Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Midwifery Student Journal (MS Jou)

Hubungan Karakteristik Ibu, Paritas, dan Dukungan Suami dengan Kepatuhan Kunjungan Penggunaan Akseptor Keluarga Berencana (KB) Suntik di Poli KIA Puskesmas Pejeruk Muhammad Azlin Firdaus; Karmila, Dany; Muhajir, Alfian; Susila Duarsa, Artha Budi
Midwifery Student Journal (MS Jou) Vol. 2 No. 2 (2023): Midwifery Student Journal (MS Jou)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/msjou.v2i2.11

Abstract

Abstrak Latar Belakang: Masalah yang dihadapi Indonesia saat ini adalah kepadatan penduduk dengan tingkat yang cukup besar. Upaya yang telah dilakukan pemerintah yaitu mencanangkan program Keluarga Berencana (KB), salah satunya yaitu penggunaan akseptor KB suntik. Masalah yang sering terjadi dalam kontrasepsi suntik adalah keterlambatan akseptor KB mendapatkan suntikan. Hal tersebut dapat terjadi karena akseptor KB lupa jadwal suntik dan kepatuhan dalam melakukan suntik ulang. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan antara karakteristik ibu, paritas dan dukungan suami dengan kepatuhan kunjungan akseptor KB suntik di Poli KIA Puskesmas Pejeruk. Metode: Desain penelitian Cross Sectional dengan alat ukur kuesioner dan rekam medis. Sebanyak 41 sampel penelitian dilakukan dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling pada seluruh ibu yang menggunakan KB suntik baru di Poli KIA Puskesmas Pejeruk pada bulan Januari tahun 2022 – bulan Januari tahun 2023. Uji analisis bivariat menggunakan uji korelasi Chi Square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa (61,0%) responden yang patuh dan (39,0%) responden yang tidak patuh. Didapatkan p-value 0,05 (p-value 0,05) untuk usia dengan kepatuhan, p-value 0,524 untuk tingkat pendidikan dengan kepatuhan, p-value 0,823 untuk status kerja dengan kepatuhan, p-value 0,02 untuk paritas dengan kepatuhan, p-value 0,05 untuk dukungan suami dengan kepatuhan. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara usia, paritas, dan dukungan suami dengan kepatuhan kunjungan akseptor KB suntik di Poli KIA Puskesmas Pejeruk dan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pendidikan dan status bekerja dengan kepatuhan kunjungan akseptor KB suntik di Poli KIA Puskesmas Pejeruk.   Kata Kunci: Karakteristik ibu, Paritas, Dukungan suami, Kepatuhan kunjungan   Abstract Background: The problem currently facing Indonesia is population density at a fairly large level. Efforts that have been made by the government are launching a Family Planning (KB) program, one of which is the use of injectable birth control acceptors. A problem that often occurs with injectable contraception is the delay in birth control acceptors getting the injection. This is influenced by family planning acceptors forgetting injection schedules and compliance with repeat injections. This research aims to determine the relationship between maternal characteristics, parity and husband's support with compliance with visits by injectable contraceptive acceptors at the Pejeruk Community Health Center KIA Polyclinic. Method: Cross-sectional research design with questionnaires and medical records as measuring instruments. A total of 41 research samples were carried out using a purposive sample sampling technique on all mothers who used new injectable contraceptives at the Pejeruk Community Health Center KIA Polyclinic from January 2022 - January 2023. The bivariate analysis test used the Chi-Square correlation test. Results: The results showed that (61.0%) of respondents complied and (39.0%) of respondents did not comply. Obtained p-value 0.05 (p-value 0.05) for age with compliance, p-value 0.524 for education level with compliance, p-value 0.823 for work status with compliance, p-value 0.02 for parity with compliance, and p-value 0.05 for husband's support with compliance. Conclusion: There is a significant relationship between age, parity, and husband's support and compliance with visits by injection contraceptive acceptors at the Pejeruk KIA Polyclinic Community Health Center and there is no significant relationship between education level and working status and compliance with visits by injection contraceptive acceptors at the Pejeruk Community Health Center KIA Polyclinic.   Keywords: Mother's characteristics, parity, husband's support, visit compliance
Hubungan Faktor Sosiodemografi dengan Kejadian Gizi Kurang (Underweight) pada Balita di Wilayah Pesisir Pantai Nipah Baiq Amira Fatmaharani; Mardiah, Aena; Maya Samodra, Velia; Budi Susila Duarsa, Artha
Midwifery Student Journal (MS Jou) Vol. 4 No. 1 (2025): Midwifery Student Journal (MS Jou)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/msjou.v4i1.22

Abstract

Latar Belakang Underweight atau gizi kurang adalah masalah gizi balita yang paling awalbisa terdeteksi dibanding stunting dan wasting. Gangguan awal pertumbuhan anak ditandaidengan weight faltering yaitu berat badan tidak naik sesuai standar, yang jika dibiarkan anakbisa mengalami Underweight, berlanjut menjadi wasting, dan jika dibiarkan akan mengalamistunting. Faktor sosiodemografi dapat mempengaruhi kejadian gizi kurang (underweight) yang tercakup dalam sosiodemografi yaitu tingkat pendidikan ayah, tingka pendidikan ibu, tingkat pengetahuan orang tua, jumlah anggota keluarga dan tingkat pendapatan keluarga. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan faktor sosiodemografi dengan kejadian gizi kurang (Underweight) pada balita di wilayah Pesisir Pantai Nipah. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan studi cross sectional. Populasi penelitian yaitu seluruh orang tua yang memiliki anak balita Di Wilayah Pesisir Pantai Nipah, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah cluster random sampling. Batas nilai signifikansi adalah p-value <0,05. Hasil: penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkatpendidikan ayah (p-value = 0,794), tingkat pendidikan ibu (p-value = 0,686), dan tingkatpendapatan keluarga (p-value = 0,528) terhadap kejadian gizi kurang. Sedangkan terdapathubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan orang tua (p-value = 0.000) dan jumlah anggota keluarga (p-value = 0,001) terhadap kejadian gizi kurang. Kesimpulan: Berdasarkan hasil uji statistik yang dilakukan, terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan orang tua, dan jumlah anggota keluarga terhadap kejadian gizi kurang (underweight) pada balita diwilayah pesisir pantai nipah, sedangkan tidak ditemukan adanya hubungan antara tingkat pendidikan ayah, tingkat pendidikan ibu, dan tingkat pendapatan keluarga terhadap kejadian gizi kurang (underweight) pada balita diwilayah pesisir pantai nipah AbstractBackground: Underweight or insufficient nutrition is a nutritional issue in toddlers that can be detected earlier than stunting and wasting. Early growth disturbances in children are characterized by weight faltering, where the weight does not increase according to standards. If left unaddressed, it can lead to underweight, progress to wasting, and eventually result in stunting. Sociodemographic factors can influence the occurrence of underweight, encompassing educational levels of parents, parental knowledge, family size, and family income. Objective: To determine the relationship between sociodemographic factors and the incidence ofunderweight among toddlers in the Nipah Coastal Area. Method: This research is a quantitative study using a cross-sectional design. The study population consists of all parents with toddlers in the Nipah Coastal Area, North Lombok Regency, West Nusa Tenggara. Cluster random sampling was used to select the sample. The significance level was set at a p-value of <0.05. Results: The study indicates that there is no significant relationship between the father's educationallevel (p-value = 0.794), mother's educational level (p-value = 0.686), and family income (p-value =0.528) with the occurrence of underweight. However, there is a significant relationship between parental knowledge level (p-value = 0.000) and family size (p-value = 0.001) with the occurrence of underweight. Conclusion: Based on the statistical tests conducted, there is a relationship between parental knowledgelevel, and family size with the incidence of underweight in toddlers in the Nipah Coastal Area. Meanwhile, no relationship was found between the father's educational level, mother's educational level, and family income with the occurrence of underweight in toddlers in the Nipah Coastal Area. 
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Aan Kardiana, Aan Adnyana , I Made Dwi Mertha Aena Mardiah Agusta Dian Ellina Ahmad Syauqi Mubarok Ahmad Syauqi Mubarok Ahmad Syauqi Mubarok Ahmad Syauqi Mubarok Ahmad Syauqi Mubarok Ajeng Wafa Awalia Akbar, Prima Soultoni Alfian Muhajir Aliffiyah Dewi Anasulfalah, Hakim Anditiarina, Dasti Andri Setyo Dwi Nugroho Angelica Vanini WT Angelica Vanini WT Anggun Fitri Handayani Anita Dina Arjita, I Putu Dedy Asifa Choiri Asruria Sani Fajria Astri Yunita Astri Yunita Aulia Mahdaniyati S Ayu Anulus Baiq Amira Fatmaharani Budi Setiawan Manarung Dany Karmila Daryanto Daryanto Desy Fitri Yani Desy Fitri Yani Dian Mardhiyah Elmi Nuryati Elmi Nuryati Fachrudi Hanafi Faisal Muhammad, Faisal Fajriah, Asruria Sani Fara Khansa Azizah Handayani, Rina Tri Hendra Dwi Kurniawan Hendra Dwi Kurniawan Hendra Dwi Kurniawan Hendra Dwi Kurniawan Hendra Kurniawan Herliana Saputria Ningsih I Gede Ari Permana Putra Iing Iing Ilham Muhammad Firnanda Indah Trianingsih Isnani Nurhayati Joko Tri Atmojo Joko Tri Atmojo Kadek Dwi Pramana Kardiana, Aan Karmila, Dany Kholis Ernawati Krisnanda Aditya Pradana Leona Puspita Gading Martaliza livana ph Ma'aruf, Fauzy Mahdaniyati S, Aulia Mardiah, Aena Mardiah, Radiatam Maria Paula Marla Nahak Maya Samodra, Velia Mei Ahyanti Meita Putri Moh. Reza Aulia Rahman Muhammad Azlin Firdaus Muhammad Faishal Al Firdaus Muhammad, Faisal Musyarafah Ndaru Sukma Putra Ndaru Sukma Putra Nike Agustina Nindita Arum Veibiani Nova Rahma Widyaningrum Nur Fadhilah Nur Fadhilah Nur Fitriana Zahra Nur ‘Azah Nurrul Novianti Nursyirwan Effendi, Nursyirwan Prasetya, Hanung Radiatam Mardiah Rahmat Hidayat Reihana Reihana Reihana, Reihana Restu Syamsul Hadi Rio Aji Rizanda Machmud Rokhmayanti Rokhmayanti Ronald Pratama Adiwinoto Roro Wulansari Setyoningrum Rosalinda Permatasari Rosbiatul Adawiyah Rusmiatik Rusmiatik Rusmiatik Rustyadi, Dinda Sabrina Intan Zoraya Santi Yuliani Santy Irene Putri Santy Irene Putri Satriyo Mowo Panuluh Satriyo Mowo Panuluh Selvia Anggitasari Siti Luthfiah Zulfa Siti Luthfiah Zulfa Siti Mar’atul Munawaroh Sri Lestariningsih Sulistyaningsih Miya Sumarmi Sumarmi Syerlita Yossi Tio Guntur Prabowo Titiek Djannatun TITIEK DJANNATUN Tiyas Larasati Umi Fatonah Wahyu Prayoga Wahyu Prayogi Wanadiatri, Halia Widiyanto, Aris Wiliarisa Prita Purwanti Witaroli, Nada Yudhia Fratidhina Yuly Peristiowati Zoraya, Sabrina Intan