Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS PENGARUH APHELION DAN PERIHELION TERHADAP SUHU MENGGUNAKAN WEATHER STATION Abu Yazid Raisal; Hariyadi Putraga; Muhammad Hidayat; Arwin Juli Rakhmadi
Jurnal Environmental Science Vol 3, No 2 (2021): April
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (544.597 KB) | DOI: 10.35580/jes.v3i2.19996

Abstract

Matahari merupakan sumber energi utama bagi kehidupan di Bumi. Perubahan aktifitas Matahari jangka panjang memegang peranan penting dalam perubahan iklim global. Perubahan iklim tersebut menyebabkan naik turunnya suhu di permukaan bumi. Pancaran cahaya Matahari tersebut membawa energi bahkan radiasi. Total radiasi yang diterima dipermukaan bumi dipengaruhi oleh jarak Matahari, intensitas radiasi Matahari, panjang hari. Jarak Matahari selalu berubah sepanjang tahun dikarenakan orbit Bumi mengelilingi Matahari berbentuk elips. Saat Bumi berada pada jarak terdekat dengan Matahari disebut perihelion. Saat Bumi berada pada jarak terjauh dari Matahari disebut aphelion. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aphelion dan perihelion terhadap suhu di kota Medan menggunakan weather station. Aphelion dan perihelion tidak memiliki dampak yang signifikan terhadap suhu Bumi. Ketika jarak Bumi paling dekat dengan Matahari (perihelion), suhu Bumi justru lebih rendah dibandingkan dengan saat jarak Bumi paling jauh dengan Matahari. Suhu Bumi sedikit lebih tinggi pada bulan Juli dikarenakan bagian utara planet Bumi yang padat akan daratan lebih condong ke arah Matahari, dimana daratan lebih cepat panas dibandingkan dengan lautan. Selain itu suhu di permukaan Bumi juga dipengaruhi oleh pola angin.
PENENTUAN WAKTU SUBUH MENGGUNAKAN ALL SKY CAMERA DAN METODE MOVING AVERAGE DI KOTA MEDAN Marataon Ritonga; Arwin Juli Rakhmadi; Abu Yazid Raisal
Mahkamah : Jurnal Kajian Hukum Islam Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/mahkamah.v8i1.13033

Abstract

Waktu salat Subuh dimulai ketika terbit fajar shadiq dan berakhir sampai terbit Matahari. Di Indonesia banyak ahli falak yang menetapkan kriteria ketinggian Matahari untuk menentukan awal waktu salat Subuh dengan ketinggian yang bervariatif, mulai dari -18 derajat sampai -20 derajat di bawah ufuk bahkan pada ketinggian -13 derajat di bawah ufuk. Kementerian Agama RI menetapkan ketinggian Matahari untuk waktu salat Subuh pada -20 derajat di bawah ufuk. Dengan adanya perbedaan dalam menetapkan ketinggian Matahari di bawah ufuk, para ahli falak maupun astronomi banyak melakukan pengamatan ulang terhadap kemunculan fajar shadiq. Salah satunya melakukan pengamatan fajar shadiq menggunakan All Sky Camera dengan metode moving average dan pendekatan Gradien. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan (field Research) melalui observasi untuk mendapatkan data dilapangan secara langsung. Berdasarkan penelitian yang dilakukan didapatkan kemunculan fajar shadiq pada saat ketinggian Matahari pada -15 derajat di bawah ufuk. 
SIMULATION OF FREE ENERGY OF MIXING FOR A POLYMER SOLUTION USING A SPREADSHEET FOR LEARNING ACTIVITIES Abu Yazid Raisal; Rosynanda Nur Fauziah; Heru Kuswanto
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpf.v12i2.52810

Abstract

Teaching physics is sometimes difficult to convey without using props or visualizations. Simulations can help teachers create and demonstrate real conditions in front of the class. In this article, we describe the usage of spreadsheets in simulating Gibbs free energy in mixing polymer solutions. We have created an model for the simulation consisting of a main spreadsheet and several secondary spreadsheets. A spreadsheet was chosen to simulate Gibbs free energy because spreadsheets can perform numerical representations in tables. This simple simulation can be used when discussing the topic of polymer thermodynamics. Teachers can start by deriving mathematical equations and then show simulations to visualize the equations. Another option is for students to be asked to create their simulations after deriving a mathematical equation. Using simulation in learning can make learning more interactive and help students understand material physics subjects more easily. Spreadsheets can be an alternative for teachers when explaining abstract material to students. Furthermore, simulations with spreadsheets can also support physics learning remotely.
Pelatihan Pembuatan Peta Bintang Pada Masyarakat Di Danau Lau Kawar Ida Hanifah; Abu Yazid Raisal; Arwin Juli Rakhmadi; Muhammad Hidayat
Azkayra: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Sosial Vol 1, No 1 (2024)
Publisher : Azkayra: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55311/azkayra.v1i1.8

Abstract

Astronomi merupakan cabang ilmu pengetahuan tertua yang mempelajari tentang langit dan segala yang ada didalamnya. Pengamatan benda langit merupakan elemen yang penting untuk mempelajari astronomi karena dapat mengembangkan keterampilan, meningkatkan pemahaman tentang konsep astronomi, dan membantu menumbuhkan minat. Minat masyarakat Indonesia terhadap astronomi semakin meningkat namun kendalanya astronomi tidak diajarkan secara khusus di sekolah. Salah satu pembahasan yang ada dalam astronomi adalah planisphere. Planisphere atau peta bintang merupakan alat yang digunakan untuk mengidentifikasi bintang dan rasi bintang di langit malam. Tujuan pengabdian ini adalah untuk mengenalkan peta bintang baik dalam teori dan penggunaannya serta melatih cara membuat peta bintang secara mandiri. Kegiatan ini dilakukan dalam tiga tahap yaitu pendahuluan, pembuatan, dan evaluasi. Berdasarkan tanggapan peserta diketahui bahwa peserta menyukai kegiatan ini karena menyenangkan dan dapat menambah ilmu. Kendala yang didapatkan saat melakukan kegiatan adalah pada saat peserta mencoba menggunakan peta bintang yang sudah dibuat karena kondisi langit yang berawan. Keyword : Astronomy, Planisphere, Lau Kawar.
Pelatihan Pembuatan Kompas Kiblat pada Mahasiswa Fakultas Ilmu Falak Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara Abdul Hadi Ismail; Abu Yazid Raisal; Fadilla Sayu Ananda; Rihan Yuhyi
Azkayra: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Sosial Vol 1, No 1 (2024)
Publisher : Azkayra: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55311/azkayra.v1i1.9

Abstract

Kompas kiblat adalah alat yang digunakan untuk menentukan arah kiblat dengan memanfaatkan medan magnet bumi.  Alat tersebut dapat mengukur arah kiblat dengan mudah. Pengabdian bertujuan untuk melatih mahasiswa Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara dalam membuat kompas kiblat. Kegiatan ini dilakukan dalam tiga tahap yaitu tahap pendahuluan, tahap pembuatan, dan tahap evaluasi. Mahasiswa beranggapan bahwa pelatihan ini mudah dan menyenangkan. Selain itu, pelatihan ini dapat membuat mahasiswa lebih memahami bagaimana cara menentukan arah kiblat dengan mudah. Kendalanya hanya pada proses perhitungan arah kiblat menggunakan trigonometri bola karena tidak semua mahasiswa baik dalam melakukan perhitungan. Keyword : Kiblat, Kompas kiblat, Ilmu Falak.
Assessing the Efficacy of the UV Index in Predicting Surface UV Radiation: A Comprehensive Analysis Using Statistical and Machine Learning Methods Ervianto, Edy; Marpaung, Noveri Lysbetti; Raisal, Abu Yazid; Hutabarat, Sakti; Hassan, Rohana; Siagian , Ruben Cornelius; Nurhalim, Nurhalim; Amri, Rahyul
Indonesian Review of Physics Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/irip.v6i2.8216

Abstract

The study investigated the relationship between the UV Index and measurements of ultraviolet A (UVA) and ultraviolet B (UVB) radiation to evaluate the effectiveness of the UV Index in predicting and understanding UV radiation at the surface. The implications of this study are significant for public health policies and UV protection strategies. This study used a variety of statistical analyses and modelling techniques, including ANOVA, Naive Bayes classification, decision trees, artificial neural networks, support vector machines (SVM), and k-means clustering, to examine relationships and predict UV Index values. ANOVA analysis showed a significant relationship between the UV Index and UVA and UVB measurements. Prediction models such as Naive Bayes classification, decision trees, and artificial neural networks showed variability in their accuracy. Notably, SVM showed a high degree of accuracy in predicting UV Index values, while k-means clustering effectively clustered the data based on similarities in UV Index and UV measurements. These findings confirm that the UV Index is a reliable indicator for predicting and understanding UV radiation levels at the Earth's surface. This research underscores the importance of developing more accurate and precise UV Index prediction models. Further investigation is essential to understand the temporal variations and environmental impacts on the UV Index, as well as the broader implications of UV exposure on public health. This study lays a strong foundation for the development of early warning systems and more effective UV protection strategies, ultimately improving public health outcomes and safety measures against UV radiation.
Penerapan Inovasi Produk dan Manajemen Mutu dalam Meningkatkan Daya Saing Produk UMKM di Desa Aek Loba Afdeling 1 Vira Aurel; Abu Yazid Raisal
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Sejahtera Vol. 3 No. 3 (2024): September: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Sejahtera
Publisher : STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59059/jpmis.v3i3.1656

Abstract

One of the factors that influences the competitiveness of MSME products is their ability to innovate and manage product quality. Product innovation allows MSMEs to create added value and differentiate themselves from competitors, while good quality management ensures the consistency and quality of the products produced. This community service activity was carried out in order to increase the self-awareness of the community, especially the MSMEs in Aek Loba Afdeling 1 Village, Aek Kuasan District, Asahan Regency. The method used in this community service is face-to-face (om the spot training). Data collection used was observation, interviews and documentation. The result of this community service is increasing public understanding of the importance of product innovation and quality management in increasing the competitiveness of MSME products
Peningkatan Pemahaman Kalender Hijriah Global Tunggal kepada warga Muhammadiyah Cabang Medan Helvetia Hidayat, Muhammad; Rakhmadi, Arwin Juli; Raisal, Abu Yazid; Khair, Alfath
IHSAN : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 6, No 1 (2024): Ihsan: Jurnal Pengabdian Masyarakat (April)
Publisher : University of Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/ihsan.v6i1.19118

Abstract

Saat ini Jamaah Warga Muhammadiyah Cabang Medan Helvetia belum begitu memahami Kalender Hijriyah Global Tunggal (KHGT), baik dari segi konsep, argumentasi dan Implementasinya. Sementara itu Muhammadiyah sudah akan segera memberlakukan KHGT oleh karena itu pengabdian ini penting dilakukan agar masyarakat Indonesia, khususnya warga persyarikatan dapat memahami KHGT dengan baik. Metode yang akan digunakan dalam pelaksanaan program ini dimulai dari tahap persiapan program, tahap pelaksanaan program, dan tahap evaluasi program. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa warga yang sebelumnya tidak memahami konsep, argumentasi dan implementasi dari KHGT dan setelah dilakukan kegiatan pengabdian ini para warga dapat memahami dengan baik konsep, argumentasi dan implementasi KHGT hal tersebut dibuktikan dengan mampu menjawab contoh kasus yang diberikan.
Analisis Peningkatan Polusi Cahaya Berdasarkan Pembacaan SQM dan Citra Satelit VIIRS tahun 2017 – 2022 di Kota Medan Putraga, Hariyadi; Raisal, Abu Yazid; Firdaus, Muhammad Dimas; Rakhmadi, Arwin Juli
AL - AFAQ : Jurnal Ilmu Falak dan Astronomi Vol. 5 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/afaq.v5i1.7250

Abstract

An analysis of light pollution has been carried out based on the reading of a photometercalled Sky Quality Meter (SQM) which shows the level of light pollution expressed in the MPASSreference. This study aims to determine the increase in light pollution in the city of Medan and to findout the implications for astronomical observations there. Light pollution distribution maps data andradiance quantity data are obtained through a platform that presents light pollution mapping and isfurther analyzed with literacy studies. Its Found that the radiance value is proportional to the level ofpollution and is influenced by the population of civilization in Medan from 2017 to 2022 soastronomical observations and phenomena are also decreasing to be visible.
Science in the Qur'an and its Impact on the Study of Astronomy Hasibuan, Alya Fathi Muhammad; Hizami Sabil; Abu Yazid Raisal
AL - AFAQ : Jurnal Ilmu Falak dan Astronomi Vol. 6 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Science in the Qur'an is a field of study that explores and analyzes Qur'anic verses related to knowledge and natural phenomena. The Qur'an as a holy book in Islam, not only serves as a spiritual guide, but also contains knowledge that is relevant to various aspects of life. There are so many verses of the Qur'an that contain information about the universe, astronomy, geography, biology, physics, and many other Qur'anic verses. The Qur'an gives an overview of the creation of the universe, the laws of nature, and the relationship between man and nature. In addition, the Qur'an also contains information about moral, psychological, and social ethics. The Qur’an is also a guide for humans in creating harmonious relationships in everyday life. The study of science in the Qur'an can provide a deeper understanding of the relationship between religion and science in Islam. This can help in developing a holistic and comprehensive perspective in understanding the universe and the role of humans in it. However, it is important to remember that the interpretation and understanding of Qur'anic verses needs to be done carefully taking into account the historical, linguistic, and cultural context. Science in the Qur'an must be seen as an ever-evolving field of research that requires an objective scientific approach. By studying science in the Qur'an, we can extract valuable and profound information about the universe from life as well as enrich our understanding of the relationship between religion and science