Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Kloning gen virulen Streptococcus agalactiae sebagai bahan dasar vaksin rekombinan Sutanti, ,; Soejoedono, Retno Damayanti; Faizal, Irvan
Jurnal Akuakultur Indonesia Vol. 15 No. 2 (2016): Jurnal Akuakultur Indonesia
Publisher : Indonesian Society of Scientific Aquaculture (ISSA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3901.326 KB) | DOI: 10.19027/jai.15.2.147-155

Abstract

ABSTRACT Streptococcus agalactiae has emerged as an important pathogen that affects Nile tilapia in Indonesia aquaculture. Vaccination is one of the most effective tools for enhancing host defense and protecting fish from pathogens. DNA vaccine is a third generation of vaccines based on the gene encoding a vaccine antigen rather than the antigen itself. Mga is DNA-binding protein that activates expression of several important virulence gene, including those encoding M protein (emm), C5a peptidase (SCPA) and mga. The goals of this study were to isolate and molecular characterize the mga gene of local isolate of S. agalactiae to support the development of DNA vaccine. Local bacterial strain was isolated from Nile tilapia  farming in West Java, Indonesia. Bacterial identification was accomplished by PCR, using 16S rRNA primers, which revealed the 1,500 bp PCR product. Mga gene isolation was accomplished by PCR using mga gene S. agalactiae SAF and SAR- specific primers, which revealed the 1,494 bp PCR product. Mga gene was cloned into pGEM T-easy and sequenced using M13 primers. SalI and NotI restriction enzymes were used to digest the pGEM T-easy vector containing mga gene. Mga gene was cloned into pMBA containing beta actin promoter of Japanese medaka. The 16S rRNA sequence analyses confirmed that the local bacteria was 97% similarity with S. agalactiae strain 15-92MPnew. The nucleotide sequence analyses confirmed that the clones were contained 98% similarity with M protein mga  S. agalactiae. The mga gene  controlled by MBA promoter has constructed successfully as a candidate of DNA vaccine to against S. agalactiae infection in Nile tilapia. Keywords: DNA Vaccine, Streptococcus agalactiae, mga gene, Oreochromis niloticus, recombinant DNA  ABSTRAK Streptococcus agalactiae merupakan patogen penting yang mempengaruhi budidaya ikan nila di Indonesia. Vaksinasi merupakan salah satu metode yang paling efektif untuk meningkatkan pertahanan dan melindungi ikan dari patogen. Vaksin DNA adalah vaksin generasi ketiga yang mengandung gen penyandi antigen vaksin. Mga adalah protein DNA-binding yang mengaktifkan ekspresi beberapa gen virulensi, termasuk M protein (emm), C5a peptidase (SCPA) dan mga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengisolasi dan karakterisasi secara molekuler gen mga dari isolat lokal S. agalactiae untuk mendukung pengembangan vaksin DNA. Identifikasi bakteri dilakukan dengan PCR, menggunakan primer 16S rRNA dengan produk PCR 1.500 bp. Isolasi gen mga dilakukan dengan metode PCR menggunakan primer SAF dan SAR dengan ukuran target 1.494 bp. Gen mga dikloning ke vektor pGEMT–easy dan disekuensing menggunakan primer M13.  Enzim Sal I dan Not I digunakan untuk memotong gen mga dari vektor pGEMT- easy, selanjutnya gen mga dikloning ke vektor pMBA yang mengandung promoter beta-aktin ikan medaka Jepang. Berdasarkan analisis menggunakan gen 16S rRNA diperoleh bahwa sampel memiliki kesamaan 97% sebagai S. agalactiae. Analisis sekuen nukleotida menunjukkan bahwa klon mengandung gen mga dengan 98% kesamaan dengan M protein mga S. agalactiae. Konstruksi mga gene yang dikendalikan oleh promoter MBA telah berhasil dibuat dan ini merupakan kandidat vaksin DNA untuk mengendalikan infeksi S. agalactiae pada ikan nila. Kata kunci: Vaksin DNA, Streptococcus agalactiae, gen mga, Oreochromis niloticus, DNA rekombinan 
PELATIHAN PENGGUNAAN SOFTWARE SKETCHUP UNTUKMENINGKATKAN KETERAMPILAN DESAIN 3D DALAM INDUSTRI MEBEL Wijaya, Makmur; Erick Teguh Leksono; Retno Damayanti; R.A. Heryani Wahyuningrum
JUARA: Jurnal Wahana Abdimas Sejahtera Volume 6, Nomor 2, Juli 2025
Publisher : Jurusan Teknik Lingkungan Fakultas Arsitektur Lanskap dan Teknologi Lingkungan, Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/82y7v623

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan untuk meningkatkan keterampilan desaintiga dimensi (3D) para pekerja di industri mebel melalui pelatihan penggunaan perangkat lunak SketchUp.Latar belakang kegiatan ini adalah masih rendahnya kemampuan pekerja produksi, seperti tukang, kepalatukang, dan supervisi lapangan dalam memvisualisasikan gagasan desain, sehingga komunikasi antaradesainer dan pelaksana teknis tidak berjalan efektif. Pelatihan ini dilaksanakan secara daring karena pandemiCOVID-19, yang membatasi interaksi langsung. Metode pelaksanaan mencakup ceramah, demonstrasi,praktik langsung, dan evaluasi melalui pre-test dan post-test. Materi pelatihan berfokus pada pemahamandan penerapan fitur dasar serta lanjutan SketchUp, seperti Line Tool, Push/Pull Tool, Follow Me Tool, danMaterial Tool. Peserta juga diajak menyusun simulasi dummy desain mebel sebagai studi kasus praktis. Hasilpelatihan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan pesertaterhadap pemodelan 3D. Umpan balik dari peserta sangat positif, menyoroti peningkatan kepercayaan dirimereka dalam menggunakan perangkat lunak desain digital. Dukungan dari manajemen perusahaan danantusiasme peserta turut mendorong efektivitas pelatihan. Beberapa tantangan yang dihadapi antara lainketerbatasan waktu dan beragamnya latar belakang kemampuan awal peserta. Oleh karena itu,direkomendasikan adanya pelatihan lanjutan yang lebih mendalam dan penyediaan sesi bimbingan teknis.Secara keseluruhan, program ini terbukti menjadi langkah awal yang efektif dalam meningkatkan kompetensidesain digital di kalangan pekerja industri mebel, serta dapat berkontribusi pada peningkatan efisiensi daninovasi dalam produksi. 
ISOLASI DAN KARAKTERISASI BIOLOGIK VIRUS NEWCASTLE DISEASE A, Emilia; Setiyaningsih, Surachmi; Soejoedono, Retno Damayanti
Jurnal Kedokteran Hewan Vol 9, No 1 (2015): March
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21157/j.ked.hewan.v9i1.2789

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah memperoleh informasi infeksi dan sifat-sifat biologis virus Newcastle disease (ND) pada ayam ras maupunayam buras. Sejumlah 529 sampel usap kloaka dikoleksi dari pasar-pasar tradisional dan peternakan rakyat di daerah Bogor dan Tangerang. Sebanyak 20 sampel terdeteksi positif melalui real time reverse transcription-polymerase chain reaction (RRT-PCR) sedangkan dengan isolasi virus terdeteksi positif sebanyak 11 sampel. Selanjutnya empat isolat representasi lokasi dipilih untuk karakterisasi patogenisitas dengan metode mean death time (MDT) pada telur ayam berembrio (TAB) specific pathogen free (SPF), dan karakterisasi antigenisitas menggunakan metode haemagglutination inhibition (HI) dan virus netralisasi (VN) untuk melihat keragaman antar isolat virus. Uji MDT memperlihatkan dua isolat(kode isolat II dan XIII) adalah mesogenik, satu isolat (kode isolate VIII) termasuk lentogenik, dan satu isolat (kode isolat TW) bersifat velogenic. Tiga dari empat isolat menunjukkan hubungan antigenik dengan virus ND strain Komarov dan G7 (genotipe 7) tetapi tidak dengan strain referensi Lasota, sementara isolat velogenic (kode TW) yang berasal dari ayam kampung menunjukkan reaksi silang tinggi dengan antiserum terhadap tiga strain referensi di atas. Sampel-sampel yang diambil di lapang baik itu berasal dari pasar dan peternakan rakyat meskipun secara klinis tidak memperlihatkan gejala sakit dapat diisolasi virus ND dengan karakteristik yang beragam.
RESPONS ANTIBODI AYAM PETELUR YANG DIBERIKAN PROTEIN EKSKRETORI/SEKRETORI DAN DITANTANG DENGAN TELUR INFEKTIF Ascaridia galli D, Darmawi; Balqis, Ummu; Tiuria, Risa; Soejoedoeno, Retno Damayanti; Pasaribu, Fachriyan Hasymi; Hambal, Muhammad; Daud, Razali
Jurnal Kedokteran Hewan Vol 7, No 2 (2013): September
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21157/j.ked.hewan.v7i2.929

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui respons antibodi dalam serum ayam petelur terhadap ekskretori/sekretori, dan ditantang dengan telur infektif Ascaridia galli (A. galli) Sebanyak 12 ekor ayam dibagi dalam empat kelompok. Kelompok pertama adalah ayam yang tidak diimunisasi dan tidak diinfeksi (kontrol), kelompok kedua adalah ayam yang diimunisasi dengan dosis 260 g ekskretori/sekretori larva A. galli, kelompok ketiga adalah ayam yang diinfeksi dengan dosis 1000 telur infektif A. galli, dan kelompok keempat adalah ayam yang diimunisasi dengan dosis 260 g ekskretori/sekretori dan satu minggu kemudian ditantang dengan dosis 1000 telur infektif A. galli. Respons antibodi pada masing-masing kelompok dianalisis dengan uji enzymelinkedimmunosorbantassay (ELISA) setiap satu minggu selama 10 minggu pascainfeksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa imunisasi dan atau infeksi dapat memicu peningkatan titer antibodi serum secara signifikan (P0,05) selama 10 minggu pascainfeksi. Titer tertinggi adalah 2,631,20 OD (optical density) dicapai pada minggu ke-3 pascainfeksi dan titer terendah adalah 1,510,48 OD pada minggu ke-0. Ekskretori/sekretori dapat memicu respons antibodi serum ayam petelur terhadap A. galli.
Fecal Lipid Content, Serum Lipid Profile, and Intra-Abdominal Fat Accumulation in Normal Rats Supplemented with Rice Bran Oil Navratilova, Hana Fitria; Damayanthi, Evy; Ardiansyah, Romadhony; Fitriyana, Intan Nur; Soejoedono, Retno Damayanti; Thenawidjaja, Maggy
Jurnal Gizi dan Pangan Vol. 15 No. 2 (2020)
Publisher : The Food and Nutrition Society of Indonesia in collaboration with the Department of Community Nutrition, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.286 KB) | DOI: 10.25182/jgp.2020.15.2.119-124

Abstract

This study aimed to investigate the mechanism of rice bran oil on altering lipid absorption and blood lipid level in normal rat. Male Sprague Dawley rat age 3 months old, weighted 250–300 g were grouped into three groups: control (aquabidest 1 ml), orlistat (2.16 mg / 200 g body weight), and rice bran oil (1.04 mg γ-oryzanol / 200 g body weight). The intervention was given through oral gavage, daily for 28 days. Indicators observed were growth performance, total cholesterol and serum triglyceride levels, lipid levels in feces, and accumulation of intra-abdominal fat. The results showed that the treatment did not significantly affect body weight gain. Fecal lipid levels of orlistat, rice bran oil and control group respectively were 0.19g; 0.17g and 0.13 g (p<0.05), while the percentage of indigestible lipids for orlistat, control and rice bran oil group were 26%, 17% and 13% respectively (p<0.05). Total cholesterol and serum triglyceride levels in rice bran oil group were significantly lower than controls. Rice bran oil did not significantly affect the percentage of total intra-abdominal fat and the weight of the heart and kidney (p>0.05). The intervention of rice bran oil was shown to reduce blood cholesterol and triglyceride levels in normal mice and did not accumulate intra-abdominal fat. The results suggest that rice bran oil might have an effect on blood lipid regulation but not by preventing lipid absorption.
Co-Authors . Darmawi Achmad Agus Priyono Adji, Rahmat Setya Agus Setiyono Agus Wahyudi Agustin Indrawati Anneke Anggraeni Anugrah Nur Rahmanto Ardiansyah, Romadhony Asrul Muhamad Fuad Asrul Muhamad Fuad, Asrul Muhamad Ayi Santika Bagas Setya Dian Nugraha Bagus Nanang Luwito Bambang Susilo Bibiana Widiyati Lay Darmawi D Dewi Elfidasari Dwi Desmiyeni Putri Ekowati Handharyani Emilia A Emilia A, Emilia Erick Teguh Leksono Etih Sudarnika Evy Damayanthi Fachriyan Hasmi Pasaribu Fachriyan Hasmi Pasaribu Fachriyan Hasymi Pasaribu Fachriyan Hasymi Pasaribu Fajriah, Sofa Fitrianti Rahayu Fitriyana, Intan Nur Hadri Latif Hana Fitria Navratilova Handika Martu Kurniawan Hapsari Mahatmi Harry Tetra Antono I Nyoman Suartha I Wayan Teguh Wibawan Irvan Faizal Iskandar, Layla Nurina Kartika Ivandini Tribidasari Anggraningrum Ketut Karuni Nyanakumari Natih Komar Sumantadinata Lilis Suryani Lusiani Dewi Assaat M. Lutfi Maggy Thenawidjaja Suhartono Makmur iknu wijaya Mangaraja Pidoli Tampubolon Melani Wahyu Adiningsih Mirnawati Sudarwanto Monika Danaparamitha Andriani Muhammad Hambal Natih, Ketut Karuni Nyanakumari Ni Luh Putu Ika Mayasari Nova Dilla Yanthi Novera Nirmalasanti Nurhidayah Nurhidayah Okti Nadia Poetri R.A. Heryani Wahyuningrum Rahmat Setya Adji Ramlah Ramlah Razali Daud Razali Daud Retno Wijayanti Risa Tiuria Risma Juniarti Silitonga Rizky Alviodinasyari Rudy Ariyanto Saepudin, Endang Sandra Sandra Siti Gusti Ningrum, Siti Gusti Sri Murtini Sri Nuryati Suherman . Sukenda, Sukenda, Surachmi Setiyaningsih Sutanti, , Syafril Daulay Syahruddin Said TARUNI SRI PRAWAST MIEN KAOMINI ANY ARYANI DEDY DURYADI SOLIHIN Trioso Purnawarman Ummu Balqis Usman Nurhasan Yuliawati Yuliawati Yus Rusila Noor Yus Rusila Noor Yusuf Hendrawan