Claim Missing Document
Check
Articles

Optimasi Biaya Pemeliharaan Jaringan Irigasi Daerah Seberang Gunung Rahayu, Indah Tri; Fauzi, Manyuk; Siswanto, Siswanto
Journal of Infrastructure and Civil Engineering Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/jice.v4i1.49

Abstract

Daerah Irigasi (DI) Seberang Gunung melayani areal seluas 581 Ha. Jaringan irigasi yang mengalami kerusakan fisik dan penurunan fungsi akan mengakibatkan penurunan nilai efesiensi , maka dari itu diperlukan kegiatan pemeliharaan untuk mengembalikan fungsi jaringan irigasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pemeliharaan yang optimal dengan memaksimalkan keterbatasan biaya yang tersedia. Tahap untuk mendapatkan pemeliharaan yang optimal dengan keterbatasan biaya tersebut yaitu, (1) Melakukan identifikasi terhadap kondisi fisik dan fungsi jaringan irigasi DI Seberang Gunung yang berpedoman pada Permen PUPR Nomor 12/PRT/M/2015. (2) Menentukan urutan prioritas kegiatan pemeliharaan, penetapan nilai prioritas ini berdasarkan rumus yang tercantum didalam Permen PU Nomor 13/PRT/M/2012. (3) Menentukan biaya pemeliharaan untuk setiap bangunan irigasi. (4) Optimasi menggunakan metode linier programming yang terdiri dari fungsi tujuan dan fungsi kendala, fungsi tujuan dalam penelitian ini adalah nilai prioritas sedangkan fungsi kendala pada penelitian ini adalah keterbatasan biaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan anggaran yang terbatas yaitu sebesar Rp.119.057.337-, maka dapat dilakukan 11 kegiatan pemeliharaan yang bersifat perawatan pada DI Seberang Gunung, tetapi pada saluran primer biaya pemeliharaan hanya dapat terpenuhi sebesar 59,06%.
Mendeteksi kejadian banjir di sungai Tande Kabupaten Lingga dengan simulasi HEC-RAS Bambang Sujatmoko; Manyuk Fauzi; Syarifah Sophia Vinka Zafani
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sipil Vol. 1 No. 1 (2022): VOL 1 NO 1 (JULI 2022)
Publisher : Departemen Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (528.809 KB) | DOI: 10.56208/jtrs.v1.i1.hal28-36

Abstract

Sungai Tande merupakan sungai yang terletak di desa Daik Kabupaten Lingga dengan total panjang 9,41 km dan memiliki luas daerah aliran sungai (DAS) sebesar 3.170,42 ha. Penelitian ini bertujuan menentukan profil tinggi muka air banjir di Sungai Tande sehingga dapat dijadikan acuan oleh pihak terkait untuk mendeteksi kejadian banjir yang berpotensi terjadi di kawasan pemukiman di sekitar Sungai Tande. Analisis profil muka air banjir di Sungai Tande dilakukan menggunakan program HEC-RAS dengan asumsi aliran tetap, sehingga dapat dideteksi lokasi dan besarnya ketinggian kejadian banjir pada ruas sungai yang disimulasi. Perhitungan debit banjir rencana dilakukan dengan metode hidrograf satuan sintetik (HSS) Nakayasu. Besarnya debit banjir kala ulang 1,01 tahun adalah 16,191 m3/s; 1,25 tahun (23,9 m3/s), 2 tahun (28,9 m3/s), 5 tahun (34,2 m3/s), 10 tahun (37,2 m3/s), 25 tahun (40,3 m3/s), 50 tahun (42,4 m3/s), dan 100 tahun (44,2 m3/s). Menggunakan data debit kala ulang dan data penampang sungai Tande, simulasi muka air sungai dengan aplikasi HEC-RAS menghasilkan : tidak terjadi banjir pada debit kala ulang 1.01 tahun dan mulai terjadi pada debit kala ulang 1,25 tahun (penampang D38 kanan setinggi 14 cm). Deteksi kejadian banjir pada debit kala ulang 2 tahun (penampang D38 setinggi 17 cm); 5 tahun (ada 17 penampang dengan kisaran banjir setinggi 8-35 cm); 10 tahun (ada 20 penampang dengan kisaran banjir setinggi 12-40 cm); 25 tahun (ada 24 penampang dengan kisaran banjir setinggi 14-46 cm); 50 tahun (ada 30 penampang dengan kisaran banjir setinggi 14-55 cm); dan 100 tahun (ada 32 penampang dengan kisarang banjir setinggi 18-59 cm).
AKURASI HASIL PREDIKSI PASANG SURUT PELABUHAN DUMAI MENGGUNAKAN METODE ADMIRALTY Hendri, Andy; Fauzi, Manyuk; Astari, Kemala Fitri
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sipil Vol. 3 No. 1 (2024): VOL 3 NO 1 (JUNE 2024)
Publisher : Departemen Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jtrs.3.1.13-16

Abstract

The admiralty method is one of common method that used to predict tides. Tidal prediction with admiralty method is done using 15 days and 29 days tidal data. This research aims to compare the accurary of admiralty method’s result. Tidal data of Port C of Pelindo, Dumai has been analyzed using 29 days and 15 days admiralty method. The results of this research indicated that the results of tidal analysis using 29 days admiralty method generated the smallest RMSE (Root Mean Square Error) value of 44.36 cm, however 15 days admiralty method generated the smallest RMSE value of 70.39 m. So, the result of 29 days admiralty method tidal prediction is more accurate than 15 days admiralty method.
Mitigasi Risiko Keterlambatan Proyek Sumur Injeksi Migas X dengan Penerapan Schedule Risk Analysis Rumambi, Ridho; Sandhyavitri, Ari; Ikhsan, Muhammad; Fauzi, Manyuk
SAINSTEK Vol. 12 No. 1 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v12i1.203

Abstract

Proyek pengembangan sumur injeksi migas merupakan proyek yang sangat kompleks dan memiliki berbagai macam risiko yang dapat berpengaruh terhadap waktu, biaya maupun kualitas proyek. Oleh karena itu diperlukan manajemen risiko untuk meminimalisir dampak-dampak yang ditimbulkan dari risiko tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi risiko keterlambatan yang dominan, membuat permodelan skedul dengan menerapkan 3 model risiko dan merekomendasikan mitigasi terhadap risiko-risiko dominan. Metode yang digunakan yaitu kuesioner dan wawancara, kemudian hasil dari kuesioner dianalisa dengan metode Severity Index dan dialnjutkan dengan matriks risiko untuk mengetahui tingkatan risiko. Berdasarkan penerapan Schedule Risk Analysis dengan P80 diperoleh persentase keterlambatan sebesar 4,62% terhadap skedul dengan model risiko dasar, kemudian keterlambatan sebesar 153,07% terhadap skedul dengan model risiko pre-mitigation dan keterlambatan sebesar 16,92% terhadap skedul model risiko post-mitigation
Pengembangan Alternatif Kelayakan Finansial Dalam Investasi Jalan Tol Melalui Pendekatan Stokastik (Studi Kasus Jalan Tol Pekanbaru – Bangkinang) Mualifudin, Achmad; Sandhyavitri, Ari; Fauzi, Manyuk
SAINSTEK Vol. 12 No. 1 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v12i1.231

Abstract

Net Present Value (NPV) merupakan salah satu parameter untuk mengetahui kelayakan finansial dalam investasi jalan tol. Makalah ini menganalisis pengembangan alternatif kelayakan finansial dalam investasi proyek infrastruktur jalan tol seksi Pekanbaru-Bangkinang melalui pendekatan metode stokastik dengan menggunakan aplikasi software @ Risk. Hasil analisis dengan adanya dukungan kelayakan dari pemerintah untuk jalan tol seksi Pekanbaru-Bangkinang berupa Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar 15% dari biaya investasi dapat merubah komposisi struktur modal DER (Debt Equity Ratio) menjadi 25:75 (debt 25% dan equity 75%). Hasil Net Present Value (NPV) yang diperoleh yaitu; nilai minimum Rp.(39.863.290.000) ; nilai rata-rata Rp. 5.654.080.000 ; nilai maksimum Rp. 177.162.090.000, hasil ini merupakan simulasi alternative cashflow paling optimal. Dengan hasil NPV rata-rata (Mean NPV) ? 0 (positif) hal ini menegaskan bahwa investasi proyek infrastruktur jalan tol seksi Pekanbaru – Bangkinang layak secara finansial dengan variabel finansial yang paling sensitive adalah SBI (Suku Bank Indonesia) ,tarif awal operasi, volume lalu lintas kelas 1, inflasi Riau, volume lalu lintas kelas 2.
Pembangkitan Data Debit Daerah Aliran Sungai Rokan Menggunakan Metode Thomas Fiering Aqilla, Aqilla; Fauzi, Manyuk; Sebayang, Mardani
Journal of Infrastructure and Civil Engineering Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/jice.v3i1.35

Abstract

Data debit aliran sungai merupakan informasi yang penting bagi perencanaan, pengelolaan dan pengembangan sumber daya air. Namun sering menghadapi masalah ketersediaan data hidrologi. Ketersediaan data hidrologi yang dipergunakan dalam analisis hidrologi seringkali tidak lengkap dan sangat pendek, sehingga informasi yang didapat dari data tersebut juga amat sedikit. Pada kenyataannya data debit DAS Rokan masih sangat pendek. Pembangkitan data dapat digunakan untuk mencegah persoalan kurang panjangnya data hidrologi. Adapun metode yang digunakan untuk pembangkitan data adalah metode Thomas Fiering. Metode Thomas-Fiering digunakan untuk meramalkan debit pada masa mendatang. Untuk menguji keandalan metode Thomas fiering dibuat bebrepa skema, kemudian diuji hipotesis dan dilakukan penilaian kinerja model menggunakan uji korelasi, uji koefisien Nash dan root mean square error (RMSE), hipotesis. Hasil perhitungan dari uji korelasi terhadap semua skema data observasi dengan data bangkitan menunjukkan bahwa hasilnya sudah cukup bagus bahkan korelasinya sudah kuat. Skema terbaik terdapat pada skema VII dengan nilai korelasi 0,762, nilai Nash sebesar 0,458 dan nilai RMSE sebesar 40,460. Dari hasil uji-t diperoleh bahwa tidak terdapat beda nyata antara data historis dan data bangkitan. Nilai uji-t dari Januari 2017 hingga Desember 2017 semuanya kecil dari tc, dan nilai paling mendekati tc diperoleh untuk bulan September tahun 2017 sebesaar 1,578 sedangkan nilai tc sebesar 1,859. Berdasarkan nilai korelasi, nash dan RMSE metode Thomas Fiering dalam penelitian ini dapat dismpulkan kurang efektif untuk mebangkitkan data debit pada stasiun Pasir Pengaraian.
Analisis Jumlah Stasiun Hujan pada DAS Rokan dengan Metode Stepwise Harahap, Ghiffa Syauqiyya; Fauzi, Manyuk; Handayani, Yohanna Lilis; Saily, Randhi
Journal of Infrastructure and Civil Engineering Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/jice.v3i1.34

Abstract

Dalam upaya pengelolaan kualitas air, pembangunan bangunan air harus tepat agar dapat mempertahankan kualitas dan kuantitas air. Pada perencanaan bangunan air diawali dengan analisis hidrologi. Untuk mendapatkan data hidrologi yang akurat, dibutuhkan jumlah pos hujan yang cukup dan tersebar secara merata sehingga bisa mewakili kondisi hidrologi pada daerah pengaruhnya. DAS Rokan memiliki 13 pos hujan dengan luas daerah pengaruh 15.341 km2. Karena jumlah pos hujan yang cukup banyak maka perlu dilakukan rasionalisasi untuk melihat pos hujan mana yang paling erat hubungannya dengan pos duga air. Pada penelitian ini dilakukan evaluasi kerapatan jaringan pos hujan menggunakan standar WMO dan analisis hubungan pos hujan dan pos duga air menggunakan metode stepwise. Analisis ini menggunakan 11 pos hujan dari 13 pos hujan yang ada yaitu pos hujan yang memenuhi persentase luasan diatas 1% pada Polygon Thiessen. Hasil evaluasi kerapatan pos hujan dengan standar WMO masih belum memenuhi persyaratan karena jika dilihat dari luas daerah pengaruhnya penyebaran pos hujan pada DAS Rokan ini belum merata. Hasil analisis menggunakan metode stepwise tidak dapat digunakan karena didapatkan rekomendasi dengan jumlah 2 pos hujan sedangkan berdasarkan standar WMO DAS Rokan minimal harus memiliki 7 pos hujan. Pada metode stepwise-enter dihasilkan kombinasi 7 pos hujan dengan nilai korelasi sebesar 0,965.
Simulasi Optimasi Waduk Selat Lampa untuk Penyediaan Air Baku Air Minum Wahyuna, Marisya; Fauzi, Manyuk; Siswanto, Siswanto; Saily, Randhi
Journal of Infrastructure and Civil Engineering Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/jice.v3i2.43

Abstract

Waduk Selat Lampa terletak di Provinsi Kepulauan Riau, Kabupaten Natuna, Kecamatan Pulau Tiga, Desa Sabang Mawang Balai. Secara astronomis waduk Selat Lampa berada pada koordinat 3° 39’ 36'' LU dan 108° 08’ 42'' BT. Waduk Selat Lampa termasuk kedalam waduk single purpose yang hanya dimanfaatkan untuk pemenuhan kebutuhan air baku air minum saja. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis keandalan waduk Selat Lampa yang optimal dalam memenuhi kebutuhan air baku air minum yang optimal dengan metode simulasi trial error peningkatan pengeluaran air. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis ketersediaan air dengan metode Penman-Monteith untuk menghitung Evapotranspirasi, analisis debit ketersediaan air dengan metode FJ. Mock, analisis debit andalan dengan metode Weibull, serta analisis neraca air pada kondisi basah (20%), kondisi normal (50%), dan kondisi kering (90%) dan metode simulasi waduk untuk memperhitungkan optimasi waduk. Dari Analisa yang telah dilakukan didapatkan hasil keandalan waduk dalam memenuhi kebutuhan air baku air minum dan pemanfaatan waduk yang optimal dalam memenuhi kebutuhan air baku air minum. Adapun hasil dari optimasi waduk Selat Lampa ini yaitu kapasitas produksi Air Baku yang awalnya 20 liter/detik dapat ditingkatkan menjadi 35 liter/detik.
Analisis Kinerja Sarana Dan Prasarana Sungai (Studi Kasus : Sungai Air Hitam) Putra, Rizky Eka; Fauzi, Manyuk; Maijoni, Tri
Journal of Infrastructure and Civil Engineering Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/jice.v3i2.38

Abstract

Sungai sebagai sarana pengaliran air alami merupakan salah satu sumber air yang berpengaruh dalam kehidupan manusia. Dimanfaatkannya sungai secara terus menerus menyebabkan menurunnya kondisi fisik dan fungsi dari infrastruktur yang ada pada sungai. Untuk menjaga kondisi tersebut diperlukan adanya tindakan operasi pemeliharaan terhadap sarana dan prasarana sungai. Tujuan dari operasi pemeliharaan sarana dan prasarana sungai untuk menjaga eksistensi fisik dan fungsi agar tetap dapat digunakan secara efektif dan efisien. Sungai Air Hitam memiliki panjang ±8,5 km, terletak di wilayah administratif Kecamatan Payung Sekaki Kota Pekanbaru. Penelitian dilakukan dengan melakukan penelusuran langsung di lapangan. Prasarana yang terdapat pada Sungai Air Hitam terdiri dari kolam , turap beton, box culvert, dan krib. Kriteria operasi pemeliharaan berdasarkan hasil penilaian kinerja dari prasarana yang terdapat pada Sungai Air Hitam, sebagian besar bangunan bernilai rata-rata > 70% yang artinya kondisi bangunan dengan penilaian resiko rendah dan index kinerja baik sehingga tidak perlu adanya rehabilitasi pada bangunan sungai. Direkomendasikan adanya kegiatan pengamatan kondisi bangunan secara berkala.
Nilai Manfaat Ekonomi Pengelolaan Sumber Daya Air Daerah Irigasi Kaiti Samo Tampubolon, Hotmauli; Fauzi, Manyuk; Sandhyavitri, Ari
Journal of Infrastructure and Civil Engineering Vol. 3 No. 3 (2023)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/jice.v3i3.48

Abstract

Timbunan oprit mortar busa merupakan teknologi terkini dalam pekerjaan timbunan oprit. Teknologi ini menggunakan beton ringan yang mengandung udara sebagai bahan pengisi timbunan menggantikan teknologi konvensional yang menggunakan tanah sebagai bahan pengisi timbunan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa penurunan yang terjadi pada teknologi mortar busa dibandingkan dengan teknologi konvensional. Penelitian ini dimulai dari penentuan lapisan tanah berdasarkan Standard Penetration Test (SPT) dan data sekunder yang diperoleh dari literatur. Kemudian dilanjutkan dengan menentukan parameter tanah pada setiap lapisannya. Parameter ditentukan melalui korelasi antar parameter. Simulasi numerik pada kedua jenis timbunan oprit dilakukan dengan Metode Elemen Hingga 2D menggunakan PLAXIS. Hasil penurunan selanjutnya akan dibandingkan dan diperiksa berdasarkan kriteria penurunan yang disyaratkan oleh Kimpraswil dan South Carolina Department of Transportation (SCDOT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penurunan yang terjadi pada timbunan oprit mortar busa memenuhi semua kriteria penurunan yang disyaratkan, sedangkan pada timbunan oprit konvensional hanya memenuhi 4 dari 5 kriteria penurunan yang disyaratkan.
Co-Authors Aisah kurnia utami Alfian Alfian Alfian Alfian Alfianis Alfianis Aminaton Marto Aminuyati Andy Hendri, MT, Andy Anggraini Lenry Rahman Annisa Destiany Aqilla Aqilla Aqilla, Aqilla Aras Mulyadi Arbaini Ardi Wahyudi Ardiminsyah Ardiminsyah Ari Sandhyavitri Ari Sandhyavitri Ary Sandhyavitri Asda Usradinda Astari, Kemala Fitri Aswal Fitra Yadi Bambang Siswanto Bambang Sudjatmoko Bambang Sujatmoko Binhar, Mathrab Bochari - Bunga Rabby Zalfi Bunga Rafikah Zaki Cahyono, Sandi Citra Perdana Cuprtino Tamba Darmawan, Igeny Dwiana Deddy Prasetyo Utomo Dehas Abdaa Dent Siloana Dickky Yusman Dwi Puspo Handoyo Dwi Puspo Handoyo, Dwi Puspo Edwar AR Effendi Sianipar Ega Riana Tovani Eki Efrizal, Eki Ela Fitriana Ela Fitriana Elsa Rina S Ermiyati Ermiyati Ermiyati Ermiyati Ermiyati, Ermiyati Erza Ismi Lariza Fachrunnisa Fakhri Fakhri Fakhri, Fakhri Fardian, Herry Farizki Afdalindra Ihsan Fatiha Nadia Fatiha Nadia, Fatiha Fauzan Mahdinal Ferry Fatnanta Fitri Landari Fitri Yuniar Handayani Ghiffa Syauqiyya Harahap Habrio Ilva YR Hafid Muhaimin Hasward Harahap, Ghiffa Syauqiyya Hardiman Hardiman Haryo Dipa Hasward, Hafid Muhaimin Hendra Muchlis Hendra Muchlis Herry Fardian Husaini, Rizki Ramadhan Husnah Husnah Imam Suprayogi Indra Kuswoyo Insan Ikhsan Isnandi, Ari Jusatria Keisuke Murakami Khairul Rizal Kiky Yahdita Lita Darmayanti Lovina, Fitri Luluk Masfufa M Ramadani M. Rizki E. Janrosl Maijoni, Tri Mailino, Vemby Malik Habibillah Mardan Fajri Mardani Sebayang Marganda Simamora Mariani Damanik Marisya Wahyuna Marta Yudha Ozman Mashuri Mathrab Binhar Matrab Binhar Mega Putri Komalasari Mifta Khairiah Mintio, Reygi Raica Mohd Syarwan Mualifudin, Achmad Muhammad Ikhsan Muhammad Shalahuddin Muhammad Wildan Pahlevi Muhammad Yusa Muhardi Nafisah Nafisah Nahar Afrizal Nessa Riana Putri, Nessa Riana Niko Erdi Putra Novan, Andre Nurdin Nurdin Nurdin Nurdin Nurhasanah Junia Nurhasanah Nurhasanah Raeni Evanta Br. Tarigan Rafit Mahendra Rahayu, Indah Tri Rahman Wahidin Miatullah Ramadhani Harahap Randhi Saily Rellyadi Saputra Laset Resty Agesti Handayani Resty Agesti Handayani Revi Lasmita Rianty Sihaloho Riau Satrya Alamsyah Ricca, Randi Rangkuti Putra Rico Ardiansyah Amri Rifardi Rinaldi Rinaldi Rinaldi Rinaldi Ririn Rindayani Rizal, Khairul Rizki Rianda Putra Rizky Eka Putra Rizky Eka Putra, Rizky Eka Rosmiati Ahmad Rumambi, Ridho S Siswanto S.Pd. M Kes I Ketut Sudiana . Sadewa Sabihi Safari Tri Septanto Salvi Novita Sandi Cahyono Sharie, Barcha Yolandha Sigit Sitikno, Sigit SIGIT SUTOKNO Siswanto - Siswanto, Siswanto Soewignjo Agus Nugroho Soewignjo Agus Nugroho Sovia Revina Sudarmanto Sudarmanto Sudjatmoko, Bambang Suprasman Suprasman Sutikno, Sigit SUTOKNO, SIGIT Swary Aristi Syarifah Sophia Vinka Zafani Tampubolon, Hotmauli Thessalonika Thessalonika Thessalonika, Thessalonika Tiurma Monalisa Siahaan Tri Maijoni Trimaijon Trimaijon Trimaijon, Trimaijon Verawati Wahyuna, Marisya Wibowo Suarno Putra Widya Safitri Wiliya, Wiliya Yenita Morena Yohanna Lilis H Yulasni Astri Yuli Hendra Yundari, Yundari Zaky Ilhami Zulkarnain Zulkarnain Zulkarnain Zulkarnain ZULKIFLI ZULKIFLI