Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

PENGARUH JENIS PAKAN YANG BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP IKAN MANFISH (Pterophyllum scalare) ratihpangesturahayu; Ayu Adhita Damayanti; Bagus Dwi Hari Setyono
Jurnal Perikanan Unram Vol 9 No 2 (2019): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v9i2.157

Abstract

This study aims to determine the type of feed that supports growth and high survival for Manfish. The research was carried out for 30 days, which took place in the Self Installation. This research was conducted by an experimental method using a Completely Randomized Design (CRD) with 4 treatments and 3 replications. The treatment given is different feeding and each treatment is repeated 3 times. The treatments given are: Treatment 0 (control): feeding using tubifex, Treatment 1: feeding using mosquito larvae, Treatment 2: feeding using rebon shrimp, Treatment 3: feeding a combination of blood worms and rebon shrimp. The parameters observed were, absolute length, absolute weight, specific growth, survival rate and water quality. The results showed that there was no real effect of different types of feed on the growth and survival of manfish.
TEKNIK NURSERY DAN OUT-PLANTING SEBAGAI UPAYA PELESTARIAN MANGROVE DI DUSUN SIUNG, SEKOTONG, LOMBOK BARAT Ibadur Rahman; Fadillah, Fitri; Devi, Lokita; Z, Muhammad Fayyadh A.; Sultansyah, Muhammad; Siahaya, Patrick Alexander; Ta'yuni, Qur'a; Asmileen, Suci Dwi; Utami, Widia Tri; Jefri, Edwin; Wahyudi, Rhojim; Damayanti, Ayu Adhita; Himawan, Mahardika Rizqi; Lestrariningsih, Wiwid Andriyani; Buhari, Nurliah; Larasati, Chandrika Eka; Siagian, Raja Aditya Sahala; Putra, Brilliant Rudzaky Ridwan
Jurnal Pepadu Vol 5 No 4 (2024): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v5i4.5443

Abstract

Mangroves play a crucial role in maintaining environmental balance, including wave attenuation, preventing erosion, providing habitat for various species, and storing carbon to mitigate climate change. However, mangrove ecosystems are currently facing serious degradation threats due to human activities and climate change, necessitating protective measures, rehabilitation, and active community participation to ensure their preservation. This community service initiative aims to conserve mangrove ecosystems through nursery activities (nursery) and mangrove planting (out-planting) in potential areas not yet populated by mangroves in Siung Village, Sekotong, West Lombok. The nursery activities include techniques for collecting seedlings from the wild, selecting and sorting healthy seedlings, placing them in planting media, and caring for the seedlings. Meanwhile, the out-planting activities involve planting the seedlings in the wild and monitoring the planted mangroves to ensure their survival. Over approximately two months, this project has produced 3,200 mangrove seedlings of Rhizophora mucronata, Rhizophora apiculata, Rhizophora stylosa, and Ceriops tagal species, with a survival rate of 87.5%. As for the out-planting activities, 2,700 mangrove seedlings have been successfully planted in areas near the nursery site. Challenges encountered during seedling collection and care include tidal fluctuations, the presence of pests and predators. In the out-planting activities, ongoing monitoring and maintenance are required to maintain a high survival rate for the seedlings planted in the wild.
Pemanfaatan Teknologi GPS Guna Optimalisasi Fishing Ground di Lombok Utara Larasati, Chandrika Eka; Wahyudi, Rojim; Nurliah, Nurliah; Damayanti, Ayu Adhita; Sakinah, Sholihati Lathifa; Mujib, Abd. Saddam
Jurnal Pepadu Vol 5 No 4 (2024): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v5i4.5848

Abstract

Lombok Utara memiliki potensi perikanan yang besar, namun tantangan dalam penentuan lokasi fishing ground yang optimal seringkali menjadi hambatan dalam peningkatan hasil tangkapan dan pendapatan, khususnya bagi nelayan tradisional. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan nelayan dalam memanfaatkan teknologi Global Positioning System (GPS) guna mengoptimalkan penentuan lokasi fishing ground. Berkolaborasi dengan Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI), program ini difokuskan pada peningkatan keterampilan nelayan dalam menggunakan GPS, yang selama ini belum banyak diakses oleh komunitas nelayan tradisional. Melalui serangkaian pelatihan dan penyuluhan, nelayan diperkenalkan pada teknologi GPS, mulai dari cara operasional dasar hingga aplikasi praktis di lapangan. Pendampingan intensif dilakukan untuk memastikan bahwa nelayan mampu menggunakan GPS secara mandiri dalam aktivitas penangkapan sehari-hari. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam efisiensi penentuan lokasi penangkapan, mengurangi penggunaan bahan bakar, mengurangi ketergantungan pada metode tradisional yang memakan waktu, dan meningkatkan hasil tangkapan secara keseluruhan. Melalui kemitraan dengan KNTI, program ini juga mengedepankan nilai-nilai keberlanjutan dan kelestarian lingkungan, sejalan dengan prinsip-prinsip perikanan tradisional yang ramah lingkungan. Dengan demikian, penggunaan teknologi GPS menjadi salah satu solusi efektif dalam meningkatkan produktivitas perikanan dan kesejahteraan nelayan tradisional di Lombok Utara.
Optimalisasi Peran Masyarakat Lokal dalam Pengelolaan Sampah Pesisir melalui Program Bersih Pantai di Pantai Elak-Elak, Lombok Barat Wiwid Andriyani Lestariningsih; Mahardika Rizqi Himawan; Sholihati Lathifa Sakina; Nurliah; Rhojim Wahyudi; Saptono Waspodo; Ibadur Rahman; Paryono; Chandrika Eka Larasati; Sadikin Amir; Soraya Gigentika; Edwin Jefri; Ayu Adhita Damayanti; Sitti Hilyana
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 4 (2024): Oktober-Desember 2024
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i4.9520

Abstract

Plastic waste is a pollution problem in coastal areas, and this issue has become a global concern that requires serious attention, especially for archipelagic countries like Indonesia. This community service program aims to reduce plastic pollution at Elak-Elak Beach, West Lombok, and raise environmental awareness among the local community. Conducted in September 2023, the program involved the participation of nearly 200 students and 12 lecturers from the Marine Science Program at the University of Mataram, along with several local community members. Through scheduled beach clean-up activities, the program successfully collected approximately 10 bags, equivalent to 50-70 kg of waste, with plastic dominating the types of waste found. In addition to waste reduction efforts, the program also indirectly educated the local community about the impacts of plastic pollution on marine ecosystems, successfully increasing participants' awareness after the activities. Although the program showed positive results, challenges remain in waste management and the lack of adequate facilities. Therefore, ongoing collaboration between the community, government, and relevant organizations is essential to preserve Elak-Elak Beach and educate the public on the importance of proper environmental management.
PELATIHAN PENGOLAHAN PRODUK PERIKANAN BAGI WANITA PESISIR DI DESA MERTAK KECAMATAN PUJUT KABUPATEN LOMBOK TENGAH Buhari, Nurliah; Waspodo, Saptono; Damayanti, Ayu Adhita; Rahman, Ibadur; Himawan, Mahardika Rizki
Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia Vol 1 No 1 (2021): Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppi.v1i1.40

Abstract

Desa Mertak adalah salah satu dari 6 desa penyangga Kawasan Ekonomi khusus (KEK) Mandalika. Secara geografis, Desa Mertak berbatasan langsung dengan dua teluk yaitu Teluk Awang dan Teluk Bumbang. Kedua teluk tersebut, merupakan habitat benih lobster dan ikan-ikan karang. Selain itu, sebelah Selatan dari kedua teluk tersebut adalah perairan Samudera Hindia yang merupakan daerah penangkapan untuk ikan-ikan pelagis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan untuk meningkatkan kapasitas wanita pesisir dalam memanfaatkan sumberdaya laut sekaligus memberikan keterampilan yang dapat digunakan untuk memanfaatkan peluang dari pengembangan KEK Mandalika sebagai destinasi pariwisata super prioritas. Kegiatan dilakukan melalui 3 tahap yaitu persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Tahap persiapan dilakukan dengan melakukan kordinasi dengan pemerintah desa dan melakukan diskusi dengan calon peserta terkait dengan waktu pelaksanaan dan lokasi pelatihan. Tahap pelaksanaan yaitu pelaksanaan pelatihan terdiri dari pemaparan materi dan praktek pengolahan produk perikanan secara partisipatif. Tahap evaluasi dilakukan melalui wawancara dengan peserta setelah pelatihan selesai dilaksanakan. Peserta terlihat antusias dan aktif berpartisipasi selama pelatihan dilakukan. Para peserta merasa puas dengan produk yang dihasilkan baik dari segi rasa maupun tampilan. Peserta juga merasa mampu untuk membuat kedua produk tersebut secara mandiri. Namun demikian, wawancara setelah 2 bulan pelaksanaan pelatihan, para peserta belum pernah membuat kembali produk tersebut.
PENGOLAHAN LIMBAH UDANG VANNAME DALAM RANGKA PENINGKATAN KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT PADA MASA PANDEMI COVID19 DI DESA PEMENANG, LOMBOK UTARA Astriana, Baiq Hilda; Damayanti, Ayu Adhita; Larasati, Chandrika Eka; Paryono; Himawan, Mahardika Rizki; Lestari, Dewi Putri
Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia Vol 2 No 1 (2022): Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppi.v2i1.503

Abstract

Manfaat limbah udang berupa cangkang dan kepala udang belum banyak diketahui oleh masyarakat. Padahal menurut penelitian yang pernah dilakukan, hasil analisis tepung dari limbah ini memiliki kandungan protein sebesar 63%. Apabila bahan ini ditambahkan ke makanan sehari-hari maka dapat meningkatkan nilai gizi makanan tersebut. Desa Pamenang, sebagai salah satu Desa di Kabupaten Lombok Utara, dikenal sangat mengandalkan sektor wisata sebagai mata pencaharian masyarakatnya mengingat posisinya yang berhadapan lansung dengan Gili Matra. Dengan adanya bencana alam yaitu gempa di tahun 2018 yang diikuti oleh pandemi COVID19, lumpuhnya sektor wisata menyebabkan menurunnya pendapatan masyarakat di desa tersebut. Masalah lain yang muncul adalah meningkatnya lokus stunting atau gagal tumbuh akibat kekurangan gizi kronis di daerah ini. Oleh karena itu, pemberian pelatihan pengolahan cangkang dan kepala udang menjadi bubuk kaldu udang sebagai zat aditif alami yang memiliki nilai gizi diharapkan dapat mendukung ketahanan pangan masyarakat setempat. Selain itu, diversifikasi pemanfaatan kaldu bubuk udang ini diharapkan dapat meningkatkan added value dari panganan lokal. Metode pendekatan yang diterapkan dalam kegiatan pengabdian ini adalah metode penyelesaian masalah yang meliputi penyuluhan serta pelatihan yang dibarengi dengan inisiasi pembentukan dan pendampingan kelompok masyarakat termasuk pemberian bantuan peralatan. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatnya pengetahuan peserta kegiatan mengenai manfaat limbah udang, dan diperolehnya keterampilan mengolah limbah udang menjadi bahan makanan yang memiliki nilai gizi dan ekonomi. Selain itu, sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini, sampel kaldu bubuk udang yang dihasilkan dianalisa di laboratorium untuk mengetahui kandungan nutrisi yang dimiliki.
Estimasi Cadangan Karbon Komunitas Mangrove Dusun Keranji, Desa Paremas, Lombok Timur Haykal, Muhammad; Harman, Carlen Aufa; ZA, Siti Asiah; Buhari, Nurliah; Lestariningsih, Wiwid Andriyani; Damayanti, Ayu Adhita; Rahman, Ibadur
Jurnal Ilmu Kelautan Lesser Sunda Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Ilmu Kelautan - Lesser Sunda
Publisher : Program Studi Ilmu Kelautan, Jurusan Perikanan dan Ilmu Kelautan, Fakultas Pertanian, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jikls.v5i1.123

Abstract

Carbon dioxide is one of the greenhouse gases that reflects sunlight radiation. Mangrove trees have the ability to absorb and store carbon in the air, so the existence of a mangrove tree could be one of the solutions to the global warming problem. This research aims to find out the amount of carbon reserves in the mangrove communities that exist in Keranji Hamlet, Paremas, East Lombok. The survey method used in this research is an explorative descriptive method that will make it easier to understand and interpret the data. To determine the stock of mangrove carbon, data is needed that will influence the carbon content such as diameter, density, type and percentage of the coverage of the mangrove. In this study, six species of mangroves were identified: Avicennia alba, A. marina, Rhizophora apiculata, R. mucronata, R. stylosa, and Sonneratia alba. The average density value obtained is 988,889 ind/ha so it is known that the mangrove forests of Keranji Hamlet, Paremas, Jerowaru, East Lombok have rare cover conditions based on standard quality of forest damage. The average diameter of the mangrove tree is the highest value at transec 2, so the highest carbon reserve value is found at transec 2, whether it's root or rod. The average estimated reserve is spread out at 104.96 tons/ha of rod carbon and at 56.05 tons/he of root carbon that marks the rod carbon belonging to the high category and the rod carb belongs to the medium category.
SPECIES DIVERSITY AND MORPHOMETRICS OF SHARKS LANDED AT TANJUNG LUAR FISHING PORT, EAST LOMBOK DISTRICT, WEST NUSA TENGGARA PROVINCE Parwati, Galuh; Gigentika, Soraya; Damayanti, Ayu Adhita; Hilyana, Sitti
Jurnal Penelitian Perikanan Laut (Albacore) Vol 9 No 1 (2025): Albacore
Publisher : Departemen PSP IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/core.9.1.001-016

Abstract

Sharks have an important role in balancing the ecosystem, but fishing activities that are not yet suitable for catching sharks can cause shark extinction. Therefore, it is necessary to identify the type and size of sharks caught by fishermen. The Tanjung Luar Fishing Port is the largest shark landing site in West Nusa Tenggara Province, making it an ideal research location regarding shark landings. This research analyzes species diversity, conservation status, length distribution, and sex ratio of landed sharks. Data collection in this research was carried out in November 2023 and February-March 2024. Primary data was collected by taking direct measurements of shark length and interviews with fishermen, while secondary data in this research was collected from FIP2B for West Nusa Tenggara Province. This research used species diversity and conservation status analysis, length distribution analysis, and sex ratio analysis. The research results show that shark diversity in 2022 is in the medium category, and in November 2023 and February-March 2024 is in the high diversity category. The lengths of the 3 sharks that dominate, namely Carcharhinus falciformis, Galeocerdo cuvier, and Sphyrna lewini, are almost all below the length of maturity (Lm). For the sex ratio, the sex ratio in 2022 is in a balanced condition, whereas November 2023 and February-March 2024 will be dominated by female sharks. Keywords: Carcharhinus falciformis, length frequency, sex ratio
Potensi dan Strategi Ekowisata Kreatif Berbasis Mangrove di Desa Jerowaru Kabupaten Lombok Timur Anggriani, Anggi; Damayanti, Ayu Adhita; Larasati, Chandrika Eka
Jurnal Ilmu Kelautan Lesser Sunda Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Ilmu Kelautan - Lesser Sunda
Publisher : Program Studi Ilmu Kelautan, Jurusan Perikanan dan Ilmu Kelautan, Fakultas Pertanian, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jikls.v4i1.104

Abstract

Jerowaru Village is one of the tourist villages in Jerowaru District, East Lombok Regency. Jerowaru Village has the potential for natural beauty in the form of beaches and tens of hectares of mangrove trees which are still natural and have been preserved. The method used is primary and secondary data, where primary data includes association biota, community participation & perception and stakeholder participation and secondary data includes mangrove density. Sample collection was carried out at five sampling points around the mangrove which represented the habitat of the associated biota using 1x1m quadrants. The results show that there are 11 types of association biota, including Cassidula aurisfeli, Cassidula nucleus, Cassidula sp, Littoraria scabra, Monodonta consufa, Nerita lineata, Nerita undata, Pila scutata, Pythia scarabeus, Strobus mutabilis, Terebralia sulcata. Also, there is 1 type of Bivalvia, namely Perna viridis. Developing all existing potential such as vegetation potential or mangrove density, associated biota, supporting facilities for mangrove tourism forests, as an alternative environment-based tourism to meet the demand of the people of East Lombok for tourism needs. Based on the average density value at each station, station I has a density value of 0.15 ind/m2. Station II has a density of 0.09 ind/m2 and station III has a density value of 0.06 ind/m2.
Struktur Komunitas dan Persentase Tutupan Kanopi Mangrove di Pantai Keranji, Desa Paremas, Lombok Timur Puna, Salvina Herawaty; Sahrani, Putri; Tirayya, Nadia Hulwa; Buhari, Nurliah; Damayanti, Ayu Adhita; Lestariningsih, Wiwid Andriyani; Rahman, Ibadur
Jurnal Ilmu Kelautan Lesser Sunda Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Ilmu Kelautan - Lesser Sunda
Publisher : Program Studi Ilmu Kelautan, Jurusan Perikanan dan Ilmu Kelautan, Fakultas Pertanian, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jikls.v4i2.119

Abstract

Mangroves are coastal ecosystems rich in biodiversity and play a crucial role both globally as carbon sinks and locally in maintaining ecological balance and providing habitats for various species. Understanding the structure of mangrove communities is essential, as it involves studying the components and interactions within the environment. This research aims to examine the community structure and canopy cover percentage of mangroves at Keranji Beach, Paremas Village, East Lombok. Mangrove data were collected using the line transect method, while canopy cover data were obtained using hemispherical photography. The study identified 7 mangrove species i.e: Sonneratia alba, Avicennia alba, Avicennia marina, Rhizophora apiculata, Rhizophora mucronata, Rhizophora stylosa, and Bruguiera gymnorrhiza. The density of the mangrove ecosystem at the tree and sapling levels falls within the very dense category (≥1500 individuals/ha). S. alba was the species with the highest importance value index (INP) (231% - 271%), indicating its significant role and contribution to the mangrove community. For the seedling category, two mangrove species were found, R. apiculata and B. gymnorrhiza, each with a 1% presence. The average percentage of mangrove canopy cover was 64.8%, classified as moderate with a good rating.
Co-Authors Abd Saddam Mujib Abidin, Z Ade Irawan Ahmad Nawawi Ahmad, Wira Nata Kusumah Al-Aqsha, Lalu Mohammad Riri Rivari Alis Mukhlis Amri Wijaya Anggriani, Anggi Aprilya, Nabilah Aryan Perdana Putra Ashari, Rowi Asmileen, Suci Dwi Bagus Dwi Hari Setyono Baiq Hilda Astriana Baiq Hilda Astriana Baiq Hilda Astriana, Baiq Hilda Chandrika Eka Larasati Chandrika Eka Larasati Chandrika Eka Larasati, Chandrika Eka Devi, Lokita Dewi Putri Lestari, Dewi Putri Edwin Jefri Fadillah, Fitri Fanitalya Fanitalya Fanitalya, Fanitalya Fariq Azhar Gigentika, Soraya Gondo Puspito Hamdani Hamdani Harman, Carlen Aufa Haykal, Muhammad Hidayanti, Laili Himawan, Mahardika Rizki Ibadur Rahman Jefri, Edwin Laili Hidayanti Lalu Ferdi Alfarisi Murdin Lalu Harya Deni Prayata lestariningsih, Wiwid Lestariningsih, Wiwid Andriyani Lestrariningsih, Wiwid Andriyani Listiani, Ulmi Lumbessy, Salnida Yuniarti Lutfi Hamzan Wari Mahardika Rizqi Himawan Martanina, Martanina Muhammad Soewandhi Muhammad Sumsanto Murdin, Lalu Ferdi Alfarisi Nunik Cokrowati Nurliah Nurliah Buhari Nurliah Buhari, Nurliah Nurliah Nurliah nurliah, nurliah Nursihan, Muhammad Nyoman Widi Artha Putra Parwati, Galuh Paryono Prayata, Lalu Harya Deni Puna, Salvina Herawaty Putra, Brilliant Rudzaky Ridwan Rahfika Rahman, Ibadur ratihpangesturahayu Rhojim Wahyudi Sadikin Amir Sahrani, Putri Sakina, Sholihati Lathifa Sakinah, Sholihati Lathifa Sandrayani Sandrayani Sandrayani, Sandrayani Saopiadi Saopiadi Saopiadi, Saopiadi Saptono Waspodo Sholihati Lathifa Sakina Siagian, Raja Aditya Sahala Siahaya, Patrick Alexander Sitti Hilyana Sitti Hilyana Soewandhi, Muhammad Soraya Gigentika Sudirman Sudirman Sultansyah, Muhammad Syawal, Abdul Syafiq Ta'yuni, Qur'a Tirayya, Nadia Hulwa Utami, Widia Tri Wahyudi, Rojim Wijaya, Amri Wiwid Andriyani Lestariningsih Z, Muhammad Fayyadh A. ZA, Siti Asiah Zaenal Abidin Zaenal Abidin