Claim Missing Document
Check
Articles

Peningkatan Hasil Belajar IPAS Materi Keragaman Budaya melalui Model Pembelajaran Berbasis Proyek pada Peserta Didik Kelas IV UPT SDN 162 Gresik Nabila Retno Pratiwi; Pance Mariati; Juwari; Arief Achomadin
PROSIDING NATIONAL CONFERENCE FOR UMMAH Vol. 2 No. 1 (2023): Prosiding National Conference for Ummah (NCU)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik pada pelajaran IPAS. Guru kelas belum pernah menerapkan model pembelajaran yang inovatif dan berbasis proyek yang menjadikan peserta didik aktif, dan mandiri dalam belajar. Hal tersebut membuat peneliti tertarik untuk meneliti permasalahan tersebut dengan judul penelitian Peningkatan Hasil Belajar IPAS Materi Keragaman Budaya melalui Model Pembelajaran Berbasis Proyek pada Peserta Didik Kelas IV UPT SDN 162 Gresik. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas kolaboratif. Peneliti menggunakan model penelitian tindakan kelas oleh Kurt Lewin. Penelitian tindakan kelas menurut Kurt Lewin, terdiri dari empat komponen kegiatan yang dipandang sebagai satu siklus yaitu: (1) Perencanaan (planning), (2) Tindakan (acting), (3) Pengamatan (observing), dan (4) Refleksi (reflecting. Tujuan dari penelitian ini adalah sebagai upaya perbaikan melalui tindakan guna meningkatkan hasil belajar peserta didik melalui model pembelajaran PjBL. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas IV-B UPT SDN 162 Gresik yang berjumlah 22 orang. Penelitian ini terdiri dari 2 siklus. Siklus I  dilakukan 1 kali pertemuan dan siklus II dilakukan 1 kali pertemuan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, tes, dan dokumnetasi. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik deskriptif analisis kualitatif dan dibantu dengan analisis kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar peserta didik dari pra siklus, siklus I hingga siklus II. Pada kegiatan pra siklus ketuntasan hasil belajar hanya mencapai 31,8%. Pada siklus I mengalami kenaikan menjadi 68,1% dengan rata-rata hasil belajar kelas 74,8. Pada siklus II hasil belajar mengalami peningkatan sebesar 90,9% dengan rata-rata hasil belajar yaitu 86,8 dengan kategori sangat baik.
Penerapan Pembelajaran Berbasis Proyek Berbantu Medıa Wordwall untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Kalimat Sederhana pada Kelas I Erlinda Widyatna; Pance Mariati; Binti Sari Dewi; Sukrisno
PROSIDING NATIONAL CONFERENCE FOR UMMAH Vol. 2 No. 1 (2023): Prosiding National Conference for Ummah (NCU)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran berbasis proyek berbantu media wordwall dapat meningkatkan keterampilan menulis kalimat sederhana peserta didik kelas I SDN Babatan I/456 Surabaya. Penelitian tindakan kelas (PTK) digunakan dalam penelitian ini. Sebanyak 24 peserta didik kelas I-B di SDN Babatan I/456 Surabaya menjadi subjek penelitian pembelajaran. Metode pengumpulan data penelitian ini memanfaatkan observasi pendidik, observasi peserta didik, dan lembar tes. Peserta didik yang tuntas KKM memperoleh skor 42% pada pra siklus sedangkan peserta didik yang tidak tuntas KKM memperoleh skor 58%. Pada siklus I peserta didik tuntas KKM mencapai 54% dan siklus II mencapai 87,5% . Dari siklus I ke siklus II, data aktivitas peserta didik dan pendidik dalam pembelajaran berbasis proyek berbantu media wordwall juga meningkat. Dapat disimpulkan bahwa pembelajaran berbasis proyek berbantu media wordwall dapat meningkatkan kemampuan menulis kalimat sederhana siswa kelas I.
Penerapan Projek Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Pancasila pada Kelas IV-A UPT SDN 162 Gresik Diki Ardiyanto; Pance Mariati; Juwari; Koidah Fitriyah
PROSIDING NATIONAL CONFERENCE FOR UMMAH Vol. 2 No. 1 (2023): Prosiding National Conference for Ummah (NCU)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini di baut karena berdasarkan dari hasil belajar siswa yang rendah pada pembelajaran Pendidikan Pancasila. Karena di kelas IV-A UPT SDN 149 Gresik mengalami hasil belajar yang kurang memuaskan. Guru juga belum pernah menggunakan pembelajaran yang inovatif dan berpusat pada eserta didik. Maka peneliti menggunakan Projek Based Learnıng guna meningkatkan hasil belajar siswa di dalam pembelajaran. Peneliti menggunakan penlitian tindakan kelas kolaboratif untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas IV-A UPT SDN 149 Gresik sabjek pesertadiddik berjumlah 23 peserta didik. Penelitian tindakan kelas menggunakan kurt lewin. Dalam setiap siklus terdiri dari 4 komponen yaitu: : (1) perencanaan, (2) tindakan,  (3) observasi dan (4) refleksi . penelitian ini menggunakan 2 siklus yaitu silkus I dan siklus II. Pengumpulan data menggunkan observasi,tes, dokumentasi. Teknik analisis peneliti menggunakan kualitatif yang di bantu dengan kuantitatif. Pada pra siklus ketuntasan hasil belajar hanya126% dan pada siklus 2 ketuntasan belajar siswa naik pada 69,5% dan siklus yang ke II naik menjadi 86,9% hal ini menunjukan hasil belajar rata-rata meningkat 80% dengan kategori sangat baik.
Peningkatan Keterampilan Menyimak Cerita Melalui Media Damar Kurung Pada Siswa Sekolah Dasar Eka Fitri Rahmawati; Pance Mariati; Binti Sari Dewi; Sukrisno
PROSIDING NATIONAL CONFERENCE FOR UMMAH Vol. 2 No. 1 (2023): Prosiding National Conference for Ummah (NCU)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan keterampilan menyimak dengan menggunakan media damar kurung. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan dengan 2 siklus. Tahapan pada setiap siklus, terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Pengumpulan data menggunakan teknik teknik observasi, dan tes. Aktivitas guru mengalami peningkatan dari 74.78% pada siklus 1 menjadi 87.69% pada siklus 2. Aktivitas peserta didik dari 75.79%  pada siklus 1 menjadi 88.60% pada siklus 2. Sementara itu persentase ketuntasan hasil belajar klasikal kelas mengalami peningkatan dari 62.50% pada siklus 1 menjadi 83.33% pada siklus 2. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan media damar kurung dengan model pembelajaran Project Based Learning dapat meningkatkan keterampilan menyimak cerita pada peserta didik kelas V SDN Babatan I/456 Surabaya.
Peningkatan Hasil Belajar Matematika Materi Keliling Bangun Datar Melalui Model Team Games Tournament (TGT) pada Siswa Kelas IV UPT SD Negeri 162 Gresık Putri Zhafirah Yumna; Pance Mariati; Juwari; Koidah Fitriyah
PROSIDING NATIONAL CONFERENCE FOR UMMAH Vol. 2 No. 1 (2023): Prosiding National Conference for Ummah (NCU)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika materi keliling bangun datar peserta didik kelas IV di UPT SD Negeri 162 Gresik melalui model Team Games Tournament(TGT) dan dilakukan sebanyak 2 siklus. Pada siklus I metode peaksanaan menggunakan metode ceramah klasikal saja. Metode klasikal saja kurang efektif karena menjadikan peserta didik bosan, sehingga memicu kurangnya semangat dalam pembelajaran sehingga berdampak pada hasil belajar mereka yaitu kurang memenuhi standar penilaian atau KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal). KKM pada mata pelajaran matematika kelas IV di UPT SDN 162 Gresik yaitu 80. Pada siklus II diterapkannya model Team Games Tournament(TGT). Penerapan model tersebut mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik. Hal tersebut dapat dibuktikan dari nilai hasil belajar peserta didik siklus II mata pelajaran matematika. Pada siklus I, nilai ketuntasan klasikal hanya 46% dengan kategori sedang lalu meningkat pada siklus II yaitu 83% dengan kategori sangat baik. Berdasarkan hasil yang diperoleh, maka penggunaan model Team Games Tournament(TGT) dapat dikatakan berhasil meningkatkan hasil belajar matematika materi keliling bangun datar.
Penerapan Project Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Kelas IV di UPT SDN 162 Gresik Machlinda Firdaus Damayanti; Pance Mariati; Arief Achomadin; Juwari
PROSIDING NATIONAL CONFERENCE FOR UMMAH Vol. 2 No. 1 (2023): Prosiding National Conference for Ummah (NCU)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas IV di UPT SDN 162 Gresik pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) dengan menerapkan model Pembelajaran Project Based Learning (PjBL). Penelitian ini merupakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan menggunakan model spiral merujuk pada Kemmis dan Taggart, yaitu dengan alur perencanaanm pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Pada penelitian ini data diperoleh dari tes yang dilakukan pada 22 peserta didik. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dan kualitatif. dengan membandingkan hasil dari pra siklus sampai siklus II. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas IV di UPT SDN 162 Gresik pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS). Pada pra siklus ketuntasan hasil belajar peserta didik hanya mencapai 40,9%. Pada siklus I mengalami peningkatan sebanyak 63,6%, dan meningkat lagi menjadi 90,9% pada siklus II.
Pembinaan Karakter Sopan Santun Anak Usia Sekolah Dasar Melalui Kegiatan Dzikir Sukron Djazilan; Nafiah Nafiah; Pance Mariati
Indonesia Berdaya Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2024649

Abstract

The objectives of community service through the character development program for elementary school aged children are: 1) To improve the polite character of elementary school aged children at the Nafisa Foundation, 2) to develop elementary school aged children at the Nafisa Foundation through regular dhikr activities. routinely, 3) Provide assistance in developing the polite character of elementary school age children at the Nafisa Foundation. The method that will be carried out in community service is to develop the religious character of elementary school age children through dhikr activities. The partner in this community service is the Nafisa Foundation, which is one of the elementary schools used as a place for the campus teaching program. The steps taken to overcome partners' problems regarding literacy and numeracy are four activities, namely pre-PKM activities, implementation of PKM activities, evaluation of PKM implementation and follow-up and improvement of community service activities.The results of the training are as follows: 1) improving the polite character of elementary school age children in terms of respecting their elders after participating in dhikr activities is clear evidence of the positive impact that religious activities such as dhikr can produce in shaping children's character. This shows the importance of integrating character education in the education system and utilizing religious activities as a tool for building strong character. 2) increasing the polite character of elementary school age children in terms of saying hello when meeting older people after participating in dhikr activities is clear evidence of the positive impact that religious activities such as dhikr can produce in shaping children's character. Several suggestions for community service results based on the conclusions that have been expressed: 1) For elementary school age children, Introduction to Values: Start with an introduction to values such as politeness, respect for elders, unselfishness, and others. Use stories or concrete examples that suit children's understanding. 2) For parents, they can be active in supporting children's dhikr activities at home. This could involve doing dhikr together, reading stories about character values, or talking about related personal experiences.Abstrak: Tujuan dari program pengabdian masyarakat yang berfokus pada pembinaan karakter anak sekolah dasar di Yayasan Nafisa adalah tiga lipat: 1) untuk meningkatkan sopan santun mereka, 2) untuk membina perkembangan melalui kegiatan dzikir (mengingat Tuhan) secara rutin, dan 3) untuk memberikan bantuan dalam menumbuhkan karakter sopan santun mereka. Metode yang digunakan dalam layanan ini melibatkan kegiatan dzikir untuk mengembangkan karakter religius anak-anak. Yayasan Nafisa, sebuah sekolah dasar dan mitra dalam layanan ini, berfungsi sebagai tempat untuk program pengajaran kampus. Program ini terdiri dari empat tahap: kegiatan pra-layanan, implementasi, evaluasi, dan tindak lanjut untuk perbaikan. Hasil dari pelatihan ini tampak dalam peningkatan sopan santun anak-anak. Rasa hormat mereka terhadap orang yang lebih tua dan kebiasaan mereka menyapa orang yang lebih tua saat bertemu telah meningkat secara signifikan setelah berpartisipasi dalam kegiatan dzikir. Perbaikan ini menunjukkan pengaruh positif dari kegiatan religius seperti dzikir dalam membentuk karakter anak-anak, sehingga menyoroti pentingnya integrasi pendidikan karakter ke dalam sistem pendidikan. Rekomendasi berdasarkan kesimpulan ini meliputi: 1) memperkenalkan nilai-nilai seperti kesopanan, hormat kepada orang yang lebih tua, dan ketidak-egoisan kepada anak-anak menggunakan cerita atau contoh yang dapat mereka mengerti; dan 2) mendorong orang tua untuk secara aktif mendukung kegiatan dzikir anak-anak mereka di rumah, yang bisa mencakup melakukan dzikir bersama, membaca cerita tentang nilai-nilai karakter, atau berbagi pengalaman pribadi yang relevan.
Pelatihan Pembuatan Bahan Ajar Flipbook dengan Aplikasi Canva dengan Bagi Guru Sekolah Dasar di Magetan Nafiah Nafiah; Syamsul Ghufron; Sri Hartatik; Pance Mariati; Sukron Djazilan; Sudarto Sudarto
Indonesia Berdaya Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2024647

Abstract

Pengembangan flipbook interaktif, yang merupakan kombinasi dari e-book dan video, dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pelatihan dan bantuan dalam menyusun materi ajar dengan aplikasi flipbook menggunakan aplikasi Canva bagi guru-guru sekolah dasar di Magetan, Jawa Timur. Pelatihan ini dijalankan melalui tiga tahap: persiapan, pelaksanaan, dan pasca kegiatan. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan bahwa pelatihan telah berhasil meningkatkan kemampuan guru dalam membuat materi ajar berbasis flipbook dengan menggunakan Canva dan pengetahuan mereka tentang cara membuat materi ajar dengan aplikasi Canva dan Heyzen Flipbook. Namun, perlu dilakukan upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas dan efektivitas pelatihan serta mendukung guru yang mungkin masih mengalami kesulitan dalam mengadopsi teknologi ini. Dianjurkan untuk memberikan dukungan berkelanjutan kepada guru agar peningkatan kualitas pengajaran dan pembelajaran yang telah dicapai melalui pelatihan tidak berhenti. Program pelatihan berkelanjutan, workshop, atau sesi pembaruan dapat membantu guru untuk terus meningkatkan dan memperbarui keterampilan mereka. Abstract: The development of an interactive flipbook, which combines an e-book and videos, can increase students' motivation to learn. The aim of this community service is to provide training and assistance in compiling teaching materials with the flipbook application using the Canva application for elementary school teachers in Magetan, East Java. The training is conducted in three stages: preparation, implementation, and post-activity. The results of the service show that the training has successfully improved teachers' abilities to create flipbook-based teaching materials using Canva and their knowledge of how to create teaching materials with the Canva and Heyzen Flipbook applications. However, ongoing efforts need to be made to improve the quality and effectiveness of the training and to support teachers who may still have difficulties in adopting this technology. It is recommended to provide continuous support to teachers to ensure that the improvement in the quality of teaching and learning achieved through training does not stop. Ongoing training programs, workshops, or update sessions can help teachers continually improve and update their skills.
Merancang Pembelajaran Matematika Yang Inovatif Dan Kreatif di SD Iskandar Said Surabaya Sri Hartatik; Nafiah Nafiah; Pance Mariati; Siti Maghfirotun Amin
Indonesia Berdaya Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2024648

Abstract

Banyak siswa sekolah dasar yang menganggap matematika sebagai pembelajaran yang paling sulit dan rumit. Dengan demikian, siswa harus dapat memahami pembelajaran matematika karena  matematika  merupakan  sarana  untuk  memecahkan  masalah  sehari-hari  seperti  halnya  membaca dan menulis. Kesulitan belajar matematika dalam memahami konsep harus diberikan solusi sedini mungkin, kalau tidak siswa  akan menghadapi banyak masalah kedepannya  karena hampir semua bidang studi membutuhkan matematika  yang  tepat. Salah satu faktor penyebab kesulitan belajar adalah motivasi belajar dan minat belajar matematika, rendahnya motivasi dan minat belajar matematika disebabkan karena kurang tepatnnya metode pembelajaran yang digunakan dalam pembelajaran matematika. Setiap konsep atau prinsip dalam matematika yang disajikan dalam bentuk yang konkret akan dapat dipahami dengan baik oleh peserta didik.  Pembelajaran Kontekstual Learning dan matematika realistic merupakan yang dihadirkan ke ruang kelas, diharapkan siswa dapat mengoptimalkan panca inderanya baik penglihatan, pendengaran, penciuman, maupun penginderaan yang lain untuk dapat memahami materi yang sedang dipelajari. Tidak semua guru mampu merancang pembelajaran matematika dengan pendekatan yang seperti itu. Maka melalui kegiatan pelatihan dan pendampingan dalam merancang pembelajaran matematika kemampuan guru mengalami peningkatan sebesar 60% dari sebelum mengikuti pelatihan ke setelah mengikuti pelatihan.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PENCIPTAAN GERAK TARI SEDERHANA BERBASIS DIGITAL BAGI GURU SEKOLAH DASAR Pance Mariati; Nafiah; Sri Hartatik; Sunanto; Lisa Alistiana
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v4i4.2307

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan pendampingan kepada guru-guru Sekolah Dasar dalam penggunaan teknologi digital untuk menciptakan gerak tari yang menarik dan edukatif. Melalui serangkaian pelatihan dan pendampingan, para guru akan dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan dalam mengintegrasikan elemen-elemen tari dengan teknologi digital, termasuk penggunaan aplikasi dan perangkat lunak khusus. Selain itu, mereka juga akan diajarkan cara memilih musik, mengarahkan siswa, dan mengedit hasil karya mereka. Metode yang akan diterapkan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah pelatihan dan pendampingan dengan peserta pelatihan yakni guru-guru Sekolah Dasar. Tahapan pelaksanaan meliputi Pra Kegiatan, Rapat Strategi Pelaksanaan, Pelaksanaan Kegiatan, dan Evaluasi Kegiatan. Berdasarkan hasil evaluasi, menunjukkan bahwa setelah mengikuti pelatihan dan pendampingan ini, guru-guru Sekolah Dasar mampu menciptakan gerak tari sederhana berbasis digital yang lebih menarik dan bermakna. Selain itu, mereka juga melaporkan peningkatan motivasi belajar siswa dalam bidang seni tari. Pengabdian ini menjadi bukti konkret bahwa pengintegrasian teknologi digital dalam pendidikan seni dapat memberikan dampak positif bagi proses pembelajaran di tingkat dasar. Oleh karena itu, kegiatan pelatihan dan pendampingan ini tidak hanya memberikan manfaat kepada guru dan siswa saja, akan tetapi juga berkontribusi pada pengembangan pendidikan yang lebih inklusif dan beragam yang akan membawa dampak positif dalam masyarakat dan budaya pendidikan.
Co-Authors Afib Rulyansah Afifatus Silfiyah Akhwani Akhwani, Akhwani Andini Hardiningrum Andini Hardiningrum Andin Anggara Dwinata Anjarwati, Ani Any Widyaningrum Arief Achomadin Arief Achomadin Asmarani, Ratih Auladia Nadifa Basuki, Edi Pujo Berda Asmara Binti Sari Dewi Budiarti, Rizqi Putri Nourma Destita Shari Dewi Widiana Rahayu DIDIK PURWANTO Diki Ardiyanto Eka Fitri Rahmawati Ellisa Diani Pratiwi Emy Yunita Rahma Pratiwi Emy Yunita Rahma Pratiwi Endah Budi Permana Endah Budi Permana Putri Erlinda Widyatna Faridah Zahrotul Ainia Fifi Fitriyah Fithrotul Ummah Frita Dwi Lestari Hamdiana Hamdiana Hidayat, Muhammad Thamrin Hidayatul Maulidiyanti Huda, Muchamad Samsul Indah Fitria Sari Jauharotur Rihlah Jauharotur Rihlah Jauharotur Juwari Juwari Juwari Karya, Denis Fidita Kasiyun, Suharmono Katrina Dwi Novira Rahmayanti Khairiyah, Ummu Khusnah, Hidayatul Koidah Fitriyah Koidah Fitriyah Lisa Alistiana M. Thamrin Hidayat Machlinda Firdaus Damayanti Mirna Anggraini Mohamad Rijal Iskandar Zhulqurnain Mohamad Rijal Iskandar Zhulqurnain Muhammad Nuruddin Muhammad Sukron Djazilan MUSLIMIN IBRAHIM Mustofa Mustofa Nabila Retno Pratiwi Nadi Suprapto Nafiah Nafiah Nafiah Neni Mariana Novia Dwi Rahmawati Putri Zhafirah Yumna Rachma Rizqina Mardhotillah Ribut Prastiwi Sriwijayanti Riyan Sisiawan Putra Rr. Sherly Dwi Lestari Rudi Susanto Rudi Umar Susanto Siti Maghfirotun Amin Sri Hartatik Sri Hartatik Sudarto Sudarto Sukma Prabawati Sukrisno Sunanto Sunanto Syamsul Ghufron Tiyas Saputri Yeni Ary Suryanti Yusril Izza Nurfaiza Yusril Izza Nurfaiza