Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

ANALISA PENGARUH PERUBAHAN SUHU TERHADAP TEGANGAN PANEL SURYA JENIS MONO CHRYSTALLINE KAPASITAS DAYA 50 Wp syah, Ezwar; Asri, Asri; Bintoro, Andik
Jurnal Energi Elektrik Vol 11, No 1 (2022): Jurnal Energi Elektrik 2022
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jee.v11i1.8260

Abstract

Secara geografis Indonesia berada pada daerah  beriklim tropis yang mempunyai sinar matahari yang berlebih. Pemanfaatan sinar matahari tersebut untuk membangkitkan energi listrik yaitu menggunakan Panel Surya. Panel Surya merupakan elemen semikonduktor yang dapat mengkonversi sinar matahari yang berupa energi surya menjadi energi listrik dengan prinsip fotovoltaik. Intensitas radiasi cahaya matahari dan suhu udara lingkungan mempengaruhi tegangan dan arus yang dibangkitkan panel surya. Jika semakin rendah intensitas radiasi cahaya matahari maka akan rendah pula arus dan tegangan listrik yang dihasilkan panel. Tinggi rendahnya suhu lingkungan disekitar panel surya juga memiliki kontribusi dalam perubahan temperatur pada sel-sel surya. Dari hasil uji di Lhokseumawe menggunakan panel surya jenis Mono chrystalline silicon didapat jika kenaikan temperatur maka tegangan listrik yang dihasilkan oleh panel surya menjadi berkurang. Pengukuran tahap I pada temperatur tertinggi    Celsius  daya output  adalah 31,9 Watt,   hasil pengukuran tahap II pada temperatur tertinggi  Celsius  daya   output adalah 32,2 Watt  dan  hasil pengukuran tahap III pada temperatur tertinggiCelsius  daya output adalah 32,1 Watt
Audit Energi dan Analisis Penghematan Energi pada Sistem Peralatan Listrik di Gedung Teknik Elektro Universitas Malikussaleh Yulhana, Irma; Putri, Raihan; Ezwarsyah, Ezwarsyah
Jurnal Energi Elektrik Vol 12, No 1 (2023): Jurnal Energi Elektrik 2023
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jee.v12i1.4311

Abstract

Audit energi adalah kegiatan penelitian pemanfaatan energi untuk mengetahui keseimbangan energi dan mengidentifikasi peluang-peluang penghematan energi. Penghematan penggunaan energi memiliki keuntungan bagi seluruh konsumen diantaranya bisa mengurangi jumlah tagihan listrik sehingga menjadi lebih ekonomis. Pada penelitian ini audit energi di lakukan pada Gedung Teknik Elektro. Kegiatan audit energi yang dilakukan selama penelitian yaitu mengumpulkan data luas bangunan gedung,data tagihan listrik selama satu tahun,melakukan pengukuran beban pada panel,menganalisa kurva beban,melakukan pengukuran iluminasi dan temperature ruangan dan menghitung nilai Intensitas Konsumsi Energi pada setiap ruangan gedung untuk mengetahui rekomendasi peluang hemat energi. Setelah melakukan penelitian audit energi gedung diketahui bahwa pada Gedung Teknik Elektro nilai IKE nya sebesar 122,61kWh tahun. Kurva beban menunjukkan pola pemakaian energi listrik yang serupa pada hari Senin sampai dengan Jumat serta pola yang berbeda untuk hari Sabtu dan Minggu. Tercatat beban puncak dalam rentang waktu tersebut terjadi pada hari rabu sebesar 27.99 kW pada pukul 14.00 Dari hasil perhitungan Intensitas Konsumsi Energi pada Gedung Teknik Elektro hasil IKE yang didapat dinyatakan sudah sangat efisien mencapai standar IKE yang ditetapkan. Standar IKE pada gedung perkantoran yaitu sebesar 240 kWh tahun.
Penerapan Pengembangan Website bagi Perangkat Desa Gampong Reulet Timu untuk Digitalisasi Teknologi Informasi Ilhadi, Veri; Agusniar, Cut; Muthmainnah, Muthmainnah; Asran, Asran; Ezwarsyah, Ezwarsyah
Jurnal Malikussaleh Mengabdi Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Malikussaleh Mengabdi, Oktober 2023
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jmm.v2i2.14428

Abstract

Pengabdian ini berfokus pada pengembangan Sistem Informasi Website untuk Perangkat Desa Gampong sebagai bagian dari upaya digitalisasi teknologi informasi di tingkat gampong. Sistem ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas layanan pemerintahan lokal. adapun langkah-langkah pengabdian ini melihat tata letak web gampong dalam siklus hidup sistem, meliputi analisis kebutuhan, desain, pengembangan, pengujian, dan implementasi. Tujuan pengabdian ini untuk memudahkan perangkat gampong dalam mengakses dan mengelola berbagai jenis informasi, seperti data UMKM, data administrasi, dan berita desa. Teknologi informasi telah menjadi elemen kunci dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas layanan pemerintahan di tingkat lokal. Hasil pengabdian ini untuk mengimplementasikan sistem informasi berbasis web yang dapat digunakan oleh perangkat desa Gampong untuk mengelola informasi dan layanan di tingkat desa. Selain itu, hasil pengabdian ini dapat juga sebagai sistem ini juga akan mendukung berbagai layanan online, seperti pengajuan permohonan izin, pengaduan masyarakat, dan penyebaran informasi publik. Hasil pengabdian ini adalah untuk memudahkan warga gampon mengempangkan sistem informasi yang dapat membantu perangkat desa Gampong dalam mengelola informasi dan layanan di tingkat desa dengan lebih efisien dan efektif. Ini diharapkan dapat menjadi proses penggembangan web awal dalam proses digitalisasi teknologi informasi di tingkat gampong.
ANALISA KEANDALAN SISTEM DISTRIBUSI TENAGA LISTRIK UNTUK WILAYAH KOTA LHOKSEUMAWE DI PT. PLN (PERSERO) RAYON KOTA LHOKSEUMAWE Imran, Muhammad; Bintoro, Andik; Ezwarsyah, Ezwarsyah
Jurnal Energi Elektrik Vol. 8 No. 1 (2019): Jurnal Energi Elektrik
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jee.v8i1.2410

Abstract

Sistem keandalan pada jaringan distribusi sangat besar peranannya untuk memenuhi kebutuhan tenaga listrik pada setiap konsumen. Oleh karena peranannya yang sangat penting bagi konsumen, maka penyaluran listrik oleh PT. PLN tidak boleh terputus/padam selama 24 jam. Beberapa parameter yang digunakan untuk mengetahui keandalan suatu sistem distribusi yaitu dengan menghitung indeks jumlah rata-rata gangguan sistem selama setahun yaitu SAIFI (System Average Interruption Frequency Index), indeks durasi rata-rata gangguan sistem selama setahun yaitu SAIDI (System Average Interruption Duration Index), dan CAIDI (Customer Average Interruption Duration Index). Parameter pembanding yang digunakan adalah standar SPLN 68-2: 1986, standar IEEE std 1366-2003, dan standar WCC (World Class Company) & WCS (World Class Service). Berdasarkan hasil perhitungan dan analisa pada penyulang CD-07 nilai SAIFI = 3,2 kali/tahun, SAIDI = 0,52 jam/tahun, dan CAIDI = 1,3 jam/tahun. Jika ditinjau dari SPLN 68-2: 1986 dengan SAIFI = 3,2 kali/tahun dan SAIDI = 21,09 jam/tahun maka penyulang CD-07 telah memenuhi standar PLN tersebut, sehingga penyulang CD-07 dapat dikategorikan handal. Jika ditinjau dari standar IEEE std 1366-2003 dengan SAIFI = 1,45 kali/tahun dan SAIDI = 2,3 jam/tahun, maka penyulang CD-07 hanya memenuhi standar dari SAIDI sedangkan SAIFI tidak memenuhi standar. Sedangkan jika dibandingkan dengan standar WCC (World Class Company) & WCS (World Class Service) dengan SAIFI = 3 kali/tahun dan SAIDI = 1,66 jam/tahun maka penyulang CD-07 hanya memenuhi standar dari SAIDI sedangkan SAIFI tidak memenuhi standar tersebut.
ANALISIS TRANSFORMATOR SISIPAN UNTUK MENGATASI OVERLOAD PADA GARDU BAN005 PENYULANG JN05 JURUSAN KOTA MENGGUNAKAN SOFTWARE ETAP Hasanah, Hasanah; ezwarsyah, Ezwarsyah
Jurnal Energi Elektrik Vol. 13 No. 2 (2024): Jurnal Energi Elektrik 2024
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jee.v13i2.18631

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi masalah kelebihan beban pada penyulang ULP Janarata 20 kV dan menentukan pembebanan yang optimal untuk transformator sisipan yang digunakan. Metode yang diterapkan meliputi studi literatur, pengolahan data, perhitungan manual, serta simulasi menggunakan software ETAP. Berdasarkan perhitungan manual, arus rata-rata yang melalui transformator adalah 89,33 A, sementara arus beban penuh yang diizinkan adalah 67 A, sehingga menghasilkan pembebanan sebesar 92,85%. Untuk mengatasi overload tersebut, dipilih transformator sisipan dengan daya 23,26 kVA. Analisis rugi daya menunjukkan bahwa tanpa transformator sisipan, nilai rugi daya pada jalur A adalah 1,123 kW dan pada jalur B adalah 1,524 kW. Setelah pemasangan transformator sisipan, rugi daya berkurang menjadi 1,118 kW pada jalur A dan 1,499 kW pada jalur B. Simulasi ETAP menunjukkan penurunan pembebanan transformator utama dari 93,2% menjadi 44,6% dan pada transformator sisipan sebesar 47,3%, dengan penurunan total sebesar 48,6%. Hasil dari perhitungan manual dan simulasi ETAP konsisten, menegaskan bahwa penggunaan transformator sisipan efektif dalam mengurangi overload dan rugi daya pada sistem.
Audits for the Use and Strategic Of Energy Efficiency on the Campus Bukit Indah of Malikussaleh University Hasibuan, Arnawan; Siregar, Widyana Verawaty; Ezwarsyah, Ezwarsyah; Kurniawan, Robi
Andalasian International Journal of Applied Science, Engineering and Technology Vol. 1 No. 02 (2021): November 2021
Publisher : LPPM Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/aijaset.v1i02.16

Abstract

This study aims to determine the right strategy for energy efficiency that can be applied in the campus area. This study uses quantitative methods in a dominant position, while qualitative methods are less dominant. The method of analysis for this study uses Contextual Interaction Theory (CIT) with the characteristics of the implementer and the target group consisting of motives, cognition, and strengths. These variables will be the main points for formulating a basic strategy on energy use at the Faculty of Engineering, Bukit Indah campus, Malikussaleh University. Contextual issues are also external factors that influence and become a consideration in determining the level of energy efficiency efforts on campus. Regarding to CIT measurements which have been analyzed, the score of motives from implementer is -0.33, cognitions +0.50, and power +62. Then, overall for target group get positive score which consist of motives +0.75, cognitions +0.54, and power +0.44. The result of type interaction between two actors point out number 10 which is about obstructive. Apart from that, three contextual issues will also be analyzed that affect the characteristics of actors, namely the specific context, the structural context and the broader context. Strategic planning to pursue energy efficiency at the Faculty of Engineering, Bukit Indah Campus, Malikussaleh University consists of increasing motivation with energy-saving campaigns and awarding prizes. Then, improve cognition with energy audits and socialization of energy efficiency. Finally, increasing strength through the implementation of sustainable policies and programs.
Peningkatan Hard Skill Melalui Pelatihan Pemasangan Panel Surya untuk Siswa SMKN 1 Bireun Asri, Asri; Sara, Ira Devi; Arianto, Sofyan; Ezwarsyah, Ezwarsyah; Hasibuan, Arnawan; Asran, Asran
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 4, No 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Panel surya semakin banyak digunakan untuk berbagai tujuan, bukan hanya untuk pencahayaan rumah. Panel surya atau sel surya sekarang juga digunakan sebagai tenaga penggerak air untuk pengairan. Penggunaan panel surya yang semakin masif merupakan sebuah peluang yang besar terutama bagi generasi  muda. Fenomena saat ini menunjukkan bahwa kurangnya tenaga kerja dalam pemasangan instalasi panel surya sedangkan permintaan pasar untuk tenaga pemasang panel surya semakin tinggi. Sungguh menguntungkan jika masyarakat dapat dididik tentang cara memasang sistem listrik tenaga surya. Studi lapangan awal menunjukkan bahwa penggunaan panel surya sangat menguntungkan karena membantu rumah hunian mengurangi biaya listrik bulanan yang harus dibayarkan ke PT PLN (Persero). Pada saat ini, sebagian besar panel surya tidak dapat berfungsi karena beberapa komponen rusak, seperti panel surya, fitting, dan aki. Masyarakat tidak memahami sistem dan cara memperbaikinya, sehingga panel surya tidak berfungsi dan pada akhirnya didiamkan begitu saja. Orang-orang akhirnya memilih kembali menggunakan listrik dari jaringan PT. PLN (Persero). pengabdian ini bertujuan melatih para generasi muda yang dimulai dari siswa-siswa sekolah menengah kejuaruan (SMK). Untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, dilakukan praktek pemasangan komponen system panel surya seperti: install panel surya, memilih inverter dan memasangnya serta merangkai rangkaian pengontrol cas baterai. Kegiatan Pengabdian Masyarakat berupa pemasangan dan pelatihan PLTS telah berjalan sukses. Peserta pelatihan menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam mengikuti seluruh tahapan pelatihan, mulai dari teori hingga praktik langsung. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai pemasangan dan pemeliharaan PLTS.
System monitoring Soil PH moisture based IoT Ula, Mutammimul; Ezwarsyah, Ezwarsyah; Saptari, Mochamad Ari; Bakhtiar, Bakhtiar; Multazam, T
Brilliance: Research of Artificial Intelligence Vol. 5 No. 1 (2025): Brilliance: Research of Artificial Intelligence, Article Research May 2025
Publisher : Yayasan Cita Cendekiawan Al Khwarizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/brilliance.v5i1.5974

Abstract

Soil moisture is a water content that wets the soil pores either partially or completely. So far, the process of checking soil moisture is still done manually, where farmers must come directly to the field. To help the process of checking soil pH, this researcher designed and built a soil pH moisture monitoring system based on the Internet of Things which aims to facilitate the process of monitoring the results of soil values ??including pH and moisture levels. In implementing the development of this monitoring system, it was designed using a soil moisture sensor and pH sensor integrated with an Internet of Things (IoT)-based platform, allowing users to monitor soil conditions in real-time via mobile or web applications. With accurate and continuous data, farmers can take quick steps in irrigating and amending soil pH, thereby increasing plant productivity and maintaining soil health. This system implements an Arduino UNO microcontroller, transmitter, YL-69 soil moisture sensor, and LCD as part of the soil monitoring system. Based on the results of the design and testing of this soil moisture monitoring system, users can get information on the condition of the soil pH moisture content. The test results show that this system has high measurement accuracy and easy data access, making it a potential solution to support sustainable agriculture.
Solar Panel Colling System Design Using Solid Hydrate Salt Dwiputra, Muhammad Farhan; Asri, Asri; Hasibuan, Arnawan; Jannah, Misbahul; Ezwarsyah, Ezwarsyah; Asran, Asran
Jurnal Janitra Informatika dan Sistem Informasi Vol. 4 No. 2 (2024): Oktober - Jurnal Janitra Informatika dan Sistem Informasi
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/rjgkj923

Abstract

Solar energy is an alternative energy that is abundant, renewable, and does not produce greenhouse gas emissions, so it has the potential to be developed into energy to replace fossil energy as a source of electricity generation. The main technology in the utilization of solar energy is solar panels, solar panels consist of solar cells made of semiconductor materials, such as silicon. These solar cells convert photon energy from sunlight into electrical energy through the photovoltaic effect. Changes in the temperature of solar cells are affected by the ambient temperature, clouds, and wind speed where the solar panel is placed. Very high air temperatures can affect the performance of solar panels where the optimal temperature of solar panels is 25°C, any increase in ambient temperature can reduce the output power and also the output voltage on solar panels. This research focuses on analyzing a solar panel cooling system that combines the use of solid salt hydrate and heatsinks. Solid salt hydrate has the ability to absorb heat as it melts, making it an effective cooling material. Meanwhile, the heatsink plays a role in enhancing heat transfer from the solar panel to the surrounding environment. The combination of solid salt hydrate and heatsink is expected to provide a solar panel cooling solution that is not only effective and efficient, but also environmentally friendly. By using these two components, this research is expected to contribute to the development of more efficient and sustainable solar panel technology. In addition, the results of this research also aim to provide optimal solar panel cooling system design recommendations for various environmental conditions, so as to improve the performance and longevity of solar panels002E
Proteksi Transformator Daya 260 MVA Menggunakan Rele Diferensial di PLTU Pangkalan Susu Sujiwo, Bagus; Asri, Asri; Ezwarsyah, Ezwarsyah; Meliala, Selamat; Asran, Asran; Multazam, Teuku
Aceh Journal of Electrical Engineering and Technology Vol. 5 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Iskandarmuda Jl. Kampus Unida No.15, Surien, Kec. Meuraxa, Kota Banda Aceh, Aceh 23234 Propinsi Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/ajeetech.v5i1.1004

Abstract

Transformator daya merupakan komponen utama dalam penyaluran energi listrik ke konsumen, sehingga perlu dilindungi dari gangguan yang dapat merusak kinerjanya. Salah satu proteksi utama yang digunakan adalah rele diferensial, yang bekerja dengan membandingkan arus masuk dan keluar transformator. Pada PLTU Pangkalan Susu, transformator daya berkapasitas 260 MVA menggunakan rele diferensial buatan Nanjing Nari Relay dengan setting arus 0,26 A dan waktu operasi 0,048 detik. Penelitian ini bersifat kuantitatif dan menggunakan data transformator daya 260 MVA dari PLTU tersebut. Metode yang digunakan adalah analisis setting rele diferensial dan simulasi menggunakan software ETAP 12.6.0. Data rasio CT yang digunakan adalah 12.000:1 pada sisi primer dan 1.000:1 pada sisi sekunder, dengan mismatch error yang rendah yaitu 1,5079% pada tegangan 15,75 kV dan 0,663158% pada tegangan 285 kV, masih di bawah ambang batas 5%. Hasil simulasi menunjukkan bahwa rele diferensial bekerja optimal saat terjadi gangguan internal dalam zona proteksi, yaitu saat arus diferensial melebihi nilai setting. Rele akan memerintahkan circuit breaker (CB) untuk membuka sirkuit. Berdasarkan perhitungan dan simulasi, arus setting optimal yang diperoleh adalah 0,5352 A dengan waktu operasi trip 0,020 detik. Setting ini diharapkan mampu memastikan sistem proteksi transformator bekerja secara cepat dan andal dalam mengamankan sistem dari gangguan internal.