Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Digital Literacy of Senior High School Science Students: A Case Study of Technology Use in Daily Academic Life Nurdiyanti, Nurdiyanti; Anisa, Anisa; Ananthakkarasu, Virginie
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol. 14 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v14n2.p173-184

Abstract

Fundamental Finding: High school students spend over six hours daily on digital devices, primarily for entertainment and learning purposes. While educational use is significant, entertainment remains the dominant activity. Students prefer easily accessible information but often lack strong habits for verifying content credibility. Online platforms such as Google Classroom and Moodle are seen as helpful, despite occasional technical and connectivity issues. Students demonstrate awareness of personal data protection and use apps like CapCut to create learning content. Although students view online collaboration positively, they still face certain challenges in its implementation. Implication: Digital technology plays a crucial role in supporting student learning, but there is a need to improve digital literacy and address technology dependence and connectivity problems to optimize its benefits. Limitation: This study focuses on students’ usage patterns without exploring psychological or socio-economic factors influencing technology use. Future Research: Future studies should investigate the effects of technology dependence on student well-being and develop more effective digital literacy programs, including comparative analyses across different regions.
Pendampingan Pembelajaran Dua Kurikulum Yang Berbeda Dalam 1 Sekolah Nurdiyanti, Nurdiyanti; Pattinaya, Farah Faradina
SIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2024): SIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Januari 2024
Publisher : FTIK UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/simas.v2i1.8263

Abstract

Pendidikan modern sering kali dihadapkan pada kebutuhan untuk mengatasi tantangan global dan keanekaragaman peserta didik. Salah satu pendekatan yang diadopsi oleh beberapa lembaga pendidikan adalah penerapan pembelajaran dua kurikulum yang berbeda dalam satu sekolah. Penelitian ini mengeksplorasi konsep pembelajaran dua kurikulum yang berbeda dalam satu sekolah, menganalisis dampaknya terhadap pengalaman belajar peserta didik, interaksi antar guru, serta tantangan dan manfaat yang terkait. Dengan merangkum literatur terkait, penelitian ini mengidentifikasi beberapa keuntungan seperti peningkatan akses ke pengetahuan beragam, pilihan yang lebih luas untuk peserta didik dengan kebutuhan belajar yang beragam, dan peningkatan kerjasama antara guru. Namun, terdapat juga tantangan seperti integrasi materi antar kurikulum, manajemen waktu bagi guru, dan evaluasi yang adil terhadap prestasi peserta didik. Penelitian ini menunjukkan perlunya perencanaan dan pengelolaan yang matang, serta komunikasi yang efektif di antara semua pemangku kepentingan untuk memastikan keberhasilan implementasi pendekatan pembelajaran ini. Dalam menghadapi dinamika pendidikan masa depan, pemahaman mendalam tentang implikasi dan manfaat dari pembelajaran dua kurikulum dalam satu sekolah akan membantu lembaga pendidikan dalam mengembangkan strategi yang sesuai dengan tujuan pendidikan yang luas dan kualitas pembelajaran yang optimal
Efektivitas Project based learning terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa pada konsep sistem ekskresi manusia Hardiyanti, Hardiyanti; Hambali, Hilmi; Nurdiyanti, Nurdiyanti
Hybrid: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sains Vol. 3 No. 1 (2024): Juli Tahun 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/hybrid.v3i1.2076

Abstract

Penelitian ini merupakan quasi eksperimen bertujuan untuk menguji efektivitas model pembelajaran berbasis proyek (PjBL) terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa terhadap konsep sistem ekskresi manusia kelas XI SMAN 14 Gowa. Partisipan pada penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA SMAN 14 Gowa berjumlah 72 siswa, yang terdiri atas kelompok kontrol dan eksperimen. Insturmen yang digunakan berupa lembar tes untuk mengukur kemampuan berpikir kreatif siswa yang kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kreatif siswa pada kelas eksperimen yang menerapkan model pembelajaran Project Based Learning rata-rata sebesar 78,98, sementara pada kelas kontrol yang tidak menerapkan model pembelajaran Project Based Learning rata-rata 70. Berdasarkan hasil uji hipotesis dengan menggunakan uji independen t-test, terdapat pengaruh model pembelajaran berbasis proyek terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa kelas XI pada materi sistem ekskresi manusia di SMA Negeri 14 Gowa
IMPLEMENTASI NILAI-NILAI PANCASILA DALAM ETIKA PROFESI INFORMATIKA Nurdiyanti, Nurdiyanti
Jurnal GeoCivic Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 Nomor 2 Edisi 2025
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/geocivic.v8i2.11055

Abstract

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi, profesi di bidang informatika menghadapi berbagai tantangan etis yang kompleks, seperti pelanggaran privasi data, bias algoritmik, penyebaran informasi palsu, serta kesenjangan akses digital. Artikel ini mengkaji relevansi dan implementasi nilai-nilai Pancasila sebagai dasar filosofis dan moral dalam membentuk etika profesi informatika yang bertanggung jawab dan berkeadilan. Melalui pendekatan normatif dan analisis konseptual, artikel ini menunjukkan bahwa setiap sila dalam Pancasila mulai dari Ketuhanan Yang Maha Esa hingga Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia dapat dioperasionalkan menjadi prinsip etis dalam praktik profesional di bidang informatika. Implementasi nilai-nilai tersebut tidak hanya memperkuat integritas individu, tetapi juga mendorong pengembangan teknologi yang manusiawi, inklusif, dan berorientasi pada kepentingan bersama. Dengan demikian, Pancasila tidak hanya relevan sebagai ideologi negara, melainkan juga sebagai kompas etis dalam era digital.
Information Technology and Organizational Culture as Determinants of Accounting Information System Effectiveness Rachman, Gun Gunawan; Nurdiyanti, Nurdiyanti; Nurcholisah, Kania
Almana : Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol. 9 No. 3 (2025): December
Publisher : Bandung: Prodi Manajemen FE Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36555/almana.v9i3.2975

Abstract

This study aims to analyze the influence of information technology and organizational culture on the effectiveness of the accounting information system at PT. Bozzetto Indonesia. In the digital era, the role of information technology is crucial in supporting the efficiency and effectiveness of accounting information systems. Organizational culture also plays a significant role in shaping employee behavior and work patterns that support the system’s success. This research adopts a quantitative approach, with data collected through questionnaires distributed to 37 respondents. Data analysis was conducted using the Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) method. The results show that both information technology and organizational culture have a positive and significant effect on the effectiveness of the accounting information system. These findings emphasize the importance of integrating technology and organizational values in supporting the effective and efficient management of accounting information. This research contributes theoretically to the development of accounting knowledge and provides practical implications for companies to optimize the performance of their accounting information systems.
Pemanfaatan AI dalam Aktivitas Akademik Mahasiswa: Persepsi Manfaat, Risiko, dan Strategi Etis di Pendidikan Tinggi (Studi Mixed Methods) Anisa, Anisa; Nurdiyanti, Nurdiyanti; Thahir, Rahmatia; Magfirah, Nurul; Hambali, Hilmi; Fadhilah, Nurul
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2026): Januari-April 2026
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v6i1.4514

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi pola kuantitatif penggunaan Artificial Intelligence (AI) oleh mahasiswa serta mengintegrasikannya dengan penjelasan kualitatif untuk memahami manfaat yang dirasakan, risiko, dan strategi etis penggunaan AI dalam aktivitas akademik di perguruan tinggi Indonesia. Secara khusus, penelitian ini mengkaji jenis alat AI yang digunakan, bentuk tugas akademik yang didukung AI, serta persepsi mahasiswa terhadap manfaat-risiko dan strategi etis penggunaan AI. Kebaruan penelitian ini terletak pada penerapan desain mixed methods konvergen (Convergent Parallel) yang mengintegrasikan data kuantitatif dan kualitatif secara simultan guna menghasilkan gambaran komprehensif dan kontekstual tentang penggunaan AI oleh mahasiswa. Data dikumpulkan secara bersamaan melalui kuesioner tertutup dan respon terbuka, kemudian diintegrasikan pada tahap interpretasi. Partisipan penelitian berjumlah 44 mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Muhammadiyah Makassar (34 perempuan dan 10 laki-laki) pada tahun akademik 2024-2025. Meskipun sampel purposif yang terbatas pada satu program studi membatasi generalisasi statistik, temuan penelitian ini memberikan potret mendalam yang relevan bagi pengembangan kebijakan dan praktik institusional dalam konteks serupa. Secara kuantitatif, alat AI yang paling banyak digunakan adalah ChatGPT (86,4%), Canva AI (38,6%), Gemini (25,0%), dan Perplexity (25,0%). Aktivitas akademik yang paling sering didukung AI meliputi pencarian referensi, penulisan esai/artikel, penyusunan presentasi, dan penyelesaian tugas. Sebagian besar mahasiswa menilai AI sebagai alat yang membantu, namun mayoritas juga menyadari risiko seperti plagiarisme, ketergantungan, penurunan berpikir kritis, dan ketidakakuratan informasi. Temuan kualitatif menunjukkan mahasiswa menerapkan strategi etis dengan memverifikasi keluaran AI dan menggunakan AI sebagai penghasil ide. Penelitian ini merekomendasikan penguatan pedoman penggunaan AI, literasi AI, dan desain asesmen berbasis berpikir tingkat tinggi.
Optimalisasi Ruang Terbuka Hijau Melalui Aksi Penanaman Pohon Sativani Hayati, Riza; Irmawanty, Irmawanty; Mahmudah, Rafiah; Thahir, Rahmatiah; Hambali, Hilmi; Anisa, Anisa; Magfirah, Nurul; Fadhilah, Nurul; Wajdi, Muhammad; Nurdiyanti, Nurdiyanti; Safitri, Dian
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal PkM PATIKALA
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Bakat Indonesia/Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/patikala.v5i3.4279

Abstract

This tree-planting activity was conducted in response to increasing environmental degradation and the decline of green open spaces caused by rapid development and unsustainable exploitation of natural resources. The activity took place on 27 September 2025 at the Education and Training Center Area of Universitas Muhammadiyah Makassar, Bollangi, Gowa Regency, South Sulawesi, with the aim of transforming underutilized land into a productive green area with both ecological and economic value. The implementation consisted of two stages: preparation and planting of 200 fruit tree seedlings, including durian, soursop, jackfruit, and crystal guava. The results show that all seedlings were successfully planted in locations appropriate for soil conditions and sunlight exposure, supported by active participation from the participants throughout all stages. The activity not only contributed to increasing green coverage but also enhanced participants’ understanding and environmental awareness through brief training and education. Ecologically, the fruit trees planted have the potential to support carbon absorption, improve air quality, strengthen soil stability, and promote biodiversity. Economically, these trees hold promising value as future sources of marketable fruits and local food diversification. Therefore, this tree-planting initiative can be considered a long-term environmental and economic investment aligned with the principles of sustainable development.