Articles
Training and Mentoring on the Use of Information and Communication Technology (ICT) in Supporting the Implementation of Learning at UPT SD Negeri 342 Gresik
Pance Mariati;
Afib Rulyansah;
Sri Hartatik;
Nafiah;
Sunanto
GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2022): GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Olahraga dan Kesehatan, Universitas PGRI Banyuwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36526/gandrung.v3i2.1981
Abstract: UPT SD Negeri 342 is one of the schools in Sangkapura Bawean District, which is located in the mountains. This school has very minimal facilities compared to other schools in the area. The implementation of online learning, administration and the use of technology-based learning media are not maximally implemented in these schools. Therefore, training and assistance in the use of information and communication technology is carried out. Participants consisted of 8 teachers and 36 students. The training is carried out face-to-face, followed by online and offline mentoring. The training materials presented were Augmented Reality (AR) in the Arloopa application, the use of The Physics Education Technology (PhET) for virtual student practicums, mentimeters, and zoom meetings. After the work program is implemented, an evaluation will be held to identify capacity building and its strengths and weaknesses as material for improvement in the next implementation. The results of the training showed that the ICT skills of teachers and students increased from previously unable to become able. All the teachers attended the training and participated enthusiastically. The material presented can be understood clearly and participants can apply it independently. They just need habituation to better master the material that has been given. This training activity had a good impact on improving the ICT skills of teachers and students at UPT SD Negeri 342 Gresik.
Analisis Motivasi Belajar Pasca Pandemic Covid-19 pada Siswa Kelas IV SDI Wachid Hasyim Surabaya
Auladia Nadifa;
M. Thamrin Hidayat;
Syamsul Ghufron;
Pance Mariati
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (248.488 KB)
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.5869
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi belajar siswa pasca pandemi Covid-19. Di samping itu juga ingin mengetahui dampak pembelajaran daring terhadap motivasi belajar siswa pada masa pandemi Covid-19, serta upaya guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pasca pandemi Covid-19. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Penelitian ini dilakukan di SDI Wachid Hasyim Surabaya. Sumber data primer dari penelitian ini adalah siswa kelas 4B SDI Wachid Hasyim, guru kelas 4B dan wali murid. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah observasi, wawancara, dokumentasi dan kuesioner. Hasil penelitian Analisis Motivasi Belajar Pasca Pandemi Covid-19 Pada Siswa Kelas 4 SDI Wachid HasimSurabaya dapat disimpulkan bahwa motivasi belajar siswa pasca pandemic Covid-19 baik karena sesuai dengan ciri ciri motivasibelajar yang dikemukakan oleh Freud. Kemudian untuk dampakpembelajaran daring terhadap siswa pasca pandemi Covid-19 adalah: Materi tidak terserap secara maksimal, siswa kurangmemahami materi yang telah disampaikan. Akibatnya ketika awalawal pembelajaran tatap muka guru harus menyampaikan kembalimateri yang sudah dijelaskan pada saat melakukan pembelajarandaring. Selanjutnya dalam upaya yang dilakukan guru kelas 4B dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pasca pandemi Covid-19 di Sekolah Dasar Islam Wachid Hasyim Surabaya adalahdengan menggunaan metode dan media pembelajaran yang bervariasi, memberi motivasi secara individu maupunberkelompok, memberi nilai secara langsung, memberi sanksiatau hukuman, melakukan kolaborasi dengan wali murid.
Efektivitas Pembelajaran Isi Cerita dengan Menggunakan Media Pop-Up Book Ceri pada Siswa Kelas IV SDN Medaeng 2 Sidoarjo
Any Widyaningrum;
Syamsul Ghufron;
Suharmono Kasiyun;
Pance Mariati
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (415.387 KB)
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.6329
Tujuan penelitian ini ingin mengetahui efektivitas media pop-up book ceri sebagai media pembelajaran untuk menunjangpembelajaran isi cerita pada materi Bahasa Indonesia. Penelitianini adalah terkait pemahaman peserta didik terkait cerita rakyat Indonesia. Pembelajaran yang membuat peserta didik bosan, malas dan tidak tertarik pada pembelajaran isi cerita. Peneliti tertarikingin membuat solusi dengan membuat media pop-up book ceridan menguji Efektivitas Pembelajaran Isi Cerita denganMenggunakan Media Pop-up Book Ceri pada Siswa Kelas IV diSDN Medaeng 2 Sidoarjo. Penelitian menggunakan metodekualitatif deskriptif dengan pengumpulan data yakni observasi, wawancara, dan angket. Menguji Efektivitas media pop-up book ceri dengan melaksanakan proses pembelajaran berkolaborasi dengan guru. peserta didik dibuat kelompok kecil membaca dengan media pop-up book ceri dan menentukan unsur intrinsik dalam cerita. Hasil peserta didik mengisi angket terkait respon peserta didik pada media pop-up book ceri memperoleh rata-rata 84 dengan predikat sangat baik. Menunjukkan bahwa efektivitas pembelajaran isi cerita dengan menggunakan media pop-up bookceri pada siswa kelas IV SDN Medaeng 2 Sidoarjo sangat efektif . Dapat disimpulkan bahwa media pop-up book ceri efektif untuk digunakan pada pembelajaran isi cerita.
Halal Certification Training as an Effort to Increase Customer Satisfaction in the Start-Up Business of UNUSA Students
Rachma Rizqina Mardlotillah;
Endah Budi Permana;
Denis Fidita Karya;
Riyan Sisiawan Putra;
Hidayatul Khusnah;
Mohamad Rijal Iskandar Zhulqurnain;
Pance Mariati
Community Development Journal Vol 6 No 2 (2022): Community Development Journal
Publisher : UNUSA Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (318.333 KB)
|
DOI: 10.33086/cdj.v6i2.2980
Lack of understanding regarding halal label certification in a start-up business within the Nahdlatul Ulama University Surabaya is an obstacle in implementing halal product guarantees for a product or service. If further researched, halal certification on a product, especially in a start-up, will affect customer satisfaction and increase the profits of a business. Therefore, this community service activity aims to provide literacy and training about a halal certification to increase customer satisfaction in the Unusa Student Start-Up business. This community service activity targets 26 students of Nahdlatul Ulama University Surabaya who have a start-up business. The method used is lecture and question and answer. Meanwhile, the evaluation of activities is carried out by distributing questionnaires regarding knowledge related to halal certification and customer satisfaction, which is then analyzed using Paired Sample Test. The results obtained are a significant increase in knowledge (p-value 0.000). This is evidenced by the average knowledge score before training of 3.83 to 5.42 after training. After this training, students hope to get further assistance related to halal certification in start-up businesses
Inovasi Pembelajaran Seni Berbasis Mobile Learning bagi Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Pance Mariati;
Ratih Asmarani;
Sunanto Sunanto;
Andini Hardiningrum
Jurnal Basicedu Vol 5, No 6 (2021): December Pages 5001-6500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1741
Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan penerapan inovasi pembelajaran seni berbasis Mobile learning pada mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar serta mengidentifikasi kekurangan dan kelebihan pembelajaran seni berbasis mobile learning. Metode penelitian ini yaitu metode penelitian kualitatif dengan Subjek penelitian mahasiswa PGSD semester 4 tahun ajaran 2020/2021 sebanyak 100 mahasiswa. Teknik pengumpulan data yakni observasi pada saat pelaksanaan pembelajaran, wawancara langsung dengan mahasiswa, dan dokumentasi hasil tugas pendidikan seni. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan inovasi pembelajaran seni berbasis mobile learning sangat efektif diterapkan selama pelaksanaan pembelajaran daring. Pembelajaran seni berbasis mobile learning memberikan pengalaman tersendiri bagi mahasiswa. Mahasiswa tetap dapat berapresiasi dan berkreasi seni meski pembelajaran dilakukan secara daring. Kekurangan dari penerapan pembelajaran berbasis mobile learning ini adalah mahasiswa tidak bisa praktek seni secara langsung, tidak dapat berinteraksi langsung dengan teman lain ketika berproses seni. Sedangkan kelebihannya yakni pembelajaran dapat dilaksanakan dimana saja, mahasiswa bisa lebih mandiri dan dapat memperoleh pengetahuan lebih luas lagi melalui internet. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa penerapan inovasi pembelajaran seni berbasis mobile learning dapat meningkatkan pemahaman serta kreativitas Mahasiswa PGSD dalam berkarya seni meskipun dilaksanakan secara daring. Harapannya semoga para pendidik dapat terus berinovasi menciptakan strategi serta metode pembelajaran yang menarik guna meningkatkan ketrampilan peserta didik
Pengaruh Penerapan Metode SAS (Struktural Analitik Sintetik) terhadap Kemampuan Membaca Permulaan Siswa di Sekolah Dasar
Afifatus Silfiyah;
Syamsul Ghufron;
Muslimin Ibrahim;
Pance Mariati
Jurnal Basicedu Vol 5, No 5 (2021): : October Pages 3001-5000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i5.1321
Latar belakang penelitian ini dengan adanya permasalahan di UPT SD Negeri 266 Gresik yang mengalami pengaruh penerapan metode SAS terhadap kemampuan membaca permulaan. Pengaruh metode SAS terhadap kemampuan membaca permulaan di UPT SD Negeri 266 Gresik dikarenakan kurangnya motivasi kepada siswa untuk membaca dan kurangnya metode yang digunakan dan ada beberapa faktor lain yang dapat mempengaruhi minat belajar membaca terhadap siswa.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh metode SAS terhadap kemampuan membaca permulaan siswa. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif yang menggunakan metode One-Group Pretest-Posttest Design. Teknik pengambilan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dokumentasi, dan soal tes. Berdasarkan hasil wawancara dan pemberian tes menunjukkan bahwa dari 24 siswa terdapat 23 siswa yang belum bisa membaca dengan lancar. Hasil analisis data menggunakan uji regresi sederhana . hasil analisis data diperoleh signifikansi sig. 0.947 < 0,05 yang artinya menunjukkan metode SAS terhadap kemampuan membaca permulaan siswa memberikan pengaruh yang positif dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Picture And Picture Berbantu Media Audio Visual Terhadap Hasil di Sekolah Dasar
Fithrotul Ummah;
Dewi Widiana Rahayu;
Pance Mariati;
Akhwani Akhwani
Jurnal Basicedu Vol 5, No 5 (2021): : October Pages 3001-5000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i5.1215
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar peserta didik menggunakan model Pembelajaran Picture and Picture berbantu Media Audio Visual. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh model Pembelajaran Picture and Picture berbantu Media Audio Visual terhadap hasil belajar peserta didik. Penelitian ini menggunakan quasi experiment dengan nonequivalent group design. Populasi dalam penelitian ini merupakan seluruh peserta didik kelas II SDN 266 Gresik berjumlah 14 peserta didik sedangkan Populasi dalam penelitian ini merupakan seluruh peserta didik kelas II SDN 262 Gresik berjumlah 11 peserta didik. Pengambilan sampel menggunakan teknik Purposive Sampling dan pengumpulan data menggunakan dokumentasi dan tes preetest posttest. Adapun uji data dianalisis menggunakan uji kolmogrov Smirnov, dari data hasil belajar peserta didik berdistribusi normal dan homogen diuji menggunakan uji t-test. Terdapat perbedaan hasil belajar peserta didik di kelas II SDN 266 Gresik yang menggunakan hasil belajar peserta didik pada kelas II SDN 266 Gresik yang menggunakan model Pembelajaran Picture and Picture berbantu Media Audio Visual dengan Kelas II SDN 262 Gresik yang menggunakan hasil belajar peserta didik pada kelas II SDN 266 Gresik yang menggunakan model Pembelajaran Picture and Picture berbantu Media Audio Visual dengan taraf signifikan 0.00 < 0.05
Creative Writing Assistance to Support Poetry Reading-Writing Literacy Activities for Teacher’s at Ma'arif Educational Institutions Surabaya
Suharmono Kasiyun;
Pance Mariati;
Syamsul Ghufron
GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2022): GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Olahraga dan Kesehatan, Universitas PGRI Banyuwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36526/gandrung.v3i2.2115
The low interest in reading and writing is a problem that needs to be addressed immediately, considering that reading and writing is an important means to absorb and develop knowledge, so that the Indonesian people become a quality society. The objectives of this Community Service are (1) to actively participate in improving students' competence in literacy at Ma'arif Surabaya Education in accordance with the literacy movement, (2) To increase children's literature mastery at Ma'arif Surabaya Educational Institutions (3 ) Improving students' poetry reading and writing skills (4) Supporting literacy activities of Ma'rif Surabaya Educational Institution students. The solution offered in this PKM is assistance in creative writing in supporting poetry reading and writing literacy activities.Participants consisted of 75 elementary school teachers. The training is carried out face-to-face, followed by online mentoring. The training material presented was poetry.After the poetry writing training is carried out, an evaluation will be held to identify the improvement in abilities and strengths and weaknesses as material for improvement in the next implementation. The results of the training showed that the teacher's poetry writing skills increased from being unable to compose poetry to being able to write. All the teachers who attended the training participated in the activity enthusiastically from start to finish. The material presented can be understood clearly and participants can apply it independently. This training activity has a good impact on improving the ability of teachers in literacy, especially in composing poetry. In the future, the poetry that has been created will be registered with Haki.
Pengenalan Metode BEBER (Belajar Sambil Bermain) Matematika bagi Guru-Guru Maarif di Surabaya
Sri Hartatik;
Pance Mariati;
Nafiah Nafiah;
Afib Rulyansah;
Siti Maghfirotun Amin
Indonesia Berdaya Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Utan Kayu Publishing
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47679/ib.2023376
Many elementary school students consider mathematics to be the most difficult and complicated subject. Thus, students must be able to understand mathematics learning because mathematics is a means to solve everyday problems such as reading and writing. Difficulties in learning mathematics in understanding concepts must be given a solution as early as possible, otherwise students will face many problems in the future because almost all fields of study require proper mathematics. One of the factors causing learning difficulties is learning motivation and interest in learning mathematics, the low motivation and interest in learning mathematics is due to the lack of precise learning methods used in learning mathematics. Every concept or principle in mathematics that is presented in a concrete form will be well understood by students. The formation of mathematical concepts can be achieved through a series of interconnected patterns in a sequence of planned learning activities between the knowledge structure section and an active learner, using special media designed for mathematics learning. The purpose of this activity is to introduce a mathematics learning method which is the development of the dienes learning theory, namely the BEBER method, namely playing while learning mathematics. Abstrak: Banyak siswa sekolah dasar yang menganggap matematika sebagai pembelajaran yang paling sulit dan rumit. Dengan demikian, siswa harus dapat memahami pembelajaran matematika karena matematika merupakan sarana untuk memecahkan masalah sehari-hari seperti halnya membaca dan menulis. Kesulitan belajar matematika dalam memahami konsep harus diberikan solusi sedini mungkin, kalau tidak siswa akan menghadapi banyak masalah kedepannya karena hampir semua bidang studi membutuhkan matematika yang tepat. Salah satu faktor penyebab kesulitan belajar adalah motivasi belajar dan minat belajar matematika, rendahnya motivasi dan minat belajar matematika disebabkan karena kurang tepatnnya metode pembelajaran yang digunakan dalam pembelajaran matematika. Setiap konsep atau prinsip dalam matematika yang disajikan dalam bentuk yang konkret akan dapat dipahami dengan baik oleh peserta didik. Pembentukan konsep matematika dapat dicapai melalui serangkaian pola yang saling berhubungan dalam sebuah urutan kegiatan pembelajaran yang terencana antara bagian struktur pengetahuan dengan sebuah pebelajar aktif, menggunakan media khusus yang dirancang untuk pembelajaran matematika. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengenalkan suatu metode pembelajaran matematika yang merupakan pengembangan dari teori belajar dienes yaitu metode BEBER yaitu Bermain sambil belajar matematika.
Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di Sekolah Dasar: Dari Teori ke Praktis
Mustofa Mustofa;
Pance Mariati
Indonesia Berdaya Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : UKInstitute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47679/ib.2023371
Maarif NU Educational Institution of Surabaya City houses several schools and there are still many teachers who do not understand theoretically and practically the policy of freedom of learning, even though the teacher's understanding of curriculum reform is very essential. Teachers find it difficult to implement a policy of fredom of learning at school and in the classroom. Teachers have difficulty in developing learning methods referring to independent learning. In addition, teachers have difficulty developing an fredom of learning curriculum (just curriculum transmitter). We provide training and mentoring to teachers for three meetings intensively. The result is an increase in teacher understanding in three aspects; (1), theoretically, (2), how to implement it, and (3), how to develop curriculum. This means that training and mentoring is very important to be carried out by more competent experts. This is in line with the research by Postholm (2012), which states that it is important for teacher training to be carried out by more competent people to increase teachers' understanding of the curriculum.Abstrak: Lembaga Pendidikan Maarif NU Kota Surabaya menaungi beberapa sekolah. Namun sumber daya manusia yang dimiliki masih terbatas serta fasilitas yang dimiliki juga masih relatif terbatas. Masih banyak guru yang belum memahami secara teoretis dan praktis kebijakan merdeka belajar padahal pemahaman guru terhadap reformasi kurikulum sangat esensial. Guru merasa kesulitan menerapkan kebijakan merdeka belajar di sekolah dan di kelas. Guru kesulitan dalam mengembangkan metode pembelajaran merujuk pada merdeka belajar. Selain itu guru kesulitan mengembangkan kurikulum merdeka belajar (curriculum transmitter). Kami memberikan pelatihan dan pendampingan kepada guru-guru selama tiga kali pertemuan dengan intensif. Hasilnya terjadi peningkatan pemahaman guru dalam tiga aspek; (1), secara teoretis, (2), bagaimana mengimplementasikannya, dan (3), bagaimana mengembangkan kurikulum. Artinya pelatihan dan pendampingan sangat penting dilakukan oleh para ahli yang lebih kompeten. Ini selaras dengan penelitian Postholm (2012), yang menyatakan bahwa pelatihan kepada guru penting dilakukan oleh orang yang lebih kompeten untuk peningkatan pemahaman guru terhadap kurikulum