Claim Missing Document
Check
Articles

Integration of Islamic Ecological Ethics in Plastic Waste-Based Arts and Culture Learning for Student Creativity Putri, Nadia; Kusumawati, Yayuk; Hermansyah
Multicultural Islamic Education Review Vol. 4 No. 1 (2026): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/mier.v4i1.17261

Abstract

This study aims to analyze the integration of Islamic Ecological Ethics in the utilization of plastic waste in Arts and Culture learning to enhance student creativity at MIS Al-Falah Nipa. The research is motivated by the increasing problem of plastic waste and the suboptimal utilization of the environment as a contextual and meaningful learning resource for Arts and Culture learning. Furthermore, student creativity in learning still tends to be low because students prefer to imitate examples given by teachers rather than develop ideas independently. This study used a qualitative descriptive exploratory research method. The participants consisted of 32 fifth-grade students and one Arts and Culture teacher selected using purposive sampling techniques. Data collection was conducted through observation, semi-structured interviews, and documentation. Data analysis used the Constant Comparative Procedure (CCP) through a continuous process of data reduction, coding, categorization, and drawing conclusions. The results showed that the integration of Islamic Ecological Ethics in Arts and Culture learning based on the utilization of plastic waste was able to increase students' creativity in the aspects of fluency, flexibility, originality, and elaboration. Learning also increased students' ecological awareness through environmentally conscious behavior, responsibility in utilizing plastic waste, and an understanding of the importance of protecting the environment from an Islamic perspective. In addition, project-based learning created a more active, collaborative, and contextual learning atmosphere. Despite constraints such as limited time and facilities, this learning still showed great potential in supporting sustainable education based on Islamic values. This study confirms that the integration of Islamic Ecological Ethics in Arts and Culture learning can be an innovative strategy in forming a creative and environmentally conscious generation starting from elementary school
Penerapan Video Animasi pada Tema Alam Semesta untuk Anak Usia Dini di TK Sinar Mutiara Lambu Bima Nurul Fitriani; Ihlas Ihlas; Yayuk Kusumawati; Hermansyah Hermansyah; Iksan Maulana
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 3 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i3.374

Abstract

Pembelajaran anak usia dini memerlukan pendekatan yang sesuai dengan tahap perkembangan kognitif dan karakteristik belajar anak, terutama dalam memahami konsep-konsep abstrak seperti pada tema “Alam Semesta.” Latar belakang permasalahan dalam penelitian ini berangkat dari rendahnya daya serap anak terhadap materi tematik yang disampaikan secara konvensional. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan media video animasi dalam pembelajaran tema alam semesta dan menilai efektivitasnya dalam meningkatkan pemahaman anak usia dini di TK Sinar Mutiara Lambu, Kabupaten Bima. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Lokasi penelitian dilaksanakan di TK Sinar Mutiara, dengan subjek penelitian terdiri atas guru kelompok B dan peserta didik sebanyak 15 anak sebagai sampel dari populasi anak usia 5–6 tahun. Dalam penelitian ini, menggunakan sumber data  primer diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan data sekunder diperoleh dari dokumen perencanaan pembelajaran dan sumber pendukung lainnya. Teknik validasi data dilakukan secara triangulatif, dan analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman, meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian dimulai Maret s.d April 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan video animasi mampu meningkatkan perhatian, keterlibatan, serta pemahaman anak terhadap materi pembelajaran secara signifikan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa media video animasi efektif diterapkan dalam pembelajaran tematik berbasis visual untuk anak usia dini dan berkontribusi positif terhadap peningkatan mutu proses belajar mengajar di lingkungan pendidikan anak usia dini.
URGENSI NILAI DAN MORAL SEBAGAI SUBTEORITIS PEMBELAJARAN PKn DI SD Yayuk Kusumawati
eL-Muhbib jurnal pemikiran dan penelitian pendidikan dasar Vol. 1 No. 2 (2017): Desember
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/el-muhbib.v1i2.150

Abstract

Pendidikan kewarganegaraan merupakan salah satu mata pelajaran wajib yang diajarkan baik dari tingkat SD maupun perguruan tinggi sebagaimana tertuang dalam Undang-undang No. 20 Tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional pasal 3 menyatakan bahwa pedidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Hal ini pun tertuang dalam alinea ke empat di Pembukaan UUD 1945 yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa, perlu penekanan pengetahuan agar generasi mampu berilmu baik itu terlihat dari cara berpikir maupun dari perbuatan, dan PKn menjadi mata pelajaran yang memiliki pesan-pesan nilai dan moral yang terkandung didalamnya salah satunya adalah pada mata pelajaran pembelajaran PKn di SD. Untuk mewujudkan yang diamanatkan oleh Pembukaan UUD 1945 di alinea ke empat maka perlu bantuan dari oknum yang akan mentarasnferkan pengetahuan tersebut dengan menjadi teladan bagi peserta didiknya yaitu seorang guru. Melalui seorang guru ini kemudian yang harus dilihat bagaimana dalam mengkristalisasikan nilai dan moral sebagai karakteristik pembelajaran PKn di SD dan ketika hal itu mampu dilaksanakan disitulah akan terlihat bahwa dalam pembelajaran PKn hadir untuk menanamkan nilai dan moral bagi generasi bangsa.
ANALISIS PEMBELAJARAN PKN SD/MI DALAM PENDEKATAN SAINTIFIK Yayuk Kusumawati
eL-Muhbib jurnal pemikiran dan penelitian pendidikan dasar Vol. 3 No. 1 (2019): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/el-muhbib.v3i1.376

Abstract

Tantangan terbesar bangsa saat ini adalah menciptakan sumber dayamanusia yang handal, berkualitas, dan memadai baik secarakuantitatif maupun kualitatif sebagai modal utama pembangunanbangsa dan Negara. Mata pelajaran PKN di SD/MI adalah matapelajaran yang wajib dipelajari oleh peserta didik. Mata pelajaran inimembahas banyak hal diantaranya pelaksanan pembelajaran PKN,arah dan tujuan pembelajaran, pembelajaran PKN, ruang lingkuppembelajaran PKN, model pembelajaran PKN dan mediapembelajaran PKN di SD/MI dengan menggunakan pendekatansaintifk yakni kegiatan pembelajaran dengan mengamati, menanya,mengumpulkan informasi, mengasosiasikan danmengkumunikasikan agar peserta didik dapat mengkonstrukpengetahuannya. Didalam pelaksanaannya siswa berperan secaraaktif dalam kegiatan pembelajaran, sehingga hal ini dapatmempermudah proses tranformasi pengetahuan dan nilai yangmenjadi tujuan dalam pembelajaran PKN di SD/MI. Outup daripenarapan ini adalah peserta didik tidak hanya menguasai konsepPendidikan Kewarganeraan, tetapi siswa harus mampumengaktualisasikan pengetahuan yang didapatkan pada saat prosespembelajaran dalam kehidupannya sehari-hari sebagai warga NegaraKesatuan Republik Indonesia (NKRI).
TRANSFORMASI PENDIDIKAN PROFETIK SEBEGAI PERWUJUDAN PILAR PENDIDIKAN NASIONAL DI MADRASAH Yayuk Kusumawati
eL-Muhbib jurnal pemikiran dan penelitian pendidikan dasar Vol. 4 No. 1 (2020): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/el-muhbib.v4i1.475

Abstract

Dalam artikel ini akan membahas secara teoritis dan praktis tentang transformasi pendidikan profetik sebagai perwujudanpilar pendidikan nasional di madrasah. Transformasi pendidikanprofetik harus mengacu pada pendidikan yang berorientasi padapananaman nilai-nilai kebangsasaan, dengan mempertimbangkanwarisan pendidikan masa lalu, masa kini serta kemampuannyamengantisipasi tantangan perkembangan zaman. Sekarang inibangsa dan pemerintah Indonesia semakin menyadari danmenyesali, bahwa bahwa aspek pilar pendidikan nasional telahterabaikan sehingga kalah bersaing dengan nagera-negara lain.. Jenis penelitian yang digunakan dalam penulisan ini adalahpenelitan kepustakaan (Library Research), yaitu serangkaianpenelitian yang berkenaan dengan metode pengumpulan datapustaka, atau penelitian yang digali melalui beragam informasi kepustakaan seperti buku, ensiklopedi, jurnal ilmiah, koran,majalah, penelitian terdahulu dan dokumen. Adapun pembehasandalam tulisan ini, Penerapan pendidikan profetik di madrasahbertujuan untuk mengarahkan peserta didik untuk berpartisipasisecara aktif dalam mengimplementasikan nilai-nilai perjuanganRasulullah SAW yakni humanisasi, liberasi dan transendensi.Selain itu, Dalam konteks pendidikan secara formal pendidikanprofetik dapat diterapkan untuk mewujudkan pilar pendidikannasional melalui proses pembelajaran yang dilaksanakan dimadrasah. Belajar menggunakan pendekatan pilar pendidikan,murid akan termotivasi dalam mengembangkan ilmupengetahuan, pengalaman, dan keterampilan berpikir yang logisdan sistematis, sehingga suasana proses belajar mengajar menjadikondusif, komunikatif dan tercipta hubungan harmonis antaraguru dan peserta didik.
ANALISIS PERKEMBANGAN MORAL ANAK SD/MI Yayuk Kusumawati
eL-Muhbib jurnal pemikiran dan penelitian pendidikan dasar Vol. 4 No. 2 (2020): Desember
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/el-muhbib.v4i2.569

Abstract

Tulisan artikel ini bertujuan untuk meninjau perkembangan moral anak SD/MI. Pada sikap dan perilaku moral tersirat nilai-nilai yangdianut berkaitan dengan sesuatu yang dikatakan benar, patut danseharusnya terjadi. Ada nilai-nilai yang perlu dipertahankan, adayang diasimilasikan kearah kemajuan atau perubahan progresif,tetapi ada juga yang berubah atau bergeser karena berbagai factoryang mempengaruhinya. Perkembangan moral berkaitan denganatauran dan konvensi tentang apa yang harus dilakukan anakdalam interaksi dengan orang lain. Pada saat anak telah memasukisekolah dasar, anak-anak serius mulai mengekspresikan ide lebihobyektif keadilan. Oleh karena itu, perkembangan moral anakSD/MI harus diperhatikan, bahwa dalam proses pembelajaran dipendidikan moral sekolah diberikan kepada siswa disesuaikandengan perkembangan mereka. Jenis penelitian yang digunakandalam penulisan ini adalah penelitan kepustakaan (LibraryResearch), yaitu serangkaian penelitian yang berkenaan denganmetode pengumpulan data pustaka, atau penelitian yang digalimelalui beragam informasi kepustakaan seperti buku, ensiklopedi,jurnal ilmiah, koran, majalah, penelitian terdahulu dan dokumen.
UPAYA GURU DALAM PENGUATAN NILAI KARAKTER SISWA MELALUI PEMBELAJARAN KEWARGANEGARAAN Nurul Wahyuningsih; Yayuk Kusumawati; Fuaduddin Fuaduddin
eL-Muhbib jurnal pemikiran dan penelitian pendidikan dasar Vol. 6 No. 1 (2022): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/el-muhbib.v6i1.781

Abstract

Guru merupakan seorang pendidik, selaku pendidik yang berada di sekolah mereka memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai karakter kepada anak. Dalam dunia pendidikan, tugas seorang guru tidak hanya menjadi pengajar saja, tetapi juga menjadi orang tua kedua bagi anak ketika berada di sekolah, dengan demikian guru wajib ikut andil dalam menanamkan nilai karakter, moral, dan budaya serta memberikan contoh-contoh perbuatan yang baik untuk siswanya. Pendidikan Kewarganegaraan adalah program pendidikan yang dapat melatih siswa untuk berpikir kritis, analitis, dan bertindak secara demokratis. Dalam Pendidikan Kewarganegaraan peran guru dalam membentuk karakteristik yaitu dengan cara menjadi panutan dan teladan untuk dicontoh oleh siswa serta guru harus mendidik siswa sehingga memiliki integritas dan kedisiplinan dan dapat menerapkannya dalam kehidupannya sehari-hari.
THE APPLICATION OF THE VALUES OF THE PROFIL PELAJAR PANCASILA IS CONCEPT OF KURIKULUM MERDEKA IN THE SUBJECT OF IPAS Syarifuddin Syarifuddin; De Isya; Abdussahid Abdussahid; Yayuk Kusumawati
eL-Muhbib jurnal pemikiran dan penelitian pendidikan dasar Vol. 8 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/el-muhbib.v8i2.3844

Abstract

This study aims to determine the application of the profil pelajar Pancasila is concept kurikulum merdeka in IPAS subjects at SDN 55 Bima City. This research uses a qualitative descriptive method with the subject of the principal, IPAS subject teacher and grade IV students. The data collection techniques used by researchers to obtain the necessary data are; interviews, observation and documentation. The results of this study indicate that SDN 55 Kota Bima has implemented the values of the Pancasila learner profile at school well, both in the IPAS subject in grade IV and applied to habituation and school culture. The values of the Pancasila learner profile in question are faith, devotion to God Almighty and noble character, global diversity, cooperation, independence, creativity, and critical reasoning.
PENGUATAN BUDAYA POSITIF BERBASIS BUDAYA LOKAL BIMA DALAM MEWUJUDKAN KARAKTER PROFIL PELAJAR PANCASILA DI SDIT INSAN KAMIL KOTA BIMA Syahru Ramadhan; Yayuk Kusumawati; Hermansyah Hermansyah
eL-Muhbib jurnal pemikiran dan penelitian pendidikan dasar Vol. 9 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/el-muhbib.v9i2.6249

Abstract

Penelitian dilakukan karena dilatar belakangi oleh adanya proses perbaikan kualitas dan mutu pendidikan yang selama yang masih bersifat pragmatis dan capaian berbasis angka kuantitatif, pelaksanaan pendidikan kita perlu untuk diarahkan pada kualitas penerapan pembelajaran dan memilki output pada kepribadian siswa yang dibuktikan pembiasaan budaya positif. Dalam penerapan kurikulum merdeka sekolah dan guru sangat diarahkan untuk memperbaiki proses pembelajaran dan melaksanakan berbagai program serta kegiatan berdasarkan ukuran tercapainya karakter profil pelajar pancasila. SDIT Insan Kamil Kota Bima sebagai salah satu sekolah yang terlibat dalam program Pendidikan Sekolah Penggerak (PSP) terus berupaya untuk melakukan penguatan budaya positif siswa berbasis budaya lokal bima dalam rangka untuk mewujudkan karakter profil pelajar pancasila. Peneltian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui pengumpulan data dari latar alami dengan memanfaatkan diri penulis sebagai instrumen kunci, data dan informasi dalam penelitian ini didapatkan melalui hasil observasi, wawancara dan dokumentasi. Dalam Pelaksanaannya, penguatan budaya positif berbasis budaya lokal bima di SDIT Insan Kamil Kota Bima telah mampu mewujudkan karakter profil pelajar pancasila dalam berbagai bentuk kegiatan dan pembelajaran antara lain kegiatan penyambutan siswa 5 S (Salam, Salim, Sapa, Senyum, Sopan), Pelaksanaan kegiatan tari daerah, Kegiatan Bina Pribadi Islami Setiap Pekan, Membuat Kerajinan Khas Bima Seperti Anyaman Dalam Pelaksanaaan Projek P5, Kegiatan Kunjungan (Outing Study) Ditempat Warisan Budaya, Market Day (Menjual Jajanan Khas Daerah) dan Pembelajaran Berbasis Budaya Lokal Bima.
Penguatan Nilai-Nilai Kebangsaan Dan Nasionalisme Anak Melalui Pendekatan Pembelajaran Deep Learning Yayuk Kusumawati; Sri Wahyuni; Agus Salam
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.6508

Abstract

Persoalan yang paling penting dalam kehidupan anak yakni penanaman nilai-nilai kebangsaan dan nasionalisme sebagai fondasi pembentukan karakter generasi bangsa. Proses internalisasi nilai pada anak usia dini membutuhkan pendekatan pembelajaran yang mampu menggugah pemahaman mendalam, bukan sekadar hafalan atau kegiatan yang bersifat seremonial. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pendekatan pembelajaran deep learning dalam penguatan nilai kebangsaan dan nasionalisme pada anak di TK Arrahman Nitu serta mengidentifikasi perubahan perilaku positif yang muncul setelah implementasinya. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif yang bersifat dekskriptif. Sumber data terdiri dari guru, anak dan dokumentasi kegiatan pembelajaran. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan guru dan analisis dokumen seperti foto kegiatan, catatan harian guru, serta rekaman proses pembelajaran. Data dianalisis menggunakan teknik analisis tematik yang meliputi tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan deep learning efektif memperkuat nilai kebangsaan dan nasionalisme melalui berbagai aktivitas seperti cerita bergambar, eksplorasi lagu nasional, role play profesi pahlawan, pembiasaan upacara, kunjungan edukatif, serta integrasi budaya lokal Bima. Selanjutnya ditemukan perubahan perilaku positif anak seperti meningkatnya rasa cinta tanah air, kerja sama, toleransi, keberanian, tanggung jawab dan praktik nasionalisme dalam keseharian.