p-Index From 2021 - 2026
7.113
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Rotasi Jurnal Simetris Transmisi Rekayasa Mesin FLYWHEEL : Jurnal Teknik Mesin Untirta Teknika: Jurnal Sains dan Teknologi Setrum : Sistem Kendali-Tenaga-elektronika-telekomunikasi-komputer ROTOR: JURNAL ILMIAH TEKNIK MESIN MUSTEK ANIM HA VANOS Journal of Mechanical Engineering Education Jurnal Rekayasa Mesin MILLATI: Journal of Islamic Studies and Humanities Journal of Governance and Public Policy Sistemasi: Jurnal Sistem Informasi INVOTEK: Jurnal Inovasi Vokasional dan Teknologi Metal Indonesia AKSIOLOGIYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Machine : Jurnal Teknik Mesin Jurnal Teknologi Sistem Informasi dan Aplikasi INSIST (International Series on Interdisciplinary Research) Jurnal Metalurgi dan Material Indonesia Jurnal Teknik Mesin Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat (Pamas) Jurnal E-Komtek Literatus Al-Manhaj: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial Islam Indonesia Berdaya Jurnal AbdiMas Nusa Mandiri Journal of Nahdlatul Ulama Studies Jurnal Mesin Nusantara Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Abdi Nusa Jurnal Pengabdian Masyarakat : Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Jurnal Defendonesia (DEFENDONESIA) Journal of Islamic History Tsaqofah: Jurnal Penelitian Guru Indonesia Medani : Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Magister Hukum Perspektif Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Journal of Community Service in Science and Engineering International Journal of Multidisciplinary Research of Higher Education (IJMURHICA) IWTJ : International Water Transport Journal Trends in Mechanical Engineering Research International Conference on Digital Advanced Tourism, Management, and Technology
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PARAMETER TERKONTROL PADA PROSES ACCUMULATIVE ROLL BONDING (ARB) TERHADAP SIFAT MEKANIK DAN MIKROSTRUKTUR ALUMINIUM SERI 6 (AA6061) Agus Pramono; A. Ali Alhamidi; Ravina Nur Fadila
FLYWHEEL : Jurnal Teknik Mesin Untirta Volume IV Nomor 2, Oktober 2018
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (653.666 KB) | DOI: 10.36055/fwl.v2i1.4012

Abstract

Perkembangan ilmu dan teknologi dewasa ini menuntut adanya material yang mempunyai kekuatan tinggi, mampu bentuk yang tinggi, tahan korosi dan komposisi kimia yang sesuai dengan kebutuhan sifat mekanis. Penggunaan Aluminium seri 6 (AA6061) yang digunakan sebagai aplikasi pesawat terbang karena spesifikasi sifat mekanik, tahan korosi dan formabilitas yang tinggi telah memenuhi kriteris standart komponen, oleh karena itu, diperlukan metode untuk meningkatkan kekuatan dan kekerasan suatu material, salah satunya metode Severe Plastic Deformation (SPD), yang digunakan pada penelitian ini yaitu accumulative roll bonding (ARB) yang merupakan salah satu metode SPD yang diketahui mampu menghasilkan butir halus/ultrafine grained (UFG). Dalam penelitian ini, bahan AA6061 direduksi 50% dengan proses ARB dengan variasi temperature pre-heating 300°C, 400°C, 500°C serta variasi siklus 1, 3, dan 5 menggunakan waktu selama 20 menit. Sifat mekanik hasil proses ARB diketahui dengan pengujian tarik dan kekerasan, sedangkan mikrostruktur diamati dengan pengujian metalografi serta pengujian scanning electron microscope (SEM). Hasil uji tarik pada temperatur 300oC dengan siklus 5 lebih besar dibandingkan dengan 400oC dan 500oC yaitu sebesar 105.95 MPa dan hasil uji tarik terendah yaitu sebesar 75.57 MPa pada temperatur 400oC dengan siklus 1. Hasil uji keras tertinggi pada temperatur 300oC dengan  siklus 5 yang dicapai yaitu sebesar 39.94 HV. Dan hasil terendah yaitu 34,82 HV pada temperatur 500oC dengan siklus 1. Adapun struktur mikro menunjukkan hasil ukuran butir yang semakin kecil seiring meningkatnya siklus, hal tersebut menyebabkan kekuatan dan kekerasan hasil proses ARB meningkat. Pemanasan pada temperatur 300°C siklus 5 menghasilkan ukuran butir terkecil sebesar 2.2 μm mendekati butir halus yang dipersyaratkan, yaitu: 1µm sedangkan ukuran butir terbesar pada sampel non perlakuan sebesar 4.1 μm.
Konduktifitas Listrik Komposit Polimer Polipropilena/Karbon Untuk Aplikasi Pelat Bipolar Fuel Cell Agus Pramono; Anne Zulfia
Setrum : Sistem Kendali-Tenaga-elektronika-telekomunikasi-komputer Vol 1, No 1 (2012): Edisi Juni 2012
Publisher : Fakultas Teknik Elektro - Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (433.996 KB) | DOI: 10.36055/setrum.v1i1.446

Abstract

Proton exchange membrane fuel cell (PEMFC) merupakan salah satu sumber energi alternatif yang saat ini sedang dikembangkan untuk mengatasi permasahan krisis energi dan lingkungan. Salah satu komponen yang mempunyai peran  signifikan dalam efisiensi biaya dan proses PEMFC adalah pelat bipolar. Untuk itu diperlukan pelat bipolar yang ringan, murah, dan mudah diproduksi secara masal. Dalam penelitian ini dikembangkan komposit pelat bipolar menggunakan matriks polipropilena (PP), penguat karbon hitam dan grafit elektroda dengan variasi komposisi wt% PP/grafit/CB sebesar 85:10:5; 75:20:5; 65:30:5;dan 55:40:5, sehingga mendapatkan sifat daya hantar listrik yang baik. Sifat-sifat dari komposit yang dihasilkan diuji dengan pengujian konduktivitas, Dari keempat formula, didapatkan bahwa sifat listrik yang paling baik terdapat pada formula empat dengan penambahan grafit sebesar 40 wt%. Formulasi empat memiliki konduktivitas listrik sebesar 2,523E-03 S/cm. sifat listrik juga belum optimal dikarenakan masih terdapatnya banyak rongga atau pori dalam komposit PP/grafit/CB yang disebabkan oleh udara yang terjebak selama proses penekanan.
KARAKTERISTIK PHISIK DAN STRUKTUR MIKRO KOMPOSIT LOGAM ALUMINIUM-GRAFIT HASIL PROSES METALURGI SERBUK Agus Pramono; Salahuddin Junus
ROTOR Vol 4 No 1 (2011)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.758 KB)

Abstract

Composite graphite alluminium represent the material with the nature of good mechanic and also light mass so that able to economize the fuel. Composite graphite alluminium made with the method of powder metallurgy with the step of making mixing powder, compaction and sintering. Composite this upon which for the application of bearing self-lubricating, so that have to measure up to the high mechanic. Nature of the will not be reached when matrix by reinforce do not tying. To improve that matter, need the drenching and detention of time sintering. This research use the volume faction 92% alluminium and 8% graphite and 10% Magnesium as wetting agent. At drenching process conducted by a graphite veneering as reinforce use the condensation HNO3 to yield metal oxide which variation 20 ml, 40 ml and 50 ml HNO3 with the time sintering 15 minute, 30 minute and 60 minute. At this research done by examination density, porosity and micro structure perception. Result of research indicate that the time hold up the sintering progressively mount hence density go up and porosity descend so that yielded a closer micro structure but accompanied also deffect becoming initial crack from composite material, optimum variable yielded at 20 ml HNO3 and time sinter 60 minute with the value density 2,48 g /cm3 and porosity 17,2 %. Keywords: composite, sintering and powder metallurgy
PEGARUH HOT DAN COLD REGION PADA ALUMINA AL¬2O¬3 HASIL PROSES CROSS SECTION ACCUMULATIVE ROLL BONDING MENGGUNAKAN ALUMINIUM AA5052 Aditya Rahman; Slamet Wiyono; Agus Pramono
MUSTEK Vol 10 No 01 (2021): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v10i01.3573

Abstract

Cross Section Accumulative Roll Bonding (C-ARB) adalah proses perpaduan dua material dengan cara penggilingan arah sejajar dan arah melintang. Material dipanaskan dengan suhu 350oC selama 90 menit. Proses C – ARB menghasilkan area pada material yaitu Hot Region (area panas) area material yang pertama masuk mesin roll dan Cold Region (area dingin) area material yang terakhir masuk mesin roll, menggunakan aluminium 5052. Penelitian dilakukan untuk mengetahui perbedaan kekuatan antar Interface dari Hot Region dan Cold Region, dengan siklus pengerollan 3x dan 10x, dan bahan penguat Alumina Al2O3 serat sebagai Reinforce, dan tanpa alumina sebagai perbandingan. Nilai kekerasan dan kekuatan tarik meningkat seiring banyaknya jumlah penggilingan karena semakin banyaknya penggilingan, kedua materialnya semakin rapat sehingga material menempel dengan baik, Hot Region memiliki nilai yang lebih kuat daripada Cold Region, karena Cold Region kurang terdifusi dengan baik
Accumulative Roll Bonding for Improvement mechanical properties of Aluminum based Composite Agus Pramono
INSIST Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (535.942 KB) | DOI: 10.23960/ins.v3i2.184

Abstract

The Aluminum has special properties such as light weight, ductile and a lower melting point. It has very suitable for applied as composite material, with ceramic as reinforcement. Accumulative roll bonding (ARB) is part of technology of Severe Plastic Deformation (SPD) that has been developed of manufacturing process for metals, alloys and composites as well. It has a potential becoming an industrial process to produce composite and ultrafine-grained (UFG) metal sheets. In this research, the development of aluminum-based composites is made by SPD technology using the ARB method on aluminum plate sheets with boron carbide (B4C) as reinforcement, is expected to improve its mechanical properties along with the rules of microstructure analysis. To get of the UFG metallic materials where the mean grain size must be smaller than 1μm are expected can be exhibit excellent mechanical properties. The ARB process consists of multiple cycles of rolling, cutting, stacking and solid-state deformation bonding. Two plates were prepare for the ARB sample process, cleaning uses acetone liquid to prevent attachment of dust and dirt on the surface to be made in contact with other samples. Acetone and grinding to produce a rough surface to facilitate the surface binding process between samples, B4C powder is sprinkled between the centers of aluminum plate surface and stacked going together.
PERFORMA HARD MACHINING PADA AISI-01 ALLOY TOOL STEEL Slamet Wiyono; Agus Pramono
Machine : Jurnal Teknik Mesin Vol 2 No 1 (2016): Machine : Jurnal Teknik Mesin
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.359 KB)

Abstract

Pemesinan material keras atau lebih dikenal dengan hard machining technology merupakan teknologi pemesinan lanjut yang mampu memberikan keuntungan secara finansial karena mampu mereduksi biaya produksi hingga 15-25%. Salah satu keterbatasan yang menjadi permasalahan utama adalah terbentuknya white layer pada permukaan produk yang terjadi selama proses pemesinan disebabkan temperatur pemotongan yang tinggi. White layer merupakan lapisan struktur yang memiliki sifat mekanis yang keras sehingga mampu meningkatkan ketahanan aus. Namun demikian memiliki efek negatif terhadap surface finish dan kekuatan lelah produk. Karena sifatnya yang keras, white layer meyebabkan permukaan produk memiliki sifat getas dan berpotensi menyebabkan kegagalan retak dan pada akhirnya mengakibatkan kegagalan produk. Pada penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh kecepatan potong yang tinggi terhadap terbentuknya white layer pada pemesinan akhir AISI-01 alloy tool steel 59.06 HRC menggunakan polycrystalline cubic boron nitride, dan indexable geometri perkakas potong yang digunakan adalah CNGA-120408. Metode pemesinan yang digunakan adalah variable speed machining, 80 m/menit dan 120 m/menit. Scaning electron microscopes (SEM) digunakan untuk memprediksi surface topography yang dapat menjelaskan fenomena white layer sedangkan komposisinya dilakukan pengujian dengan EDX Ray. Hasil pengamatan menggunakan SEM menunjukkan bahwa pada penerapan kecepatan potong yang lebih tinggi mampu mereduksi ketebalan white layer. Pada komposisi kimia material tidak mengalami perubahan yang signifikan. Sedangkan hasil uji kekerasan menunjukkan bahwa proses ini juga tidak menyebabkan penurunan nilai kekerasan pada material secara berarti
Sosialisasi Pemutakhiran Data Menggunakan SDGs Pada Program Layanan Pendataan Desa Rempoah Kecamatan Baturaden Agus Pramono; Irfan Santiko; Anisa Nur Qomariyah
Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat (Pamas) Vol 6, No 2 (2022): Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat (Pamas)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM Universitas Respati Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/pamas.v6i2.1468

Abstract

Sebuah wacana tingkat global pada tahun 2030 yaitu program internasional SDGs (Sustainable Development Goals) mengalami disruptif optimisme yang dirasakan negara global (PBB). Walaupun secara fakta bukan hanya dokumen legal berbadan hukum, namun merupakan sebuah konsistensi yang terus berlangsung dengan disepakati bersama untuk performa perencanaan implementasinya. Salah satu upayanya dimulai dari yang paling rendah yaitu program yang digagas tingkat desa. Sinkronisasi data Desa adalah sekelompok kinerja yang dilakukan pada tingkat desa, hingga sampai Kementerian Desa. Merujuk kepada Permendesa PDTT No 21/2020, bahwa yang dimaksud kelompok Relawan Pendataan Desa ini diantaranya adalah Kepala Desa, Sekretaris Desa, Ka.si. Pemerintahan Desa, Perangkat Desa, Ketua RW, Ketua RT, Karang Taruna, dan PKK. Relawan tersebut yang nantinya bertugas sebagai pengambil data (data collecting). Proses penyampaian di dapat beberapa hasil dengan tingkat efektivitas sosialisasi yang di Desa Rempoah Kecamatan Baturaden. Pada makalah ini akan disampaikan beberapa hasil tingkat efektivitas melalui kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan pada Desa Rempoah Kecamatan Baturaden.
Rancang Bangun Penyemprot Udara Otomatis Berbasis Electropneumatic Menggunakan Sensor Infrared BF4R Purnomo, Adhy; Yanuar, Padang; yatimah, Dhurotul; An-Nizhami, Avicenna; Pramono, Agus; Supandi, Supandi; Khoryanton, Ampala
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 17, No 2 (2022): Volume 17, Nomor 2, Agustus 2022
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v17i2.3586

Abstract

Proses labelling pada sebuah produk berfungsi untuk memberikan identitas dari produk, pada proses ini biasanya dilakukan dengan cara menempelkan sebuah label kedalam bagian atas/cap maupun body dari kemasan. Sebagian besar cacat yang terjadi pada proses ini adalah defect bubble yang disebabkan karena permukaan yang kotor. Peralatan pembersih permukaan secara manual belum mampu sepenuhnya menghilangkan debu/kotoran yang ada dipermukaan. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan rancang bangun sistem penyemprot udara otomatis untuk menghilangkan debu/kotoran yang ada dipermukaan benda. Metode rancang bangun digunakan untuk melakukan modifikasi dari peralatan labeling yang sudah ada. Hasil dari modifikasi yaitu menambahkan komponen sensor infrared, actuator silinder pneumatik dan aluminium profil, sedangkan untuk hasil pengujian alat didapatkan waktu rata-rata pembersihan debu adalah 18,9 detik atau penurunan sebesar 22,7% dibandingkan dengan peralatan manual dan mampu menurunkan hasil produk Not good sebesar 79,3%.
Mesin Penanam Padi Empat Rumpun Dengan Penggerak Motor Bensin 5,5 HP Widodo, Ignatius Gunawan; Safriana, Eni; Gutomo, Gutomo; Pramono, Agus
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 17, No 3 (2022): Volume 17, Nomor 3, Desember 2022
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v17i3.4096

Abstract

Penanaman padi di Indonesia umumnya masih memakai cara konvensional yaitu tandur mundur. Penanaman secara konvensional membutuhkan banyak tenaga kerja, membutuhkan biaya tinggi untuk membayar tenaga kerja, dan membutuhkan waktu yang sangat lama sehingga waktu panen yang tidak tepat, tidak serempak. Oleh karena itu, dalam pemanfaatan teknologi tepat guna, dirancang mesin tanam padi empat rumpun untuk mempercepat penanaman bibit padi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengenalan kebutuhan, perumusan masalah, sistesis, analisis dan optimasi, evaluasi, dan penyajian. Konsep desain mesin tanam padi dengan metode penancapan bibit padi 4 rumpun sekaligus dengan jarak 20 cm dan menggunakan persemaian sistem dapog. Penggunaan motor bensin 5,5 HP dalam penggerakan mesin tanam padi diharapkan dapat membantu dalam pelaksanaan proses penanaman padi sehingga dapat mempercepat proses penanaman padi, dan hemat biaya. Hasil perancangan dan pembuatan mesin tanam padi empat rumpun ini telah diuji coba dan telah terbukti berhasil dengan presentase akurasi penancapan bibit padi di lahan sawah yaitu 80,125 %, dan untuk penancapan padi yang gagal sekitar 19,875 %. 
Welding training to enhance welding skills for youth in Cilegon City Yeni Muriani Zulaida; Suryana Suryana; Agus Pramono; Andinnie Juniarsih; Indah Uswatun Hasanah
Journal of Community Service in Science and Engineering (JoCSE) Vol 3, No 1 (2024): Available Online in April 2024
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jocse.v3i1.24356

Abstract

Cilegon is one of the cities in Banten. The large number of factories in Cilegon City makes this city known as an industrial city. Several industrial activities, ranging from primary to supporting activities, require a lot of labor. The need for labor in Cilegon, especially in the manufacturing sector, is increasing. To increase the competitiveness of local communities in obtaining more excellent employment opportunities, young people of productive age, especially, need to be equipped with skills that support industrial activities. One of these skills is metal welding. To introduce this skill, a welding training program was conducted for young people in Cilegon City. The methods used include lectures, demonstrations, and welding practice. The material provided during the training consists of an introduction to welding equipment, essential steps in the welding process, K3 in the welding industry, and home industry planning in the field of metal welding. This training successfully attracted several young people from Grogol and Purwakarta sub-districts. After this training, they can improve their skills, expand job opportunities, and even become self-employed in welding. Cilegon adalah salah satu kota di Banten. Banyaknya pabrik-pabrik di Kota Cilegon membuat kota ini disebut sebagai kota industri. Beberapa kegiatan industri mulai dari kegiatan utama hingga kegiatan pendukung membutuhkan banyak tenaga kerja. Kebutuhan tenaga kerja di kota Cilegon terutama di bidang manufaktur meningkat. Untuk meningkatkan daya saing masyarakat lokal dalam mendapatkan peluang kerja yang lebih besar, khusus para pemuda usia produktif, perlu dibekali keahlian yang menunjang kegiatan industri tersebut. Salah satu keahlian tersebut adalah pengelasan logam. Dalam rangka mengenalkan keahlian ini maka dilaksanakan kegiatan program pelatihan pengelasan bagi para pemuda di Kota Cilegon. Metode yang digunakan meliputi ceramah, demonstrasi dan praktek pengelasan. Materi yang diberikan selama pelatihan meliputi pengenalan peralatan pengelasan, langkah-langkah dasar proses pengelasan, K3 pada industri pengelasan dan perencanaan industri rumahan di bidang pengelasan logam. Pelatihan ini berhasil menjaring beberapa pemuda dari kecamatan Grogol dan Purwakarta, Diharapkan setelah pelatihan ini dapat meningkatkan keahlian, memperluas peluang kerja bahkan dapat berwiraswasta di bidang pengelasan.
Co-Authors A Milandia A. Ali Alhamidi A. Ali Alhamidi Abdul Azis Abdul Rahman Abdullah, Hanif Fadil Ade saputra Adhi Novianto Adhitya Trenggono Adhitya Trenggono Aditya M, Adnan Aditya Rahman Aditya Rahman Agus Eko Nugroho Alfirano Alfirano Alhamidi , Ahmad A. Alhamidi, Ahmad Ali Ali Alhamidi Alim, Moebi Syahirul An Nizhami, Avicenna Anam, Syaiful Nurul Andinnie Juniarsih Anisa Nur Qomariyah Anistasia Milandia Anistasia Milandia Anne Zulfia Anton Irawan Apitiadi, Satyo Dwi Asep Ridwan Aulia Hamdi Aziz, Abdul Badruddin. Z, M. Badruddin. Z Budi Prayitno Dhanar Intan Surya Saputra Didit Suhartono Egi Erlangga Eko Wahyono, Eko Endarto Yudo Wardhono Fadil Abdillah, Hanif Fatah Sulaiman Fatnurivan, Ardika Fatwa Nurul Hakim, Fatwa Nurul Firmansyah, Asep A. Gilang Aji Prayoga Gita Sugiyarti  Gutomo, Gutomo Hanif, Yafi Nur Haryadi Haryadi Hesti Istiqlaliyah Humaedi, M Alie Imron Rosyadi Imron, Dian Karinawati Indah Uswatun Hasanah Ipick Setiawan Irfan Santiko Irma Darmayanti Jumiadi, . Jumiadi, Jumiadi Khoir, Mulyanto Abdul Khoryanton, Ampala Kuntardjo, Carolina Kusuma, Ariska Cesar Divian Candra Kusuma, Velizha Sandy Latief, Muhamad M Imansyah Mardiyanto, Atqo Maulida, Farah Mei Ma’arif, Guntoro Zain Mohammad Daffa Saifullah Mujiburrohman Mujiburrohman Mukti, Gilang Dely Musarofah, Ani Mustofa, Dinar Naila Rohmah, Andin Nana Supriyana Ningsih, Adestika Padang Yanuar Partuti, Tri Pratiwi Pratiwi Prihatin Tiyanto Purnomo, Adhy Rachmat Fauzan, Kiagus Radiah, Aisyatur Rahmat Yulianto Ravina Nur Fadila Rhaka Qudzsy Wening Praja Ricki Hikmatullah Risyanto Risyanto Riyanto Riyanto Rohmah, Andin Naila ropii, imam Saefuloh, Iman Safriana, Eni Salahuddin Junus Sarwanto Sarwanto Serli, Serli Setiawan, Ito Setram, Nurbaety Setyaningsih, Gustin Shafa Salsabila, Lulu Slamet Wiyono Slamet Wiyono Slamet Wiyono Sofiandi, M. Solekhah, Nuzul Sri Harmanto Sri Sarjana Sudarto Sudarto Suhendar Suhendar, Suhendar Sumiran, Sumiran Suryana Suryana Suryana Suryana Suryanaa, Suryanaa Tampubolon, Freddy Tengku Riza Zarzani N Tri Astuti Handayani Ulhaq, Muhammad Zhiya Widodo, Ignatius Gunawan Willy Jamaludin Wiyono, Slamet yatimah, Dhurotul Yeni Muriani Zulaida Z, M. Badruddin