Claim Missing Document
Check
Articles

Ekplorasi Learning Obstacle Mahasiswa Field Dependent: Studi Kasus pada Pembelajaran Persamaan Diferensial Biasa Ariawan, Rezi; Zetriuslita, Zetriuslita; Indriati, Mefa; Tita Azzahra, Sevilla; Riyanto, Mahadar
Juring (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 8, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/juring.v8i2.36310

Abstract

Rendahnya hasil belajar yang diperoleh mahasiswa pada mata kuliah persamaan diferensial biasa menjadi indikasi untuk dilakukan proses penelusuran learning obstacles yang dialami oleh mahasiswa pada pembelajaran persamaan diferensial biasa. Penelitian kualitatif dengan desain studi kasus digunakan untuk menjawab tujuan yang telah ditetapkan. Subjek penelitian terdiri dari 14 orang mahasiswa semester 5 Pendidikan Matematika FKIP UIR yang memiliki gaya kognitif field dependent, 3 orang mahasiswa yang memenuhi kriteria yang telah ditentukan diberikan tindakan lanjutan yaitu wawancara mendalam. Data dikumpulkan menggunakan teknik tes angket, dan wawancara. Instrumen penelitian terdiri dari lembar GEFT, soal tes hasil belajar, lembar angket learning obstacle, dan lembar wawancara. Analisis data di lakukan melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hambatan ontogenik dialami oleh mahasiswa yaitu materi yang disajikan terlalu sulit dan cepat, mahasiswa belum menguasai materi prasyarat dengan baik; hambatan didaktik ditemui pada rencana pembelajaran yang belum sempurna dan materi yang digunakan dalam perkuliahan; hambatan epistemologis ditemukan dengan ditandai dengan belum adanya interaksi yang maksimal antara mahasiswa dengan dosen
Development of Mathematics Learning Devices with Problem Based Learning Models Assisted by Geogebra to Enhance Student’s Understanding of Mathematical Concept Zetriuslita, Zetriuslita
International Journal on Teaching and Learning Mathematics Vol 9, No 1 (2025): June (This issue published papers with authors/co-authors from 2 countries )
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/ijtlm.v9i1.26888

Abstract

This study aims to produce a mathematics learning device with Problem Based Learning (PBL) models assisted by Geogebra to enhance student’s understanding of mathematical concept on a linear program that has been valid, practical, and effective. Method of research used Research and Development (R and D) and the development model design used the ADDIE model with five stages are: 1) Analysis, 2) Design, 3) Development, 4) Implementation and 5) Evaluation. The data collection techniques used were tests, validation, and response questionnaire. The data collection instrument used were the validation sheet, teacher response questionnaire, student response questionnaire, pretest, and posttest. The data analysis technique used is validation, practical, and effective. The average validation Syllabus was 100% and 97,41% of which are very valid criteria. And for the average validation of Learning Implementation Plan (LIP) was 100% and 97,73% which are very valid criteria. The average validation of Students Worksheets (SW) was 100% and 90,02% which are very valid criteria. The average teacher response questionnaire of LIP was 96,42% which is very practiced and the intermediate student's response questionnaire of SW was 86,91% which is very practice. The average of N-Gain score was 80% which is effective. Based on the results it can be concluded that the development of mathematical learning devices with PBL models assisted by Geogebra to enhance student’s understanding mathematical concept has produced mathematics learning devices which valid, practical, and effective. So that the learning device is feasible to use.
The Effect of Problem-Based Learning Model on Mathematical Problem-Solving Ability in Term of Gender Differences of Students Riyanti, Nur Faddillah; Zetriuslita, Zetriuslita
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol. 16 No. 1 (2025): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif
Publisher : UNNES JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreano.v16i1.2343

Abstract

The ability to solve mathematical problems is the main objective in mathematics learning, therefore problem-solving should be taught to students as early as possible, practiced, and used not only in mathematics learning, but also in everyday life. TIMSS results indicate that Indonesian eighth-grade students' ability to solve non-routine problems (mathematical problems) is very low, but they perform relatively well in solving factual and procedural problems. This study examined the effect of Problem-Based Learning (PBL) model on mathematical problem-solving ability (MPSA) in terms of gender differences of students in class IX. This research is pseudo-experimental research with non-equivalent control group design. The population in the study were all students of class IX which amounted to 175 students, ranging from class IX.1 to IX.5. The sample in the study was taken by purposive sampling method, so that class IX.4 which amounted to 33 students as the experimental class and class IX.5 which amounted to 33 students as the control class. Data collection techniques were carried out using test techniques with MPSA test instruments in the form of pre-test and post-test. Data analysis techniques used are descriptive analysis and inferential analysis. The results showed that: a) there was a difference in the average MPSA of students in terms of the learning model used (0.000 < 0.05), b) there was a difference in the average MPSA in terms of the gender of students (0.001 < 0.05), and c) there was no interaction between the gender of students and the learning model used on the problem-solving ability used (0.899 > 0.05. It can therefore be concluded that the PBL model has an effect on MPSA when viewed from the perspective of gender differences among students. Abstrak Kemampuan memecahkan masalah matematika merupakan tujuan utama dalam pembelajaran matematika, oleh karena itu pemecahan masalah harus diberikan kepada peserta didik sedini mungkin, dilatih, dan digunakan tidak hanya dalam pembelajaran matematika, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Hasil TIMSS menunjukkan bahwa kemampuan peserta didik jenjang SMP kelas dua Indonesia dalam memecahkan masalah non-rutin (masalah matematika) masih sangat rendah. Penelitian ini menguji pengaruh model Problem-Based Learning (PBL) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis (MPSA) ditinjau dari perbedaan jenis kelamin peserta didik kelas IX. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan desain kelompok kontrol non-ekuivalen. Populasi dalam penelitian adalah seluruh peserta didik kelas IX yang berjumlah 175 peserta didik, mulai dari kelas IX.1 hingga IX.5. Sampel dalam penelitian diambil dengan metode sampling purposive, sehingga kelas IX.4 yang berjumlah 33 peserta didik sebagai kelas eksperimen dan kelas IX.5 yang berjumlah 33 peserta didik sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes dengan instrumen tes kemampuan pemecahan masalah matematis berupa pre-test dan post-test. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: a) terdapat perbedaan rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik ditinjau dari model pembelajaran yang digunakan (0,000 < 0,05), b) terdapat perbedaan rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematis ditinjau dari gender peserta didik (0,001 < 0,05), dan c) tidak terdapat interaksi antara gender peserta didik dengan model pembelajaran yang digunakan terhadap kemampuan pemecahan masalah yang digunakan (0,899 > 0,05). Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model PBL terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis ditinjau dari perbedaan gender peserta didik.
Development of Autograph-Assisted Teaching Materials to Enhance Students’ Numeracy Skills in Phase D Loska, Febri; Zetriuslita, Zetriuslita; Effendi, Leo Adhar; Amelia, Sindi; Hidayat, Riyan
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 3 (2025): July - September 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v5i3.3200

Abstract

The numeracy skills of Phase D students in Indonesia remain relatively low, as evidenced by the 2018 PISA survey, which ranked Indonesia 72nd out of 79 countries. Transformational geometry is one of the topics that demands high numeracy, often posing challenges due to the need for spatial visualization and logical reasoning. While previous studies have shown the potential of Autograph in HOTS-based learning, research on the development of Autograph-assisted teaching materials explicitly designed to enhance numeracy remains limited. This study introduces a novel approach by integrating Autograph into numeracy-oriented materials for transformational geometry, aiming to provide a validated and practical resource for classroom use. The research employed an R&D design with the ADDIE model, involving 36 ninth-grade students and a mathematics teacher at UPT SMP Negeri 4 Siak Hulu. Data were collected using validation sheets, response questionnaires, and pretest–posttest numeracy tests, and analyzed through Aiken’s V, practicality percentage, N-gain, paired t-test, and Cohen’s d. The results indicated high validity (0.88), high practicality (84.6%), and strong effectiveness (N-gain = 0.78, Cohen’s d = 2.7), with significant improvement from pretest to posttest. The findings highlight the novelty of employing Autograph to foster numeracy development in middle school mathematics, offering new insights into technology-supported instructional design. However, the absence of a control group suggests the need for further studies using more rigorous experimental designs.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Picture and Picture terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis Peserta Didik Putri, Dea Amelia; Zetriuslita, Zetriuslita
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 2 (2024): April - June 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v4i2.1807

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Picture and Picture terhadap kemampuan komunikasi matematis peserta didik kelas VII MTs Hasanah Pekanbaru tahun ajaran 2023/2024. Bentuk penelitian ini adalah eksperimen semu (Quasi Eksperiment). Desain penelitian ini adalah Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VII MTs Hasanah Pekanbaru Tahun Ajaran 2023/2024. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik cluster random sampling dengan terpilihnya dua kelas yaitu kelas VII.3 sebagai kelas eksperimen dengan jumlah 20 peserta didik dan kelas VII.2 sebagai kelas kontrol dengan jumlah 21 peserta didik. Instrumen pengumpulan data pada penelitian ini adalah lembar pretest dan posttest. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis inferensial. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh nilai asymp.sig (2-tailed) dengan 0,05 dan asymp.sig (2-tailed) 0,007. Hal ini berarti ditolak dan diterima artinya terdapat perbedaan rata-rata kemampuan komunikasi matematis peserta didik kelas eksperimen dan kelas kontrol. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Picture and Picture terhadap kemampuan komunikasi matematis peserta didik
Improving Students' Mathematics Communication Ability Through Geogebra: Peningkatan Kemampuan Komunikasi Matematika Melalui Geogebra Istikomah, Endang; Zetriuslita, Zetriuslita; Nofriandi, Nofriandi
Pedagogia : Jurnal Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2021): August
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/pedagogia.v10i2.1266

Abstract

Student’s mathematical communication skills are low. Geogebra is a dynamic program with a variety of facilities that can be used as a medium of mathematics learning to visualize mathematical concepts and help to construct mathematical concepts. The purpose of this study was to determine the improvement of students’ matematical communication skills thorugh Geogebra. The research method use is quasi experiment. The sample used in this study was the second semester students of TA. 2018/2019. The reserach involved an experimental group and control group. The results showed that the value of sig. of 0,000 . The conclusion obtained is that the mathematical communication skills of student in the experimental class are better than increasing the mathematical communication skills of students in the control class.
Using Problem-Based Learning to Promote Students’ Critical Thinking and Mathematical Problem-Solving Skills Zetriuslita, Zetriuslita; Suripah, Suripah; Ariawan, Rezi; Hidayat, Riyan
Jurnal Pendidikan Progresif Vol 13, No 2 (2023): Jurnal Pendidikan Progresif
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Using Problem-Based Learning Models to Promote the Development of Students’Critical Thinking and Mathmatical Problem-Solving Skills and Their Level of Mathematical Curiosity. Objectives: This study aims to determine the ability to think critically and solve mathematical problems in terms of the level of mathematical curiosity of students by using the Problem-Based Learning model. Methods: The method of research is quasi-experimental with the mixed method with a sequential explanatory strategy. Findings: The results obtained sig =  0.002 < α, Ho rejected for mathematical critical thinking and sig =  0.049 < α, Ho rejected for problem solving abilities of students, and based sig > α, Ho received.  Conclusion: There were differences in the mathematical critical thinking and problem solving abilities of students who received learning through the Problem-Based Learning model and conventional learning, but there is no difference based on the level of mathematical curiosity. Information was obtained from interviews, students prefer conventional learning, because complex analytical material requires more explanation and there are problems with lectures which are held during the day. Keywords: problem-based learning, critical thinking, mathematical problem solving, mathematical curiosity, mixed method, sequential explanatory strategy.DOI: http://dx.doi.org/10.23960/jpp.v13.i2.202311
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika Berdasarkan Problem-Based Learning (PBL) yang Terintegrasi Nilai-Nilai Keislaman Pada Materi Bilangan Siswa Kelas VII SMPN 6 Siak Hulu Angelina, Della; Zetriuslita, Zetriuslita
Juring (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/juring.v7i2.29637

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran matematika berupa Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)  berdasarkan Problem-Based Learning (PBL) yang terintegrasi nilai-nilai keislaman pada materi Bilangan kelas VII SMPN 6 Siak Hulu yang teruji kevalidan dan kepraktisannya. Jenis penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model ADDIE yang terdiri atas tahapan-tahapan Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar validasi dan angket respon siswa. Instrumen penelitian menggunakan lembar validasi, angket respon peserta didik dan angket respon guru serta soal tes. teknik pengumpulan data menggunakan skala Likert. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis kuantitatif untuk mengetahui kevalidan, kepraktisanPerangkat pembelajaran berupa RPP dan LKPD divalidasi oleh dua orang dosen FKIP Matematika UIR dan dua orang guru matematika SMPN 6 Siak Hulu. Teknik pengumpulan data dengan memberikan RPP dan LKPD untuk divalidasi oleh validator dengan menggunakan lembar validasi dan lembar angket respon  untuk menguji kepraktisan  LKPD . Hasil analisis data yang diperoleh dari validasi kemudian dianalisis. Sehingga diperoleh hasil validasi RPP setiap aspek yang dinilai dan RPP keseluruhan tiap pertemuan memiliki rata-rata sebesar 100% (sangat valid),  83,33% (cukup valid), 81,25% (cukup valid), 82,81% (cukup valid), 79,17% (cukup valid)  dan 75,% (cukup valid).  Dan untuk hasil validasi LKPD dari segi tiap aspek yang dinilai dan LKPD keseluruhan tiap pertemuan memiliki rata-rata sebesar  94,79% (sangat valid) , 80,21% (cukup valid) dan 86.81% (cukup valid). Kemudian hasil analisis angket respon siswa memperoleh persentase sebesar 87,22% dan termasuk pada kategori sangat praktis. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa pengembangan perangkat pembelajaran matematika berdasarkan Problem-Based Learning (PBL) yang terintegrasi nilai-nilai keislaman pada materi bilangan siswa kelas VII SMPN 6 siak hulu telah teruji kevalidan dan kepraktisannya. Sehingga perangkat pembelajaran yang dihasilkan dapat digunakan.
Pengaruh Model Pembelajaran Thinking Aloud Pair Problem Solving (TAPPS) Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Peserta Didik Kelas X SMA Negeri 3 Pekanbaru: The Impact of the Thinking Aloud Pair Problem Solving (TAPPS) Learning Model on the Mathematical Problem-Solving Ability of 10th Grade Students at SMAN 3 Pekanbaru Aprilia, Rosana; Zetriuslita
Journal of Research in Science and Mathematics Education Vol. 3 No. 1 (2024): April
Publisher : EDUPEDIA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jrsme.v3i1.733

Abstract

Purpose: This research aims to determine the effect of the Thinking Aloud Pair Problem Solving (TAPPS) learning model on the mathematical problem-solving abilities of Class X students at Senior High School 3 Pekanbaru. Methodology: This study employs a quasi-experimental research design with a Nonequivalent Control Group design. The sampling technique used is purposive sampling, resulting in Class X.8 as the experimental group with the Thinking Aloud Pair Problem Solving (TAPPS) model and Class X.7 as the control group with conventional learning. Data collection involved the use of test techniques. The data were analyzed using the normality test, homogeneity test, and independent sample t-test (t-test). Findings: The analysis resulted in a significant value of 0.031 < α (0.05), indicating the rejection of H_0 and acceptance of H_1. Significance: These findings lead to the conclusion that the Thinking Aloud Pair Problem Solving (TAPPS) learning model has an influence on the mathematical problem-solving abilities of Class X students at SMAN 3 Pekanbaru.
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika Berbasis Brain Based Learning (BBL) Menggunakan Pemainan Teka-Teki Silang Pada Materi Pola Bilangan di Kelas VIII SMPN 6 Siak Hulu Risantia, Gita; Zetriuslita, Zetriuslita
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7 No 1: Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 7 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v7i1.1872

Abstract

Salah satu penyebab rendahnya pemahaman dan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Matematika adalah masih kurangnya perangkat pembelajaran yang berkualitas yang digunakan guru seperti RPP dan LKPD yang berbasis model pembelajaran yang berpusat kepada peserta didik (student centered). Penelitian ini bertujuan menghasilkan perangkat pembelajaran berbasis Brain Based Learning (BBL) menggunakan permainan teka-teki silang pada materi pola bilangan di kelas VIII SMP. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan (research and Development) dan pengembangan perangkat pada penelitian ini menggunakan model ADDIE yang dimodifikasi yaitu: 1) Analisis, 2) Desain. 3) Development, 4) Evaluation, 5) Implementation. Instrumen pengumpulan data pada penelitian ini berupa lembar validasi Silabus, RPP dan LKPD, lembar kepraktisan berupa angket respon guru dan peserta didik serta keefektifan berupa soal pretes dan postes. Analisis data yang digunakan adalah analisis validitas, kepraktisan dan keefektifan dari perangkat pembelajaran. Hasil uji validitas silabus, RPP dan LKPD menunjukkan bahwa silabus, RPP dan LKPD termasuk kategori sangat valid dengan persentase masing-masing 85,52%, 87,09% dan 84,97%. Hasil uji kepraktisan angket respon guru dan peserta didik berada pada kateori sangat praktis dengan persentase masing-masing 98,33% dan 90,04%. Hasil uji keefektifan pretes dan postes menunjukkan bahwa pretes dan postes berada pada kategori efektif dengan persentase 77,57%. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran matematika berbasis Brain Based Learning (BBL) menggunakan permainan teka-teki silang menghasilkan perangkat pembelajaran yang valid, praktis dan efektif. sehingga, perangkat pembelajaran yang dibuat oleh peneliti layak untuk digunakan.
Co-Authors Agus Dahlia Agustin, Hamdi Alzaber Alzaber Ana Yulianti Andrian, Dedek Angelina, Della Aprilia, Rosana Astri Wahyuni Astri Wahyuni Astri Asyti Febliza Aulia Sthephani Aulia Sthephani Baharullah BatuBara, Yosse Andreas Dacara, Editha Damar Rais Desy Lestari Dewi Fitriyah Diana Ayu Lestari Effendi, Leo Adhar Fitriana Yolanda Hardi, Vivin Anggraini Hayatun Nufus Hayatun Nufus Heriska Irwanti Hutri Defniati Indah Rohana Indah Widiati Indah Widiati, Indah Indriati, Mefa Intan Widyasari Istikomah, Endang Jarnawi Afgani Dahlan L M Anggraini Laelasari Laelasari, Laelasari Lilis Marina Angraini Loska, Febri Maimunah, Maimunah Mhd Mirwan Muhammad Rivai Nofriandi, Nofriandi Nofriyandi Nurelyati Nurul Shaqila Oskandar, Yassin Palendra, Palendra Putri Octa Hadiyanti Putri, Dea Amelia Putri, Resyania Aprilla Putri, Sy Sepbrina Widya Putri, T. Zakiya Annisa Qudsi, Rahma Radika Putra Anggara Ramlan, Wahyudi Reni Wahyuni Resyania Aprilla Putri Rezi Ariawan Rezi Ariawan Rezi Ariawan Rildayani Rildayani Ririn Dwi Sundari Risantia, Gita Riska Aprilia Riyan Hidayat Riyan Riyan Hidayat Riyanti, Nur Faddillah Riyanto, Mahadar RR. Ella Evrita Hestiandari Ruqaiyah Ruqaiyah Saleh, Sitti Fithriani Salwa, Sevilla Sari Herlina Sari Herlina Sari Herlina Siburian, Tio Rosalina Sindi Amelia Sindi Amelia Sindi Sindi Amelia, Sindi Sri indraastuti Sri Rezeki Sri Rezeki Sthephani, Aulia Suripah . Suripah Suripah Suripah Suripah Syania Vera Winanda Syarah Aulia Syofni, Syofni Tita Azzahra, Sevilla Tri Wahyuningsih Widyanti Widyanti Widyasari, Intan Yosse Andreas BatuBara Yulianti, Amalia Zafrullah Zafrullah Zafrullah Zafrullah