Claim Missing Document
Check
Articles

PENYULUHAN DAN SIMULASI BANTUAN HIDUP DASAR (BHD) PADA REMAJA DI SMAN 1 WATANSOPPENG Andi Yulia Kasma; Rahma Yulis; Andi Ayumar; Ahmad Surya Pratama
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT) Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT)
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/b.v2i1.267

Abstract

ABSTRACT Emergency events usually take place quickly and suddenly so that it is difficult to predict when they will occur. Emergency is a life-threatening condition that requires quick help, precisely and accurately and accurately. Victims of cardiac arrest can be up to when doing worship activities, such as recitation, listening to lectures, or even in other places of worship. Help must be done immediately to prevent more severe brain damage. The design of this community service activity is the socialization and simulation of BHD actions for unconscious victims due to cardiac arrest. The participants were new students at Senior High School 1 Watansoppeng , amounting to 300 people. The participants were very enthusiastic and took turns trying to simulate each other. Not only enthusiastic in the simulation, participants also continued to actively ask. Some testimonies from participants that this simulation is very useful, because not only general science they always learn, but also world knowledge about health which will be useful for others Keywords : BHD, henti jantung, penyuluhan, simulasi
PENYULUHAN PENCEGAHAN STUNTING (PENTING) SEBAGAI UPAYA UNTUK MENURUNKAN KEJADIAN STUNTING DI KELURAHAN PABIRINGA Chitra Dewi; Andi Arnoli; Andi Ayumar; Fadilah Putriana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT) Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT)
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jgs.v3i2.391

Abstract

Latar belakang: Stunting merupakan bentuk kekurangan gizi yang diakibatkan karena efek jangka panjang karena konsumsi yang tidak mendukung perkembangan tubuh dan menyebabkan anak menderita penyakit infeksi. Indonesia termasuk dalam negara yang memberikan kontribusi masalah gizi dunia sebesar 90%. Masalah gizi yang terjadi dapat menyebabkan rendahnya kualitas pendidikan, tingginya angka absensi dan tingginya angka putus sekolah. Sulawesi Selatan yang dikenal dengan lumbung pangan justru memiliki angka stunting yang lebih tinggi dari angka nasional dan cenderung meningkat setiap periode. Tujuan: Untuk memberikan pengetahuan kepada ibu hamil dan ibu yang memiliki balita tentang pencegahan stunting (penting) sebagai upaya untuk menurunkan kejadian stunting di Kelurahan Pabiringa, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto. Metode: Ceramah dengan memberikan penjelasan tentang bagaimana stunting yang kemudian dibagi menjadi beberapa tahapan, yakni tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Proses persiapan dimulai dengan membentuk tim pelaksana kegiatan, melakukan koordinasi dengan pemerintah setempat, pelaksanaan dengan pemberian kuesioner pre posttest, dan pemberian penyuluhan dengan metode ceramah interaktif. Jumlah responden yang mengikuti penyuluhan sebesar 20 orang. Hasil: Menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan ibu setelah mengikuti penyuluhan pencegahan stunting sebesar 60% yang ditunjukkan dengan meningkatnya pemahaman terhadap pengetahuan dengan kategori cukup dari 15% menjadi 75%. Kesimpulan: Penyuluhan dapat memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan pengetahuan ibu terhadap pencegahan stunting sebagai langkah nyata untuk mendukung perubahan kebiasaan dalam mengoptimalkan pencegahan stunting. Saran, diperlukan pemberian informasi yang lebih masif, edukasi tentang makanan yang dapat meningkatkan status gizi anak dan ibu hamil, serta kolaborasi lintas sektor.
PRAKTEK PEMBUATAN NUGGET IKAN DALAM MENDUKUNG UPAYA PENANGANAN STUNTING DI POSKESDES BUKIT PANJANG DESA LABBO Hardianti; Chitra Dewi; Bella Merry Jannah; Esse Puji Pawenrusi; Andi Ayumar
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT) Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT)
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jgs.v4i2.462

Abstract

ABSTRAK Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak usia dibawah 5 tahun (balita) akibat kekurangan gizi kronis terutama dalam 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), yang terlihat dari panjang badan atau tinggi badan di bawah anak seumurannya. Salah satu cara untuk atasi stunting dapat dilakukan dengan meningkatkan jumlah konsumsi ikan. Ikan merupakan bahan pangan hewani yang memiliki kandungan gizi yang sangat baik seperti protein tinggi, asam lemak esensial tak jenuh, mineral, dan vitamin. Berdasarkan kandungan yang dimiliki ikan, ikan dapat dijadikan makanan yang sangat dibutuhkan oleh ibu hamil dan anak-anak sebagai upaya pencegahan stunting. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang gizi yang baik, terutama pentingnya mengkonsumsi ikan pada anak dengan olahan yang unik sebagai upaya meningkatkan meningkatkan minat anak dalam mengkonsumsi ikan dan upaya pencegahan stunting. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah audio visual dan praktek pembuatan nugget ikan. Hasil yang diperoleh dari kegiatan pengabdiaan yaitu adanya peningkatan skor pengetahuan peserta sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan dan pelatihan Nugget Ikan Sebagai mengatasi Stunting, dari rata-rata 57% menjadi 100%. Berdasarkan hasil tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan terkait pembuatan nugget ikan sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan dan pelatihan. Kata kunci: Stunting, ikan, ibu anak usia sekolah
HUBUNGAN JARAK KELAHIRAN DENGAN STATUS GIZI BALITA DI PUSKESMAS KALUKU BODOA MAKASSAR TAHUN 2015 ANDI AYUMAR; PERAWATI
Jurnal Mitrasehat Vol. 5 No. 1 (2015): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v5i1.155

Abstract

Status gizi adalah keseimbangan antara asupan dan kebutuhan zat gizi.Status gizi merupakan indikator dalam menentukan derajat kesehatan anak. Status giziyang baik dapat membantu proses pertumbuhan dan perkembangan anak untuk mencapaikematangan yang optimal.Tujuan Umum penelitian adalah untuk mengetahui hubungan jarak kelahirandengan status gizia.Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriftif analitik dengan metode crosssectional, penelitian dilakukan pada 23 Maret - 23 April 2015. Metode sampel yangdigunakan adalah Purposive Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 92 orang.Pada hasil penelitian yang telah dilakukan peneliti dengan menggunakan uji chisquare menunjukkan bahwa responden jarak kelahiran berisiko yang status gizi tidaknormal 18 orang (78,3% ), gizi normal 19 orang (27,5%), dan jarak kelahiran yang tidakberisiko yang status gizi tidak normal 5 orang (21,7%), gizi normal 50 orang (72,5%).Dihasilkan nilai p value = 0,000 (α=0,05), dimana nilai p value < nilai α.Dari hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa ada hubungan jarak kelahirandengan status gizi balita. Saran kepada pihak puskesmas sebaiknya lebih memperhatikanjarak kelahiran supaya dapat mengurangi terjadinya kekurangan gizi.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ARTHRITIS RHEUMATOID PADA LANSIA DI PUSKESMAS TOMPOBULU KABUPATEN GOWA ANDI AYUMAR; Andi Yulia Kasma
Jurnal Mitrasehat Vol. 6 No. 1 (2016): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v6i1.173

Abstract

Lansia pada umumnya mengalami penurunan akibat proses alamiah yaitu proses menua (aging) dengan adanya penurunan kondisi fisik, psikologis, maupun sosial yang saling berinteraksi. Arthritis rheumatoid adalah penyakit yang menyerang sendi dan struktur atau jaringan penunjang di sekitar sendi. Penderita arthritis rheumatoid di seluruh dunia telah mencapai angka 355 juta jiwa, WHO melaporkan bahwa 20% penduduk dunia terserang penyakit arthritis rheumatoid. Adapun data yang diperoleh dari Dinkes Provinsi Sulawesi Selatan pada tahun 2010 kejadian AR sebanyak 650 jiwa dari 1.248.436 jiwa usia lanjut. Di Puskesmas Tompobulu lansia yang berkunjung menderita rematik tercatat pada tahun 2013 sebanyak 145 lansia.Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian arthritis rheumatoid pada lansia. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua lansia yang berada di wilayah kerja Puskesmas Tompobulu Kabupaten Gowa sebanyak 706 lansia tahun 2013. Sampel dalam penelitian ini adalah lansia sebanyak 56 sampel dengan cara accidental sampling. Data dianalisis dengan uji alternatif Chi-square melalui program SPSS 11,5. Hasil penelitian diperoleh bahwa ada hubungan antara umur (p=0,041 <α=0,05), faktor genetik (p=0,000 < α=0,05), perilaku kesehatan (p=0,000 < α=0,05), pengetahuan (p=0,010 < α=0,05) dengan kejadian arthritis rheumatoid , dan tidak ada hubungan antara jenis kelamin (p=0,503 > α=0,05) dengan kejadian arthritis rheumatoid. Dalam penelitian ini disimpulkan tidak ada hubungan antara jenis kelamin dengan kejadian arthritis rheumatoid. Ada hubungan antara umur, faktor genetik, perilaku kesehatan dan pengetahuan dengan kejadian arthritis rheumatoid. Diharapkan pihak kesehatan dapat memberikan pengetahuan tentang beberapa penyakit dan masyarakat dapat memperhatikan perilaku kesehatannya.
EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM POSYANDU LANSIA DI PUSKESMAS BATUA KOTA MAKASSAR Andi Yulia Kasma; Andi Ayumar; Kartina Nur
Jurnal Mitrasehat Vol. 9 No. 1 (2019): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v9i1.215

Abstract

Indonesia (2015) merupakan negara ke empat dengan jumlah lansia 24 juta. Sulawesi selatan tahun 2015 sebanyak 9,05 % lansia dan di Puskesmas Batua (2017) jumlah lansia sebanyak 3.867 lansia. Tujuan umum penelitian yaitu untuk mengetahui Pelaksanaan Program Posyandu Lansia di Puskesmas Batua Kota Makassar. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan survey deskriptif. Jumlah responden 28 orang yaitu 1 pemegang program dan 27 kader posyandu. Teknik pengambilan sampel yaitu total sampling. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 08-23 Agustus 2018. Hasil; ketersediaan input: SDM semua responden menilai baik sebanyak 28 orang (100%), petunjuk pelaksanaan: responden menilai baik sebayak 21 orang (75%) dan menilai kurang sebanyak 7 orang (25%), pada sarana dan prasarana menilai baik sebanyak 15 orang (53,6%) dan menilai kurang sebanyak 13 orang (46,4%). Proses: pelaksanaan program yang menilai baik sebanyak 21 orang (75%) dan menilai kurang sebanyak 7 orang (25%). Output: pencapaian/hasil menilai baik sebanyak 22 orang (78,6%) dan menilai kurang sebanyak 6 orang (21,4%). Kesimpulan; secara keseluruhan ketersediaan input: SDM, sarana dan prasarana, serta petunjuk pelaksanaan tersedia. Proses: SDM, sarana dan prasarana dan petunjuk plaksanaan telah diterapkan Output: SDM, sarana dan prasarana, serta petunjuk pelaksanaan dapat mndukung pelaksanaan posyandu lansia berjalan dengan baik. Saran; perlu adanya monitoring dan evaluasi dari kepala puskesmas, menyediakan sarana dan prasarana, dan melaksanakan posyandu sesuai dengan SOP.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU DENGAN PEMBERIAN IMUNISASI DASAR LENGKAP PADA BAYI DI PUSKESMAS KABAENA KABUPATEN BOMBANA KENDARI Andi Ayumar; Andi Yulia Kasma
Jurnal Mitrasehat Vol. 7 No. 2 (2017): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v7i2.228

Abstract

Imunisasi dasar merupakan pemberian imunisasi awal untuk mencapai kadar kekebalan diatas ambang perlindungan. Imunisasi pada bayi antara umur 1-2 tahun terdiri dari imunisasi BCG, DPT, Polio, Hepatitis B dan Campak. Data Kementerian Kesehatan Indonesia tahun 2013 cakupan imunisasi sebesar 90,00%, sedangkan pada tahun 2014 cakupan imunisasi di Indonesia terjadi penurunan yakni dengan jumlah sebesar 86,9%. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu dengan pemberian imunisasi dasar lengkap pada bayi di Puskesmas Kabaena Kabupaten Bombana Kendari.Jenis penelitian dengan metode analitik, menggunakan rancangan cross sectional. Populasi penelitian ini semua ibu yang memiliki anak usia 1-2 tahun di Puskesmas Kabaena Kabupaten Bombana yaitu 77 orang. Jumlah sampel 65 orang menggunakan teknik accidental sampling. Penelitian dilaksanakan tanggal 07 s/d 18 Maret 2016. Data dikumpulkan dengan kuesioner dan lembar observasi kemudian dilakukan analisa statistik menggunakan uji chi square dengan tingkat kemaknaan  < 0,05.Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar ibu memiliki pengetahuan baik yaitu sebanyak 53 orang (81,5%), dan sebagian besar bayi dengan status imunisasi lengkap yaitu sebanyak 49 orang (75,4%). Hasil uji chi square diperoleh nilai p = 0,003 < 0,05.Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa ada hubungan pengetahuan ibu dengan pemberian imunisasi dasar lengkap pada bayi. Disarankan kepada masyarakat, khususnya ibu agar selalu mencari informasi tentang pentingnya kelengkapan imunisasi dasar pada bayi baik melalui media cetak, atau dengan mengikuti kegiatan penyuluhan kesehatan yang dilaksanakan oleh pihak Puskesmas.
Pengaruh Permainan Simulasi Terhadap Pengetahuan Tentang Perilaku Hygiene Menstruasi Di SMAN 1 Sabbangparu Kabupaten Wajo Andi Yulia Kasma; Andi Ayumar
Jurnal Mitrasehat Vol. 10 No. 2 (2020): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v10i2.247

Abstract

Pengetahuan tentang perilaku hygiene menstruasi sangatlah penting, sehingga perlu dilaksanakan pendidikan kesehatan terkait dengan hal tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan simulasi (persimu) terhadap pengetahuan tentang perilaku hygiene menstruasi SMAN 1 Sabbangparu. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan rancangan one group pretest postest design. Sampel yang diambil sebanyak 40 remaja putri SMA. Penarikan sampel dilakukan secara simple random sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata skor pengetahuan responden mengalami peningkatan dengan permainan simulasi sebesar 36,6%. Pendidikan kesehatan dengan menggunakan metode permainan simulasi (persimu) tentang perilaku hygiene menstruasi kepada remaja putri dapat meningkatkan pengetahuan remaja putri SMAN 1 Sabbangparu sehingga dapat berperilaku hygiene menstruasi dengan baik.
Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan Pasien Gagal Ginjal Kronik dalam Menjalani Hemodialisa di RSUD Labuang Baji Makassar Andi Ayumar; Andi Yulia Kasma; Hasriadi Lande; Nurdiana Ansyari
Jurnal Mitrasehat Vol. 12 No. 1 (2022): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v12i1.320

Abstract

Hemodialisa pada pasien yang menderita gagal ginjal kronik sangat penting mengingat adanya batasan-batasan yang tidak boleh dilakukan oleh pasien karena dapat membahayakan dirinya sendiri. Dukungan keluarga merupakan factor yang mempengaruhi kepatuhan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan pasien gagal ginjal kronik dalam menjalani hemodialisa di RSUD Labuang Baji Makassar. Jenis penelitian ini adalah survey analitik dengan desain penelitian Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 150 orang dengan jumlah sampel 32 responden yang diambil menggunakan tehnik accidental sampling. Analisis statistik yang digunakan Uji Chi-Square dengan menggunakan uji alternatif fisher’s exact test dengan tingkat kemaknaan (α= 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 26 (100%) responden yang mendukung dan patuh dalam menjalani hemodialisa sebanyak 25 orang (96.2%) dan yang mendukung dan tidak patuh dalam menjalani hemodialisa sebanyak 1 orang (3.8%). Sedangkan dari 6 responden yang tidak mendukung dan patuh dalam menjalani hemodialisa sebanyak 3 orang (50.0%) dan responden yang tidak mendukung dan tidak patuh dalam menjalani hemodialisa sebanyak 3 orang (50.0%). Berdasarkan hasil analisis statistik menggunakan uji alternative fisher’s exact test dengan menggunakan program SPSS diperoleh nilai p 0,015 < α 0,05, yang berarti bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan pasien menjalani hemodialisa. Kesimpulan ada hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan pasien gagal ginjal kronik dalam menjalani hemodialisa di RSUD Labuang Baji Makassar.. Saran agar pasien patuh dalam menjalani hemodialisa sesuai dengan waktu yang ditentukan dan kepada keluarga agar lebih memahami bahwa dukungan keluarga sangat membantu pasien dalam menjalani hemodialisa.
Pengukuran Kandungan Timbal (Pb) Pada Jajanan Gorengan Yang Dijual Dipinggir Jalan Maccini Raya Kota Makassar Tahun 2019 Andi Yulia Kasma; Muhammad Hatta; Andi Ayumar; Riza Shelvia
Jurnal Mitrasehat Vol. 12 No. 2 (2022): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v12i2.333

Abstract

Asap kendaraan merupakan salah satu sumber pencemar terhadap makanan jajanan terutama jajanan yang dijual dipinggir jalan yang mengandung timbal (Pb). Timbal (Pb) adalah logam berat beracun dan berbahaya yang dapat meracuni lingkungan dan mempunyai dampak pada seluruh sistem di dalam tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar cemaran timbal pada jajanan gorengan di pinggir Jalan Maccini Raya Kota Makassar. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah 5 sampel yang diambil dari tempat penjual gorengan di pinggir jalan Maccini Raya, dimana untuk tiap tempat jualan diambil 1 jenis gorengan (bakwan). Sampel kemudian di uji di laboratorium dan dianalisis dengan menggunakan metode Atomic Absorbtion Spectrophotometry (AAS). Hasil analisis menunjukkan bahwa semua sampel jajanan gorengan tidak terdeteksi (undetected) kandungan kadar timbal berdasarkan limit deteksi alat AAS yaitu <0,01 ppm, sehingga tidak melebihi batas maksimum yang telah ditetapkan berdasarkan Keputusan Dirjen POM Nomor HK.00.06.1.52.4011 Tahun 2009 tentang batas maksimum cemaran logam di dalam makanan <0,25 ppm. Dari hasil peneltian yang telah dilakukan, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa dari 5 sampel makanan jajanan gorengan yang dijual di pinggir Jalan Maccini Raya Kota Makassar, semua jajanan gorengan tidak terdeteksi (undetected) kadar timbal, sehingga makanan dapat dikatakan aman untuk dikonsumsi. Sebagai saran agar pihak penjual jajanan gorengan menjual atau menjajakan gorengan dalam keadaan tertutup, sehingga dapat mencegah dari kontaminasi cemaran asap kendaraan serta untuk masyarakat lebih selektif dalam memilih makanan
Co-Authors A. Asyratul Hidayah ABD. RAHMAN Agung Pratama Afandi Agustinus Ngongo Bulu Ahmad Surya Pratama Al’mardhiyah, Andi Putri Ainaa Andi Arnoli Andi Pratiwi Rachmadhani Andi Wahyuni Andi Wahyuni Andi Wahyuni Andi Wahyuni Andi Yulia Kasma Andi Yulia Kasma Athira Nurul Annisa Bairsady, Riona Fransina Basri Basri Bella Merry Jannah Chitra Dewi Chitra Dewi Darmawan, Sri Desmawati Dewi, Chitra Dian Adriana Amri Eka Tristiawati Eka Yulianita, Marisna Elisabeth Liesye Renjaan Esse Puji Pawenrusi Esse Puji Pawenrusi Fadilah Putriana Fajarwati Fajarwati Fifi Alfirah Gatriyani Gebi Adisti Halmina Ilyas Halmina Ilyas Hamzah Tasa Hardianti Hardianti Hardianti Hardianti, Hardianti Haslinda Haslinda Hasriadi Lande Ilham Syam Ilyas, Halmina Indra Saputra Irbahyani, Nabilah Irwan Irwan Iskandar Zulkarnaen Jamilah Kasim Jufri Kamariana, Kamariana Kartina Nur Kasma, Andi Yulia Marisna Eka Yulianita Marisna Eka Yulianita Melki S Husain Muh. Hatta Muhammad Hatta Muhammad Hatta Muhammad Hatta Muhammad Syahrir Musliyati Muti Sahida Nadia Nurfaizah Nadimin Nadimin Natalia Sapan Novitasari Ramadhani Nurdiana Ansyari Nurfitri Nurfitri Nurul Alfiah Nurul Meidita Nurul Mutmainnah PERAWATI Rahma Yulis Renaldi M Riamilah Risman Kadir Riza Shelvia Rombe, Aneke A Linda S, Suarni Sarifa Ulang Sari Siti Humairah Sitti Nurhadijah Sri Wahyuni Rahim Sriwahyuni Suarni Suarni Sulaiman Sulaiman Sulaiman Susanti Utami, Hasniah Rezki Wahiduddin Waode Alkamalia Wianan Desriani Wina Eka Cahyani Yosina Naomi Leterulu Yulia Kasma, Andi Yulianti Yulianti