Claim Missing Document
Check
Articles

Pembangkitan Data Debit Daerah Aliran Sungai Batang Arau Menggunakan Metode Thomas Fiering (Studi Kasus : Pos Duga Air Batang Arau) Bunga Rabby Zalfi; Bambang Sujatmoko; Manyuk Fauzi
SAINSTEK Vol. 11 No. 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v11i1.180

Abstract

Ketersediaan data debit sungai yang panjang diatas 10 tahun masih merupakan masalah yang sulit dan kompleks bagi negara seperti Indonesia. Data debit aliran sungai merupakan informasi yang penting bagi perencanaan, pengelolaan dan pengembangan sumber daya air. Data debit air sungai memerlukan deret yang panjang untuk keperluan perencanaan dan pengelolaan sumber daya air. Salah satu metode yang digunakan dalam pembangkitan data adalah metode Thomas-Fiering. Metode Thomas-Fiering adalah metode yang digunakan untuk mengetahui atau meramalkan ketersediaan air pada tahun-tahun mendatang. Output dari pehitungan dengan metode ini ialah menghasilkan debit sintetis. Hasil perhitungan dari uji korelasi terhadap skema I-VI data observasi dengan data bangkitan menunjukkan bahwa hasil korelasinya sedang, untuk skema VII hasil korelasinya kuat. Hasil dari uji koefisien Nash untuk semua skema masih kurang memuaskan. Hasil perhitungan untuk nilai t hitung menunjukkan nilai yang lebih kecil dari nilai t tabel. Hal ini membuktikan bahwa H0 dapat diterima, yaitu tidak cukup bukti untuk menyatakan adanya perbedaan antara data observasi dengan data bangkitan. Secara statistik tidak ada perbedaan antara data observasi (asli) dengan data bangkitan oleh karena itu metode Thomas Fiering untuk data debit DAS Batang Arau ini dapat digunakan.
Analisis Neraca Air Wilayah Sungai Siak Verawati; Manyuk Fauzi; Imam Suprayogi
SAINSTEK Vol. 11 No. 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v11i1.181

Abstract

Wilayah Sungai Siak merupakan salah satu wilayah strategis nasional yang memiliki potensi ketersediaan air yang besar sekaligus dimanfaatkan untuk pemenuhan air kebutuhan pokok dan kebutuhan air lainnya. Pemanfaatan air di Wilayah Sungai Siak ini dibutuhkan untuk irigasi rawa, air minum, industri dan perkebunan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi kesetimbangan air (water balance) di Wilayah Sungai Siak dari berbagai kebutuhan pengguna air sesuai dengan karakter dan prioritas masing-masing pengguna serta untuk mengetahui potensi air baik yang belum dan telah dimanfaatkan agar dapat dikelola dengan tepat dan berkelanjutan. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang meliputi data curah hujan, ketinggian muka air sungai, data rekomendasi teknik pengguna air dari BWSS III serta luas catchment area daerah tangkapan sungai yang diperoleh dari aplikasi ArcGIS. Metode yang digunakan dalam penelitian ini metode kuantitatif serta deskriptif analitis dengan analisa alokasi air berdasarkan neraca air dan penentuan urutan prioritas kebutuhan pemanfaat air. Hasil dari analisis neraca air pada penelitian ini diperoleh bahwa berdasarkan nilai Q80 terdapat 3 dari 69 Node yang terbagi atas 4 pengguna manfaat air yang mengalami defisit air pada saat tahun kering.
Analisis Kinerja Sarana Dan Prasarana Sungai (Studi Kasus : Sungai Air Hitam) Rizky Eka Putra; Manyuk Fauzi; Tri Maijoni
Journal of Infrastructure and Civil Engineering Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/jice.v3i2.38

Abstract

Sungai sebagai sarana pengaliran air alami merupakan salah satu sumber air yang berpengaruh dalam kehidupan manusia. Dimanfaatkannya sungai secara terus menerus menyebabkan menurunnya kondisi fisik dan fungsi dari infrastruktur yang ada pada sungai. Untuk menjaga kondisi tersebut diperlukan adanya tindakan operasi pemeliharaan terhadap sarana dan prasarana sungai. Tujuan dari operasi pemeliharaan sarana dan prasarana sungai untuk menjaga eksistensi fisik dan fungsi agar tetap dapat digunakan secara efektif dan efisien. Sungai Air Hitam memiliki panjang ±8,5 km, terletak di wilayah administratif Kecamatan Payung Sekaki Kota Pekanbaru. Penelitian dilakukan dengan melakukan penelusuran langsung di lapangan. Prasarana yang terdapat pada Sungai Air Hitam terdiri dari kolam , turap beton, box culvert, dan krib. Kriteria operasi pemeliharaan berdasarkan hasil penilaian kinerja dari prasarana yang terdapat pada Sungai Air Hitam, sebagian besar bangunan bernilai rata-rata > 70% yang artinya kondisi bangunan dengan penilaian resiko rendah dan index kinerja baik sehingga tidak perlu adanya rehabilitasi pada bangunan sungai. Direkomendasikan adanya kegiatan pengamatan kondisi bangunan secara berkala.
Simulasi Optimasi Waduk Selat Lampa untuk Penyediaan Air Baku Air Minum Marisya Wahyuna; Manyuk Fauzi; Siswanto Siswanto; Randhi Saily
Journal of Infrastructure and Civil Engineering Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/jice.v3i2.43

Abstract

Waduk Selat Lampa terletak di Provinsi Kepulauan Riau, Kabupaten Natuna, Kecamatan Pulau Tiga, Desa Sabang Mawang Balai. Secara astronomis waduk Selat Lampa berada pada koordinat 3° 39’ 36'' LU dan 108° 08’ 42'' BT. Waduk Selat Lampa termasuk kedalam waduk single purpose yang hanya dimanfaatkan untuk pemenuhan kebutuhan air baku air minum saja. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis keandalan waduk Selat Lampa yang optimal dalam memenuhi kebutuhan air baku air minum yang optimal dengan metode simulasi trial error peningkatan pengeluaran air. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis ketersediaan air dengan metode Penman-Monteith untuk menghitung Evapotranspirasi, analisis debit ketersediaan air dengan metode FJ. Mock, analisis debit andalan dengan metode Weibull, serta analisis neraca air pada kondisi basah (20%), kondisi normal (50%), dan kondisi kering (90%) dan metode simulasi waduk untuk memperhitungkan optimasi waduk. Dari Analisa yang telah dilakukan didapatkan hasil keandalan waduk dalam memenuhi kebutuhan air baku air minum dan pemanfaatan waduk yang optimal dalam memenuhi kebutuhan air baku air minum. Adapun hasil dari optimasi waduk Selat Lampa ini yaitu kapasitas produksi Air Baku yang awalnya 20 liter/detik dapat ditingkatkan menjadi 35 liter/detik.
Penyusunan Strategi Pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kota Dumai Dengan menggunakan AHP (Analytical Hierarchy Process) Riau Satrya Alamsyah; Manyuk Fauzi; Ari Sandhyavitri
JURNAL UNITEK Vol. 11 No. 1 (2018): Januari-Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/unitek.v11i1.26

Abstract

Kota Dumai yang berada di Provinsi Riau merupakan Kota yang pelayananair minumnya masih sangat rendah. Beberapa upaya yang dilakukanpemerintah kota untuk meningkatkan pelayanan air minum kemasyarakattetapi belum berhasil. Penelitian ini melakukan kajian bagaimana strategiyang tepat untuk pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) KotaDumai dengan menggunakan dengan menggunakan AHP (AnalyticalHierarchy Process). Para ahli (expert)yang menjadi responden adalahpembuat kebijakan, pelaku, konsultan dan tenaga ahli yang terlibatlangsung pada pembangunan SPAM Kota Dumai.Metoda yang digunakanpada penelitian ini adalah metoda pembobotan (Scoring Method) dan AHPdengan menggunakan perangkat lunak Expert Choice 2000. Penilaiankesiapan Kota Dumai pada pembangunan SPAM Kota Dumai danidentifikasi kriteria-kriteria dan sub kriteria signifikan Pembangunan SPAMKota Dumai dengan menggunakan metoda pembobotan. Hasil denganmenggunakan Expert Choice 2000 kriteria yang paling berpengaruh dalampembangunan SPAM Kota Dumai adalah kriteria lingkungansebesar 37,1% ,kriteria kepemimpinan dan SDM sebesar 24,2% serta kriteria teknis sebesar16,9%. Dari ketiga kriteria yang paling berpengaruh tersebut dikembangkan10 strategi pembangunan SPAM Kota Dumai yang kemudian dilanjutkandengan menyebarkan kuisioner kembali kepada para ahli dan denganmenggunakan Expert Choice 2000 didapatkan urutan prioritas kesepuluhstrategi pembangunan SPAM Kota Dumai adalah :optimalisasi IPASudirman 28,7%, melanjutkan pembangunan jaringan pipa tahun 2008-201120,4%, pembangunan fasilitas dan utilitas di lokasi off take SPAM Regional14,4%, penyesuaian tarif air minum 11,2%, pembangunan intake danbendung Sungai Mesjid 7,3%, pembangunan IPA baru 5,9%, penyertaanmodal kembali ke PDAM, peningkatan kualitas SDM PDAM 3,5%,pembangunan SPAM embung dan pemanfaatan IPA RO 80 L/dtk 1,8%.Kesepuluh strategi ini yang kemudian dimasukkan kedalam rentang waktuprogram jangka menengah 5 tahunan yang kemudian dijabarkan lagi denganprogram dan kegiatan tiap tahun.
Model Hidraulika untuk Simulasi Kejadian Banjir di Sungai Dumai Asda Usradinda; Sigit Sutikno; Manyuk Fauzi
JURNAL UNITEK Vol. 12 No. 2 (2019): Juli-Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/unitek.v12i2.49

Abstract

Sebagai daerah yang secara geografis terletak di pesisir pantai, kota Dumai memiliki resiko terhadap banjir. Keberadaan sungai Dumai yang membelah kota Dumai merupakan pembuangan utama drainase dari beberapa kecamatan, diantaranya kecamatan Dumai Selatan, Dumai Timur dan Dumai Barat serta Dumai Kota. Penyebab banjir dikarenakan jumlah curah hujan dan kondisi tinggi muka pasang surut air laut, menyebabkan jumlah debit air yang melalui sungai, melebihi kapasitas daya tampung saluran pembuangan dan sungai. Berkaitan dengan hal tersebut, di dalam menganalisis dan memodelkan simulasi kemungkinan banjir yang terjadi di sungai Dumai, melalui penggunaan aplikasi permodelan hidraulika HEC-RAS. Dari hasil penelitian Daerah aliran sungai Dumai merupakan dataran rendah yang memiliki tinggi tebing/tanggul sungai yang bervariasi, baik disisi kiri maupun sisi kanan sungai. Hal ini berpengaruh terhadap kemampuan tebing/tanggul dalam menahan tinggi muka air banjir rencana atau naik turunnya air pasang laut. Dan mengakibatkan air yang melimpas tersebut mengalir kearah bantaran sungai yang memiliki kontur lebih rendah dan berpotensi menggenangi lahan dan pemukiman warga.
Simulasi Konservasi Sub Das Tapungkiri Riau Berdasar Soil And Water Assessment Tool Ari Sandhyavitri; Manyuk Fauzi; Mardan Fajri; Arbaini
Jurnal Kebijakan Pembangunan dan Inovasi Vol. 2 No. 1 (2016)
Publisher : Badań Perencanaan Pembangunan Dearth, Penelitian dań Pengembangan Provinsi Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perubahan tata guna lahan yang terjadi pada sub DAS Tapung Kiri berpengaruh pada debit yang terjadi badan sungai. Ditandai dengan berkurangnya luas hutan dari 15.624,36 pada tahun 2002 menjadi 12.186,32 Ha di tahun 2012. Maka diperlukan evaluas ikondisi dan kinerja DAS. Evaluasi menggunakan kriteria 1) Persentase Lahan Kritis (PLK), 2) Persentase Penutupan Vegetasi (PPV), 3) Koefisien Rezim Aliran (KRA), dan 4) Koefisein Aliran Tahunan (KAT). Hasilevaluasi PLK adalah 9,82%, PPV 71,6%, KRA 14,28 dan KAT 0,45. Setelah didapatkan nilai evaluasi eksisting, dilakukan simulasi konservasi menggunakan program SWAT dengan mengganti sebagian luas tanah terbuka dan semak belukar peta tata guna lahan tahun 2012 dengan hutan. Dari hasil simulasi mendapatkan parameter validitas model SWAT berupa R2adalah 0,50 dan NSE 0,50. Hasil ini telah memenuhi syarat penelitian di mana koefisien yang didapatkan R2> 0,4 dan NSE > 0,35. Dari simulasi ini dievaluasi lagi kondisi DAS. Hasil evaluasi setelah dilakukan simulasi konservasia dalah PLK 6,47 %, PPV 73,08 %, KRA 5,78 danKAT 0,44. Nilai-nilai setelah simulasi konservasi memberikan hasil yang lebih baik dari pada kondisi sebelum dilakukan simulasi konservasi.
ANALISIS KETERSEDIAAN AIR BERDASARKAN DATA HUJAN SATELIT GPM DI DAS MESJID KOTA DUMAI Manyuk Fauzi; Muhammad Wildan Pahlevi; Rinaldi Rinaldi; Yohanna Lilis Handayani; Ermiyati Ermiyati; Husnah Husnah
Racic : Rab Construction Research Vol 9 No 1 (2024): JUNI
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/racic.v9i1.4423

Abstract

Penggunaan air bersih merupakan kebutuhan pokok bagi penduduk di Indonesia, dimana air bersih digunakan sebagai air minum, hidrologi, irigasi dan lain sebagainya. Sehingga hal tersebut menjadi penting dalam infrastruktur penyediaan air bersih. Salah satu sumber air berasal dari hujan. Dalam perencanaan pengembangan sumber daya air yang ada, diperlukan data debit lapangan. Data yang tersedia di lapangan antara lain data curah hujan, klimatologi, dan tinggi muka air. Namun karena adanya keterbatasan data, keakuratan data menjadi penyebab kesulitan untuk melakukan analisis model hidrologi. Oleh karena itu dirasa perlu menggunakan data hujan satelit yang dapat menggantikan data hujan permukaan sebagai alternatif untuk pemodelan hidrologi. Dalam kasus ini digunakan data curah hujan yang berasal dari satelit Global Precipitation Measurement (GPM). Dalam pemodelan ini menggunakan model mock dan rainrun. Dari hasil pengujian, diperoleh Koefisien Korelasi (R) memiliki kriteria sangat rendah pada model Mock dan Rainrun. Untuk Koefisien Nash-Sutcliffe (NSE) pada model Mock diperoleh nilai skema 1 = 0,506; skema 2 = 0,555; skema 3 = 0,578; skema 4 = 0,431 sehingga rata-rata merupakan kriteria memenuhi. Untuk Koefisien Nash-Sutcliffe (NSE) pada model Rainrun diperoleh nilai skema 1 = 0,505; skema 2 = 0,582; skema 3 = 0,506; skema 4 = 0,501 sehingga rata-rata merupakan kriteria memenuhi.
Penilaian Kinerja dan Penyusunan Angka Kebutuhan Nyata Operasi Pemeliharaan Daerah Irigasi Kelarik Fauzi, Manyuk; Siswanto, Siswanto; Lovina, Fitri; Saily, Randhi
Journal of Infrastructure and Civil Engineering Vol. 3 No. 3 (2023)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/jice.v3i3.46

Abstract

Daerah Irigasi Kelarik terletak di Kelarik, Kecamatan Bunguran Utara, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau yang menunjang dan mendukung usaha pertanian lokal dengan luas layanan sebesar 677 Ha. Untuk mempertahankan sarana dan prasarana agar tetap berfungsi atau mempunyai umur layanan yang sesuai dengan rencana awal pembangunan dilakukan penilaian kinerja sistem irigasi. Penilaian kinerja sistem irigasi dilakukan berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat No. 12/PRT/M/2015 yang kemudian dinyatakan dalam nilai indeks kinerja, dengan adanya penilaian kinerja sistem irigasi ini kemudian akan didapatkan klasifikasi tindakan operasional dan pemeliharaan yang sesuai. Selanjutnya, dilakukan perhitungan Angka Kebutuhan Nyata Operasi dan Pemeliharaan (AKNOP) yang berfungsi untuk perencanaan penyediaan/kebutuhan anggaran operasi dan pemeliharaan berdasarkan klasifikasi tindakan operasional dan pemeliharaan yang sudah didapatkan sebelumnya. Anggaran operasi dan pemeliharaan yang dihitung meliputi: biaya operasi, biaya pemeliharaan rutin dan biaya pemeliharaan berkala. Nilai kondisi prasarana fisik secara keseluruhan adalah 62,72% termasuk dalam kategori sedang dengan tingkat kerusakan 21-40% dan perlu dilakukan perbaikan. Biaya yang diperlukan untuk kegiatan operasi Daerah Irigasi Kelarik adalah senilai Rp72.992.332, dan biaya yang dibutuhkan untuk pemeliharaan berkala adalah Rp258.719.099 sedangkan biaya yang dibutuhkan untuk pemeliharaan rutin adalah Rp252.347.766.
Nilai Manfaat Ekonomi Pengelolaan Sumber Daya Air Daerah Irigasi Kaiti Samo Tampubolon, Hotmauli; Fauzi, Manyuk; Sandhyavitri, Ari
Journal of Infrastructure and Civil Engineering Vol. 3 No. 3 (2023)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/jice.v3i3.48

Abstract

Timbunan oprit mortar busa merupakan teknologi terkini dalam pekerjaan timbunan oprit. Teknologi ini menggunakan beton ringan yang mengandung udara sebagai bahan pengisi timbunan menggantikan teknologi konvensional yang menggunakan tanah sebagai bahan pengisi timbunan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa penurunan yang terjadi pada teknologi mortar busa dibandingkan dengan teknologi konvensional. Penelitian ini dimulai dari penentuan lapisan tanah berdasarkan Standard Penetration Test (SPT) dan data sekunder yang diperoleh dari literatur. Kemudian dilanjutkan dengan menentukan parameter tanah pada setiap lapisannya. Parameter ditentukan melalui korelasi antar parameter. Simulasi numerik pada kedua jenis timbunan oprit dilakukan dengan Metode Elemen Hingga 2D menggunakan PLAXIS. Hasil penurunan selanjutnya akan dibandingkan dan diperiksa berdasarkan kriteria penurunan yang disyaratkan oleh Kimpraswil dan South Carolina Department of Transportation (SCDOT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penurunan yang terjadi pada timbunan oprit mortar busa memenuhi semua kriteria penurunan yang disyaratkan, sedangkan pada timbunan oprit konvensional hanya memenuhi 4 dari 5 kriteria penurunan yang disyaratkan.
Co-Authors Aisah kurnia utami Alfian Alfian Alfian Alfian Alfianis Alfianis Aminaton Marto Aminuyati Andy Hendri, MT, Andy Anggraini Lenry Rahman Annisa Destiany Aqilla Aqilla Aqilla, Aqilla Aras Mulyadi Arbaini Ardi Wahyudi Ardiminsyah Ardiminsyah Ari Sandhyavitri Ari Sandhyavitri Ary Sandhyavitri Asda Usradinda Astari, Kemala Fitri Aswal Fitra Yadi Bambang Siswanto Bambang Sudjatmoko Bambang Sujatmoko Binhar, Mathrab Bochari - Bunga Rabby Zalfi Bunga Rafikah Zaki Cahyono, Sandi Citra Perdana Cuprtino Tamba Darmawan, Igeny Dwiana Deddy Prasetyo Utomo Dehas Abdaa Dent Siloana Dickky Yusman Dwi Puspo Handoyo Dwi Puspo Handoyo, Dwi Puspo Edwar AR Effendi Sianipar Ega Riana Tovani Eki Efrizal, Eki Ela Fitriana Ela Fitriana Elsa Rina S Ermiyati Ermiyati Ermiyati Ermiyati Ermiyati, Ermiyati Erza Ismi Lariza Fachrunnisa Fakhri Fakhri Fakhri, Fakhri Fardian, Herry Farizki Afdalindra Ihsan Fatiha Nadia Fatiha Nadia, Fatiha Fauzan Mahdinal Ferry Fatnanta Fitri Landari Fitri Yuniar Handayani Ghiffa Syauqiyya Harahap Habrio Ilva YR Hafid Muhaimin Hasward Harahap, Ghiffa Syauqiyya Hardiman Hardiman Haryo Dipa Hasward, Hafid Muhaimin Hendra Muchlis Hendra Muchlis Herry Fardian Husaini, Rizki Ramadhan Husnah Husnah Imam Suprayogi Indra Kuswoyo Insan Ikhsan Isnandi, Ari Jusatria Keisuke Murakami Khairul Rizal Kiky Yahdita Lita Darmayanti Lovina, Fitri Luluk Masfufa M Ramadani M. Rizki E. Janrosl Maijoni, Tri Mailino, Vemby Malik Habibillah Mardan Fajri Mardani Sebayang Marganda Simamora Mariani Damanik Marisya Wahyuna Marta Yudha Ozman Mashuri Mathrab Binhar Matrab Binhar Mega Putri Komalasari Mifta Khairiah Mintio, Reygi Raica Mohd Syarwan Mualifudin, Achmad Muhammad Ikhsan Muhammad Shalahuddin Muhammad Wildan Pahlevi Muhammad Yusa Muhardi Nafisah Nafisah Nahar Afrizal Nessa Riana Putri, Nessa Riana Niko Erdi Putra Novan, Andre Nurdin Nurdin Nurdin Nurdin Nurhasanah Junia Nurhasanah Nurhasanah Raeni Evanta Br. Tarigan Rafit Mahendra Rahayu, Indah Tri Rahman Wahidin Miatullah Ramadhani Harahap Randhi Saily Rellyadi Saputra Laset Resty Agesti Handayani Resty Agesti Handayani Revi Lasmita Rianty Sihaloho Riau Satrya Alamsyah Ricca, Randi Rangkuti Putra Rico Ardiansyah Amri Rifardi Rinaldi Rinaldi Rinaldi Rinaldi Ririn Rindayani Rizal, Khairul Rizki Rianda Putra Rizky Eka Putra Rizky Eka Putra, Rizky Eka Rosmiati Ahmad Rumambi, Ridho S Siswanto S.Pd. M Kes I Ketut Sudiana . Sadewa Sabihi Safari Tri Septanto Salvi Novita Sandi Cahyono Sharie, Barcha Yolandha Sigit Sitikno, Sigit SIGIT SUTOKNO Siswanto - Siswanto, Siswanto Soewignjo Agus Nugroho Soewignjo Agus Nugroho Sovia Revina Sudarmanto Sudarmanto Sudjatmoko, Bambang Suprasman Suprasman Sutikno, Sigit SUTOKNO, SIGIT Swary Aristi Syarifah Sophia Vinka Zafani Tampubolon, Hotmauli Thessalonika Thessalonika Thessalonika, Thessalonika Tiurma Monalisa Siahaan Tri Maijoni Trimaijon Trimaijon Trimaijon, Trimaijon Verawati Wahyuna, Marisya Wibowo Suarno Putra Widya Safitri Wiliya, Wiliya Yenita Morena Yohanna Lilis H Yulasni Astri Yuli Hendra Yundari, Yundari Zaky Ilhami Zulkarnain Zulkarnain Zulkarnain Zulkarnain ZULKIFLI ZULKIFLI