Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

The Role of Drama Performance in Developing Students' Creativity and Confidence in English Learning Theodora Lumban Raja; Diana Tampubolon; Stevani Banjarnahor; Mora Gultom; David Togi Hutahaean
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.41978

Abstract

Pertunjukan drama dikenal luas sebagai salah satu strategi pengajaran yang paling menarik dalam pembelajaran bahasa Inggris. Hal ini memberikan siswa kesempatan untuk menggunakan bahasa Inggris dalam situasi yang bermakna sambil mendorong partisipasi aktif di kelas. Artikel ini bertujuan untuk membahas peran pertunjukan drama dalam mengembangkan kreativitas dan kepercayaan diri siswa dalam pembelajaran bahasa Inggris. Melalui kegiatan drama, siswa didorong untuk mengemukakan gagasan, memecahkan masalah secara kreatif, dan berkomunikasi secara efektif dengan orang lain. Selain itu, melakukan peran yang berbeda membantu siswa mengurangi kecemasan dan menjadi lebih percaya diri ketika berbicara bahasa Inggris. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis drama menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan yang meningkatkan motivasi, kolaborasi, dan keterampilan komunikasi siswa. Selain itu, pertunjukan drama memungkinkan pelajar untuk merasakan penggunaan bahasa yang autentik, menjadikan pembelajaran bahasa Inggris lebih bermakna dan interaktif. Oleh karena itu, memasukkan pertunjukan drama ke dalam kelas bahasa Inggris tidak hanya meningkatkan kemampuan berbahasa siswa tetapi juga mendukung pengembangan kreativitas, kepercayaan diri, dan keterampilan hidup penting lainnya. Artikel ini menyoroti pentingnya pertunjukan drama sebagai pendekatan efektif untuk menciptakan pembelajaran bahasa Inggris yang aktif dan berpusat pada siswa.
THE FUNCTION OF SETTING IN DEVELOPING DRAMATIC TENSION IN D. M. LARSON'S “THE WAITING ROOM” Amos Frans Abdial Tarigan; Palti Hansd Togi Maruhum Simanjuntak; Adika Indotua Nainggolan; Daniel Saputra Gurning; Samuel Tampubolon; David Togi Hutahaean
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 03 (2026): Volume 12 No. 3, September 2026 Publish
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i03.18646

Abstract

This study aims to analyze the function of setting in developing dramatic tension in D. M. Larson's The Waiting Room. The study uses a qualitative descriptive method because the data are presented in the form of dialogues and stage directions found in the drama script. The analysis focuses on how the setting, including the waiting room itself and the changing atmosphere of the ceiling, contributes to the development of dramatic tension throughout the play. The data were collected by reading the script carefully, identifying descriptions related to setting, and interpreting their relationship with the characters' emotions and the progression of the story. The findings show that the setting in The Waiting Room is not only used as the physical background of the story but also functions as an active dramatic element. The mysterious waiting room creates uncertainty from the beginning of the play, while the changing light of the ceiling reflects the emotional condition of the characters and increases the dramatic tension. The setting also supports the gradual revelation of the characters' memories and leads the audience toward the climax of the story. Therefore, the study concludes that setting has an important role in building suspense, creating emotional atmosphere, and strengthening the overall dramatic effect of the play.
Co-Authors Adika Indotua Nainggolan Afrodita Friska Ferawati Girsang Ambarita, Mika Amos Frans Abdial Tarigan Bangun Munte Basar Lolo Siahaan Basariya Pasaribu Bernard Simanjuntak Bertaria Sohnata Hutauruk Bertaria Sohnata Hutauruk Butar Butar, Febiola Daniel Saputra Gurning Derlita Purba Diana Tampubolon Dumaris E Silalahi Elisa Sri Rejeki Girsang Enjelika Pandiangan Esra Betharia Situngkir Firinta Togatorop Gayus Simarmata Golda Novatrasio Sauduran Hargiani, Fransisca Xaveria Herman . herman herman Herman Herman Joice Chatrine Simbolon Julita Lumban Raja Lena Widyawanti Simanjuntak Leonita Maria Efipanias Manihuruk Lestary Arta Munte Lidia Zega Lolo Siahaan, Basar Malau, Klara Kristina Manalu, David Berthony Maria Efipanias Manihuruk, Leonita Maria Simamora Marnala Pangaribuan Melani Dewi Nagur Melda Veby Ristella Munthe Mora Gultom Mungkap Mangapul Siahaan Paham Tua Saragih Palti Hansd Togi Maruhum Simanjuntak Pane, Eva Pratiwi PANJAITAN, MUKTAR B Partohap S. R Sihombing, Partohap S. R Pasaribu, Sunggul Purba, Christian Neni PURBA, LYDIA Purba, Nancy Angelia Putri Raisah Sihotang Ramadhani, Madya Renova Sulinda Hutasoit Rina Devi Romauli Siahaan Rio Parsaoran Napitupulu Rohana Sinaga, Asima Rosintan Yorini Siahaan Sahlan Tampubolon Sahlan Tampubolon Samuel Tampubolon Saragih, Ratna Saputri Septian Sinaga Siahaan, Basar Lolo Simamora, Rianita Simanjuntak, Deski Ramosta Simanjuntak, Lena Widyawanti Sinaga, Asima Rohana Sinaga, Lambok Hasudungan Pratama Yuda Sinaga, Septian Sinurat, Bloner Siska Anggita Situmeang Stevani Banjarnahor Tambunan, Betty Jeniari Theodora Lumban Raja Tiarma Intan Marpaung Tiarma Marpaung Trisnawaty Hutahaean Tumpal Manahara Siahaan Vita Riahni Saragih Widayu Lumban Batu Yanti Kristina Sinaga