Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS KARAKTERISTIK CAMPURAN LATASTON (HRS-WC) AKIBAT RENDAMAN AIR LAUT PASANG (ROB) DENGAN ASPAL MODIFIKASI POLIMER STARBIT E-55 Dwi Esti Intari; Woelandari Fathonah; Farista Widya Kirana
Jurnal Fondasi Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (855.073 KB) | DOI: 10.36055/jft.v7i2.4075

Abstract

Perkerasan jalan di Indonesia umumnya mengalami kerusakan sebelum mencapai umur rencana, salah satu penyebabnya adalah genangan air laut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh air laut terhadap karakteristik campuran beraspal jenis Lataston Lapis Aus atau dikenal dengan istilah Hot Rolled Sheet – Wearing Course (HRS-WC) dengan penggunaan aspal modifikasi polimer.Penelitian ini menggunakan variasi kadar aspal 6%, 6,5%, 7%, 7,5%, dan 8% terhadap total berat agregat dan pada pembuatan campuran HRS-WC gradasi semi senjang ini mengacu pada spesifikasi Bina Marga 2010. Perendaman benda uji pada suhu ruang dan variasi waktu perendaman dengan air tawar selama 24 jam dan dengan air laut selama 24 dan 48 jam.Berdasarkan hasil penelitian, air laut mempengaruhi karakteristik Marshall pada benda uji. Jika dibandingkan dengan air tawar, nilai VMA dengan air laut mengalami kenaikan sebesar 3,80% dan 12,83%, nilai VFA dengan air laut mangalami penurunan sebesar 10,62% dan 18,37%, nilai VIM dengan air laut mengalami kenaikan sebesar 26,34% dan 55,77%, nilai stabilitas dengan air laut mengalami penurunan sebesar 12,39% dan 25,19%, nilai flow dengan air laut mengalami penurunan sebesar 28,80% dan 6,08%, serta nilai MQ dengan air laut saat 24 jam naik sebesar 28,73% dan saat 48 jam turun sebesar 19,98%. Hasil penelitian menunjukan bahwa air laut dapat menjadi salah satu penyebab utama campuran mengalami penurunan keawetan, namun dengan penggunaan aspal modifikasi polimer Starbit E-55 nilai stabilitas, flow dan MQ masih memenuhi persyaratan.
Analisis Pemilihan Rute Perjalanan Rangkasbitung – Serang Terhadap Jalan Tol Serang Panimbang Arief Budiman; Dwi Esti Intari; Woelandari Fathonah; Rindu Twidi Bethary; Syarifudin Syarifudin
Jurnal Fondasi Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/fondasi.v10i1.10623

Abstract

Pemilihan Rute Perjalanan yang baik mampu mengefisiensi jarak, waktu tempuh dan biaya perjalanan yang di butuhkan. Dalam pemilihanrute perjalanan ini, analisis data di dapat dari persepsi pengguna jalan dan masyarakat, analisis ini nantinya akan di hitung menggunakan metode Stated Preference. Metode ini menunjukan jumlah semua pendekatan - pendekatan yang berbeda dengan menggunakan pernyataan-pernyataan individu tentang bagaimana mereka merespon situasi yang berbeda, melalui pendekatan control siste ekonomi yang dibuat dengan mengadakan hipotesis situasi perjalanan, yang mengaju pada pendapat responden memalui alternatif pilihan yang telah di buat.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk Mengetahui karakterisrik pelaku perjalanan dari masyarakat Rangkasbitung  dalam berkendara menuju kota Serang dan Melakukan Permodelan Pemilihan Rute Perjalanan berdasarkan Karakteristik dan analisa regresi linier yang menyatakan probabilitas individu dalam memilih rute serta Menganalisis Preferensi Pemilihan Rute dari Masyarakat Rangkasbitung terhadap jalan Tol Rangkasbitung – Serang.Hasil yang didapatkan bawah waktu menjadi faktor utama yang menentukan pilihan masyarakat dengan presentase sebesar 39,2% dan keamanan menjadi faktor kedua dengan presentase 16%,  dua hal ini menjadi prioritas masyarakan dalam memilih rute perjalanan, dan Jalan Tol menjadi pilihan utama mayoritas responden karna pelayanannya dengan presentase sebesar 79,4%. 
Penerapan Green Transportation Terhadap Kebutuhan Ruang Parkir Fakultas Teknik Untirta Dalam Rangka Menuju Kampus Hijau Dan Berkelanjutan Dwi Esti Intari; Woelandari Fathonah; Hendrian Budi Bagus Kuncoro; M Dandyaz Abiyyu M
Jurnal Fondasi Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jft.v9i2.9012

Abstract

Menurut Asian Development Bank, sektor transportasi merupakan sektor yang paling banyak menyumbang polusi udara, yaitu memproduksi hidrokarbon (HC), karbon monoksida (CO), oksida nitrogen (NOx) dan partikulat (PM) sebesar 87% sehingga polusi udara akibat transportasi merupakan dampak yang paling problematis. Kampus Universitas Sultan Ageng Tirtayasa merupakan salah satu Universitas Negeri di Provinsi Banten, tata guna lahan ini menimbulkan interaksi bagi pergerakan arus manusia yang akan menghasilkan pergerakan arus lalu lintas yang cukup besar dampaknya yaitu dapat meningkatkan masalah degradasi kualitas lingkungan yang diakibatkan dari sektor transportasi terlebih lokasi kampus FT UNTIRTA berada di Kawasan industri Cilegon sehingga perlu dilakukan penerapan green transportation terhadap kapasitas parkir yang berbasis pada konsep green campus agar sebagian lahan parkir dapat beralih fungsi menjadi ruang terbuka hijau (RTH) di kampus Fakultas Teknik UNTIRTA. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode survei traffic counting guna mengetahui karakteristik dan kebutuhan parkir saat ini dan di tahun rencana yang menggunakan pendekatan Green Transportation sebagai salah satu indikator penilaian Green Campus dalam pedoman UI Greenmatric Guidelines 2016. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh volume parkir kendaraan mobil terbesar 232 kendaraan, dengan indeks parkir 97,39% untuk sepeda motor volume terbesar sebanyak 1757 kendaraan dengan indeks parkir 52,68%. Untuk pengembangan lahan parkir dengan konsep Green Transportation dilakukan kebijakan pengurangan lahan parkir menjadi ruang terbuka hijau (RTH) sebesar 10%, 30% dan 50%  didapatkan kebutuhan ruang parkir kendaraan untuk mobil dan motor secara berturut-turut sebesar 98 SRP ; 76 SRP dan 55 SRP sedangkan untuk motor 873 SRP ; 679 SRP dan 485 SRP.
Stabilisasi Tanah Menggunakan Semen Slag Serta Pengaruhnya Terhadap Nilai California Bearing Ratio (CBR) (Studi Kasus: Jl. Munjul, Kp. Ciherang, Desa Pasir Tenjo, Kecamatan Sindang Resmi, Kabupaten Pandeglang) Woelandari Fathonah; Enden Mina; Rama Indera Kusuma; Dwi Yanul Ihsan
Jurnal Fondasi Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jft.v9i1.7688

Abstract

Tanah dasar (subgrade) jenis tanah lempung adalah jenis tanah dengan karakter air pori yang sangat tinggi sehingga menyebabkan permasalahan tersendiri bagi struktur bangunan sipil (gedung maupun perkerasan jalan). Untuk mengatasi masalah tersebut perlu pengkajian sifat tanah agar kekuatan konstruksi jalan sesuai dan layak digunakan serta perlu adanya upaya perbaikan tanah melalui usaha stabilisasi tanah. Dalam penelitian ini penulis meninjau lokasi jalan Jalan Munjul – Sindang Resmi Kabupaten Pandeglang yang memiliki daya dukung tanah yang rendah dengan hasil uji Dynamic Cone Penetrometer lapangan kecil dari 3 % yaitu 2,4 %.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui klasifikasi dan jenis tanah berdasarkan sistem klasifikasi USCS dengan melakukan pengujian analisa besar butir, batas-batas atterberg, uji pemadatan, serta uji CBR Laboratorium yang bertujuan untuk mengetahui nilai CBR tanah sebelum dan sesudah di stabilisasi dengan penambahan Slag Semen dengan variasi persentase 0%, 10%, 20%, dan 30% dengan lama pemeraman 0 hari, 3 hari, dan 7 hari.Hasil dari penelitian diperoleh klasifikasi tanah menurut sistem klasifikasi USCS pada Jalan Munjul termasuk kedalam jenis OH yaitu tanah lempung organik dengan plastisitas tinggi, Nilai CBR optimum didapat dari penambahan Semen Slag ada pada kadar 10% dengan pemeraman 7 hari, yaitu 16 % yang termasuk kategoi fair yang bisa digunakan menjadi subbase.
ANALISIS STABILITAS DINDING PENAHAN TANAH UNTUK PERKUATAN TEBING BADAN JALAN SURADITA - KRANGGAN Enden Mina; Woelandari Fathonah; Fricha Desy Candra Sari
Jurnal Fondasi Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jft.v8i1.5397

Abstract

Fenomena jalan amblas kini tengah menjadi sorotan salah satunya disebabkan dengan kelongsoran tanah yang pada umumnya terjadi akibat dari rendahnya kuat geser tanah pembent uk lereng, peningkatan beban tambahan dan muka air tanah. Kelongsoran pada tebing badan jalan Suradita disebabkan oleh aliran air yang mengakibatkan tanah dibawah jalan bergeser. Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui cara penanggulangan kelongsoran lereng dengan menggunakan talud bronjong dengan pondasi bore pile dan turap beton.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis stabilitas lereng menggunakan metode Fellenius dan metode Bishop yang akan dibandingkan dengan aplikasi Rocscience Slide untuk mencari nilai keamanan lereng. Perhitungan tekanan tanah lateral menggunakan teori Rankine dan Coulomb. Pada kestabilan talud bronjong dengan pondasi bore pile dicek terhadap momen guling, gaya geser dan daya dukungnya. Dilakukan desain turap beton pada lereng apabila talud bronjong tidak aman sehingga lereng menjadi aman. Desain turap ditentukan berdasarkan nilai Mmax yang terjadi pada turap beton kemudian disesuaikan dengan dimensi turap beton yang ada di pasaran dan dianalisis menggunakan aplikasi Plaxis untuk mencari nilai deformasi yang terjadi.Dari hasil analisa diperoleh nilai faktor keamanan lereng menggunakan perhitungan manual metode Fellenius, Bishop berturut-turut sebesar 1,325; 1,331 dan nilai faktor keamanan lereng dengan menggunakan aplikasi Rocscience Slide metode Fellenius, Bishop berturut-turut sebesar 1,244; 1,292. Analisa perhitungan manual stabilitas talud bronjong dengan pondasi bore pile didapat nilai faktor keamanan stabilitas guling, geser dan daya dukung teori Rankine berturut-turut sebesar 3,380; 1,026; 4,669 sedangkan dengan teori Coulomb berturut-turut sebesar 3,618; 1,128; 4,669. Pada perencanaan turap beton diperoleh panjang turap 14m dengan Mmax sebesar 13,51 ton m sehingga digunakan tipe beton 50x22 cm tipe E. Nilai deformasi yang dihasilkan menggunakan aplikasi Plaxis sebesar 43,88 mm.
Pengaruh Penambahan Arang Tempurung Kelapa Sebagai Bahan Stabilisasi Tanah Dasar Terhadap Nilai Kuat Tekan Bebas (Studi Kasus di Jalan Raya Kubang Laban, Desa Trate, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Banten) Enden Mina; Rama Indera Kusuma; Woelandari Fathonah; Herlambang Wibowo
Jurnal Fondasi Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/fondasi.v10i1.10614

Abstract

Tanah memiliki karakteristik yang berbeda dari satu lokasi dengan lokasi lainnya, sehingga diperlukan penanganan dan perlakuan khusus dalam mengatasi permasalahan yang mungkin terjadi dalam perencanaan suatu konstruksi bangunan sipil. Tanah expansif yaitu tanah yang kurang baik seagai tanah dasar untuk membuat jalan karena  memiliki sifat kohesif dan memiliki kembang susut yang tinggi yaitu mengembang pada kondisi basah dan menyusut pada waktu kering sehingga menyebabkan kerusakan pada struktur jalan yang menjadikan jalan bergelombang atau retak – retak seperti yang terjadi di Jalan Raya Kubang Laban, Desa Trate, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, BantenTujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui pengaruh penambahan arang tempurung kelapa terhadap nilai kuat tekan bebas dan sifat fisik tanah sebelum dan setelah distabilisasi dengan variasi campuran arang tempurung kelapa (0%, 5%, 10%, 15% dan 20%) serta mengetahui klasifikasi tanah di Jalan Raya Kubang Laban berdasarkan sistem klasifikasi USCS.Hasil penelitian ini diperoleh jenis tanah termasuk kategori OH yaitu tanah Lempung organik dengan plastisitas sedang hingga tinggi. Penambahan arang tempurung kelapa dapat memperbaiki sifat fisik tanah yaitu dengan menurunnya nilai indeks plastisitas tanah, penurunan terbesar pada persentase 20% arang tempurung kelapa dari 21,44% menjadi 7,62% serta dapat meningkatkan nilai kuat tekan bebas dari 1,237 kg/cm2 menjadi 7,961 kg/cm2 dan besar kenaikan qu sebesar 543,482% pada persentase 10% arang tempurung kelapa dengan waktu pemeraman selama 28 hari. 
Stabilisasi Tanah Lempung Organik Menggunakan Semen Slag Terhadap Nilai Cbr Berdasarkan Variasi Kadar Air Optimum (Studi Kasus Jl. Raya Kubang Laban, Desa Terate, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang) Rama Indera Kusuma; Enden Mina; Woelandari Fathonah; Citra Diah Kartika
Jurnal Fondasi Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jft.v9i2.9015

Abstract

Jalan raya merupakan salah satu sarana penggerak perekonomian di negara berkembang. Pada pembangunan konstruksi jalan raya sering ditemui tanah dasar yang memiliki Nilai California Bearing Ratio (CBR) rendah yang membuat lapisan perkerasan jalan menjadi tebal. Dalam penelitian ini penulis melakukan investigasi daya dukung tanah dasar menggunakan alat Dynamic Cone Penetrometer (DCP) di lokasi Jalan Raya Kubang Laban, Desa Terate, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang yang memiliki nilai CBR sebesar 2,16% dimana seharusnya nilai CBR subgrade adalah di atas 5%. Dalam penelitian ini sangat perlu untuk menguji standard proctor test untuk mengetahui berat isi kering maksimum dan kadar air optimum tiap campuran dikarenakan kadar SiO2  yang mempengaruhi nilai kadar air optimum dan berat isi kering di setiap campuran serta uji CBR Laboratorium yang bertujuan  untuk  mengetahui  nilai  CBR  rencana  tanah  sebelum  dan  sesudah  di  stabilisas i  dengan penambahan semen slag dengan variasi persentase 0%, 5%, 10%, dan 15% tanpa pemeraman berdasarkan kadar air optimumnya.Hasil dari penelitian diperoleh nilai CBR optimum sebesar 30% yang termasuk kategori sangat baik untuk subgrade, didapat dari penambahan semen slag pada kadar 10% dengan kadar air optimum sebesar 26,00%.
ANALISIS PARAMETER MODEL TANAH NONLINEAR ELASTOPLASTIC MENGGUNAKAN PLAXIS 2D UNTUK STUDI KASUS GALIAN-DALAM Woelandari Fathonah
Jurnal Fondasi Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (968.365 KB) | DOI: 10.36055/jft.v6i1.3166

Abstract

Penelitian ini difokuskan pada penentuan parameter model tanah nonlinear elastoplastic dengan melakukan prediksi balik paramater tanah. Prediksi balik parameter tanah dilakukan dengan cara menentukan parameter preliminary terlebih dahulu dengan menggunakan persamaan konstitutif standar setelah itu, dilakukan prediksi balik melalui curve fitting. Prediksi balik dilakukan dengan bantuan Plaxis 2D yaitu dengan mencocokkan hasil pengujian dengan soil test pada Plaxis 2D. Model konstitutif tanah yang digunakan yaitu model Mohr Coulomb, Hardening Soil dan Soft Soil. Dari ketiga model tanah yang digunakan menunjukkan hasil prediksi balik yang baik. Tetapi untuk model Hardening soil menunjukkan kurva stress-strain nya lebih mendekati dengan hasil laboratorium. Pada penelitian ini dilakukan terhadap dua studi kasus galian dalam.
Pemanfaatan Serbuk Cangkang Telur Sebagai Bahan Stabilisasi Tanah dan Pengaruhnya Terhadap Nilai California Bearing Ratio (CBR) Woelandari Fathonah; Enden Mina; Rama Indera Kusuma; Novarin Salim
Jurnal Fondasi Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/fondasi.v10i2.12462

Abstract

Material dasar yang memiliki peran penting dalam pekerjaan konstruksi seperti perkerasan jalan adalah tanah. Tanah dengan daya dukung rendah akan membuat struktur diatasnya (seperti jalan) menjadi rusak. Salah satu jalan yang memiliki daya dukung rendah adalah Jalan Desa Cibingbin, Kecamatan Cibaliung, Kabupaten Pandeglang. Setelah dilakukan pemeriksaan kondisi tanah menggunakan alat Dynamic Cone Penetrometer (DCP) didapatkan nilai CBR 2,667%. Hal ini membuat tanah perlu dilakukan perbaikan atau stabilisasi tanah untuk meningkatkan nilai California Bearing Ratio (CBR).Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui klasifikasi dan jenis tanah berdasarkan sistem USCS dengan melakukan pengujian analisa besar butir, batas-batas Atterberg, uji pemadatan, serta uji CBR Laboratorium yang bertujuan untuk mengetahui nilai CBR tanah sebelum dan sesudah distabilisasi dengan penambahan serbuk cangkang telur dengan variasi persentase 0%, 2%, 4%, 6%, 8%, 10%, 12% dan 14% dan variasi campuran 4%, 8%, 12% dan 14% pada pemeraman 3 hari.Dari hasil penelitian diperoleh klasifikasi tanah pada Jalan Desa Cibingbin, Kecamatan Cibaliung, Kabupaten Pandeglang termasuk dalam jenis CH yaitu tanah lempung anorganik dengan plastisitas tinggi. Nilai CBR optimum didapat dari penambahan serbuk cangkang telur pada persentase campuran 12% dengan waktu pemeraman 3 hari, yaitu sebesar 10,4% yang termasuk kategori fair dan bisa digunakan menjadi subbase.
PEMANFAATAN LIMBAH PLASTIK PET (POLYETHYLENE TEREPHTHALATE) SEBAGAI BAHAN STABILISASI TANAH LEMPUNG EKSPANSIF (Studi Kasus : Jalan Kampung Cibayone, Sumur-Pandeglang) Woelandari Fathonah; Dwi Esti Intari; Enden Mina; Muhammad Sulaiman
Jurnal Fondasi Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.03 KB) | DOI: 10.36055/jft.v7i2.4073

Abstract

Tanah lempung ekspansif merupakan tanah yang memiliki karakteristik yang berbeda dengan jenis tanah pada umumnya karena tanah ini memiliki sifat kembang susut yang tinggi. Metode perbaikan tanah yang digunakan dalam penelitian ini adalah menambahan bahan campuran sebagai bahan stabilisasi tanah lempung ekspansif. Bahan campuran yang digunakan adalah limbah plastik PET (Polyethylene Terephthalate). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui klasifikasi tanah di jalan kampung Cibayoni desa Kertajaya Kecamatan Sumur-Pandeglang berdasarkan sistem klasifikasi USCS dan untuk mengetahui nilai kuat tekan bebas (qu) dengan penambahan serbuk plastik jenis PET dengan variasi presentase yaitu 0%, 1%, 2%, 3%, 4%, 5%. Tanah di jalan Kampung Cibayoni Desa Kertajaya Kecamatan Sumur-Pandeglang termasuk dalam jenis tanah OH yaitu tanah organik dengan plastisitas tinggi. Nilai qu yang didapat dari penambahan serbuk plastik dengan variasi 1%, 2%, 3%, 4% dan 5% masing-masing yaitu 1,762 kg/cm2 , 1,848 kg/cm2 , 1,957 kg/cm2 , 2,015 kg/cm2 , 2,192 kg/cm2,1,982 kg/cm2 . Presentase kenaikan terbesar ada pada penambahan serbuk plastik kadar 5% dengan persentase kenaikan sebesar 22,05%. Dari hasil penelitian menunjukkan nilai qu dilokasi penelitian sebelum penambahan serbuk plastik yaitu 1,708 kg/cm2 termasuk dalam kategori tanah dengan konsistensi stiff dan nilai qu setelah pencampuran dengan serbuk plastik 5% yaitu 2,192 kg/cm2 termasuk dalam kategori tanah konsistensi Very Stiff.
Co-Authors Abdurohim Abdurohim, Abdurohim Abdurohim, Abdurohim Abdurohim, Abdurohim Abdurrohim Abdurrohim Abdurrohim, Abdurrohim Adinda Tiaranni Haryono Aditya, Muhamad Rafly Aditya, Zulfan Agustia Tridasa Agustia Tridasa Ningsih Ahmad Vicky Maulana Amalia, Risty Anisa Fitri Ramadhani Aprilia Maharani Arief Budiman Arief Budiman Arief Budiman Arum, Amalia Syarifah Ashari, Salsabila Joesi Nur Asmara, Tabitha Puspaning Baehaki Baehaki Baehaki Baehaki Baehaki, Baehaki Bambang Adhi Priyambodho Bambang Adhi Priyambodho Bambang Adhi Priyambodho Budiman, Arief Budiman, Arief Cahyani, Fadhila Putri Citra Diah Kartika Darwis, Zulmahdi Dicky Damari Dwi Esti Intari Dwi Esti Intari Dwi Novi Setiawati Dwi Yanul Ihsan Enden Mina Enden Mina Enden Mina, Enden Eryani Siti Maryam Farista Widya Kirana Fricha Desy Candra Sari Gilbran Althaf, Machammad Wally Gusfika Firanti Handayani, Putri Nurmala Haryadi Haryadi Hendrian Budi Bagus Kuncoro Hendrian Budi Bagus Kuncoro Hendrian Budi Bagus Kuncoro Hendrian Budi Bagus Kuncoro Hendrian Budi Bagus Kuncoro Hendrian Budi Bagus Kuncoro Hendrian Budi Bagus Kuncoro Heri Kusharyanto Heri Mulyono Herlambang Wibowo Ina Asha Nurjanah Indera Kusuma, Rama Intan Afiah Rakhmatika Iqbal, Farhan Pauzul Jenfatika Chandra Kulsum Kulsum Kuncoro, Hendrian Budi Bagus Kusuma, Rama Indera M Dandyaz Abiyyu M M. Mufti Ghiffari Mina, Enden Mina, Enden Mina, Enden Mina, Enden Mina, Enden Mitha Rahayu Ningrum Muhamad Rafly Aditya Muhammad Anggira Ferdiansyah Muhammad Parma Lovan Tora Muhammad Radityagifari Muhammad Sulaiman Muhammad Yusril Nasheh Nabila Lita Aulia Nada Shafa Soraya Gandakusumah Nadia Fadillah Naufal Abdurrasyid Negoro, Giant Muhammad Satrio Ngakan Putu Purnaditya Ngakan Putu Purnaditya Nopia Anggini Novarin Salim Nufus Sulthonah Nustin Merdiana Dewantari Nyi Raden Ruyani Pinem, Mekro Permana Priyambodho, Bambang Adhi Priyambodho, Bambang Adhi Purnaditya, Ngakan Putu Purnama, Dicki Dian Putu Purnaditya, Ngakan Qurrotul Milania Rafabi, Muhammad Iqbal Beckham Rahmania, Bunga Raihan Afif Sukmana Rama Indera Kusuma Ramadhan, Thanara Ramdani, Fahreza Reki Karunia Restu Wigati Restu Wigati Restu Wigati Restu Wigati, Restu Rifky Ujianto Rifky Ujianto Rindu Twidi Bethary, Rindu Twidi Rizka, Bella Rizqi Cahyo Nugroho Rufky Ujianto Salsabilla Meidy Arini Putri Setiawati, Dwi Novi Shandi Irfani Sasmita Siti Asyiah Soedarsono Soedarsono Soedarsono Soedarsono Soelarso Soelarso Susanti, Shofarina Ika Juniar Susilawati Syahid, Mush'ab Abdu Asy Syarifudin Syarifudin Tarihoran, Rona Ulita Ujang Sumarwan Ujianto, Rifky Ujianto, Rifky Vindo, Alberto Dwi Wigati, Restu Wigati, Restu Yuda Inayatullah Yuli Fajarwati Yulistian Zalfa Miftaful Zera Ilham Yasin Zulfathir, Reza Zulmahdi Darwis Zulmahdi Darwis