p-Index From 2021 - 2026
5.232
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Rotasi Jurnal Simetris Transmisi Rekayasa Mesin FLYWHEEL : Jurnal Teknik Mesin Untirta Teknika: Jurnal Sains dan Teknologi Setrum : Sistem Kendali-Tenaga-elektronika-telekomunikasi-komputer ROTOR: JURNAL ILMIAH TEKNIK MESIN MUSTEK ANIM HA VANOS Journal of Mechanical Engineering Education Jurnal Rekayasa Mesin MILLATI: Journal of Islamic Studies and Humanities Journal of Governance and Public Policy Metal Indonesia Machine : Jurnal Teknik Mesin Jurnal Teknologi Sistem Informasi dan Aplikasi INSIST (International Series on Interdisciplinary Research) Jurnal Metalurgi dan Material Indonesia Jurnal Teknik Mesin Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat (Pamas) Journal of the Indonesian Medical Association : Majalah Kedokteran Indonesia Jurnal E-Komtek Literatus Indonesia Berdaya Jurnal AbdiMas Nusa Mandiri Journal of Nahdlatul Ulama Studies Jurnal Mesin Nusantara Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Abdi Nusa Jurnal Pengabdian Masyarakat : Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Jurnal Defendonesia (DEFENDONESIA) Journal of Islamic History Tsaqofah: Jurnal Penelitian Guru Indonesia Medani : Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Magister Hukum Perspektif Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Journal of Community Service in Science and Engineering IWTJ : International Water Transport Journal Trends in Mechanical Engineering Research International Conference on Digital Advanced Tourism, Management, and Technology
Claim Missing Document
Check
Articles

STUDI KARAKTERISTIK SIFAT MEKANIK ALUMUNIUM MATRIX COMPOSITE (AMC) PADUAN AL, 5%Cu, 12%Mg, 15% SiC HASIL PROSES STIR CASTING DENGAN VARIASI TEMPERATUR PENGADUKAN Iman Saefuloh; Agus Pramono; Ricki Hikmatullah
Jurnal Teknika Vol 14, No 2 (2018): Edisi November 2018
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/tjst.v14i2.5870

Abstract

PERLAKUAN PANAS PADUAN ALUMINIUM BERBUTIR HALUS ULTRAFINE GRAINED HASIL TEKNOLOGI SEVERE PLASTIC DEFORMATION Agus Pramono
Jurnal Teknika Vol 14, No 2 (2018): Edisi November 2018
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/tjst.v14i2.5866

Abstract

Characteristics of aluminum-based composites reinforced of Al2O3/B4C by accumulative roll bonding (ARB) Agus Pramono; Anne Zulfia; Ali Alhamidi; Alfirano Alfirano; Suryana Suryana; Anistasia Milandia
Jurnal Teknika Vol 17, No 2 (2021): Available Online in November 2021
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/tjst.v17i2.12156

Abstract

Metalworking technology is currently developing rapidly, especially the processing of metal composite materials. The metalworking process in which ultra-large plastic strains are introduced into the device to create ultra-fine grained metal is a new method for producing high-strength metals. This method is called accumulative roll bonding (ARB). The ideal operating temperature used in the ARB process is the use of dynamic recrystallization temperatures. Roll compression in ARB affects the microstructure and mechanical properties of the composite material, where rolling compression can produce the application of simple forces sequentially evenly on the compressed workpiece. With the addition of Al2O3 and B4C reinforcement in the ARB process, it is expected that the mechanical properties will increase significantly. Composite AA1070 or Al2O3 produces an average hardness: 43.36 BHN, using B4C reinforcement increased 53.50 BHN with AA17075 with Al2O3 reinforcement the hardness was 87.20, with B4C increased significantly by 105.2 BHN. This study compares Al2O3 and B4C as reinforcement on an application in metal matrix composites (MMC). Characteristics compared and comparison of types of AA1070 or AA7075 matrix in their suitability between the use of matrix and reinforcement processed by ARB. Teknologi pengerjaan logam saat ini berkembang pesat, terutama pengolahan bahan-bahan komposit logam. Proses terjadi di mana strain plastik ultra-besar dimasukkan ke dalam perangkat untuk menciptakan logam yang berbutir ultra-halus merupakan metode terbaru untuk menghasilkan logam dengan kekuatan tinggi, metode ini dinamakan dengan accumulative roll bonding (ARB). Temperatur operasional yang ideal yang digunakan pada proses ARB adalah penggunaan temperatur dinamik rekristaslisasi, kompresi roll pada ARB memiliki efek pada struktur mikro dan sifat mekanik dari bahan komposit yang mana kompresi bergulir mampu menghasilkan penerapan gaya-gaya sederhana secara berurutan secara merata pada benda kerja yang mengalami kompresi. Penambahan penguat Al2O3 dan B4C pada proses ARB, terjadi peningkatan secara signifikan. Komposit AA1070/Al2O3 menghasilkan kekerasan rata-rata 43.36 BHN, menggunakan penguat B4C meningkat 53.50 BHN dengan AA7075 berpenguat Al2O3 kekerasan sebesar 87.20, dengan B4C meningkat signifikan sebesar 105.2 BHN. Penelitian ini membandingkan penggunaan Al2O3 dan B4C sebagai penguat dalam penerapanya sebagai penguat dalam kompoisit bermatrik logam. Karakteristik dibandingkan serta pembanding jenis matriks AA1070/AA7075 dalam kesesuaiannya antara penggunaan matriks terhadap penguat yang diproses oleh ARB.
KARAKTERISTIK STRUKTUR MIKRO HASIL PROSES HARDENING BAJA AISI 1045 MEDIA QUENCHING UNTUK APLIKASI SPROCHET RANTAI Agus Pramono
Jurnal Teknika Vol 7, No 2 (2011): Edisi November 2011
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/tjst.v8i2.6710

Abstract

Pada baja AISI 1045 dilakukan dengan proses heat treatment (perlakuan panas), yang dilanjutkan dengan proses quenching, tujuannya untuk mendapatkan struktur martensit yang keras dan memiliki ketahanan aus yang baik. Struktur Mikro yang dicapai tergantung pada temperatur pemanasan, holding time, dan laju pendinginan yang dilakukan pada laku panas. Struktur Mikro dari baja AISI 1045 yang dicapai pada proses perlakuan panas dilanjutkan quenching agitasi dengan tebal sampel dan volume air yang divariasikan, sehingga diperoleh struktur mikro pada masing-masing sampel dengan variasi dan bentuk yang berbeda-beda, hal ini disebabkan faktor lain yang mempengaruhi terjadinya perbedaan sifat mekanik pada masing-masing sampel yaitu jumlah martensit yang terbentuk dari hasil proses laku panas yang dipengaruhi oleh tebal sampel dan volume air quenching yang mempengaruhi banyaknya martensit.
ANALISIS FATIQUE LIFE CYCLE PADA HIGH PRESSURE TURBINE NOZZLE TERHADAP EXHAUST GAS TEMPERATURE ENGINE CFM56-3 Agus Pramono
TRANSMISI Vol 6, No 1 (2010): Edisi Pebruari 2010
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jtmt.v6i1.4517

Abstract

Cycle fatigue life merupakan suatu siklus yang menunjukkan gejala kelelahan yang dialami material, yangdiakibatkan oleh suatu proses melemahnya kekuatan material yang terdapat pada suatu komposisi materialterhadap material dasar (nuclei) terhadap pengaruh temperatur dan pressure yang dialami oleh suatu materialpada engine CFM56-3. Adapun high pressure turbine nozzle merupakan hal yang akan dibahas dalam analisacycle fatigue dengan sebuah material yang dimilikinya dengan nama directionally solidified rene 142(DSR142). Adapun gejala-gejala yang akan timbul dalam proses fatigue terdapat dua kategori yaitu low cyclefatigue dan high cycle fatigue. Low cycle fatigue ialah suatu plastic dan elastic deformasi yang terjadi akibatpengaruh shock temperature pada saat turbin di on-off atau start-stop, sedangkan high cycle fatigue sendiriialah low load elastic defomasi terjadi akibat adanya suatu variasi tekanan gas yang disebabkan oleh prosespembakaran.
TEKNOLOGI TERBARU SEVERE PLASTIC DEFORMATION (SPD) UNTUK APLIKASI PERANGKAT KEMILITERAN Agus Pramono
DEFENDONESIA Vol 3 No 1: Defendonesia Desember 2017
Publisher : Lembaga Kajian Pertahanan Strategis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (619.449 KB) | DOI: 10.54755/defendonesia.v3i1.66

Abstract

Teknologi severe plastic deformation (SPD) atau deformasi plastis menyeluruh merupakan proses pembentukan logam di mana strain plastik ultra-besar dimasukkan ke dalam perangkat cetakan dan mesin pada proses pengerjaan logam. Hal ini dimaksutkan untuk menciptakan logam berbutir ultra-halus / Ultrafine Grained (UFG), sehingga sifat dari logam tersebut akan meningkat secara drastis. Ada tiga jenis metode dalam teknologi SPD; Equal Channel Angular Pressing (ECAP), High PressureTorsion (HPT) dan Accumulative Roll Bonding (ARB). Serta beberapa teknologi terbaru yang dikembangkan di beberapa negara seperti Korea, Jerman, Jepang, Cina, Rusia dan Estonia. Beberapa metode SPD terbaru dikembangkan untuk memperingkas proses agar mudah diterapkan dalam industri. Dalam penerapan perangkat kemiliteran, teknologi yang dibutuhkan harus mampu berubah menjadi kekuatan yang lebih mobile, survivable serta mematikan sekaligus memberi dampak yang lebih baik terhadap lingkungan (tidak menimbulkan efek polusi). Ada banyak tantangan teknis yang belum diatasi. Akibatnya, produsen potensial logam dengan teknologi terbaru SPD masih memerlukan rantai proses untuk penerapan aplikasi. Mereka juga khawatir tentang kelangsungan hidup komersial logam proses SPD tersebut, yang mana dalam operasional sangat tergantung pada permintaan dari pasar potensial dan biaya produksi. Keduanya adalah faktor yang sulit untuk dievaluasi karena rendahnya ketersediaan logam UFG dan ketidakpastian mengenai teknologi SPD. Hal ini telah mendorong eksplorasi aplikasi untuk peralatan militer – khususnya berbasis material komposit, seperti; helikopter, tank, panser dan baju besi serta helm militer untuk pasukan militer dalam bertempur.
Characteristics of Hybrid Composite from Hydroxyapatite/Metal Powder and Ceramic Agus Pramono; Fatah Sulaiman; Alfirano Alfirano; Suryana Suryana; Anistasia Milandia
VANOS Journal of Mechanical Engineering Education Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/vanos.v5i2.8931

Abstract

Milkfish bones/chanos-chanos forsk (CCF) contain of 4% calcium, 3% phosphorus, and 32% protein. CCF is heated at certain temperatures (500-7000C) then can be turned into hydroxyapatite (HAp) as a biomaterial application. The selection of materials in accordance by HAp is aluminum (Al), magnesium (Mg) and titanium (Ti). Al is one of the non-ferrous metals with very wide applications. It has specific properties such as; being light weight, ductile and a lower melting point compared to many other common engineering materials. The combining some of metals by HAp, is a composite material term, which is currently the latest development for processing various elements of different materials. Processing of composite for multi-alloy materials, requires a complex process in resulting of products, both in terms of parameters and process variables. Self-propagating high temperature synthesis (SHS) is a relatively novel and simple method for making certain advanced composites and intermetallic compounds. The SHS method is very suitable to be used as a composite multi-alloy material processing because it has a series of processes capable of producing strong bonds between the elements combined, such as HAp, Al, Mg and Ti. The HAp material from milkfish bones was combined by several metal materials such as Al, Mg and Ti. The use of this material is expected to improve mechanical properties especially eliminating fragility in composite materials. Variation of composition on hybrid composites consist of 3 types: (hybrid composites). There are three combinations of compositions in hybrid composite manufacturing, namely: 80% HAp; 10% Al; 5% Mg; 5% Ti, 80% HAp; 10% Al; 5% Mg; 5% Cu and 80% HAp; 10% Al; 5% Mg; 5% SiC. Characterization carried out ware mechanical and microstructure to determine the properties of hybrid composites, from the values obtained can be recommended for biomaterial applications
Pengaruh Susunan Kawat dan Plat Baja pada Aluminium Matrix Composites Terhadap Uji Mekanik dan Uji Balistik Gilang Aji Prayoga; Iman Saefuloh; Agus Pramono
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 15, No 3 (2020): Volume 15, Nomor 3, Desember 2020
Publisher : Jurusan Teknik Mesin - Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v15i3.1988

Abstract

Al 6061 memiliki sifat mekanik yang unggul antara lain bobot ringan, mampu las baik, ketahanan korosi baik serta harga yang murah, tetapi memiliki kelemahan dalam hal kekuatannya. Salah satu metode efektif untuk meningkatkan kekuatan adalah menambahkan beberapa material seperti SiC, hal ini dikenal sebagai Aluminium Matrix Composites. AMC (Aluminium Matrix Composites) adalah jenis material komposit logam dengan aluminium sebagai matriks dan serbuk SiC sebagai penguat. Proses pembuatan AMC tidak mudah karena matrik dapat membentuk gumpalan. Maka dari itu metode stir casting sangat efektif karena dapat menghasilkan AMC yang merata dan memecah gumpalan tersebut. Untuk menambah ketangguhan material pada penelitian ini diberi penguat kawat baja SS201 dan plat SS316 yang kemudian penggabungannya menggunakan metode cor. Pola susunan plat baja SS316 dan kawat baja SS201 pada AMC berpengaruh terhadap ketangguhan dan ketahanan balistik. Penambahan kawat dan plat baja dengan pola susunan yang membentuk piramida sesuai dengan kekuatan materialnya pada AMC terbukti menghasilkan tahan balistik yang baik dengan bobot yang ringan.
SINTESA AWAL KARAKTERISASI MEKANIK KOMPOSIT ALUMINIUM UNTUK APLIKASI PERALATAN MILITER DENGAN METODE CROSS SECTION ACCUMULATIVE ROLL BONDING Slamet Wiyono; M Imansyah; Agus Pramono; A Milandia
FLYWHEEL : Jurnal Teknik Mesin Untirta Volume IV Nomor 2, Oktober 2018
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (541.049 KB) | DOI: 10.36055/fwl.v2i1.4058

Abstract

Material untuk kebutuhan perangkat dan peralatan militer merupakan meterial yang memiliki karakterisitk khusus. Karakteristik ini dapat dipenuhi dengan berbagai metode karakterisasi material, salah satunya adalah dengan menggabungkan dua material atau lebih untuk mendapatkan sifat yang lebih unggul yang dikarakterisasi secara mekanik. Penelitian ini membahas karakterisasi material komposit aluminium seri 1xxx sebagai matrik dan alumina (Al2O3) dalam bentuk continous fiber, short fiber, dan partikel sebagai penguatnya (reinforce) menggunakn metode cross section accumulative roll bonding (C-ARB). Proses C-ARB dilakukan dengan reduksi 50% pada dua arah yaitu arah melintang dan arah tegak lurus bidang serat. Pada tahap awal proses C-ARB dilakukan pada arah melintang, berikutnya sampel yang telah diroll pada arah melintang tersebut, diroll kembali searah bidang serat. Pemilihan bentuk geometri alumina sebagai penguat berpengaruh pada karakteristik material, hal ini dikarenakan bentuk geometri material yang tepat dapat menutup bidang kontak sehingga meminimalisir rongga udara. Alumina serat sangat tepat untuk metode ini, karena saat dilakukan proses pengerollan pada arah melintang, alumina serat dapat bertambah panjang dan pada saat pengerollan searah bidang serat alumina terjadi pelebaran sehingga meminimalisir rongga yang terjadi dan meningkatkan kerapatan. Nilai densitas dan kekerasan material berbanding terbalik dengan nilai porositas, semakin tinggi nilai porositas maka densitas dan kekuatan material semakin menurun.
Studi Karakterisasi Sifat Mekanik Dan struktur Mikro Material Piston Alumunium-Silikon Alloy Iman Saefuloh; Agus Pramono; Willy Jamaludin; Imron Rosyadi; Haryadi Haryadi
FLYWHEEL : Jurnal Teknik Mesin Untirta Volume IV Nomor 2, Oktober 2018
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (787.57 KB) | DOI: 10.36055/fwl.v2i1.4010

Abstract

Pemakaian aluminium khusus pada industri otomotif yang terus meningkat sejak tahun 1980,khususnya paduan aluminium yang digunakan untuk pembuatan piston, blok mesin, kepala silinder dan katup. Dalam penelitian ini menggunakan limbah sepatu rem tromol yang di daur ulang (remelting) menjadi piston Honda Vario 110 0C dengan penambahan  ADC 12 dilebur dengan proses penuangan gravitasi pada suhu penuangan 700 0C. Untuk  meningkatkan  sifat mekanis  tsb, dalam  penelitian  ini digunakan  metode  aging heat treatment. Variasi waktu penahanan yang digunakan  adalah 2 Jam, 4 Jam dan 5 Jam dengan temperature 155 0C, kegiatan penelitian meliputi uji kekerasan, uji Tarik, Uji keausan, uji X-ray Diffraction (XRD) dan Struktur mikro. Dari material Piston Honda Vario buatan Honda memiliki  kekerasan  sebesar 114,36 HB, kekuataan Tarik 190 N/mm2 ,faktor keausan 2.7005 x 10-5 cm3 /N.m Hasil proses perlakuan panas dan artificial aging pada material piston Honda Vario berbahan baku 60% skrap sepatu rem + 40% ADC12 meningkat sehingga memiliki  sifat mekanik lebih tinggi. hasil uji kekerasan, Kuat Tarik, dan faktor keausan. Waktu aging 4 jam memiliki nilai kekerasan tertinggi 119,320 HB, kuat Tarik 191,6 N/mm2 ,dan Faktor keausan 2,6973 x 10-5 cm3 /N.m. Pada pengujian X-ray Diffraction terdapat senyawa Mg2Si pada hasil pengecoran berbahan baku 60% skrap sepatu rem + 40% ADC12 . Dan pada pengujian metalografi terdapat perubahan bentuk ukuran butir struktur mikro yang terbentuk, yaitu pada waktu aging 2 jam 5,3323 µm, aging 4 jam  3,1288 µm, aging 5 jam 7,6829 µm
Co-Authors A Milandia A. Ali Alhamidi A. Ali Alhamidi Abdul Azis Abdullah, Hanif Fadil Ade saputra Adhi Novianto Adhitya Trenggono Adhitya Trenggono Aditya M, Adnan Aditya Rahman Aditya Rahman Agus Eko Nugroho Alfirano Alfirano Alhamidi , Ahmad A. Alhamidi, Ahmad Ali Ali Alhamidi An Nizhami, Avicenna Anam, Syaiful Nurul Andinnie Juniarsih Anisa Nur Qomariyah Anistasia Milandia Anistasia Milandia Anne Zulfia Apitiadi, Satyo Dwi Asep Ridwan Aziz, Abdul Budi Prayitno Dhanar Intan Surya Saputra Didit Suhartono Egi Erlangga Eko Wahyono, Eko Endarto Yudo Wardhono Fadil Abdillah, Hanif Fatah Sulaiman Fatwa Nurul Hakim, Fatwa Nurul Firmansyah, Asep A. Gilang Aji Prayoga Gita Sugiyarti  Gutomo, Gutomo Haryadi Haryadi Hesti Istiqlaliyah Humaedi, M Alie Imron Rosyadi Imron, Dian Karinawati Indah Uswatun Hasanah Ipick Setiawan Irfan Santiko Irma Darmayanti Jumiadi, . Jumiadi, Jumiadi Khoryanton, Ampala Kusuma, Velizha Sandy Latief, Muhamad Lubis, Andriamuri Primaputra M Imansyah Mardiyanto, Atqo Maulida, Farah Mei Ma’arif, Guntoro Zain Moebi Syahirul Alim Mohammad Daffa Saifullah Muhammad Ihsan Musarofah, Ani Mustofa, Dinar Naila Rohmah, Andin Ningsih, Adestika Padang Yanuar Partuti, Tri Pratiwi Pratiwi Prihatin Tiyanto Purnomo, Adhy Rachmat Fauzan, Kiagus Radiah, Aisyatur Rahmat Yulianto Ravina Nur Fadila Rhaka Qudzsy Wening Praja Ricki Hikmatullah Risyanto Risyanto Riyanto Riyanto Rohmah, Andin Naila Saefuloh, Iman Safriana, Eni Salahuddin Junus Sarwanto Sarwanto Serli, Serli Setiawan, Ito Setram, Nurbaety Setyaningsih, Gustin Slamet Wiyono Slamet Wiyono Slamet Wiyono Solekhah, Nuzul Sri Harmanto Sri Sarjana Sudarto Sudarto Suryana Suryana Suryana Suryana Suryanaa, Suryanaa Tampubolon, Freddy Tengku Riza Zarzani N Tri Astuti Handayani Widodo, Ignatius Gunawan Willy Jamaludin Wiyono, Slamet yatimah, Dhurotul Yeni Muriani Zulaida Z, M. Badruddin