Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Model PjBL (Project Based Learning) untuk Meningkatan Kretivitas Siswa melalui Mata Pelajaran P5PPRA pada Kurikulum Merdeka Belajar di Kelas IV MIN Kota Bima Mahiratin, Mahiratin; Syarifuddin, Syarifuddin; Kusumawati, Yayuk
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2024 (2)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v4i2.545

Abstract

Penelitian ini diangkat dari fenomena yang terjadi ketika pada siswa kelas IV MIN Kota Bima yang menunjukan kedisiplinan mereka terhadap waktu  ketika mengikuti mata pelajaran P5PPRA serta adanya jiwa kreativitas yang di miliki siswa yang mampu bermuat akhir sebagai kewirausahaan dan sebagainya. Melalui penerapan model PjBL akan meningkatkan kreativitas siswa pada mata pelajaran P5PPRA yang bukan hanya membentuk siswa yang mampu membuat produk kerajinan dan olahan makanan namun juga tetap termuat nilai agama, pancasila, sosial dan masih banyak lagi dalam membentuk akhlak karakter siswa yang lebih mencintai agamanya, bangsanya sehingga berguna dalam mengharumkan diri dan bangsanya lewat kreativitas produk dan karakter yang makin menarik. Penulisan ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini berlokasi di MIN Kota Bima. Informan kunci dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru kelas dan informan pendukungnya yaitu siswa kelas 4 serta diperkuat melalui artikel dll. Untuk mengumpulkan data, penulis melakukan observasi, wawancara, dan dokumentasi.  Setelah data terkumpul, penulis menganalisis data. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Project Based Learning meningkatkan kreativitas siswa melalui mata pelajaran P5PPRA “proyek penguatan profil pelajar pancasila dan profil pelajar rahmatan lil’alamin” pada kurikulum merdeka belajar di kelas IV MIN Kota Bima.
Pengaruh Kekerasan Verbal dalam Keluarga terhadap Kesehatan Mental Anak Usia Dini di Desa Soki Ulfa Dwiyanti; Sukrin, Sukrin; Yayuk Kusumawati
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v15i4.3305

Abstract

Kekerasan verbal dalam keluarga merupakan bentuk kekerasan yang kerap diabaikan namun memiliki dampak serius terhadap perkembangan psikologis anak, terutama pada usia dini. Anak usia dini berada pada fase perkembangan yang sangat sensitif terhadap pengaruh lingkungan dan pola komunikasi keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kekerasan verbal dalam keluarga terhadap kesehatan mental anak usia dini di Desa Soki, Kabupaten Bima. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi langsung, penyebaran angket kepada responden, dan pengumpulan dokumen terkait kekerasan verbal dan kesehatan mental anak. Teknik analisis data menggunakan regresi linear berganda Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekerasan verbal seperti bentakan, hinaan, dan ucapan merendahkan yang dilakukan secara berulang memberikan dampak negatif terhadap kesehatan mental anak. Tiga poin penting yang ditemukan adalah: (1) anak menunjukkan gejala kecemasan berlebih dan menarik diri dari lingkungan sosial, (2) gangguan tidur dan penurunan minat bermain sebagai bentuk respon psikologis, serta (3) kesulitan dalam konsentrasi dan proses belajar di lembaga pendidikan anak usia dini. Selain itu, ditemukan bahwa sebagian besar pelaku kekerasan verbal adalah orang tua dengan tingkat stres tinggi dan pola asuh otoriter. Penelitian ini merekomendasikan perlunya edukasi dan pendampingan psikologis bagi keluarga sebagai bentuk pencegahan. Hasil ini menegaskan bahwa kekerasan verbal memiliki pengaruh signifikan terhadap kesehatan mental anak, yang jika tidak ditangani sejak dini dapat berakibat pada gangguan psikologis jangka panjang.
Penguatan Al Islam Kemuhammadiyahan Pada Mata Kuliah AIK III Melalui Kegiatan Bakti Sosial di Panti Asuhan Nurul Mubin Bima Ramadhan, Syahru; Kusumawati, Yayuk; Hermansyah, Hermansyah; Sukrin, Sukrin
Jurnal Penelitian, Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2025): Jurnal Penelitian, Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (JP3M)
Publisher : Yayasan Assyifa Assyaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71301/jp3m.v2i1.69

Abstract

Kegiatan Penguatan Al Islam Kemuhammadiyahan pada Mata Kuliah AIK III melalui Bakti Sosial di Panti Asuhan Nurul Mubin Bima dilatarbelakangi oleh pentingnya menanamkan nilai-nilai Al Islam Kemuhammadiyahan kepada mahasiswa, khususnya dalam aspek kepedulian sosial dan pengamalan ajaran Islam secara nyata. Bakti sosial ini bertujuan untuk mengintegrasikan teori yang diajarkan di kelas dengan praktik langsung di masyarakat, sehingga mahasiswa dapat memahami pentingnya memuliakan anak yatim dan berbagi rezeki sebagai bagian dari implementasi ajaran Islam yang diajarkan dalam QS. Al-Ma’un. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi penyampaian tausiah tentang pentingnya memuliakan anak yatim, diskusi interaktif untuk memperdalam pemahaman mahasiswa, dan aksi berbagi makanan kepada anak-anak panti. Kegiatan ini dirancang secara partisipatif, melibatkan mahasiswa, dosen, pengurus panti, dan anak-anak asuhan untuk menciptakan suasana kebersamaan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa tausiah berhasil meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap nilai-nilai Al Islam Kemuhammadiyahan, terutama dalam aspek kasih sayang dan tanggung jawab sosial. Anak-anak panti merasa dihargai dan mendapatkan motivasi baru dari kegiatan ini, sementara mahasiswa memperoleh pengalaman emosional dan spiritual yang memperkuat karakter Islami mereka. Interaksi langsung dengan anak-anak panti memberikan wawasan praktis kepada mahasiswa tentang pentingnya kepedulian terhadap sesama. Secara keseluruhan, kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat nyata kepada anak-anak panti tetapi juga menjadi sarana pembelajaran efektif bagi mahasiswa dalam mengimplementasikan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus memperkuat misi pengabdian kepada masyarakat sesuai semangat Al Islam Kemuhammadiyahan.
PENGUATAN GERAKAN DAKWAH MUHAMMADIYAH MELALUI PROGRAM PENDAMPINGAN PARTISIPATIF DI TINGKAT RANTING MUHAMMADIYAH DESA KANANGA Ramadhan, Syahru; Kusumawati, Yayuk; Hermansyah, Hermansyah
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2024): Januari
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/taroa.v3i1.2552

Abstract

Gerakan dakwah Muhammadiyah banyak yang diakui cukup dinamis, dan dalam lintasan zaman masih menunjukkan kemajuan. Namun kenyataan ini berbanding terbalik dengan kondisi yang dihadapi oleh Muhammadiyah ditingkat ranting dan cabang yang berada di Kabupaten Bima, khususnya kondisi ranting dan cabang yang berada di Desa Kananga Kecamatan Bolo Kabupaten Bima masih cukup memprihatinkan, dan masih banyak PR yang harus segera diselesaikan. Kegiatan pengajian di ruang lingkup muhammadiyah masih berpusat pada tingkat Pimpinan Daerah dan Amal Usaha Muhammadiyah. Dalam rangka menjadikan ranting muhammadiyah di desa Kananga Kecamatan Bolo Kabupaten Bima sebagai basis gerakan dakwah Muhammadiyah maka fokus pengabdian dalam tulisan ini adalah : (1) Penguatan dan pembinaan Ranting dan Cabang di Desa Kananga Kecamatan Bolo Kabupaten Bima dengan mengaktifkan kegiatan Pengajian Al Islam dan Kemuhammadiyahan (2) Merekrut dan membina Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) di Kecamatan Bolo khususnya di Desa Kananga untuk menjadi pengurus muhammadiyah di tingkat cabang dan ranting.
Peran Lingkungan Keluarga Dalam Membentuk Sikap Moderasi Beragama Pada Anak Rosela, Dian; Mulyadi, Wahyu; Kusumawati, Yayuk
Attadrib: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 8 No. 1 (2025): Islamic Primary Education based on Islamic values
Publisher : Institut Agama Islam Daruttaqwa Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54069/attadrib.v8i1.847

Abstract

This study aims to examine the role of the family environment in shaping religious moderation attitudes in children in Nggeru Kopa Village, Palama, a multicultural area inhabited by communities of Islam, Catholicism, and Protestantism. In this context of diversity, the family plays a strategic role as the main agent in instilling values of tolerance, mutual respect, and peaceful coexistence. The study uses a qualitative approach with data collection techniques through observation, in-depth interviews, and documentation. The subjects of the research include parents, community leaders, and elementary school children residing in the village. The findings show that families instill religious moderation through familial approaches, role modeling, and value education from an early age. This moderation practice is reflected in daily life, such as respecting differences in beliefs, engaging in interfaith communication, and participating in social activities together. Universal values such as empathy, honesty, and justice are also taught as part of character education. However, there are challenges faced, such as economic limitations and the influence of a closed social environment, which may hinder the internalization of moderation values. This study concludes that families play a crucial role in shaping moderate character in children within a pluralistic society. The implications of these findings suggest the need for strengthening family capacity through support programs and collaboration with educational institutions and local religious leaders to create an inclusive and harmonious social ecosystem.
IMPLEMENTASI ICE BREAKING DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA DI MIS AL-IKHLAS DONGGO Tri Rahmania; Abdussahid; Yayuk Kusumawati
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10, Nomor 02 Juni 2025 t
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i2.24488

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi ice breaking dalam meningkatkan minat belajar siswa di MIS Al-Ikhlas Donggo. Latar belakang penelitian ini di dasari oleh rendahnya minat belajar siswa yang kurang optimal. Ice breaking diterapkan sebagai strategi untuk menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan, membangun kepercayaan diri, serta meningkatkan partisipasi aktif siswa dalam kegiatan belajar. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif, adapun alasan menggunakan metode ini adalah karena ingin menggali, mengamati, atau mencari data-data yang lebih akurat terkait dengan penelitian tersebut, dan berdasarkan jenis datanya penelitian ini menggunakan metode penelitian tersebut, dan berdasarkan jenis datanya penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan ice breaking secara efektif mampu meningkatkan minat belajar siswa, ditandai dengan meningkatnya antusiasme, perhatian dan keterlibatan siswa selama proses pembelajaran. Dengan demikian, implementas ice breaking dapat dijadikan alternative strategi pembelajaran untuk menciptakan suasana kelas yang lebih hidup dan mendorong prestasi akademik siswa
Strategi Guru PAUD dalam Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi untuk Memenuhi Keberagaman Gaya Belajar Anak Usia Dini Siti Fatimah; Sukrin Sukrin; Yayuk Kusumawati
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (2)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v5i2.1402

Abstract

PAUD adalah dasar paling urgent dari inti perrtumbuhan individu di mana setiap anak memiliki kebutuhan belajar yang unik sesuai dengan gaya belajarnya seperti visual, auditori, dan kinestetik. TK Aisyiyah II Kota Bima menghadapi tantangan dalam memenuhi keberagaman gaya belajar anak melalui penerapan pembelajaran berdiferensiasi serta pentingnya pendekatan yang adaptif dan inklusif untuk mendukung potensi belajar setiap anak secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi guru dalam menerapkan pembelajaran berdiferensiasi untuk memenuhi keberagaman gaya belajar anak di TK Aisyiyah II Kota Bima. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui observasi dan wawancara mendalam dengan guru dan kepala sekolah, serta dokumentasi proses pembelajaran dalam hal ini penerapan pembelajaran berdiferensiasi untuk memenuhi keberagaman gaya belajar anak usia dini melibatkan beberapa aspek penting yang perlu diukur dan diperhatikan yaitu konten, proses, dan produk. Data dianalisis menggunakan teknik analisis tematik untuk mengidentifikasi strategi dan kendala dalam penerapan pembelajaran berdiferensiasi. Hasil analisis membuktikkan bahwasannya guru di TK Aisyiyah II Kota Bima menggunakan berbagai strategi seperti penilaian awal untuk mengidentifikasi gaya belajar anak, penggunaan media pembelajaran yang bervariasi, pengelompokan anak berdasarkan minat atau kemampuan, serta penerapan pembelajaran berbasis permainan. Strategi-strategi ini memungkinkan guru untuk menawarkan pengalaman belajar yang signifikan dan menarik bagi tiap anak. Hambatan yang terlihat dalam penelitian ini adalah sedikitnya pilihan sumber belajar, alokasi waktu yang sempit untuk mempersiapkan materi, dan, kurang jelasnya konsep pembelajaran berdiferensiasi di kalangan guru. Namun kendala tersebut diatasi melalui solusi kreatif, seperti pemanfaatan bahan sederhana untuk media belajar, kerja sama dengan orang tua, dan pelatihan guru.
PENGUATAN BUDAYA POSITIF BERBASIS BUDAYA LOKAL BIMA DALAM MEWUJUDKAN KARAKTER PROFIL PELAJAR PANCASILA DI SDIT INSAN KAMIL KOTA BIMA Ramadhan, Syahru; Kusumawati, Yayuk; Hermansyah, Hermansyah
eL-Muhbib jurnal pemikiran dan penelitian pendidikan dasar Vol 9 No 2 (2025): Desember
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/el-muhbib.v9i2.6249

Abstract

Penelitian dilakukan karena dilatar belakangi oleh adanya proses perbaikan kualitas dan mutu pendidikan yang selama yang masih bersifat pragmatis dan capaian berbasis angka kuantitatif, pelaksanaan pendidikan kita perlu untuk diarahkan pada kualitas penerapan pembelajaran dan memilki output pada kepribadian siswa yang dibuktikan pembiasaan budaya positif. Dalam penerapan kurikulum merdeka sekolah dan guru sangat diarahkan untuk memperbaiki proses pembelajaran dan melaksanakan berbagai program serta kegiatan berdasarkan ukuran tercapainya karakter profil pelajar pancasila. SDIT Insan Kamil Kota Bima sebagai salah satu sekolah yang terlibat dalam program Pendidikan Sekolah Penggerak (PSP) terus berupaya untuk melakukan penguatan budaya positif siswa berbasis budaya lokal bima dalam rangka untuk mewujudkan karakter profil pelajar pancasila. Peneltian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui pengumpulan data dari latar alami dengan memanfaatkan diri penulis sebagai instrumen kunci, data dan informasi dalam penelitian ini didapatkan melalui hasil observasi, wawancara dan dokumentasi. Dalam Pelaksanaannya, penguatan budaya positif berbasis budaya lokal bima di SDIT Insan Kamil Kota Bima telah mampu mewujudkan karakter profil pelajar pancasila dalam berbagai bentuk kegiatan dan pembelajaran antara lain kegiatan penyambutan siswa 5 S (Salam, Salim, Sapa, Senyum, Sopan), Pelaksanaan kegiatan tari daerah, Kegiatan Bina Pribadi Islami Setiap Pekan, Membuat Kerajinan Khas Bima Seperti Anyaman Dalam Pelaksanaaan Projek P5, Kegiatan Kunjungan (Outing Study) Ditempat Warisan Budaya, Market Day (Menjual Jajanan Khas Daerah) dan Pembelajaran Berbasis Budaya Lokal Bima.
Program Penghijauan Berbasis Partisipasi Masyarakat sebagai Strategi Meningkatkan Kesadaran dan Pelestraian Lingkungan di Desa Tolouwi Kusumawati, Yayuk; Irfan, Irfan; Masita, Masita; Farhaty, Mutiah; Ramadhan, Riska Dwi; Muhaimin, Yahya; Alfarizi, Muhammad; Aulya, Sindi; Kadafi, Kadafi; Mukhlis, Mukhlis; Kurniawan, Hendra
Jurnal Penelitian, Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Penelitian, Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (JP3M)
Publisher : Yayasan Assyifa Assyaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71301/jp3m.v3i1.209

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pelestarian lingkungan melalui Program Penghijauan Berbasis Partisipasi Masyarakat di Desa Tolouwi Kecamatan Monta. Kegiatan ini diinisiasi oleh mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Bima dengan melibatkan pemerintah desa serta berbagai kelompok masyarakat sebagai mitra utama. Permasalahan yang dihadapi di lokasi pengabdian meliputi rendahnya kesadaran lingkungan, minimnya ruang hijau, serta kurang optimalnya keterlibatan masyarakat dalam upaya penghijauan desa. Metode pelaksanaan PKM menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi sosialisasi lingkungan, perencanaan bersama, penanaman tanaman di lokasi strategis, serta pendampingan pemeliharaan tanaman. Hasil kegiatan menunjukkan adanya perubahan positif pada pengetahuan, sikap dan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan. Implementasi teknis penghijauan yang melibatkan masyarakat secara langsung mampu menumbuhkan rasa memiliki dan tanggung jawab bersama terhadap keberlanjutan lingkungan desa. Selain itu, kolaborasi antara mahasiswa KKN, pemerintah desa dan kelompok masyarakat memperkuat sinergi dalam mendukung keberhasilan program. Program ini memiliki potensi keberlanjutan dan replikasi karena berbasis pada potensi lokal dan partisipasi aktif masyarakat. Dengan demikian, program penghijauan ini dapat menjadi model strategis dalam penguatan kesadaran dan pelestarian lingkungan berbasis masyarakat di wilayah pedesaan.
Urgensi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Bagi Siswa Dalam Pembelajaran di SDIT Insan Kamil Raodah, Raodah; Ramadhan, Syahru; Kusumawati, Yayuk
Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar dan Menengah  Vol. 1 No. 2 (2024): Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar dan Menengah (JIPDASMEN)
Publisher : Yayasan Assyifa Assyaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71301/jipdasmen.v1i2.40

Abstract

Penerapan TIK dalam proses pembelajaran sangat mempengaruhi minat belajar siswa, karena siswa mendapatkan pengalaman baru. Misalnya belajar dengan menggunakan komputer dan proyektor, siswa akan lebih aktif dan akan mengamati pembelajaran dengan seksama. Dibandingkan dengan pembelajaran tanpa menggunakan teknologi siswa akan merasa bosan jika hanya medengarkan guru menyampaikan materi hanya dengan menggunakan media papan tulis. Pembelajaran melalui internet (e-learning) tidak memerlukan kebutuhan fisik seperti ruang kelas, guru dan siswa dipermudah karena dapat melakukan proses belajar mengajar dimana saja dan kapan saja walaupun dari jarak jauh. Hal tersebut bisa menguntung bagi siswa dan guru yang tidak punya banyak waktu untuk datang ke sekolah dan ruang kelas. Tak hanya itu, pembelajran melalui internet (e-learning) dapat membuat siswa belajar secara mandiri, sehingga siswa mempunyai waktu luang untuk mengasah kemampuan lain selain pembelajaran yang dilakukan di sekolah. Penelitian ini menggunakana jenis penelitian kualitatif, Penelitian ini lakukan di SDIT Insan Kamil Kota Bima dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian di SDIT Insan Kamil menunjukan bahwa Penerapan teknologi berupa LCD proyektor dapat memudahkan siswa menerima materi pembelajaran karena siswa turut aktif dalam proses pembelajaran. Dengan menggunakan LCD proyektor juga dapat meningkatkan minat belajar siswa sehingga proses pembelajaran lebih menarik serta menyenangkan bagi siswa. bahwa selama proses pembelajaran yang memanfaatkan TIK siswa memiliki inspirasi belajar yang tinggi dibandingkan dengan pembelajaran yang tidak memanfaatkan TIK karena siswa menunjukkan reaksi positif ketika memanfaatkan TIK dalam sistem pembelajaran.