Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Bahan Ajar BIPA pada Keterampilan Menulis Cerpen Tingkat Dasar Bermuatan Budaya Indonesia dengan Media Audiovisual Sintia, Haqsir Venny; Muliastuti, Liliana; Eriyani, Reni Nur
Kajian Bahasa dan Sastra (KABASTRA) Vol. 3 No. 1 (2023): Kajian Bahasa dan Sastra (KABASTRA)
Publisher : UPA Bahasa Universitas Tidar And HISKI Kedu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/kabastra.v3i1.847

Abstract

This article discusses the application of teaching materials to a BIPA (Indonesian Language for Foreign Speakers) teaching, especially in reading skills through a culturally charged audiovisual learning medium. The purpose of this study was to explain teaching materials delivered in culturally charged audiovisual media at the basic level of BIPA teaching with short story writing skills. Audiovisual media pages also accommodate the needs of online BIPA learning. This audiovisual media can be in the form of dialogue videos and explanation videos, as well as supporting media in the form of materials or handbooks. The research method used is descriptive qualitative. The reference source used here is in the form of the BIPA AI guidebook "Sahabatku Indonesia" published by the Language Agency of the Ministry of Education and Culture. The technique for checking the validity of the data in this study used a method triangulation technique by checking the understanding of lecturers and students on the use of audiovisual media containing Indonesian culture in short story writing skills. The conclusion of this study is that BIPA teaching materials, especially writing skills, use audiovisual media with Indonesian culture in short story writing skills at the basic level. This teaching material is quite helpful in providing a breakthrough and can make it easier for BIPA students to understand the material presented as well as being able to introduce cultures in Indonesia. Thus, it is hoped that with this media it can be used as a source of inspiration in further, more complete research. and innovative.
Pengembangan Buku Pengayaan Multisensori pada Pembelajaran Literasi Baca Usia Dini Ningrum, Pandita; Muliastuti, Liliana; Anwar, Miftahulkhairah
Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 12, No 3 (2024)
Publisher : Faculty of Languages and Arts, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jbs.v12i3.131161

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan buku pengayaan multisensori untuk anak usia dini guna meningkatkan literasi mereka. Dengan pendekatan yang melibatkan berbagai indra (visual, audio, kinestetik, dan taktil), buku ini diharapkan membantu anak-anak memahami materi secara lebih efektif, memperkuat fondasi literasi mereka, serta mempersiapkan mereka menghadapi tantangan akademik di masa depan, termasuk peningkatan skor dalam tes PISA. Penelitian ini dilakukan di tiga sekolah PAUD di Jakarta pada semester II tahun 2023/2024, menggunakan pendekatan RnD model Borg and Gall untuk mengembangkan buku pengayaan multisensori bagi literasi baca usia dini. Proses meliputi analisis kebutuhan, desain produk, validasi, dan revisi buku berdasarkan hasil angket, observasi, dan wawancara dengan guru dan ahli. Penelitian ini mengidentifikasi kebutuhan dari kurikulum PAUD dan masukan dari guru serta siswa. Guru menginginkan buku pengayaan yang fungsional, edukatif, menarik, dan menghibur, sedangkan anak-anak lebih suka tema petualangan dan rekreasi dengan elemen permainan sensori. Buku pengayaan ini menawarkan variasi baru dalam literasi baca usia dini, menggunakan pendekatan multisensori, termasuk silent book, smell book, sound book, dan pop-up book. Pengembangan buku melalui beberapa tahap desain dan model telah divalidasi oleh ahli literasi dan media pop-up. Buku "Aku Bisa Merasakan" dinyatakan sangat layak untuk digunakan dalam pengajaran literasi baca usia dini. Penelitian buku pengayaan multisensori perlu dilanjutkan hingga uji coba dan efektivitas. Buku ini dapat dikembangkan dengan tema berbeda untuk meningkatkan kualitas pembelajaran literasi baca usia dini.
PENGAJARAN BIPA MELALUI VIDEO ANIMASI CERITA RAKYAT INDONESIA DI SEKOLAH CANBERRA AUSTRALIA Liliana Muliastuti; Iqbal Ifada
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In accordance with the mandate of Article 44 Paragraph (1) of Law Number 24 of 2009, the Indonesian government successfully proposed the Indonesian language as an official language at a UNESCO session. This proposal was unanimously accepted during the UNESCO General Assembly on November 20, 2023, making Indonesian one of the ten official languages used in the session. This designation enhances Indonesia's image on the global stage as a nation that supports cultural diversity and is committed to promoting these values internationally. However, in Australia, the teaching of Indonesian as a foreign language (BIPA) has seen a decline over the past two decades. To revive interest in learning Indonesian, the Faculty of Languages and Arts at Universitas Negeri Jakarta (FBS-UNJ), through its Master of Indonesian Language Education Program, introduced Indonesian folklore through animated videos to students at two schools—Trinity Christian School and Burgmann Anglican School—in February 2024. The evaluations from both schools indicated that teaching BIPA through animated folklore videos is a highly effective means of promoting Indonesian language and culture. They expressed hope that similar programs could be continued and expanded with internship opportunities and joint research initiatives. Keywords: bipa teaching; folktales; animated video   Abstrak Pemerintah Indonesia, sesuai dengan amanat Pasal 44 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009, telah berhasil mengajukan bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi dalam sidang UNESCO. Usulan ini diterima secara bulat pada Sidang Umum UNESCO tanggal 20 November 2023, menjadikan bahasa Indonesia salah satu dari sepuluh bahasa resmi yang digunakan dalam sidang tersebut. Penetapan ini memperkuat citra Indonesia di mata dunia sebagai negara yang mendukung keragaman budaya dan berkomitmen mempromosikan nilai-nilai tersebut di tingkat global. Namun, di Australia, pembelajaran bahasa Indonesia bagi penutur asing (BIPA) telah mengalami penurunan selama dua dekade terakhir. Untuk menghidupkan kembali minat belajar bahasa Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Jakarta (FBS-UNJ) melalui Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia, melaksanakan kegiatan pengenalan cerita rakyat Indonesia melalui video animasi kepada siswa di dua sekolah, yaitu Trinity Christian School dan Burgmann Anglican School pada Februari 2024. Berdasarkan hasil evaluasi oleh kedua sekolah bahwa pengajaran BIPA melalui video animasi cerita rakyat sebagai sarana mempromosikan bahasa dan budaya Indonesia sangat efektif dan berharap agar program serupa dapat dilanjutkan dan diperluas dengan program magang serta penelitian bersama. Kata Kunci: pembelajaran bipa; cerita rakyat; video animasi
PELATIHAN KETERAMPILAN BERBAHASA INDONESIA BAGI MAHASISWA ASING ALUMNI PROGRAM DARMASISWA UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA Muliastuti, Liliana; Purbarani, Etsa; Diyantari
Bahasa Indonesia Vol 20 No 01 (2023): Sarwahita : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/sarwahita.201.1

Abstract

Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Jakarta (FBS-UNJ) sejak 1999 menerima mahasiswa asing belajar bahasa Indonesia sebagai implikasi kerja sama FBS-UNJ dengan perguruan tinggi di Korea Selatan. Selain itu, FBS-UNJ juga menyelenggarakan program Darmasiswa yaitu program bahasa Indonesia bagi penutur asing (BIPA) dengan beasiswa dari Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Saat ini lulusan program BIPA Darmasiswa FBS-UNJ telah bekerja di berbagai negara. Di antara mereka ada yang menggunakan bahasa Indonesia sebagai alat komunikasi dalam bekerja. Pelatihan ini dilaksanakan untuk menyegarkan dan meningkatkan keterampilan berbahasa Indonesia mereka setelah beberapa tahun selesai belajar di UNJ. Pelatihan dilaksanakan selama dua minggu secara virtual karena lokasi tinggal para alumni yang berbeda-beda. Materi yang dilatihkan meliputi empat keterampilan berbahasa, yaitu keterampilan menyimak, keterampilan berbicara, keterampilan membaca, serta keterampilan menulis. Materi yang dikembangkan untuk kegiatan ini merupakan materi singkat untuk dua minggu. Semua materi mengacu pada Standar Kompetensi Lulusan (SKL) yang tertuang dalam Permendikbud Nomor 27 tahun 2017. Tugas akhir peserta kegiatan pelatihan ini berupa tulisan dengan tema Pandemi 19. Setelah dianalisis teridentifikasi terjadi peningkatan kemampuan peserta pelatihan dalam kemampuan menulis.
Pengembangan Purwarupa Modul Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila melalui Strategi Literasi pada Siswa Fase D Sugiyanti, Nunik Eka; Fathiaty Murtadho; Liliana Muliastuti
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.3853

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan purwarupa modul projek penguatan profil pelajar Pancasila melalui strategi literasi pada siswa fase D di SMPN I Cikupa. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan atau research and development melalui model 4D (Define, Design, Develop, and Disseminate). Analisis data dilakukan dengan teknik kuantitatif dan kualitatif yang diambil melalui penyebaran kuesioner, observasi, dan wawancara. Proses validasi dilakukan kepada ahli media dan ahli materi. Hasil validasi ahli materi yang diperoleh adalah 4,83 dengan kriteria “Sangat Layak”, sedangkan hasil validasi ahli media sebesar 4,67 dengan kriteria “Sangat Layak.” Hasil pengembangan produk ini disebarluaskan kepada pengguna modul, yakni siswa kelas 7 fase D dan fasilitator P5 SMP Negeri 1 Cikupa. Setelah disebarluaskan, hasil tanggapan dari dua belas orang fasilitator dan lima puluh delapan siswa terhadap modul projek sebesar 4,30 memiliki kriteria “Sangat Layak.” Berdasarkan hasil tersebut, disimpulkan bahwa modul projek penguatan profil pelajar Pancasila melalui strategi literasi pada siswa fase D, khususnya siswa kelas 7 di SMPN 1 Cikupa ini sangat layak untuk digunakan
Pengembangan Bahan Ajar BIPA pada Keterampilan Menulis Cerpen Tingkat Dasar Bermuatan Budaya Indonesia dengan Media Audiovisual Sintia, Haqsir Venny; Muliastuti, Liliana; Eriyani, Reni Nur
Kajian Bahasa dan Sastra (KABASTRA) Vol. 3 No. 1 (2023): Kajian Bahasa dan Sastra (KABASTRA)
Publisher : UPA Bahasa Universitas Tidar And HISKI Kedu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/kabastra.v3i1.847

Abstract

This article discusses the application of teaching materials to a BIPA (Indonesian Language for Foreign Speakers) teaching, especially in reading skills through a culturally charged audiovisual learning medium. The purpose of this study was to explain teaching materials delivered in culturally charged audiovisual media at the basic level of BIPA teaching with short story writing skills. Audiovisual media pages also accommodate the needs of online BIPA learning. This audiovisual media can be in the form of dialogue videos and explanation videos, as well as supporting media in the form of materials or handbooks. The research method used is descriptive qualitative. The reference source used here is in the form of the BIPA AI guidebook "Sahabatku Indonesia" published by the Language Agency of the Ministry of Education and Culture. The technique for checking the validity of the data in this study used a method triangulation technique by checking the understanding of lecturers and students on the use of audiovisual media containing Indonesian culture in short story writing skills. The conclusion of this study is that BIPA teaching materials, especially writing skills, use audiovisual media with Indonesian culture in short story writing skills at the basic level. This teaching material is quite helpful in providing a breakthrough and can make it easier for BIPA students to understand the material presented as well as being able to introduce cultures in Indonesia. Thus, it is hoped that with this media it can be used as a source of inspiration in further, more complete research. and innovative.
ANALISIS KEBUTUHAN BUKU MULTISENSORI UNTUK PEMBELAJARAN LITERASI PAUD Ningrum, Pandita; Muliastuti, Liliana; Anwar, Miftahulkhairah; Rosa, Helvy Tiana
Jurnal Kata : Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol 12, No 1 Apr (2024): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to analyze the need for multisensory books in the context of early childhood literacy learning. The research method involved a survey and interviews with early childhood teachers. The results analysis showed that multisensory books play an important role in motivating children to learn to read, increasing their engagement, and accelerating the learning process. Factors such as sensory diversity, children's interest in the story, and positive responses to sensory stimuli affect the effectiveness of multisensory books. Although a small proportion of teachers experienced obstacles, the majority did not face obstacles in introducing children's reading literacy with multisensory books. Children's reading literacy with multisensory books. Awareness of the importance of variety in reading books is very important in supporting the development of early childhood literacy. Thus, awareness of the need for a variety of reading books is important in supporting early childhood literacy development Translated with DeepL.com (free version)Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan buku multisensori dalam konteks pembelajaran literasi anak usia dini. Metode penelitian melibatkan survei dan wawancara dengan guru PAUD. Hasil analisis menunjukkan bahwa buku multisensori memainkan peran penting dalam memotivasi anak-anak untuk belajar membaca, meningkatkan keterlibatan mereka, dan mempercepat proses pembelajaran. Faktor-faktor seperti keberagaman sensori, ketertarikan anak terhadap cerita, dan respons positif terhadap stimulus sensori mempengaruhi efektivitas buku multisensori. Meskipun sebagian kecil guru mengalami kendala, mayoritas tidak menghadapi kendala dalam mengenalkan literasi baca anak dengan buku multisensori. Kesadaran akan pentingnya variasi dalam buku bacaan menjadi hal yang sangat penting dalam mendukung pengembangan literasi anak usia dini. Dengan demikian, kesadaran akan kebutuhan akan beragam buku bacaan menjadi penting dalam mendukung pengembangan literasi anak usia dini. Keywords: sensory stimulation, multisensory, early childhood literacy.
POETRY APPRECIATION TEACHING MATERIAL DESIGN BASED ON CONTEXTUAL APPROACH Hidayat, Arip; Muliastuti, Liliana; Dewanti, Ratna
English Review: Journal of English Education Vol. 10 No. 3 (2022)
Publisher : University of Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/erjee.v10i3.6430

Abstract

Teaching materials are needed as learning resources that should be adapted based on students’ conditions. The contextual approach is a suitable approach to meet the needs of students in learning in order the improvement of learning outcomes can be carried out. Appreciation of poetry as a course in the department of Indonesian language and literature education requires development to obtain learning outcomes and adjustments on student conditions and the times. The development of such a theory has led this research to develop the design of teaching materials as an intellectual framework and the basis of reference from teaching materials for poetry appreciation. This research uses a qualitative approach and descriptive methods to define needs from the point of view of students, lecturers, and experts in the field of poetry appreciation. The results of the study showed the need in terms of content and strengthening the theory. In the elements of the book, the graphics and the appearance or layout are important to attract interest. Supporting elements such as short and long videos and expert opinions are needed by students. Laboratory facilities and art spaces are representative places to apply more contextual learning. This research is prepared for the need of development and for other researchers who need analysis and framework of teaching materials from the book elements, learning outcomes, and supporting components.
A Map of Students' Language Impoliteness: A Phenomenological Study Kartini, Kartini; Anwar, Miftahulkhairah; Muliastuti, Liliana
Journal of Languages and Language Teaching Vol. 12 No. 2 (2024): April
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jollt.v12i2.8864

Abstract

Recently, researchers have witnessed an alarming phenomenon related to the violation of language politeness among students. This study aims to describe the map of students' language impoliteness in Indonesia. The research data is in the form of students' speech. The focus of this research is unmannerly speech which is studied by phenomenological study by using Culpeper's impoliteness strategy. The phenomenological steps taken are observation of the phenomenon of impoliteness, formulating problems, collecting data, analyzing data, and preparing reports. The research findings show that students use three politeness violation strategies, namely direct politeness violation, positive politeness violation, and negative politeness violation. The phenomenon found is the strategy of impoliteness by using four forms, namely delivering impolite speech directly, speech uttered based on consideration of the interlocutor, considering the location, and the situation of the conversation between the speaker and the interlocutor. This research can contribute to education, especially for teachers to always educate and guide students to speak politely. With a better understanding of the phenomenon of violations of students' language politeness, it is hoped that appropriate preventive and intervention measures can be taken to minimize the forms of language impoliteness that can be carried out by a teacher or parent.
Development of Bahasa Indonesia for Foreign Speaker’s Learning Material Based on Indonesian Cultures-Literatures and 5C Integrated Purbarani, Etsa; Muliastuti, Liliana
Aksis : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 7 No. 2 (2023): AKSIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : LPPM State University of Jakarta (Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dan LPPM Universitas Negeri Jakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/AKSIS.070203

Abstract

Currently, BIPA learning material which includes grammar, language skills and culture is delivered in an integrative manner, but the learning activities in it have not fully provided a way for foreign students to be able to communicate in Indonesian properly. The appropriateness of this communication can be achieved based on the context, society and culture of Indonesia. Because of this gap, BIPA students will experience communication barriers because there are differences between the Indonesian language learned in the classroom and the use of Indonesian in society. Apart from that, cross-cultural understanding has not been well established because the use of cultural and literary topics as language arts which can be an effective means of improving mastery of Indonesian language skills is not yet optimal. Based on this situation, this research focuses on developing a BIPA teaching material model based on Indonesian culture and literature by integrating the 5C aspects, namely communication, culture, connections, comparison, and communities. By integrating these five aspects in teaching materials for listening, speaking, reading, writing and grammar, foreign students can master Indonesian language competencies better and more comprehensively. These five aspects are covered in topics and discussions using various topics related to Indonesian culture and literature. The teaching material model developed will focus on the advanced level or BIPA 7.
Co-Authors Aceng Rahmat Annisa Widya Shafira Arini Noor Izzati Arip Hidayat Arip Hidayat, Arip Arista M. Sari Asisda WAP Audrey Sagita Purnomo Ayu Puspa Nanda Berliana Fajriani Berliana Fajriani David Darwin Dian Fadila Saprilia Diyantari Durrah Nafisah Dwi Endah Septyani Ellychristina D. Hutubessy Ema Suaib Emzir Emzir Emzir, Emzir Endry Boeriswati Eriyani, Reni Nur Etsa Purbarani Fanny Ariesta Fathiaty Murtadho Febria, Rhani Gusti Noor Amru Hafizhah Helvy Tiana Rosa Hidayat Widiyanto Ifada, Iqbal Ifan Iskandar Ilza Mayumi Ilza Mayuni Inten Fitriani Iqbal Ifada Kalee, Susrina Kartini Kartini Kartini Kartini Krisanjaya, Krisanjaya Kundharu Saddhono Lia Marliana Miftahul Rachmat Miftahul Rachmat Miftahulkhairah Anwar Miftahulkhairah Anwar Monica Syafitri N. Lia Marliana Nadhifa Indana Zulfa Rahman Nadia Karima Ningrum, Pandita Ningsih, Siti Ayu Nirsa Ismi Almanda Novia Resti Junaidi Nuni Febriyanti Nunik Eka Sugiyanti Nurhaina, Andi Nuruddin Nuruddin Peni Pinandhita Poppy Aulia Sutarli Pradicta Nurhuda Pratidina Trihuningsih Rafli, Zainal Ratna Dewanti Reni Eriyani Rika Erliani Harahap Rika Ningsih Roslia Arfanti Samsi Setiadi Sari, Arista M. Sastri Br Rajaguk-guk Septyani, Dwi Endah Setiyani Wardhaningtyas Sintia, Haqsir Venny Sintowati Rini Utami Siti Ansoriyah Siti Ayu Ningsih SITI DRIVOKA SULISTYANINGRUM Siti Farah Sri Harini Ekowati Sugiyanti, Nunik Eka Suhendra, Nadha Nuur Annisa Susrina Kalee Syukron Ramadloni Tri Maryanto Wahyu Dwi Putra Wita Septiani Rahmaputri Yumna Rasyid Yumna Rasyid Yumna Rasyid, Yumna Zainal Rafli, Zainal