Claim Missing Document
Check
Articles

PIDANA MATI DI INDONESIA DITINJAU DARI PERSPEKTIF POLITIK HUKUM Aziz Prasetio; Aturkian Laia; Bestari Laia
JURNAL PANAH KEADILAN Vol 2 No 2 (2023): Jurnal Panah Keadilan
Publisher : LPPM Universitas Nias Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57094/jpk.v2i2.1008

Abstract

Pidana mati selalu menarik perhatian dalam konteks hukum dan pelaksanaannya karena erat kaitannya dengan hak asasi manusia paling fundamental, yaitu hak untuk hidup. Di seluruh dunia, terdapat dua pendekatan yang berbeda terkait hukuman mati: negara-negara yang masih menerapkan hukuman mati sebagai bagian dari sistem hukumnya, dan negara-negara yang telah menghapuskan hukuman mati dari undang-undang mereka. KUHP Indonesia menetapkan hukuman mati sebagai salah satu sanksi utama, sementara juga mengancamkan sanksi lain di luar KUHP untuk pelanggaran tertentu. Penelitian ini mengkaji politik hukum pidana Indonesia terkait hukuman mati menggunakan metode pendekatan yuridis normatif. Pendekatan ini mencakup asas-asas dan kaidah yang mengatur perilaku sosial dan kehidupan manusia dalam masyarakat, serta melibatkan sudut pandang eksternal. Penelitian ini secara deskriptif mendalami permasalahan hukuman mati, mencoba memahami konteks hukum pidana Indonesia dalam hal ini. Seiring dengan perdebatan global tentang hukuman mati, penelitian ini bertujuan untuk memberikan wawasan lebih lanjut tentang implementasi dan dampaknya dalam sistem hukum Indonesia.
Analisis Kurikulum pada Sistem Pendidikan Sekolah Dasar di Indonesia dan Jepang Ni Wayan Risna Dewi; Ni Luh Ika Windayani; Bestari Laia; Putu Kerti Nitiasih; Putu Nanci Riastini
Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 6 No 4 (2023)
Publisher : Jayapangus Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37329/cetta.v6i4.2859

Abstract

Indonesia and Japan have different elementary school curriculum structure policies. This research aims to analyze the structure and implementation of the Japanese curriculum which has been proven to be effective in producing outcomes. The research method used is a literature review with a comparative descriptive study type of research. The data used in this research was obtained from primary and secondary library sources to obtain information and descriptions of research that had been conducted previously. Next, the data obtained is collected, analyzed and concluded to obtain results regarding the literature study. The results of the analysis carried out found similarities and differences in the structure of elementary school education in Indonesia and Japan. This can be assessed from educational policies, learning methods, curriculum structure and character development contained in the curriculum.
MEMBANGUN KESADARAN MULTIKULTURAL MELALUI IMPLEMENTASI MODEL PENDIDIKAN INKLUSIF DI SEKOLAH Ni Luh Ika Windayani; Ni Wayan Risna Dewi; Bestari Laia; I Putu Sriartha; Wayan Mudana
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 11 No. 2 (2024)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v11i2.2889

Abstract

Penelitian bertujuan mendalami konsep pendidikan multikultural dan menganalisis bagaimana implementasinya dapat memperkaya pengalaman belajar siswa serta membangun pemahaman yang lebih mendalam mengenai keragaman budaya. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian teori. Dengan menganalisis hasil penelitian dan studi kasus yang relevan, kajian teori ini memberikan wawasan mengenai bagaimana model pendidikan multikultural dapat menjadi sarana efektif untuk mengubah pola pikir siswa, mendorong toleransi, dan membangun pemahaman yang lebih luas mengenai keberagaman budaya. Pendekatan pendidikan multikultural menekankan pentingnya mengintegrasikan elemen-elemen budaya yang beragam ke dalam kurikulum dan pengalaman belajar. Kajian teori ini menyelidiki berbagai model pendidikan multikultural yang telah diterapkan di berbagai sekolah, menyoroti keberhasilan dan tantangan yang mungkin dihadapi dalam pelaksanaannya. Artikel ini juga mengeksplorasi dampak implementasi model pendidikan multikultural pada peningkatan kesadaran multikultural di kalangan siswa. Kesimpulannya, penelitian ini menyajikan kerangka konseptual mengenai implementasi model pendidikan multikultural sebagai upaya meningkatkan kesadaran multikultural di lingkungan sekolah. Diharapkan bahwa temuan ini dapat memberikan kontribusi positif bagi para pendidik, peneliti, dan praktisi pendidikan dalam mengembangkan strategi yang lebih inklusif dan berorientasi pada keberagaman budaya di dunia pendidikan.
EFEKTIVITAS LAYANAN KONSELING KELOMPOK DENGAN TEKNIK ROLE PLAYING DALAM MENINGKATKAN INTERAKSI SOSIAL SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 LAHUSA TAHUN PEMBELAJARAN 2020/2021 Gaho, Jidarahati; Telaumbanua, Kaminudin; Laia, Bestari
Counseling For All : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 1 No 2 (2021): Counseling For All: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas Nias Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (683.335 KB) | DOI: 10.57094/jubikon.v1i2.348

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji keefektifan layanan konseling kelompok dengan teknik role playing dalam meningkatkan interaksi siswa SMA Negeri 1 Lahusa Tahun Pelajaran 2020/2021.Jenis penelitian adalah jenis pre-eksperimen yaitu the one group pretest-posttest design.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 1 Lahusa sebanyak 27 orang.Instrumen yang digunakan adalah angket. Hasil penelitian ini adalah uji hipotesis memperoleh nilai Thitung= 341>Ttabel = 103 karena Thitung>Ttabelmaka dapat disimpulkan bahwa layanan konseling kelompok efektif dalam meningkatkan interaksi sosial siswa.
BIMBINGAN KONSELING DALAM MENINGKATKAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA DI SMA NEGERI 3 SUSUA TAHUN PELAJARAN 2021/2022 Laia, Yaredi; Sarumaha, Martiman S.; Laia, Bestari
Counseling For All : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 2 No 1 (2022): Counseling For All: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas Nias Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (879.461 KB) | DOI: 10.57094/jubikon.v2i1.367

Abstract

Berdasarkan hasil pengamatan awal, bahwa ada beberapa siswa memiliki masalah tentang kemandirian belajar siswa seperti, sikap tidak percaya diri, kurang disiplin, kurang memiliki tanggung jawab, bergantung terhadap orang lain, kurang inisiatif sendiri dan kurang melakukan kontrol diri. Tujuan penelitian ini adalah: (1) untuk mendeskripsikan layanan bimbingan dan konseling dalam meningkatkan kemandirian belajar siswa di SMA Negeri 3 Susua. (2) Untuk mendeskripsikan kemandirian belajar. (3) Untuk mendeskrpsikan faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kemandirian belajar. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif melalui pendekatan deskriptif. Sumber data adalah data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data adalah wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah reduksi data, data display, verifikasi data. Hasil penelitian layanan BK dalam meningkatkan kemandirian belajar siswa kurang efektif karena tidak memenuhi fungsi pemahaman, pemeliharaan, pengembangan, pencegahan, pengentasan, dan pembelaan. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa pelayanan BK dalam meningkatkan kemandirian belajar siswa kurang efektif sesuai dengan fungsi bimbingan dan konseling dan ada pun faktor-faktor yang mempengaruhi kemandirian belajar siswa antara lain: faktor ekonomi, faktor keluarga, faktor lingkungan dan faktor pribadi siswa itu sendiri. Peneliti mengajukan saran, yaitu sebagai berikut: hendaknya pihak sekolah menyediakan fasilitas, seperti ruangan BK, ruang laboratorium untuk jurusan IPA, ruang perpustakaan, guru BK menyediakan program, dan guru BK bekerja sama dengan dewan guru dan orang tua.
PERAN GURU BIMBINGAN DAN KONSELING TERHADAP PROKRASTINASI AKADEMIK SISWA DI SMA NEGERI 1 ARAMO TAHUN PELAJARAN 2021/2022 Ndruru, Herman; Zagoto, Sri Florina L.; Laia, Bestari
Counseling For All : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 2 No 1 (2022): Counseling For All: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas Nias Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (836.179 KB) | DOI: 10.57094/jubikon.v2i1.371

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi penundaan tugas yang dilakukan siswa SMA Negeri 1 Aramo.Tujuan penelitian yaitu 1) Mendeskripsikan prokrastinasi akademik siswa. 2) Mendeskripsikan faktor-faktor yang mempengaruhi prokrastinasi akademik siswa. 3) Mendeskripsikan peran guru bimbingan dan konseling terhadap prokrastinasi akademik siswa.Jenis penelitian yang digunakan penelitian kualitatif pendekatan deskriptif.Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi.Informan penelitian adalah kepala sekolah, guru Bimbingan dan Konseling, wali kelas, guru mata pelajaran, dan siswa.Hasil penelitian, 1) Bentuk prokrastinasi akademik siswa, terlambat mengumpulkan tugas, menunda untuk memulai mengerjakan tugas, dan menunda waktu belajar. 2) Faktor yang mempengaruhi prokrastinasi akademik siswa adalah faktor internal yaitu malas, kebosanan terhadap tugas, tidak dapat mengelola waktu belajar dan faktor eksternal yaitu faktor orang tua siswa yang kurang memperhatikan kegiatan belajar di rumah, sarana dan prasarana belajar, dan pengaruh teman sebaya 3) Peran guru Bimbingan dan Konseling terhadap prokrastinasi akademik, melaksanakan layanan Bimbingan dan Konseling dengan memberikan pemahaman dan pencegahan untuk tidak menunda-nunda tugas belajarnya dengan menyelesaikan masalah siswa untuk menghindari penumpukan masalah-masalah siswa. Kesimpulan penelitian, peran guru Bimbingan dan Konseling terhadap prokrastinasi akademik melaksanakan program layanan sesuai dengan fungsi Bimbingan dan Konseling.Saran 1) Bagisiswa, hendaknya mengerjakan tugas tepat pada waktunya dan tidak menghindari tugas yang sulit.2) Bagi orangtua siswa, hendaknyalebih memperhatikan anaknya di rumah, mengawasi dan mendampingi anak di rumah untuk selalu belajar, serta menyediakan segala kebutuhan siswa dalam belajar. 3) Bagi guru Bimbingan dan Konseling, hendaknya memberikan layanan Bimbingan dan Konseling dengan topik prokrastinasi akademik siswa, dan faktor yang mempengaruhinya.
PERANAN GURU BIMBINGAN KONSELING DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER DISIPLIN SISWA SMP NEGERI 3 ONOLALU TAHUN PELAJARAN 2021/2022 Harita, Akuardin; Laia, Bestari; Zagoto, Sri Florina L.
Counseling For All : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 2 No 1 (2022): Counseling For All: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas Nias Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (828.464 KB) | DOI: 10.57094/jubikon.v2i1.375

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah kebanyakan siswa belum menunjukkan karakter disiplin yang baik, dimana siswa tidak tepat waktu masuk ke dalam kelas pada jam belajar, suka bolos dari kelas pada saat pembelajaran berlangsung, tidak mengerjakan tugas sehingga karakter disiplin siswa yang kurang baik ini menjadi kebiasaan. Tujuan penelitian adalah 1) untuk mendeskripsikan pembentukan karakter disiplin siswa dan 2) untuk mendeskripsikan peranan guru bimbingan konseling dalam pembentukan karakter disiplin siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembentukan karakter disiplin siswa melalui pemberian bimbingan secara terus-menerus, mengarahkan siswa pada perbuatan baik, meyakinkan siswa akan pentingnya kedisiplinan, memberikan teguran dan hukuman bagi yang melanggar peraturan sekolah. Peranan guru bimbingan konseling dalam pembentukan karakter disiplin siswa adalah menyusun program bimbingan konseling, memfasilitasi perkembangan siswa, memberikan pujian bagi siswa yang sudah disiplin selama ini, saling bekerjasama dan berkoordinasi, dan guru bimbingan konseling juga bekerjasama dengan siswa terutama pengurus kelas. Maka dapat disimpulkan bahwa perlu adanya program bimbingan konseling dalam pembentukan karakter disiplin siswa. Saran yang dapat diajukan peneliti adalah 1) hendaknya kepala sekolah, guru bimbingan konseling, Pembantu Kepala Sekolah bidang Kesiswaan, wali kelas senantiasa mengingatkan siswa akan pentingnya kedisiplinan dalam kehidupan sehari-hari, 2) hendaknya siswa dapat mematuhi segala peraturan dan tata tertib yang berlaku di sekolah sehingga dapat menjadi kebiasaan baik dalam menjalani kehidupan ini dimana pun berada, 3) hendaknya peneliti selanjutnya, dapat melakukan penelitian yang relevan dan pada tingkat yang lebih luas.
PERAN GURU BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM MENCEGAH BULLYING DI SMA NEGERI 1 AMANDRAYA TAHUN PELAJARAN 2020/2021 Bu’ulolo, Saferius; Zagoto, Sri Florina L.; Laia, Bestari
Counseling For All : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 2 No 1 (2022): Counseling For All: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas Nias Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (895.107 KB) | DOI: 10.57094/jubikon.v2i1.376

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi perilaku bullying yang terjadi di SMA Negeri 1 Amandraya. Tujuan penelitian yaitu 1) Mendeskripsikan perilaku bullying. 2) Mendeskripsikan peranan guru Bimbingan dan Konseling dalam mencegah bullying siswa. Jenis penelitian yang digunakan penelitian kualitatif pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Perilaku bullying secara fisik: siswa memukul temannya, mendorong temannya, mengganggu temannya yang sedang belajar, sedangkan perilaku bullying non fisik yaitu menghina dan mengejek temannya, memanggil nama temannya dengan nama orang tuanya atau sebutan lain. 2) Peran guru Bimbingan dan Konseling dalam mencegah perilaku bullying dilakukan dengan cara memberikan layanan informasi, konseling individu dan bimbingan kelompok, tindakan preventif, kuratif dan preservatif.Kesimpulan penelitian Guru Bimbingan dan Konseling dalam mencegahbullyingdengan memberikan penanaman nilai moral kebaikan bagi siswanya dan melaksanakan layanan Bimbingan dan Konseling dengan menjelaskan apa itu bullying, bagaimana perilaku bullying, dan sebab akibat yang di timbulkan oleh perilaku bullying. Saran 1) Hendaknya siswa lebih memahami dampak perilaku bullying agar sadar bahwa bullying itu perilaku yang tidak baik sehingga tidak ada lagi korban bullying di lingkungan sekolah. 2) Hendaknya Guru Bimbingan Konseling memberikan layananyang lebih bervariasi sesuai dengan permasalahan siswa khususnya menyelesaikan perilaku bullying di kalangan siswa agar tidak mengganggu proses belajar-mengajar di sekolah. 3) Hendaknya sekolah meningkatkan pemberian layanan bimbingan konseling tentang perilaku bullying, agar siswa memiliki pemahaman tentang dampak dari bullying.
HUBUNGAN KEMATANGAN EMOSIONAL DENGAN PENYESUAIAN DIRI SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 3 FAOMASI KECAMATAN LAHOMI KABUPATEN NIAS BARAT Laia, Bestari; Daeli, Bonifasi
Counseling For All : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 2 No 2 (2022): Counseling For All: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas Nias Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1201.407 KB) | DOI: 10.57094/jubikon.v2i2.378

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hubungan kematangan emosional dengan penyesuaian diri siswa. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tingkat kematangan emosional siswa, mendeskripsikan tingkat penyesuaian diri siswa, untuk menguji hubungan antara kematangan emosional dengan penyesuaian diri siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Faomasi Kecamatan Lahomi Kabupaten Nias Barat. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif korelasional. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh populasi, dengan teknik total sampling. yang menjadi sampel adalah seluruh kelas VIII SMP Negeri 3 Faomasi yang berjumlah 55 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket (kuesioner). Hasil penelitian dijelaskan, diperoleh thitung = 5,918 dan selanjutnya pada nilai ttabel dengan taraf nyata 0,05 dengan dk= n-2 diperoleh nilai dk= , 53 maka nilai ttabel = 2,020. Sehingga diperoleh thitung= 5,918>ttabel= 2,020 yang artinya H0 ditolak dan Ha diterima yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara kematangan emosional dengan penyesuaian diri siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Faomasi Kecamatan Lahomi Kabupaten Nias Barat. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kematangan emosional dengan penyesuaian diri siswa melalui kematangan individu yang mengontrol.
HUBUNGAN PENYESUAIAN DIRI DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA DI SMP NEGERI 4 FANAYAMA Bu’ulolo, Peningkatan; Laia, Bestari
Counseling For All : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 2 No 2 (2022): Counseling For All: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas Nias Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57094/jubikon.v2i2.692

Abstract

Penyesuaian diri siswa dengan guru-guru, teman-teman, mata pelajaran dan lingkungan tempat tinggalnya dapat meningkatkan prestasi belajarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penyesuaian diri dan tingkat prestasi belajar siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini metode kuantitatif dengan pendekatan kausal korelasional. Populasi penelitian adalahseluruh siswa SMP Negeri 4 Fanayama yang berjumlah 130 orang dan sampel penelitian adalah sebanyak 33 orang. Hasil penelitian thitung= 4,627>ttabel= 2,039, uji korelasi diperoleh 0,639 dengan kategori tinggi, siswa yang dapat menyesuaikan diri mudah berinteraksi dengan orang lain. Kesimpulan penelitian adalahterdapat hubungan yang signifikan antara penyesuaian diri siswa dengan prestasi belajar siswa. Siswa yang dapat menyesuaikan diri mampu menghadapi situasi-situasi baru dalam lingkungannyaagar mencapai prestasi belajar yang lebih baik. Peneliti mengajukan saran, yaitu hendaknya pihak sekolah menyediakan guru bimbingan dan konseling untuk membantu siswa menyesuaikan diri sehingga memiliki prestasi belajar yang baik.
Co-Authors Amaano Fau Anita Zagoto Arifin Arifin Arifin Aturkian Laia Aziz Prasetio Baspuri Luahambowo Baziduhu Laia Buulolo, Endang Mei Indrawati Bu’ulolo, Peningkatan Bu’ulolo, Saferius Daeli, Bonifasi Dakhi, Sridelli Dao, Gregorius Dewi, Ni Wayan Risna DUHA, AGUSTINUS Duha, Maria Magdalena Emarni Molo Exfristin Wau Fau, Helnanirma S. Fau, Yohanna Theresia Venty Fa’ana, Riminta Firdaus Laia Gaho, Jidarahati Gaurifa, Disayangi Gee, Efrata Giawa, Norbert Notaris Gori, Yuwinda Gowasa, Ferdin Gulo , Deliyunus Gulo, Hesti Putra Jaya Harefa, Darmawan Harita, Akuardin Hulu, Fatolosa Hulu, Satamani Hunaepi, Hunaepi I Gede Ratnaya I Made Sutajaya I Putu Sriartha I Wayan Suastra Imam Subayil Jean Imaniar Djara Jefrin Kristian Zebua Kaminudin Telaumbanua Kristiurman Jaya Mendrofa Laia , Askarman Laia, Yaredi Lase , Indah Permata Sari Lase, ndah Permata Sari Lies Dian Marsa Ndraha MARIA BINTANG Martiman Suazisiwa Sarumaha Mastawati Ndruru Mudana, Wayan Murnihati Sarumaha Ndruru, Berkat Iman Ndruru, Herman Ndruru, Mastawati Ni Luh Ika Windayani Ni Luh Ika Windayani Ni Luh Ika Windayani Ni Wayan Risna Dewi Ni Wayan Risna Dewi Ni Wayan Risna Dewi Novialdi, Andrian Nurhayu Handayani Putri Putu Kerti Nitiasih Putu Nanci Riastini Raharjo Raharjo Ria Isabella Br Ginting Risna Dewi, Ni Wayan Samanoi Halowo Fau Sesilianus Fau Simanullang, Nursari R. Sri Florina Laurence Zagoto Tafonao, Aluiwaauri Tanjung, Henra Saputra Telaumbanua, Tatema Warae, Ya’atulo Wayan Mudana Windayani, Ni Luh Ika Yasozanolo Gaho Yurmanius Waruwu Zagoto, Sri Florina L. ZAI, EKA PERIAMAN ZALUKHU, MERRI CHRISTINA Zendrato, Dian Hati Ziraluo, Merdina Zul Firman