akurat. Data didapat melalui analisis yang kemudian dideskripsikan dengan kejadian dan memiliki tujuan utama untuk menyusun deskripsi yang sesuai, logis, dan akurat mengenai fakta yang ada. Pendekatan kualitatif diambil dalam penelitian ini untuk kegiatan yang berfokus pada siswa kelas 6 dalam menyelesaikan soal Bahasa Indonesia tentang menentukan ide pokok paragraf, dimana peneliti dapat memberikan makna dari proses yang diteliti dan objek penelitian dibatasi dengan data – data yang factual yang dapat digali peneliti. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif karena peneliti mengamati dan memberikan penjelasan terperinci mengenai semua aspek yang terjadi dalam suatu kegiatan atau situasi tertentu, sehingga perbandingan yang teliti dapat memberikan wawasan yang bermanfaat untuk pengembangan solusi atau tindakan yang tepat. Metode penelitian kualitatif ini juga diterapkan untuk mendapatkan informasi dari partisipan, peneliti menggunakan tes, observasi, wawancara dan dokumentasi dalam hal ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa beberapa siswa VI SD 2 Terkesi yang mengalami kesulitan dalam menentukan ide pokok pada pembelajaran bahasa, karena kurangnya kreatifitas pendidik terhadap teknik pembelajaran yang diajarkan.
Pendampingan Kurikulum Modifikatif bagi Guru di Sekolah Dasar Inklusi Minsih, Minsih; Rusnilawati, Rusnilawati; Mujahid, Imam; Kaltsum, Honest Ummi; Tadzkiroh, Ummi; Raisia, Alifah; Uslan, Uslan; Triwahyuni, Endang
Buletin KKN Pendidikan Vol. 6, No. 1, Juni 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v6i1.23453

Abstract

Pendidikan segregatif atau sering dikenal sebagai sekolah khusus adalah lembaga pendidikan formal yang disediakan oleh pemerintah untuk anak-anak yang mengalami hambatan pertumbuhan dan perkembangan baik dari segi fisik, kognitif, sosial, maupun dari segi bahasa dan fisiologi, atau lebih dipahami oleh masyarakat umum sebagai sekolah yang sepenuhnya mengakomodasi anak-anak dengan kebutuhan khusus yang ingin mendapatkan pendidikan. Jumlah sekolah khusus yang terbatas dan peningkatan jumlah anak-anak berkebutuhan khusus di setiap wilayah mendorong pemerintah untuk memenuhi kebutuhan anak-anak berkebutuhan khusus. Keberadaan sekolah inklusif menjadi angin segar bagi keluarga anak-anak berkebutuhan khusus. Di Distrik Kartasura, beberapa sekolah telah menerapkan kurikulum inklusif untuk anak-anak berkebutuhan khusus yang ingin belajar di sana. Tujuan layanan ini adalah memberikan bantuan kepada beberapa sekolah yang ingin menerapkan kurikulum inklusif yang mengarah pada kurikulum modifikasi di SD dan MI di kecamatan Kartasura. Tahap layanan dilakukan secara bertahap: Sosialisasi program, Pengiriman konsep dan implementasinya, lokakarya dengan model MERDEKA: M: dimulai dari diri sendiri, E: Eksplorasi konsep, R: ruang kolaborasi, D: demonstrasi kontekstual, E: elaborasi pemahaman, K: koneksi antar materi, A: tindakan nyata. Pada tahap Tindakan Nyata, peserta diharuskan membuat presentasi dan menyebarkan hasil kerja kelompok mereka dalam menyusun kurikulum adaptif/modifikasi.
Peran Guru sebagai Pelaksana Layanan Bimbingan dan Konseling dalam Menanamkan Kedisiplinan Bagi Peserta Didik di Sekolah Dasar Amala, Adimas Khoirul; Kaltsum, Honest Ummi
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1579

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan: 1) Program bimbingan dan konseling yang dilaksanakan oleh guru kelas V dalam menanamkan kedisiplinan; 2) Peran guru kelas V sebagai pelaksana bimbingan dan konseling dalam menanamkan kedisiplinan; 3) Kendala guru kelas V sebagai pelaksana bimbingan dan konseling dalam menanamkan kedisiplinan; 4) Solusi guru kelas V sebagai  pelaksana bimbingan dan konseling dalam menanamkan kedisiplinan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan desain fenomenologi. Penelitian dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi serta validitas data dilakukan dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasilnpenelitian ini menunjukkan: 1) Program bimbingan dan konseling oleh guru kelas V dalam menanamkan kedisiplinan sudah sesuai dengan tujuan yaitu dengan menerapkan jurnal kejadian sehari-hari, spiritual dan religius tujuan yang akan dicapai; 2) Guru kelas berperan sebagai pendidik, manajer kegiatan pendidikan karakter, konsultan, teladan/contoh, perancang kegiatan, problem solver; 3) Kendala yang dihadapi guru kelas V yaitu kompetensi guru kelas sebagai pembimbing belum mumpuni, kurang berpengalaman dan profesional, manajemen bimbingan konseling yang belum terorganisir serta kurangnya komunikasi dengan tenaga ahli dan wali murid; 4) Solusi yang diperoleh guru kelas V yaitu peningkatan kemampuan guru kelas sebagai pembimbing, perbaikan manajemen bimbingan dan konseling, melakukan sosialisasi dengan tenaga ahli dan komunikasi dengan wali murid tentang perkembangan anak.
Sarana dan Prasarana Pembelajaran Daring pada Masa Pandemi Covid-19 di Sekolah Dasar Irmawati, Ika; Kaltsum, Honest Ummi
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.1629

Abstract

Sarana dan prasarana berperan penting terhadap berlangsungnya pembelajaran daring. Keterbatasan sarana dan prasarana menjadi hambatan baru dalam pembelajaran daring. Tujuan dari penelitian ini yaitu mendeskripsikan : 1) ketersediaan sarana dan prasarana pembelajaran daring pada masa pandemi Covid-19 di kelas V SD Negeri Kenconorejo  02,  2)  hambatan  sarana  dan  prasarana pembelajaran  daring  pada masa pandemi Covid-19 di kelas V SD Negeri Kenconorejo 02, 3) solusi dari hambatan sarana dan prasarana pembelajaran daring pada masa pandemi Covid-19 di  kelas  V  SD  Negeri  Kenconorejo  02.  Jenis  penelitian  ini  penelitian kualitatif dengan desain penelitian fenomenologi. Hasil penelitian ini yaitu: 1) peserta didik kelas V SD Kenconorejo 02 memiliki sarana dan prasarana pembelajaran daring yang cukup, 2) Hambatan yang muncul terkait terbatasnya ketersediaan handphone yang mendukung dan kuota internet, 3) solusi yang diberikan oleh pihak sekolah adalah dengan mengkombinasikan pembelajaran daring dan luring secara homeschooling.
Implementasi Metode Pembelajaran Blended Learning dengan Bantuan Platform Liveworksheet Oleh Guru pada Siswa Sekolah Dasar Kharismawati, Aulia; Kaltsum, Honest Ummi
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2870

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan pembelajaran dengan metode pembelajaran blended learning, mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran blended learning dengan bantuan platform liveworksheet oleh guru dan mendeskripsikan penilaian hasil belajar dengan menggunakan metode pembelajaran blended learning dengan bantuan platform liveworksheet. Penelitian ini merupakan penelitian dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus data diperoleh dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Data dalam penelitian ini berupa deskripsi tentang implementasi metode pembelajaran blended learning dengan bantuan platform liveworksheet oleh guru pada peserta didik sekolah dasar. Dengan subjek penelitian kepala sekolah, guru kelas IV, dan perwakilan peserta didik kelas IV. Setelah dilakukan pengumpulan data, kemudian peneliti melakukan analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi metode pembelajaran blended learning dengan bantuan platform liveworksheet oleh guru pada sekolah dasar pada masa pandemi covid 19 sudah terlaksana dengan baik dimulai dari perencanaan pembelajaran yang disusun oleh guru mulai dari perangkat pembelajaran, menyusun jadwal pembelajaran tatap muka dan online dan platform yang digunakan untuk pembelajaran blended learning. Perencanaan pembelajaran sudah sesuai dengan komponen utama dan kurikulum pandemi. Hasil penilaian pembelajaran blended learning meliputi sikap, pengetahuan dan keterampilan yang diamati guru pada saat proses pembelajaran tatap muka dan online.
Co-Authors Ade Erita Maulina Adimas Khoirul Amala Afrin Puspasari Aisyara Zalzabila Alfia Nailis Sa’adah Alfina Mutiara Diaz Amala, Adimas Khoirul Amalia, Ulya Putri Anatri Desstya Andina Widhayanti Anggun Bintang Cantina Putri Pitono Angraini, Galuh Karmilia Arum Listyawati Aulia Kharismawati Ayu Krisma Nursuci Ayu Putri Ivana Ayu, Dinda Puspita Azani, Azzahra Putri Azmil, Isna Amalia CHOIRUN NISA Dewi, Agustina Putri Candra Dika Adi Krisnawan Dika Adi Krisnawan, Dika Adi Dina Mutlifah Doni Ferdiansyah Endang Triwahyuni Ericha Oktaviani Fadillah, Retno Faiza Alvi Millati Farida Kurnia Utami Faridatun Nashiroh Fauzy, Ibrahim Fillia, Ayu Firyal Naufali Muttaqin Fitri Puji Rahmawati Fitria Desy Dwi Kisardi Putri Fristayana, Lollita Galuh Karmilia Angraini Gita Ulfi Noorachman Hartanto, Nizar Hasti Arum Nastiti Herliana, Shella Heru Setyawan Heru Setyawan Ika Candra Sayekti Ika Irmawati Imam Mujahid Intan Putri Rahmania Irma Arifah Irmawati, Ika Kharismawati, Aulia Khotimah, Nur Ahlul Luthfi Dhiyaul Auliyah Mahya, Yogi Muthohir Zuhad Maskur Huda Meyda Rohaniah Minsih Muh Jauhar Navis Muhamad Taufik Hidayat Mutlifah, Dina Nilung Arum Kinanti Ningrum, Zahra Puspita Nita Fidyastuti Novia Kusumaningrum Novia Kusumaningrum Noviana Wijayanti Noviana Wijayanti, Noviana Nur Ahlul Khotimah Nursuci, Ayu Krisma Pinasthika, Rentah Puguh Pitaloka, Sinta Diah Ayu Puspasari, Afrin Qaulan Syadida Qonita, Farra Risti Rahayu, Resta Indah Raisia, Alifah Ratnasari Diah U Ratnasari Diah U, Ratnasari Ratnasari Diah Utami Rentah Puguh Pinasthika Rusnilawati Sahditarani, Kireyna Chivi Saputri, Ayunda Nadea Sari, Dina Mulia Permata Shafa Joyce Putri Kamila Sholehah, Balqis Putri Nuryanti Siti Nur Rohmah Syadida, Qaulan Tadzkiroh, Ummi Tansa Giri Asmaniah Taqiya Dipsatara Titisari, Alifah Dian Uslan Utami, Farida Kurnia Vina Vindya Sari Affandi Widhayanti, Andina Wili Astuti Wulandari, Alfiah Sri Murni Yanti Haryanti Yanuar Presti Wahyu Puspitaningtyas Yogi Muthohir Zuhad Mahya Yulia Maftuhah Hidayati