Claim Missing Document
Check
Articles

SOSIALISASI PEMANFAATAN KULIT MANGGIS SEBAGAI ALTERNATIF TANAMAN HERBAL UNTUK MENINGKATKAN STATUS GIZI SANTRI PONDOK PESANTREN DI SIDOARJO Herdiani, Novera; Zamzam, Maki; Wijaya, Satriya; Biladi , Maslikhatul Amilatil; Tazkiyah, Fadlilatul
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.30852

Abstract

Status gizi adalah ketika ada keseimbangan antara asupan zat gizi dari makanan dan kebutuhan zat gizi untuk metabolisme tubuh. Obesitas adalah masalah gizi yang dihadapi banyak remaja Indonesia. Manggis adalah salah satu tanaman yang digunakan untuk mengobati obesitas. Tujuannya adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang pemanfaatan kulit manggis sebagai alternatif tanaman herbal untuk meningkatkan status gizi santri. Metode pelaksanaan dengan beberapa metode antara lain; penyuluhan, tanya jawab, diskusi, video serta pelatihan berupa praktek langsung status gizi. Sasaran peserta dalam kegiatan ini adalah santri putra dan putri Pondok Pesantren Sidoarjo. Hasil pengmas yang dihadiri oleh 61 santri yaitu hampir setengah berusia 17 tahun (33%), sebagian besar adalah jenis kelamin perempuan 40 orang (65,6%). Status gizi menurut IMT sebagian besar adalah normal (73,8%). Status gizi menurut Lila sebagian besar adalah normal (73,8%), dan obesitas (1,6%), serta underweight (16,4%). Kadar lemak yang sebagian besar adalah normal (65,6%), dan sebagian kecil adalah sangat tinggi (3,4%). Hasil evaluasi penilaian pretest dan posttest diketahui sebagian besar santri mengalami peningkatan pengetahuan mengenai penerapan pemanfaatan kulit manggis sebagai alternatif tanaman herbal untuk status gizi santri (85,3%). Sangat jelas terlihat para santri sangat terlibat dalam kegiatan ini dan aktif bertanya dan diskusi. Pelatihan penilaian status gizi lebih mudah untuk dipahami secara langsung dan santri sangat ingin mencoba secara mandiri. Sebagian besar santri (90%) memilih metode praktik langsung. Hasil dari pengabdian ini mungkin membuat santri sadar betapa pentingnya menggunakan kulit manggis sebagai alternatif tanaman herbal untuk meningkatkan status gizi. Diharapkan, santri akan memberdayakan dan meningkatkan keterampilan dalam menilai status gizi dan menerapkan penggunaan kulit manggis sebagai bahan alami untuk mencegah masalah kesehatan lebih lanjut
Pengaruh Ekstrak Kelopak Rosella Merah Menaikkan Kadar Superoksida Dismutase (SOD) Tikus Wistar Yang Diberi Minyak Jelantah Novera Herdiani
MEDICA MAJAPAHIT Vol 8 No 1 (2016): Medica Majapahit
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Majapahit Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Minyak jelantah yang sering digunakan berulang oleh masyarakat mempunyai ikatan asam lemak jenuh dan mengandung radikal bebas yang berbahaya bagi kesehatan. Tujuan penelitian ini menganalisis pengaruh pemberian ekstrak kelopak rosella merah terhadap kondisi stres oksidatif tikus wistar yang diberi minyak jelantah melalui pengujian SOD serum. Penelitian ini merupakan  eksperimental laboratorium. Sampel penelitian ini berjumlah 24 ekor tikus yang dipilih secara random dan dibagi menjadi 4 kelompok yaitu kontrol negatif (normal), kontrol positif,  perlakuan ekstrak kelopak rosella merah dosis 540 mg/kg bb, dan dosis 810 mg/kg bb. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan uji statistik One Way ANOVA dan Tukey HSD (α = 0,05).  Pemberian ekstrak kelopak rosella merah dosis 810 mg/kg bb dan dosis 540 mg/kg bb dapat meningkatkan kadar SOD serum tikus wistar yang diberi minyak jelantah. Dosis perlakuan yang paling efektif adalah kelompok perlakuan ekstrak kelopak rosella merah dosis 810 mg/kg bb.
Association Between Posyandu Attendance Frequency and Accuracy of Anthropometric Measurement with Stunting Status in Under-Five Children at Puskesmas X Nada, Alivi Qotrun; Maulidy, Arnetha Arlyn; Herdiani, Novera; Aan Adriansyah, Agus
Jurnal Kesmas Jambi Vol. 9 No. 3 (2025): VOLUME 9 - NUMBER 3 - November 2025
Publisher : Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jkmj.v9i3.48019

Abstract

Stunting remains a major public health problem in Indonesia, negatively affecting child development and the quality of human resources. Early detection through routine monitoring at Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu) is crucial for stunting prevention. However, low attendance among under-five children and inaccurate anthropometric measurement by cadres often hinder timely interventions. This study aimed to analyze the association between Posyandu attendance frequency and the accuracy of anthropometric measurement with stunting status among under-five children aged 0–59 months at Puskesmas X. A cross-sectional analytical study involving 100 children selected through multistage cluster sampling was conducted. Primary data were obtained through re-measurement using calibrated anthropometric tools, while secondary data were collected from Posyandu attendance records, KIA books, and cadre measurement recaps. Data were analyzed using the Chi-square test with a significance level of p<0.05. The results showed a significant association between Posyandu attendance frequency and stunting status (p = 0.000; OR = 44.33) and between anthropometric measurement accuracy and stunting status (p = 0.017; OR = 0.26). The study concludes that both variables are associated with stunting status among under-five children. Strengthening Posyandu attendance and improving cadre training in accurate anthropometric measurement may enhance early detection and prevention of stunting.
Stress Levels, Macronutrient Intake, and Physical Activity and Their Relation to Nutritional Status in New Students Novera Herdiani
TEKNOLOGI MEDIS DAN JURNAL KESEHATAN UMUM Vol 10 No 1 (2026): Medical Technology and Public Health Journal March 2026
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/mtphj.v10i1.7862

Abstract

New students are prone to lifestyle changes, such as increased stress, changes in diet, and decreased physical activity, which can affect their nutritional status. Nutritional problems can affect the health and academic achievement of the students. This study aimed to examine the correlation of the nutritional status of new students with the stress levels, macronutrient intake, and physical activity. With a cross-sectional design, this study is an analytical observational study. The population consisted of all 263 new students at the Faculty of Health. The sample consisted of 73 students, selected using proportional stratified random sampling. Stress level was measured using the DASS-21 questionnaire, nutrient intake through a 24-hour food recall, physical activity using the IPAQ-SF, and nutritional status through measurement of Body Mass Index. Data were analysed using the Spearman correlation test. The results showed severe stress (28.8%), normal carbohydrate intake (27.4%), moderate protein deficit (34.2%), mild fat deficit (35.6%), moderate activity (53.4%), and normal nutritional status (60.3%). This study found a relationship between stress level and nutritional status (p=0.002, r=-349), macronutrient intake (carbohydrate, protein, fat) with nutritional status respectively (p=0.007, r=0.315), (p=0.000, r=0.595), (p=0.000, r=0.481), and physical activity has a relationship with nutritional status (p=0.005, r=-0.323). In conclusion, there is a relationship between stress levels, macronutrient intake, and physical activity with nutritional status. The strongest relationship to nutritional status is macronutrient intake, especially protein and fat. It is expected that new students possess good stress management skills, a balanced nutritional intake, and engage in sufficient physical activity. Keywords: Nutrients, Nutritional Status, Physical Activity, Stress
Literature Review: Faktor Sanitasi Kapal dengan Keberadaan Vektor di Kapal Rofiatul Asrifah; Novera Herdiani
KESMAS UWIGAMA: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 7 No 1 (2021): January-June
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/kujkm.v7i1.1178

Abstract

Background: Ship are related to public health because they allow the spread of disease due to public health risk factors, one of which is the presence of vectors that can trigger disease exchange in human. The existence of vectors on board is caused by poor sanitation such as bad hygiene, inadequate lighting and ventilation, bad food storage, and scattered garbage that is not properly disposed of. Objectives: This literature review aims to determine the relationship between ship sanitation factors and the presence of vectors on ship Research Metodes: This study use the literature review method by searching for journals on the google scholar database and one search (2010-2020). The keyword used are "ship sanitation with vector presence", "ship sanitation and presence of vectors" and "ship and vector sanitation". Results: The result obtained on google scholar 150 articles and one search 16 articles where only 11 articles match this study. The result of this study, unqualified ship compartments namely kitchen and warehouse, due to ineligible hygiene, do not have adequate trash cans, and are free of insects and rat. The presence of cockroach vectors tends to be found on passenger ships and the presence of mosquito and mouse vectors tends to be found on cargo ship. Conclusion: The conclusion in this study is that ship sanitation factors are related to the existence of vectors. The advice given is to increase routine ship sanitation checks by the Port Health Office officers.
EDUKASI KESEHATAN TENTANG MASALAH GIZI DAN STRES DI PESANTREN BURHANUL HIDAYAH SIDOARJO Maki Zamzam; Novera Herdiani; Hafid Algristian; Yulia Anggraeni; Maulani Putri Ramadhani; Qilmi Faradila Radiani; Amelia Citra Wardani
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.37411

Abstract

Pondok pesantren Burhanul Hidayah memiliki hampir 700 santri aktif dari tingkat SD, SMP, dan SMA yang tinggal di asrama. Santri menghadapi berbagai stressor karena latar belakang yang berbeda dari lingkungan sekolah lain. Status gizi santri dipengaruhi oleh kecukupan asupan gizi harian. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran santri tentang masalah gizi dan stres melalui penyuluhan kesehatan. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Agustus 2024 dengan peserta santri putra dan putri. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman masalah gizi dan stres pada santri. Kesimpulannya, pendidikan kesehatan berdampak positif dalam meningkatkan kesejahteraan dan pengetahuan kesehatan santri. Penyuluhan kesehatan harus rutin dilakukan untuk menjaga kesehatan para santri.
EDUKASI STATUS GIZI DAN AKTIVITAS FISIK MELALUI PENGUKURAN ANTROPOMETRI DAN SENAM SEHAT MENCEGAH OBESITAS Novera Herdiani; Maki Zamzam; Satriya Wijaya; Yulia Rahmawati; Salsa Bintang Sagitaria
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2025): Volume 6 No 4 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i4.48586

Abstract

Obesitas merupakan masalah kesehatan yang semakin meningkat, baik di negara maju maupun berkembang. Pola makan tidak seimbang, kurang aktivitas fisik, dan gaya hidup sedentari menjadi penyebab utamanya. Salah satu upaya pencegahan obesitas adalah melalui peningkatan aktivitas fisik seperti senam sehat dan pengelolaan status gizi yang tepat. Tujuannya adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang status gizi dan aktifitas fisik melalui pengukuran antropometri dan senam sehat mencegah obesitas. Metode pelaksanaan dengan beberapa metode antara lain; penyuluhan, tanya jawab, diskusi, praktik senam sehat. Sasaran peserta dalam kegiatan ini adalah santri Pondok Pesantren Sidoarjo. Hasil pengmas yang dihadiri oleh 100 santri yaitu hampir setengah berusia 14 tahun (34%), sebagian besar adalah jenis kelamin perempuan 66 orang (66%). Hasil evaluasi penilaian pretest dan posttest diketahui sebagian besar santri mengalami peningkatan pengetahuan mengenai status gizi dan aktifitas fisik melalui pengukuran antropometri dan senam sehat (95%). Status gizi menurut IMT sebagian besar adalah normal (62%). Status gizi menurut Lila sebagian besar adalah normal (87%) dan KEK (13%). Sebagian besar peserta yang memiliki lingkar perut dalam kategori normal (89%) dan sebagian kecil (11%) beresiko obesitas. Sebagian besar peserta yang melakukan aktivitas fisik dalam kategori sering (54%) dan hampir setengah (43%) dalam kategori normal. Hasil dari pengabdian ini meningkatkan pengetahuan dan pemahaman santri sadar betapa pentingnya mencegah obesitas dengan memantau status gizi dan melakukan aktifitas fisik rutin. Diharapkan, santri akan memberdayakan dan meningkatkan keterampilan santri secara berkelanjutan melalui berbagai penilaian status gizi dan pelatihan pengukuran status gizi baik langsung dan tidak langsung untuk mencegah obesitas.
EDUKASI TENTANG CARA PENCEGAHAN PENYAKIT LEPTOSPIROSIS DI PESANTREN MAHASISWA AN-NUR SURABAYA: - Satriya Wijaya; Akas Yekti Pulih Asih; Novera Herdiani; Bambang Edi Suwito
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.52813

Abstract

Pondok Pesantren Mahasiswa An-Nur merupakan Ponpes yang letaknya di Jalan Wonocolo gang modin nomor 10A Kecamatan Wonocolo Kota Surabaya yang mempunyai jumlah santri dari kalangan mahasiswa yang berkuliah di UINSA, UNUSA dan beberapa kampus lain yang dekat dengan Pesantren. Berdasarkan survey awal yang dilakukan tim pengabdian masyarakat, bahwasanya santri belum pernah mendapatkan edukasi tentang cara atau upaya pencegahan penyakit leptospirosis, selain itu beberapa santri juga masih belum mengerti akan pentingnya berperilaku sehat dan menjaga kesehatan diri dengan optimal. Metode kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu mengidentifikasi permasalahan-permasalahan yang dihadapi oleh pondok pesantren, melakukan intervensi untuk meningkatkan pemberdayaan warga santri sehingga kedepannya dapat mewujudkan kondisi pesantren yang sehat yang meliputi : a) Melakukan edukasi tentang cara pencegahan yang tepat dan efektif untuk penyakit menular khususnya penyakit leptospirosis; b) Melakukan edukasi tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan pesantren dan pentingnya asupan nutrisi gizi seimbang untuk menjaga imunitas tubuh bagi setiap individu santri; c) Memberikan sumbangan sarana prasarana kesehatan dasar seperti kotak Obat P3K beserta perlengkapan P3K. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah bertujuan untuk meningkatkan pemahaman santri mengenai cara pencegahan penyakit menular khususnya leptospirosis yang tepat dan efektif, serta meningkatkan pemahaman akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan pesantren dan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan pesantren dan pentingnya asupan gizi seimbang untuk menjaga imunitas tubuh setiap individu santri.
Empowerment of Santri through Health Cadre Training and Peer Counseling Programs to Address Academic Stress in Islamic Boarding Schools Maki Zamzam Zamzam; Novera Herdiani; Clarissa Alfiyah Lubis; Elinatul Mazayah
Journal of Health Community Service Vol. 5 No. 3 (2025): Journal of Health Community Service: 2025 September Editor's Choice
Publisher : UNUSA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Academic stress is a significant issue frequently experienced by students (santri) in Islamic boarding schools (pesantren) due to high academic demands, busy schedules, and limited access to mental health support, all of which negatively impact their learning motivation, as well as physical and mental health. This community service program aimed to enhance students' understanding of academic stress, empower them as mental health cadres, develop a peer counseling system, and equip them with stress management skills. The program was conducted at Pondok Pesantren Burhanul Hidayah Sidoarjo, involving 14 Santri Husada cadres through two main stages: education on academic stress and training in peer counseling. Education was delivered through seminars, discussions, and distribution of printed and digital materials, while training included lectures, group discussions, role simulations, and practical peer counseling sessions. Evaluation was carried out using pre- and post-tests, as well as observation of counseling skills. The results showed an improvement in students' knowledge, with the average score increasing from 90 to 94 after intervention, along with the establishment of peer counseling groups that provided internal support. Furthermore, students became more skilled in applying basic stress management techniques such as relaxation and time management. These findings indicate that education and peer counseling training are effective in enhancing students' capacity to cope with academic pressure. In conclusion, empowering students through peer counseling represents a sustainable strategy for strengthening mental health support in Islamic boarding schools, and wider, routine implementation is recommended to improve students’ resilience in facing academic challenges.
Co-Authors Afridah, Wiwik Agus Aan Adriansyah Agus Aan Adriyansyah Akas Yekti Pulih Asih Akas Yekti Pulih Asih Akas Yekti Pulih Asih Amelia Citra Wardani Ananda Putri Fadlillah Asrifah, Rofiatul Ayu, Friska Bambang Edi Suwito Bambang Wirjatmadi Biladi , Maslikhatul Amilatil Choirotussanijjah Clarissa Alfiyah Lubis Deah Oktavita Devyana Dyah Wulandari Dhamayanti, Noviana Putri Dita Amelia Sari Dithasari, Erica Dwi Dwi Handayani Dwi Handayani Dwi Handayani Dyas Dwi Arianti Edza Aria Wikurendra Ekiq Kurniavie, Lidia Elinatul Mazayah Endah Budi Permana Putri Erica Dwi Dithasari Farah Nuriannisa Fasya, Abdul Hakim Zakkiy Fasya, Abdul Hakim Zakkiy Fatmawati, Yuni Firda Rahayu Kusumawati Fitria Ulfah Fitriyah, Choirunnisa' Nur Fiyadila, Rizka Ganis Sasmita Kusumahati Hafid Algristian Herdiantri Sufriyana Hidayat, Muhammad Taufiq Indri Riza Priescisila Kardita Puspa Monitasari Kartika Yuliani Khurin, Nazilatul Linda Oktaviana, Linda Maki Zamzam Maki Zamzam Zamzam Martha Ariana Wijayanti Maulani Putri Ramadhani Maulidy, Arnetha Arlyn Megaratri Puspitasari Merryana Adriani Mursyidul Ibad Mutiaraningrum, Indah Nada, Alivi Qotrun Naila Mafaza Ahsana Nindy Kurnia Cahyawati Nisak, Zulfa Shofawatun Nuke Chesti Nur Ike Putiara Nurul Jannatul Firdausi Odilia Ika Auliya Permadina Kanah Arieska Pratiwi Hariyani Putri Pratiwi Hariyani Putri, Pratiwi Hariyani Putri, Anisa Qonita Qilmi Faradila Radiani Rhomadhoni, Muslikha Nourma Ridho, Muhammad Arief Rasyid Rizka Fiyadila Rofiatul Asrifah Rofiatul Asrifah Rosda Rodhiyana Sabrina Anindya Anisafitri Salim, Hotimah Masdan Salsa Bintang Sagitaria Samputri, Fatma Ryalda Sari, Aqilia Shofi Kurnia Sari, Pingka Widia Satriya Wijaya Savitri, Diva Ali Shobihatus Syifak Tazkiyah, Fadlilatul Vena Alifia Nurfirda Vionie Putri Istiqomah Istiqomah Wardatul Jannah, Wardatul Yauwan Tobing Lukiyono Yulia Anggraeni Yulia Rahmawati Yuliani, Kartika Yuni Fatmawati Zidny Nurrochmawati Zulfa Shofawatun Nisak