Claim Missing Document
Check
Articles

PENDEKATAN KONSELING BEHAVIORAL TERHADAP PERKEMBANGAN MORAL SISWA Laia, Bestari; Sarumaha, Murnihati; Zalukhu, Merri Christina; Ndruru, Mastawati; Telaumbanua, Tatema; Ndraha, Lies Dian Marsa; Harefa, Darmawan
Jurnal Ilmiah Aquinas Vol 4 No 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Unversitas Katolik Santo Thomas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54367/aquinas.v4i1.1083

Abstract

The purpose of this study was to describe the level moral development of students before and after being treated, as well as to examine the behavioral counseling approach  the moral development of students of SMP Negeri 1 Aramo. This research uses quantitative research with experimental research methods. The population in this study were all students of SMP Negeri 1 Aramo, totaling 200 students, and a sample of 25 students using purposive sampling technique. The data analysis technique in this study used simple linear regression analysis. Based on the results of the study, it was found that the level of moral development was in the high category with a percentage of 75.20% and an average score of students 88.94, 3) the coefficient of determination with value. Regression model which means rejected and accepted. It can be concluded there is a behavioral counseling approach to students' moral development
PROKRASTINASI AKADEMIK SISWA SMA NEGERI DI KABUPATEN NIAS SELATAN Laia, Bestari; Zagoto, Sri Florina Laurence; Fau, Yohanna Theresia Venty; Duha, Agustinus; Telaumbanua, Kaminudin; Lase, ndah Permata Sari; Ziraluo, Merdina; Duha, Maria Magdalena; Laia, Baziduhu; Luahambowo, Baspuri; Fai, Sesilianus; Hulu, Fatolosa; Telaumbanua, Tatema; Harefa, Darmawan
Jurnal Ilmiah Aquinas Vol. 5 No. 1 (2022): Januari 2022
Publisher : Unversitas Katolik Santo Thomas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54367/aquinas.v5i1.1654

Abstract

The purpose of the study is to describe the academic procrastination of students and the factors that influence them. The type of research that qualitative research uses is a descriptive approach. Data collection techniques are observation, interview, and documentation. Research informants are teachers and students. The results showed that the form of academic procrastination of students is late to collect tasks, delay to start doing tasks, and delay learning time and factors that affect academic procrastination of students are internal factors that are lazy, boredom of tasks, unable to manage study time and external factors, namely parental parenting style factors, community environment and weather or Covid-19 situation.
STUDI KASUS PERILAKU MEROKOK SISWA SMP NEGERI 4 AMANDRAYA TAHUN PELAJARAN 2022/2023 DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PELAYANAN BIMBINGAN KONSELING Gulo, Hesti Putra Jaya; Laia, Bestari; Zagoto, Sri Florina L.
FAGURU: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Keguruan Vol 2 No 2 (2023): FAGURU: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Keguruan
Publisher : Universitas Nias Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57094/faguru.v2i2.993

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi perilaku merokok siswa SMP Negeri 4 Amandraya. Tujuan penelitian yaitu untuk mendeskripsikan studi kasus perilaku merokok siswa SMP Negeri 4 Amandraya tahun pelajaran 2022/2023 dan implikasinya terhadap pelayanan bimbingan konseling. Jenis penelitian yang digunakan jenis penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan kunci penelitian adalah guru bimbingan konseling. Informan tambahan adalah kepala sekolah, PKS Kesiswaan, siswa perokok dan siswa yang bukan perokok.Hasil penelitian dan kesimpulan yaitu kasus merokok yang terjadi di SMP Negeri 4 Amandraya, ada beberapa alasan yang membuat siswa merokok, antara lain yaitu mencontoh dari orang tua yang juga perokok, pengaruh teman, sebagian besar remaja ataupun orang yang merokok memiliki lingkungan pergaulan yang sebagian besar merokok, pengaruh diri sendiri, remaja merokok juga karena faktor ingin tahu serta coba-coba, pengaruh iklan, banyaknya iklan rokok di media cetak, elektronik, dan media luar ruang telah mendorong rasa ingin tahu siswa tentang produk rokok. Implikasinya bagi pelayanan bimbingan konseling bahwa keberadaan guru bimbingan konseling berpengaruh besar terhadap berbagai kegiatan siswa. Peran guru bimbingan konseling, adalah fungsi seorang pengajar atau pendidik yang memegang tanggung jawab dalam membimbing siswa-siswi, membantu siswa-siswi dalam memecahkan masalah di sekolah. Saran 1) Bagi guru BK hendaknya memberikan bimbingan individu yang intensif (dengan sungguh-sungguh melakukan usaha untuk mendapatkan hasil yang maksimal serta pemahaman tentang perilaku yang baik secara klasikal maupun individual agar siswa dapat terhindar dari masalah perilaku merokok. 3) Orang tua yang mempunyai anak yang bermasalah dan telah di bimbing hendakmya sama-sama bekerja sama dengan pihak sekolah untuk memantau perkembangan anaknya di lingkungan rumah. 4) Bagi siswa hendaknya tidak melakukan pelanggaran peraturan-peraturan sekolah yang sudah ditetapkanoleh sekolah.
PENGARUH TEMAN SEBAYA TERHADAP PERENCANAAN KARIER SISWA DI SMK NEGERI 1 TELUKDALAM TAHUN PELAJARAN 2022/2023 Gulo , Deliyunus; Laia, Bestari
FAGURU: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Keguruan Vol 2 No 1 (2023): FAGURU: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Keguruan
Publisher : Universitas Nias Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57094/faguru.v2i1.648

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi kurangnyaapemahaman siswa akan perencanaan karier dan adanya salah memilih jurusan karena mengikuti teman sebaya sehingga tidak bisa menyesuaikan karakteristik diri dengan karakteristik karier yang akan dipilih. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh teman sebaya terhadap perencanaan karier siswa di SMK Negeri 1 Telukdalam Tahun Pelajaran 2022/2023. Jenis penelitian yang digunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasipenelitianadalah seluruh siswa kelas XI SMK Negeri 1 Telukdalam yang berjumlah 163 orang.Sampelpenelitian20% dari 163 jumlah populasi yaitu 32,6 atau dibulatkan menjadi 33 orang. Hasil penelitiandankesimpulanpenelitianadalahpengaruh teman sebaya terhadap perencanaan karier sebesar 35,28%. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh thitung = 4,113 dengan nilai ttabel = 2,042 yang artinya H0 ditolak dan Ha diterima yang berarti ada pengaruh teman sebaya terhadap perencanaan karier siswa di SMK Negeri 1 Telukdalam Tahun Pelajaran 2022/2023.Saran 1) Bagisiswa, hendaknya meningkatkan perencanaan karir dengan cara mengembangkan bakat dan minat yang dimiliki, meningkatkan keyakinan akan dirinya dan potensi dirinya agar lebih yakin dalam membuat keputusan karier. 2) Bagi guru bimbingan konseling hendaknya mengontrol aktivitas siswa dan membantu atau memberikan informasi karier untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam membuat perencanaan karier dan mengambil keputusan karier. 3) Bagi sekolah hendaknya memberikan akses pilihan karier yang lebih baik kepada setiap siswanya. Hal ini bertujuan agar siswa tidak salah dalam perencanaan dan dalam pengambilan keputusan karier. 4) Bagi peneliti selanjutnya, hendaknya mengadakan penelitian yang lebih mendalam pengaruh teman sebaya terhadap perencanaankarier.
PERAN GURU BIMBINGAN KONSELING DALAM MENINGKATKAN KEPERCAYAAN DIRI SISWA KELAS IX DI SMP NEGERI 2 TOMA TAHUN PELAJARAN 2022/2023 Gori, Yuwinda; Fau, Sesilianus; Laia, Bestari
FAGURU: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Keguruan Vol 2 No 1 (2023): FAGURU: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Keguruan
Publisher : Universitas Nias Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57094/faguru.v2i1.652

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi pada bervariasinyakepercayaan diri siswa di SMP Negeri 2 Toma dan beranekaragamnya cara guru BK menangani permasalahan siswa di sekolah. Tujuan penelitian yaitu 1) Mendeskripsikan keadaan kepercayaan diri siswa. 2) Menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan ketidakpercayaan diri siswa. 3) Mendeskripsikan peran guru BK dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik analisis data yaitu reduksi data, datadisplay, dan kesimpulan. Informan penelitian adalah kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, guru BK, wali kelas, guru mata pelajaran, dan siswa. Hasil penelitian, 1) Kondisi kepercayaan diri siswa cenderung rendah yaitu tidak berani mengungkapkan pendapat, tidak berani untuk bertanya saat tidak memahami pelajaran, ragu-ragu saat berbicara di depan kelas dan diam saat ditunjuk guru untuk maju ke depan kelas. 2) Faktor-faktor yang menyebabkan ketidakpercayaan diri siswa yaitu tidak berani mengungkapkan pendapat dan bertanya karena merasa malu, takut salah jawaban yang diberikan, dan sifat siswanya pendiam yang tidak suka banyak berbicara. 3) Peran guru Bimbingan Konseling dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa diawali dengan merancang program layanan Bimbingan Konseling, mengklasifikasikan setiap kasus siswa, dan memberikan informasi cara meningkatkan kepercayaan diri siswa. Kesimpulan penelitian, guru Bimbingan Konseling berperan penting dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa. Saran 1) Bagi sekolah hendaknya lebih memaksimalkan kinerja guru BKdengan menjadwalkannya masuk kelas setiap minggu secara terjadwal minimal 2 jam pelajaran.2) Bagi Guru BK hendaknya melakukan pendekatan melalui berbagai jenis layanan dan kegiatan pendukung kepada siswa yang kurang percaya diri agar dapat lebih mengenal siswa dan dapat membimbing siswa untuk lebih percaya diri lagi. 3) Bagi siswa hendaknya lebih berani untuk berbicara/bertanya di dalam kelas tidak takut salah di dalam belajar dan memanfaatkan pelayanan BK yang ada di sekolah agar makin percaya diri lagi.
MEMBANGUN KESADARAN MULTIKULTURAL MELALUI IMPLEMENTASI MODEL PENDIDIKAN INKLUSIF DI SEKOLAH Windayani, Ni Luh Ika; Dewi, Ni Wayan Risna; Laia, Bestari; Sriartha, I Putu; Mudana, Wayan
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 11 No. 2 (2024)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v11i2.2889

Abstract

Penelitian bertujuan mendalami konsep pendidikan multikultural dan menganalisis bagaimana implementasinya dapat memperkaya pengalaman belajar siswa serta membangun pemahaman yang lebih mendalam mengenai keragaman budaya. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian teori. Dengan menganalisis hasil penelitian dan studi kasus yang relevan, kajian teori ini memberikan wawasan mengenai bagaimana model pendidikan multikultural dapat menjadi sarana efektif untuk mengubah pola pikir siswa, mendorong toleransi, dan membangun pemahaman yang lebih luas mengenai keberagaman budaya. Pendekatan pendidikan multikultural menekankan pentingnya mengintegrasikan elemen-elemen budaya yang beragam ke dalam kurikulum dan pengalaman belajar. Kajian teori ini menyelidiki berbagai model pendidikan multikultural yang telah diterapkan di berbagai sekolah, menyoroti keberhasilan dan tantangan yang mungkin dihadapi dalam pelaksanaannya. Artikel ini juga mengeksplorasi dampak implementasi model pendidikan multikultural pada peningkatan kesadaran multikultural di kalangan siswa. Kesimpulannya, penelitian ini menyajikan kerangka konseptual mengenai implementasi model pendidikan multikultural sebagai upaya meningkatkan kesadaran multikultural di lingkungan sekolah. Diharapkan bahwa temuan ini dapat memberikan kontribusi positif bagi para pendidik, peneliti, dan praktisi pendidikan dalam mengembangkan strategi yang lebih inklusif dan berorientasi pada keberagaman budaya di dunia pendidikan.
Improving the Professional Competence of Teachers through Learning Communities Arifin; Bestari Laia; Ni Luh Ika Windayani; Lies Dian Marsa Ndraha; Ni Wayan Risna Dewi; Jean Imaniar Djara; Imam Subayil
Jurnal Iqra' : Kajian Ilmu Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Iqra' : Kajian Ilmu Pendidikan
Publisher : Institut Agama Islam Ma'arif NU (IAIMNU) Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25217/ji.v10i1.4154

Abstract

This study explores community activities that contribute to enhancing teachers' professional competence. Employing a qualitative approach, data were collected through interviews, observations, and documentation and analyzed using the interactive model of Miles and Huberman, encompassing data collection, analysis, and reporting. Findings reveal that learning communities within schools significantly support teachers’ learning processes and foster improvements in their professional competencies, evident in their teaching practices, material delivery, and commitment to the profession. The study underscores the importance of learning communities as platforms for sharing best practices, deepening content knowledge, enhancing pedagogical skills, and developing innovative teaching strategies—thereby cultivating a culture of professionalism and lifelong learning. Furthermore, the research contributes to the development of a collective-based professional development model that prioritizes collaboration over individual training, which often lacks sustained impact. Lastly, learning communities are shown to foster a sense of belonging and support among teachers, increasing motivation, self-confidence, and willingness to experiment with new approaches. This research thus strengthens the implementation of the Merdeka Curriculum by promoting collaborative and sustainable professional development for teachers. Keywords: Teacher Competency, Learning Community, Teacher Professional Competence
Co-Authors Amaano Fau Anita Zagoto Arifin Arifin Arifin Arifin Aturkian Laia Aziz Prasetio Baspuri Luahambowo Baziduhu Laia Buulolo, Endang Mei Indrawati Bu’ulolo, Peningkatan Bu’ulolo, Saferius Daeli, Bonifasi Dakhi, Sridelli Dao, Gregorius Dewi, Ni Wayan Risna DUHA, AGUSTINUS Duha, Maria Magdalena Emarni Molo Exfristin Wau Fau, Helnanirma S. Fau, Yohanna Theresia Venty Fa’ana, Riminta Firdaus Laia Gaho, Jidarahati Gaurifa, Disayangi Gee, Efrata Giawa, Norbert Notaris Gori, Yuwinda Gowasa, Ferdin Gulo , Deliyunus Gulo, Hesti Putra Jaya Harefa, Darmawan Harita, Akuardin Hulu, Fatolosa Hulu, Satamani Hunaepi, Hunaepi I Gede Ratnaya I Made Sutajaya I Putu Sriartha I Wayan Suastra Imam Subayil Jean Imaniar Djara Jefrin Kristian Zebua Kaminudin Telaumbanua Kristiurman Jaya Mendrofa Laia , Askarman Laia, Yaredi Lase , Indah Permata Sari Lase, ndah Permata Sari Lies Dian Marsa Ndraha MARIA BINTANG Martiman Suazisiwa Sarumaha Mastawati Ndruru Mudana, Wayan Murnihati Sarumaha Ndruru, Berkat Iman Ndruru, Herman Ndruru, Mastawati Ni Luh Ika Windayani Ni Luh Ika Windayani Ni Luh Ika Windayani Ni Luh Ika Windayani Ni Wayan Risna Dewi Ni Wayan Risna Dewi Ni Wayan Risna Dewi Ni Wayan Risna Dewi Novialdi, Andrian Nurhayu Handayani Putri Putu Kerti Nitiasih Putu Nanci Riastini Raharjo Raharjo Ria Isabella Br Ginting Risna Dewi, Ni Wayan Samanoi Halowo Fau Sesilianus Fau Simanullang, Nursari R. Sri Florina Laurence Zagoto Tafonao, Aluiwaauri Tanjung, Henra Saputra Telaumbanua, Tatema Warae, Ya’atulo Wayan Mudana Windayani, Ni Luh Ika Yasozanolo Gaho Yurmanius Waruwu Zagoto, Sri Florina L. ZAI, EKA PERIAMAN ZALUKHU, MERRI CHRISTINA Zendrato, Dian Hati Ziraluo, Merdina Zul Firman