Claim Missing Document
Check
Articles

KETERSEDIAAN RUANG TERBUKA HIJAU MENGGUNAKAN METODE NORMALIZED DIFFERENCE VEGETATION INDEX DI KABUPATEN GRESIK TAHUN 2021 Sari, Khofifah Maulida; Budiyanto, Eko; Muzayanah, Muzayanah; Kurniawati, Aida
JURNAL GEOGRAFI Geografi dan Pengajarannya Vol 19, No 1 (2021): JURNAL GEOGRAFI Geografi dan Pengajarannya
Publisher : GEOGRAPHY EDUCATION DEPARTMENT Social Science and Law Faculty, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jggp.v19n1.p49-62

Abstract

Pembangunan kawasan industri menarik banyak tenaga kerja baik dari dalam maupun luar Kabupaten Gresik dan membutuhkan lahan tempat dibangunnya fasilitas-fasilitas industri. Penambahan jumlah penduduk di Kabupaten Gresik juga berdampak pada meningkatnya kebutuhan lahan permukiman. Sejalan dengan pertumbuhan dan perubahan penggunaan lahan tersebut, keberadaan RTH harus tetap dijaga. Hal ini ditujukan untuk menjaga agar ekosistem suatu wilayah tetap seimbang. Penelitian ini berbasis interpretasi citra secara digital menggunakan software Quantum GIS 3.16.5 dengan metode Normalized Difference Vegetation  Index (NDVI). Penelitian ini dilakukan di seluruh wilayah Kabupaten Gresik. Penentuan klasifikasi jenis tutupan lahan dilakukan dengan menentukan nilai ambang batas maksimum dan minimum melalui uji threshold. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi penurunan luas RTH dalam rentang 5 tahun. Pada tahun 2021 luas RTH hanya sebesar 160,15 km² atau 13% dari keseluruhan luas wilayah Kabupaten Gresik. Untuk memenuhi ketetapan minimal proporsi RTH, Kabupaten Gresik membutuhkan penambahan luas sebesar 17% atau 202,93 km².
SENSITIVITAS MATA AIR KARST GOA GREMENG TERHADAP HUJAN DI AREA TANGKAPANNYA Budiyanto, Eko
JURNAL GEOGRAFI Geografi dan Pengajarannya Vol 17, No 1 (2019): JURNAL GEOGRAFI Geografi dan Pengajarannya
Publisher : GEOGRAPHY EDUCATION DEPARTMENT Social Science and Law Faculty, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jggp.v17n1.p63-70

Abstract

Abstrak : mata air merupakan satu bentuk sumberdaya air yang vital bagi masyarakat di wilayah karst. Bentang lahan karst yang rentan memerlukan pengelolaan lingkungan yang tepat untuk melindungi kelestarian mata air tersebut. Mata air karst Goa Gremeng adalah satu contoh mata air di lingkungan karst Gunungsewu yang perlu dikelola dan dilindungi. Air dari mata air ini dimanfaatkan oleh penduduk untuk beberapa keperluannya. Dalam rangka upaya perlindungan mata air karst Goa Gremeng, maka perlu dipahami karakteristik dari mata air ini terutama berkaitan dengan sensitivitasnya terhadap hujan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sensitivitas mata air Goa Gremeng terhadap hujan di area tangkapannya. Metode yang dilakukan adalah dengan pengukuran dan observasi terhadap fluktuasi parameter kualitas air dan dikorelasikan dengan pola curah hujan yang turun di area tangkapannya. Parameter yang diukur adalah pH, TDS, kekeruhan, temperature, DO, dan nitrat. Pengukuran dilakukan secara langsung di lapangan dan di laboratorium. Penelitian ini menunjukkan adalah fluktuasi beberapa parameter kualitas air yang memiliki korelasi sangat kuat dan kuat terhadap tebal hujan. Parameter TDS memiliki korelasi negative sangat kuat yaitu sebesar -0,85. Parameter kekeruhan memiliki korelasi positif yang kuat yaitu sebesar 0,76. Parameter nitrat dan temperature memiliki korelasi negative yang kuat yaitu masing-masing sebesar -0,73 dan -0,65. Korelasi tertinggi dari parameter-parameter tersebut terhadap tebal hujan terjadi pada hari yang sama dengan saat pengukuran parameter kualitas air. Temuan ini mengindikasikan bahwa mata air karst Goa Gremeng memiliki tingkat sensitivitas yang tinggi terhadap hujan di area tangkapannya.
Ekstraksi limonit dengan metode dua tahap reduksi selektif dan magnetic separation dengan variasi waktu tahan dan suhu rendah Budiyanto, Eko; Yuono, Lukito Dwi; Bahfie, Fathan; Sulistiyo, Danang
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 10, No 1 (2021): Jurnal TURBO Juni 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v10i1.1586

Abstract

The use of limonite and saprolite nickel ore with low Ni content as raw material for the manufacture of FeNi metal with a content of> 5% Ni has not been widely used. This is because to process limonite and saprolite ore into high levels of FeNi concentrate, it requires greater energy. The purpose of this study was to see the beneficiation process of low grade laterite nickel ore (limonite type, with 1-2% Ni content) at low temperature and holding time with graphite reducing agents and adding additives to iron nickel concentrate and nickel iron concentrates with nickel content above 5%. The method used in this research is to provide services with temperature variations of 250°C, 300°C, and 350°C with a holding time of 60 minutes and 90 minutes in the heat process stage 1 and continued in the heat process stage 2, namely at a temperature of 1150°C with a holding time of 60 minutes. The concentrates and tailings resulted from magnetic separation were then subjected to XRF testing and optical microscopy. With the erasing process and the holding time, the nickel content was quite high, namely 5-6%. With this, it can be neglected that the beneficiation process with this method is very effective and optimal. The levels of Fe in the concentrate obtained from several tests have increased and decreased with the addition of temperature and holding time.
RESPIRASI KARBONDIOKSIDA TANAH PADA TOPOSEKUEN BUKIT KARST GUNUNGSEWU GUNUNG KIDUL Purnomo, Nugroho Hari; Budiyanto, Eko; Muzayanah, Muzayanah; Kurniawati, Aida; Prasetyo, Ketut; Nurcahyo, Ardhyan Dwi
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 9, No 2 (2021): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v9i2.5630

Abstract

Abstrak: Aktivitas dan konsentrasi karbondioksida (CO2) di dalam lapisan tanah permukaan ditentukan oleh proses respirasi akar dan dekomposisi organik. Sementara keberadaan material sebagai media respirasi dan dekomposisi ditentukan oleh posisi topografi yang memiliki variasi lereng. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sifat tanah dengan respirasi karbondioksida tanah berdasarkan pada toposekuen bukit karst. Penelitian dilaksanakan di bukit karst bagian atas dari mulut Gua Gilap Dusun Klumprit Desa Kenteng Kecamatan Ponjong Kabupaten Gunungkidul. Lokasi titik sampel diambil pada suatu profil lereng dari puncak bukit, lereng bagian tengah, dan pada lereng kaki. Hasil menunjukkan terjadinya korelasi antara respirasi karbondioksida (CO2 Respiraton)dengan sifat tanah hanya pada lereng atas. Hubungan korelasi positif sangat kuat terjadi antara kandungan, bahan organik (organic matter), carbon organik (organic carbon), and berat jenis (specific density) dengan hasil CO2 Respiratonpada lereng atas. Sebaliknya terjadi korelasi negatif yang kuat antara kadar lengas (moisture) dengan CO2 Respiratonpada lereng atas. Terjadinya korelasi positif antara variabel organic matter, organic carbon, dan Specific density dengan laju CO2 Respiraton di lereng atas karena sampling pada Shafts. Terjadinya korelasi negatif moisture disebabkan rendahnya kandungan carbondioksida pada air hujan sebagai pengimbuh.  Abstract:  The activity and concentration of carbon dioxide (CO2) in the top layer of soil is determined by the process of root respiration and organic decomposition. While the existence of the material as a respiration medium and decomposition is determined by the slope variation of topographic position. This study aimed to find out the relationship of soil properties with the respiration of soil carbon dioxide (CO2) based on karst hill toposequence. The study was conducted in karst hill, the upper of Gilap cave Kenteng village Ponjong district Gunungkidul Regency. The location of the sample point was taken on a slope profile from the top of the hill, the central slope, and the foot of the slope. The results showed the correlation between respirations with the soil properties only on the upper slope. A strong positive correlation relationship was found among the content, organic matter, organic carbon, and specific density with the CO2 respiration yield on the upper slope. On the contrary, there was a strong negative correlation between moisture with CO2 respiration on the upper slope. The positive correlation among organic matter, organic carbon, and specific density variables with the rate of CO2 respiration on the upper slopes due to sampling in Shafts. And the negative correlation of moisture was caused by low carbon dioxide content in rainwater as richarge.
RESPIRASI KARBONDIOKSIDA TANAH PADA TOPOSEKUEN BUKIT KARST GUNUNGSEWU GUNUNG KIDUL Nugroho Hari Purnomo; Eko Budiyanto; Muzayanah Muzayanah; Aida Kurniawati; Ketut Prasetyo; Ardhyan Dwi Nurcahyo
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 9, No 2 (2021): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v9i2.5154

Abstract

Abstrak: Aktivitas dan konsentrasi karbondioksida (CO2) di dalam lapisan tanah permukaan ditentukan oleh proses respirasi akar dan dekomposisi organik. Sementara keberadaan material sebagai media respirasi dan dekomposisi ditentukan oleh posisi topografi yang memiliki variasi lereng. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sifat tanah dengan respirasi karbondioksida tanah berdasarkan pada toposekuen bukit karst. Penelitian dilaksanakan di bukit karst bagian atas dari mulut Gua Gilap Dusun Klumprit Desa Kenteng Kecamatan Ponjong Kabupaten Gunungkidul. Lokasi titik sampel diambil pada suatu profil lereng dari puncak bukit, lereng bagian tengah, dan pada lereng kaki. Hasil menunjukkan terjadinya korelasi antara respirasi karbondioksida (CO2 Respiraton)dengan sifat tanah hanya pada lereng atas. Hubungan korelasi positif sangat kuat terjadi antara kandungan, bahan organik (organic matter), carbon organik (organic carbon), and berat jenis (specific density) dengan hasil CO2 Respiratonpada lereng atas. Sebaliknya terjadi korelasi negatif yang kuat antara kadar lengas (moisture) dengan CO2 Respiratonpada lereng atas. Terjadinya korelasi positif antara variabel organic matter, organic carbon, dan Specific density dengan laju CO2 Respiraton di lereng atas karena sampling pada Shafts. Terjadinya korelasi negatif moisture disebabkan rendahnya kandungan carbondioksida pada air hujan sebagai pengimbuh. Abstract:  The activity and concentration of carbon dioxide (CO2) in the top layer of soil is determined by the process of root respiration and organic decomposition. While the existence of the material as a respiration medium and decomposition is determined by the slope variation of topographic position. This study aimed to find out the relationship of soil properties with the respiration of soil carbon dioxide (CO2) based on karst hill toposequence. The study was conducted in karst hill, the upper of Gilap cave Kenteng village Ponjong district Gunungkidul Regency. The location of the sample point was taken on a slope profile from the top of the hill, the central slope, and the foot of the slope. The results showed the correlation between respirations with the soil properties only on the upper slope. A strong positive correlation relationship was found among the content, organic matter, organic carbon, and specific density with the CO2 respiration yield on the upper slope. On the contrary, there was a strong negative correlation between moisture with CO2 respiration on the upper slope. The positive correlation among organic matter, organic carbon, and specific density variables with the rate of CO2 respiration on the upper slopes due to sampling in Shafts. And the negative correlation of moisture was caused by low carbon dioxide content in rainwater as richarge.
Pengembangan prototipe sistem monitoring kualitas air tanah karst Eko Budiyanto; Nugroho Hari Purnomo; Aida Kurniawati; Muzayanah Muzayanah
Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 19, No 2 (2021): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/gm.v19i2.40193

Abstract

Air tanah karst merupakan satu sumber pemenuhan kebutuhan air utama bagi penduduk di wilayah karst. Kualitas air tanah karst dapat berubah secara dinamis dalam waktu yang cepat. Oleh karena itu, diperlukan satu sistem yang dapat memberikan informasi tentang kualitas air ini secara mudah bagi penduduk. Penelitian ini bertujuan membangun prototipe sistem monitoring kualitas air tanah karst. Metode eksperimen digunakan dalam penelitian ini. Sistem yang dihasilkan terdiri dari perangkat sensor (pH, kekeruhan, dan temperatur), mikrokontroler, sistem basis data pada server, dan sistem antar muka. Hasil pengujian menunjukkan prototipe sistem monitoring kualitas air ini dapat beroperasi dengan baik dan dapat memberikan informasi kualitas air dengan cepat bagi penduduk. Beberapa hal teknis perlu diperhatikan agar perolehan data kualitas air dapat berjalan lancar dan terhindar dari kerusakan peralatan.
Utilization of Remote Sensing and GIS For The Calculation of Eucalypthus Productivity at BKPH Sukun Lutfi Ailuul Waahidati; Eko Budiyanto
Tunas Geografi Vol 10, No 1 (2021): JURNAL TUNAS GEOGRAFI
Publisher : Department of Geography Education, Faculty of Social Sciences, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/tgeo.v10i1.25139

Abstract

The Sukun Forest Management Unit (BKPH) is the manager of both protection and production forest, which includes eucalyptus trees covering an area of 3,701 ha. One of the efforts to optimize eucalyptus production is to estimate the productivity of eucalyptus. Advances in remote sensing technology and geographic information systems (GIS) can provide fast and accurate specific data to be able to estimate the production of eucalyptus leaves. The purpose of this research is to build a model for calculating eucalyptus production based on remote sensing data and to estimate the amount of eucalyptus production by applying remote sensing data. This research uses remote sensing and geographic information system (GIS) with Soil Adjusted Vegetation Index (SAVI) and the number of trees of eucalyptus as parameters to analyze the productivity of eucalyptus leaves. The results showed that the spectral value of SAVI and the number of trees were able to explain the yield of eucalyptus leaves with an accuracy of 98%. Estimation of eucalyptus production can be done through multiple linear regression models between the variable number of trees and the SAVI spectral value. The result showed an accuracy of 78% with the equation y = 0.405 + 1.190x1 + 0.001x2 and the Standard Error of Estimate are 0.052. The highest production estimate is 1.239 tonnes/pixel, while the lowest estimate is 0.633 tonnes/pixel.
PENGARUH JARAK ANODA-KATODA PADA PROSES ELEKTROPLATING TEMBAGA TERHADAP KETEBALAN LAPISAN DAN EFISIENSI KATODA BAJA AISI 1020 Eko Budiyanto; Deva Agus Setiawan; Harnowo Supriadi; Kemas Ridhuan
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 5, No 1 (2016): Juni 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (657.941 KB) | DOI: 10.24127/trb.v5i1.115

Abstract

Pada proses elektroplating, tembaga banyak dipergunakan sebagai logam pelapis karena mempunyai sifat yang lunak, ulet, penghantar  panas dan penghantar listrik yang baik. Karena sifatnya yang elektro positif, tembaga mudah diendapkan oleh logam yang deret gerak listriknya lebih tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jarak anoda-katoda terhadap ketebalan lapisan dan efisiensi katoda dalam proses elektroplating tembaga pada baja karbon rendah. Pada penelitian ini metode yang digunakan adalah studi lapangan, studi literatur, dan melakukan pengujian spesimen. Pengujian ini dilakukan di Loboratorium Teknik Mesin Fakultas Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Metro dan pengujian ketebalan lapisan dilakukan di Laboratorium Material Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Lampung. Spesimen yang digunakan adalah baja AISI 1020 dengan ukuran  dan parameter jarak yang digunakan adalah 5 cm, 10 cm, 15 cm dan 20 cm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi jarak anoda-katoda berpengaruh terhadap ketebalan lapisan dan efisiensi katoda. Semakin dekat jarak anoda-katoda, akan menghasilkan lapisan yang lebih tebal dan berlaku juga sebaliknya. Ketebalan maksimum didapatkan pada jarak 5 cm sebesar 0.108 mm dan efisiensi katoda tertinggi didapatkan pada jarak 5 cm sebesar 82.61%.
Pengaruh Temperatur Tuang, Temperatur Cetakan, dan Tekanan Pada Pengecoran Bertekanan (High Pressure Die Casting/HPDC) Terhadap Kekerasan dan Struktur Mikro Aluminium Paduan Silikon (Al-Si 7,79 %) Sulis Drihandono; Eko Budiyanto
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 5, No 1 (2016): Juni 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (983.905 KB) | DOI: 10.24127/trb.v5i1.116

Abstract

The purposes of this research are to investigate the effect of mold temperature, melting temperatur, and pressure on micro structure and hardness. The alloy used is Al-Si 7,79% using the High Pressure Die Casting (HPDC) method.HPDC is a casting method with injection the metal liquid to the cavity mold with specific speed and pressure. This research used 3 variations, they are pressure (50 bar, 75 bar, and 100 bar), melt temperature (700°C, 750 °C, and 800°C), and molding temperature (250°C, 300°C, and 350°C).Observations were made on the microstructure of the alloys show that Al-Si 7.79% showed some similar changed which is the tendency of the silicon phase will become thick silicon chip and the primary is likely to change even greater. This condition is caused by an increase in time solidification with increasing melt temperature and the mold temperature. The hardness in general will increase with increasing temperature and pressure. The highest hardness is 79,94 BHN at mold temperature of 250 °C, melt temperature of 750 ° C and pressure of 75 bar.
PENGARUH DIAMETER FILLER DAN ARUS PADA PENGELASAN TIG TERHADAP KEKUATAN TARIK DAN STRUKTUR MIKRO PADA BAJA KARBON RENDAH Eko Budiyanto; Eko Nugroho; Achmad Masruri
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 6, No 1 (2017): Juni 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (643.002 KB) | DOI: 10.24127/trb.v6i1.467

Abstract

Terdapat berbagai jenis pengelasan yang dapat digunakan dalam prosespenyambungan logam, salah satunya adalah TIG (Tungsten Inert Gas). TIG yang juga biasadisebut GTAW (Gas Tungsten Arc Welding) adalah jenis pengelasan yang menggunakanpanas dari nyala pijar yang terbentuk antara elektroda tungsten yang tidak terumpan denganmenggunakan gas mulia sebagai pelindung terhadap pengaruh luar pada saat prosespengelasan. Elektroda las menggunakan batang wolfram yang dapat menghasilkan busurlistrik tanpa ikut mencair. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variasiarus dan diameter filler (kawat las) terhadap pengelasan baja karbon rendah. Penelitian inimengunakan las TIG dengan filler jenis ER 309L berdiameter 1,2 mm, 1,6 mm, 2,0 mm dan2,4 mm. Bahan yang akan dilas adalah bahan baja karbon rendah dengan kuat tarik bahansebesar 36,37 kgf/mm2. Saat proses pengelasan, kuat arus yang yang divariasikan denganfiller adalah 80A, 100A dan 120A. Kampuh yang dipakai adalah jenis kampuh V dengansudut 900. Untuk mengetahui pengaruh dari perlakuan tersebut, spesimen pengelasandilakukan pengujian tarik dan foto stuktur mikro. Kuat tarik sambungan las tertinggiditunjukkan pada pengelasan yang menggunakan filler berdiamater 1,6 mm dengan kuat arus120 A dengan kuat tarik sambungan sebesar 41,74 kgf/mm2. Kuat tarik terendah didapatkanpada pengelasan yang menggunakan diameter filler 2,0 mm sebesar 39,71 kgf/mm2 denganmengunakan kuat arus 120A. Pengamatan struktur mikro difokuskan pada daerah HAZ (HeatAffected Zone). Pada spesimen pengelasan yang mengunakan diameter filler 1,6 mm denganvariasi kuat arus sebesar 80A, 100A dan 120 A. Terjadi peningkatan jumlah butiran ferit danmengecilnya butiran ferit di daerah HAZ pada setiap kenaikan arus dalam pengelasan.Kata kunci: Baja karbon rendah, Filler, HAZ, Kuat Arus, TIG.
Co-Authors Achmad Masruri Agus Setiawan AGUSTINA MS, RETNO Aida Kurniawati Aida Kurniawati Aida Kurniawati Aida Kurniawati Aida Kurniawati Aida Kurniawati ALDONAVY PRABUDIMAS, CINDY Ali Imron, Akhmad Andreas Luki Indratmoko APRILIANA, TRIAS Ardhyan Dwi Nurcahyo Ardiyanto Darmanto Asroni Asroni Asroni, Asroni Bahfie, Fathan Bambang Hariyanto Bayu Aji Kuncoro Burhany, Alven Ahmad Deva Agus Setiawan Dimas Anggoro Dimas Hendra Sasmita Djarot B. Darmadi, Djarot B. Dock, Chanthoeurn Ebid Rocky Alfatikh Eduwar, Nurul Eko Nugroho Eko Nugroho Elizabeth Titiek Winanti ENY SULISTYOWATI Fadirubun, Fahmi Fahrudin Fattah, Ariesta Nuur Gde Brahupadhya Subiksa HARIYANTO, SETIYAWAN Harnowo Supriadi Juli Murtini Kemas Ridhuan Ketut Prasetyo Kurniawan, Rubi KUSUMA WARDANI, GANDHI Lalu Saefullah Larasati, Amira Lukito Dwi Yuono, Lukito Dwi Lutfi Ailuul Waahidati Maarif, Muhammad Yusuf Magita, Nastiti Sigra Dewi Moch. Agus Choiron Muhamad Danial, Fikri Muzayanah Muzayanah Muzayanah Muzayanah Muzayanah Muzayanah Muzayanah Muzayanah Muzayanah Muzayanah Muzayanah Muzayanah Nastiti Sigra Dewi Maginta NUGROHO HARI PURNOMO Nugroho Hari Purnomo Nugroho Hari Purnomo Nugroho Hari Purnomo Nugroho Hari Purnomo Nugroho Hari Purnomo Nugroho Hari Purnomo Nurcahyo, Ardhyan Dwi Pamuji, Wirawan Permatasari, Ivana Pertiwi, Sri Endah Pramono, Atik PUJI LESTARI, EKA Rindawati, Rindawati Rini Novianti Rudiyanto Rudiyanto, Rudiyanto Rumpoko HS, Hendro Sari, Khofifah Maulida sri murtini . Sukma Perdana Prasetya Sulis Dri Handono Sulis Drihandono Sulistiyo, Danang Sumosusilo, Joko SYAHADAH NOVITA SARI, ARINI Untung Surya Dharma, Untung Surya Wahyono Wahyono Wahyudi, Tri Cahyo Wahyudin, Dian Wiwik Sri Utami Yususf Rizal fauzi