Claim Missing Document
Check
Articles

WORKSHOP PENGEMBANGAN TES DIAGNOSTIK MISKONSEPSI DAN MEDIA BERBASIS POWERPOINT UNTUK MEREMEDIASI MISKONSEPSI SISWA BAGI GURU SEKOLAH DASAR Muslimin Ibrahim; Pance Mariati
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v5i1.2324

Abstract

Pengembangan kemampuan guru dalam mendeteksi dan mengatasi miskonsepsi siswa merupakan aspek penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan dasar. Workshop ini bertujuan untuk memberikan panduan kepada guru sekolah dasar dalam pengembangan tes diagnostik untuk mendeteksi miskonsepsi siswa serta pengembangan media berbasis PowerPoint (PPT) untuk meremediasi miskonsepsi tersebut. Workshop ini membahas langkah-langkah praktis dalam merancang tes diagnostik yang sensitif terhadap miskonsepsi siswa. Sasaran kegiatan ini adalah guru-guru Sekolah Dasar. Metode pelaksanaan kegiatan adalah workshop dan pendampingan. Guru-guru diberikan wawasan tentang berbagai jenis miskonsepsi yang umumnya muncul dalam mata pelajaran tertentu dan bagaimana mengidentifikasinya melalui tes diagnostik. Selain itu, peserta workshop juga diberikan panduan tentang penggunaan data tes diagnostik ini untuk merencanakan pembelajaran yang lebih efektif. Selain aspek tes diagnostik, workshop ini juga membahas pengembangan media berbasis PPT sebagai alat untuk meremediasi miskonsepsi siswa. Guru-guru mempelajari cara merancang presentasi PPT yang interaktif dan informatif untuk membantu siswa memahami konsep yang salah kaprah. Workshop ini juga memberikan contoh-contoh praktis penggunaan media berbasis PPT dalam pembelajaran. Hasil kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini, guru-guru sekolah dasar memiliki keterampilan dan pengetahuan yang lebih baik dalam mendeteksi, mengatasi, dan meremediasi miskonsepsi siswa, sehingga dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran di kelas.
Korelasi Penerapan Nilai-Nilai Pancasila dan Sikap Gotong Royong di Sekolah Dasar Rr. Sherly Dwi Lestari; Akhwani Akhwani; M. Sukron Djazilan; Pance Mariati
Journal on Education Vol 6 No 2 (2024): Journal on Education: Volume 6 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i2.5037

Abstract

This study aims to analyze the correlation between the application of Pancasila values and mutual cooperation among students at SDN Balas Klumprik 1 Surabaya. The subjects of this research were class IV students, totaling 83 students. This type of research uses quantitative descriptive using the correlation method. Data collection techniques using a questionnaire. The data were processed by researchers using the SPSS program. The data analysis used is pearson product moment correlation analysis. By testing the hypothesis t test, it can be concluded from the results of the research that the t count is 5.206 while the t table is 1.98969. The results of the study show that there is a significant correlation between the application of Pancasila values and mutual cooperation. The results obtained in the Pearson product moment correlation test were 0.466 which could be interpreted as being in the low or sufficient category. The form of the correlation is positive correlation, which means that the higher the application of Pancasila values, the higher the attitude of mutual cooperation.
Pelatihan Tari Saman Sebagai Peningkatan Kesadaran Budaya Indonesia Di Pondok An Nahdlah Selangor Malaysia Pance Mariati; Nafiah; Sri Hartatik; Suharmono Kasiyun; Yusril Izza Nurfaiza
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 4 No. 1 (2024): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : Memaksimalkan Potensi
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/snpm.v4i1.1384

Abstract

Program peningkatan kesadaran budaya Indonesia melalui pelatihan tari tradisional dilaksanakan di Pondok An Nahdlah, Selangor, Malaysia, yang mayoritas fokus pada pendidikan agama dan moral. Program ini bertujuan mengatasi kurangnya pemahaman siswa terhadap budaya Indonesia, terutama tari tradisional, dengan berbagai kendala seperti keterbatasan fasilitas dan pengaruh budaya asing. Pelatihan tari Saman dipilih karena gerakannya sederhana dan mengandung nilai kebersamaan. Program ini bertujuan memperkuat identitas budaya siswa, serta menumbuhkan kebanggaan dan kesadaran terhadap budaya Indonesia. Setiap sesi pelatihan berfokus pada sejarah, filosofi, dan sinkronisasi gerakan tari. Tahapan pelaksanaan melibatkan koordinasi, pengenalan tari, latihan dasar, serta evaluasi berkala. Hasil program menunjukkan dampak positif berupa peningkatan kesadaran budaya, apresiasi budaya, dan kohesi sosial. Santri lebih memahami dan bangga terhadap budaya Indonesia. Program ini juga memperkaya pengetahuan santri dan memperkuat komunitas di pondok, dengan nilai-nilai disiplin dan kerja keras yang diinternalisasi selama pelatihan.
Pelatihan Menulis Kreatif bagi Siswa Sanggar Bimbingan di Pondok An-Nahdloh Selangor, Malaysia Syamsul Ghufron; Nafiah Nafiah; Fifi Fitriyah; Pance Mariati; Tiyas Saputri; Rudi Susanto
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 8, No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v8i2.4832

Abstract

ABSTRACTWriting skills require continuous and intensive training until beautiful writing and aesthetic value are produced. Writing skills must be developed in the world of education because they can train students to think critically. Creative writing training for Guidance Studio Students at Pondok An-Nahdloh Selangor, Malaysia aims to (1) familiarize students with literacy culture, (2) teach students to have literacy skills, especially creative writing skills, especially poetry in Indonesian, (3) motivate students to write creatively in everyday life, (4) assist teachers in teaching literacy skills. The partner for this community service activity is Pondok An-Nahdloh Selangor, Malaysia. The method of this activity is training and mentoring partners with stages of socialization, lectures on poetry writing methods, poetry writing practice, and mentoring poetry improvements. The results of this service can be concluded that this training and mentoring activity was very successful and was able to improve the creative writing skills of the training participants.Keywords: Training, creative writing, guidance studio students, pondok An-NahdlohABSTRAKKeterampilan    menulis memerlukan pelatihan  terus-menerus dan intensif sampai dihasilkan tulisan yang indah dan memiliki nilai estetika. Keterampilan menulis harus  ditumbuhkembangkan dalam dunia pendidikan karena dapat melatih siswa   berpikir kritis. Pelatihan menulisan kreatif bagi Siswa Sanggar Bimbingan di Pondok An-Nahdloh Selangor, Malaysi bertujuan untuk (1) mengakrabkan peserta didik dengan budaya literasi, (2) membelajarkan peserta didik agar memiliki keterampilan literasi khususnya keterampilan menulis kreatif khususnya puisi dalam bahasa Indonesia, (3) memotivasi peserta didik   untuk menulis kreatif dalam kehidupan sehari-hari, (4) membantu tugas para guru dalam membelajarkan keterampilan literasi. Mitra kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah Pondok An-Nahdloh Selangor, Malaysia. Metode kegiatan ini yaitu pelatihan dan pendampingan mitra dengan tahapan sosialisasi, ceramah tentang metode penulisan puisi, praktik menulis puisi, dan pendampingan perbaikan puisi. Hasil pengabdian ini dapat disimpulkan bahwa kegiatan pelatihan dan pendampingan ini sangatlah berhasil dan mampu meningkatkan kemampuan menulis kreatif para peserta pelatihan.Kata Kunci: Pelatihan, menulis kreatif, siswa sanggar bimbingan, pondok An-Nahdloh
Comparative analysis of education curricula between germany and indonesia: Content approach and learning methodologies Pance Mariati; Nadi Suprapto; Neni Mariana; Sunanto Sunanto; Ummu Khairiyah
Premiere Educandum : Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran Vol. 13 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/pe.v13i2.16896

Abstract

The purpose of this study is to carry out a comparative analysis of the education curriculum between Germany and Indonesia. Considering that Germany and Indonesia have different education systems, this curriculum analysis will be able to add reference sources that can be used as a basis for future curriculum studies. The method in this study uses literature studies from journals, books, and articles related to differences in the education curriculum in Germany and Indonesia. The steps in this study include topic identification, literature search, literature selection, literature evaluation, literature analysis, interpretation of analysis results and article writing. The results of this study are that the educational curriculum in Germany has a distinctive feature that emphasizes the development of practical and professional skills that are relevant to the world of work. Meanwhile in Indonesia, the education curriculum focuses more on mastering academic knowledge and general skills, with an emphasis on developing character and moral values. Learning Methodology in Germany applies a learning approach that is oriented towards practical and interactive experiences, such as project-based learning, simulations and group discussions. Meanwhile in Indonesia, the learning methods used include group discussions, case studies, cooperative learning, and problem-based learning.
The Effectiveness of the Mind Mapping Model on Elementary School Students’ Learning Outcomes in Indonesian Language Subjects Faridah Zahrotul Ainia; Pance Mariati; Rudi Umar Susanto; Sunanto Sunanto
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 9 No 2 (2025): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v9i2.8997

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of the Mind Mapping learning model on the learning outcomes of fourth-grade students at SDN 207 Gresik in the Indonesian language subject. The background of this research is the low student achievement in understanding reading materials, identifying main ideas, and connecting information within texts—primarily caused by the use of conventional, less engaging teaching methods. The Mind Mapping model was chosen because it is believed to help students visually and logically organize information, thereby enhancing conceptual understanding and critical thinking skills. This research employed an experimental method with a pretest-posttest control group design. The sample consisted of 30 randomly selected fourth-grade students. The instruments used included multiple-choice and essay tests as well as student perception questionnaires. The validity and reliability tests indicated that all instruments met the necessary standards. The t-test results showed a significant improvement in student learning outcomes after implementing the Mind Mapping model in the experimental class compared to the control class. In conclusion, the application of the Mind Mapping learning model is effective in improving student achievement in the Indonesian language subject and can serve as an innovative alternative teaching strategy in elementary education.
Pengaruh Media Educaplay Terhadap Peningkatan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas 4 SD Fajar Jaya Surabaya Aina Nuriza; Rudi Umar Susanto; Sri Hartatik; Pance Mariati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2442

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media Educaplay terhadap hasil belajar siswa dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia, khususnya pada materi fakta dan opini di kelas IV Sekolah Dasar. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya hasil belajar siswa yang disebabkan oleh penggunaan metode pembelajaran konvensional yang kurang menarik dan minim melibatkan interaksi aktif siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pretest-posttest one group design. Subjek penelitian terdiri dari 14 siswa kelas IV SD Negeri Fajar Jaya Surabaya. Instrumen yang digunakan adalah soal tes pilihan ganda yang disusun berdasarkan indikator pencapaian kompetensi pada materi fakta dan opini. Data dianalisis dengan menghitung nilai rata-rata, selisih pretest dan posttest, serta uji N-Gain untuk mengetahui peningkatan hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest siswa adalah 53,93 dan nilai rata-rata posttest meningkat menjadi 84,29. Nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,79 (79%) termasuk dalam kategori tinggi, yang berarti media Educaplay memiliki pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan hasil belajar siswa. Pembelajaran menggunakan Educaplay terbukti meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi, menciptakan pembelajaran yang lebih menarik, dan mendorong keterlibatan aktif siswa dalam proses belajar. Dengan demikian, Educaplay dapat dijadikan sebagai media alternatif yang efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, khususnya pada materi yang memerlukan keterampilan berpikir kritis seperti fakta dan opini.
Co-Authors Afib Rulyansah Afifatus Silfiyah Aina Nuriza Akhwani Akhwani, Akhwani Alistiana, Lisa Andini Hardiningrum Andini Hardiningrum Andin Anggara Dwinata Anjarwati, Ani Any Widyaningrum Arief Achomadin Arief Achomadin Asmarani, Ratih Auladia Nadifa Basuki, Edi Pujo Berda Asmara Binti Sari Dewi Budiarti, Rizqi Putri Nourma Destita Shari Dewi Widiana Rahayu DIDIK PURWANTO Diki Ardiyanto Eka Fitri Rahmawati Ellisa Diani Pratiwi Emy Yunita Rahma Pratiwi, Emy Yunita Rahma Endah Budi Permana Endah Budi Permana Putri Erlinda Widyatna Faridah Zahrotul Ainia Fifi Fitriyah Fithrotul Ummah Frita Dwi Lestari Hamdiana Hamdiana Hidayat, Muhammad Thamrin Hidayatul Maulidiyanti Huda, Muchamad Samsul Indah Fitria Sari Jauharotur Rihlah Jauharotur Rihlah Jauharotur Juwari Juwari Juwari Karya, Denis Fidita Kasiyun, Suharmono Khairiyah, Ummu Khusnah, Hidayatul Koidah Fitriyah Koidah Fitriyah M. Thamrin Hidayat Machlinda Firdaus Damayanti Mirna Anggraini Mohamad Rijal Iskandar Zhulqurnain Mohamad Rijal Iskandar Zhulqurnain Muhammad Nuruddin Muhammad Sukron Djazilan MUSLIMIN IBRAHIM Mustofa Mustofa Nabila Retno Pratiwi Nadi Suprapto Nafiah Nafiah Nafiah Neni Mariana Novia Dwi Rahmawati Putri Zhafirah Yumna Rachma Rizqina Mardhotillah Ribut Prastiwi Sriwijayanti Riyan Sisiawan Putra Rr. Sherly Dwi Lestari Rudi Susanto Rudi Umar Susanto Siti Maghfirotun Amin Sri Hartatik Sri Hartatik Sudarto Sudarto Sukrisno Sunanto Sunanto Syamsul Ghufron Tiyas Saputri Yeni Ary Suryanti Yusril Izza Nurfaiza Yusril Izza Nurfaiza