Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search
Journal : Jurnal CARE

PELAKSANAAN PEMBELAJARAN BERBASIS MULTIPLE INTELLIGENCE DI KOTA MADIUN (Studi Kasus pada TK Al Irsyad Kota Madiun tahun 2013) Susari, Hermawati Dwi; Rohmadheny, Prima Suci
Jurnal CARE (Children Advisory Research and Education) Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : IKIP PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut perlu. Anak usia dini merupakan individu yang unik/ berbeda satu dengan yang lain (individual differences). Untuk menyiapkan anak usia dini menjadi individu yang bertumbuh dan berkembang sesuai dengan potensi masing-masing perlu adanya pembelajaran yang ramah dan menghargasi setiap potensi kecerdasan yang dimiliki oleh mereka.Howard Gardner dengan teori multiple intelligence (MI)-nya menjadi jawaban bagi salah satu lembaga PAUD Formal di Kota Madiun yang telah menjadikan teori ini sebagai basis dalam pelaksanaan pembelajaran di lembaga mereka, yakni di TK Islam Al Irsyad Madiun. Bagaimana TK Islam Al Irsyad Madiun menerapkan pembelajaran berbasis MI ini perlu kiranya dilakukan penelitian lebih mendalam, dan jika memang baik maka jangka panjang perlu dilakukan pelitian lanjutan untuk mengetahui apa yang menjadi kendala bagi lembaga lain sehingga belum menerapkan pembelajaran berbasis MI ini sangat perlu digali lebih dalam melalui penelitian.Metode yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus melalui beberapa tahap pengumpulan data antara lain: pengamatan, wawancara, dan diskusi kelompok terfokus. Analisis dilakukan sejak pengumpulan data hingga data selesai dan telah jenuh dengan tahapan: analisis domain, analisis taksonomi, analisis komponen, dan analisis tema. Sedangkan data diperiksa keabsahannya melalui kredibilitas, transferabilitas, dependabilitas, dan konfirmabilitas. Kata Kunci: Pembelajaran, Multiple Intelligence
PENGARUH PENGGUNAAN METODE HYPNOTEACHING TERHADAP EMOTIONAL INTELLEGENCE ANAK USIA 3 – 4 TAHUN DI KELOMPOK BERMAIN TUNAS HARAPAN TULUNGAGUNG Rohmadheny, Prima Suci
Jurnal CARE (Children Advisory Research and Education) Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : IKIP PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research was motivated by emotional problems that happened in Playgroup Tunas Harapan Tulungagung. Emotional problems at an early childhood like in there, it would lead to further emotional problems at adults such as suicide. This is a reflection of the low emotional intelligence condition. Objectives to be achieved in this study was to determine whether there is an effect of applying hypnoteaching method on emotional intelligence of children aged 3-4 years in Tunas Harapan Playgroup Tulungagung. This method involves working with the subconscious mind, giving positive suggestions about emotion to the children when they are in a state of relaxation and focus and make learning fun for children. This study uses a type of quantitative approach with pre-experimental research The One-Group Pretest-posttest design. Data collection methods used were observation to determine changes in the emotional intelligence of children. The subjects of this study were four teen students from Tunas Harapan Playgroup as a whole Tulungagung. Techniques of data analys is techniques used are non-parametric statistical analysis using Wilcoxon test marked level. From the calculation results obtained Thitung<Ttabel. This is means that the hypothesis of the study, which reads "hypnoteaching method has a significant effect on the emotional intelligence of children aged 3 – 4 years in Tunas Harapan Play Group Tulungagung " is acceptable.Key words : hypnoteaching method, emotional intelligence
MANAJERIAL LAYANAN BIMBINGAN UNTUK ANAK USIA DINI BERKEBUTUHAN KHUSUS DI CENDEKIA KIDS SCHOOL Rohmadheny, Prima Suci
Jurnal CARE (Children Advisory Research and Education) Vol 3, No 2 (2016)
Publisher : IKIP PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak usia dini berkebutuhan khusus merupakan anak yang mengalami hambatan perkembangan tertentu baik itu fisik, intelektual, ataupun sosial emosional sehingga membutuhkan bantuan khusus untuk dapat menerima pendidikan yang sama seperti teman sebayanya. Bantuan khusus atau dapat disebut bimbingan khusus ini sangat dibutuhkan oleh mereka. Diperlukan seorang ahli untuk dapat melakukan screening test dan mendiagnosis seorang anak mengalami hambatan perkembangan jenis apa, namun seorang pendidik dapat mengases kondisi perkembangan anak setiap kali pertemuan dan melakukan bimbingan khusus terhadap anak tersebut agar dapat menerima pendidikan yang sama seperti teman-temannya. Cendekia Kids School merupakan salah satu lembaga Pendidikan Anak Usia Dini di Kota Madiun yang melayani anak usia dini dengan berbagai kondisi perkembangan. Sampai pada tahun ajaran baru 2015/2016, di Cendekia Kids School ditemukan beberapa peserta didik yang mengalami hambatan perkembangan. Bentuk layanan bimbingan yang dapat diberikan untuk mereka sesuai dengan usia dan kondisi anaknya. Layanan ini tidak hanya berhubungan dengan peserta didik saja melainkan juga melibatkan orangtua atau anggota keluarga yang dapat menjadi sasaran layanan bimbingan dan dapat juga melibatkan ahli. Layanan bimbingan ini perlu dilakukan oleh guru kelas yang secara teknis perlu dibantu oleh shadow teacher. Melalui pemberian layanan ini, diharapkan peserta didik yang mengalami hambatan perkembangan dapat berkembang dengan baik dan mampu menerima pendidikan untuk kesiapnnya melanjutkan pendidikan di sekolah dasar. Dalam pemberian layanan bimbingan ini diperlukan manajerial yang baik, agar pelaksanaan bimbingan dapat terselenggara dengan efektif dan tepat sasaran sehingga tujuan pemberian layanan bimbingan khusus dapat tercapai.  Kata Kunci: manajerial, layanan bimbingan, anak usia dini berkebutuhan khusus
PENGARUH KEGIATAN KOLASE TERHADAP KETERAMPILAN MOTORIK HALUS ANAK Alif Muarifah; Prima Suci Rohmadheny
Jurnal CARE (Children Advisory Research and Education) Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.172 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui signifikansi pengaruh kegiatan kolase terhadap keterampilanmotorik halus anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini melibatkan 14 anak yang ditemukan memiliki capaianperkembangan motorik halus yang rendah dengan metode eksperimen. Teknik pengumpulan datamenggunakan observasi dan dianalisis menggunakan menggunakan Uji-t melalui program SPSS. Hasilanalisis menunjukkan bahwa kegiatan kolase berpengaruh sangat signifikan terhadap perkembanganketerampilan motorik halus anak (t-hitung = -12, 916 dengan p=0,000). Korelasi motorik halus anaksebelum dan sesudah dilakukan treatment menggunakan kegiatan kolase sangat kuat dengan nilai r=0,992atau mendekati nilai 1 dan signifikan pada taraf kepercayaan 95% karena p<0,05. Berdasarkan hasilanalisis dapat disimpulkan bahwa pemberian kegiatan kolase berpengaruh sangat signifikan terhadapperkembangan keterampilan motorik halus anak usia 5-6 tahun, sehingga kegiatan kolase dapatdirekomendasikan sebagai alternatif untuk membantu meningkatkan keterampilan motorik halus anak.
PENTINGNYA SINERGI ANTARA TENAGA KONSELOR, PENDIDIK, DAN ORANGTUA DI SATUAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Prima Suci Rohmadheny; Wahyu Nanda Eka Saputra
Jurnal CARE (Children Advisory Research and Education) Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak usia dini merupakan individu yang memiliki potensi pertumbuhan dan perkembangan yang pesat serta fundamental. Mereka memiliki tahap pencapaian perkembangan di setiap usianya dan tidak menutup kemungkinan selama perkembangannya mereka menghadapi permasalahan. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk menangani permasalahan tersebut.Layanan Bimbingan dan Konseling (BK) dibutuhkan untuk membantu anak usia dini yang mengalami permasalahan secara individual, baik itu keterlambatan perkembangan maupun anak-anak yang cerdas-berbakat (gifted&talented). Ahli yang dapat memberikan layanan BK disebut dengan konselor, sehingga tenaga konselor sangat dibutuhkan bukan hanya tingkat SMP dan SMA tetapi juga di tingkat prasekolah agar mereka mendapat intervensi yang tepat sejak dini. Namun demikian, konselor tidak dapat bekerja sendiri. Tenaga konselor harus bersinergi dengan pendidik dan orangtua.Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hendaknya membangun kemitraan bersama tiga elemen penting, yaitu tenaga konselor, pendidik, dan orangtua.  Ketiganya harus bersinergi untuk menangani permasalahan anak. Lembaga PAUD direkomedasikan untuk bekerjasama dengan unit layanan BK di Perguruan Tinggi terdekat untuk mewujudkan sinergi tiga elemen tersebut, sedangkan penyelenggara program studi BK serta program profesi konselor hendaknya menyiapkan para lulusan agar memiliki kompetensi pula dalam menangani anak usia dini.
MANAJERIAL LAYANAN BIMBINGAN UNTUK ANAK USIA DINI BERKEBUTUHAN KHUSUS DI CENDEKIA KIDS SCHOOL MANAGERIAL GUIDENCE SERVICE FOR EARLY CHILDHOOD WITH SPECIAL NEEDS IN CENDEKIA KIDS SCHOOL Prima Suci Rohmadheny
Jurnal CARE (Children Advisory Research and Education) Vol 3, No 2 (2016)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.228 KB)

Abstract

Anak usia dini berkebutuhan khusus merupakan anak yang mengalami hambatan perkembangan tertentu baik itu fisik, intelektual, ataupun sosialemosional sehingga membutuhkan bantuan khusus untuk dapat menerimapendidikan yang sama seperti teman sebayanya. Bantuan khusus atau dapatdisebut bimbingan khusus ini sangat dibutuhkan oleh mereka. Diperlukanseorang ahli untuk dapat melakukan screening test dan mendiagnosis seoranganak mengalami hambatan perkembangan jenis apa, namun seorang pendidikdapat mengases kondisi perkembangan anak setiap kali pertemuan danmelakukan bimbingan khusus terhadap anak tersebut agar dapat menerimapendidikan yang sama seperti teman-temannya. Cendekia Kids School merupakan salah satu lembaga Pendidikan AnakUsia Dini di Kota Madiun yang melayani anak usia dini dengan berbagai kondisi perkembangan. Sampai pada tahun ajaran baru 2015/2016, di Cendekia Kids School ditemukan beberapa peserta didik yang mengalami hambatan perkembangan. Bentuk layanan bimbingan yang dapat diberikan untuk mereka sesuai dengan usia dan kondisi anaknya. Layanan ini tidak hanya berhubungan dengan peserta didik saja melainkan juga melibatkan orangtua atau anggota keluarga yang dapat menjadi sasaran layanan bimbingan dan dapat juga melibatkan ahli. Layanan bimbingan ini perlu dilakukan oleh guru kelas yang secara teknis perlu dibantu oleh shadow teacher. Melalui pemberian layanan ini, diharapkan peserta didik yang mengalami hambatan perkembangan dapat berkembang dengan baik dan mampu menerima pendidikan untuk kesiapnnya melanjutkan pendidikan di sekolah dasar. Dalam pemberian layanan bimbingan ini diperlukan manajerial yang baik, agar pelaksanaan bimbingan dapat terselenggara dengan efektif dan tepat sasaran sehingga tujuan pemberian layanan bimbingan khusus dapat tercapai.
PERSAINGAN SAUDARA KANDUNG (SIBLING RIVALRY) TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL ANAK USIA DINI Anik Yuliarti; Neneng Wijayanti; Prima Suci Rohmadheny
Jurnal CARE (Children Advisory Research and Education) Vol 2, No 2 (2015)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persaingan saudara kandung merupakan salah satu permasalahan yang terjadi dalam keluarga, yaitu persaingan yang terjadi pada hubungan kakak dan adik. Hal ini sering disebut dengan Sibling Rivalry. Persaingan saudara kandung rentan terjadi pada anak usia dini, karena kebutuhan kasih sayang dan perhatiannya tinggi sedangkan dalam proses tersebut ia harus membaginya pada sosok baru yang disebut adik. Umumnya Persaingan saudara kandung terjadi pada saudara yang memiliki perbedaan usia yang berdekatan dan memiliki jenis kelamin yang sama, tetapi tidak menutup kemungkinan jika terjadi pada saudara yang berlainan jenis kelaminnya. Ketika pola hubungan antara anak dan saudara kandungnya tidak baik maka sering terjadi pola hubungan yang tidak baik tersebut akan dibawa anak kepada pola hubungan sosial diluar rumah.
STUDI KASUS ANAK DOWNSYNDROME CASE STUDY OF DOWN SYNDROME CHILD Prima Suci Rohmadheny
Jurnal CARE (Children Advisory Research and Education) Vol 3, No 3 (2016)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.467 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kondisiterkini, minat, dan rekomendasi intervensi yang dapat dilakukan untuk mengembangkan potensi seorang anak usia dini yang mengalami down syndrome di suatu wilayah di Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatifdengan tipe single case. Data diperoleh melalui hasil pengamatan, wawancara, dan dokumentasi kemudian selama proses dianalisis dengan tahapan analisis model Spradley dengan pemeriksaan keabsahan data melalui uji kredibiltas, uji transferabilitas, uji dependabilitas, dan uji konfimabilitas.Hasil penelitian menggambarkan bahwa N, anak yang terindikasi down syndrome tersebut memiliki minat yang menonjol dalam kegiatanmotorik kasar dan kemandirian meskipun kadang menunjukkan perilaku menarik diri (kurang percaya diri). Dengan demikian, rekomendasi yang dapat diberikan untuk dapat mengotimalkan perkembangannya adalah dukungan dan latihan melalui kegiatan yang melibatkan motorik kasar dan kemandiriannya seperti: menari, dan olah raga (senam, lari, lompat, menyapu, membereskan mainan sendiri, dan sebagainya). Di samping itu, menempatkan N pada lingkungan yang mendukung dan dapat menerima kondisinya yang berbeda dari rata-rata anak akan dapat meningkatkan rasa percaya dirinya terutama lingkungan keluarga.
IDENTIFIKASI KEBERADAAN ANAK USIA DINI BERKEBUTUHAN KHUSUS DI (BUKAN) KAMPUNG IDIOT Prima Suci Rohmadheny
Jurnal CARE (Children Advisory Research and Education) Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.459 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengidentifikasi keberadaan anak usia dini berkebutuhan khususpada suatu wilayah di Jawa Timur. Stigma yang diberikan oleh berbagai media baik cetak maupun onlinebahwa wilayah ini disebut sebagai Kampung Idiot, menjadi dorongan peneliti untuk mengeksplorasi lebihjauh tentang kampung ini khususnya pada kajian anak usia dini. Peneliti mengambil lokasi dengan jumlahpenduduk dewasa terbanyak yang mengalami gangguan perkembangan, dengan asumsi diantara merekaada anak usia dini yang mengalami hambatan perkembangan pula. Metode penelitian yang digunakandalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara takterstruktur dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan mengunakan model miles & hubbermandengan alur pengumpulan data, reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa jumlah anak usia dini berkebutuhan khusus sebelum tahun 2014 dansetelah tahun 2014 mengalami perubahan. Ditemukan data sebelum tahun 2014 sebanyak 8 anak.Kemudian setelah tahun 2014 data anak usia dini yang semulai 8 anak diperoleh rincian: 4 anak telahbergabung dalam pendidikan prasekolah, 2 orang anak di rumah, 1 anak telah mengikuti orangtua ke luarkota dan 1 anak lainnya telah meninggal dunia. Maka, data terakhir anak usia dini berkebutuhan khusus disini tersisa 5 anak.
PENGARUH PENGGUNAAN METODE HYPNOTEACHING TERHADAP EMOTIONAL INTELLEGENCE ANAK USIA 3 – 4 TAHUN DI KELOMPOK BERMAIN TUNAS HARAPAN TULUNGAGUNG Prima Suci Rohmadheny
Jurnal CARE (Children Advisory Research and Education) Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research was motivated by emotional problems that happened in Playgroup Tunas Harapan Tulungagung. Emotional problems at an early childhood like in there, it would lead to further emotional problems at adults such as suicide. This is a reflection of the low emotional intelligence condition. Objectives to be achieved in this study was to determine whether there is an effect of applying hypnoteaching method on emotional intelligence of children aged 3-4 years in Tunas Harapan Playgroup Tulungagung. This method involves working with the subconscious mind, giving positive suggestions about emotion to the children when they are in a state of relaxation and focus and make learning fun for children. This study uses a type of quantitative approach with pre-experimental research The One-Group Pretest-posttest design. Data collection methods used were observation to determine changes in the emotional intelligence of children. The subjects of this study were four teen students from Tunas Harapan Playgroup as a whole Tulungagung. Techniques of data analys is techniques used are non-parametric statistical analysis using Wilcoxon test marked level. From the calculation results obtained Thitung<Ttabel. This is means that the hypothesis of the study, which reads "hypnoteaching method has a significant effect on the emotional intelligence of children aged 3 – 4 years in Tunas Harapan Play Group Tulungagung " is acceptable.