Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS TINDAK TUTUR EKSPRESIF DALAM FILM ANO HI MITA HANA KARYA NISHIURA MASAKI I Gede Bj. Arta Mulya; Gede Satya Hermawan; Kadek Eva Krishna Adnyani
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol. 7 No. 2 (2021)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v7i2.34499

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis fungsi dan maksud tindak tutur ekspresif dalam film Ano Hi Mita Hana. Objek penelitian yang digunakan yaitu film Jepang yang berjudul Ano Hi Mita Hana. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dan instrumen utama menggunakan kartu data. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu metode simak dan teknik lanjutan yaitu teknik catat. Dalam menganalisis, menggunakan analisis pragmatik untuk mengkaji penggunaan fungsi dan maksud tindak tutur ekspresif. Teori yang digunakan yaitu teori tindak tutur ekspresif menurut Austin (1965) sedangkan maksud tindak tutur menggunakan teori Searle (1979). Hasil penelitian yang ditemukan terdapat 22 data  tindak tutur ekspresif. Terdapat 7 fungsi tindak tutur ekpsresif yang ditemukan yaitu apologies, thank, sympathy, attitudes, greetings, wishes, challenges. Maksud tindak tutur ekspresif yang ditemukan yaitu (1) meminta maaf, (2) terima kasih, (3) penyesalan, (4) mengejek (5) menyalahkan, (6) permohonan, (7) mengharapkan (8) menentang..Kata kunci       : pragmatik, tindak tutur ekspresif, maksud tindak tutur  要旨 本研究は、映画『あの日見た花』で使用される特定の目的を持つ会話表現の意味と種類を語用論を基に明らかにすることである。対象は、映画『あの日見た花』であり、データカードを基にした定 性的記述研究である。データは、連続視聴から抜粋し、表現の機能と意思 を語用論を用いて分析した。表現理論では、アウスティン(1965)、表現意思では、サーレ(1979の理論を参考にした。この結果、特定の目的として使用される表現形式は22例あり、意味は 7例認められた。謝罪、感謝、同情、様態、挨拶、願望のつに分類 7挑戦にされた。1) ごめんなさい、2)有難う、3) 悔い、4)  非難、5) 誤解 6) 懇願、7)  切願望、 8) 対すである。 キーワード     : 語用論、特定目的表現、表現意思
Kesepadanan Penerjemahan Kosakata Bermuatan Budaya pada Anime Sen to Chihiro no Kamikakushi Ni Kadek Purwantini; Ni Nengah Suartini; Kadek Eva Krishna Adnyani
Jurnal Sakura : Sastra, Bahasa, Kebudayaan dan Pranata Jepang Vol 4 No 1 (2022)
Publisher : Program Studi Sastra Jepang, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JS.2022.v04.i01.p07

Abstract

This study aims to describe the equivalence of translating Japanese cultural terms into Indonesian in the anime Sen to Chihiro no Kamikakushi and the translation procedures applied in translating SL (source language) into TL (target language). This research is a qualitative descriptive study using data cards. The theory used is the category of cultural terms by Newmark (1988), the theory of equivalence by Nida and Taber (1974), and the theory of translation procedures by Newmark (1988). There are 38 data which are Japanese cultural terms and its translations in Indonesian. The results showed that 30 data reached equivalence and 8 data did not reach equivalence. Then, there are 7 translation procedures applied, including cultural equivalent, synonym, neutralization, additional explanation, modulation, transposition, and reduction and expansion. Cultural equivalence and synonyms are the most frequently applied procedures.
DEVELOPING SCHOOLOGY-BASED E-LEARNING IN THE DOKKAI CHUKYU LEARNING COURSE Kadek Eva Krishna Adnyani; Desak Made Sri Mardani; Ni Nyoman Murniasih; I Wayan Adnyana
Jurnal Nasional Pendidikan Teknik Informatika : JANAPATI Vol. 9 No. 1 (2020)
Publisher : Prodi Pendidikan Teknik Informatika Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/janapati.v9i1.22896

Abstract

This research aims to know: (1) what form of schoology appropriate for the dokkai chukyu learning course in Japanese language education department UNDIKSHA is, and (2) how the quality of schoology for the dokkai chukyu learning course in Japanese language education department UNDIKSHA is? This is Research and Development (R&D) using the development model of ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). The data collection methods were observation and questionnaire while the instruments used were in the forms of questionnaire and observation sheets. Assessment of the quality of the product was performed by one expert in material, one expert of learning media, and 10 learners of the dokkai chukyu language course in Japanese language education department. Based on the assessment results of experts of material and media, schoology was determined as very good and could be used with revision. Stages of the evaluation were conducted using questionnaires to fill out by 10 students of the dokkai chukyu course. The student response on schoology was predominately positive, i.e. agree and strongly agree.
A Study of Joseigo: Gendered Language of Japanese Women Workers in Ubud Kadek Eva Krishna Adnyani; I Wayan Adnyana; Ni Nyoman Murniasih
Kafa`ah: Journal of Gender Studies Vol 9, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/jk.v9i1.226

Abstract

This study examines joseigo (japanese women’s language) differences usage found in the conversations of two Japanese women who workes in a formal and informal sector in Ubud  varies in ages. The research was conducted between July and August 2016. The corpus of this study was from the conversation transcripts, interview results, questionnaire results, and observation. This study examined difference strategies   used in joseigo’s linguistic features such as personal pronouns, adverbs, interjections, sentence-final forms, honorifics, and imperative sentences. The results showed that the level of formality is inversely proportional to the frequency of use of joseigo and the amount of variation used. The verbal data were majorly occurs in the formal background, joseigo forms are used less  and less varied compared with the speech data that  mostly occur in the informal background. On a formal background, neutral language variants (without gender attributes) are more frequently used.
THE REPRESENTATIONS OF CHARACTER EDUCATION VALUES IN ENGLISH TEXTBOOK WHEN ENGLISH RINGS A BELL Brenda Khanadi; Ni Komang Arie Suwastini; Kadek Eva Krishna Adnyani; Ni Luh Putu Sri Adnyani; I Gusti Agung Sri Rwa Jayantini
IJEE (Indonesian Journal of English Education) IJEE (INDONESIAN JOURNAL OF ENGLISH EDUCATION)| VOL. 9 | NO.1 | 2022
Publisher : Syarif Hidayatullah State Islamic University of Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/ijee.v9i1.26649

Abstract

ABSTRACTThe present study analyzed the representations of the Five Core Values of character education recommended by the Indonesian Ministry of National Education in 2017 into a national English Textbook for 7th Grade, entitled When English Rings a Bell. The present study was qualitative research, which conducted the data classification, data display, and conclusion drawing concurrently and repeatedly, while the whole process is always compared with the data collection. The study revealed that the book investigated represents all five core values: religiosity, nationalism, independence, cooperation, and integrity. Religiosity and nationalism were the two values most cultivated in the textbook, while integrity is represented more infrequently, and cooperation value is sparsely presented. These findings imply that the imbalanced representation of the five core values in the textbook investigated could negatively affect the students’ character building. Thus, the present study recommends teachers use this textbook to design activities that call for cooperation and integrity values, so the students’ character building at school can be more balanced. ABSTRAKPenelitian ini mencermati representasi Lima Nilai Utama Pendidikan Karakter yang direkomendasikan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan pada 2017 ke dalam buku teks Bahasa Inggris untuk Kelas VII berjudul When English Rings a Bell. Kajian ini dirancang sebagai penelitian kualitatif deskriptif, dimana  kategorisasi data, pemaparan data, dan penarikan kesimpulan dilakukan bersamaan dan berulang, serta selalu dibandingkan dengan proses dan hasil pengumpulan data. Ditemukan bahwa buku teks yang dikaji mengandung representasi kelima nilai utama pendidikan karakter yang direkomendasikan kementrian: religius, nasionalis, mandiri, gotong royong, dan integritas. Nilai religius dan nasionalis adalah dua nilai yang paling sering dihadirkan, sementara intgritas dihadirkan cukup sering dan nilai gotong royong merupakan nilai yang paling jarang.  Temuan ini menunjukkan bahwa ada ketidakseimbangan dalam representasi kelima nilai utama pendidikan karakter dalam buku teks yang dikaji, yang dapat berimplikasi negative pada pengembangan karakter anak. Untuk itu, penelitian ini menyarankan agar guru mengimbangkan ketimpangan pada buku teks ini dengan merancang kegiatan-kegiatan yang mengembangkan nilai gotong royong dan integritas sehingga usaha penguatan karakter siswa dapat berlangsung dengan lebih baik dalam pembelajaran di sekolah.  
Analisis Kesiapan Pembelajaran Bahasa Jepang Secara Daring di Masa Pandemi Covid-19 Pada SMA Negeri 2 Gerokgak Kadek Dandi Wirawan; Kadek Eva Krishna Adnyani; Ni Nengah Suartini
Jurnal Penelitian Mahasiswa Indonesia Vol. 1 No. 2 (2021): Agustus
Publisher : STKIP AGAMA HINDU SINGARAJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.369 KB)

Abstract

Tujuan penelitian untuk menganalisis kesiapan pembelajaran bahasa Jepang secara daring siswa, guru, dan materi berdasarkan perspektif siswa SMA Negeri 2 Gerokgak semasa pandemi COVID-19 pada semester ganjil tahun ajaran 2020/2021. Subjek pada penelitian ini adalah siswa SMA Negeri 2 Gerokgak yang mendapatkan pembelajaran bahasa Jepang dengan jumlah total 214 siswa. Metode penelitian yang digunakan yaitu wawancara dan kuesioner online. Penelitian ini menggunakan kombinasi teori ELR Chapnick (2000) dengan Kebritchi, dkk (2017) yaitu kesiapan pembelajaran daring bagi siswa, bagi guru, dan materi. Data dianalisis menggunakan model penilaian ELR Aydin dan Tasci (2005). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapan siswa memiliki jumlah skor ELR 3.12, kesiapan guru dengan skor ELR 3.31, dan kesiapan materi dengan skor ELR 3.24. Berdasarkan skor ELR, kesiapan pembelajaran bahasa Jepang secara daring SMA Negeri 2 Gerokgak belum siap dan membutuhkan beberapa peningkatan
Pengembangan Video Pembelajaran Kosakata Bahasa Jepang Bagi Siswa Kelas X Bahasa Ni Wayan Dina Amertha Dewi; Kadek Eva Krishna Adnyani
Jurnal Penelitian Mahasiswa Indonesia Vol. 2 No. 1 (2022): Februari
Publisher : STKIP AGAMA HINDU SINGARAJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (570.853 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk yaitu media pembelajaran berupa video lagu sebagai media alternatif pembelajaran kosakata bahasa Jepang kelas X Bahasa di SMA Negeri 1 Tegallalang dan untuk mengetahui tingkat kelayakan dari media yang dikembangkan. Dalam media ini terdapat 5 lagu. Pada setiap lagu akan menggunakan melodi dan topik yang berbeda. Melodi lagu yang digunakan yaitu melodi lagu anak. Media ini terdiri dari video, lirik, melodi, dan suara. Tujuan dikembangkannya media video lagu ini yaitu agar siswa dapat lebih termotivasi dalam mempelajari kosakata bahasa Jepang. Adapun jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development). Model pengembangan yang digunakan adalah (Four-D) 4D yang dikembangkan oleh S. Thiagarajan, Dorothy S. Semmel, dan Melvyn L Semmel yang terdiri dari empat tahapan diantaranya yaitu Define, Design, Develop dan Disseminate. Jenis data yang digunakan dalam penelitian pengembangan ini adalah data kualitatif dan kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode wawancara dan kuesioner berupa angket uji ahli (uji ahli isi, uji ahli media) dan uji coba produk agar dapat menghasilkan produk yang baik. Berdasarkan hasil angket tersebut, skor yang diperoleh dari ahli materi yaitu 90 (sangat sesuai), dari ahli media yaitu 89,25 (sangat sesuai). Kemudian, skor yang diperoleh pada hasil angket uji coba dari guru yaitu 100 (sangat sesuai) dan uji coba terbatas dari peserta didik yaitu 96% (sangat layak). Dengan demikian, media video lagu yang dikembangkan ini dapat dijadikan sebagai media alternatif pembelajaran kosakata bahasa Jepang.
Pengembangan Buku Ajar Percakapan Pariwisata Bahasa Jepang untuk Siswa Kelas XII di SMK Pariwisata BIWI Tabanan Ni Komang Noviasari Kusuma; Ni Nengah Suartini; Kadek Eva Krishna Adnyani
Jurnal Penelitian Mahasiswa Indonesia Vol. 2 No. 2 (2022): Agustus
Publisher : STKIP AGAMA HINDU SINGARAJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku ajar percakapan pariwisata bahasa Jepang di SMK Pariwisata BIWI Tabanan. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development). Subjek dalam penelitian ini adalah kurikulum, silabus, guru pengampu mata pelajaran bahasa Jepang dan siswa kelas XII SMK Pariwisata BIWI Tabanan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan survei. Data yang diperoleh dianalisis dengan teknik analisis data kualitatif dan kuantitatif. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah (1) buku ajar percakapan pariwisata Bahasa Jepang untuk siswa Kelas XII SMK Pariwisata BIWI Tabanan yang menyajikan materi pembelajaran Bahasa Jepang yang digunakan untuk hotel dan restoran. (2) Berdasarkan hasil uji ahli materi dan media, buku ajar yang dikembangkan layak untuk diproduksi dengan revisi.
LITERATURE FOR CHARACTER BUILDING: WHAT TO TEACH AND HOW ACCORDING TO RECENT RESEARCH Ni Komang Arie Suwastini; Luh Putu Karina Febriyanti Aryawan; Ni Nyoman Artini; I Gusti Agung Sri Rwa Jayantini; Kadek Eva Krishna Adnyani
Lingua Scientia Vol. 29 No. 2 (2022)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ls.v29i2.41107

Abstract

Character building should be a priority in education, and this present study argues that literature can be a medium for developing students’ characters. This study employs George’s model of library research to synthesize arguments and results of previous studies on genres used in character education, the method used, the values identified in the literary texts used, and the challenges faced during the implementation of literature for building students' characters. The data sources are chosen from reputable international and accredited national journals, closely read, and synthesized to answer the research questions. It is revealed that the genres used by the previous studies for building character values are novels, short stories, children’s stories, films, poetry, folklores, and textbooks. The methods used are story-mediated storytelling, puppet-mediated storytelling, reading comprehension, literature-based instruction, and group discussion. The values identified as teachable through literature are religious, honest, tolerant, disciplined, hardworking, creative, autonomous, democratic, nationalism, patriotism, curious, appreciative, communicative, peace-loving, bibliophilic, environmental awareness, social awareness, and responsible. The challenges faced in using literature for character building are authentic material, time constraints, students' and teachers’ attitudes, proficiency, and critical thinking ability. Thus, the present study recommends using literature for building characters while urging teachers and researchers to find alternatives to cope with the challenges through continuous innovations and research.
Pengembangan Video Animasi Toonly Pada Mata Kuliah Bunpo Shochukyu (Bab 38-40) Putu Ratih Megantari; Yeni Yeni; Kadek Eva Krishna Adnyani
Jurnal Penelitian Mahasiswa Indonesia Vol. 3 No. 1 (2023): Februari
Publisher : STKIP AGAMA HINDU SINGARAJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to develop three learning animated videos with a duration of 4-6 minutes in mp4. Format. This research is a Research and Development using MDLC (Multimedia Development Life Cycle) method that are introduced by Luther-Sutopo (in Binanto, 2010). The purpose of this research is to help the teacher and student on the lesson session, also to help motivate the student interest in learning Bunpo Shochukyu. Collecting reference data was done by interviewing the teacher and giving questionnaire to the students. The data that are obtained was analyzed using qualitative and quantitative method. The tests are Alpha Test which are tested with Media Expert and Material Expert, whereas Beta Test is tested with small group of second semester Japanese Language Education Students. Result of the first test is 56 points (Very Good) and second test is 57 points (Very Good) from the Media Expert and 48 points at first test (Good) and second test is 49 points (Good) from Material Expert of Alpha Test, whereas the average results of Beta Test are 101 points (Good). With these tests results, the animated learning videos can be utilized in the subject of Bunpo Shochukyu Chapter 38-40
Co-Authors ., Ana Pingitasari Ni Luh Putu ., I D A Ade Upaningsih ., Ida Ayu Kade Sucia Pratiwi ., Kadek Budiartini ., Ni Komang Ayu Mandiastari ., Ni Komang Trysnadewi Dyah Susilawati ., Ni Kt Ari Jijiv Liani ., Ni Made Adnya Rosita Dewi ., Ni Wayan Evin Yunarsia ., Ni Wayan Susi Paumi ., Novi Kusuma Dewi Luh .Purwantini, Mang Lely Giri A.A. RATIH WIJAYANTI . A.A.A.Ngr. BELA SANGGRAHA RATU . Abd. Rasyid Syamsuri Adnyani, Ni Luh Putu Sri Agustin, I Putu Anggela Ali Djamhuri Ambarwati, Dewa Ayu Ambarwati Wahyuni Ana Pingitasari Ni Luh Putu . Anak Agung Ngurah Janadarna Anak Agung Sri Suartini Andriani, Putu Yuli Anggarianti, Ni Kadek Meri Suri Anita Dewi, Ni Putu Murdi Antartika, I Kadek Apriantara, Putu Indra Apriantara Indra Ardianti, Ni Putu Silvia Aryadi, I Putu Handreka Bagus Juliawan Bahiyah, Khoridatul Brenda Khanadi Cheryl Teendrata Darmini, Ni Made Desak Made Sri Mardani Dewa Ayu Ambarwati Wahyuni Ambarwati Dewa Gede Agung Aditya . Dewa Gede Oko Wibawa . Dewa Gede Oko Wibawa ., Dewa Gede Oko Wibawa Dewanti Putri, Erina Dewi, Ida Ayu Ika Kusuma Dewi, Ni Komang Warsita Dewi, Ni Made Yunita Dharmini, Ni Made Ary Dina Margaretha Sari Ulli Drs. I Wayan Darsana,M.Ed . Dwi Yuliadhita Wulandari Dyah Padmadewi, Anak Agung Ayu Dyan Indramahatma Wijana Putri Eka Anastasia Wijaya EKA ERVIN YUNI RUSTANTI . Erina Dewanti Putri Evy Monifa Gede Rasben Dantes Gede Satya Hermawan Gede Satya Hermawan Gede Satya Hermawan, S.S.,M.Si . Gede Satya, Hermawan Gusti Ayu Dyah Purnaningtyas Widiastuti GUSTI NGURAH PUTRA SUWANTARA . GUSTI NGURAH PUTRA SUWANTARA ., GUSTI NGURAH PUTRA SUWANTARA Handika, Wely Suriya Hermawan, Gede Satya Hermawan, Gede Satya I D A Ade Upaningsih . I Dewa Gede Suwidya . I Dewa Gede Suwidya ., I Dewa Gede Suwidya I Gede Astawan I Gede Bj. Arta Mulya I Gede Ngurah Ari Keniten I Gede Parwata Darma Putra Darma Putra I GEDE PUTRA SASTRAWAN . I Gede Vera Perdana . I Gede Vera Perdana ., I Gede Vera Perdana I Gusti Agung Sri Rwa Jayantini I Gusti Ayu Diah Anggreni Dewi I GUSTI AYU KADE DORIANTARI . I Kadek Paneda Saputra . I Kadek Paneda Saputra ., I Kadek Paneda Saputra I Ketut Resika Arthana I KETUT RIADA . I Komang Dharma Weda I KOMANG SURYA ASTIKA . I Made Dody Mahendra . I Made Dody Mahendra ., I Made Dody Mahendra I Made Egi Yoga Iswara I Made Kris Wijayadi I Made Noviana Putra I Made Wahyu Biantara . I Nyoman Laba Jayanta I Nyoman Pasek Hadi Saputra, S.Pd., M.Pd . I Putu Anggela Agustin I Putu Dika Sastra Adi Putra . I Putu Dika Sastra Adi Putra ., I Putu Dika Sastra Adi Putra I Putu Handreka Aryadi I PUTU INDRAWAN . I Putu Nurjana Adi Aristawan . I Putu Nurjana Adi Aristawan ., I Putu Nurjana Adi Aristawan I Wayan Adnyana I Wayan Adnyana I Wayan Adnyana I Wayan Edi Artawan . I Wayan Edi Artawan ., I Wayan Edi Artawan I Wayan Riku Anggawana I Wayan Sadyana I Wayan Sudarsana Ida Ayu Ika Kusuma Dewi Ida Ayu Kade Sucia Pratiwi . Ida Ayu Made Dwi Virgoyani Pramesthy . Ida Ayu Made Dwi Virgoyani Pramesthy ., Ida Ayu Made Dwi Virgoyani Pramesthy IDA AYU MIRAH PRABANI . Ida Ayu Widya Purwani Iswara, I Made Egi Yoga Janadarna, Anak Agung Ngurah Juliawan, Bagus Kadek Budiartini . Kadek Dandi Wirawan Kadek Dian Dewi Kadek Pitriani Keniten, I Gede Ngurah Ari Ketut Surasiawan Kharisma Dewi, Komang Ayu Khoridatul Bahiyah Komang Ayu Kharisma Dewi Komang Dian Wulandari Komang Tegar Abdi Wangsa Komang Try Ayu Candra Dewi . KOMANG WIDIARSANA . Kusumawati, Nyoman Desi Lie, Mebbie Haouk Luh Anggi Sumarin Luh Ayu Tirtayani Luh Putu Karina Febriyanti Aryawan M.Pd ., I Nyoman Pasek Hadi Saputra, S.Pd., M.Pd Made Andi Sudana Andi Sudana MADE KRISTIAN BUDIANI . Made Rustini . Made Rustini ., Made Rustini MADE SUARTININGSIH . Made Yuliasih Mang Lely Giri .Purwantini Mebbie Haouk Lie Monifa, Evy Mulya, I Gede Bj. Arta Murtiningsih, Putu Utari Ni Kadek Desi Mariani . Ni Kadek Desi Mariani ., Ni Kadek Desi Mariani Ni Kadek Intan Permata Sari NI KADEK MELINA SAPUTRA . Ni Kadek Meri Suri Anggarianti Ni Kadek Okti Pratiwi Ni Kadek Purwantini Ni Kadek Suarningsih Ni Kadek Suciani Meliani . Ni Kadek Wahyu Swadesi . Ni Ketut Swandeni . Ni Ketut Swandeni ., Ni Ketut Swandeni Ni Komang Arie Suwastini Ni Komang Ayu Mandiastari . Ni Komang Juliantini Ni Komang Noviasari Kusuma Ni Komang Sri Widhyastuthi Ni Komang Trysnadewi Dyah Susilawati . Ni Komang Warsita Dewi Ni Kt Ari Jijiv Liani . Ni Luh Gede Sukarini Novia Dartika . Ni Luh Gede Sukarini Novia Dartika ., Ni Luh Gede Sukarini Novia Dartika Ni Luh Niken Rimayanti Ni Luh Putu Suarnitawati . Ni Luh Putu Suarnitawati ., Ni Luh Putu Suarnitawati NI LUH PUTU WIWIEN PUSPA HARUM . Ni Made Adnya Rosita Dewi . Ni Made Ary Dharmini Ni Made Cristina Dewi . Ni Made Cristina Dewi ., Ni Made Cristina Dewi Ni Made Darmini Ni Made Yunita Dewi Ni Nengah Suartini Ni Nengah Suartini Ni Nengah Suartini Ni Nengah Suartini Suartin Ni Nengah Suartini, Ni Nengah Ni Nyoman Artini Ni Nyoman Murniasih Ni Nyoman Putri Noviyanthi Ni Nyoman Suli Trisna Dewi . Ni Nyoman Yuli Sri Mayanti NI PUTU AYU AGUSTINI . Ni Putu Deny Andari . Ni Putu Dian Anggasari Dian Anggasari Ni Putu Murdi Anita Dewi Ni Putu Silvia Ardianti Ni Wayan Dina Amertha Dewi Ni Wayan Evin Yunarsia . Ni Wayan Nilam Puspawati Ni Wayan Putri Ayu Ratna Ningsih Ni Wayan Sri Nuryani . Ni Wayan Sri Nuryani ., Ni Wayan Sri Nuryani Ni Wayan Surya Mahayanti Ni Wayan Susi Paumi . Ni Wayan Suwitri . Nice Maylani Asril Novi Kusuma Dewi Luh . Noviyanthi, Ni Nyoman Putri Nyoman Danu Darma Jaya Nyoman Desi Kusumawati Pande Made Yunika Verayuni Putri Pitriani, Kadek Pradana, Gede Arya Kevin Kusuma Pratiwi, Ni Kadek Okti Prof. Dr. Ni Nyoman Padmadewi,MA . Purnaningtyas Widiastuti, Gusti Ayu Dyah Purwani, Ida Ayu Widya Puspawati, Ni Wayan Nilam Putra, I Gede Parwata Darma Putra Darma Putra, I Made Noviana Putriani w, Putu Desy PUTU AYU Sanjani Putu Desy Putriani w Putu Dewi Merlyna Yuda Pramesti PUTU EKA RIANI . Putu Indra Apriantara Indra Apriantara PUTU PRATIWI PUJI LESTARI . Putu Ratih Megantari Putu Utari Murtiningsih PUTU WAHYU HENDRAWAN . Putu Wiraningsih Putu Yuli Andriani Ratna Ningsih, Ni Wayan Putri Ayu Resika Arthana, S.T., M.Kom, I Ketut S.S.,M.Si ., Gede Satya Hermawan, S.S.,M.Si SANG AYU MAS TIRTANINGRUM . SANG NYOMAN OKA TRIDHARMA S. . Sanjani, PUTU AYU Saputra, I Nyoman Gunawan Satya Hermawan, Gede Satya Hermawan, Gede Saufa Ulfa Setiadi, Nyoman Darma Sindu, I Gede Partha Siti Untiani Sri Mayanti, Ni Nyoman Yuli Suartini, Anak Agung Sri Sudana, Made Andi Sudana Andi Sumarin, Luh Anggi Suprihatin, Christina Turut Surasiawan, Ketut Ulli, Dina Margaretha Sari Untiani, Siti Utami, Luh Putu Restu Adi Verayuni Putri, Pande Made Yunika Weda, I Komang Dharma Wely Suriya Handika Widhyastuthi, Ni Komang Sri Wijayadi, I Made Kris Wulandari, Dwi Yuliadhita Yeni Yeni Rahman Yeni Yeni Yeni Yeni Yuliasih, Made