Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Indeks Kekeringan Menggunakan Teori Run Pada Daerah Aliran Sungai Palambayan Wiliya, Wiliya; Fauzi, Manyuk; Sutikno, Sigit
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Teknik dan Sains Vol 5, No 1 (2018): Wisuda April Tahun 2018
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Teknik dan Sains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Drought is the decrease in the amount of rainfall from its normal condition and depends on how long it lasts. This study aims to determine the characteristics of drought that occurs in the longest duration of drought and the largest number of drought in the location of rain stations spread in Palambayan basin. Then can be used as early warning of drought disaster and help for the interest of planning design at Palambayan watershed. The method used to analyze drought is Run Theory method. The location of the study was in the Palambayan Basin of West Sumatra Province. The data used are monthly rainfall for 10 years (2007-2016) from 2 rain stations located in the Palambayan River Basin and 1 Rain Station located outside the Palambayan River Basin. The results showed that the largest cumulative drought occurred in 2008 of 283.49 mm at Muaro Tantang rain station. For the longest duration of drought is 9 months in 2009. Based on the result of drought distribution map using Geographic Informaton System (GIS), the worst drought station is Gumarang Station.Keywords: Drought Analysis, Run Theory, Drought Index
Pengembangan Model Persamaan Rating Curve pada Stasiun Awlr menggunakan Adaptive Neuro Fuzzy Inference System untuk Mendukung Sistem Deteksi Dini Banjir Suprayogi, Imam; Fauzi, Manyuk
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2019: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (472.213 KB)

Abstract

Data debit aliran sungai memiliki peran yang sangat strategis guna menghasilkan manajemen, perencanaan, dan penggunaan sumber daya air secara akurat dan berkelanjutan. Kendala mendasar yang dihadapi di DAS (catchment area) Siak adalah tidak adanya data debit sejak tahun 2009untuk kebutuhan analisis hidrologi. Kondisi yang diilustrasikan di atas, diakibatkan tidak dipubliksikannya persamaan liku kalibrasi yang mendiskripkan pola hubungan antara debit aliran sebagai fungsi waktu di Stasiun Pos Duga Air Otomatis (Automatic Water Level Record) Pantai Cermin oleh Balai Wilayah Sungai III Sumatera Provinsi Riau. Tujuan utama penelitianadalah mengembangkan model persamaan liku kalibrasi (rating curve) guna pengalihragaman (transformation) tinggi muka air sungai (water level river) menjadi debit aliran (discharge) di Stasiun Pos Duga Air Otomatis (AWLR) Pantai Cermin sehinggadapat diperoleh informasi debit yang akurat yang sangat berguna sebagai penguatan data sistem deteksi dini banjir (flood early warning system) Sungai Siak di masa mendatang mempertimbangkan DAS Siak dikategorikan DAS Kritis Nasional. Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode Adaptive Neuro Fuzzy Inference System (ANFIS). Sumber data yang dipergunakan untukpengembangan model adalah rekaman data yang bersumber dari Pos Duga Air Otomatis Stasiun Pantai Cermin yang mendiskripsikan pola hubungan antara ketinggian air sungai terhadap fungsi waktu atau lazim disebut stage hydrograph dari tahun 2002–2008 oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) III Sumatera Provinsi Riau. Data tersebut selanjutnya dilakukan transformasi menjadi data debit harian dengan menggunakan persamaan rating curve.Hasil utama penelitian membuktikanbahwa persamaan liku kalibrasi tahun 2009 berdasarkan hasil peramalan menggunakan model ANFIS di Stasiun Pos Duga Air Pantai Cermin mengikuti persamaan Q = 22,279 x H1,3036dengan diuji menggunakan nilai parameter statistik koefisien korelasi yang memiliki jangkauan ketepatan peramalan untuk satu tahun ke depan (t + 1) sebesar 0,9999587sehingga model diklasifikasikan memiliki derajat korelasi mendekati sempurna dengan nilai R mendekati 1.
Prediksi Debit Aliran Sungai Menggunakan Metode ARIMA (Auto Regresive Integrated Moving Average) Studi Kasus Sungai Tapung Kiri Isnandi, Ari; Fauzi, Manyuk; Suprayogi, Imam
SAINSTEK Vol. 11 No. 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v11i2.175

Abstract

Sungai Siak adalah salah satu sungai yang secara keseluruhan dari hulu hingga hilirnya berada di wilayah Provinsi Riau. DAS Siak hulu merupakan hulu Sungai Tapung Kanan dan memiliki banyak anak sungai. DAS Siak termasuk DAS kritis, hal ini terjadi karena nilai fluktuasi debit aliran yang sangat signifikan. Fluktuasi debit yang besar antara musim hujan dan kemarau mengakibatkan kerusakan yang ditimbulkan karena banjir pada musim hujan dan kekeringan yang sangat saat musim kemarau. Mengingat pentingnya data debit sungai dan peramalannya di masa mendatang, sehingga kebutuhan pemodelan hidrologi time series yang mampu menirukan dan meramalkan perilaku dari suatu rangkaian historis data debit Sungai. Penelitian ini akan mengembangkan suatu metode pendekatan statistik menggunakan metode ARIMA (Autoregressive Integrated Moving Average). Dari beberapa model yang diperoleh, terdapat beberapa pemodelan yang memenuhi parameter. Untuk Periode 3 Tahun didapat Model ARIMA (0,1,1)(0,1,1)12 dengan MAPE 42%.
Analisis Neraca Air Wilayah Sungai Rokan Mailino, Vemby; Fauzi, Manyuk; Suprayogi, Imam
SAINSTEK Vol. 11 No. 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v11i2.185

Abstract

Wilayah Sungai (WS) Rokan terdiri atas 15 Daerah Aliran Sungai (DAS) dengan DAS Rokan sebagai DAS paling dominan (Pola PSDA WS Rokan Lintas Provinsi, 2014). Berhulu di rangkaian Bukit Barisan yang memanjang pada sisi barat Pulau Sumatera, mengalir kearah timur dan bermuara pada pantai timur Pulau Sumatera di Selat Malaka. Laju pertumbuhan penduduk pada WS Rokan 4,11% pertahun dan memiliki kondisi lahan tidak kritis seluas 5% atau 95% WS Rokan berada dalam kondisi kritis. Berdasarkan data dari Balai Wilayah Sungai Sumatera III terdapat 23 perusahan industri yang terdiri atas pabrik kelapa sawit (PKS)/pabrik minyak kelapa sawit (PMKS) sebagai pengguna air dan 13 unit instalasi kota kecamatan yang dikelola oleh perusahaan daerah air minum (PDAM) sebagai pengguna air pada wilayah sungai rokan. Dari data tersebut setidaknya ada 14 perusahaan industri yang akan habis izin pemanfaatan air permukaannya pada periode 2021-2022. Adanya permohonan izin penggunaan air baru juga menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi neraca air di Wilayah Sungai Rokan dari berbagai kebutuhan pengguna air sesuai dengan karakter dan prioritas masing-masing pengguna. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang meliputi data curah hujan, ketinggian muka air sungai, data rekomendasi teknik pengguna air dari BWSS III serta luas catchment area daerah tangkapan sungai yang diperoleh dari aplikasi ArcGIS. Metode yang digunakan dalam penelitian ini metode kuantitatif serta deskriptif analitis. Hasil dari analisis neraca air pada penelitian ini diperoleh bahwa berdasarkan skenario tahun kering yaitu pada nilai Q80 terdapat 1 node dari 36 node yang mengalami defisit yaitu pada kebutuhan irigasi.
Analisis Spasial Kekeringan Meteorologis Daerah Aliran Sungai Siak Fauzi, Manyuk; Sudjatmoko, Bambang; Cahyono, Sandi; Suprayogi, Imam
Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand) Vol. 13 No. 2 (2017)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jrs.13.2.123-131.2017

Abstract

Daerah aliran sungai Siak bagian hilir merupakan kawasann gambut yang luas dengan kategori gambut sangat dalam (lebih dari 4 meter). Hingga Agutus 2017, berdasarkan laporan Jaringan Kerja Penyelamat Hutan Riau (Jikalahari) jumlah hotspot pada lahan gambut di Provinsi Riau dengan kedalaman lebih dari 4 meter mencapai 397 titik. Kebakaran hutan dan lahan gambut merupakan agenda tahunan Riau, khususnya pada musim kemarau (kering). Tingkat kekeringan suatu daerah dapat diketahui dengan menghitung indeks kekeringannya. Indeks kekeringan merupakan suatu perangkat utama guna mendeteksi, memantau dan mengevaluasi kejadian kekeringan. Salah satu metode guna menghitung indeks kekeringan adalah metode Thornthwaite Mather. Metode tersebut menekankan pentingnya faktor curah hujan dan evapotranspirasi potensial. Analisis kekeringan dilakukan berdasarkan data hujan yang terukur dan tercatat pada 4 stasiun di dalam daerah aliran sungai Siak meliputi Buatan, Kandis, Petapahan Baru dan Pekanbaru. Hasil analisis menunjukan nilai total maksimum indeks kekeringan terjadi pada tahun 2014 dan Tahun 2015 dengan persentase sebagai berikut stasiun hujan Buatan 466,31%, Kandis 398,33%, Petapahan Baru 757,17% dan Pekanbaru 520,77%.
Diversifikasi Produk Mebel Lokal untuk Menguatkan Usaha Pariwisata Danau Bokuok di Desa Aursati Nurdin; 'Audah, Safridatul; Morena, Yenita; Ermiyati; Fauzi, Manyuk; Saily, Randhi; Rurianti, Dwi Visti; Fakhri; Suprayogi, Imam; Gussyafri, Haji; Novan, Andre; Wibisono , Gunawan; Olivia, Monita
Pelita Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Pelita Masyarakat Maret
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/pelitamasyarakat.v7i2.14806

Abstract

Aursati Village has considerable potential for the development of Danau Bokuok tourism, yet faces limitations in providing creative local products that reinforce the destination’s identity. The absence of facilities that showcase local characteristics has reduced the area’s attractiveness. This community service program aimed to strengthen tourism through the diversification of local furniture products utilizing wood waste and the natural forms of unproductive durian and rubber tree stumps. The program consisted of four stages: preparation through coordination and scheduling; program socialization and product education; technical training in crafting decorative furniture using local materials combined with resin; and the handover of products to the village for use as tourism support facilities. The results demonstrated improved knowledge, skills, and active participation of the community, particularly village youth, in creative production. The products developed not only offered aesthetic value but also reflected a strong local identity. This program is expected to stimulate sustainable village-based creative enterprises and foster a tourism-driven local economy. Moreover, the activity strengthened community awareness and a sense of ownership in tourism development, ensuring continued contributions and long-term impact.
Comparative Analysis of infiltration Area Regulations: A Study of Ministerial Regulation No. 10/2015 on Public Works and Public Housing Versus Ministerial Regulation No. 10/2022 on Environment and Forestry with a Focus on Rupat Island, Indonesia Manyuk Fauzi; Yohanna Lilis Handayani; Reski Seftiyansyah; Randhi Saily
Journal of Applied Engineering and Technological Science (JAETS) Vol. 7 No. 2 (2026): Journal of Applied Engineering and Technological Science (JAETS)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/jaets.v7i2.7304

Abstract

Groundwater sustainability on small islands depends heavily on effective infiltration zones that support natural recharge. Rupat Island in Indonesia faces declining groundwater levels and seawater intrusion, raising the need for accurate infiltration mapping. This study aims to compare the suitability and sensitivity of two national regulatory frameworks—Ministerial Regulation No. 10/2015 (Public Works and Public Housing) and Ministerial Regulation No. 10/2022 (Environment and Forestry)—in delineating infiltration areas. A GIS-based weighted overlay analysis was applied using rainfall, slope, land use, and soil type parameters, following the classification standards of each regulation. The results show substantial discrepancies: the 2022 framework identifies 5.86% of the island as critical infiltration areas, while the 2015 framework identifies only 0.001%. These differences are statistically confirmed through a two-way ANOVA (p < 0.05), indicating that the ecological emphasis of the 2022 regulation produces more conservative classifications. The findings imply that regulatory interpretation significantly influences groundwater zoning, especially on ecologically sensitive small islands. The study contributes theoretically by demonstrating how policy frameworks shape spatial hydrological assessments, and practically by providing evidence-based guidance for local authorities to improve infiltration protection, land-use planning, and groundwater management strategies.
UJI KUALITAS SUMBER AIR SEBAGAI HYGIENE SANITASI DI DAERAH PESISIR Dian Yustika Putri Utami; Imam Suprayogi; Manyuk Fauzi
Racic : Rab Construction Research Vol. 9 No. 2 (2024): DESEMBER
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/racic.v9i2.4407

Abstract

Tanah Merah Village, Indragiri Hilir Regency, is a village with coastal condition, brackish surface air and contains high levels of organic matter and iron. The purpose of this research is to find the best one from available water in this village to support the provision of sustainable clean water needs in the swamp area in Tanah Merah Village, Indragiri Hilir Regency, Riau Province. The method used is based on the standards of Minister of Health Regulation no. 492/Menkes/IV/2010 . The data required for this research is to use primary data by taking samples of rainwater, well water and sea water by researchers directly. From the results of tests carried out on 3 water samples, rainwater, well water and sea water, it was found that rainwater has the best clean water quality compared to well water and sea water by testing physical, chemical and microbiological parameters. So that rainwater can be used as hygiene sanitation for society in Tanah Merah Village, Indragiri Hilir Regency by collecting rainwater in every house, it can be used as a form of defense against the need for clean water
ANALISIS NERACA AIR SUB DAS KAMPAR KANAN Reno Diah Putri; Manyuk Fauzi; Gunawan Wibisono
Racic : Rab Construction Research Vol. 10 No. 2 (2025): DESEMBER
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/racic.v10i2.5869

Abstract

Kampar Kanan Watershed is a supporter of community activities so that its sustainability needs to be considered and managed optimally. One effort that can be made in monitoring water availability is to analyze the water balance. This study aims to analyze the condition of the water balance in the Kampar Kanan Watershed based on all rainy season scenarios to prevent water shortage conditions in all rainy season scenarios. The method used to calculate water availability in this study is the regional method. Based on the results of the water balance analysis, the water availability of the Kampar Kanan Watershed is able to meet all water needs. However, there are several intake nodes that experience deficits, namely Node 11 Node 12 and Node 15
IDENTIFIKASI KETERSEDIAAN AIR DAS INDRAGIRI UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN AIR BAKU RUMAH TANGGA DAN INDUSTRI Nurlaili; Manyuk Fauzi; Muhammad Yusa
Racic : Rab Construction Research Vol. 10 No. 2 (2025): DESEMBER
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/racic.v10i2.6019

Abstract

The Indragiri Watershed serves as the lifeblood for the communities surrounding it, functioning as a source of raw water for households, industry, agriculture, and as a transportation route. This study aims to identify the water availability in the Indragiri Watershed to meet the raw water needs of households and industries, in order to assess the watershed’s capacity to fulfill the water demands of its users. This research links water availability with water demand in the Indragiri Watershed. Based on the research findings, it can be concluded that water availability in the Indragiri Watershed under all seasonal scenarios is in a surplus condition. This indicates that the water availability in the Indragiri Watershed is still sufficient to meet the water demands of all its users.
Co-Authors Aisah kurnia utami Alfian Alfian Alfian Alfian Alfianis Alfianis Aminaton Marto Aminuyati Andy Hendri, MT, Andy Anggraini Lenry Rahman Annisa Destiany Aqilla Aqilla Aqilla, Aqilla Aras Mulyadi Arbaini Ardi Wahyudi Ardiminsyah Ardiminsyah Ari Sandhyavitri Ari Sandhyavitri Ary Sandhyavitri Asda Usradinda Astari, Kemala Fitri Aswal Fitra Yadi Bambang Siswanto Bambang Sudjatmoko Bambang Sujatmoko Binhar, Mathrab Bochari - Bunga Rabby Zalfi Bunga Rafikah Zaki Cahyono, Sandi Citra Perdana Cuprtino Tamba Darmawan, Igeny Dwiana Deddy Prasetyo Utomo Dehas Abdaa Dent Siloana Dian Yustika Putri Utami Dickky Yusman Dwi Puspo Handoyo Dwi Puspo Handoyo, Dwi Puspo Edwar AR Effendi Sianipar Ega Riana Tovani Eki Efrizal, Eki Ela Fitriana Ela Fitriana Elsa Rina S Ermiyati Ermiyati Ermiyati Ermiyati Ermiyati, Ermiyati Erza Ismi Lariza Fachrunnisa fakhri Fakhri Fakhri Fakhri, Fakhri Fardian, Herry Farizki Afdalindra Ihsan Fatiha Nadia Fatiha Nadia, Fatiha Fauzan Mahdinal Ferry Fatnanta Fitri Landari Ghiffa Syauqiyya Harahap Gunawan Wibisono Guspi Gussyafri Habrio Ilva YR Hafid Muhaimin Hasward Harahap, Ghiffa Syauqiyya Hardiman Hardiman Haryo Dipa Hasward, Hafid Muhaimin Hendra Muchlis Hendra Muchlis Herry Fardian Husaini, Rizki Ramadhan Imam Suprayogi Indra Kuswoyo Insan Ikhsan Isnandi, Ari Jusatria Keisuke Murakami Khairul Rizal Kiky Yahdita Lita Darmayanti Lovina, Fitri Luluk Masfufa M Ramadani M. Rizki E. Janrosl Maijoni, Tri Mailino, Vemby Malik Habibillah Mardan Fajri Mardani Sebayang Marganda Simamora Mariani Damanik Marisya Wahyuna Marta Yudha Ozman Mashuri Mathrab Binhar Matrab Binhar Mega Putri Komalasari Mifta Khairiah Mintio, Reygi Raica Mohd Syarwan Monita Olivia Mualifudin, Achmad Muhamad Ghifar Alharis Muhammad Ikhsan Muhammad Shalahuddin Muhammad Yusa Muhardi Nafisah Nafisah Nahar Afrizal Nessa Riana Putri, Nessa Riana Niko Erdi Putra Novan, Andre Nurdin Nurdin Nurdin Nurdin Nurdin Nurhasanah Junia Nurhasanah Nurhasanah Nurlaili Raeni Evanta Br. Tarigan Rafit Mahendra Rahayu, Indah Tri Rahman Wahidin Miatullah Ramadhani Harahap Randhi Saily Rellyadi Saputra Laset Reno Diah Putri Reski Seftiyansyah Resty Agesti Handayani Resty Agesti Handayani Revi Lasmita Rianty Sihaloho Riau Satrya Alamsyah Ricca, Randi Rangkuti Putra Rico Ardiansyah Amri Rifardi Rinaldi Rinaldi Rinaldi Rinaldi Ririn Rindayani Rizal, Khairul Rizki Rianda Putra Rizky Eka Putra Rizky Eka Putra, Rizky Eka Rosmiati Ahmad Rumambi, Ridho Rurianti, Dwi Visti S Siswanto S.Pd. M Kes I Ketut Sudiana . Sadewa Sabihi Safari Tri Septanto Safridatul Audah Salvi Novita Sandi Cahyono Sharie, Barcha Yolandha Sigit Sitikno, Sigit SIGIT SUTOKNO Siswanto - Siswanto, Siswanto Soewignjo Agus Nugroho Sovia Revina Sudarmanto Sudarmanto Sudjatmoko, Bambang Suprasman Suprasman Sutikno, Sigit SUTOKNO, SIGIT Swary Aristi Syarifah Sophia Vinka Zafani Tampubolon, Hotmauli Thessalonika Thessalonika Thessalonika, Thessalonika Tiurma Monalisa Siahaan Tri Maijoni Trimaijon Trimaijon Trimaijon, Trimaijon Verawati Wahyuna, Marisya Wibisono , Gunawan Wibowo Suarno Putra Widya Safitri Wiliya, Wiliya Yenita Morena Yohanna Lilis H Yulasni Astri Yuli Hendra Yundari, Yundari Zaky Ilhami Zulkarnain Zulkarnain Zulkarnain Zulkarnain ZULKIFLI ZULKIFLI