Claim Missing Document
Check
Articles

Peran Partisipasi Masyarakat Dalam Penyelenggaraan Pembangunan Di Desa Ibarat Kecamatan Anggrek Kabupaten Gorontalo Utara: The Role of Community Participation in Development Implementation In Ibarat Village, Anggrek District, North Gorontalo Regency Sri Yulianty Mozin; Siti Nurcahyati Abdussamad
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 12: Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.9533

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan di Desa Ibarat, Kecamatan Anggrek, Kabupaten Gorontalo Utara. Partisipasi masyarakat menjadi elemen kunci untuk memastikan pembangunan desa berjalan efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, serta dokumentasi terhadap perangkat desa, tokoh masyarakat, dan warga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Desa Ibarat terlibat aktif dalam seluruh tahapan pembangunan, mulai dari perencanaan melalui Musrenbangdes, pelaksanaan melalui kegiatan gotong royong, hingga pengawasan program desa. Keterlibatan tersebut memperkuat transparansi dan akuntabilitas pemerintah desa. Pembangunan fisik yang telah terealisasi meliputi Penerangan Jalan Umum (PJU), jamban sehat, sumur gali, serta sanggar seni. Adapun pembangunan nonfisik mencakup program ketahanan pangan, kesehatan, penguatan BUMDes, serta peningkatan kapasitas masyarakat. Meskipun demikian, beberapa kendala teknis seperti anggaran terbatas, kondisi cuaca, dan sarana peralatan masih menjadi tantangan. Penelitian ini menegaskan bahwa kolaborasi harmonis antara pemerintah desa dan masyarakat mampu meningkatkan kualitas pembangunan desa serta memperkuat rasa memiliki masyarakat terhadap hasil pembangunan.
Partisipasi Masyarakat Dalam Pembangunan Desa (Studi Di Desa Huntulohulawa Kecamatan Bongomeme Kabupaten Gorontalo): Community Participation in Village Development (Study in Huntulohulawa Village, Bongomeme District, Gorontalo Regency) Sri Yulianty Mozin; Siti Nurcahyati Abdussamad; Ainun Marsyida Komendangi
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 1: Januari 2026 -In Progress
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.9549

Abstract

Pembangunan desa yang berkelanjutan sangat ditentukan oleh tingkat partisipasi masyarakat dalam setiap tahapan pembangunan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk, tingkat, serta faktor pendorong dan penghambat partisipasi masyarakat dalam pembangunan Desa Huntulohulawa, Kecamatan Bongomeme, Kabupaten Gorontalo. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi yang melibatkan aparat desa, tokoh masyarakat, serta warga desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat pada tahap perencanaan masih tergolong terbatas dan cenderung bersifat konsultatif, sementara pada tahap pelaksanaan partisipasi masyarakat relatif tinggi melalui kegiatan gotong royong dan keterlibatan langsung dalam pembangunan fisik. Pada tahap pengawasan, partisipasi masyarakat masih bersifat informal dan belum terorganisasi secara sistematis. Faktor pendorong partisipasi meliputi kuatnya budaya gotong royong, kepemimpinan desa yang terbuka, serta adanya program pemberdayaan dan digitalisasi desa. Adapun faktor penghambatnya antara lain rendahnya pemahaman masyarakat terhadap mekanisme pembangunan desa, keterbatasan waktu akibat aktivitas ekonomi, keterbatasan akses informasi, serta rendahnya keterlibatan perempuan dalam forum pengambilan keputusan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan partisipasi masyarakat secara inklusif dan berkelanjutan sangat diperlukan melalui penguatan kapasitas masyarakat, transparansi informasi, serta optimalisasi peran seluruh kelompok sosial guna mewujudkan pembangunan desa yang efektif dan berkeadilan.
Faktor Penyebab Dan Sejarah Lahirnya Studi Perbandingan Administrasi Negara: Factors Causing and Historical Birth of Comparative Studies of Public Administration Sri Yulianty Mozin; Alexander H.Badjuka; Miranda Djapar; Liswati Abdullah; Sri Nandri Yanti Ismail
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 1: Januari 2026 -In Progress
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.9770

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji faktor penyebab dan perkembangan sejarah lahirnya Studi Perbandingan Administrasi Negara atau Comparative Public Administration (CPA) sebagai cabang ilmu administrasi publik. Menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan, penelitian ini menelaah konsep, teori, dan kontribusi para ahli serta dokumen kelembagaan yang membentuk evolusi CPA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lahirnya CPA didorong oleh empat faktor utama, yaitu: faktor politik dan sosial pasca dekolonisasi yang memunculkan kebutuhan model birokrasi baru; faktor akademis melalui perkembangan metodologi ilmu sosial yang menuntut kajian lebih empiris; faktor praktis berupa kebutuhan pembangunan dan policy learning antarnegara; serta pengaruh globalisasi yang mendorong tata kelola pemerintahan adaptif dan inovatif. Secara historis, perkembangan CPA melalui lima fase utama mulai dari akar awal hingga kebangkitan kembali pada era modern. Kesimpulannya, CPA berperan penting sebagai instrumen komparatif dan reflektif dalam memperkuat kapasitas pemerintahan global di era globalisasi.
Co-Authors Abd. Rahman Pakaya Adam Abas Adeliptia Abdullah Adinda Pratiwi Maliki Agung Nugraha Ainun Fauzia Idrus Ainun Fauziah Isnani idrus Ainun Marsyida Komendangi Alexander H. Badjuka Alexander H.Badjuka Alfridho Musa Alya Febriliya Usman Anggun Mokodompit Arifin Arifin arifin tahir Arit Pratama Putra Lihawa Asna Aneta Astri Hasniyantri Lanio Bala Bakri Cehlsi Olivia Katili Dea Ayu Lestari Djamila Podungge Dwi Amalia Harun Dwi Ayu Hartinah Dwi Sasmindar Edis Adelia Dunggio Ely Ibrahim Fadillah Abdullah Fardan Rumampuk Fatma Nia Kasim Fatmawati Latif Fatralisa D. Pulanding Fitria Nur Amalia Ismail Hadidjah Hasan Haikal Supu Hartakni Hartawan Indriyani Lumentut Intan Nur’Ain Sako Irina Popoi Irmawati Aripin Jelita Jelifer Darise Juriko Abdussamad Karmila Djafar Khairunnisa Ahmad Khoirullah Lapasau Lina Syafitri Liswati Abdullah Marcela Puwa Maya Anggraini Meylis Rasid Miranda Djapar Moh Al Rizky K. Ali Moh Nabil U.S Tuki Moh Prayuda Sampara Mohamad Iqshal Botutihe Muhammad Fajri Sulhandi Nadila Liputo Nafisya Datau Najwa Safana Ni Made Amanda Nopal R. Abas Nur Padillah Sahibuddin Nurferawati Ntelu Nurul Khikmah Nurul Nazwa Noho Oksin Mawikere Pratia Anggraini Wahap Rahmat Reizal Loleh Rahmatia Pakaya Rahna Juwita Hatta Era Raihan Alamsyah Hilapah Ralda Ivanka A. Labino Rini Ramadhani Riskawati Fitra RITA HULANTU Rizky Ayulia Sari Romy Tantu Rosman Ilato Rusli Isa Sabrina Meamogu Saiful Annam Saiful Annam Selvia Ningsi Panigoro Sintia Anwar Siti Fadilah Atjil Siti Nurain Tuna Siti Nurcahyati Abdussamad Siti Nurhaliza Labasir Siti Pratiwi Husain Siti Rukiah Yusup Siti Sabrina Kadir Sitti Miskayatul Jannah Sitti Warda Syarif Sri Nandri Yanti Ismail Sri Rahayu Nadia Syarifah Arkani Tiara Kasih Salihi Utami Septiyani Dumbela Vanda Imelda Patuti Wal Fajri William Indra S. Mooduto Winda Septiyani Pahude Wulandari Putri Radjak Yacob Noho Nani Yanti Aneta Yasifah Tri Andini Yasifah Tri Lewana Zaskia Shalwa Lawani Zavicka Aulia Natasya Zhafirah Nuralifya Rilani Kasim Zubaidah Mahmud