Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

EDUKASI MENGENAL GOLONGAN OBAT PADA LANSIA DI POSYANDU LANSIA KARTINI MADU II Asseggaf, Syarifah Nurul Yanti Rizki Syahab; Zakiah, Mistika; Ulfah, Ridha; Putri, Triyana Harlia
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 06 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengetahuan Lansia terhadap pengobatan sangat perlu untuk ditingkatkan karena rendahnya pengetahuan lansia dapat menyebabkan suatu permasalahan yang baru mengenai status pada kesehatan pada individu dengan usia beranjak lanjut mengenai dosis obat yang berlebihan, pengobatan dengan kombinasi obat, proses interaksi pada obat dan efek samping dalam mengonsumsi obat.  Dengan adanya kegiatan yang dilaksanakan dapat memiliki tujuan yang ditujukan pada lansia atau keluarga yang memiliki lansia di wilayah kerja Posyandu Lansia Kartini Madu II tentang golongan obat yang mencakup jenis-jenis golongan obat dan interaksi yang dapat terjadi jika mengkonsumsi lebih dari 1 obat. Metode kegiatan ini adalah ceramah interaktif dan tanya jawab. Kegiatan yang dilakukan dimulai dengan dilakukan pretest kemudian adanya post test setelah kegiatan ceramah secara dua arah yang dilakukan untuk mengetahui dan mengevaluasi tingkat pengetahuan yang dimiliki oleh responden penelitian. Penyuluhan atau edukasi tentang obat dapat membantu masyarakat memiliki tingkat pemahaman yang cukup terkait cara dalam mengonsumsi dan menggunakan obat pada individu dengan usia lanjut yang memiliki manfaat untuk mencari solusi dalam masalah yang muncul ketika mengonsumsi obat pada individu dengan usia yang beranjak lanjut. Adanya hasil yang meningkat dengan persentase sebesar 70,73% dari 41 responden peserta, terdapat 29 orang yang memiliki peningkatan pada skor dari hasil post-test dengan hasil rerata yang mengalami nilai meningkat dengan persentase sebesar 15%.  Edukasi terkait golongan obat dan interaksi obat dapat menyebabkan hasil tingkat pengetahuan pada responden lansia yang meningkat. Hasil ini didasarkan dengan adanya peningkatan pada hasil dari tes sebelum adanya ceramah (pretest) dan tes setelah adanya ceramah (posttest) yang dilakukan oleh peserta. Peningkatan pengetahuan terkait penggolongan obat ini dapat membantu masyarakat untuk lebih bijak saat mengkonsumsi obat, yang memiliki tujuan dapam mencari solusi pada permasalahan yang timbul dalam konsumsi obat yang tidak tepat guna terutama pada orang yang berusia lanjut.
POTENTIAL OF SAMBAS SIAM ORANGE (Citrus nobilis var. microcarpa) LEAVES ETANOL EXTRACT AGAINST Escherichia coli Irvandy, Muhammad Syifa; Zakiah, Mistika; Asseggaf, Syarifah Nurul Yanti Rizki Syahab; Mahyarudin, Mahyarudin; Mardhia, Mardhia
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya Vol. 12 No. 1 (2025): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Univers
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jkk.v12i1.549

Abstract

Escherichia coli has virulence factors and is able to avoid host defenses, and is resistant to antibiotics. Increasing resistance requires alternative therapies, including natural ingredients. The potential that comes from West Kalimantan is the Siamese orange (Citrus nobilis var. microcarpa). All parts of this plant contain secondary metabolites that can be utilized, for example the leaves. The compounds contained in secondary metabolites have antibacterial properties. This study was to determine the antibacterial potential of the ethanol extract of Siamese orange leaves on the growth of Escherichia coli bacteria. Method The orange leaves were extracted using 70% ethanol then continued with phytochemical analysis and antibacterial activity testing using the disc diffusion method. The results of the phytochemical analysis showed that the ethanol extract of Siamese orange leaves contained phenolics, alkaloids, saponins, flavonoids, and steroids. Antibacterial activity testing at all concentrations showed no inhibition zone. Conclusion The ethanol extract of Siamese orange leaves did not have antibacterial activity on the growth of Escherichia coli bacteria.
Analisis Kandungan Metabolit Sekunder, Antioksidan dan Uji Aktivitas Antibakteri Minuman Tradisional Serbat Khas Kalimantan Barat dengan Variasi Komposisi dan Lama Perendaman Asseggaf, Syarifah NYRS; Zakiah, Mistika; Ulfah, Ridha
Jurnal Kesehatan Andalas Vol. 11 No. 2 (2022): Online July 2022
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jka.v11i2.1925

Abstract

Serbat drink is a traditional drink typical of the Malay of West Kalimantan made from plant spices usually served in the Saprahan tradition. Serbat drinks are widely circulated among the public because, empirically, they are useful for health problems, one of which is to treat diarrhea. Objectives: To analyzed the content of secondary metabolites, antioxidant activity, and antibacterial activity of serbat drink on the growth of Escherichia coli bacteria which were known from the presence or absence and measurement of the length of the inhibition zone (the clear area around the disc) with the positive control, namely ciprofloxacin, and negative control, namely distilled water. Methods: The plant spices used in this research include cardamom, cloves, star anise, cinnamon, pandan leaves, sappan wood, anise, and ginger. Serbat drink was made in 3 variations, namely composition A, composition B, and composition C. The three composition variations were carried out for two soaking times, namely 15 minutes and 540 minutes. This study used the thin-layer chromatography (TLC) method for phytochemical screening, the DPPH (2,2-diphenyl-1-pikrilhidrazil) method for examination of antioxidant activity, and Escherichia coli bacteria cultured in 3 agar and tested using the disc diffusion method (Kirby-Bauer) to determine its antibacterial activity.  Results: The secondary metabolites contained in each serbat water sample, antioxidant activity from strongest to weakest among the serbat samples, and the absence of visible inhibition zones. Conclusion: Serbat drink does not have antibacterial activity against Escherichia coli.Keywords:  secondary metabolites, serbat drink, variations in composition, variations in the soaking time
Antihyperlipidemic Effectivity of Sweet Orange Peel Extract (Citrus sinensis) on Triglyceride Levels in Male Mice (Mus musculus) Induced by High Cholesterol Lumbantoruan, Ellya Catharine Romanna Aprilya; Zakiah, Mistika; Fahrurroji, Andhi
Jurnal Farmasi Sains dan Komunitas (Journal of Pharmaceutical Sciences and Community) Vol 21, No 2 (2024)
Publisher : Sanata Dharma University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24071/jpsc.005944

Abstract

Hyperlipidemia is a significant risk factor for atherosclerosis in arteries and cardiovascular disease, especially coronary heart disease (CHD), the leading cause of global mortality. Treatment of hyperlipidemia can be done through chemical treatment. However, statins have potentially dangerous side effects such as myopathy and rhabdomyolysis, so a therapeutic solution with minimal toxicity is needed. One of the potential treatments is Citrus sinensis orange peel, which contains antihyperlipidemic bioactive compounds, namely hesperidin, and naringenin. The aim of this research is to determine the effectivity of sweet orange peel extract (Citrus sinensis) on high cholesterol-induced male mice (Mus musculus) triglyceride levels. Citrus sinensis orange peel was extracted by maceration method using 50% ethanol as solvent. Lipid profile measurements were performed three times using the GPO-PAP method. The concentration of orange peel extract in the treatment group (P1, P2, P3) was 10%, 5%, and 1%. The positive control received 40 mg atorvastatin treatment, the negative control received 1% CMC Na, and the control received abnormal treatment. Antihyperlipidemic therapy with Citrus sinensis sweet orange peel extract has a strong relationship/influence on triglyceride levels in mice. Sweet orange peel extract (Citrus sinensis) has antihyperlipidemic effectiveness in reducing blood triglyceride levels in mice (Mus musculus) induced by high cholesterol. The effective dose is 1% dose.
Program Edukasi Penggunaan Obat dan Makanan Minuman Sehat untuk Siswa TK Pertiwi Kota Pontianak Asseggaf, Syarifah Nurul Yanti Rizki Syahab; Zakiah, Mistika; Ulfah, Ridha; Putri, Triyana Harlia
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 5 (2025): Volume 8 No 5 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i5.18642

Abstract

ABSTRAK Anak usia dini merupakan waktu-waktu penting untuk pertumbuhan dan perkembangan anak. Pertumbuhan dan perkembangan anak dipengaruhi salah satunya oleh gizi anak. Penting untuk memberikan edukasi kepada anak sejak usia dini, terutama mengenai penggunaan obat dan makanan sehat. Meningkatkan kesehatan masyarakat merupakan bagian penting dari upaya peningkatan kualitas penduduk. Penting bagi anak-anak untuk diberikan pemahaman tentang obat-obatan dan makanan yang aman. Metode yang digunakan pada kegiatan PKM ini adalah menunjukaan balon berbentuk buah dan sayur. Anak anak sangat antusias dalam menjawab. Mereka dapat lebih cepat mengenali contoh makanan yang termasuk sehat dan tidak sehat, senang, merasa rilex, dan berani mengemukakan pendapat, menjawab dan bertanya. Tingkat pemahaman siswa TK Pertiwi Kota Pontianak terkait penggunaan obat dan makanan minuman sehat masih terbatas dan bersifat sederhana sehingga diperlukan  edukasi yang rutin dan pengukuran status gizi secara berkala untuk memantau tumbuh kembang mereka.   Kata Kunci: Anak Usia Dini, Nutrisi Sehat, Obat ABSTRACT Early childhood is a critical period for children's growth and development. One factor that influences their growth and development is nutrition. It is important to provide education to children from an early age, especially regarding the use of medication and healthy food. Improving public health is a crucial part of efforts to enhance the quality of the population. It is important for children to be given an understanding of safe medication and food consumption. The method used in this community service activity involved demonstrating balloons shaped like fruits and vegetables. The children were very enthusiastic in responding. They quickly recognized examples of healthy and unhealthy foods, felt happy, relaxed, and were confident in expressing their opinions, answering, and asking questions. Conclusion: The level of understanding of Pertiwi Kindergarten students in Pontianak City regarding the use of medicine and healthy food and drinks is still limited and simple, so routine education and regular nutritional status measurements are needed to monitor their growth and development. Keywords: Early Childhood, Healthy Nutrition, Medication
Hubungan Regulasi Emosi Dan Tipe Kepribadian Terhadap Tingkat Stres Pada Mahasiswa Program Studi Kedokteran Universitas Tanjungpura Anindi, Dwi Nisa; Zakiah, Mistika; N.Y.R.S.A, Syarifah
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 3 (2025): Volume 12 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i3.17841

Abstract

Stres adalah cara dari tubuh kita menilai apakah ada sesuatu yang berbahaya, ataupun mengancam diri. Mahasiswa kedokteran yang mengalami stres memungkinkan dirinya sulit membangun interaksi positif terhadap pasiennya. Hal itu dapat memicu ketidakpuasan pasien dalam pelayanan kesehatan khususnya terhadap praktik klinis. Elemen yang berperan dalam memunculkan adalanya stres salah satu faktornya adalah tipe kepribadian. Ekstrovert dan Introvert adalah dua tipe kepribadian yang dinilai dari interaksi diri terhadap lingkungan. Penelitian ini menantikan hasil yang bertujuan untuk mengetahui adakah hubungan dari regulasi emosi dan tipe kepribadian terhadap tingkat stres pada mahasiswa Program Studi Kedokteran Universitas Tanjungpura periode 2021. Penelitian kuantitatif dipilih pada penelitian ini dengan studo analitik cross-sectional yang pengambilan datanya menggunakan metode simple random sampling. Delapan puluh mahasiswa periode 2021 yang aktif dalam perkuliahan menjadi sampel dalam penelitian ini. Berdasarkan analisis statistik hubungan regulasi emosi terhadap stress di nilai signifikan dengan nilai (p) yang didapatkan adalah 0,027 dan hubungan dari tipe kepribadian terhadap tingkat stres dengan (p) sebesar 0,017 di nilai signifikan. Terdapat hubungan antara regulasi emosi dan tipe kepribadian terhadap ringan dan berat tingkat stres pada mahasiswa Program Studi Kedokteran Universitas Tanjungpura periode 2021.
POTENSI ANTIOKSIDAN DARI AKAR TANAMAN BAJAKAH (SPATHOLOBUS LITTORALIS HASSK) ASAL KUBU RAYA KALIMANTAN BARAT Nur, Andi Denisa Fadliah; Zakiah, Mistika; Asseggaf, Syarifah Nurul Yanti Rizki Syahab
Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara Vol. 23 No. 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/ibnusina.v23i2.622

Abstract

Lingkungan yang tercemar, pola hidup tidak sehat dan proses metabolisme dalam tubuh manusia secara normal menghasilkan spesies oksigen reaktif yang berdampak buruk terhadap tubuh dan dapat memicu penyakit degeneratif. Produksi spesies oksigen reaktif yang berlebihan akan menyebabkan antioksidan alami yang diproduksi tubuh menjadi lemah sehingga memerlukan antioksidan dari luar, seperti dari tanaman bajakah yang secara empiris telah digunakan oleh masyarakat Dayak dalam pengobatan tradisional. Tujuan dari penelitian ini yaitu menentukan aktivitas antioksidan dan penentuan kandungan kimia dari ekstrak etanol akar bajakah (Spatholobus littoralis Hassk) yang diambil dari wilayah Kubu Raya Kalimantan Barat. Penelitian ini bersifat eksperimental, menggunakan metode ekstraksi menggunakan etanol, penentuan aktivitas antioksidan menggunakan senyawa 2,2-difenil-1-pikrilhidrazil (DPPH), sedangkan untuk penentuan kandungan kimia dalam ekstrak etanolnya adalah melalui mekanisme reaksi yang spesifik antara lain yaitu bubuk Magnesium (Mg) dan larutan HCl untuk penentuan senyawa flavonoid, reagen Wagner untuk penentuan senyawa alkaloid, akuades untuk penentuan senyawa saponin berdasarkan buih yang terbentuk setelah dikocok dan reagen FeCl3 untuk penentuan senyawa tanin. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak etanol akar bajakah Spatholobus littoralis memiliki antioksidan (IC50) sebesar 22,31 ppm, termasuk kategori potensi antioksidan sangat kuat dan berdasarkan pengujian fitokimianya menunjukkan adanya kandungan flavonoid, alkaloid, saponin dan tanin.
The Relationship of Characteristics of Hypertensive Patients to the Level of Adherence to Taking Hypertension Medication at the Pal Tiga Health Center, Pontianak Mistika Zakiah; Restu Saputra; Muhammad Redha; Muhammad Deni; Ansharullah Ansharullah
Jurnal Indonesia Sosial Sains Vol. 5 No. 07 (2024): Jurnal Indonesia Sosial Sains
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jiss.v5i07.1179

Abstract

Background: One of the non-communicable diseases that is a serious health problem today is hypertension. It is often referred to as the silent killer because sufferers usually do not know they have hypertension before checking their blood pressure. Objective: To determine the relationship between patient characteristics (education, level of knowledge, and BPJS safety) and the level of adherence to hypertension medication at the Pal Tiga Pontianak Health Center. Method: This research uses a cross-sectional method. The sample in this study was 89 hypertension patients at the Pal Tiga Pontianak Health Center. The research instrument used in this study was in the form of a questionnaire filled out by the respondents. The questionnaires used were the Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8) and the Hypertension Knowledge-Level Scale (HK-LS). The correlation test used is a Spearman test. Result: the relationship between education, knowledge level, and BPJS participation on the level of adherence to hypertension medication of respondents, respectively p-value was obtained of 0.879; 0.189; and 0.802.  Conclusion: There is no relationship between education, knowledge level, and BPJS participation in compliance with taking hypertension medication at the Pal Tiga Pontianak Health Center. this is done by interviewing patients with an MMSA compliance questionnaire abstract that does not need to be divided into.
Pengaruh Edukasi Kesehatan terhadap Peningkatan Pengetahuan Ibu dengan Balita Terkait MP-ASI Astuti, Puji; Yanti, Syarifah Nurul; Zakiah, Mistika; Rahmayanti, Sari
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/pnj.v6i2.1243

Abstract

Stunting merupakan permasalahan gizi yang masih menjadi perhatian khusus di Indonesia. Stunting dapat memengaruhi kualitas hidup anak di masa depan. Ibu sebagai penyedia makan dalam keluarga berperan penting dalam kecukupan gizi anak. Pengetahuan ibu yang baik dapat membuat perubahan perilaku sehingga mencegah stunting pada anak. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan tentang pencegahan stunting setelah diberikan penyuluhan. Metode penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuisioner yang terdiri dari pertanyaan untuk mengukur tingkat pengetahuan responden berupa pilihan ganda. Sampel berjumlah 59 responden. Mayoritas ibu berusia 17-25 tahun dengan Pendidikan SMP dan sebagai ibu rumah tangga. Tingkat pengetahuan ibu sebelum diberikan penyuluhan “baik” sebanyak 28.81%, “cukup” sebanyak 67.8%, dan “kurang” 3.39%. Sedangkan tingkat pengetahuan setelah diberikan penyuluhan meningkat menjadi 72.88% untuk “baik”, 23.73 untuk “cukup” dan 3.39% untuk kurang. Uji statistik menunjukkan perbedaan pengetahuan bermakna sebelum dan sesudah penyuluhan (p< 0.00). Kesimpulan: Penyuluhan terbukti meningkatkan pengetahuan tentang pencegahan stunting secara signifikan pada ibu dengan balita di Desa Sungai Batu Kabupaten Mempawaah, Kalimantan Barat.
The Influence of Self-Care Management on Blood Pressure Control in Hypertensive Patients: A Literature Review Asseggaf, Syarifah Nurul Yanti Rizki Syahab; Zakiah, Mistika; Ulfah, Ridha; Putri, Triyana Harlia; Len, Jenny Firda; Qatrunnada, Aura
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/htj.v11i2.1550

Abstract

Background: Hypertension, often referred to as the "silent killer," is a chronic condition characterized by systolic blood pressure >/140 mmHg and diastolic blood pressure >/90 mmHg. It is a major contributor to cardiovascular morbidity and mortality. One key factor affecting blood pressure control is adherence to antihypertensive medication, which is closely linked to self-care management. Objective: This literature review aims to analyze the influence of self-care management on blood pressure control in patients with hypertension. Methods: An integrative literature review was conducted by collecting references from electronic databases. Six journal articles that met the inclusion criteria were analyzed using descriptive analysis techniques. Results: The review found a strong correlation between effective self-care management and improved blood pressure control. Various factors were identified as influencing self-care capacity, including age, duration of illness, presence of comorbidities, self-efficacy, perception, and health literacy. These factors play a critical role in determining a patient's ability to manage their condition. Conclusion: Self-care management is essential in supporting medication adherence and achieving blood pressure control in hypertensive patients. Both intrinsic and extrinsic factors contribute to the effectiveness of self-care strategies and should be considered in hypertension management programs